Beranda blog Halaman 2851

Terkait Kurikulum Baru, Disdikpora Rohul Disarankan Diskusi ke DPRD

Ismail Hamkaz SAg, Msi
Ismail Hamkaz SAg, Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Untuk menunjang pendidikan yang baik bagi siswa sesuai ketentuan kurikulum baru tahun 2013 yang berlaku, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu disarankan selalu melakukan diskusi kerjasama kepada pihak DPRD Rohul.

Hal itu ditegaskan oleh anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Ismail Hamkaz SAg, Msi, Kamis (18/7/13), Dispora juga harus berbuat yang terbaik dan berkonsentrasi kepada Pendidikan, jika ingin Profesional dan akuntabel menjadikan Rokan Hulu terbaik Pendidikannya.

“DPRD sebagai mitra kerja, seharusnya Disdikpora Rohul melakukan diskusi ke DPRD, apalagi tentang pemberlakuan Kurikulum yang baru tahun 2013,” tegas Ismail.

Ismail juga sangat menyayangkan belum diberlakukannya Kurikulum baru di Kabupaten Rokan Hulu, dengan alasan Juklak dan Juknasnya belum sampai ke Rohul. Padahal, tentunya sebelumnya telah dilakukan sosialisasi oleh Mendiknas RI dan jajarannya hingga ke Rohul.

Ismnail juga merasa heran, sebab di Kabupaten/Kota di Riau sudah menerima Juklak dan Juknas, bahkan sudah ada memberlakukan Kurikulum 2013 tersebut.

“Jika alasan belum sampainya Juklak dan Juknas ke Dispora Rohul, saya rasa ini hanya pengalihan kewajiban saja. Seharusnya kita harus jemput bola ke pusat jika misi kita adalah Kabupaten terbaik 2016,” sesal Ismail. (r4n)

MB Pelabuhan Rusak, Truk BBM Batal Menyeberang dari Bengkalis

mbBengkalis (SegmenNews.com)– Akibat mobile break (MB) pelabuhan Air Putih Bengkalis mengalami kerusakan pada Rabu (17/7/2013) puluhan truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak bisa menyeberang.

Akibat kerusakan itu, diperkirakan mengganggu pasokan BBM ke Bengkalis hingga waktu yang belum ditentukan. “Tak bisa juga kita tentukan, karena tergantung dari pemerintah. kalau perbaikannya berjalan lambat jelas mengganggu perekonomian warga,” kata Ali, warga Bengkalis.

Sementara itu, Bambang, salah seorang sopir truk mengangkut BBM jenis premium, kepada kapurnews.com mengaku kecewa karena tidak bisa menyeberang.

Bahkan dia memprediksikan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis terhenti dan akan berpengaruh kepada masyarakat karena daya beli masyarakat cukup tinggi.

“Seharusnya kami sudah menyeberang tadi pukul 12.00 WIB, sesuai trip khusus untuk angkutan BBM. AKibat rusaknya MB di Bengkalis batal untuk menyeberang,” katanya.

Dia berharap Dinas Perhubungan segera melakukan perbaikan dan harus dilakukan perawatan. “Perawatan itu perlu. Kalau sudah seperti ini kan banyak pihak yang dirugikan,” imbuhnya. (bkl/knc)

Karhutla, Polres Siak Minta Petunjuk Saksi Ahli

 

net
net

Dayun (SegmenNews.com)– Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Siak meminta keterangan seorang saksi ahli, Prof Dr.Ir. Sumardi M.For. Sc dalam kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terhadap 3 orang tersangka, Rabu (17/1/13), diruang Kasat Reskrim, AKP Wisnu Wibowo.

Keterangan saksi ahli yang ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup diminta untuk mengungkap kasus Karhutla terhadap 3 orang dan mereka ditangkap di dua TKP secara terpisah yakni, Taupik, TKP di Kecamatan Sungai Apit dan Bani Amin, serta Rustam dengan TKP Desa Senggemang, Kecamatan Kotogasib. Para tersangka ini dikenakan pasal berlapis yakni pasal 50 ayat (3) huruf (d) jo pasal 78 ayat (3) UU RI nomor 41tahun 1999 tentang kehutanan dan atau pasal 48 UU RI nomor 18 tahun 2004 tentang perkebunan, pasal 108 UU RI 32/09 tentang perlindungan dan pengelolaan LH atau pasal 188 jo 55, 56 KUH Pidana.

Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Wisnu Wibowo membenarkan pemeriksaan saksi ahli tersebut, pemeriksaan untuk melengkapi berkas para tersangka dalam kasus Karhutla yang ditangkap saat musim kabut asap atas pembakaran lahan.

