Beranda blog Halaman 2959

Ssst, Bu Kades di Minas Siak Diisukan Bersuami Dua

ilustrasi int
ils

Minas (SegmenNews.com)– Seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Minas berinisial MP, diduga berpolyandri (Bersuami dua) dengan supir pribadinya berinisial MSL. Diduga sang kades blum ada perceraian dengan suami lamanya berinisial SGR, sementara suami barunya masih proses cerai dengan istrinya berinisial NR.

Isu adanya dugaan polyandri tersebut dikalangan masyarakat Desa Rantau Bertuah, diduga sudah meresahkan. Menanggapi hal tersebut, Kades berinisial MP belum bisa dikonfirmasi wartawan. Sementara itu suami baru sang Kades berinisial MSL  dan membenarkan dirinya berinisial MSL dan mengaku sopir pribadi Kades MP.

Saat ditanyakan tentang adanya isu dugaan pernikahan dirinya (MSL) dan Kades MP, ia membenarkannya. Dan ia
mengatakan bahwa mereka sudah menikah, sementara itu pernikahan dirinya dengan istri lamanya berinisial NL dalam proses pengadilan.

“Ya, kami sudah menikah. Dan mengenai pernikahan saya dengan istri saya yang lama, saat ini masih proses pengadilan,” ungkap MSL.

Istri MSL yakni NL kepada wartawan mengaku sedih melihat sikap suaminya.”Karena saya hanya ditinggalkan secarik kertas yang menyatakan kalau saya sudah dicerai. Saya tak tahu kenapa tiba-tiba dicerai dan kemudian saya dengar dia menikahi ibuk Kades,” papar NR yang diketahui telah memiliki 2 orang anak yang sudah meranjak dewasa, hasil pernikahannya dengan MSL.

Menanggapi hal tersebut, Camat Minas, Afrizal saat i konfirmasi SegmenNews.com, Selasa (12/3/13) mengakui dirinya tidak mengetahui hal yang telah menyebar luas tersebut. Untuk memastikan kebenaran yang telah meresahkan masyarakat itu, Camat berjanji akan melakukan kros cek.

“Saya belum tahu pak! Nanti kita akan mencari tahunya.” Ujar Afrizal.

Selain itu diungkapkan Camat Afrizal bahwa, hingga saat ini Kades MP belum ada memberitahukan ke dirinya tentang perceraian Kades MP dengan suaminya SGR. Dan untuk MSL, sepengetahuan Camat Afrizal adalah seorang sopir Kades MP.

“Hingga saat ini, saya belum ada diberitahukan tentang adanya perceraian antara Kades MP dengan suaminya SRM, dan begitu juga tentang pernikahan Kades MP dengan MSL,” ungkap Camat Afrizal. (rinto)

Pemkab Rohul Bantu Pelaku Industri Kecil Menengah di Ujung Batu

pengrajin sepatu di ujung batu
pengrajin sepatu di ujung batu

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab) Rohul berkomitmen memberdayakan ekonomi kerakyatan dalam segala aspek, iqtikat itu diaktualisasikan melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang siap mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) Pengrajin pembuat sepatu di Ujung Batu.

Hal itu i sampaikan Kadiskoperindag Rohul, Drs. H. Zulkarnain, MM, melalui Kabid Perindustrian Syamsul Bahri, B. Sc di Pasir Pangaraian, (12/3/13), ujarnya, Pemkab Rohul tetap lakukan peningkatan eknomi masyarakat, khususnya industri kreatif termasuk IKM, Dikoperindag siap kembangkan baik itu melalui promosi produk, bahkan akan memberikan bantuan dana stimulus atau perangsang.

“Melihat hasil dan mutu produk pengrajin sepatu Dolay Ujung Batu, bukan tidak mungkin bisa dikembangkan dan di pasarkan baik untuk tingkat lokal dan nasional,” sebut Kabid Perindustrian.

Selanjutnya, dalam kujungan Kabid Perindustrian di lokasi usaha pengrajin Sepatu Dolay di Ujung Batu, Ia memaparkan, sesuai komitmen Bupati Rohul Drs. H. Achmad, MSi, perkembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat termasuk project prioritas program, maka pelayanan bagi masyarakat sangat diutamakan bagaimana ekonominya bisa maju dan mandiri.

Sedangkan menurut pengrajin Sepatu Dolay Ujung Batu Oscar, mengaku memiliki karyawan sebanyak 5 orang, dalam tiap hari bisa memproduksi sekitar 10 pasang, kemudian penjualannya tiap bulannya mencapai 50 pasang, sedangkan produksinya sekitar 100 pasang, tiap per pasang harganya senilai Rp 300 ribu, total pendapatan sekitar Rp 15 juta perbulan.

