Beranda blog Halaman 2862

Siap-siap, 50 juta ponsel akan dimatikan sinyalnya…!

Ponsel-liputan6Jakarta (SegmenNews.com) – Sedikitnya 50 juta ponsel bakal dimatikan sinyalnya setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Kementerian Perdagangan dan sejumlah pimpinan operator telekomunikasi menyepakati pemblokiran IMEI ponsel illegal.

Hal tersebut mengemuka pada rapat yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan, Gita Wiryawan, pada Rabu (3/7), bahwa ada sekitar 10 persen hingga 15 persen (sekitar 50 juta ponsel) dari perangkat telekomunikasi yang beredar di Indonesia telah teridentifikasi IMEI yang unlegitimated.

Sebagai informasi, jumlah total perangkat telekomunikasi yang beredar baik di tangan pengguna maupun masih di pergudangan dan atau pertokoan adalah sekitar 500 juta unit. Sedangkan jumlah perangkat telekomunikasi yang nomornya aktif digunakan adalah sekitar 250 juta unit.

Pemblokiran ponsel dengan IMEI illegal tersebut di antaranya didasari atas adanya Peraturan Menteri Perdagangan No. 82/M.DAG/PER/12/2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet.

Menurut Menteri Perdagangan, usulan tersebut karena didasari oleh dampak negatif yang diakibatkan jika peredaran perangkat ilegal masih tetap marak, maka tentu saja berdampak negatif bagi perekonomian.

Di samping itu ada upaya jangka pendek dan jangka panjang. Terhadap berbagai usulan tersebut, Dirjen PPI dan ketiga Direktur Utama penyelenggara telekomunikasi tersebut pada dasarnya setuju dengan catatan ada durasi waktu yang cukup panjang untuk sosialisasi agar tidak menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat umum.

Menanggapi hal tersebut, Presdir XL Axiata, Hasnul Suhaimi, mengatakan pihaknya akan mengikuti semua kesepakatan yang dibuat antara Kemendag, Kominfo, dan operator telekomunikasi.

“Kami akan secara bertahap dan tanpa merugikan pelanggan akan menertibkan ponsel dengan IMEI illegal,” katanya.

Rencananya, pemblokiran ponsel dengan nomor illegal akan dilaksanakan secara bertahap dalam waktu setahun sejak hari ini.

Maka, sebenarnya publik pun bisa secara dini memeriksa apakah IMEI ponsel mereka saat ini palsu atau tidak. Caranya cukup mudah seperti yang dilansir oleh Virgin Tech (7/5/2009) berikut ini.

  1. IMEI biasanya dicetak secara jelas di balik bodi perangkat. Jadi, jika bagian belakang perangkat Anda tak tertera 15 digit nomor ini, bisa jadi itu merupakan ponsel palsu. Namun, ini bukan satu-satunya cara untuk memeriksa keaslian IMEI.

Nomor IMEI di punggung perangkat

  1. Cara selanjutnya adalah menekan tombol *#06# di handset Anda. Nanti secara otomatis akan keluar 15 digit IMEI dari perangkat tersebut.
  2. Setelah IMEI didapatkan, segera periksa keasliannya. Hal ini bisa dilakukan dengan melihatnya secara online melalui situs NumberingPlans.com.

Tampilan situsNumberingPlans.com

  1. Setelah mengunjungi situs tersebut, nantinya akan disediakan sebuah kolom bertuliskan Enter IMEI number below. Masukkan saja 15 digit IMEI yang sudah Anda dapatkan ke dalam kolom tersebut. Klik analyse.
  2. Di sini akan muncul segala informasi mengenai ponsel Anda. Mulai dari produsen, tipe handset, hingga tanggal penjualan pun tercatat secara rapi di sini.
  3. Bandingkan saja data ini dengan perangkat yang Anda miliki. Jika cocok, maka ponsel Anda terjamin keasliannya dan tak mungkin akan di-stop sambungan sinyalnya oleh pemerintah.
  4. Sementara itu, jika terbukti data di situs ini tak cocok dengan perangkat Anda, maka bisa jadi ponsel Anda palsu. Segera saja tanyakan mengenai hal ini ke pihak di mana Anda membeli perangkat tersebut sebelum terlambat.