“Kita terus melakukan pengembangan dan berkordinasi dengan pihak kejaksaan,” papar Wisnu. (rinto)

Ramadhan, 16 PNS Kedapatan di Kedai Kopi

ilustrasi
ilustrasi

Dumai (SegmenNews.com)– Saat umat muslim menjalankan ibadah puasa, sejumlah pegawai negeri sipil di lingkungan Pemko Dumai malahan asik minum kopi yang ada di Kota Dumai.

Pada razia yang digelar Satpol PP Kota Dumai, Rabu (17/7/2013) sebanyak 16 orang abdi negara itu terjaring disaat masih jam kantor.

Kepala Satpol PP Dumai, Bambang Wardoyo, ketika dikonfirmasi wartawan, melalui telepon selulernya membenarkan adanya belasan orang pegawai negeri sipil (PNS) yang terjaring pada razia yang dilakukan saat jam kerja.

“Selama bulan puasa ini, kita meningkatkan patroli untuk mengawasi berbagai macam persoalan di lapangan. Jika juga menjaring sebanyak 16 orang PNS di lingkungan Pemko Dumai. Mereka memanfaatkan waktu kerja nongkrong di warung kopi,” ujarnya.

PNS yang terjaring langsung didata dan nantinya akan diserahkan ke Bagian Badan Kepegawaian Daerah.

Sementara itu, Wakil Walikota Dumai, Agus Widayat geram dengan prilaku bawahannya itu.

Dia berharap BKD agar menjalankan tugasnya dengan baik serta memberikan sanksi sesuai aturan dan jangan sampai tebang pilih. “Jika sudah bersalah, sepantaslah oknum pegawai negeri sipil itu diberikan ganjaran,” imbuhnya. (dmi/knc)

PLTG Diresmikan Tanggal 17 Agustus Mendatang

pltg2Siak (SegmenNews.com) – Pembangkit Listrik  Tenaga Gas (PLTG) akan diresmikan pemakaiannya pada 17 Agustus 2013. Gas untuk membangkitkan listrik diambil dari Sungai Raya.

Hal itu dikatakan Bupati Siak, Drs Syamsuar MSi, Rabu (17/7/13). Menurutnya,
sejauh ini persiapan PLTG sudah berjalan baik. “Kalau tidak ada masalah akan
diresmikan pada 17 Agustur 2013 mendatang,” ujarnya.

Jika beroperasi, PLTG tersebut akan memberikan penerangan listrik bagi tujuh
kecamatan di Siak. Tujuh kecamatan itu adalah Kecamatan Sungai Apit, Kecamatan
Sabak Auh, Kecamatan, Pusako, Kecamatan Dayun,Kecamatan Bungaraya dan Kecamatan
Siak. “Dengan begitu penerangan listrik akan teratasi,” ucapnya.

Dikatakan Syamsuar, setelah diresmikan nanti, PLTG akan langsung digunakan untuk
kepentingan masyarakat. Dia berharap rencana ini bisa sukses dan mengimbau
masyarakat untuk mendukung program pemerintah ini dengan tidak mempersulit
kontraktor saat memasang jaringan.

“Untuk daerah terpencil yang belum bisa menikmati jaringan listrik jangan kecewa.
Kita akan persiapkan listrik dengan menggunakan tenaga matahari,” janji Syamsuar.(adv)

Kesal Tak Diberi Rokok Usai Sahur, Pria Lajang Nekad Gantung Diri

Lokasi gantung diri korabn
Lokasi gantung diri korabn

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Seorang pria lajang Rahmad Batubara (27) warga Pasar Baru, Gang Siak, Pangkalan Kerinci, nekat menghabisi hidupnya hanya gara-gara, setelah makan sahur minta sebatang rokok tidak diberi, lalu gantung diri di pohon mangga depan rumahnya, Rabu (17/713) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Johan Rivai SE membenarkan adanya kasus gantung diri tersebut.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan orang tua korban, mengatakan sebelumnya korban kesal akibat tak diberi rokok usai makan sahur.

Dari Informasi pria lajang tersebut diduga depresi akibat tak kunjung mendapatkan pekerjaan ditambah lagi korban tidak diperbolehkan menikah oleh orang tuanya, saat subuh usai makan sahur korban bertambah kesal tak diberi rokok, merasa tidak diperdulikan di keluarga dia nekad mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan lehernya di sebuah pohon mangga di depan rumahnya.

Korban di temukan pertama kali oleh adiknya, Zaskia (13). Melihat abangnya tergantung, adik korban pun berterian dan memanggil orangtuanya.

