Beranda blog Halaman 2958

Bupati Siak Hadiri Acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Masyarakat Rokan Hilir Siak

bup_siak_rohilSiak (SegmenNews.com) – Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si meminta pada masyarakat Rokan Hilir yang bekerja dan berdomislili di Siak untuk turut andil dalam mensukseskan pembangunan sebagaimana yang direncanakan oleh pemerintah Kabupaten Siak

Hal ini disampaikan oleh Drs. H. Syamsuar, M.Si, Minggu (31/3) di sarana rekreasi water pump Siak dalam sambutannya pada acara pengukuhan dan pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Masyarakat Rokan Hilir (IKM-Rohil)Siak. Disampaikannya, Siak masih memfokuskan pada pembangunan infrastruktur, jalan listrik. Dengan adanya pembangunan listrik tenaga gas nantinya bisa mengatasi dari pemasaalahan yang ada. Dalam pembangunan ini, penyediaan bahan bakar gas dibantu oleh kabupaten Pelelawan

Ditambahkannya, yang menjadi unggulan Siak yakni program pendidikan, dengan pendidikan yang diselenggarakan, diharapkan kedepan dapat menyediakan SDM yang memadai, sehingga bisa meneruskan perjuangan dalam membangun Siak. Untuk itu, kedepan akan membangun politeknik. Selain itu, Siak juga akan mengadakan Akademi Komunitas, D2 sesuai dengan yang ditetapkan dirjen mentri. Kerja sama untuk membangun pesantres insan cendikia juga sudah dilakukan dengan kakanwil Kemenag Provinsi Riau, direncanakan bersama kakanwil pesantren Cendikia tahun depan sudah bisa menerima murid baru. Program unggulan ketiga yakni kesehatan, dan selanjutnya pariwisata.

Lebih lanjut Syamsuar mengatakan, Siak sudah dipromosikan pada pon kemaren, sehingga hampir setiap bulan ada yang melakukan kunjungan studi banding ke Siak. Untuk itu, dirinya mengajak teman-teman ikut serta mempromosikan Siak

“Setelah dikukuhkan dan dilantiknya pengurus IKM-Rohil maka, diharapkan pada masyarakat Rohil yang bekerja dan berdomisili di Siak untuk bersama-sama membangun daerah Kabupaten Siak. Mari kita sama-sama membangun daerah kita, sekecil apapun sumbangsi bapak-ibu dalam membangun Siak akan berarti pada kemajuan Siak ke depan,” ungkap Syamsuar

Senada disampaikan oleh Bupati Rohil Annas Maamun, disampaikannya dibentuk dan dikukuhkan organisasi ini tidak lain adalah untuk menyatukan masyarakat rokan hilir yang ada di Siak, setelah bersatu diharapkan bisa lebih berpartisipasi dan mendukung pembangunan daerah bumi yang dipijak, baik itu dibidang seni, pendidikan, dll

“Kami berharap, orang rohil yang ada di Siak dapat membangun Siak, begitu juga sebaliknya, orang Siak yang ada di Rokan Hilir dapat membangun Rohil. Sebagaimana kata pepatah, dimana bumi dipijak, disitu langit di junjung,” ungkap Annas Maamun

Selain itu, Annas Maamun meminta, pada pengurus yang telah dibentuk agar dapat membangun sebuah yayasan pendidikan di Kabupaten Siak, dari pendidikan tingkat Paud, TK, SD, SMP sampai SMA. Pembangunan yayasan tersebut nantinya akan dibiyayai melalui APBD Pemda Rohil. “Sehingga kita bisa menampung anak-anak kita dan juga orang lain,” kata Annas Maamun

Masaalah teknis pembangunannya, Annas Maamun menyampaikan, hal itu dilimpahkan/serahkan pada pengurus IKM-Rohil, jika memungkinkan dana akan pembangunan akan diserahkan langsung, jika tidak maka pihak pemda Rohil siap membangun langsung

