Beranda blog Halaman 2978

Menhut Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Konservasi Gajah di TNTN

Menhut Ir.H.Zulkifli Hasan,SE.MM meletakkan batu pertama pembangunan pusat konservasi gajah di TNTN (1)
Pelalawan(Segmennews.com) – Menteri Kehutanan RI Ir.H.Zulkifli Hasan,SE.MM Kamis (7/1) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusat Konservasi Gajah (PKG) dikawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).Turut hadir bersama Menhut yang datang menggunakan helikopter 2 orang dirjen Kemenhut,Direksi Taman Safari Indonesia,WWF,Kepala BKSDA,Lembaga Pelestarian hutan dan lain – lain.

Menhut didampingi Bupati Pelalawan H.M.Harris dan Cagub Riau Jon Erizal sebelum melakukan peletakan batu pertama terlebih dahulu mendengarkan penjelasan dari Direksi Taman Safari Indonesia terkait pembangunan Pusat Konservasi Gajah.Dimana Klinik gajah adalah bangunan pertama yang akan didirikan diatas lahan seluas 2 Ha.” Kita berharap klinik ini mampu menjadi pusat edukasi,penelitian dan ekowisata untuk menguatkan keberadaan TNTN,”demikian dikatakan Direksi Taman Safari Indonesia Dr.Jahnsen Manansang dalam penjelasannya.Menurutnya,sebagai tahap awal,di klinik gajah ini akan dibangun bangunan untuk kegiatan medis meliputi pengobatan yang meliputi pengobatan yang dilengkapi dengan peralatan memadai.Perawatan untuk 16 ekor gajah termasuk fasilitas penunjang seperti holding area,sumur,pengadaan pakan,” kedepannya dipusat konservasi ini akan dibangun komplek pemukiman untuk para mahout,fasilitas untuk konservasi satwa liar dan lainnya. Intinya di fasilitas yang akan dibangun ini mudah – mudahan dapat menjadi pusat kegiatan konservasi,edukasi,penelitian dan ekowisata bagi kepentingan gajah endemik Sumatra.Rencananya tahap awal pembangunan klinik ini akan selesai dalam waktu 6 bulan kedepan “,ujarnya.

Usai melakukan peletakan bati pertama,Menhut dan rombongan berkesempatan menyaksikan dari dekat gajah – gajah yang telah dilatih.Selanjutnya Menhut melakukan penanaman pohon bersama Bupati dan rombongan.Usai penanaman pohon Menhut beserta rombongan kembali menuju Helikopter untuk berangkat menuju Pekanbaru.(dn)

Kemenhut dan TSI Kembalikan Fungsi TNTN Sebagai Kawasan Konservasi Gajah” Konfllik Gajah dan manusia Harus Tuntas “

