Beranda blog Halaman 2978

Kantongi Surat ‘Sakti’ Terdakwa Sabu Hanya di Vonis 4 bulan

Sidang SiakSiak (SegmenNews.com)- Mahendra, terdakwa narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu, Selasa (5/3/13), divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siak hanya 4 bulan penjara. Sebelumnya ia dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iwan Riko selama 6 bulan penjara.

Majelis hakim yang diketuai langsung Ketua PN Siak yakni Irfanudin dan dibantu haim anggota, dan dalam persidangan sesuai dengan dakwaan JPU bahwa terdakwa Mahendra dikenakan pasal 112 dan 127 Undang-undang (UU) Narkotika.

Setelah dilakukan proses sidang, terdakwa hanya terbukti kena pasal 127 saja dengan ancaman hukuma, maksimal 4 tahun penjara. Selain itu terdakwa memiliki bukti surat kecanduan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dan dalam masa perobatan jalan, selain itu barang bukti sabu-sabu seharga Rp 300 ribu dan habis, hanya alat penghisapnya saja.

Humas PN Siak Rizal Taufani, Rabu (6/3/13) juga salah satu hakim anggota dalam perkara tersebut mengatakan bahwa, dalam persidangan terdakwa terbukti dengan pasal 127 UU narkotika. Dan terdakwa mempunyai surat sari RSJ Pekanbaru tentang perobatan pencandu narkoba.

“Dalam proses sidang terdakwa yang disangkakan dengan pasal 112 dan 127, ternyata terbukti hanya 127 saja. Selain itu, terdakwa juga mempunyai suart dari RSJ untuk rehabilitasi dan berobat jalan. Untuk itu JPU menuntutnya 6 bulan dan kita vonis 4 bulan,” terang Rizal.

Perbedaan vonis terjadi

Perbedaan terjadi pada tiga terdakwa yakni Salim Lingga, Nur Dianti dan Lia, yang disangkakan dengan pasal yang sama yakni 112 dan 127, akan tetapi tiga terdakwa ini tidak memiliki surat ‘sakti’ dari RSJ seperti terdakwa Mahendra dan mereka dipersidangan terbukti dengan pasal 112 dengan minimal hukuman 4 tahun penjara.

Dalam persidangan Senin (4/3/13) lalu, tiga terdakwa tersebut dihukum penjara selama 4 tahun dan harus membayar denda Rp 800 juta atau digantikan penjara lagi selama 2 bulan.

Dalam persidangan, majelis hakim yang diketuai Irfanudin juga menjabat sebagai Ketua PN Siak dan dibantu dua hakim anggota mengatakan bahwa, fakta persidangan para terdakwa memiliki dan menggunakan narkotika golongan 1 jenis shabu-shabu. Dan pasal yang dikenakan kepada masing-masing terdakwa yakni pasal 112 ayat (1) dan 127 Undang-undang (UU) narkotika.

Selain itu majelis hakim juga telah memeriksa keterangan para saksi-saksi pada persidangan sebelumnya, dan juga telah menyita barang bukti diantaranya 1 pompa isap shabu-shabu, mancis, 2 bungkus shabu-shabu.

Dan majelis hakim juga telah mempertimbangkan hal-hal yang dapat dipertimbangkan yakni hal yang memberatkan para terdakwa yakni perbuatan mereka meserahkan masyarakat, perbuatan mereka tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Sementara untuk hal yang meringankan terdakwa yakni para terdakwa mengakui perbuatannya, berjanji tidak akan mengulanginya lagi, dan mengakui kesalahannya. (rinto)

BNK Duga Ada Pabrik Narkoba di Rohil

Ketua BNK Rohil Suyatno dan muspida menandatangani Rokan Hilir Bebas Narkoba
Ketua BNK Rohil Suyatno dan muspida menandatangani Rokan Hilir Bebas Narkoba

Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Banyaknya bandar dan pengedar serta pengguna narkoba yang diringkus aparat Kepolisian tidak membuat jera para pelaku lainnya. Karena itu muncul dugaan bahwa ada pabrik pembuatan narkoba di Kabupaten Rokan Hilir.

