Beranda blog Halaman 2960

Polresta Pekanbaru Kerahkan 500 Polisi Amankan Paskah

135734_katedralPekanbaru (SegmenNews.com) – Polresta Pekanbaru mengerahkan 500 personel untuk mengamankan ibadah wafatnya Isa Almasih.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengatakan, personelnya akan membantu pengamanan sejumlah gereja. Pengamanan juga dibantu personel dari Polsek.

“Ada sekitar 100 gereja yang terdata dengan kita. Dari jumlah itu, kita menerjunkan 500 personrl yang mengamankan pelaksanaan hari Paskah,” kata Adang.

500 personel itu terdiri dari Sabhara, intel dan Reskrim. Satu gereja minimal dijaga 2 polisi. “Sedangkan untuk gereja yang banyak jemaatnya, petugas akan menyesuaikan jumlah personelnya, ” kata Adang.

Pihaknya juga mengirimkan tim patroli yang bertugas berkeliling dari satu gereja ke gereja lainnya. “Dari laporan sementara ini, pelaksanaan paskah di Pekanbaru berjalan aman dan kondusif. Kita berharap tidak ada gangguan apapun,” kata Adang.

Tim Polresta Pekanbaru juga akan bertugas hingga malam hari. “Karena nanti malam juga masih ada acara kebaktian,” kata Adang. (dtc/dn)

Polisi Tembak Mati Tersangka Enam Perampokan di Jaktim

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta (SegmenNews.com) – Aparat gabungan dari Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka perampokan. Satu di antaranya ditembak mati. Keduanya diduga terlibat perampokan di enam lokasi di Jakarta Timur beberapa waktu terakhir.

Kedua tersangka diketahui bernama Muhi, warga Cikarang, Jawa Barat serta Hoderi alias Dori, warga Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kedua tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing dari Kamis malam hingga Jumat dini hari. Adapun Hoderi terpaksa ditembak mati lantaran melakukan perlawanan pada polisi.

“Keduanya beraksi di enam tempat kejadian perkara yang menghangat di Jakarta Timur akhir-akhir ini,” ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Kombes Mulyadi Kaharni kepada Kompas.com, Jumat (29/3/2013).

Mulyadi menjelaskan, keduanya terlibat aksi perampokan SPBU di Jakarta Timur, mulai dari Duren Sawit, Makasar dan Cakung. Tak hanya itu, kedua tersangka juga terlibat perampokan di Jalan Tanah Merdeka, Ciracas, Jakarta Timur yang menyebabkan dua orang meninggal dunia. Kini, jenazah tersangka Hoderi telah dibawa ke ruangan jenazah Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Adapun tersangka lain atas nama Muhi tengah diperiksa secara intensif di Kriminal Umum Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur. (kpc/dn)

Kikis Narkoba di Kp Ambon, Jokowi Diimbau Bangun Pusat Keagamaan

jokowibaru230

Jakarta (SegmenNews.com) – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo diminta menyusun rencana aksi pemberantasan narkoba di Ibu Kota. Jokowi bisa menggandeng organisasi masyarakat (ormas) untuk menekan angka pengguna narkoba.

“Bangun saja sentral keagamaan, pastikan sentral itu berjalan. Gandeng ormas yang besar, lama-lama saya yakin pemakai narkoba akan risih,” kata psikolog forensik, Reza Indragiri Amriel saat dihubungi wartawan, Jumat (29/3/2013).

Hal ini disampaikan Reza menanggapi keberadaan pengedar dan pengguna narkoba di Kampung Ambon, Jakarta Barat.

Menurutnya, Jokowi harus meniru cara Sutiyoso membereskan kawasan prostitusi Kramat Tunggak dengan membangun pusat keagamaan Islam.

“Untuk menindak itu jangan mengandalkan aparat hukum saja, tapi juga harus menggerakan masyarakat untuk ikut melakukan perlawan,” imbuh Reza.

Tapi dia mengingatkan agar kepolisian juga profesional dalam menindak pengedar dan pengguna narkoba. Perlu pemeriksaan rutin terhadap urine warga termasuk polisi.

