Beranda blog Halaman 2849

Pemkab Siak Segera Bangun Politeknik dan Akademi Komunitas

bups3Siak (SegmenNews.com) – Pemerintah Kabupaten Siak berencana membangun politeknik dan Akademi Komunitas pada tahun 2014 mendatang. Pembangunan perguruan tinggi itu bekerjasama dengan Institus Pertanian Bogor (IPB).

“Untuk tahun ajaran 2014-2015 sudah  dilakukan pengoperasiannya dan telah
menerima siswa baru,” Kata Bupati Siak, Drs Syamsuar MSi, saat presentase
persiapan rencana pembangunan Politeknik antara tim ITB dengan Pemerintah
Kabupaten Siak yang dilaksanakan di Kediamana Bupati Siak, Jumat (18/7/2013)
lalu.

Dikatakan Syamsuar, membangun sebuah perguruan tinggi saat ini bukan sebatas
rencana yang tidak berujung akan tetapi harus menjadi kenyataan. Apalagi saat ini
Kabupaten Siak sangat banyak memilik potensi sumber daya alam (SDA) tetapi belum
dikelola secara maskimal.

Dijelaskannya, belum terkelolanya SDA di Kabupaten Siak karena masih rendahnya
sumber daya manusia (SDM) masyarakat Siak. “Supaya potensi alam yang ada bisa
dikelola dengan baik maka perlu sebuah perguruan tinggi yang mengarah pada konsep
kewirausahaan,” tuturnya.

Tujuan  Pemerintah Kabupaten Siak untuk membangun  Perguruan Tinggi di Kabupaten
Siak agar anak-anak derah bisa lebih dekat untuk melanjut sekolahnya di perguruan
tinggi. “Sehingga ke depan tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Siak yang tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Syamsuar.(adv)

BBM Kosong, Warga Kotogasib Siak Terpaksa Beli di Pelalawan

ilustrasi BBM kosong
ilustrasi BBM kosong

Koto Gasib (SegmenNews.com)– Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak kosong semenjak 10 hari, hal itu membuat masyarakat kesulitan dan terpaksa membeli BBM hingga ke Kabupaten Pelalawan.

Masyarakat membeli BBM ke Kabupaten tetangga menggunakan jerigen 35 liter sebanyak 4 jerigen dan diangkut dengan sepeda motor, selain itu ada juga yang membeli kepada penyuplay diduga ilegal yang datang membawa BBM berjerigen dengan menggunakan mobil.

Seperti diungkapkan salah seorang pedagang eceran yang tak mau namanya disebutkan membenarkan adanya penyuplay BBM berjerigen ke mereka yang di bawa dari Pelalawn, sebab di Siak BBM kosong, hal itu rutin dilakukannya.

Sementara itu, Usman warga Koto Gasib, Sabtu (20/7/13) mengaku kecewa dengan kekosongan BBM di SPBU, sebab mereka harus membeli dengan harga tinggi ke pengecer di pinggir jalan.

“Sudah beberapa hari ini minyak kosong, kami terpaksa membelinya ke pengecer, tapi harganya Rp 8.000 per liter,” kesal Yudi.

Dia dan warga lainnya berharap agar pihak SPBU segera menyuplai BBM< sebab masyarakat sangat membutuhkan minyak untuk keseharian, seperti untuk kendaraan dan mesin genset mereka. (rinto)

Pengantin Wanita Bakar Gaun Demi Sebuah Foto

Natasha Samuel intentionally set her wedding dress on fire
Natasha Samuel intentionally set her wedding dress on fire

Oleh Joanna Douglas

Beberapa pengantin wanita akan rela berkorban apa pun demi mendapatkan gaun pengantin yang sempurna, sementara sebagian lainnya akan melakukan apa saja untuk menghancurkannya.

Pengantin baru Natasha Samuel membuat heboh dengan merayakan “Trash the Dress” lewat aksi dramatis dan berapi-api — dalam arti harfiah. “Trash the Dress” adalah ritual bagi mempelai wanita untuk berpose di depan kamera ketika mereka menghancurkan gaun pengantin.

Pada Mei, setelah Natasha menikah dengan Daniel Yakcobi di sebuah pantai di Israel, dia sengaja membuat gaun pengantinnya terbakar atas nama seni. Teman Natasha merendam ekor gaunnya dengan cairan dan kemudian menyulutnya dengan api, demikian dilaporkan Daily Mail. Semburan jejak api di pantai menyala dengan cepat dalam balutan cahaya oranye yang membara di belakang sang mempelai, sementara seorang fotografer dari White Studio Photography di Tel Aviv dengan sigap merekam foto unik dan fantastis itu.

