Beranda blog Halaman 2964

Program Menghafal Alqur’an di Disdikpora Berjalan baik

(arsip) Pencanangan menghafal alqur'an oleh Pemkab Rohul
(arsip) Pencanangan menghafal alqur’an oleh Pemkab Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sesuai instruksi Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi bahwa setiap SKPD diwajibkan mengikuti Program mengahafal alqur’an minimal 5 orang di setiap SKPD yang bisa menghafal Alqur’an.

Salah satu Program Pemda Rohul menghafal alqur’an tersebut berjalan baik disetiap SKPD Rohul, salah satunya di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul. Setiap pagi seluruh pegawai baik PNS maupun tenaga honorer melakukan hafalan alqur’an yang juga diikuti oleh Kepala Disdikpora, HM Zen M,MPd.

M Zen bertekad pembinaan alqur’an ang diprogramkan Bupati berjalan lancar di Disdikpora. Sebab Program tersebut sangat berguna bagi mental dan kinerja para pegawai kedepan.

“Setiap pagi, kita bersama-sama hafalan Al Quran sampai ayat 40 surat Al Baqarah di aula. Bahkan saat ini dari hasil pelaksanaan hafalan yang kita lakukan, sudah ada pegawai kita yang hafal 4,5 juz ayat Al Quran. Nanti akan kita umrohkan bersama sejumlah guru teladan,” jelasnya.

Selain ditingkat pegawai dan pejabat Disdikpora, HM Zen mengakui, untuk program Rohul menghafal Al Quran juga sudah diterapkan dan dilaksanakan bagi murid SD di kelas IV ke atas. Dimana murid SD tersebut, diharapkan bisa hafal ayat-ayat pendek. Dan untuk diterapkan ke kalangan guru (muslim), menurut HM Zen belum bisa diterapkan, karena faktor kesibukan mengajar.

“Kita juga siap untuk membina 5 pegawai kita hafal Al Quran, sesuai untruksi Bupati. Pada intinya, dengan melakukan kegiatan hafal Al Quran bersama-sama setiap pagi sebelum bekerja, diharapkan memotivasi seluruh pegawai kita agar hafal Al Quran, yang berarti Disdikpora sudah ikut merealisasikan program Rohul menghafal Al Quran di negeri seribu suluk ini,” tekad HM Zen. (adv/Humas)

Keistimewaan Rasyid Rajasa bikin rakyat kecil sakit hati

rasyid-rajasa-sidang-kedua-620X310

Jakarta (SegmenNews.com– Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari menilai keistimewaan yang diterima oleh putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa dalam proses penegakan hukum sangat menyakiti rasa keadilan masyarakat.

“Ini menyakitkan. Sepatutnya dia (Rasyid) tidak gegabah memanfaatkan keistimeaan yang menyakitkan bagi masyarakat yang sedang bermasalah dengan hukum tapi tidak mempunyai keistimewaan seperti yang sedang Rasyid nikmati,” kata Eva kepada merdeka.com, Senin (4/3).

Selain itu, dia juga berpendapat seharusnya pengadilan tidak memberikan keistimewaan kepada Rasyid untuk hal yang tidak darurat. Terlebih lagi, Rasyid diketahui justru ikut ke pertunjukkan Wayang bersama keluarganya ke Candi Borobudur.

“Sepatutnya ijin pengadilan memberikan izin hanya untuk emergency, bukan untuk rekreasi,” imbbuhnya.

Dia juga menilai keistimewaan yang dilakukan oleh pengadilan ini merupakan persoalan yang dihadapi Hatta Rajasa. Seharusnya, kata dia, untuk menjaga nilai keadilan, Hatta tidak perlu memberikan jaminan kepada anaknya.

“Ini problem Pak Hatta Rajasa juga selaku penjamin, sepatutnya juga menjaga agar perilaku Rasyid tidak mendatangkan pertanyaan-pertanyaan masyarakat sekaligus menyulitkan posisi pengadilan. Sepatutnya pengadilan mengevaluasi izin penahanan luar sehingga memenuhi rasa keadilan masyarakat,” tegas dia.

Meski begitu, Eva tidak serta merta menyalahkan Hatta sebagai orang tua Rasyid. Namun Eva berharap agar Hatta tidak menyalahgunakan jaminan itu dengan membiarkan anaknya melakukan kegiatan yang dapat menyakiti rasa keadilan.