Hal itu dikatakan Ketua Badan Narkotika Kabupaten Rokan Hilir, Suyatno, usai mengikuti apel komitmen bersama Rohil Bebas Narkoba 2014 di Mapolres Rohil, Selasa (5/3).

“Kalau masalah pabrik pembuatan atau pengolahan narkoba di Kabupaten Rokan Hilir kita memang ada mengindikasi ke arah sana,” katanya.

Kendati demikian, lanjutnya, dugaan dan prediksi tersebut masih harus dilakukan pengkajian dan penyelidikan lebih jauh lagi.

“Hanya saja sampai saat ini pihak Polres Rokan Hilir dan kita-kita inilah yang terus melakukan pemantauan, perkembangan serta melihat dugaan itu,” terangnya.

Wakil Bupati Rokan Hilir mengatakan, jika semuanya sudah betul-betul akurat pihaknya tidak akan tinggal diam. “Kalau memang sudah akurat betul informasi itu tentu akan kita langsung lakukan penangkapan terhadap pelakunya,” tegasnya.

Maraknya peredaran narkoba di Rokan Hilir ini, menurutnya, terlepas dari letak dari Rokan Hilir yang sangat strategis.

“Pertama Rokan Hilir ini daerah perbatasan antar negara, dan bahkan kita memiliki laut yang luas serta dengan Provinsi Sumatera Utara kita bertetangga. Dengan demikian tidak menutup kemungkinan peredaran narkoba di Rokan Hilir sangat marak,” katanya. (hr/snc)

 

Orgil Semakin Resahkan Warga Duri

orgilDuri (SegmenNews.com)- Wilayah Duri, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, disinyalir sering dijadikan pembuangan gelandangan dan orang gila. Hal itu terlihat dari maraknya orang gila di sekitar jalan Hangtuah dan Sudirman. Setiap pekan orang yang bertingkah aneh dan berpenampilan kumuh ini selalu berganti-ganti.

Sejauh ini, aparat setempat yang terkait dengan penertiban orang gila ini, jarang melakukan penyisiran. Sehinga pelaku yang tidak tau dari mana asalnya dengan bebas membuang orang gila dan gelandangan yang mengemis di setiap traffict ligth di kota Duri. Keberadaan orang gila ini memang sangat meresahkan warga, khususnya anak-anak.

“Mohon maaf ya, orang gila yang laki-laki terkadang kemaluannya tidak ditutupi dan begitu juga dengan yang perempuannya. Hal itu kan sangat tidak bagus jika terlihat oleh anak-anak. Apalagi terkadang orang gila ini mengganggu. Harusnyakan ini ditertibkan oleh pihak terkait dan dibina oleh Dinas Sosial yang dalam hal ini sudah memiliki program-program sosial,” kata Husain, warga Kelurahan Batang Serosa, Rabu (3/6).

Sementara itu, Kepala UPT Dinas Sosial Kecamatan Mandau, Hj Tengku Nurhasah melalui stafnya Defi saat dikonfirmasi mengatakan, penertiban orang gila ini bukan menjadi tugas dan tanggung jawab dinas sosial. Namun Dinas Sosial dalam hal ini juga memiliki peranan yang sangat penting yaitu, memberikan fasilitas pengobatan/penyembuhan bagi orang gila yang memiliki keluarga.

Sejak tahun 2010 lalu, UPT Dinas Sosial sudah melakukan program tersebut. Orang gila yang memiliki keluarga ini dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Panam untuk pengobatan dan biayanya sepenuhnya ditanggung oleh Dinsos Pemkab Bengkalis. Tahun ini sudah ada dua permohonan pengobatan untuk orgil ini dari Desa Sebangar dan Kelurahan Duri Timur.

