Beranda blog Halaman 28

Kapolda Riau Pecat 12 Personel Secara Tidak Hormat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sebanyak 12 personel Polda Riau diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) karena terbukti melakukan pelanggaran kategori berat. Pemecatan tersebut dilakukan melalui upacara resmi PTDH yang digelar pada Kamis (29/1/2025).

Upacara PTDH berlangsung di halaman Mapolda Riau dan dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan SIK MH MHum. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat utama (PJU) Polda Riau serta seluruh personel jajaran.

Dalam upacara itu, nama-nama personel yang di-PTDH diumumkan, yakni Aipda Ikatius Joko Prasetyo, Briptu Febri Antoni, Briptu David Pratama, Baratu Hutapea, Aiptu Bambang Supriyanto, Bharaka Odi Yose Brata, Bripka Anthony Saputra, Bripka Bayu Abdillah, Briptu Naufal Fikri Ishak, Bripka Alexander, Bripda Fadlan Muhammad Iqbal, dan Aida Boby Saputra.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa keputusan PTDH tersebut merupakan langkah tegas dan bentuk komitmen institusi dalam menjaga marwah serta integritas Polri.

Herimen sapaan akrabnya mengakui pemecatan anggota adalah keputusan yang berat, namun harus diambil demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Ini adalah keputusan yang sangat berat, namun harus diambil. Malu kita kepada diri sendiri, kepada keluarga, kepada Polri, dan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat pelanggaran berat, termasuk penyalahgunaan narkotika dan tindak pidana serius lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap dugaan pelanggaran anggota Polri melalui berbagai saluran yang telah disediakan, termasuk QR Code pengaduan Propam dan Call Center Polri 110.

“Kami juga membuka ruang apresiasi bagi anggota yang berprestasi. Jangan hanya melihat pelanggaran, tapi kebaikan juga perlu disampaikan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa PTDH terhadap 12 personel tersebut merupakan bentuk punishment institusi terhadap anggota yang telah mencoreng citra Polri.

Pandra mengungkapkan, pelanggaran yang dilakukan beragam, mulai dari disersi, penganiayaan berat hingga menyebabkan korban meninggal dunia, penyalahgunaan jabatan dalam kasus narkotika, penyalahgunaan narkotika, serta tindak pidana penipuan dan penggelapan.

“Polda Riau berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran sebagai upaya menjaga disiplin, profesionalisme, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” kata Pandra.***(mr)

BRK Syariah Dukung Pembahasan Ranperda Penyertaan Modal Bersama DPRD Riau

BRK Syariah Dukung Pembahasan Ranperda Penyertaan Modal Bersama DPRD Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal pada PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) melakukan kunjungan kerja ke sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) di Sumatera. Kunjungan ini bertujuan memperoleh referensi komprehensif terkait strategi dan skema penyertaan modal daerah guna memperkuat permodalan bank.

Di tengah persaingan industri jasa keuangan yang semakin ketat, penguatan permodalan dinilai menjadi faktor krusial bagi perbankan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing, sekaligus memenuhi ketentuan Modal Inti Minimum (MIM).

Rombongan Pansus DPRD Riau terbagi ke dua lokasi, yakni Bank Nagari di Bukittinggi dan Bank Sumut di Medan. Kunjungan ke Bank Nagari dipimpin Misliadi bersama anggota Pansus lintas fraksi, di antaranya Ayat Cahyadi, Eva Yuliana, Efrinaldi, Ma’mun Solikhin, Sofyan, Hardianto, dan Diski, serta didampingi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah Fajar Restu Febriansyah.

Sementara itu, kunjungan ke Bank Sumut dipimpin Robin P. Hutagalung bersama Ginda Burnama, Imustiar, dan Monang Eliezer Pasaribu, dengan pendampingan Pemimpin Divisi Perencanaan dan Keuangan BRK Syariah Yasral Yaziz.

Ketua Pansus DPRD Riau, Misliadi, mengatakan kunjungan kerja ini penting untuk merumuskan kebijakan penyertaan modal yang tepat dan berkelanjutan bagi BRK Syariah.

“Kami ingin mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai skema penyertaan modal daerah pada BPD lain, sehingga Ranperda yang disusun nantinya realistis, implementatif, dan mendukung penguatan BRK Syariah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pansus berkomitmen mendorong penyertaan modal dalam bentuk setoran tunai, dengan skema yang disesuaikan kondisi keuangan daerah.