Bupati Pelalawan H.M.Harris menyerahkan cinderamata kepada Menhut RI Ir.H.Zulkifli Hasan,SE.MM
Pelalawan(Segmennews.com) – Gajah Sumatera adalah satwa terbesar di Indonesia yang hanya hidup di pulau Sumatera saja.Konservasi untuk mamalia terbesar ini akan membantu mempertahankan keragaman hayati dan integritas ekologi dalam ekosistemnya.” Kegiatan perekonomian dan eksploitasi yang berlebihan telah mendesak keberadaan gajah – gajah ini baik secara populasi,habitat dan ekosistemnya. Pembukaan lahan untuk perkebunan, pemukiman dan kegiatan ekonomi lain di habitat gajah telah meminggirkan gajah – gajah tersebut dan bahkan dianggap menjadi satwa pengganggu “,demikian dikatakan Menteri Kehutanan RI. Ir.H. Zulkifli Hasan,SE.MM dalam sambutannya dihadapan warga masyarakat yang hadir, Kamis (7/1) di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kecamatan Ukui pada acara peletakan batu pertama pembangunan pusat konservasi gajah. Menurut Menhut, lahan TNTN yang luasnya mencapai 83 ribu hektar ini sangat potensial menjadi wisata alam dan kawasan konservasi gajah. Tidak ada lagi didunia ini yang luas kawasan konservasinya seperti TNTN dan itu ada di Pelalawan. “Gajah juga harus hidup dan masyarakat yang berada disekitar kawasan juga butuh hidup.Kita tidak ingin mencari siapa yang salah tapi win win solution.Kita bisa memberikan 1 KK 2 hektar untuk perkebunan karet atau lainnya bekerjasama dengan transmigrasi dan dana Kita ada melalui Badan Layanan Umum di Kementerian Kehutanan. Kita juga dibantu dari Negara Belgia sebesar 2,5 miliar untuk pengembangan kawasan konservasi gajah di TNTN. Saya yakin 5 tahun kedepan TNTN bisa menjadi kawasan konservasi terbesar di Asia Tenggara “, ujar Menhut. Dikatakan Menhut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan kegiatan – kegiatan pembukaan lahan dan perambahan hutan di kawasan TNTN. Informasi yang Kita dapat dari Bapak Bupati ada lahan yang bisa digunakan bagi warga itulah yang akan kita tindaklanjuti kedepannya.” kita minta Pemda mendata lahan tersebut lalu akan kita programkan untuk usaha masyarakat. 2 hingga 3 bulan kedepan kita harapkan konflik antara masyarakat dan gajah tidak terulang lagi”, ujarnya.

Direksi Taman Safari Indonesia (TSI) Dr.Jahnsen Manansang JS dalam sambutannya mengatakan pertama yang punah tahun 80-an adalah badak dan sekarang gajah. Akibat konflik, banyak gajah yang mati. Untuk itu didirikan tempat pelatihan gajah bersama Departemen Kehutanan. “TSI dan Pairi Daiza – Belgia Pusat hari ini kita lakukan peletakan batu pertama pembangunan pusat konservasi gajah diatas lahan seluas 2 Ha. Diharapkan klinik ini mampu menjadi pusat edukasi, penelitian dan ekowisata untuk menguatkan keberadaan TNTN”, ujarnya.

Sementara itu Bupati Pelalawan H.M.Harris menyatakan rasa terimakasih dan harapan yang besar agar TNTN menjadi kawasan Wisata Alam dapat benar – benar terwujud. “Kita dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan mengharapkan dari Kemenhut RI dapat terus mengawal rencana ini dengan baik. Kedepan Kita harapkan masyarakat bisa berusaha dengan lahan yang ada dan gajah dapat hidup dengan nyaman di kawasan TNTN. Tahun 2007 Kita sudah buat kesepakatan dengan 240 kk agar mengikuti aturan – aturan agar tidak merambah hutan dan menambah lahan “, ujar Bupati. (dn)

Perusahaan Didesak beri Konstribusi Jalan

Kadis BMP Kab Siak, Irving Kahar Arifin
Kadis BMP Kab Siak, Irving Kahar Arifin

Siak (Segmennews.com)– Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak, Rabu (6/2) mengadakan pertemuan dengan beberapa perusahaan yang menggunakan jalan H. Abdullah Desa Maredan Kecamatan Tualang, Siak. untuk keperluan usaha merekam. Pertemuan tersbut bertujuan membuat kesepakatan Budjet Shering untuk membangun jalan sepanjang 6 Km tersebut.

Untuk mewujudkan pengaspalan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan menggelar pertemuan dengan 7 perusahaan setempat, agar dapat bersama-sama melakukan pengaspalan dengan sistem buget shering. Hal ini diminta pemerintah, sebagai bentuk kontribusi Perusahaan yang menggunakan jalan tersebut pada masyarakat setempat, yakni memberikan kemudahan jalur trasportasi masyarakat.