(sumber : merdeka.com)

BNN Ringkus 2 Oknum TNI AU Pekanbaru Terlibat Narkoba

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Badan Narkotika Nasional berhasil menangkap seorang gembong pengedar narkotika beserta lima kurir dua diantaranya merupakan oknum anggota TNI Angkatan Udara Pangkalan Udara Roemin Nurjadin.

“Bersama sejumlah tersangka itu, kami berhasil mengamankan alat bukti berupa sekitar 400 butir pil ekstasi dan hampir satu kilogram sabu-sabu,” kata Ketua Tim Penindakan dari BNN Kombes Selamet Pribadi kepada Antara di Pekanbaru, Jumat (5/7/13).

Ia mengatakan, gembong narkotika tersebut adalah KS, warga Jalan Sekuntum, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

“Sebelum penangkapan terhadap KS, petugas terlebih dahulu, secara tidak sengaja menangkap dua oknum anggota TNI AU berinisial BW dan RY serta seorang warga sipil berinisial JC,” katanya.

Ketiga orang pengedar yang diduga sebagai “kaki tangan” dari KS tersebut, demikian Selamet, ditangkap pada lokasi dan jam yang berbeda, masih dalam satu kawasan di Kota Pekanbaru.

Tepatnya pada Selasa (2/7) sekitar pukul 11.00 WIB, kata dia, Tim BNN terlebih dahulu berhasil mengamankan BW seorang oknum anggota TNI AU berpangkat Bintara saat mengendarai sebuah mobil mengarah ke Jalan Paus Pekanbaru.

Bersama BW, kata dia, anggota berhasil juga mengamankan barang bukti berupa 300 butir pil ekstasi yang disembunyikan pelaku di dalam mobilnya.

Kemudian di hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB, kata Selamet, anggota kembali berhasil mengamankan JC, seorang warga sipil di Jalan Sekuntum dan baru kemudian ditangkap tersangka lainnya berinisial RY (oknum anggota TNI AU Pekanbaru) di Kompleks Perumahan Jondul Baru, Pekanbaru.

Dari tiga tersangka tersebut, kata dia, kemudian dilakukan pengembangan, hingga akhirnya pada Kamis (4/7) sekitar pukul 21.30 WIB, Tim BNN akhirnya berhasil mengamankan KS yang merupakan gembong besar dari pengedaran narkotika di Provinsi Riau.

“KS yang merupakan warga sipil tersebut berhasil ditangkap saat berada di dalam satu kamar hotel berbintang di Jalan Soekarno Hatta yang berada di Lantai 10. Ketika diamankan, dia tengah bersama kekasihnya seorang wanita muda,” katanya.

Bersama KS, demikian Selamet, tim juga mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu yang ditaksir seberat satu kilogram.

Sabu-sabu tersebut kata dia terbagi dalam beberapa bagian yang disimpan pada titik-titik terpisah dalam satu kamar hotel tersebut.

Kemudian pada Kamis (4/7) dini hari, lanjut kata Selamet, tim kembali berhasil mengamankan dua kurir yang diduga sebagai kaki tangan dari BW, namun gembong besarnya tetap bermuara pada KS.

“Mereka adalah, AM dan S yang merupakan warga sipil. Keduanya diamankan saat tengah berpesta sabu-sabu dan pil ekstasi di salah satu ruangan karaoke di lokasi hiburan malam XP-Club Pekanbaru yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman. Dari tangan keduanya juga disita barang bukti 100 butir ekstasi” katanya.