“Usaha ini didirikan sejak tahun 2011 lalu, kalau pendanaan masih bersifat pribadi, kami harap agar Pemkab Rohul bisa mengucurkan anggaran dan melakukan pembinaan agar hasil usaha kami dapat berjalan dengan baik,” sebut Oscar.

Oskar menyampaiakan terima kasih atas binaan dan kunjungan Kabid Perindustrian Syamsul Bahri, sehingga karyawan merasa termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya, apalagi memberikan arahan bagaimana konsep pengembangan dan promosisnya. (adv/hms)

Wako Pekanbaru Ingatkan Baleho Cagubri agar Tertib

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Berkenaan dengan banyaknya baliho dan reklame balon gubernur 2013 yang di pampang di Kota Pekanbaru. Keberadaannya kini mulai meresahkan. Pasalnya musim hujan, angin kencang telah membuat papan baliho tumbang dan menimpa benda di bawahnya.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengingatkan tim sukses caleg agar tidak asal pasang baliho .

“Kita menghimbau kepada tim sukses supaya lebih memperhatikan keselamatan masyarakat luas dalam memasang baliho jangan asal pasang,” ujar Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Senin, (10/3).

Katanya, pemko memang untuk saat ini tidak bisa bersikap tegas terkait pemasangan baliho caleg, selain ini juga menenggang para balon juga di karenakan saat ini perwako reklame memasuki masa sosialisasi.

“Ini semuakan pasti kerjaannya tim sukses, bukan kandidat balon gubrinya yang memasang. Jadi saya menghimbau kepada seluruh tim sukses dari bakal calon gubri 2013-2018 untuk memasang di tempat yang benar dan memastikan kalo reklame itu kuat agar tidak tumbang yang nantinya tidak akan mengganggu kelancaran la,” sarannya.

Firdaus juga berpesan, agar pengusaha dan pemilik reklame untuk sama-sama menjaga ketertiban Kota Pekanbaru.

“Pemko tidak akan melarang pengusaha atau pemilik untuk memasang papan reklame hingga perwako benar-benar di berlakukan April mendatang,” tandasnya.

Ia menambahkan, saat ini peerwako reklame sudah di tandatangani dan sedang di sosialisasikan.

“Sebulan ini kita masih sosialisasi dulu, per 1 April baru kita tertipkan semua reklame yang ada saat ini melanggar dan tidak sesuai dengan perwako,” tambahnya.(ur/gus)

6 Warga Pekanbaru Positif Terinveksi Rabies

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Dalam tiga bulan terakhir, di Kota Pekanbaru terdapat 11 orang yang tergigit anjing. Dari jumlah tersebut 6 orang dinyatakan positif terinveksi virus rabies. Kepala Dinas Peternakan Kota Pekanbaru Sentot D Prayitno, Senin (11/3/2013) menyatakan jumlah yang terinveksi rabies menurun dibandingkan tahun lalu.

“Kasus Rabies, tahun ini turun drastis. Sampai hari ini yang kita tahu baru 11 kasus selama 3 bulan. Dibanding tahun lalu jumlahnya menurun karena dalam tahun 2009 jumlah yang tergigit anjing gila mencapai 200 orang,” ujarnya.

Menurut Sentot, menyikapi tingginya kasus ini di tahun lalu Walikota Pekanbaru sudah mengeluarkan peraturan pengendalian rabies hingga ke RW dengan melibatkan uspida terendah. “Dalam Perwako no 23 yang di terbitkan Mei 2012 lalu setiap Hewan Penular Rabies (HPR) harus di kandangkan dan di beri makan,” urainya.

Ia juga menghimbau para camat agar tetap gencar mensosialisasikan perwako tersebut kepada warganya. “Kami mohon bantuan pak camat sesuai peraturan, HPR tidak boleh keluar dari pagar. Kalau keluar agar ditali. Tolong warganya diingatkan,” tegasnya. (ur/gus)

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Tionghoa di Bengkalis Terbakar

rumah warga tionghoa terbakar
rumah warga tionghoa terbakar

Bengkalis (SegmenNews.com) – Satu unit rumah semi permanen milik seorang warga Tionghoa, Along (43) yang terletak di Jalan Kelapapati Tengah samping gang Nilam Rt 13 Rw 03 Desa Kelapapati hangus terbakar dilalap sijago merah, selasa (12/3) sekira pukul 16.15 Wib.