“Pemeriksaan harus dilakukan terus menerus,” katanya.

Penggerebekan di Kampung Ambon beberapa kali dilakukan polisi. Namun tetap saja kawasan itu menjadi tempat peredaran narkoba. Pada Sabtu 16 Maret lalu, Polres Jakbar membekuk seratusan pengguna dan pengedar narkoba.

Polisi juga menyita 100 gram ganja dan sabu termasuk uang Rp 75 juta diduga hasil transaksi narkoba.(dtc/den)

“Solidaritas Anggota Kopassus Memang Tinggi”

 

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta (SegmenNews.com)– Mantan Asisten Personil, Asisten Operasi, dan Wakil Komandan Jenderal Kopassus periode 1988-1992 Sutiyoso menyatakan solidaritas pasukan Kopassus memang tinggi jika dikaitkan dengan kesetiakawanan antarpersonelnya.

“Aparatur kita Kopassus itu memang punya solidaritas tinggi, punya rasa kebersamaan. Seluruh Kopassus di seluruh dunia seperti itu karakternya,” kata Sutiyoso dijumpai pada acara peluncuran buku “34 Wartawan Istana Bicara Tentang Pak Harto” di Wisma Antara, Jakarta, Rabu.

Pernyataan Sutiyoso itu menanggapi adanya dugaan bahwa anggota militer Kopassus terlibat dalam peristiwa penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman yang terjadi pada Sabtu (23/3) dini hari.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan meskipun solidaritas Kopassus tinggi namun dia meminta seluruh pihak menunggu hasil investigasi kepolisian.

“Kita tidak bisa langsung menuding itu dilakukan Kopassus. Kita tunggu polisi. Dan siapa pun yang salah harus dihukum,” ujar dia.

Sebelumnya terjadi peristiwa penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap empat tahanan di lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (23/3) dini hari.

Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Polisi Sabar Raharjo mengatakan penyerangan dilakukan sekelompok orang bersenjata api dan menembak mati empat tersangka pengeroyokan anggota TNI yang dititipkan di lapas tersebut.

“Penyerangan pada sekitar pukul 02.00 WIB itu dilakukan oleh sekitar 17 orang. Mereka masuk ke lapas dengan cara melompat pagar,” kata Sabar Raharjo dilansir antara.

Menurut dia, setelah berhasil masuk area lapas, para pelaku memaksa petugas jaga menunjukkan sel keempat tahanan kasus pengeroyokan di Hugo`s Cafe, Sleman, yang mengakibatkan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan meninggal dunia. Dia mengatakan kelompok penyerang juga membawa semua CCTV yang ada di lokasi.

Sumber di Lapas Cebongan yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan kelompok penyerang sempat menembaki pintu lapas, dan meledakkannya. Kemudian mereka masuk ke lapas, dan mencari empat pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI AD itu. LSM Setara Institute menduga peristiwa itu dilakukan oleh oknum Kopassus.

“Sangat sulit menyangkal bahwa ini terlatih. Kalau ini pantas diduga dilakukan oleh oknum Kopassus dan ini belum lagi fakta terlatih, penggunaan senjata dan saya dengar ada penyelidikan, mereka menggunakan bahasa komando dan sebagainya,” kata Ketua Setara Institute, Hendardi di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu.

Namun sejauh ini Kopassus Grup II Kandang Menjangan telah menegaskan tidak terlibat dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih bekerja melakukan investigasi terkait peristiwa tersebut.(ant/sn)

Bupati Siak serahkan LKPD ke BPK RI

Bupati serahkan LKPD TA 2012 ke BPK
Bupati serahkan LKPD TA 2012 ke BPK

Siak (SegmenNews.com)– Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si didampingi Kadis PPKAD HT. Said Hamzah dan Inspektur Drs. H. Fally Wurendarasto menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2012 bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, di Pekanbaru, Kamis (28/3/13).