“Pasti akan tetap menjamin (Hatta), karena kesempatan itu memungkinkan. Tapi janganlah lalu dipergunakan untuk kegiatan rekreasi begitu. Ngono yo ngono ning ojo ngono!” terang Eva. (snc/merdeka)

Bupati Rohul: Pengembangan Potensi Desa Harus Profesional

Selasa 05 Maret 2013 Bupati Rohul Berbincang dengan Peserta PMD se Provinsi Riau di Sapadia Hotel
Bupati Rohul Berbincang dengan Peserta PMD se Provinsi Riau di Sapadia Hotel

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Achmad msi menegaskan selaku aparatur Pemerintahan harus mampu mengoptimalkan kebijakan daerah, Serta bekerja secara profesional dalam mengelola Potensi Desa.

Hal itu disampaikan Bupati saat gelar Rapat koordinasi dan singkronisasi program kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) se-Provinsi Riau Tahun 2013, bertempat di hotel sapadia, Selasa (5/3/2013).

Bupati mengharapkan segala porgram Desa seperti UED-SP dan BUMDes dapat menyentuh langsung ke masyarakat luas. Kabupaten Rokan Hulu saat ini memiliki 65 sampai 75 persen masyarakat desa berkonsep pelayanan desa. Oleh itu sudah selayaknya setiap desa mendapatkan anggaran APBD Riau dan APBN untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa.

Ada beberapa kategori peningkatan masyarakat desa yang perlu diperhatikan seperti, sosial, ekonomi, keagamaan dan lainnya, kedua pengembangan SDM dengan melaksakan pelatihan, sehingga mereka bertugas dipemerintahan desa bisa menjadi lokomotif pembangunan desa.

“Aparatur Desa sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, diharapkan mereka lebih bertanggung jawab atas tugas yang mereka emban, terutama dalam pengembangan Desa,” sampai Bupati.

Namun pngembangan ekonomi desa berdasarkan karakteristik, seperti mengenal ekonomi hijau atau green economy yang sebenarnya tidak sulit.

Program Lingkungan PBB United Nations Environment Programme (UNEP) mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Ekonomi hijau ingin menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam.

“Kerangka acuan kita selama 2 tahun ini yakni 2014-2015 seluruhnya sudah mendapat dana UED-SP dan BUMDes. Dalam komitmen otonomi desa, kita harus punya prinsip, komitmen, konsisten dan gerakan action,” jelas Acgmad.

Kepala BPMPD Riau, Abdul Lafis, SH, MSi juga menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi desa akan membuat desa semakin mandiri. Sehingga akan mampu mengatur keuangan Desa dalam mensejahterakan masayarakatnya.

“Kegiatan ini sebagai singkronisasi kita menjadikan Desa lebih mandiri dan mampu mengelola keuangan desa dengan baik,” terang Abdul. (adv/hms)

Bupati Achmad Ingatkan Perencanaan SKPD Harus Matang

Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi
Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi mengingatkan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu agar membuat rencana matang dalam peningkatan dan pengembangan Daerah hingga ke Desa.

Namun perencanaan disepakati oleh masyarakat, Kepala Dusun, Kepala Desa dan Camat. Terutama dalam 4 hal yakni, Insfarstruktur, Jalan Transprtasi, Insfrastruktur Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Ekonomi serta pembangunan los pasar dan tempat ibadah.

“Dengan adanya Forum Gabungan satuan Kerja Perangkat daerah kabupaten Rokan Hulu 2013 ini sistem kerja akan terkordinasi antara pemerintahan di bawah hingga keatas,” sampai Bupati saat rapat Forum Gabungan SKPD, Selasa (5/3/2013) di lantai III Kantor Bupati.

Acara yang di taja Pemerintah Daerah, Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rokan hulu, dihadiri seluruh dipimpin langsung oleh Bupati Rokan hulu dan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu Ir Damri dan Kepala Bappeda Rohul Drs Hen Irfan Msi. turut hadir para asisten Setda Rohul, Para kepala Badan, Dinas dan Kantor, para Camat dan seluruh lurah se Kabupaten Rokan hulu.

Kata Bupati lagi, Saling kordinasi yang terbangun akan benar-benar sesuai kebutuhan dilapangan, dan juga penyelewengan akan terhindar.

Kepala Bappeda Kabupaten Rohul, Drs Hen Irfan Msi bahwa Bappeda selaku wadah penampungan penampungan dan penjaringan aspirasi Masyarakat, maka dalam forum SKPD ini perlu memasukkan rencana pembangunan sesuai hasil musyawarah yang di prioritaskan. (adv/Humas)

Bupati Siak Lantik Pj Kades Buatan II

Bupati Siak PJ Kades Buatan II
Bupati Siak PJ Kades Buatan II

Koto Gasib (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi melantik Pj Kepala Desa Buatan II serta 61 Anggota BPD 7 desa kecamatan Koto Gasib, sekaligus Penandatanganan Perjanjian Pembangunan Kebun Kelapa Sawit antara PT. Wahana Subur Sawit Indah (WSSI) dengan empat Koperasi di Kecamatan Koto Gasib, di Aula kantor Camat Koto Gasib, Selasa (5/3).