“Penyertaan modal bisa dilakukan sekaligus atau bertahap, tergantung kemampuan fiskal daerah, namun prinsipnya kami ingin memperkuat permodalan bank secara nyata,” kata Misliadi.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah Fajar Restu Febriansyah menyampaikan bahwa penguatan permodalan sangat penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan memitigasi risiko seiring dengan peningkatan eksposure risiko yang kompleks dan dinamisnya perkembangan teknologi informasi dan inovasi produk keuangan.

“Diantaranya untuk memperluas kemampuan penyaluran pembiayaan, pengembangan aktivitas dan produk baru,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Pemimpin Divisi Perencanaan dan Keuangan BRK Syariah Yasral Yaziz menambahkan bahwa regulasi kepemilikan BUMD yang mensyaratkan minimal 51 persen saham dimiliki oleh satu daerah sebagai pemegang saham pengendali turut menjadi pertimbangan dalam perumusan strategi permodalan.

“Koordinasi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci agar struktur kepemilikan dan permodalan tetap sesuai regulasi, sekaligus mendukung pengembangan BRK Syariah ke depan,” katanya.

Hasil kunjungan kerja ini diharapkan menjadi rujukan dalam penyusunan Ranperda Penambahan Penyertaan Modal BRK Syariah, sehingga kebijakan yang dihasilkan mampu memperkuat struktur permodalan bank dan meningkatkan perannya sebagai bank pembangunan daerah yang berdaya saing.***(rl)

Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Akhiri Program Magang di KBRI Doha, Qatar

Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Akhiri Program Magang di KBRI Doha, Qatar

Bengkalis(SegmenNews.com)- Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) asal Bengkalis, Muhammad Asyrof Al-Ghifari, berhasil menyelesaikan program magang di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Doha, Qatar.

Asyrof merupakan mahasiswa program sarjana (S1) reguler angkatan 2023 pada program studi hukum di FH UGM yang menjadi salah satu dari dua orang peserta magang di kedutaan tersebut.

Program magang tersebut dilaksanakan selama sebulan, yakni dari tanggal 4 Januari hingga 28 Januari 2026.

Selama menjalani program magang di KBRI Doha, Asyrof ditempatkan di fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) yang bertanggung jawab untuk meningkatkan hubungan, kerja sama, dan promosi sosial dan budaya Indonesia dengan wilayah kerja KBRI Doha, yakni Qatar.

Selama berada di fungsi tersebut, ia terlibat dalam beberapa kegiatan, di antaranya pada penjemputan delegasi Universitas Bina Nusantara (Binus University) di Bandar Udara Internasional Hamad pada 19 Januari 2026 yang akan mengikuti Shell Eco-marathon 2026 yang diadakan di Sirkuit Internasional Losail yang berada di Lusail, Qatar, pada tanggal 21 Januari hingga 25 Januari 2026.

Dan pada penyambutan kunjungan para delegasi Indonesia untuk Shell Eco-marathon 2026 ke KBRI Doha pada tanggal 25 Januari hingga 26 Januari 2026 yang terdiri dari beberapa universitas di Indonesia, di antaranya Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Binus University, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Udayana (UNUD), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Indonesia (UI).

Selain berkegiatan di fungsi Pensosbud, Asyrof juga berkegiatan di fungsi Protokol dan Konsuler, di antaranya membantu fungsi tersebut dalam memberikan pelayanan paspor kepada Warga Negara Indonesia (WNI) di Qatar.

Selama berkegiatan di fungsi tersebut, ia berpartisipasi pada kegiatan Warung Konsuler di Al Khor Community yang diadakan di Simaisma Room, Al-Waha Clubhouse, yang berada di Al Thakhira, Qatar, pada 17 Januari 2026.