Kedatangan Bupati Siak tersebut diterima oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Widiyatmantoro. LKPD merupakan Laporan pertanggung jawaban keuangan Pemerintah Daerah terhadap penggunaan anggaran yang telah diturunkan oleh Pemerintah Provinsi maupun Pusat untuk kelangsungan roda Pemerintahan dimasing- masing daerah.

Pada kesempatan tersebut bupati mengatakan penyerahan LKPD ini sesuai dengan peraturan yang berlaku selambat lambatnya pada bulan Maret ini. Bupati berharap pada tahun ini juga bisa mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun anggaran 2012, dan laporan keuangan setiap tahunnya semakin baik. Kami juga sangat mengharapkan masukan masukan dari tim BPK pada saat turun ke Siak nanti.

Sementara itu kepala BPK RI perwakilan Provinsi Riau Widiyatmantoro mengatakan bahwa tim BPK akan turun ke Siak pada waktu dekat ini dan dirinya berharap agar kabupaten Siak telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mempermudah dan memperlancar proses pemeriksaan nantinya, harap kepala BPK.

“Dalam laporan hasil pemeriksaan biasanya ada kami buat rekomendasi yang harus dilakukan oleh daerah untuk dapat memperoleh WTP,” kata Widiyatmantoro.

ada empat hal yang harus diperhatikan lanjutnya, agar suatu daerah mendapat opini WTP, yaitu penyajian laporan keuangan harus sesuai dengan standar akuntansi permerintahan. Kedua, informasi yang ada dalam nota laporan keuangan harus cukup memadai sehingga pembaca laporan dapat memahamai isinya.

Ketiga yaitu, sistem pengendalian interer yang harus memadai dengan Sistem yang bagus sehingga penyimpangan dapat dicegah. Keempat, kepatuhan terhadap Perundang-undangan yang berlaku. “Jika semua ini sudah dilakukan, maka opini WTP akan meningkat,” jelasnya. (rls/rinto)

Harris: Musrenbang 2014 Sesuai Aspirasi Masyarakat

HM Harris
HM Harris

Pelalawan (SegmenNews.com)– Setelah melalui tahapan yang dimulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan tingkat Kabupaten, pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan amanah Undang Undang.

Demikian pernyataan Bupati Pelalawan, HM Harris mengawali sambutannya pembukaan musrembang tingkat Kabupaten Pelalawan tahun 2013 di gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja Pangkalan Kerinci Rabu (27/3) mengatakan bahwa momentum yang sangat strategis jika diukur dari proses pembangunan daerah Kabupaten Pelalawan.

“Saya katakan strategis karena hasil musrembang RKPD merupakan proses partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam penyerapan aspirasi kebutuhan pembangunan masyarakat,” kata Harris mengawali sambutannya

Dilanjutkan Harris, Pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang transparan, akuntabel dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pelalawan 2011-2016 yang kemudian dituangkan dalam RKPD sebagai pedoman dalam menyusun APBD tahun anggaran 2014.

“Hasil Musrembang RKPD berupakan dokumen rancanagn akhir RKPD merupakan bagian integral RPJMD dari semua kegiatan pembangunan di Kabupaten Pelalawan, oleh sebab itu program yang diusulkan dalam APBD harus terukur kinerjanya dan tercatat didalam Renstra SKPD” lanjutnya

Lebih lanjutkan dikatakan Harris, dalam pelaksanaan visi pembangunan jangka menengah yang menginginkan terwujudnya kemandirian pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pelalawan melalui semangat gerakan pembaharuan atau inovasi yang mendorong kreatifitas dan efisiensi anggaran pembangunan.

“Dalam mewujudkan target capaian kinerja Kabupaten Pelalawan tersebut, membutuhkan kolaborasi keterpaduan diantara pemangku kepentingan pembangunan,”jelasnya

Untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas, peran serta aktif dunia usaha baik BUMN maupun swasta dalam mengisi dan memenuhi kebutuhan pembangunan daerah sangat dibutuhkan sekali, karena Pemda memiliki keterbatasan anggaran dan sumberdaya.