“Program ini khusus bagi orang gila yang punya keluarga dan memiliki identitas yang jelas, karena jika nanti mereka sudah sembuh bisa dipulangkan lagi kepada keluarganya dan tetap akan mendapatkan dana perawatan jalan karena kondisi yang belum sehat 100 persen. Tahun lalu itu ada sekitar 4-5 orgil yang kita berikan perawatan medis dari RSJ Panam dan sudah dipulangkan kerumah masing-masing berkumpul bersama keluarga,” ungkap Defi. (rn/ur)

Harga TBS Sawit Riau Turun

sawitPekanbaru (SegmenNews.com)- Harga TBS sawit Riau untuk umur sepuluh tahun ke atas mengalami penurunan sebesar Rp65,96 per kg menjadi Rp1.401,95 per kg seminggu ke depan dibandingkan harga minggu lalu yakni Rp1.467,91/kg. Penurunan harga TBS sawit Riau itu lebih disebabkan adanya kebijakan penetapan nol persen pajak ekspor CPO oleh Pemerintah India.

“Hal ini berdampak kepada permintaan terhadap CPO Riau turun dan harga pun ikut turun,” kata Sekretaris Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Riau, Karya Muslimat di Pekanbaru, Rabu (6/3).

Penerapan pajak ekspor sebesar nol persen itu, katanya, dibarengi dengan permintaan tinggi di India sehingga Malaysia menjadi sasaran pasar pembelian CPO dunia. Sementara itu, Riau tidak berani melakukan ekspor karena besarnya pajak ekspor dilakukan Pemerintah RI yakni yang tercatat sebesar 10,5 persen dimulai 1 Maret 2013.

“Padahal sebelumnya Januari 2013 pajak eskpor CPO Indonesia hanya sebesar 7 persen, namun demikian dalam kondisi penetapan pajak ekspor petani tidak berani melakukan ekspor,” katanya.

Dengan posisi harga TBS CPO sebesar Rp1.401,95 per kg petani Riau masih belum diuntungkan. Ia menambahkan, adanya kemungkinan Pemerintah RI yang akan menaikkan lagi pajak CPO sampai 20 persen hingga bulan puasa dengan alasan antara lain memenuhi stok dalam negeri itu.

Bulan puasa, katanya, permintaan minyak sawit untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri meningkat, namun berbanding terbalik dengan produksi CPO dalam negeri yang mengalami penurunan hingga 30 persen lebih.

Namun demikian, katanya, harga TBS CPO akan terangkat naik mendekati ramadhan karena akan memasuki pembelian berjangka meningkatkan permintaan. “Permintaan CPO akan berputar kembali jika Malaysia kekurangan, maka akan dibelinya lagi dari Indonesia juga untuk mengisi kebutuhan dalam negerinya,” jelasnya. (ant/snc)

Alfamart Rekrut 2.000 Tenaga Kerja Lokal

alfamartPekanbaru (SegmenNews.com)- Untuk memperluaskan jaringan di Pekanbaru, Alfamart targetkan akan merekrut 2.000 tenaga kerja lokal.

“Untuk Kota Pekanbaru jaringan alfamart akan merekrut sekitar 2.000 tenaga kerja lokal.Targetnya adalah tamatan Setingkat SMA,” ujar Operations Community Relations Manager Alfamart, Farid Helmi, Rabu (6/3).

Katanya, selain mengurusi toko ternyata Alfamart juga memiliki tugas sosial, antaranya Alfamart Care yakni berbuat bagi yatim piatu. Alfamart bidang pendidikan, sport, vaganza , go green, clean dan Alfamart SMS di bidang pemberdayaan pedagang UKM.

“Kini ada 126 ribu UKM yang menjadi binaan Alfamart. Target dimasa datang akan bertambah 20 ribu UKM lagi termasuk di Pekanbaru,” urainya.

Katanya, dalam pemberdayaan ini Alfamart juga menggelar pelatihan dan magang bagi UKM. “Kita juga akan dirikan rumah komoditas yakni rumah albi, rumah yang akan di gunakan bagi masyarakat untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan secara gratis. Di pekanbaru akan ada 2,” tandasnya.