Natasha berhasil tersenyum dengan tenang, menampilkan wajah cantiknya di hadapan kamera, dan hanya dalam hitungan detik dia memadamkan apinya dengan berlari ke laut dan suami barunya berlari untuk memadamkan sisa api dengan menggunakan alat pemadam kebakaran. Natasha tetap utuh tanpa cedera, tapi bagian belakang gaunnya telah hangus menjadi abu. Foto yang dihasilkan luar biasa — memperlihatkan Natasha berdiri di tengah api.

“Salah satu klien pengantin saya ingin membuat sebuah foto yang bisa menjadi kenangan yang sangat istimewa,” kata Eric Simantov dari White Studio Photography kepada Yahoo! Shine. “Kami mencari referensi dari internet dan melihat foto serupa yang diedit menggunakan Photoshop, sehingga sang pengantin wanita meminta saya melakukannya. Setelah saya berbicara dengan petugas pemadam kebakaran dan belajar cara yang tepat untuk melakukannya dengan segala macam keamanan, kami melakukannya.”

Kami tidak berhasil mendapatkan komentar dari kedua mempelai. Agen foto itu mengunggah video proses pemotretan itu di Facebook awal bulan ini, dan sejak saat itu video tersebut telah disebar oleh lebih dari 300 pengguna. Pada Rabu, foto itu dibahas oleh media di AS dan banyak bertanya-tanya apakah sang pengantin wanita sudah terlalu berlebihan.

Percaya atau tidak, Natasha bukanlah pengantin pertama yang membuat foto “Trash the Dress” dengan api. Beberapa konsep lain yang digambarkan dalam foto masa lalu termasuk bom cat, lempar-lemparan makanan, melompat dari tebing ke laut, naik rollercoaster, dan ski air. Fotografer pernikahan asal Las Vegas, John Michael Cooper, diakui sebagai pengusung tren itu pada 2001, ketika dia merasa bosan dengan foto umum kebanyakan dan meyakinkan kliennya untuk berpose dalam gaun pernikahan mereka di lokasi yang tidak biasa atau kotor.

“Dalam fotografi fashion, mereka sering membuat orang-orang terlihat cantik di tempat yang sangat jelek,” kata Cooper kepada New York Times pada 2007. “Saya menerapkan teknik itu untuk pernikahan.”

Ide-ide unik seperti itu bisa dilihat di Pinterest. Di sana, banyak ide-ide kreatif pengantin dan memberikan banyak inspirasi untuk konsep “Trash the Dress”.

Tidak semua orang rela merusak gaunnya, tetapi jika gaun pengantin mullet bewarna hitam bukanlah pakaian yang Anda gemari, pertimbangkanlah ini untuk mencari cara kreatif merayakan hari besar Anda.

Untuk melihat proses pemotretan ekstrem Natasha Samuel, cek video di bawah ini.

Sumber: yahoo

Razia Tempat Hiburan Malam Nihil

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Razia gabungan tim yustisi berjumlah 250 lebih di Pimpin Assisten I M.Noer, di 11 titik tempat hiburan malam tidak membuahkan hasil, sebab semua hiburan malam tutup.
Dikatakan, M Noer bahwa dalam Razia, Sabtu (20/7) dini hari di 11 titik tidak ditemukan adanya hiburan malam yang buka. Dia mengklaim bahwa hiburan malam tutup bukan karena bocor, tapi karena pihak pengusaha telah mematuhi aturan Pemko Pekanbaru.

Bahkan kata M.Noer, masa bulan puasa ini banyak tempat hiburan sedang merenovasi bangunannya, sehingga memang tidak ada aktifitas sama sekali.

Meski temapt hiburan malam tutuyp, namun tim mengamankan 4 orang tidak miliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Memang ada dua pasangan yang tidak memiliki KTP kita angkut, dan dua wanita malam yang tidak punya KTP kita angkut ke Kantor Satpol – PP untuk didata,” tandasnya. (chir)

Ibadah Puasa Miliki Tiga Dimensi

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Ibadah puasa Ramadhan yang saat ini dilaksanakan umat Islam di seluruh belahan dunia Islam, akan dapat meningkatkan kepekaan dan kepedulian social di kalangan umat.