Kepala Desa Buatan II sebelumnya Ali Akbar (alm) yang meninggal dunia pada 14 Februari 2013, digantikan Fardimin yang sebelumnya menjabat Sekretaris desa berdasarkan usulan BPD Buatan II.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengungkapkan agar Pelaksana Jabatan yang telah dilantik bisa melaksanakan tugas dengan baik, terutama dalam mempersiapkan diri untuk melakukan pemilihan kepala desa yang baru.

Sementara itu kepada BPD yang telah dilantik diharapkan mampu bekerjasama dengan baik untuk membangun desa dengan melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik. Tidak mengedepankan perbedaan pendapat sehingga menimbulkan persinggungan antara BPD dan Kepala Desa.

“Sepanjang itu untuk kebaikan masyarakat, maka perbedaan pendapat itu harus kita tinggalkan. Jadi jika ada kebijakan Kepala Desa selagi itu untuk kepentingan masyarakat wajib kita dukung, begitupun sebaliknya,” ungkap Syamsuar.

Ini harus kita ingatkan agar pembangunan dan program bagi masyarakat bisa kita laksanakan. Untuk semua itu harus menuntut kita bekerjasama. Tidak ada lagi saling kecam dan gontok-gontokan mengedapankan ego dan kewenangan masing-masing,” tegasnya.

Menyinggung soal pembangunan kebun kelapa sawit Syamsuar mengaku bahwa ia sudah mengingatkan beberapa hal. Diantaranya adalah jangan sampai terjadi konflik ditengah-tengah masyarakat, misalnya dalam penetapan CPCL.

“Jangan ada masalah, jangan ada konflik ditengah masyarakat. dan siapkan CPCL dari sekarang. Jangan nanti diawal CPCL 100, tiba-tiba membengkak jadi 200. Setelah sawit berbuah tiba-tiba banyak maslaha,” jelas bupati. Ia menegaskan bahwa harus sangat jelas tentang siapa yang berhak menerima lahan tersebut.

Bupati mengungkapkan terimakasihnya kepada pihak perusahaan atas komitmennya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Disamping itu masyarakat juga diingatkan agar tidak terlalu menjadikan sawit sebagai komoditi idola, akan tetapi perlu dilakukan usaha-usaha untuk komoditas lain, demi meningkatkan upaya ketahanan di kabupaten Siak.

“Kita harus berpikir untuk komoditas selain sawit dan karet, meskipun tidak padi tetapi hendaknya ada upaya-upaya pengembangan tanaman palawija misalnya,” ujar Syamsuar.

Sementara itu, koperasi yang melakukan kerjasama dengan PT WSSI adalah Modang Bersatu desa Buatan I, Koperasi Buatan makmur desa Buatan II, Koperasi Usaha Bersama desa Rantau Panjang, Koperasi Gemilang Jaya desa Sri Gemilang.

Camat Koto Gasib mengungkapkan bahwa penandatanganan ini diawali sejak tahun 2007 lalu. Dan baru bisa terealisasi pada tahun ini. Pengurus koperasi dan segenap masyarakat diharapkan memegang amanah yang telah disepakati. Pihak perusahaan diminta untuk mempercepat proses pembangunan, karena kebun sngat diharapkan masyarakat untuk meningkatkan kesejehteraan. (adv/Humas)

Izin Rumah Sakit Diambil Alih BP2T Riau

rsud AAPekanbaru (SegmenNews.com)- Izin beroperasinya rumah sakit yang sebelumnya ditangani langsung oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes), saat ini sudah dilimpahkan ke Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Riau.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BP2T Riau Alimuddin saat ditemui dikantornya Selasa (5/3). “Izin rumah sakit ke BP2T, sebelumnya di menkes tapi sekarang sudah dilimpahkan ke BP2T. Lihat modalnya juga, disini kan skala besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Alimuddin rumah sakit yang memiliki modal awal di atas Rp10 miliar maka izinnya ada di provinsi tapi jika di bawah itu maka diserahkan kepada kabupaten/kota.

“Santa Maria yang baru masuk berkasnya, sekarang sedang kita pelajari. Perpanjangan itu sekali lima tahun. Tapi kita masih koordinasi lagi dengan Kemenkes,” tuturnya lebih lanjut.