7 perusahaan tersebut yakni PT. Arara Abadi, PT.P. Palmak, PT. Aip Aleksa, PT. Kharisma, PT. Maredan, dan PT. Markopolo, serta Pemkab Siak. Adapun yang telah menyetujui untuk melakukan pengaspalan bersama yakni Pemkab Siak mendapat jatah pengaspalan sepanjang 1,5 Km, dan PT. Arara Abadi sepanjang 2 Km. Sementara perusahaan lainnya masih melakukan rapat internal masing-masing perusahaan.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Siak Irving Kahar Arifin melalui Kabid Bina Marga Ardi Arfandi Kamis (7/2). Disampaikannya, dari hasil pertemuan tersebut baru satu perusahaan yang setuju untuk ikut membangun jalan tersebut.

“Saat ini, Baru satu Perusahaan yang setuju untuk melakukan pengaspalan bersama yakni PT. Arara Abadi akan membantu pengaspalan sepanjang 2 Km dan Pemkab Siak dengan jatah 1,5 Km. Sementara, untuk perusahaan lainnya masih menunggu hasil rapat internal mereka,” terang Ardi.

Ardi menambahkan, pengaspalan bersama tersebut karena jalan yang akan diaspal tersebut selain ada pemukiman masyarakat, jalan itu juga dilintasi armada masing-masing perusahaan seperti mobil-mobil bertonase berat.

“Kami berharap perusahaan setempat dapat melakukan pengaspalan bersama, kita ketahui pinggir jalan tersebut terdapat pemukiman masyarakat, sementara mobil berat masing-masing perusahaan juga melintas di jalan itu,” ungkap Ardi

Ditambahkan Ardi, saat ini Pemkab Siak dan PT.Arara Abadi telah setuju melakukan pengaspalan sepanjang 3,5 Km dan sisanya 2,5 Km adan di musyawarahkan oleh perusahaan-perusahaan yang lainnya.

“Saat ini, Pemkab dan PT.Arara Abadi telah setuju untuk pengaspalan tersebut, dan masih ada sisanya sepanjang 2,5 Km. Dan diharapkan enam perusahaan yang masih menunggu hasil rapat internal mereka, agar dapat membagi sisa panjang jalan yang akan diaspal tersebut,” pungkas Ardi.

Kabag Humas Siak Coffe Morning dengan Wartawan

humasSiak (SegmenNews.com)– Kepala Bagian Humas Pemkab Siak H Zulfikri SSos, MM beserta jajarannya menggelar acara Cofffe Morning dengan semua awak media yang meliput di daerah Kabupaten Siak. Acara digelar di salah satu objek wisata di Kota Siak Sri Indrapura, Kamis (7/2/2013) pagi.

Dalam acara itu, hadir Ketua Komite Organisasi Wartawan Siak yang juga Kabiro Media Haluan Riau, Efendi, Kabiro Pekanbaru Pos, Rojikin, Dumai Pos, Riau Pos, Harian Vokal Soleman Sitogang, Metro Riau, serta koran mingguan yang tergabung di delapan organisasi wartawan yang ada di Kabupaten Siak yang berjumlah puluhan wartawan.

Pada kesempatan itu, Kabag Humas yang baru, Zulfikri menekankan perlunya kerja sama dalam menjalankan tugas di bagian humas guna mendukung kemajuan serta perkembangan Kabupaten Siak.

“Kita berharap semua awak media yang meliput di wilayah Kabupaten Siak dapat senantiasa menjaga kemitraan dengan baik,” terang Zulfikri.

Menurutnya, jabatan itu adalah amanah yang harus dijalankan sebaik mungkin. ”Untuk itu diperlukan dukungan dari teman-teman wartawan yang menjalankan tugasnya dalam meliput semua kegiatan yang ada di Kabupaten Siak terutama kegiatan bupati” ucap Zulfikri.

Ia juga mengatakan nantinya dalam menjalankan tugas bila ada hal yang tidak berkenan atau kurang berkenan hendaknya langsung ditanyakan baik secara langsung, lisan maupun secara tertulis.