Menurut hasil pemeriksaan sementara ini, kata dia, AM merupakan anak buah dari BW, sementara S merupakan bawahan dari AM.

Enam pelaku tersebut menurut dia adalah saling berkaitan dan satu mata rantai peredaran narkotika di Provinsi Riau khususnya di Pekanbaru.

“Namun bandar besarnya adalah KS, bukan DW atau RY yang merupakan oknum anggota TNI AU. Kedua orang itu (oknum anggota TNI), bahkan tertangkap secara tidak sengaja,” katanya.

Saat ini keenam tersangka tersebut kata dia, telah diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa secara bersama dan guna kepentingan pengembangan kasus.

“Sementara ini, KS adalah bos pemasok narkoba di Riau. Dia bekerjasama dengan dua oknum TNI AU itu untuk melancarkan perdagangan ilegalnya di sejumlah tempat-tempat hiburan malam yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya,” demikian Kombes Selamet Pribadi.

sumber: republikaonline

Ayu Ting Ting Bantah Hamil Diluar Nikah

ayu tintingJakarta (SegmenNews.com)– Ayu Ting Ting dikabarkan nikah diam-diam dengan Enji karena hamil duluan. Sontak saja pelatun “Alamat Palsu” melakukan bantahan. Dia langsung menggelar jumpa pers setelah beberapa hari nikah.

“Maaf saya terlambat karena macet dan bangunnya juga kesiangan. Saya ingin menjelaskan bahwa saya bukan nikah diam-diam. Saya cuma ingin pernikahan kami berdua bisa sakral. Untuk itu ada permintaan dari keluarga besar agar kami nikah tanpa ada media. Undangan pun dibatasi hanya beberapa dari teman dekat yang ikut menyaksikan,” kata Ayu dalam jumpa persnya di ruang VIP Dahsyat RCTI Jakarta, Jumat (5/7/2013) seperti dikutip dari pikiran rakyat online.

Ayu menjelaskan, pernikahannya dengan Enji seharusnya dilaksanakan Bulan Juni 2013. Namun karena ada sesuatu hal, akan nikah diundur menjadi Bulan Juli. Terkait resepsi, kedua keluarga belum memastikan kapan. Ayu dan keluarga masih melakukan musyawarah dan tidak akan diumumkan karena takut batal.

“Saya dari dulu sudah jelaskan ingin menikah muda. Ini juga terkait dengan rencana ayah dan ibu yang akan berangkat haji. Jadi kalau saya sudah menikah, mungkin mereka jadi lebih tenang saat menjalankan ibadah haji,” ujar Ayu. (**)

Jefry Minta Rohul Tarik Aparatnya dari Lima Desa

jefriKampar (SegmenNews.com) – Usai diterimanya keputusan dari Menteri Dalam Negeri terkait lima desa yang kembali ke Kabupaten Kampar. Bupati Kampar, Jefry Noer minta Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menarik aparatnya dari lima desa tersebut.

“Bagi saya, kalau yang hak dikalahkan, ke lobang semutpun akan saya perjuangkan,” ujarnya Jefry Noer dalam arahan pada acara tabligh akbar dan zikir bersama, di lapangan bola Desa Rimbo Jaya, Kecamatan Tapung Hulu, Kamis (4/7/2013).

Jefry mengungkapkan hal itu terkait status Desa Rimbo Jaya, Rimbo Makmur, Muara Intan, Intan Jaya, Muara Intan dan Tanah Datar yang selama 8 tahun dikuasai Rokan Hulu, kini telah kembali ke Kabupaten Kampar.

Kembalinya lima desa itu berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 395K/TUN/2011 tanggal 10 September 2012.

Berdasarkan putusan itu dan kemudian diperkuat pula Surat Mendagri pada 31 Mei 2013, Jefry Noer minta supaya Bupati Rokan Hulu, Achmad, menarik seluruh aparatur Rohul yang ada di lima desa itu.