Sampai berita ini diturunkan asal muasal api yang meluluhlantakan bangunan bagian belakang yang berbahan kayu tersebut belum diketahui. Hanya ada beberapa warga yang mengatakan api berasal dari konsleting listrik, seperti yang diungkapkan saksi di lokasi kebakaran.

“Kemungkinan api berasal dari konsleting listrik, sebab sebelum api berkobar besar diatas plafond ada semacam percikan, hingga membuat api menjadi sebesar ini ” ungkap Amat salah seorang warga yang ikut membantu memadamkan api kepada Utusanriau.com.

Dari pantauan di lapangan, api membara cukup besar terlihat sejumlah petugas pemadam dibantu puluhan warga setempat berusaha memadamkan api.

Banyak warga yang menyayangkan kelalaian dari petugas pemadam kebakaran yang kehabisan air ditangki mobil pemadamnya, sehingga warga berusaha memadamkan dengan peralatan dan persediaan air yang ada disekitar lokasi kebakaran.

Pelaksana tugas Kepala BPBD – Damkar Kabupaten Bengkalis Ja’afar Arief saat ditemui di lokasi mengakui bahwa mobil pemadam yang berkapasitas lima ribu liter yang dikirim kelokasi kehabisan air dalam waktu 10 menit.

“Mobil damkar yang kita kirim ke lokasi dalam waktu 10 menit kehabisan airnya, dan sekarang lagi mengambil air lagi disungai dekat daerah sini” ujar Jaafar. (ur/sn)

Pemkab Rohul Komit Bantu Pelaku Industri Kecil Menengah

Pelaku IKM di Ujung Batu
Pelaku IKM di Ujung Batu

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab) Rohul berkomitmen memberdayakan ekonomi kerakyatan dalam segala aspek, iqtikat itu diaktualisasikan melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang siap mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) Pengrajin di Ujung Batu.

Hal itu i sampaikan Kadiskoperindag Rohul, Drs. H. Zulkarnain, MM, melalui Kabid Perindustrian Syamsul Bahri, B. Sc di Pasir Pangaraian, (12/3/13), ujarnya, Pemkab Rohul tetap lakukan peningkatan eknomi masyarakat, khususnya industri kreatif termasuk IKM, Dikoperindag siap kembangkan baik itu melalui promosi produk, bahkan akan memberikan bantuan dana stimulus atau perangsang.

“Melihat hasil dan mutu produk pengrajin sepatu Dolay Ujung Batu, bukan tidak mungkin bisa dikembangkan dan di pasarkan baik untuk tingkat lokal dan nasional,” sebut Kabid Perindustrian.

Selanjutnya, dalam kujungan Kabid Perindustrian di lokasi usaha pengrajin Sepatu Dolay di Ujung Batu, Ia memaparkan, sesuai komitmen Bupati Rohul Drs. H. Achmad, MSi, perkembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat termasuk project prioritas program, maka pelayanan bagi masyarakat sangat diutamakan bagaimana ekonominya bisa maju dan mandiri.

Sedangkan menurut pengrajin Sepatu Dolay Ujung Batu Oscar, mengaku memiliki karyawan sebanyak 5 orang, dalam tiap hari bisa memproduksi sekitar 10 pasang, kemudian penjualannya tiap bulannya mencapai 50 pasang, sedangkan produksinya sekitar 100 pasang, tiap per pasang harganya senilai Rp 300 ribu, total pendapatan sekitar Rp 15 juta perbulan.

“Usaha ini didirikan sejak tahun 2011 lalu, kalau pendanaan masih bersifat pribadi, kami harap agar Pemkab Rohul bisa mengucurkan anggaran dan melakukan pembinaan agar hasil usaha kami dapat berjalan dengan baik,” sebut Oscar.

Oskas menyampaiakan terima kasih atas binaan dan kunjungan Kabid Perindustrian Syamsul Bahri, sehingga karyawan merasa termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya, apalagi memberikan arahan bagaimana konsep pengembangan dan promosisnya. (adv/hms)

Saling Klaim, Pemenang Pilgub Sumut Tunggu Pengumuman Resmi KPU

pilgub SUSiantar (SegmenNews.com)– Hasil pesta demokrasi pemilihan gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 7 Maret lalu, belum diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), siapa pemenangnya. Namun hasil survey menimbulkan saling klaim antara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Plt Ketua KPU Siantar Mangasi Tua Purba mengatakan, untuk kondisi di Siantar masih aman dan sejauh ini tidak ada ditemukan kecurangan. Jika pasangan calon saling klaim adalah hal yang wajar dan merupakan hak masing-masing calon. Namun dari KPU Siantar sendiri belum melakukan perhitungan secara final hasil perolehan suara.