“Kita menerima kritikan dari kawan-kawan dalam setiap pelayanan di Bagian Humas. Bisa disampaikan secara langsung maupun secara tertulis,” ujar Zulfikri.

Dalam acara itu juga diadakan tanya jawab dengan para wartawan yang hadir. Sementara itu diantara keluhan para wartawan yaitu belum sepenuhnya para satker (satuan kerja) mau menerima keberadaan wartawan pada saat akan dikonfirmasi.

Selain itu sulitnya mendapatkan informasi kegiatan Bupati Siak setiap harinya dan diupayakan adanya transportasi terhadap wartawan yang akan meliput di wilayah yang jauh jangkauannya.

Menjawab keluhan awak media ini, Zulfikri mengatakan semua masukan akan segera diamokodir dan akan di upayakan dapat terealisasi. (hms/rin)

Tanjung Buton Proyeksi Ekonomi Riau

peresSei Api (SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Siak bersama Pemerintah Provinsi Riau beberapa waktu yang lalu telah menetapkan Tanjung Buton sebagai salah satu outlet pelabuhan yang diproyeksi akan menjadi salah satu lokomotif pembangunan ekonomi di Propinsi Riau.

Tanjung Buton dinilai Strategis karena, letak geografis Tanjung Buton yang berada di pesisir timur pulau sumatera serta berdekatan dengan Selat Malaka sebagai salah satu kawasan padat lalu lintas laut di dunia. Dengan posisi yang strategis ini diharapkan akan memberikan nilai tambah tersendiri dalam memacu percepatan pembangunan bidang ekonomi di Kabupaten Siak.

Hal ini disampaikan Bupati Siak Syamsuar pada sambutannya di acara Peresmian Pelabuan dan Kawan Industri Tanjung Buton, Selasa (5/2) di Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton. Disampaikannya, diresmikannya pelabuhan ini berdasakan surat ijin operasional sementara yang telah dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Laut

Sebagaimana kita ketahui, pelabuhan merupakan tempat yang terdiri dari daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu, sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai akses kapal bersandar, berlabuh, naik-turun penumpang, bongkar muat barang, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan, serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi.

“Berdasarkan surat dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tanggal 27 Juli 2012, Nomor: PP 10/ 3/ 3/ DP-12, Perihal: Ijin Operasional Sementara, maka Pelabuhan Tanjung Buton dapat dilakukan operasional sementara dalam rangka menunjang aktivitas kebutuhan masyarakat terhadap Pelabuhan Tanjung Buton. Sehingga dengan dikembangkannya Kawasan Industri Tanjung Buton ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan daerah Kabupaten Siak. Beberapa dampak positif tersebut antara lain memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, mengurangi ketergantungan akan akses transportasi dengan daerah lain serta meningkatkan pendapatan bagi daerah,” kata Syamsuar

Ditambahkannya, pembangunan pelabuhan memiliki arti penting dan bermakna strategis, karena selain menjadi akses kegiatan penyeberangan orang dan penumpang, keberadaan Pelabuhan Tanjung Buton juga menjadi akses penyeberangan barang dan jasa, baik dari maupun menuju Tanjung Buton. (rin)

 

Warga Siak Diimbau Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Tanaman Pangan

sawahSei Mandau (SegmenNews.com)– Bupati Siak Syamsuar menghimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan kosongnya dikelola dan ditamai dengan tanaman pangan. Hal itu mengingat Kabupaten Siak sampai saat ini masih membutuhkan import bahan pangan terutama beras.

Hal itu disampaikan Syamsuar pada acara penyerahan bantuan bibit padi pada masyarakat petani, Rabu (6/2) di Desa Muara Bungkal Kecamatan Sungai Mandau. Disampaikannya, Kabupaten Siak mengalami kekurangan beras sebesar 25 ribu ton per tahunnya oleh karena itu, kita mengimpor beras dari daerah-daerah lain, untuk itu mari kita tingkatkan produksi padi dan memanfaatkan lahan yang ada.