“Saya minta mulai dari aparatur desa, petugas kesehatan, guru dan lainya segera ditarik ke Rohul. Sebab lima desa ini sudah kembali ke Kampar,” katanya.

Dalam tabligh akbar yang dihadiri oleh kepala dinas, camat, masyarakat dan kepala desa se-Kecamatan Tapung Hulu itu, Jefry mengatakan kalau selama ini Kampar taat hukum. “Lantaran taat hukumlah makanya setelah ada putusan baru saya datang ke sini,” katanya.

Inventarisir
Kemudian, Jefry mengintruksikan dinas terkait segera menginventarisir apa-apa saja kebutuhan masyarakat di lima desa itu. Dinas PU diminta mendata jalan mana saja yang mesti diperbaiki dan dibangun. Lalu sarana sekolah dan kesehatan juga.

“Disdikpora, segera turunkan guru di lima desa ini, supaya anak anak bisa melanjutkan aktifitas belajar. Kalau ada guru di sekolah ini yang mau mengabdi di Kampar, terima mereka, bantu surat pindahnya dari Rohul. Terus kepada masyarakat, saya minta selalu kompak. Jangan terpengaruh dengan isu-isu yang akan memicu pertikaian. Ingat, kita semua bersaudara” pintanya.

Aparatur kata Jefry, bekerjalah sebaik mungkin. “Tak perlu takut dengan intimidasi. Jika ada yang mengancam, segera lapor polisi. Yang pasti saya akan tetap ikut berjuang dengan masyarakat. Saya di depan,” katanya.

Kepala Desa Tanah Datar, Fadlan mengaku terharu dan bangga atas kehadiran Jefry di Rimbo Jaya. “Selama ini kami sudah menderita, Pak. Alhamdulillah, setelah Bapak hadir di sini, semangat kami menggelora. Sebab kami yakin kedatangan Bapak kemari untuk memberikan solusi bagi lima desa di sini,” katanya. (kpr/knc)

Pembangunan RLH Harus Mengedepankan Mutu dan Sesuai Bestek

Drs. Arlisman (Camat Koto Gasib)
Drs. Arlisman (Camat Koto Gasib)

Siak (SegmenNews.com) – Pembangunan rumah layak huni yang merupakan bantuan dari Pemkab Siak untuk masyarakat miskin di Kecamatan Koto Gasib, sudah mulai di kerjakan oleh Dinas tarcip Kabupaten Siak pembangunannya sebanyak 31 unit untuk Kecamatan Koto Gasib.

Menurut keterangan camat koto Gasib Arlisman Jum’at (5/7) mengatakan. “Pembangunan 31 rumah layak huni sudah mulai dikerjakan untuk masyarakat miskin dan juga pada masyarakat yang terimbas pada pembangunan turap tersebut, dikarenakan sebelumnya rumah mereka terkenak pembangunan turap, maka dari itu agar mereka mempunyai tempat tinggal pembangunan rumah layak huni didulukan agar nantinya seceptnya dapat di tempati rumah tersebut.” Kata Camat Arlisman

Kita juga sangat mengharapkan kepada kontraktor yang mengerjakan RLH untuk dapat mengedepankan mutu pembangunan rumah tersebut dan jangan asal jadi saja, dan harus sesuai dengan bestek yang sudah ada dan jangan kemudian hari baru diserah terimakan kepada masyarakat rumah tersebut tidak dapat digunakan. “Maka dari itu pembangunan harus mengedepankan mutu bangunan tersebut dan jangan hanya mencari keuntungan saja.” terang camat. (adv)

Berlimau, Warga Kepenuhan Lomba ‘Paha’

Acara perlimauan adat Luhak Kepenuhan diakhiri dengan saling maaf bermaafan antar masayarakat dan tokoh adat (dokumen luhak Kepenuhan)
Acara perlimauan adat Luhak Kepenuhan diakhiri dengan saling maaf bermaafan antar masayarakat dan tokoh adat (dokumen luhak Kepenuhan)

Kepenuhan (SegmenNews.com)– Dalam menyambut bulan Suci Ramadhan 2013/1434 H, Masyarakat di Luhak (eks kerajaan) Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu berencana melaksanakan kegiatan Perlimauan adat luhak Kepenuhan yang dimeriahkan dengan Lomba Paha.