“Hasilnya belum bisa diumumkan. Namun dari hasil perhitungan sementara untuk Siantar dimenangkan pasangan calon nomor urut dua (ESJA). Hanya Kecamatan Siantar Barat yang tidak dimenangkan pasangan nomor urut 2 itu,” katanya.

Kata dia, pengumuman resmi KPU Siantar akan dilakukan tanggal 12 Maret 2013. Datanya belum valid, sehingga masih terdapat perbedaan angka perolehan. “Kita juga sangat menghargai berbagai lembaga survei dan juga perhitungan manual, namun jawabannya adalah perhitungan final KPU masih dikerjakan.

Mengenai adanya ancaman seperti di KPU Sumut, KPU Siantar masih aman-aman saja,” ujar Mangasi. Ketua Panwaslu Siantar Darwan Edyanto Saragih mengatakan, sejauh ini belum ada menerima adanya laporan kecurangan. “Belum ada terima laporan indikasi kecurangan.

Kita sangat menghargai hasil perhitungan manual atau hasil lembaga survey. Akan tetapi, hal itu bisa saja sebatas sampel atau juga sudah dibayar, sehingga kita juga harus menghargai keputusan KPU Sumut untuk tetap menunggu hasil yang diumumkan secara resmi,” ujarnya.

Sedangkan salah seorang pengamat politik, Rocky Marbun ketika dikonfirmasi mengatakan, hasil perhitungan beberapa lembaga survei bukan perhitungan resmi. Lembaga survei bisa hanya menggunakan perhitungan melalui sampel. Atau bahkan bisa lembaga survei dibayar, sehingga untuk pastinya lebih baik ditunggu kinerja KPU.

“Perhitungan manual atau perhitungan lembaga survei juga harus dihargai, namun bukan hal yang pasti karena itu sarat dengan kepentingan politik,” ujarnya. Ketua DPD PKS Simalungun Usmayanto mengatakan, untuk pastinya akan ditunggu dari perhitungan KPU secara resmi dilansir metro siantar online.

“Kita masih lebih yakin lembaga survei yang ilmiah, kredibel dan independen. Sekarang proses perhitungan sedang berlangsung. Kita tungu saja,” ujarnya. (mto/snc)

Rohil Berencana Dirikan Kampus UR Bagansiapiapi

Bupati Rohul Annas Maamun menyerahkan draf kepada rektor UI
Bupati Rohul Annas Maamun menyerahkan draf kepada rektor UI

Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Untuk meningkatkan sumber daya manusia dan mutu pendidikan, Pemkab Rohil berencana mendirikan kampus Universitas Riau Bagansiapiapi dengan metode belajarnya dilakukan dengan sistem kuliah jarak jauh.

“Kesepakatan sudah dilakukan dengan pihak Universitas Riau (UR) Pekanbaru. Metode perkuliahan dengan sistem jarak jauh, dilengkali dengan infra multi media, atau menggunakan sarana informasi yang canggih bagi mahasiswa,” kata Sekdakab Rohil, Wan Amir Firdaus, ketika dikonfirmasi, di sela-sela menyambut kunjungan Rektor UR, Ashaluddin Jalil, baru-baru ini.

Dalam pembicaraan singkat bersama pihak rektor dan dekan UR, Sekda, mengungkapkan, materi perkuliahan yang diberikan langsung dari UR Pekanbaru disesuaikan dengan kebutuhan. Program ini, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan akan berdirinya universitas di Kota Bagansiapiapi.

“Itu langkah pertama tujuan menjalin kerja sama pendidikan dengan UR Pekanbaru, dengan demikian kebutuhan mahasiswa untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dapat terwujud,” ungkapnya.

Langkah kedua, sebut Sekda, adalah program jangka panjang berdirinya universitas di Bagansiapiapi. Sebab, selama ini berbagai upaya yang dilakukan untuk mendirikan perguruan tinggi belum mendapatkan izin.