Selain itu, Annas Maamun kagum dengan penghijauan yang ada di Siak, memperhatikan kayu yang ditanam di sekitar jalan, timbul niat untuk pencontoh penghijauan tersebut. “Pegi kau contoh pokok-pokok kayu yang ada di jalan-jalan sekitar kota Siak,” kata Annas Maamun

Menanggapi hal itu, Syamsuar mengatakan, Pemda Siak menyambut baik niatan bupati rohil untuk membangun sekolah di siak, menurutnya niat ibadah membangun sarana pendidikan itu harus didukung. “Niatan baik Bupati Rohil untuk ibadah, kita sambut,” ungkapnya.(adv)

Tiga Mobdis Pejabat Pekanbaru Bakal Disita Paksa

Mobdin Pemkot PekanbaruPekanbaru (SegmenNews.com)– Terkait penghapusan aset Pemerintah Kota Pekanbaru yang di lakukakan beberapa waktu lalu. Dari 19 Unit kendaraan Dinas 3 diantaranya belum di kembalikan oleh 3 SKPD. Kendaraan tersebut yakni, 2 mobil kapsul dan 1 unit Pick up.

Menurut Kepala bagian Perlengkapan Kota Pekanbaru, M Amin kemarin bahwa hal tersebut adalah upaya Pemkot Pekanbaru dalam penertiban administrasi kepemilikan aset yang terus di gesa. Jika 3 unit mobul tersebut tidak juga di kembalikan maka Pemkot akan menyita paksa.

Sebab lanjut Amin, tiga SKPD yang belum mengembalikan aset tersebut telah berkali-kali di surati, namun hingga saat ini aset tak kunjung di kembalikan ke bagian perlengkapan.

“Kita Sudah disurati mereka yang masih menggunakan mobdis minggu kemarin, Sampai sekarang belum ada jawaban, bahkan mobil tersebut masih mereka gunakan,” tukasnya

Jika 3 SKPD tidak mengindahkan peringatan yang diberikan, maka 3 unit kendaraan operasional Pemkot Pekanbaru akan di sita paksa.

“Kita akan berkordinasi dengan Sekko, Kita akan tarik paksa mobil itu,” tandasnya. (rn/ur)

HTI Riau Taja Tabligh Akbar Solidaritas Suriah

tablik akbarPekanbaru (SegmenNews.com)– Ratusan masyarakat Kota Pekanbaru ikut meramaikan Tablig Akbar Solidaritas Suriah yang diselenggarakan oleh DPD I Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) Riau, Minggu (31/3/2013) pagi bertempat di Masjid Nurussalam, Pekanbaru.

Tablig akbar yang bertemakan “Fajar Khilafah di bumi Syam” di padati masyarakat kaum muslim dan tokoh-tokoh islam di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir ulama-ulama yang menyampaikan materi-materi mengenai kondisi umat islam saat ini. Seperti halnya yang terjadi di Negeri Palestina saat ini belum kunjung selesai.

Ada empat pemateri dalam acara Tablig Akbar kali ini dua diantaranya merupakan ustadz yang juga merupakan aktivis yang pernah mempertaruhkannya nyawanya di Jalur Gaza yakni, Ustad Angga dan Ustad Abdillah Onim.

Dalam takbligh akbar kali ini berhasil mengumpulkan infak sebesar Rp 20 juta lebih dari para jamaah yang hadir dalam tabligh akbar kali ini. Uang yang terkumpul tersebut akan langsung di dikirim ke jalur gaza untu meringankan beban saudara-saudara umat muslim di sana. (rn/ur)

Akhirnya, Bapak dan Anak Pimpin Partai Demokrat

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono disambut Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono saat tiba di areal Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu (30/3). TEMPO.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono disambut Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono saat tiba di areal Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu (30/3). TEMPO.