Yang sudah dilakukan di Pekanbaru yakni memberdayakan masyarakat sekitar atau magang di Alfamart paruh waktu 4 jam perhari dan digaji.

Deputi Brand Manager Sulardi, juga menambahkan, saat di Pekanbaru baru memiliki toko 4, dimana dua diantaranya franchise. “Baru 4 toko, yakni di Jalan Durian, Sudirman, bandara, Pasir Putih, dua diantaranya franchise. Sementara untuk launching baru akan digelar April mendatang,” tandasnya. (rn/ur)

Wabup Rohul Himbau PPS Data Kerumah Warga

Ir Hafith Syukri MM
Ir Hafith Syukri MM

Rokan Hulu (SegmenNews)- Menjelang Pemilihan Gubernur Riau bulan September 2013 mendatang. Wakil Bupati Rohul, Ir Hafith Syukri MM menghimbau kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) Rohul agar melakukan pendataan hak pilih suara langsung mendata kerumah warga.

“Pemilihan Gubernur nantinya tidak ada Golput di Rohul, sebagai petugas pendataan penduduk PPS harus jeli dan langsung melakukan pendataan kerumah warga, sehingga tidak ada satu orang wargapun yang tertinggal,” ujar Hafith usai pelantikan 10 anggota PPS oleh KPUD Rohul, Rabu (6/3/2013) bertempatdi hotel Gelora Bhakti.

Selain itu KPUD juga diminta menjalankan perannya dalam pemilukada dengan baik. “Kita yakin dan percaya bahwa KPUD Rohul bersifat netral dan menjalankan tugas sesuai ketentuan sehingga hasil dari Pemilukada nantinya betul-betul murni dan tidak ada satu calonpun yang dirugikan,” ungkap Wabup.

Ketua KPUD Rohul, Jonaidi Dasa S.si mengatakan bahwa usai pelantikan 10 anggota PPS ini, mereka akan di berikan Pelatihan Bimbingan Teknis dalam pemilihan suara Pilgubri.

Setelah itu dilanjutkan dengan Singkronisasi tentang data DP 4 yang sudah disampaikan oleh pemerintahan ke KPU yang berjumlah 400.823 dari penduduk 610.110 jiwa.

Menurut Junaidi data DP 4 yang disampaikan Pemerintah Pusat melalui pemerintah Kabupaten Rohul belum bisa dijadikan sebagai data Akurat untuk pemilihan, sebab pada data tersebut tentu ada warga yang meninggal, pindah alamat, bahkan ada yang masuk ke daerah ini, dengan demikian data tersebut harus disingkronkan dengan data yang baru.

“PPS musti melakukan pendataan kembali ke lapangan,” katanya.

Junaidi juga mengingatkan kepada PPS yang dilanti agar menjalankan tugasnya dengan netral dan tidak memihak kepada satu calon, meskipun Calon Gubri yang berasal dari Kabupaten Rohul.

“Walaupun ada warga Rohul yang mencalonkan diri untuk menjadi Gubri, namun PPS dan PPK harus netral pada pelaksanaan tersebut sehingga tidak ada satu calon Gubernur yang dirugikan,” katanya. (adv/humas)

 

 

Program Menghafal Alqur’an di Disdikpora Berjalan baik

(arsip) Pencanangan menghafal alqur'an oleh Pemkab Rohul
(arsip) Pencanangan menghafal alqur’an oleh Pemkab Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sesuai instruksi Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi bahwa setiap SKPD diwajibkan mengikuti Program mengahafal alqur’an minimal 5 orang di setiap SKPD yang bisa menghafal Alqur’an.

Salah satu Program Pemda Rohul menghafal alqur’an tersebut berjalan baik disetiap SKPD Rohul, salah satunya di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul. Setiap pagi seluruh pegawai baik PNS maupun tenaga honorer melakukan hafalan alqur’an yang juga diikuti oleh Kepala Disdikpora, HM Zen M,MPd.

M Zen bertekad pembinaan alqur’an ang diprogramkan Bupati berjalan lancar di Disdikpora. Sebab Program tersebut sangat berguna bagi mental dan kinerja para pegawai kedepan.