Ibadah Puasa Ramadhan memiliki beberapa dimensi. Pertama, dimensi ritual, sebab Ibadah Puasa Ramadhan adalah perintah Allah SWT yang bersifat pasti, telah ditentukan tata cara mengerjakannya, dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT, dengan tujuan utama menjadi insan muttaqien, suatu derajat tertinggi di sisiNya.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibakan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada ummat-ummat sebelum kamu, mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa” (Q.S. Al-Baqarah : 183). Perintah ini secara nyata menegaskan bahwa Ibadah Puasa Ramadhan adalah satu ibadah yang bersifat ritual dan merupakan perintah langsung dari Allah SWT.

Kedua, dimensi universal. Sejarah mencatat bahwa Ibadah puasa adalah termasuk ibadah kuno yang bersifat universal sebab berdasarkan informasi yang disampaikan Alqur’an, ibadah ini telah diwajibkan kepada umat-umat sebelum umat Muhammad. Sekalipun tak disebutkan sejak kapan dan oleh umat yang mana, namun diyakini bahwa seluruh umat telah melaksanakannya.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai catatan sejarah, yang menyebutkan bahwa bahwa hampir semua bangsa-bangsa yang ada di dunia melaksanakan apa yang disebut dengan berpuasa. Hanya saja syarat, rukun, tujuan, waktu, niat dan tata caranya yang berbeda antara satu sama yang lain.

Ketiga, dimensi sosial sebab orang yang melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan selama satu bulan penuh akan merasakan lapar dan dahaga sepanjang hari, sekalipun tersedia makanan yang lezat dan terhidang di depan mata, namun makanan tersebut tidak boleh dimakan sebab akan membatalkan Ibadah Puasa Ramadhan itu sendiri.

Orang yang berpuasa selama satu bulan penuh akan senantiasa merasakan lapar yang tidak terhingga yang selama ini menjadi penderitaan dan kebiasaan fakir miskin. Perasaan ini akan selalu bersemai dan tumbuh subur dalam diri orang yang berpuasa bulan Ramadhan.

Oleh: Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

23 JCH Rohul Batal Berangkat

Kepala Kemenag Rokan Hulu, DRs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Kepala Kemenag Rokan Hulu, DRs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Roksn Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa 23 Jamaah Calon Haji (JCH) Rohul dipastikan batal berangkat menunaikan ibadah haji ke Baitullah tahun ini, sebagai akibat dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang memangkas kuota haji 20 persen.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul kepada wartawan, di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Pasir Pengaraian, Sabtu (20/7/2013).

Dikatakannya, pemotongan 20 persen JCH tersebut sebagai akibat dari renovasi Masjidil Harom Makkah, dimana selama ini 48.000 JCH dapat melakukan thowaf setiap jam, namun dengan adanya renovasi, hanya 24.000 JCH dapat melaksanakan thowaf perjamnya.

Kebijakan pemotongan tersebut, telah ditetapkan oleh Menteri Agama melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 63 Tahun 2013 tentang Kebijakan Pemotongan JCH Berangkat. Berdasarkan PMA tersebut, pemotongan dilakukan dari nomor porsi paling belakang, tegas Ahmad Supardi.

Menurut Ahmad Supardi Hasibuan, JCH Rohul yang telah melakukan pelunasan tahun ini sebanyak 228 orang, sedangkan yang terkena pemangkasan adalah 23 orang, dengan demikian yang dapat berangkat adalah 205 orang, ditambah dengan 2 orang petugas daerah, maka jumlah JCH Rohul yang dapat dipastikan berangkat adalah 207 orang.

Saya berharap kepada 23 JCH yang terkena pemangkasan, agar dapat bersabar, tawakkal kepada Allah SWT, dapat menerima pemangkasan tersebut dengan lapang dada. Insya Allah 23 JCH batal tersebut menjadi prioritas untuk berangkat pada tahun 2014 yang akan datang, tegas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi, berharap kepada 207 JCH Rohul yang akan berangkat, agar bersyukur kepada Allah SWT telah diberikan kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini, disertai dengan doa, semoga dapat menunaikan ibadah haji sesuai dengan syarat dan rukunnya, memperoleh haji mabrur, dan dapat kembali ke tanah air dan Rohul dengan selamat, serta berjumpa kembali dengan sanak keluarga.

Untuk itu, seluruh JCH agar bersiap-siap dan menyiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji, sebab waktunya sudah dekat. Insya Allah tanggal 9 September 2013, kloter pertama Batam akan terbang menuju Arab Saudi dengan pesawat Saudi Arabian Air Lines, tegas Ahmad Supardi. (r4n/rls)

Pria Maling ini Dubekuk di Lapau Tuak

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Seorang pencuri barang elektronik berinisial HL (26) akhirnya berhasil diringkus oleh kepolisian Polsek Bukitraya. HL diringkus saat sedang dalam kondisi mambuk dan berada dikedai tuak, Jalan Indra Puri, Pekanbaru, Kamis (18/7) lalu.