Denpasar (SegmenNews.com)– Partai Demokrat semakin mengukuhkan diri sebagai partai keluarga Cikeas. Susilo Bambang Yudhoyono resmi terpilih sebagai ketua umum melalui proses aklamasi. Namun hingga ditutupnyaKongres Luar Biasa Partai Demokrat, Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono tidak mengundurkan diri dari jabatannya. Kini, duet ayah dan anak menjadi pemimpin Partai Demokrat.

“SBY menerima tawaran ini karena untuk penyelamatan dan konsolidasi partai,” kata pimpinan sidang, EE Mangindaan di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Sabtu, 30 Maret 2013. Usai pemilihan ketua umum, Demokrat mengubah sejumlah pasal-pasal dalam anggaran rumah tangga.

Salah satu pimpinan sidang, Amir Syamsudin membacakan sejumlah perubahan. Misalnya, pasal 13 menyatakan ketua umum dibantu oleh ketua harian yang bertanggung jawab kepada ketua umum. Ketua harian ini dipilih oleh ketua umum terpilih.

Dalam pasal 18, Amir menjelaskan tugas ketua harian adalah mengawasi kepartaian yang sifatnya ke dalam dan ke luar di tingkat daerah. Amir menyatakan, dalam menjalankan tugasnya ketua harian memperoleh izin dari ketua umum.

Perubahan pasal 19 misalnya menyatakan, wakil ketua umum melaksanakan tugas dan fungsinya atas dasar ketua harian. Terkait dengan jabatannya di Dewan Pembina, SBY menyerahkan kepada Ketua Harian Dewan Pembina. Namun pimpinan sidang tidak menjelaskan, bagaimana mekanisme ketua harian pembina ini dipilih. Sedangkan untuk di Majelis Tinggi, SBY menyerahkan wewenangnya kepada Wakil Ketua Majelis Tinggi. (tpc/snc)

Polisi Diduga Bergiliran Perkosa Tahanan Narkoba

ilustrasi
ilustrasi

Poso (SegmenNews.com) – Seorang tahanan narkoba berinisial FM, 24 tahun, menjadi korban pemerkosaan oleh polisi yang bertugas di Satuan Narkoba Kepolisian Resor Poso. Direktur Kelompok Pemerhati Perempuan dan Anak (KPPA) Sulawesi Tengah, Mutmainah Korona yang mendampingi kasus ini mengatakan, FM diduga diperkosa oleh lebih dari satu orang anggota polisi di dalam sel tahanan pada 23-24 Maret 2013.

 

“FM diduga diperkosa oleh lebih dari satu orang. Yang lainnya diduga melakukan pelecehan seksual dan indikasi kekerasan fisik,” kata Mutmainah kepada Tempo, Sabtu 30 Maret 2013.

Berdasarkan hasil investigasi Kelompok Pemerhati Perempuan dan Anak di lapangan, pelaku diduga memperkosa dengan mengancam menggunakan pistol. “Pelaku sempat mengacungkan pistol ke arah kening korban. Karena ketakutan FM melayani oknum polisi tersebut. Dua kali hal tersebut dilakukan,” ujar Mutmainah.

Mutmainah berjanji akan mengawal kasus ini hingga keadilan diperoleh korban. Dia pun mendesak agar kepolisian setempat menindak tegas para oknum polisi yang sudah menodai kehormatan perempuan. Selain itu, ia mengharapkan agar kepolisian setempat segera memindahkan tahanan FM ke tahanan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan terjadi pada korban.

“Kami hanya menjaga saja, agar korban dapat terlindungi dan tidak ada intimidasi ketika proses hukum berjalan yang dilakukan polisi setempat,” ujarnya.

FM adalah salah satu dari dua ibu rumah tangga yang ditangkap oleh Satuan Narkoba Polisi Resor Poso lantaran tertangkap tangan sedang mengkonsumsi sabu-sabu. Ia ditangkap bersama Y, 27 tahun, warga Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

“Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat,” kata Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Poso, Ajun Komisaris Polisi Henry Burhanuddin, beberapa waktu lalu. Penangkapan terhadap dua perempuan ini dilakukan di sebuah rumah kos di Jalan Pulau Alor, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota.