“Kita sayangkan masih banyak perwakilan perusahaan yang tidak hadir dalam pembukaan Musrembang ini, padahal didalam musrembang ini berguna untuk menyatukan program pembangunan antara pemda dan perusahaan, apa yang menjadi domainnya perusahaan melalui CSR nya dan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah” keluhnya terhadap banyaknya perusahaan yang tidak hadir.

Dibeberkan hadir, Tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui CSR merupakan strategi bisnis perusahaan agar tetap hidup dalam masyarakat. program program tersebut akan jauh efektif dan berdaya guna jika dapat disinkronkan dengan pembangunan daerah secara harmonis dans erasi.

“Tak henti hentinya saya mengajak dukungan dunia usaha khususnya yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan secara pro aktif mensikronkan dan mensinergikan program pengembangan masyarakatnya dengan program prioritas strategis pembangunan daerah,” bebernya

Kepada pihak Pemerintah Propinsi Riau, Harris mengaharpkan usulan pendanaan dari APBD I yang diajukan sebagaimana dituangkan didalam musrembang Kabupaten Pelalawan dapat diakomodir secara proporsional sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di daerah ini” harapnya

Selain dihadiri Bupati Pelalawan, turut hadir Ketua, wakil ketua DPRD Pelalawan, Wakil Bupati Pelalalwan, unsur forum pimpinan daerah Kabupaten Pelalawan, Sekda Pelalalwan, perwakilan Kepala Bappeda Propinsi Riau, Kepala dinas/badan/kantor/unit kerja se Kabupaten pelalawan, tokoh masyarakat, lembaga adat, ormas, pimpinan perusahaan dan badan usaha, camat, sekcam dan kasi PMD se Kabupaten Pelalawan. (dn/rz)

Dua calon Bertarung di Pilkades Air Putih

Siak (SegmenNews.com)– Pelaksanaan pemilihan Kepada Desa Air Putih, Kecamatan Siak, Hari ini Kamis (28/3) dengan dua calon periode 2013-2019.

Mulai dari pendaftaran dan penyeleksian oleh panitia pemilihan baik dari Pemerintah Kecamatan maupun dari internal panitia pemilihan. Setelah menjalani berbagai persyaratan pemilihan Kepala Desa Rawang Air Putih hanya terdapat dua calon yang lolos, yaitu Syahuril (Incumbent) dan Zaini calon baru, jelas Anto.

jadi pada pemilihan Pilkades di Desa Rawang Air Putih hanya ada dua calon,” jelas Anto. Disampaikan Anto, pada pelaksanaan pemilihan Kepala Desa nanti, sesuai undangan yang telah sampaikan, bahwa kegiatannya akan kita laksanakan pada hari Kamis sekitar Jam 8.00 pagi di gedung serbaguna tepatnya sekitar 50 meter dari kantor Desa Rawang Air Putih, disinilah nantinya pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Rawang Air Putih tersebut,”kata Anto menyampaikan.

Ditambahkan Anto, Pemilihan Kepala Desa Rawang Air Putih dilaksanakan di Gedung Serbaguna. Sebanyak 526 pemilih akan memberikan hak suaranya pada Pemilihan Kepala Desa di Rawang Air Putih nanti. Untuk pelaksanaan pemilihan Pilkades tersebut berbagai persiapan sudah kita laksanakan, Insya Allah berjalan lancar,” ujar Anto. (rin/rec)

Pusat Didesak Sahkan RTRW Siak

1Siak (SegmenNews.com)– Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Siak lebih dahulu di sahkan oleh DPRD Kabupaten Siak, dan saat ini RTRW Kabupaten Siak sudah diajukan ke Gubernur Riau untuk dapat disetujui agar segera dapat di gunakan oleh daerah. Ungkap Bupati Siak Drs.H. Syamsuar,M.Si saat menitip pesan kepada kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau pada rapat Koordinasi pertumbuhan ekonomi di Siak kemarin.

Kata Bupati, masalah RTRW ini sebenarnya sudah saya sampaikan juga kepada Asisten I Provinsi Riau, agar bisa menyampaikan keluhan yang dialami oleh daerah ke pusat, agar RTRW tersebut segera disahkan oleh Pusat.