Paha disini adalah nama tempat untuk pelaksanaan perlimauan masyarakat. Sehingga masyarakat menyebutnya dengan Lomba Paha. Seprti silat tradisional, gong Luhak Kepenuahan, Lukah Gilo, ceramah agama, kata sambutan dan permainan rakyat yang dikemas secara apik oleh panitia.

Kagiatan tersebut dijadwalkan, Sabtu (6/7/13) besok dimulai pukul 08:00 Wib, diikuti oleh sepuluh suku di Luhak Kepenuhan yakni, Suku Bangsawan, Suku Anak Ajo-Ajo, Suku Nan Soatuih, Suku Melayu, Suku Monilang, Suku Kanang Kopuh, Suku Pungkuik, Suku Maih, Suku Kuti dan Suku Ampu.

Panitia Pelaksana kegiatan, H Junizar Sos, Jum’at (5/7/13) mengatakan, di lokasi pasar Kamis Kota Tengah disipakn stand bagi masing-masing suku menampilkan ciri khas masing-masing suku dan adat perlimauan.

Tokoh adat, Datuk Sondaro Sakti, Bakhtiar. AH, mengungkapkan bahwa kegiatan perlimauan ini sudah menjadi tradsi adat Luhak Kepenuhan Kecamatan Kepenuhan dan Kepenuhan Hulu dalam menyambut bulan suci ramadhan setiap tahunnya yang dilaksanakan oleh adat Luhak Kepenuhan dan bersama anak kemenakan juga masyarakat pada umumnya.

Sementara itu, Ismail Hamkaz bergelar “mamak sutan kayo muah” juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu periode 2009-2014 menyatakan dukungannya pelaksanaan kegiatan adat tersebut. Sebab kegiatan perlimauan sudah menjadi tradisi masyarakat setempat.

“Budaya adat ini harus terus dipertahankan dan dilestarikan sehingga terus berlangsung dan diketahui masayarakat luar bahwa ada tradisi turun temurun di luhak Kepenuhan ini yang patut di banggakan,” paparnya.

Selain itu kata Ismail, untuk mengenang dan pelestarian adat Luhak Kepenuhan, saat ini tokoh adat dan masyarakat setempat telah merilis 3 buku yakni, buku Sejarah adat dan masyarakat Luhak Kepenuhan, Potatah potitih Luhak Kepenuhan di lengkapi atay Al-Qur’an dan Hadist nabi dan Luhak Kepenuhan Negeri BERADAT.

“Selain itu, kami adat luhak Kepenuhan tengah merilis 3 buku lagi yang akan kita sumbangkan ke Lembaga Kerapatan Adat termasuk prosesi adat perlimauan ini,” ungkapnya. (r4n/rls)

Jadi Kurir Inex Demi Sekolahkan Anak

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Karena butuh uang untuk biaya sekolah anak, seorang buruh angkat di Pelabuhan AMPS Tanjung Batu, Pekanbaru, Provinsi Riau bernama Jon (37), nekat menjadi kurir narkotika jenis Inex Z4.

Akibatnya, warga yang tinggal di Jalan Tuah, Kecamatan Tenayan Raya ini, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian, setelah diringkus Jumat (28/6) lalu sekitar pukul 15.30 Wib, di kawasan C7 Jalan Cempaka, Pekanbaru oleh petugas Sat Narkoba Polresta Pekanbaru.