Mengenai tujuan melaksanakan kegiatan magang di KBRI Doha, Asyrof berniat untuk memperdalami topik mengenai hukum internasional. Ia bercita-cita untuk menjadi seorang diplomat pada masa depan.***(imam/hm)

Direksi dan Manajemen BRK Syariah Kunjungi Rumah Duka, Serahkan Santunan untuk Keluarga Almarhumah Siti Hajar Harahap

Direksi dan Manajemen BRK Syariah Kunjungi Rumah Duka, Serahkan Santunan untuk Keluarga Almarhumah Siti Hajar Harahap

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kembali menyampaikan duka mendalam atas wafatnya salah satu insan terbaiknya, Siti Hajar Harahap, yang meninggal dunia akibat kecelakaan tragis pasca menjadi korban jambret beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, jajaran direksi dan manajemen BRK Syariah mengunjungi rumah duka keluarga almarhumah. Kehadiran rombongan manajemen disambut langsung oleh ibu kandung almarhumah, Leliati serta saudara laki-lakinya Wawan, di tengah suasana haru dan duka yang masih menyelimuti keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus menyerahkan santunan kepada orang tua almarhumah Siti Hajar Harahap sebagai wujud solidaritas, kepedulian perusahaan, serta bentuk tanggung jawab moral kepada keluarga besar almarhumah.

“Kami kehilangan sosok insan BRK Syariah yang berdedikasi dan penuh integritas. Santunan ini adalah bentuk empati kami kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga dapat meringankan beban dan menjadi penguat di tengah duka yang mendalam,” ujar Plt. Direktur Utama BRK Syariah dalam kesempatan tersebut, Rabu (28/1/2026).

Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan manajemen BRK Syariah. Kehadiran pimpinan dan jajaran perusahaan di rumah duka menjadi penghiburan tersendiri bagi keluarga almarhumah.

Almarhumah Siti Hajar Harahap dikenal sebagai pegawai yang berdedikasi, profesional, dan memiliki komitmen tinggi terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi keluarga, rekan kerja, serta manajemen BRK Syariah.

BRK Syariah berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini, serta mendoakan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.***(rl)

Musrenbang 2027: Kecamatan Bantan Fokus pada Penguatan SDM

Bantan(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bantan untuk tahun perencanaan 2027.

Forum strategis ini menekankan pada peningkatan daya saing daerah melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), reformasi birokrasi, serta pemerataan pertumbuhan wilayah demi kesejahteraan masyarakat.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bantan. Selasa, 27 Januari 2025 dibuka Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri.

Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Isa Selamat, Boby Kurniawan dan Fakhtiar Qodri, Tim Percepatan Pembangunan Yuhelmi, Kepala Bappeda Bengkalis yang diwakili Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Andrius.

Kemudian Camat Bantan Rafli Kurniawan, unsur Forkopincam, serta seluruh Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Bantan.

Dalam sambutan yang dibacakan Johansyah Syafri, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wadah diskusi partisipatif dengan pendekatan bottom-up planning.

Tujuannya adalah menyelaraskan aspirasi masyarakat desa dengan prioritas pembangunan daerah agar tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan. Mendukung Visi Bengkalis Bermasa, mengingat tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025-2029.

Arah pembangunan Kecamatan Bantan difokuskan untuk mendukung visi “Terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, dan Unggul di Indonesia”.

Bupati Bengkalis mengingatkan seluruh perangkat daerah dan kepala desa agar usulan yang disampaikan bersifat realistis dan prioritas, bukan sekadar keinginan sesaat.

“Mari kita bangun komitmen bersama untuk mewujudkan Kecamatan Bantan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui semangat kolaborasi dan gotong royong,” tutup sambutan tersebut.

Melalui forum ini, diharapkan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 nantinya benar-benar mencerminkan kebutuhan rill masyarakat Bantan dalam bingkai kemampuan keuangan daerah yang efektif dan efisien.***(imam/hm)

Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: “Ini Investasi Keselamatan Rakyat”

Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: “Ini Investasi Keselamatan Rakyat”

Jakarta(SegmenNews.com)- Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Anton, ST, MM, Negeri Seribu Suluk ini resmi menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dengan predikat Kategori Madya.

Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: “Ini Investasi Keselamatan Rakyat”

​Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si, didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, dalam acara yang berlangsung khidmat di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

​Kehadiran Bupati Anton di Jakarta didampingi oleh Kepala BPJS Rohul, Ivo Sartika, serta jajaran pejabat Pemkab Rohul, termasuk Plt Kadinsos P3A April Liyadi, SE, M.Si, Plt Kadiskes drg. Septien Asmarwiati, Kabid IKP Diskominfo Dr. Rudy Fadrial, S.Sos, M.Si, C.Med, dan Kabag Dokpim Rio Pratama.