“Setiap pagi, kita bersama-sama hafalan Al Quran sampai ayat 40 surat Al Baqarah di aula. Bahkan saat ini dari hasil pelaksanaan hafalan yang kita lakukan, sudah ada pegawai kita yang hafal 4,5 juz ayat Al Quran. Nanti akan kita umrohkan bersama sejumlah guru teladan,” jelasnya.

Selain ditingkat pegawai dan pejabat Disdikpora, HM Zen mengakui, untuk program Rohul menghafal Al Quran juga sudah diterapkan dan dilaksanakan bagi murid SD di kelas IV ke atas. Dimana murid SD tersebut, diharapkan bisa hafal ayat-ayat pendek. Dan untuk diterapkan ke kalangan guru (muslim), menurut HM Zen belum bisa diterapkan, karena faktor kesibukan mengajar.

“Kita juga siap untuk membina 5 pegawai kita hafal Al Quran, sesuai untruksi Bupati. Pada intinya, dengan melakukan kegiatan hafal Al Quran bersama-sama setiap pagi sebelum bekerja, diharapkan memotivasi seluruh pegawai kita agar hafal Al Quran, yang berarti Disdikpora sudah ikut merealisasikan program Rohul menghafal Al Quran di negeri seribu suluk ini,” tekad HM Zen. (adv/Humas)

Keistimewaan Rasyid Rajasa bikin rakyat kecil sakit hati

rasyid-rajasa-sidang-kedua-620X310

Jakarta (SegmenNews.com– Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari menilai keistimewaan yang diterima oleh putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa dalam proses penegakan hukum sangat menyakiti rasa keadilan masyarakat.

“Ini menyakitkan. Sepatutnya dia (Rasyid) tidak gegabah memanfaatkan keistimeaan yang menyakitkan bagi masyarakat yang sedang bermasalah dengan hukum tapi tidak mempunyai keistimewaan seperti yang sedang Rasyid nikmati,” kata Eva kepada merdeka.com, Senin (4/3).

Selain itu, dia juga berpendapat seharusnya pengadilan tidak memberikan keistimewaan kepada Rasyid untuk hal yang tidak darurat. Terlebih lagi, Rasyid diketahui justru ikut ke pertunjukkan Wayang bersama keluarganya ke Candi Borobudur.

“Sepatutnya ijin pengadilan memberikan izin hanya untuk emergency, bukan untuk rekreasi,” imbbuhnya.

Dia juga menilai keistimewaan yang dilakukan oleh pengadilan ini merupakan persoalan yang dihadapi Hatta Rajasa. Seharusnya, kata dia, untuk menjaga nilai keadilan, Hatta tidak perlu memberikan jaminan kepada anaknya.

“Ini problem Pak Hatta Rajasa juga selaku penjamin, sepatutnya juga menjaga agar perilaku Rasyid tidak mendatangkan pertanyaan-pertanyaan masyarakat sekaligus menyulitkan posisi pengadilan. Sepatutnya pengadilan mengevaluasi izin penahanan luar sehingga memenuhi rasa keadilan masyarakat,” tegas dia.

Meski begitu, Eva tidak serta merta menyalahkan Hatta sebagai orang tua Rasyid. Namun Eva berharap agar Hatta tidak menyalahgunakan jaminan itu dengan membiarkan anaknya melakukan kegiatan yang dapat menyakiti rasa keadilan.

“Pasti akan tetap menjamin (Hatta), karena kesempatan itu memungkinkan. Tapi janganlah lalu dipergunakan untuk kegiatan rekreasi begitu. Ngono yo ngono ning ojo ngono!” terang Eva. (snc/merdeka)

Bupati Rohul: Pengembangan Potensi Desa Harus Profesional

Selasa 05 Maret 2013 Bupati Rohul Berbincang dengan Peserta PMD se Provinsi Riau di Sapadia Hotel
Bupati Rohul Berbincang dengan Peserta PMD se Provinsi Riau di Sapadia Hotel

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Achmad msi menegaskan selaku aparatur Pemerintahan harus mampu mengoptimalkan kebijakan daerah, Serta bekerja secara profesional dalam mengelola Potensi Desa.