Saat ini, bapak empat orang anak itu masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Sat Narkoba Polresta Pekanbaru. Dia diancam dengan pasal 112 Jo pasal 114 UU No35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Kepada Tribunpekanbaru.com, tersangka mengaku sudah 1 bulan menjadi kurir inex. “Saya butuh uang untuk biaya anak saya yang mau masuk SMP. Jadi begitu ada tawaran jadi kurir inex dari temannya, ya saya langsung terima tawarannya,” kata Jon disela-sela menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Sat Narkoba Polresta Pekanbaru, tadi kemarin.

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Banjarnohar mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan masyarakat. Saat ditangkap, petugas menemukan 35 butir Inex dari saku jacket sebelah kiri tersangka.

Kepada penyidik, tersangka mengaku barang haram itu merupakan milik rekan tersangka berinisial Dn dan akan diantar ke pengedar berinisial Yo. “Saat ini kasus tersebut masih kita kembangkan. Dn dan Yo masih kita buru,” tuturnya. (den)

Awal Ramadhan Tunggu Sidang Itsbat

Drs H Ahmad Supardi Hsb MA
Drs H Ahmad Supardi Hsb MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa untuk menentukan awal Ramadhan 1434 H/2013 M, umat Islam diharapkan menunggu keputusan sidang Itsbat, yang akan digelar oleh Kemenag RI pada hari Senin, 8/7/2013) bertempat di Kementerian Agama RI, Jakarta.

Sidang itsbat tersebut akan dipimpin oleh Menteri Agama RI Suryadarma Ali (SDA), dikuti oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pimpinan Ormas Islam pusat, serta ahli ilmu falak dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul kepada wartawan, di katornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah Pasir Pengaraian, Kamis (4/7/2013).

Dikatakannya, bahwa saat ini telah ada salah satu Ormas islam, yang telah mengumumkan awal Ramadhan jatuh pada hari Selasa tanggal 9 Juli 2013, namun Ahmad Supardi mengharapkan agar umat Islam Rohul, menunggu keputusan resmi dari Menteri Agama RI dan mengikuti kepeutusan tersebut.

Menurut Ahmad Supardi, urusan penetapan 1 Ramadhan, 1 Syawal, dan 10 Zulhijjah (Idul Adha) sebaiknya diserahkan kepada Pemerintah Pusat, sehingga tidak perlu ada perbedaan. Hal ini sebagai implementasi dari kewajiban mengikuti perintah Allah, perintah RasulNya, dan perintah pemimpin (ulil amri).

Tentunya sangat disayangkan dan bahkan sangat ironis, dalam satu Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, namun awal puasanya berbeda-beda. Ini perlu ada solusi khusus dari Pemerintah Pusat dan Pimpinan Ormas Islam Pusat. Mereka perlu duduk satu meja, tegas Ahmad Supardi.

Namun demikian, Ahmad Supardi berharap, kalau saja nanti terjadi perbedaan dalam penentuan 1 Ramadhan, hendaknya umat Islam Rohul dapat menerimanya sebagai sebuah realitas dalam masyarakat. Jangan gara-gara perbedaan ini, rusak ukhuwah islamiyah, terjadi saling ejek mengejek, dan sebagainya.

Salah satu hikmah dari ibadah puasa itu adalah meningkatkan hubungan kasih sayang di antara umat islam, sehingga terjalin ukhuwah islamiyah, dan menguat persatuan dan kesatuan umat, tegas Ahmad Supardi. (r4n/rls)

32 Pasutri Ngaso Ikuti Sidang Istbat Nikah Massal

ilustrasi
ilustrasi

Ujung Batu (SegmenNews.com)– Sebanyak 32 pasangan suami istri warga desa Ngaso Kecamatan Tandun, Kamis (4/7) mengikuti Sidang Istbat Nikah Massal. Ke 32 pasangan suami sitri tersebut merupakan pasangan nikah diatas tahun 80an yang belum memperoleh kutipan akta nikah atau buku nikah resmi.