Disamping itu, ketika diungkit mengenai sanksi apa yang akan diberikan kepada perusahaan yang tidak melakukan perpanjangan izin, Alimuddin menegaskan akan ada sanksi yang diberikan. Namun, sanksi tersebut diawali dengan pemberian pemahaman terlebih dahulu.

“Kita punya tim pengawasannya, kalau ada yg menyalahi awalnya akan kita beri pemahaman dahulu,”imbuhnya lagi. Seperti yang diketahui, perizinan yang diberikan oleh BP2T berlaku selama lima tahun. (fin/ur)

Gubri: Riau Sangat Siap Jadi Tuan Rumah ISG 2013

Gubri bersama Sesmenpora dan Ketuia Koi Pusat di Room Lancang Kuning
Gubri bersama Sesmenpora dan Ketuia Koi Pusat di Room Lancang Kuning

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pelaksanaan ISG yang tinggal beberapa bulan lagi menjadikan sebuah tantangan bagi Panitia Daerah maupun Panitia Nasional. Hal ini tercermin dalam kunjungan Sesmenpora Yuli Sempuni beserta rombongan Kemenpora beserta Ketua KOI, Senin (4/3).

Ketua KOI (Komite Olimpiade Indonesia) Rita Subowo yang diikuti oleh Panitia Nasinal lainnya seperti Anthoni, Indra Kartasasmita, Ahmed, Hifni Hasan dan lainnya setibanya di paviliun Lancang Kuning Bandara SSQ II langsung meninjau venues venues yang ada di Rumbai Sport Centre.

Didampingi Ketua I Panitia Daerah ISG III H.Syamsurizal dan sekretaris ISG H. Zulkifli Saleh dan panitia daearah lainnya mengunjungi beberapa venues diantaranya wushu, kolam renang, wisma atlit , Stadion Utama Riau dan venues lainnya untuk memastikan kesiapan Riau sebagai tuan rumah event Internasional nantinya.

Dalam kunjungannya, Rita ingin memastikan kondisi 17 venues yang akan dijadikan tempat pertandingan nantinya, dan ada beberapa catatan dari ketua KOI tersebut untuk menjadikan venues venues tersebut layak sebagai tempat pertandingan bagi dunia Islam Internasional.

Usai mengunjungi venues, rombongan beristirahat di Pondok Melayu yang kemudian dilanjutkan dengan rapat bersama Ketua Panitia Pelaksana Daerah ISG III H.M Rusli Zainal.

Dalam rapat tersebut Rusli Zainal menyatakan, Riau sangat siap menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan event internasional yang merupakan perhelatan akbar atas nama Indonesia.

“Saat ini sudah ada 29 negara yang mendaftar dan 10 negara yg difasilitasi oleh ISSF. Dan tanggal 7 April nanti kita akan kedatangan tamu dari seluruh negara yang ikut dalam pertandingan ini dalam sebuah pertemuan CDM. Ini merupakan moment penting bagi Provinsi Riau, untuk memperkenalkan Riau ke seluruh dunia melalui olahraga, dan Stadion Utama Riau merupakan peringkat 16 stadion yang terbagus di seluruh dunia, ini patut kita syukuri dan bangga untuk prestasi Riau,” ujar Rusli Zainal yang memimpin rapat kembali di VIP Lancang Kuning setelah mengantarkan rombongan Sesmenpora dan Rita Subowo yang bertolak ke Jakarta.

Rapat bersama Panitia Daerah membahas kesiapan masing-masing bidang, apa permasalahan, apa progres dan apa target yang harus di selesaikan dalam waktu 2 hari ini.

“Mari kita jadikan Riau sebagai tuan rumah yang ramah untuk Indonesia yang terbaik,” imbau Rusli. (fin/rls)

Sst, Ibu Guru Bercinta Dengan Murid 13 Tahun

bercintaSingapura (SegmenNews.com)- Seorang mantan guru di Singapura mengakui pernah berhubungan seksual dengan mantan muridnya. Keduanya terlibat hubungan asmara saat si murid masih berusia 13 tahun.

Wanita yang kini berusia 32 tahun ini mengakui hal tersebut dalam persidangan kasusnya yang digelar di pengadilan setempat, Senin (4/3) waktu setempat. Menurut wanita yang tidak disebutkan namanya ini, dirinya melakukan hubungan seks sebanyak 2 kali dengan remaja yang kini sudah menjadi bekas muridnya.