Saat korban di evakuasi orangtuanya, korban masih hidup dan kejang-kejang, setelah itu batyulah korban menghembuskan nafas terakhirnya. (fin)

Wako Pekanbaru Launching GSB Sekolah

Firdaus dan wakilnya Ayat bersepeda di Launching bersepedadi halaman Kantor Walikota
Firdaus dan wakilnya Ayat bersepeda di Launching bersepedadi halaman Kantor Walikota

Pekanbaru (SemenNews.com)– Untuk membudayakan penggunaan sepeda di kalangan anak sekolah, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, didampingi Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi serta semua pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melaunching Gerakan Sekolah Bersepeda (GSB) di Pekanbaru di hadapan para siswa SD-SMA, Rabu (17/7) di halaman kantor walikota.

Selain serah terima sepeda kepada anak-anak sekolah yang berasal dari kalangan kurang mampu, acara juga meriah karena Walikota dan Wakil Walikota serta Kepala SKPD di Pekanbaru didaulat melakukan devile sepeda mengitari kantor Walikota.

“Targetnya kedepan akan terkumpul sebanyak 400 unit sepeda angin akan di serahkan kepada anak sekolah yang kurang mampu,” ujar Kepala Bagian Humas Kota Pekanbaru Azharisma Rozie, Rabu (17/7).

Walikota Pekanbaru menyatakan, dengan di canangkan pemberian sepeda ini di khususkan bagi anak sekolah yang berdomisili di pinggiran Kota. Firdaus MT,juga berjanji akan menyediakan jalur khusus bersepeda di kota Pekanbaru meski secara bertahap.

“Kita mulai dulu dengan melakukan gerakan bersepeda ini, biarlah ini menjadi bola salju yang menggelinding dan membesar. Anak-anak di harapkan jadi penggerak . Untuk jalur khusus bersepeda kita akan upayakan,” katanya.

Kata Wako, jumlah sepeda yang akan di galang dari sumbangan pribadi mencapai 400 unit. 200 unit di harapkan dari para pegawai di lingkungan Pemerintahan Pekanbaru dan 200 unit di harapkan dari sumbangan pihak swasta.

“Gerakan bersepeda ini adalah awal pemko menata sistem transportasi di Pekanbaru, karena dengan bersepeda banyak keuntungan yang di raih, selain hemat, aman dari kecelakaan juga sehat karena bisa mengurangi polusi udara,” tandasnya. (chir/ur)

 

Oknum PNS Disdik Pelalawan Nyambi Edar Sabu

Tersangka oknum PNS dan barang bukti
Tersangka oknum PNS dan barang bukti

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Mengabdi ke Negara bahkan sudah menyandang PNS ternyata tak membuat oknum pengawai negeri sipil (PNS) merasa berkecukupan. Seperti Oknum PNS dinas di Disdik Pelalawan, Rudi Hartono (40) warga Jalan SMA Pasir Putih, Pangkalan Kuras ternyata masih nekat menjadi pengedar barang haram jenis sabu-sabu.

Saat ini oknum PNS tersebut terpaksa mendekam di dinginya Hotel Prodeo Mapolres Pelalawan. Dipastikan dirinya bakal berlebaran di tahanan tanpa keluarga.

Dari tangannya diamankan barang bukti barang bukti (BB) 5 paket sabu-sabu, 2 unit handphone, uang tunai Rp 1juta dan seperangkat alat hipas jenis bong.

Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Edi Yasman, mengungkapkan berkat informasi masyarakat akhirnya oknim PNS tersebut berhasil di ciduk di rumahnya, Selasa (16/7/13) sekitar pukul 22.30 Wib malam.

Bermula, tersangka diketahu tengah menjemput narkoba yang akan di jualnya kembali. Saat hendak pulang ternyata pihak kepolisian langsung penangkapanya.

Dari dalam kantong celana ditemukan satu paket sabu, dan dua paket di dalam dompet, serta di geledah kembali ditemuka dua paket lagi yang disembunyikan oleh oknum PNS tersebut. Tanpa perlawanan berarti setelah polisi menemukan sebanyak 5 paket sabu-sabu tersangka digiring masuk ke dalam mobil.

“Kasusnya masih dalam pengembangan. Kita harapkan masyarakat terus memberikan informasi untuk memberantas narkoba khususnya di kabupaten elalawan,” tutupnya. (fin)

PMI Diharapkan Mampu Menjadi Organisasi Terdepan Dalam Menangani Permasalahan Sosial Kemanusiaan.

bups2Siak (SegmenNews.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan organisasi besar yang memiliki jaringan hingga ke seluruh nusantara dengan prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Oleh sebab itu PMI diharapkan mampu menjadi organisasi terdepan dalam menangani permasalahan-permasalahan sosial kemanusiaan.

Demikian disampaikan Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, saat membuka  Musyawarah
Kabupaten ke II PMI Kabupaten Siak periode 2013-2018, Rabu (17/7/13), di Gedung
Tengku Mahratu Siak.