Demikian disampaikan Kalopsek Bukitraya, Kompol Darmawan Marpaung SIK melalui Kanit Reskrim Dedi Suryadi, Jumat (19/7)

Penangkapan ini sendiri berawal dari laporan yang masuk dari korbanya, Raymon Aeri Lovian warga Jalan, Sei Mintan, Kecamatan Bukitraya, Sabtu (13/7) lalu.

“Usai kejadian pencurian tersebut, sabtu tanggal 13 koran langsung melapor,” jelasnya.

Saat melakukan aksinya sekitar pukul 03.00 wib HL masuk melalui jendela dan berhasil mencuri beberapa barang elektronik milik korban. Misalnya saja satu unit Laptop merek Lenovo, note book, black barry, printer, Ipod serta uang dolar UAS sejumlah seratus dolar.

Dalam kondisi yang sama saat itu korbanya sedang tidur. Namun, setelah HL hampir selesai melakukan pencurian dan mencoba keluar melalui pintu depan rumah. Secara otomatis alarm yang dipasang di pintu tersebut bunyi dan membangunkan pemilik rumah.

Namun, pemilik rumah hanya melihat sosok laki-laki dan gagal menangkap HL yang berhasil melarikan diri.

” Korban sempat melihat pelaku saat pelaku usai melakukan aksinya dan keluar lewat pintu yang dipasang alarm. Tapi, memang pelaku berhasil melarikan diri,” tambahnya.

Saat ini pelaku terpaksa mendekam dibalik jeruji Polsek Bukitraya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (den/ur)

Narkoba, JPU Hanya Tuntut PNS dan Karyawan BUMD Bengkalis 1,5 Tahun

ilustrasi
ilustrasi

Bengkalis (SegmenNews.com)– Syaifullah Almasrul (34) dan Suardi (34), pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Bengkalis, serta Reffi Erizal (33) karyawan BUMD PT Bumi Laksamana Jaya, terdakwa pengguna Narkoba hanya dituntut Jaksa Penuntut Umum Kejari Bengkalis 1 tahun dan 6 bulan (1,5 tahun) penjara.

Tuntutan itu dibacakan pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis, Sarah Louis Simanjuntak, dua hakim anggota, Jhonson P dan Edwin, di Pengadilan Negeri Bengkalis, Kamis (18/7/2013).

Terdakwa Syaifullah, Suardi dan Reffi, menurut JPU, terbukti bersalah melakukan tindak pidana atau melawan hukum menggunakan narkotika golongan I dalam pasal 127 ayat (1) huruf a, UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

“Saya selaku kuasa hukum mewakili ketiga terdakwa meminta maaf atas perbuatan klien kami yang tidak pantas dipandang masyarakat Bengkalis. Ini kekhilafan klien kami bukan faktor kesengajaan. Harapan kami tentunya kepada majelis hakim hukuman seringan-ringannya. Klien kami juga tulang punggung keluarganya,” ujar Kuasa Hukum tiga terdakwa Windrayanto kepada wartawan, Jumat (19/7/2013).

Digerebek

Sebelumnya, aparat Polres Bengkalis mengerebek di Ruang Staf Ahli Bupati Bengkalis pada Sabtu (23/3/2013). Dari operasi itu, polisi meringkus tiga tersangka dan dua di antaranya PNS di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Syaifullah, PNS bertugas di ruang staf ahli Kantor Bupati, kemudian Suardi, PNS bertugas di Polhut Dinas Perkebunan dan Kehutanan Bengkalis, serta Reffi, karyawan BUMD PT BLJ Bengkalis.

Dari olah tempat kejadian perkara, polisi menyita barang bukti dari tangan ketiga tersangka, dua paket sabu-sabu masing-masing seberat 0,07 gram dan 0,17 gram. Kemudian alat hisap atau bong sabu, kaca pirek, gunting dan plastik pembungkus masih tersisa sabu. Kemudian dari uji tes urine, ketiga tersangka positif mengonsumsi barang haram tersebut.(bkl/knc)(rtc)

Ahmad Supardi: Zakat Dianaktirikan Umat

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa zakat sebagai salah satu rukun Islam yang lima, saat ini dianaktirikan oleh umat Islam sendiri, padahal zakat adalah potensi umat yang sangat besar, dengan dua dimensi, yaitu dimensi ritual dan dimensi social.