RTRW tersebut sebenarnya sudah dua bulan lebih diajukan ke kantor kementerian, namun hingga kini belum juga SK nya di teken oleh Menteri. Oleh sebab itu, kita berharap SK RTRW tersebut bisa segera di sahkan, sehingga daerah tidak terhambat dalam melakukan gerak pembangunan.

Karena itu, melalui rapat koordinasi tersebut saya minta kepada Dinas perdagangan Provinsi Riau dan pusat agar membantu menyampaikan keluhan masyarakat Kabupaten Siak ini ke pusat, agar SK RTRW tersebut bisa secepatnya di sahkan.

Bupati mengatakan saat ini banyak investor yang ingin menamkan modalnya di wilayah Kabupaten Siak tapi terhambat akibat RTRW nya belum jelas, sehingga kita tidak berani untuk mengeluarkan segala perizinannya. Sebab, kalau salah mengeluarkan izin tanpa didasari Perda yang ada, bisa saja nanti di pidana, jelas Bupati. (rin)

Kakan Kemenag Terpilih Menjadi Ketua LPTQ Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, terpilih menjadi Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tingkat Provinsi Riau menggantikan Bisman B SSI MM, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Bupati Rohul Nomor Kpts.400/Setda/110/2013 tentang Penetapan Pengurus LPTQ Kab Rohul.

Penetapan tersebut bersamaan dengan penetapan pengurus secara lengkap, yang meliputi Wakil Ketua I Drs H Zulkifli Syarif MPdI, Wakil Ketua II HA Rahman Jailani SAg, Wakil Ketua III H Fathanalia Putra SSos MSi, Sekretaris H Rusli SAg, Sekretaris I H Anizar SAg, Sekretaris II Sopian Hadi SHum, Sekretaris III Damrah SSos, Bendahara Devi Noviyanti SE, Wakil Bendahara Yuhendra SE.

Kepengurusan LPTQ dibantu oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Pelatihan Drs H Syahruddin MSy beserta 10 orang anggota, Ketua Bidang Perhakiman H Ahadin dibantu 10 orang anggota, dan Ketua Bidang Informasi dan Humas Irwandi SSos dibantu 10 orang anggota.

Bupati Rohul Drs H Achmad MSi mengharapkan agar pengurus LPTQ Kab Rohul yang baru ini dapat melaksanakan tugas-tugas LPTQ dengan baik dan sungguh-sungguh, yakni menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan pada bidang tilawah, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan isi kandungan Alqur’an untuk masyarakat Islam Kab Rohul.

H Achmad juga mengamanatkan secara khusus untuk melakukan pembinaan dan pelatihan kepada qari’-qari’ah, hafizh/ah, Khaththath/ah, yang menjadi utusan Kab Rohul mengikuti MTQ XXXII Prov Riau 2013 di Rokan Hulu. “Saya berharap kafilah Rohul dapat mengukir prestasi terbaik dalam MTQ Prov Riau 2013 dimana Rokan Hulu sebagai tuan rumah,” tegas Achmad yang menyatakan diri maju menuju Riau I tahun 2013 ini.

Ahmad Supardi Hasibuan selaku Ketua Harian menyatakan akan bekerja keras bersama dengan pengurus LPTQ lainnya mengemban tugas yang diamanahkan oleh Bupati Rohul ini. Dirinya akan segera melakukan konsolidasi pengurus, menetapkan langkah-langkah taktis dan strategis, serta jadwal pembinaan dan pelatihan untuk mencapai target tersebut.

“Saya yakin dan percaya, berkat kerjasama dan keuletan serta tekad membara pengurus lainnya, harapan Bupati Rohul dimaksud, insya Allah dapat diwujudkan,” tegas Ahmad Supardi yang juga Kakan Kemenag Rohul ini.(r4n)

Haemodialisa Sudah Dapat Dilakukan di RSUD Kabupaten Siak

hemodialisaSiak (SegmenNews.com) – Hari ini alat cuci darah atau yang disebut Haemodialisa (HD) yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak sudah bisa dioperasikan, hal ini berdasarkan hasil visitasi yang dilakukan langsung oleh ketua Pernefri Korwil Sumbar-Riau Dr. Syaiful Azmi, SpPD-KG, Rabu (26/3) di RSUD Siak.