​Penghargaan kategori Madya ini diraih setelah Rokan Hulu memenuhi kriteria ketat, di antaranya: Cakupan Kepesertaan: Mencapai 98% dari total penduduk. Tingkat Keaktifan: Berada di angka 85%. ​Kontribusi Pemda: Pendaftaran penduduk pada segmen PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) Pemda yang signifikan dan pelunasan iuran tepat waktu hingga September 2025.

​Menko PM, A. Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin dalam arahannya menegaskan bahwa kesehatan adalah hal yang tidak bisa dikompromi. Ia menyebut Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai instrumen vital untuk mencegah masyarakat jatuh miskin.

​”Masyarakat tanpa jaminan kesehatan rentan kehilangan aset saat sakit. JKN adalah mandat konstitusi dan bukti negara hadir. UHC harus dilihat oleh setiap Pemerintah Daerah sebagai investasi strategis sekaligus bantalan ekonomi bagi rakyat,” ujar Cak Imin.

​Usai menerima penghargaan, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, mulai dari tenaga medis hingga jajaran OPD terkait.

​”Penghargaan Madya ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menjamin hak dasar warga, yaitu kesehatan. Kami tidak ingin ada lagi masyarakat Rohul yang takut ke rumah sakit karena kendala biaya. Dengan cakupan 98%, hampir seluruh warga kita sudah terlindungi,” ujar Bupati Anton.

​Ia menambahkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi bagi Pemkab Rohul untuk terus meningkatkan kualitas layanan fasilitas kesehatan dan mengejar target kriteria Utama di masa mendatang.

​Tahun ini, pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada 31 Provinsi dan ratusan Kabupaten/Kota dengan rincian:
​Kriteria Utama: 75 Kabupaten/Kota.
​Kriteria Madya: 192 Kabupaten/Kota (Termasuk Rokan Hulu).
​Kriteria Pratama: 130 Kabupaten/Kota.

​Prestasi ini mengukuhkan posisi Rokan Hulu sebagai salah satu daerah yang paling progresif dalam mengimplementasikan program jaminan kesehatan nasional di Provinsi Riau.***(kmf)

Wujudkan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, BRK Syariah Teken PKS dengan Kejaksaan di Kepri

Wujudkan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, BRK Syariah Teken PKS Dengan Kejaksaan di Kepri

Batam(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini ditandai dengan perpanjangan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, serta Kejaksaan Negeri yang berada di wilayah Kepulauan Riau.

Kegiatan perpanjangan perjanjian kerja sama tersebut dilaksanakan di Asialink Hotel, Batam, Senin (26/1/2026). Penandatanganan ini merupakan kelanjutan kerja sama di bidang Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, sebagai upaya mitigasi risiko hukum dan penguatan kepastian hukum dalam operasional perbankan syariah.

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, J. Devy Sudarso. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan cenderamata dari Kajati Kepri, J. Devy Sudarso kepada Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus didampingi Komisaris Independen BRK Syariah, Roy Prakoso dan Wakil Kajati Kepulauan Riau Diah Yuliastuti.

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Branch Manager BRK Syariah Batam bersama Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Branch Manager BRK Syariah Tanjungpinang Teuku Umar serta Branch Manager BRK Syariah Tanjungpinang Pamedan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Branch Manager BRK Syariah Bintan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Bintan, serta Branch Manager BRK Syariah Ranai bersama Kepala Kejaksaan Negeri Natuna.

Adapun ruang lingkup kerjasama meliputi Pemberian Bantuan Hukum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara perdata maupun tata usaha negara. Pemberian Pertimbangan Hukum oleh JPN dengan memberikan Pendapat Hukum (Legal Opinion/LO) dan/atau Pendampingan Hukum (Legal Assistance/LA) dan/atau Audit Hukum (Legal Audit); Tindakan Hukum Lain, yaitu pemberian layanan hukum lain oleh JPN dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan keuangan/kekayaan negara serta menegakkan kewibawaan Pemerintah; Peningkatan Kompetensi SDM.

Plt. Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Kajati Kepri atas berkenannya melakukan kerjasama tersebut.

“Penandatanganan kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, khususnya dalam pengelolaan dan penanganan permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara“, ujarnya.

Dilanjutkannya, kerja sama ini menjadi wujud komitmen pihaknya untuk menjalankan kegiatan usaha perbankan secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah, serta selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Keberadaan Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara menjadi mitra strategis bagi BRK Syariah, baik dalam bentuk pendampingan hukum, pemberian pertimbangan hukum, maupun tindakan hukum lainnya yang diperlukan”, jelas Helwin.