Hubungan seks yang pertama dilakukan di Sembawang Park pada Mei 2011 lalu. Sedangkan yang kedua dilakukan di kediaman terdakwa pada Juli 2011. Demikian seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (5/3/2013).

Kasus ini terungkap ketika terdakwa mengakui hubungan terlarangnya dengan si murid kepada pastur di gerejanya. Sesaat setelah itu, terdakwa yang sudah bersuami ini melapor ke polisi.

Oleh pengadilan, ibu dari 3 anak ini dijerat 6 dakwaan karena berhubungan seks dengan anak di bawah umur.

Dalam persidangan terungkap bahwa keduanya pertama kali bertemu ketika terdakwa mengajar kelas Primary 6, setara dengan kelas 6 SD. Saat itu, korban memberitahu terdakwa soal teman sekelasnya yang merokok di luar sekolah.

Sebagai imbalannya, terdakwa memberikan sebotol parfum sebagai hadiah. Keduanya lantas menjadi semakin akrab hingga akhirnya menjalin hubungan asmara.

Hubungan keduanya berlangsung beberapa bulan hingga akhirnya terdakwa menyerahkan diri ke polisi. Atas perbuatannya ini, terdakwa terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. (rn/dtc/snc)

Amankan Asset Kecamatan, Camat Dayun Tinjau Beberapa Desa

Camat_Dayun_Drs_Marwoto_._._._._Siak (SegmenNews.com) – Untuk mengamankan asset di Kecamatan Dayun. Camat Dayun Marwoto mengadakan kunjungan ke desa-desa. Di kecamatan Dayun untuk desa pangkalan makmur kecamatan Dayun untuk melihat langsung lokasi tanah kas desa yang di miliki oleh desa yang termasuk dalam data asset Negara yang sudah di masukan ke dalam laporan oleh pihak desa kekecamatan sebagai asset Negara.
“Maka dari itu untuk melihat lokasi tanah kas desa yang sudah termasuk dalam data asset, maka dari itu kita turun kelapangan untuk mengecek asset tersebut” Kata marwoto Kepada Wartawan Riauclick.com Senin(4/3) pada saat dihubungi melalui selulernya.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengecek asset desa yang telah di laporkan oleh desa kekecamatan agar nantinya tidak adanya kekeliruan dan menjadi permasalahan di kemudian harinya” terang marwoto.

Dikatakan olehnya, seluruh asset yang berada di desa yang telah dilaporkan akan kita lihat keberadaanya dan melihat langsung ke desa yang sudah terdaftar dalam data asset untuk dapat diamankan oleh pihak desa untuk dapat menjaganya.(adv)

Program Berobat Gratis Siak Lebih Baik Dari Jakarta

buatnSiak (SegmenNews.com) – Bupati Siak klaim pelayanan berobat gratis didaerahnya lebih hebat dari program Gubernur DKI Jakarta Jokowi, perbandingannya di DKI biaya operasi tidak gratis, di Siak seluruhnya gratis.
Pelayanan kesehatan di Kabupaten Siak, patut diacungkan jempol. Selasa (5/3/13).

Bupati Siak Syamsuar mengklem bahwa program berobat gratis didaerahnya lebih hebat dari program kesehatan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi. Ia membandingkan, di DKI Jakarta untuk biaya operasi tidak gratis dan di Kabupaten Siak sudah gratis dan bisa dibawa kemana saja.

Selain itu Bupati Syamsuar mengatakan bahwa program Gubernur DKI Jakarta Jokowi, bisa besar seperti itu karena diliput media cetak dan elektronik khususnya media Televisi (TV) Nasional.

“Mengenai program berobat gratis, kita lebih hebat dari program Gubernur DKI Jakarta Jokowi. Itu bisa dilihat untuk di DKI biaya operasi tidak ditanggung, sementara di Siak ini seluruhnya gratis termasuk biaya satu orang pendamping. Berarti kita lebih hebat dari Jokowi!,” terang Bupati Syamsuar saat pelantikan Kades Buatan II, anggota Badan Pengawas Desa (BPD) dan MoU kebun sawit.

Untuk itu Bupati Syamsuar mengatakan bahwa, pelayanan kesehatan harus dapat dirasakan diseluruh desa se-Kabupaten Siak. Selain itu ia mengungkapkan tidak hanya program kesehatan, begitu pula dengan pendidikan dan lainnya.

Bupati Syamsuar singgung Gubernur DKI Jakarta jokowi soal berobat gratis, jokowi operasi tidak gratis, di siak sudah gratis dimana saja, dan siak lebih dulu pengobatan gratis untuk masyarakat.(adv)