Pada kesempatan tersebut Syaiful Azmi menyampaikan, Siak sudah sewajarnya memiliki alat ini, hal itu berdasarkan data jumlah penduduk yang ada.

Semenjak dibeli pada tahun 2011 lalu, alat kesehatan (alkes) Haemodialisa (HD) yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak belum ada belum difungsikan, padahal alat tersebut nilainya miliaran rupiah.

Berkaitan hal itu, RSUD Siak berjanji akan mengoperasikan alat tersebut mulai tanggal 27 Maret kemarin. Sementara untuk alat lain yakni Ct Scan, akan menyusul dioperasikan kemudian hari setelah dokter spesialis radiology dari USU sampai di Siak.

“Insya Allah, mudah-mudahan tidak ada aral melintang, untuk HD sudah bisa dioperasikan pada tanggal 27 Maret, sementara CT Scan, kami masih menunggu dokter spesialis radiology yang kita datangkan dari USU,” ujar direktur RSUD Siak, Hj Ulfah Hanum SKM MKL kepada wartawan, Jumat (22/3) di Siak.

Ulfah Hanum menjelaskan, sebetulnya St scan dan HD tersebut sebelumnya sudah pernah dioperasikan, namun kemudian terhenti seiring habisnya kontrak kerja dokter spesialis radiology di rumah sakit milik pemkab Siak tersebut.

Pengoperasian salah satu alkes dari dua alkes pada Maret ini, menjadi bukti komitmen Ulfah terkait janjinya diawal dirinya menjabat direktur RSUD menggantikan direktur lama, Sumiati. “Saya janji dibulan Maret nanti alkes tersebut sudah bisa dioperasikan,” katanya kala diwawancarai wartawan akhir Februari 2013 lalu terkait alkes HD dan Ct Scan  yang terkesan hanya jadi pajangan karena tidak juga dioperasikan.

Dijelaskan Ulfah, tidak dioperasikannya ke dua jenis alat kesehatan tersebut selama ini bukanlah karena unsur kesengajaan, melainkan karena  belum kelarnya perizinan operasional dan ketiadaan dokter spesialis dibidangnya.

“Untuk mengoperasikan ct scan, dibutuhkan seorang dokter spesialis radiologi sebagai penanggung jawabnya dan ini lah yang dulu tidak kita miliki, saat ini melalui koordinas kita dengan pihak USU, alhamdulillah tinggal menunggu saja,” imbuh Ulfa Hanum. (F3)

Ditambahkannya, untuk alkes haemodialisa (HD) sebenarnya dokter spesialis internis yang disyaratkan sudah ada, namun sayangnya perijinannya belum rampung, sehingga tiga unit alat cuci darah senilai Rp 1,2 miliar tersebut tidak berbeda nasibnya dengan alkes ct scan yang konon harga belinya mencapai Rp 7 miliar lebih.

Selain masalah itu, ada kendala lain yang menyebabkan alkes haemodialisa belum difungsikan, yakni belum dilakukannya uji kelayakan (vesitasi) terhadap alat tersebut

“Makanya izin operasionalnya belum keluar, karena visitasinya belum dilakukan. Alhamdulillah saat ini Visitasi untuk HD sudah dilakukan oleh Persatuan Vefrologi Indonesia (Pervepsi) yang untuk Kabupaten Siak masuk wilayah regional Sumatera Barat, makanya sudah bisa dioperasikan,” ungkap Ulfa Hanum

Disampaikan Ulfa, Mulai Rabu 27/3 mendatang, pihak RSUD Siak mempersilahkan kepada masyarakat kabupaten Siak yang memerlukan pelayanan alat cuci darah di RSUD Siak, sehingga tidak harus jauh-jauh ke daerah lain.(adv)