Kajati Kepri J. Devy Sudarso dalam sambutannya menegaskan bahwa PKS ini merupakan wujud nyata komitmen bersama, antara Kejati Kepri dengan BUMD dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan dan korporasi yang baik (good governance) serta kepastian hukum dalam pelaksanaan kegiatan usaha.

“Pemanfaatan layanan jasa perbankan yang disediakan oleh BRK Syariah bukan hanya mempermudah proses administrasi dan pengelolaan keuangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan transparansi, efisiensi, serta keamanan dalam setiap transaksi dan kegiatan operasional Kejaksaan”, kata Devy.***(rl)

ASEAN Para GamesThailand Selesai, 48 Medali Berhasil Disumbangkan Atlet NPC Riau

ASEAN Para GamesThailand Selesai, 48 Medali Berhasil Disumbangkan Atlet NPC Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Perhelatan ASEAN Para GamesThailand Selesai. 48 Medali berhasil disumbangkan atlet NPC Riau, dengan rincian 19 Emas, 19 Perak dan 10 Perunggu.

Pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara atau ASEAN Para Games ke-13 tahun 2025 Thailand dilaksanakan pada 20 hingga 26 Januari 2026 diThailand.

Mewakili Indonesia, dengan total 48 medali, para atlet telah mengharumkan nama Provinsi Riau. Di antara medali yang berhasil diraih berasal dari cabang olahraga (Cabor) Renang, Atletik, Bulu Tangkis, Anggar, Tenis Meja, Menembak (Shooting) dan CP Football.

Para atlet peraih medali adalah Leani Ratri Oktila (Bulu Tangkis), dengan 3 medali Emas, Zaki Zulkarnain (Renang) 4 medali Emas, Abdil Majid Rahman (Renang) 3 Emas, Rino Saputra (Renang) 2 Emas, Helin Wardina (Atletik) 2 Emas. Kemudian, Tiwa (Atletik) 1 Emas, Suparni Yati (Atletik) 1 Emas, Nasib (Atletik) 1 Emas, Syuci Indriani (Renang) 1 medali Emas, dan M Gerry Pahker (Renang) 1 Emas.

Sedangkan medali Perak disumbangkan Tiwa (Atletik) 1 Perak, Syuci Indriani (Renang) 5 Perak, Abdil Majid Rahman (Renang) 4 Perak, Zaki Zulkarnain (Renang) 3 Perak, Rino Saputra (Renang) 1 Perak, Niken (Anggar) 3 Perak dan Leli Marlina (Tenis Meja) 2 Perak.

Selanjutnya, Tiwa (Atletik) 1 Perunggu, M Maulana Ashari (Atletik) 2 Perunggu, Reni Ariyanti (Atletik) 2 Perunggu, Rino Saputra (Renang) 1 Perunggu, Niken (Anggar) 1 Perunggu, Leli Marlina (Tenis Meja) 1 Perunggu, Yahya Muhaimi (CP Football) 1 Perunggu, dan Bulan Kurnia Rudianti (Menembak/Shooting) 1 Perunggu.

Raihan prestasi atlet NPC Riau ini, tentu saja mengharumkan nama Indonesia dan Provinsi Riau.

Atas prestasi ini, Ketua NPC I Riau Jaya Kusuma mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada pemerintah, baik Pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah Provinsi Riau.

“Syukur Alhamdulillah atlet kita sudah memberikan yang terbaik. Dan ini diharapkan jadi motivasi untuk atlet-atlet lainnya,” ucapnya.

“Terimakasih juga atas dukungan Pemerintah, baik pusat maupun Pemerintah Daerah Provinsi Riau,” ungkap Ketua NPC Riau, Jaya Kusuma.***(rl)

Bea Cukai Aceh Gelar Upacara Hari Pabean Internasional 2026

Banda Aceh(SegmenNews.com)– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pabean Internasional (HPI) Tahun 2026 di halaman depan Kantor Wilayah DJBC Aceh. Seluruh pejabat dan pegawai mengikuti upacara tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi masyarakat melalui kewaspadaan dan integritas.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat bahwa tema HPI tahun ini, “Bea dan Cukai Melindungi Masyarakat melalui Kewaspadaan dan Komitmen”, merupakan pengingat akan peran strategis Bea Cukai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan. Peran tersebut mencakup upaya menjaga keamanan, menjamin kelancaran arus perdagangan, serta membangun dan menjaga kepercayaan publik.