Syamsuar mengatakan, PMI sebagai satu-satunya organisasi kemanusiaan di Indonesia
yang telah mendapatkan mandat dari pemerintah untuk menjalankan kegiatan kepalang
merahaan di Indonesia. Sesuai dengan Keputusan Presiden RI No 25 tahun 1950,
nyatalah PMI mendapat pengakuan dari Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah
Internasional sebagai salah satu Perhimpunan Nasional Palang Merah yang sah dalam
menjalankan aktifitas di bidang kepalangan merahaan.

Tak hanya itu, kata Syamsuar, pemerintah melalui Keputusan Presiden No.246 tahun
1963 juga memberi mandat untuk menjalankan tugas dan fungsi kemanusiaannya di
tengah masyarakat tanpa membeda-bedakan suku, agama, golongan, ras dan bahasa,
bahkan pandangan politik seseorang pun tidak dibeda-bedakan. Oleh karenanya
dengan mulianya tugas yang diemban oleh PMI, organisasi ini telah pula mendapat
tempat di hati masyarakat.

“Saya bahagia sekali bahwa pada hari ini PMI Kabupaten Siak akan melaksanakan
Musyawarah Kabupaten ke II, sebagai sarana untuk membentuk pengurus PMI Kabupaten
Siak periode lima tahun kedepan. Ini merupakan langkah positif dalam upaya
menggerakkan kembali roda organisasi perhimpunan Palang Merah di Kabupaten Siak
karena hampir lebih 2 tahun PMI Kabupaten Siak seperti mati suri, kurang terlihat
eksistensinya ditengah masyarakat. Hal ini dapat kita lihat dalam aktifitas
memberi pelayanan donor darah sukarela pun langsung dilaksanakan oleh rumah
sakit,” jelas Syamsuar.

Syamsuar berharap relawan dan dan PMR di sekolah, serta pengembangan
organisasinya dapat dijalankan secara optimal. “Pemerintah daerah sangat
menginginkan kegiatan kemanusiaan ini dapat ditingkatkan dalam sistem pengelolaan
secara baik dan profesional. Dengan harapan, darah yang dihimpun adalah darah
yang bersih, aman sehat, jumlah yang cukup dan tepat waktu dalam
mendistribusikannya,” pungkasnya.(adv)

Model Cantik dan Gembong Narkoba

Anggita Sari (net)
Anggita Sari (net)

Jakarta (SegmenNews.com)– Freddy Budiman gembong narkoba yang dihukum mati karena memiliki ekstasi lebih dari 1,4 juta butir ternyata menarik perhatian model cantik Anggita Sari (21). Menurut Anggita dirinya pertama kali bertemu dengan Freddy di LP Salemba.

“Saya pertama kali bertemu mas Freddy itu di LP Salemba. Waktu itu saya menemani temen saya yang mau menjenguk mas Freddy di dalam penjara,” ujar Anggita saat berbincang dengan detikcom, Selasa (16/7/2013) malam.

Menurut Anggita, sejak itu dirinya mulai sering berkomunikasi dengan Freddy dan mengunjunginya. Baginya, Freddy merupakan sosok orang baik hati dan lemah lembut.

“Mas Freddy itu gak sekuat kelihatannya. Dia walaupun terlihat santai namun dia manusia juga yang ingin merasakan udara bebas. Yang bikin saya nangis kemarin itu karena saya tahu sifat asli dia, dia nggak sekeras dan nggak sekuat itu,” ujar Anggita.

Selama dekat dengan Freddy, Anggita mengaku sering memberikan masukan kepada lelaki yang dia cintai itu. Selain itu, sebelum putusan hukuman mati dijatuhkan, mereka sudah berencana untuk mengakhiri masa lajangnya bersama Freddy.

“Hubungan keluarga saya dengan mas Freddy sudah deket. Dan akhirnya kami berencana akan nikah siri habis lebaran ini. Namun, dengan adanya putusan ini saya tidak tahu apakah rencana itu akan tetap dilanjutkan apa tidak,” ujarnya.

Nama Anggita mulai ramai dibincangkan kembali setelah dirinya hadir dalam persidangan gembong narkoba Freddy Budiman yang miliki ekstasi sebanyak 1,4 juta butir di PN Jakarta Barat, Senin (15/7/2013). Saat itu Anggita mengaku sebagai istrinya Freddy dan ingin terdakwa hukumannya diringankan.

Selain divonis mati, Freddy juga dicabut hak-haknya sebagai WNI, yaitu:

1. Hak berkomunikasi dengan gadget apa pun
2. Hak untuk menjabat di segala jabatan
3. Hak untuk masuk institusi
4. Hak untuk memilih dan dipilih
5. Hak untuk jadi penasihat atau wali pengawas anaknya
6. Hak penjagaan anak
7. Hak mendapatkan pekerjaan

sumber: detik