Kegiatan yang ditaja di Kantor Kepala Desa Ngaso Kecamatan Ujung Batu tersebut terlaksana berkat kerjasama antara Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ujung Batu, Desa Ngaso dan Pengadilan Agama Pasir Pengaraian.

Hadir pada acara pembukaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rokan Hulu yang diwakili Kepala Seksi Bimas Islam H. Rusli,S.Ag, M. Sy, Kepala Pengadilan Agama Pasir Pengaraian Mustar, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Ujung Batu Efriadi,S.Ag, Camat Ujung Batu, dan Kepala Desa Ngaso.

Dalam sambutanya, Kepala Pengadilan Agama Pasir Pengaraian, Mustar memberikan apresiasi tinggi kepada perangkat Desa Ngaso yang telag menggagas kegiatan Istbat Nikah Massal ini. Katanya, ini merupakan terobosan positif dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Sebagaiamana yang diketahui, lanjut Mustar, buku nikah saat ini merupakan salahsatu dokumen yang mesti dimilki pasangan nikah. Karena dokumen itu akan sangat berguna dan berkaitan langsung dengan pengurusan Akta Kelahiran anak dari pasangan tersebut.

Dengan Istbat nikah ini menurut Mustar, masyarakat yang belum memilki buku nikah bisa mendapatkannya melalui mekanisme istbat yang sudah ditetapkan menurut peraturan perundangan yang berlaku.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi,MA yang diwakili Kasi Bimas Islam, H. Rusli,S.Ag, M.Sy disela acara menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Sidang Itsbat Nikah Massal oleh Desa Ngaso tersebut.

Ini merupakan prosedur yang dilalui guna mendapat buku nikah bagi pasangan yang belum memiliki buku nikah. Hanya saja, kepada Kantor Urusan Agama Kecamatan agar hati-hati dan teliti dalam melaksanakan kegiatan ini.

‘’Jangan sampai moment ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak atau pasangan poligami yang status penikahannya bermasalah, makanya kita minta KUA sebagai leading sektor ini teliti betul,’’tutupnya.(r4n/rls)

MUI Rohul Buat Baleho Larangan di Bulan Ramadhan

Ketua MUI  Rohul Drs H Hasbih Abduh MAg
Ketua MUI Rohul Drs H Hasbih Abduh MAg (SegmenNews.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kemeterian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu menyepakati pembuatan Baleho di kota PasirPangaraian tetang imbauan dan larangan bagi pemilik warung-warung makan dan pemilik kafe menghormati umat Islam yang menjalankan Ibadah puasa.

Dikatakan Ketua Mui Rohul, Drs H Hasbih Abduh MAg didampingi Kepala Kemenag, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA kepada SegmenNews.com, di acara rapat jelang ramadhan di kantor MUI Rohul, Jum’at (5/7/13) bahwa baleho tersebut akan ditempatkan di tempat strategis kota Pasir Pangaraian.

Baleho itu mengingatkan agar masyarakat maupun pemilik warung makan agar tidak buka disiang hari, begitu juga kepada pemilik kafe tidak buka lagi di bulan ramadhan dan seterusnya.

Selain menghimbau masyarakat lewat Baleho, MUI juga akan mengedarkan surat kepada masyarakat, Kantor KUA di Kecamatan agar mensosialisasikan surat edaran yang diberikan tentang, penentuan awal Ramadhan masih menunggu keputusan dari Menteri Agama, di bulan ramadhan masyarakat diminta meramaikan masjid melakukan tadarus, infaq dan kegiatan keagamaan lainnya.

Selain itu, dalam surat edaran mengajak masyarakat agar tidak menyalakan petasan sebab itu akan mengganggu ibadah umat islam di malam hari.

“Mari kita tingkatkan ukhuwah islamiyah antar umat beragama demi terwujudnya ketenteraman antar agama,” imbau Hasbih. (r4n)