Dari tangan dua tersangka itu, Hendry menambahkan, diamankan satu paket sabu-sabu, satu buah pireks berisi sabu-sabu, satu buah botol kaca berwarna bening, jarum suntik, pengganjal korek gas, pipet, dan telepon seluler.

Kedua ibu rumah tangga itu dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara. (rn/tpc)

 

 

PNS Diduga Terlibat G30S/PKI Diselesaikan Berdasarkan NSP Kepegawaian

Jakarta (SegmenNews.com)-Penyelesaian masalah PNS yang diduga terlibat G30S/PKI harus tetap berdasarkan Norma, Standar, dan Prosedur (NSP) Kepegawaian.

Terkait hal ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan penyelesaian administratif dengan mengacu pada Pasal 4 ayat 2 Keputusan Presiden Nomor 28 tahun 1975 dan Surat Edaran Kepala BAKN Nomor 13/SE/1975 tentang Petunjuk Penyelesaian Administrasi PNS/ Pegawai/Karyawan Perusahaan Milik Negara/Pekerja Pemerintah yang terlibat dalam Peristiwa Pemberontakan G30S/PKI.

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Status dan Kedudukan Kepegawaian Sumat saat menjawab pertanyaan wartawati Radio 68H Rumondang di ruang kerjanya lantai 2 gedung II BKN Pusat Jakarta, Kamis (28/3).

Sumat lebih lanjut menjelaskan bahwa penggolongan keterlibatan seseorang yang diduga terlibat dalam peristiwa pemberontakan G30S/PKI dilakukan oleh Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban pada tingkat pusat (Pangkobkamtib) atau Pelaksana Khusus Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban Daerah pada tingkat daerah (Laksus Pangkobkamtibda). Berdasarkan Surat Edaran Kepala BAKN Nomor 13/SE/1975, PNS yang digolongkan C-2 atau C-3 diberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun jika berusia sekurang-kurangnya 50 tahun dan memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 10 tahun.

Ditegaskan pula bahwa persyaratan administrasif yang dibutuhkan untuk penyelesaian masalah PNS yang diduga terlibat G30S/PKI bersifat akumulatif.

Persyaratan tersebut adalah surat pengantar dari instansi, foto copy SK CPNS/Pegawai Bulanan/Pegawai Organik, foto kopi SK PNS/PN Sementara/PN Tetap, Foto kopi SK pertama sampai dengan terakhir, dan asli surat klasifikasi/penggolongan dari Pangkobkamtib/Laksus Pangkobkamtibda. (sumber: http://www.bkn.go.id)

Hii.. Bukti Santet Ada di Museum Kesehatan Surabaya

museum santet (foto detik surabaya)
museum santet (foto detik surabaya)

Jakarta (SegmenNews.com) Ilmu kesehatan moderen sulit menerima keberadaan ilmu gaib semacam santet, tenung dan sejenisnya. Namun tak bisa dipungkiri, hal-hal semacam itu memang banyak terjadi di masyarakat. Bukti-bukti adanya santet bahkan telah dimuseumkan.

Museum Kesehatan Dr Adhyatma, yang namanya berasal dari nama mantan Menteri Kesehatan ini bukanlah museum biasa. Museum yang terletak di Jl Indrapura No 17 Surabaya tersebut menyimpan benda-benda yang berhubungan dengan praktik ilmu hitam warisan nenek moyang, termasuk santet.

Salah seorang pengelola museum, Mabaroch atau akrab dipanggil Bu Ayok menjelaskan bahwa benda-benda itu didapat langsung dari masyarakat. Yang mengumpulkan adalah seorang dokter, yakni dr Hariyadi Soeparto, DOR, MSc yang juga penggagas berdirinya museum tersebut.