“Jadi langkah kedua arah pembicaraanya bersama pihak rektorat adalah pendirian Kampus UR. Sedangkan fakultas yang akan dibuka nantinya juga disesuikan kekhususan daerah, artinya fakultasnya sesuai kebutuhan daerah,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan Kampus UR Bagansiapiapi dipusatkan di kompleks Perkantoran Batu Enam. Selanjutnya, program pembangunan sarana prasarananya. “Kita pusatkan di Pusat Perkantoran Bagansiapiapi. Mengenai hibah bangunannya tentunya sesuai aturan berlaku,” imbuhnya. (hr/knc/snc)

KESDM Terbitkan Aturan Penggunaan Produk Migas

esdmJakarta (SegmenNews.com)- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 15/2013 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Kegiatan Usaha Hulu minyak dan Gas Bumi.

Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan pengutamaan penggunaan produk dalam negeri. Di samping itu, perlu dilakukan pengaturan terhadap pelaksanaan penggunaan produk dalam negeri pada kegiatan usaha hulu migas.

Pengaturan penggunaan produk dalam negeri bertujuan untuk mendukung dan menumbuhkembangkan inovasi atau teknologi dalam negeri dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri pada kegiatan usaha hulu migas.

“Dalam mendukung kebijakan penggunaan produk dalam negeri, ditetapkan target Tingkat Kandungan Dalam Negari (TKDN). Untuk mencapai target ini, Dirjen Migas menetapkan roadmap pencapaian target TKDN pada kegiatan usaha hulu migas,” seperti dikutip dari situs Kementerian ESDM, Minggu (10/3/2013).

Dalam rangka memberikan apresiasi terhadap produk dalam negeri, dapat diberikan preferensi harga. Preferensi harga diberikan apabila TKDN barang mencapai lebih besar atau sama dengan 25% atau janji/ komitmen pencapaian TKDN jasa mencapai lebih besar atau sama dengan 30%.

TKDN barang dihitung berdasarkan perbandingan biaya komponen dalam negeri pada barang terhadap keseluruhan biaya barang jadi. Diatur pula bahwa kontraktor atau penyedia barang atau jasa wajib melakukan verifikasi atas capaian TKDN gabungan beberapa jenis barang, gabungan beberapa jenis jasa atau gabungan barang dan jasa.

Pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan penggunaan produk dalam negeri pada kegiatan usaha hulu migas dilaksanakan oleh Dirjen Migas. Menteri ESDM memberikan penghargaan kepada kontraktor, produsen dalam negeri dan penyedia barang atau jasa atas kinerja penggunaan produk dalam negeri pada kegiatan usaha hulu migas.

“Kontraktor yang melanggar ketentuan, dikenai sanksi oleh SKK Migas. Produsen dan penyedia barang atau jasa yang melanggar, dikenai sanksi oleh Dirjen Migas berupa teguran tertulis dan atau pencabutan SKUP Migas. Peraturan ini berlaku 3 bulan sejak tanggal diundangkan,” katanya. (inc/jin/Snc)

Berkas Korupsi Dana Setwan DPRD Riau Belum Kelar

uangPekanbaru (SegmenNews.com)– Kendati telah menetapkan tiga tersangka, namun Kejaksaan Tinggi Riau belum kunjung melimpahkan berkas dugaan korupsi Anggaran Sekretariat DPRD Riau senilai Rp7 milyar ke pengadilan. Pasalnya, jaksa masih dalam tahap pemberkasan.

Hal ini diungkapkan Kasi Penkum dan Humas Andri Ridwan SH kepada wartawan, Senin (11/3/13), ketika dikonfirmasi tentang proses kasus dugaan korupsi di Setwan DPRD Riau tahun 2008 hingga 2010 lalu.

Andri menyebutkan, jika pihaknya masih belum berencana melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) kepada jaksa penuntut.”Saat ini masih tahap pemberkasan,”ujarnya.

Dalam kasus ini, Kejati sudah menetapkan tiga orang tersangkanya. Diantaranya, mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Riau, Nazief Susiladarma, mantan Kepala Bagian Keuangan Setwan DPRD Riau Juanda Agus dan mantan Bendahara Pengeluaran M. Nasir.

Penetapan ketiga tersangka oleh Kejati Riau ini, dilakukan sejak Bulan Februari 2013 lalu. Akan tetapi, hingga kini berkasnya tak kunjung dilimpahkan ke jaksa penuntut, untuk seterusnya diserahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Seperti diketahui, dugaan ketekoran dana kas bon itu berdasarkan hasil temuan Inspektorat Riau tahun 2008 hingga 2010 lalu. Hasil temuan itu, ternyata ada sekitar Rp7 milyar dana yang tidak sesuai peruntukkannya. Ketekoran dana itu, saat Setwannya dijabat oleh Nazief Susila Dharma.(rpc)