“Pada waktu rapat kerja nasional pemerintah di Jakarta kemaren kata Bupati, menteri Kehutanan menjelaskan agar setiap daerah mengusulkan lahan-lahan yang masih kosong agar dapat dimanfaatkan untuk tanaman pangan, seperti padi. Dengan itu, kami mengajak masyarakat agar menanam tanaman pangan terutama padi, selain itu sayur-sayuran, dan ubi-ubian untuk dapat digalakkan,” ungkap Syamsuar

Untuk mencapai hal itu, Syamsuar menghimbau petugas lapangan (PPL) yang ada untuk meneliti sehingga dapat menerapkan teknologi terpadu, shingga lahan yang ada menjadi subur dan dapat dimanfaatkan untuk membudidayakan tanaman pangan. “Pada PPL, tinggal bagaimana kita menerapkan teknologi terpadu agar tanah di tempat kita ini menjadi subur. Meskipun kondisi lahan daerah kita ini berbeda dari lahan-lahan di daerah lain, namun demikian tidak menjadikan kita patah semangat untuk bercocok tanam,” tegas Syamsuar

Bupati Menyampaikan, dikarenakan musibah banjir yang melanda desa Muara Bungkal beberapa waktu lalu hingga mengakibatkan petani padi gagal panen, maka pada kesempatan ini diserahkan bantuan bibit padi guna memberi motifasi agar petani tetap semangat dalam mengelola sawahnya. Musibah tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi kita bersama.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kab Siak Rubiati menambahkan, jenis bibit padi yang diserahkan adalah jenis varietas Siak Raya dengan produktifas mencapai 6-7 ton perhektar.

“Pemerintah Kabupaten Siak komit dalam upaya swasembada beras, sebagai bentuk nyata, kali ini diserahkan bantuan benih padi ini yang bersumber dari balai benih Sepuruk dari kecamatan Sabak Auh. Jumlah luas lahan tanaman padi di Kecamatan Sungai Mandau pada tahun 2012 berjumlah 730 hektar, sementara luas lahannya mencapai 606 hektar. Artinya, masih ada kesempatan untuk memperluas lahan tanaman pangan. Kecamatan Sungai Mandau juga merupakan centra padi untuk kabupaten Siak selain kecamatan Bungaraya, Sabak Auh,” ungkap Robiati.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Abdul Razak, Camat Sungai Mandau Irwan Kurniawan, Upika Kecamatan Sei Mandau, Kepala Desa se kecamatan Sungai Mandau. (rin)

Bupati Siak: Kades Segera Usulkan Pembangunan Infrastruktur

Bupati Siak H Syamsuar
Bupati Siak H Syamsuar

Sei Mandau (SegmenNews.com)– Bupati Siak Syamsuar menghimbau agar Kepala Desa dapat segera mengusulkan pembangunan infrastruktur guna mempercepat kemajuan desa.

Hal itu disampaikan Bupati pada acara
Penyerahan bantuan bibit padi pada masyarakat petani di Desa Muara Bungkal Kecamatan Sungai Mandau, Rabu (6/2). Dikatakannya, guna mempercepat kemajuan maka Kepala Desa diminta aktif menampung dan mencari data infrastruktur yang perlu dibangun. “Saya mengharapkan kepada desa agar menyampaikan usulan-usulannya kepada kami terkait pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan, jembatan, sarana pendidikan, sarana kesehatan dan lain-lain,” kata Syamsuar

Dijelaskannya, pada tahun ini Pemda masih melanjutkan program sebelumnya yakni pembangunan jalan poros desa, karena itu penting guna menunjang perekonomian desa.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggu masalah keamanan dan ketertiban karena, bagaimanapun berkembangnya suatu daerah didukung dengan kepedulian masyarakatnya terhadap keamanan disekitarnya. “Hal ini sangat penting untuk menarik minat investor yang ingin berinvestasi didaerah kita,” pungkas Syamsuar. (rls/rin)