“Di museum tersebut ada beberapa bukti ilmiah berupa foto X-Ray adanya jarum dan besi bulat-bulat dalam tubuh seseorang. Silakan dikunjungi, museum buka untuk umum,” tutur Bu Ayok saat dihubungi detikHealth, Kamis (28/3/2013).

Bukan cuma foto X-Ray, benda-benda yang berbau mistis dan digunakan dalam praktik ilmu hitam juga banyak dipamerkan di museum ini. Boneka santet semacam jelangkung, serta benda-benda santet yang pernah dikeluarkan dari tubuh manusia seperti paku, pecahan mortir dan batu juga dipajang.

Ada pula benda-benda yang dipakai sebagai penangkal santet, berupa telur yang pecah setelah dipakai untuk mengobati pasien. Penyakit yang diyakini berasal dari santet, dipindahkan oleh sang dukun ke dalam telur tersebut sehingga akhirnya pecah.

Tentu bukan tanpa tujuan jika benda-benda semacam itu dipamerkan di museum, apalagi di museum kesehatan yang dari namanya saja terkesan membawa bendera keilmuan. Sementara santet hingga saat ini masih kontroversial, terutama karena dunia medis sulit menerimanya.

“Ya, untuk bukti bahwa sebenarnya santet itu ada di masyarakat. Walau dunia keilmuan belum mengakui karena dirasa tidak temu nalar. Saya anggap santet memang ada walau sebagian orang tidak percaya. Ilmu rasa dan ilmu raga memang nggak bisa ketemu,” tambah Bu Ayok. (dth/snc)

Pria Bisa Impoten Cuma Gara-gara Sakit Gigi

int
int

Jakarta (SegmenNews.com)- Pria biasanya lebih cuek ketika merasakan ada gejala penyakit di tubuhnya, termasuk sakit gigi. Tapi mulai sekarang sepertinya Anda harus lebih memperhatikan kesehatan gigi bila tak mau disfungsi ereksi alias impotensi di usia muda.

Sebuah studi baru menemukan bahwa pria yang mengalami masalah pada gigi dan gusi dua kali lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi. Penelitian yang hasilnya sudah diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, menjelaskan bahwa ketika orang menderita penyakit gusi, bakteri dari mulut dapat masuk ke dalam darah.

Setelah di aliran darah, bakteri dapat mempengaruhi pembuluh darah dan arteri, menyebabkannya mengeras dan menyempit, seperti yang terjadi pada penyakit jantung. Nah, efek pada pembuluh darah ini juga dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

Seperti diketahui, telah banyak penelitian menunjukkan bahwa disfungsi ereksi adalah tanda peringatan dini dari penyakit jantung. Hal ini karena tubuh membutuhkan suplai darah yang baik untuk ereksi dan pembuluh darah di daerah yang lebih kecil seperti penis.

Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan dari Inonu University, Turki. Peneliti mempelajari sekelompok pria normal (tanda disfungsi ereksi) dan kelompok lain dengan disfungsi ereksi.

Peneliti menemukan bahwa 53 persen dari pria dengan disfungsi ereksi menderita penyakit gusi yang parah, sementara hanya 23 persen dari mereka yang tidak memiliki penyakit.

“Hubungan ini mungkin tampak sembrono, tetapi penelitian jelas menunjukkan penyakit gusi yang parah sebagai kemungkinan penyebab disfungsi ereksi,” jelas Dr Nigel Carter, chief executive British Dental Health Foundation, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (28/3/2013).

Menurut Dr Carter, tidak hanya kesehatan mulut saja yang menjadi pemicu disfungsi ereksi, tetapi juga kepercayaan diri, harga diri dan hubungan dengan pasangan. Untuk menghindari hal itu, ada sejumlah hal yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan perkembangan penyakit gusi.