Dalam amanatnya, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh menegaskan bahwa kewaspadaan, integritas, dan profesionalisme harus senantiasa menjadi landasan utama bagi seluruh jajaran Bea Cukai dalam menghadapi dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks. Kepala Kanwil juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Bea Cukai sepanjang tahun 2025, termasuk kontribusi terhadap penerimaan negara, keberhasilan penindakan terhadap barang-barang ilegal, serta berbagai upaya pengawasan yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika yang membahayakan masyarakat.

Melalui peringatan Hari Pabean Internasional Tahun 2026 ini, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh meneguhkan kembali komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga integritas organisasi, serta memperkuat peran pengawasan dalam rangka melindungi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.***(rl)

MAPALA Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis Gelar Musyawarah Besar 2026

Bengkalis(SegmenNews.com)- Baru-baru ini Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Tahun 2026. yang dilaksanakan di gedung GT 432 lantai 3 Politeknik Negeri Bengkalis, pada Sabtu 24 Januari 2026 lalu.

Kegiatan ini merupakan forum tertinggi organisasi yang menjadi sarana evaluasi kinerja kepengurusan, perumusan arah kebijakan, serta penguatan keberlanjutan organisasi ke depan.

Musyawarah Besar tahun ini mengusung tema “Wujudkan Dedikasi untuk Alam dan Kemanusiaan: Menekankan Kolaborasi, Tanggung Jawab, serta Pengembangan Diri Anggota untuk Keberlanjutan Organisasi di Masa Depan.” Tema tersebut mencerminkan komitmen MAPALA Laksamana dalam menjaga kelestarian lingkungan, menjunjung nilai kemanusiaan, serta membangun organisasi yang solid dan berdaya saing.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pembina MAPALA Laksamana, Khairul Saleh. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musyawarah Besar merupakan momentum penting untuk refleksi, konsolidasi, dan regenerasi organisasi.

Ia berharap MAPALA Laksamana terus berkontribusi positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas dengan menjunjung tinggi nilai tanggung jawab, kerja sama, serta pengembangan kapasitas anggota.

Lebih lanjut, dosen yang dikenal dekat dengan mahasiswa tersebut juga mendorong agar MAPALA Laksamana senantiasa aktif berdiskusi dan merancang kegiatan yang berdampak langsung serta bermanfaat bagi pelestarian lingkungan.

“Banyak hal yang bisa dilakukan, terutama kegiatan yang benar-benar berorientasi pada pelestarian lingkungan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Ketua Panitia Musyawarah Besar MAPALA Laksamana, Danil Jon Lifer, menyampaikan bahwa Mubes bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum refleksi dan regenerasi organisasi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat rasa tanggung jawab bersama, meningkatkan kolaborasi antaranggota, serta mendorong pengembangan diri demi keberlanjutan MAPALA Laksamana di masa mendatang.

Sementara itu, Ahmad Fauzi dalam sambutannya menegaskan bahwa Musyawarah Besar merupakan momentum penting bagi seluruh anggota untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan perencanaan arah organisasi ke depan. Ia menyampaikan bahwa keberlangsungan MAPALA Laksamana tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan, tetapi juga oleh komitmen dan tanggung jawab seluruh anggotanya.

Ahmad Fauzi juga menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan Musyawarah Besar, MAPALA Laksamana telah melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklat) bagi anggota baru selama empat hari, mulai 15 hingga 18 Januari 2026, yang dilaksanakan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Musyawarah Besar ini diikuti oleh seluruh anggota dan pengurus MAPALA Laksamana dengan agenda utama penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), perumusan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru.

Melalui Musyawarah Besar ini, MAPALA Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang amanah, solid, dan visioner, serta terus berperan aktif sebagai organisasi mahasiswa pecinta alam yang peduli terhadap lingkungan dan kemanusiaan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para senior dan alumni MAPALA Laksamana yang turut memberikan motivasi serta menjadi narasumber bagi anggota aktif, sebagai upaya memperkuat nilai kebersamaan dan keberlanjutan organisasi.***(imam/hm)