Kakan Kemenag Rohul : 15 Keunggulan Bayar Zakat Melalui BAZ



Drs Achmad Supardi Hsb MA

Setidaknya ada 15 keunggulan bagi umat Islam Rokan Hulu  yang hartanya telah mencukupi nishab dan haul, membayarkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Rohul, sehingga zakat tersebut tepat sasaran, bermanfaat bagi mustahiq dan dapat mengentaskan fakir miskin dari kemiskinan.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, saat berbincang-bincang dengan Segmennews.com di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah Rohul Pasir Pengaraian, Rabu (6/2/2013).

Dikatakannya, 15 alasan keunggulan tersebut adalah : Pertama, BAZ Rohul adalah pengelola zakat atau Amil sebagaimana dimaksudkan Firman Allah dalam Alqur’an Surat At-Taubah ayat 60. Kedua, BAZ Rohul adalah pengelola zakat resmi berdasarkan UU Nomor 38 Tahun 1999 jo. UU Nomor 23 Tahun 2011 dan Perda Rohul Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Zakat . Ketiga, Berzakat melalui badan resmi Negara adalah sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW. Keempat, Berzakat melalui BAZ menjamin kepastian muzakki membayar zakat.

Kelima, pengelolaannya sesuai prinsip syari’ah. Keenam, BAZ Rohul berskala daerah dengan jaringan di seluruh Kecamatan. Ketujuh, menjamin penyaluran zakatnya sampai ke seluruh pelosok terpencil se Rohul. Kedelapan, Program penyaluran ZISnya kreatif, efektif dan memberdayakan.

Kesembilan, Penerima manfaat ZISnya tepat sasaran kepada 8 asnaf. Kesepuluh, pengurusnya adalah tokoh masyarakat, ulama, para professional dan praktisi zakat yang kredibel dan kompeten. Kesebelas, zakat yang dibayarkan menjadi pengurangan penghasilan kena pajak.

Keduabelas, muzakki dapat berpartisipasi dalam kegiatan penyaluran ZIS. Ketigabelas, Melayani konsultasi ZIS secara langsung maupun via telpon serta website. Keempatbelas, pembayaran ZIS dapat dilakukan setiap hari dan jam kerja, serta melalui bank yang telah ditunjuk.

Kelima belas, laporan realisasi penerimaan dan penyaluran serta pertanggungjawaban disampaikan secara priodik kepada Bupati Rohul, Ketua DPRD Rohul, Kakan Kemenag Rohul, dan instansi terkait.

Oleh karena itu Ahmad Supardi berharap agar umat Islam Rohul membayarkan zakatnya melalui BAZ Rohul. “Saya menghimbau umat Islam Rohul agar bersama-sama bayar zakat melalui BAZ Rohul,” tegasnya.

Desa Rawang Siak Percontohan Desa Sakinah

siakSiak (SegmenNews.com)– Bupati Siak Syamsuar, Selasa (5/2) meresmikan Pokmas Tahun 2012 kecamatan Siak sekaligus meresmikan Surau Suluk Majelis Zikir Thoriqoh Naksabandi di Desa Rawang Air Putih Kecamatan Siak

Turut hadir pada acara Peresmian surau suluk Syekh H. Muhammad Ismail Royan wakil dari tuan guru Babussalam Langkat, Ketua Dewan Pimpinan Cabang TATMI kabupaten Siak Syekh H Abu Masyur, Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Camat Siak yang diwakili oleh Sekcam Siak OK Muhammad Rendra, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Mukhlis, beserta jajarannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fauzi Asni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. H Syafrilenti, M.Si, Kepala Dinas, Badan, Lurah dan Kepala Desa, para Mursyid, serta jemaah thoriqoh.