“Membuang makanan yang terjebak di antara gigi dekat dengan garis gusi merupakan langkah sangat penting untuk mencegah penyakit gusi. Menggunakan sikat interdental atau flossing adalah cara terbaik untuk melakukan hal ini. Menyikat gigi sendiri hanya membersihkan 60 persen dari permukaan gigi, jadi ini adalah cara terbaik menghilangkan plak, penyebab penyakit gusi,” tutup Dr Carter.

Mantan Istri Sempat Menyangka Kiwil Menikah dengan Waria

photo twitter
photo twitter

Jakarta (SegmenNews)– Mantan istri Kiwil, Meggy Wulandari mengaku juga kaget dengan kabar sang mantan suami yang menikah lagi dengan perempuan bernama Lina Marlina.

Meggy menuturkan, dirinya juga tahu kabar tersebut dari foto Twitter yang dipasang Lina. Ia pun sempat menyangka Lina bukan wanita asli. Ia juga sempat menduga foto Kiwil dan Lina itu hanya sebuah rekayasa.

“Awalnya kita nggak yakin. Orang kan bisa aja foto terpisah ditempelin terus diedit-edit. Orang awalnya kita pikir ‘maaf ya, mukanya kayak banci-banci gitu. Kita zoom-zoom nggak kelihatan kayak kaku gitu makanya dikirain banci,” ujarnya dalam sambungan telepon, Sabtu (30/3/2013).

Namun dugaan Meggy ternyata memang salah. “Temen bilang katanya cewek tulen, cantik, penyanyi dangdut. Ya syukur deh,” lanjutnya.

Meggy mengaku belum tahu persis kebenaran kabar pernikahan Kiwil dengan Lina. Diceritakan Meggy, saat dirinya menghubungi Kiwil, mantan suaminya itu juga tak memberikan jawaban.

“Dia bilang no comment, ‘itu urusan saya, bukan urusan kamu lagi’. Lah saya kan jadi gengsi dia bilang gitu. Kita kan emang pisah baik-baik, jadi kalau dia nikah lagi, biasa aja,” katanya. (rn/dtc)

Konflik Di Rohil Ganggu Anak Sekolah

int
int

Bagansiapiapi (SegmenNews.com)– Konflik lahan yang terjadi antara PT Andika di kawasan Desa Jurong 18 dengan warga di perbatasan Rokan Hilir dan Rokan Hulu, Provinsi Riau telah mengakibatkan pendidikan anak-anak sekolah SD dan SMP di lokasi tersebut jadi terganggu.

“Ada sebanyak 52 KK warga beserta anak-anak dalam kondisi ketakutan dan kami sempat mengungsi,” kata Ahmad, seorang warga di Bagansiapiapi, Jumat.

Ia menyatakan pihak sekuriti perusahaan terkadang meneror dan mengancam mereka, hingga warga kehilangan rasa aman termasuk saat beraktivitas menuntut ilmu.

“Saya selalu khawatir ketika anak berangkat ke sekolah. Takut terjadi sesuatu pada mereka apalagi perjalanan ke sekolah cukup jauh,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua KPAI Arist Merdeka Sirait bersama rombongan dari Jakarta telah mendatangi lokasi kejadian.

Ia bermaksud mencarikan solusi agar hak dasar anak dalam memperoleh pendidikan tidak terganggu gara-gara konflik antara PT Andika dengan warga.

Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Rohil, Ahmad Arslan mengatakan, Desa Jurong 18 yang dinyatakan Ketua KPAI itu bukan termasuk dalam wilayah Kabupaten Rokan Hilir, melainkan masuk dalam wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

“Jurong 18 itu masih jauh dari tapal batas dan itu masuk dalam wilayah Rohul, bukan dalam wilayah Rohil. Masa kita mencampuri masalah wilayah kabupaten lain,” kata Arslan.

Ketua DPRD Rohil Nasrudin mengatakan, persoalan antara warga dengan PT Andika harus dibawa ke jenjang yang lebih tinggi karena wilayah kerja PT Andika berada di dua wilayah Kabupaten Rohil dan Rohul. (rn/antr)