Hal itu disampaikan Bupati saat gelar Rapat koordinasi dan singkronisasi program kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) se-Provinsi Riau Tahun 2013, bertempat di hotel sapadia, Selasa (5/3/2013).

Bupati mengharapkan segala porgram Desa seperti UED-SP dan BUMDes dapat menyentuh langsung ke masyarakat luas. Kabupaten Rokan Hulu saat ini memiliki 65 sampai 75 persen masyarakat desa berkonsep pelayanan desa. Oleh itu sudah selayaknya setiap desa mendapatkan anggaran APBD Riau dan APBN untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa.

Ada beberapa kategori peningkatan masyarakat desa yang perlu diperhatikan seperti, sosial, ekonomi, keagamaan dan lainnya, kedua pengembangan SDM dengan melaksakan pelatihan, sehingga mereka bertugas dipemerintahan desa bisa menjadi lokomotif pembangunan desa.

“Aparatur Desa sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, diharapkan mereka lebih bertanggung jawab atas tugas yang mereka emban, terutama dalam pengembangan Desa,” sampai Bupati.

Namun pngembangan ekonomi desa berdasarkan karakteristik, seperti mengenal ekonomi hijau atau green economy yang sebenarnya tidak sulit.

Program Lingkungan PBB United Nations Environment Programme (UNEP) mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Ekonomi hijau ingin menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam.

“Kerangka acuan kita selama 2 tahun ini yakni 2014-2015 seluruhnya sudah mendapat dana UED-SP dan BUMDes. Dalam komitmen otonomi desa, kita harus punya prinsip, komitmen, konsisten dan gerakan action,” jelas Acgmad.

Kepala BPMPD Riau, Abdul Lafis, SH, MSi juga menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi desa akan membuat desa semakin mandiri. Sehingga akan mampu mengatur keuangan Desa dalam mensejahterakan masayarakatnya.

“Kegiatan ini sebagai singkronisasi kita menjadikan Desa lebih mandiri dan mampu mengelola keuangan desa dengan baik,” terang Abdul. (adv/hms)

Bupati Achmad Ingatkan Perencanaan SKPD Harus Matang

Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi
Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi mengingatkan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu agar membuat rencana matang dalam peningkatan dan pengembangan Daerah hingga ke Desa.

Namun perencanaan disepakati oleh masyarakat, Kepala Dusun, Kepala Desa dan Camat. Terutama dalam 4 hal yakni, Insfarstruktur, Jalan Transprtasi, Insfrastruktur Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Ekonomi serta pembangunan los pasar dan tempat ibadah.

“Dengan adanya Forum Gabungan satuan Kerja Perangkat daerah kabupaten Rokan Hulu 2013 ini sistem kerja akan terkordinasi antara pemerintahan di bawah hingga keatas,” sampai Bupati saat rapat Forum Gabungan SKPD, Selasa (5/3/2013) di lantai III Kantor Bupati.

Acara yang di taja Pemerintah Daerah, Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rokan hulu, dihadiri seluruh dipimpin langsung oleh Bupati Rokan hulu dan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu Ir Damri dan Kepala Bappeda Rohul Drs Hen Irfan Msi. turut hadir para asisten Setda Rohul, Para kepala Badan, Dinas dan Kantor, para Camat dan seluruh lurah se Kabupaten Rokan hulu.

Kata Bupati lagi, Saling kordinasi yang terbangun akan benar-benar sesuai kebutuhan dilapangan, dan juga penyelewengan akan terhindar.

Kepala Bappeda Kabupaten Rohul, Drs Hen Irfan Msi bahwa Bappeda selaku wadah penampungan penampungan dan penjaringan aspirasi Masyarakat, maka dalam forum SKPD ini perlu memasukkan rencana pembangunan sesuai hasil musyawarah yang di prioritaskan. (adv/Humas)