Dalam sambutannya Bupati berharap, dengan diresmikannya Surau suluk ini dapat bermanfaat bagi masyarkat, terutama untuk beribadah dan untuk mensiarkan zikir di kalangan masyarakat. Ditegaskannya, pada masyarakat untuk menjaga surau suluk ini sekaligus menjaga majelis zikir terus berlanjut dan jemaahnya semakin bertambah. Desa Rawang Air Putih ini termasuk Desa Percontohan sebagai Desa Sakinah.

“Kami berharap identitas Negeri Melayu yang identik dengan Islam dapat tercermin pada wajah-wajah masyarakat di Kabupaten Siak ini,” harap Bupati

“Untuk itulah kepada masyarakat agar mendukung dan berpartisipasi terhadap program-program pembangunan pemerintah,”imbuh Syamsuar

Sementara, Syekh H Abu Masyur dalam sambutannya mengatakan sampai hari ini majelis zikir kabupaten Siak melalui Persulukan maupun Halaqoh Tawajjud berjumlah 27 Majelis Zikir.

Jumlah Thoriqoh di Indonesia sebanyak 44 namun yang masuk ke Kabupaten Siak hanya 7 Thoriqoh, dua diantaranya berkembang pesat sedangkan sisanya sekarang tidak beroperasinal lagi. Pertama Thoriqoh Naqsabandi sebagai induk Thoriqoh yang kedua Thoriqoh Qodiriyyah wa Naqsabandi, ketiga Qodiriyah, keempat Syatarriyah, thoriqoh Samaniyah, Thoriqoh Ahmadi, Thoriqoh Anfasiyah, Thoriqoh Assidiqiyah.

“Pada kondisi zaman seperti saat ini agar berhati-hati dalam mengikuti thoriqoh-thoriqoh yang silsilahnya tidak jelas,” pungkas Syekh H Abu Masyur. (hms)

Kemenag Rohul Kunker ke Desa Lubuk Bendaharo Timur

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lubuk Bendaharo Timur Kecamatan Rokan IV Koto, bersempena dengan  peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1434 H,  bertempat di Masjid Ikhlas  Desa Lubuk Bendaharo Timur, akhir pekan lalu, Jum’at (31/1/2013).

Hadir dalam kunker dan peringatan Maulid tersebut Kades Lubuk Bendaharo Timur, Kepala Dusun, Ketua RW, Ketua RT, Calon Kades, Pengurus/Imam Masjid, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Tokoh Pemuda, Remaja Masjid, dan Umat Islam lainnya.

Kakan Kemenag Rohul, dalam kunjungan kerjanya menemukan tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan, khususnya pembangunan bidang agama dan keagamaan, seperti pelaksanaan magrib mengaji, gerakan menghafal Alqur’an, sholat berjamaah, gerakan memakmurkan masjid, dan lain sebagainya.

“Kegiatan ini harus dipertahankan dan jika perlu ditingkatkan, sehingga dapat mencetak generasi-generasi muda, kader umat dan kader bangsa di masa datang, dalam rangka membawa negeri seribu suluk ini kearah yang lebih baik,” tegasnya.
 
Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam ceramah Maulidnya menyatakan agar umat Islam dapat menjaga, menjalin, dan merajut silaturrahim di antara sesama, sebab salah satu kunci keberhasilan Muhammad SAW, baik sebagai Nabi/Rasul maupun sebagai pribadi adalah silaturrahim yang Beliau lakukan.

Menurutnya, silaturrahim itu adalah salah satu inti ajaran Islam yang harus dilaksanakan umat, apalagi saat ini sedang berlangsung proses Pemilihan Kepada Desa (Pilkades) Desa Lubuk Bendaharo Timur, tentu akan terjadi gesekan dan dinamika antar warga masyarakat.

“Jangan sampai gara-gara Pilkades ini rusak silaturrahim di antara umat Islam. Pilkades ini kan maksudnya baik, yaitu memilih seorang pemimpin. Oleh karena itu, jangan sampai selesai Pilkades, malah timbul persoalan baru,’ tegas Ahmad Supardi. (has/rls)