Demikian disampaikannya, ketika memberikan tausiyah Ramadhan pada acara safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kab Rohul, yang dipimpin oleh Wakil Bupati Rohul Ir H Hafith Syukri MM, bertempat di Masjid Besar An-Namirah Dalu-Dalu, Kamis (18/7/2013).

Hadir dalam acara tersebut, selain Kakan Kemenag Rohul, Wakil Bupati Rohul Ir H Hafith Syukri MM, Sekda Rohul Ir Damri, Ketua MUI Drs H Hasbi Abduh MA, Ketua LAMR Drs HT Rafli Armen, Kadis Dikpora HM Djen SPd MPd, Kadis BKKBPP Yulisman, Kadis Pariwisata Yurika, Kadis Diklat dan Kepagawaian Srimulyani.

Selain itu, hadir juga Utusan dinas/badan/kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat Tambusai beserta Upika, Kepala KUA Kec Tambusai Syamsu Azhari MSy, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pengurus/imam masjid, dan umat Islam Dalu-Dalu dan sekitarnya.

Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut menyatakan, empat rukun Islam yang lain dijadikan anak kandung, sehingga umat berlomba-lomba untuk melaksanakannya. Sebagai contoh ibadah Haji, saat ini over kuota, antri bertahun-tahun, biayanya juga mahal, namun semua orang berlomba-lomba melaksanakannya dan bahkan ada yang berkali-kali, padahal kewajibannya hanya sekali seumur hidup.

Sedangkan ibadah zakat, banyak alasan dikemukakan orang dengan maksud supaya tidak membayar zakat. Padahal zakat sama dengan rukun Islam yang lainnya, yang harus ditunaikan oleh umat Islam yang hartanya telah memenuhi nishab dan haul. Hal ini sesuai dengan perintah Allah dalam Alqur’an :

“Ambillah sebahagian dari harta mereka itu sebagai zakat, untuk mensucikan dan membersihkan harta dan hati mereka, dan berdoalah untuk mereka, sesungguhnya doa itu dapat menenangkan mereka, dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah : 103).

Menurut Ahmad Supardi, zakat ini jika dikelola dengan baik, dengan menggunakan manajemen modern maka akan dapat mengumpulkan dana yang cukup besar, yang dapat dipergunakan untuk mengatasi problematika umat, seperti pengentasan kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. (r4n/rls)

Wabup Rohul: Anak Yatim Butuh Perhatian Khusus

Ir Hafith Syukri MM
Ir Hafith Syukri MM

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafith Syukri MM menghimbau kepada masyarakat agar memberikan perhatian khusus bagi anak yatim di sekitarnya, sebab memperhatikan dan memberikan bantuan kepada mereka adalah tanggung jawab bersama.

Apalagi dibulan suci ini akan lebih baik dimanfaatkan untuk beribadah dan bersedekah salah satunya kepada anak yatim sebagaiamana telah diriwayatkan oleh HR Bukhari “Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini”.

Hal tersebut di sampaikan Wabup saat safari Ramadhan, Kamis (18/7/13) di masjid Annamiroh Kalurahan Tambusai, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu.

“Mari kita berlomba-lomba menabur kebaikan, terutama menyantuni anak yatim, sebab mereka tidak lagi memiliki ayah untuk menafkahi mereka, mereka juga saudsara-saudara kita, dengan bantuan kitalah mereka dapat menjalani hidup dijalan allah,” ajak Wabup.

Dalam kesempatan safari dimana Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu didampingi oleh Sekda Rokan Hulu, Ketua gow Rokan Hulu, Ketua MUI dan LAM Rokan Hulu, memberikan bantuan untuk Masjid Annamiroh Rp 50 juta, anak yatim 10 juta, dan dari baz 143 juta , dari bank riau cabang pasir pengaraian 2,5 juta, bank riau kepri ranting kecamatan tambusai 1,5 juta, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan 30 buah al-quran, dan dibagi 10 buah untuk kelurahan tambusai tengah 10 buah untuk desa batang kumu, dan 10 buah untuk desa tambusai timur.

Sementara itu tokoh masyarakat Tambusai, H Ahmad Darwis mengamini perkataan Wabup sebab yang dikatakannya itu benar adanya, di bulan suci ini katanya, Masjid Annamiroh telah menyantuni anak yatim sebanyak 90 orang dan hal ini tentunya membutuhkan pendanaan agar para anak yatim tersebut dapat sejahtera disamping hal ini tentunya sangat membahagiakan mereka karena tanpa ayah ada dalam mengisi kehidupannya ternyata ada sesama kaum muslimin yang dapat membnatu biaya hidup terutama pendidikan mereka. (adv/hum)