Beranda blog Halaman 2979

Bupati Siak Lantik Pj Kades Buatan II

Bupati Siak PJ Kades Buatan II
Bupati Siak PJ Kades Buatan II

Koto Gasib (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi melantik Pj Kepala Desa Buatan II serta 61 Anggota BPD 7 desa kecamatan Koto Gasib, sekaligus Penandatanganan Perjanjian Pembangunan Kebun Kelapa Sawit antara PT. Wahana Subur Sawit Indah (WSSI) dengan empat Koperasi di Kecamatan Koto Gasib, di Aula kantor Camat Koto Gasib, Selasa (5/3).

Kepala Desa Buatan II sebelumnya Ali Akbar (alm) yang meninggal dunia pada 14 Februari 2013, digantikan Fardimin yang sebelumnya menjabat Sekretaris desa berdasarkan usulan BPD Buatan II.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengungkapkan agar Pelaksana Jabatan yang telah dilantik bisa melaksanakan tugas dengan baik, terutama dalam mempersiapkan diri untuk melakukan pemilihan kepala desa yang baru.

Sementara itu kepada BPD yang telah dilantik diharapkan mampu bekerjasama dengan baik untuk membangun desa dengan melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik. Tidak mengedepankan perbedaan pendapat sehingga menimbulkan persinggungan antara BPD dan Kepala Desa.

“Sepanjang itu untuk kebaikan masyarakat, maka perbedaan pendapat itu harus kita tinggalkan. Jadi jika ada kebijakan Kepala Desa selagi itu untuk kepentingan masyarakat wajib kita dukung, begitupun sebaliknya,” ungkap Syamsuar.

Ini harus kita ingatkan agar pembangunan dan program bagi masyarakat bisa kita laksanakan. Untuk semua itu harus menuntut kita bekerjasama. Tidak ada lagi saling kecam dan gontok-gontokan mengedapankan ego dan kewenangan masing-masing,” tegasnya.

Menyinggung soal pembangunan kebun kelapa sawit Syamsuar mengaku bahwa ia sudah mengingatkan beberapa hal. Diantaranya adalah jangan sampai terjadi konflik ditengah-tengah masyarakat, misalnya dalam penetapan CPCL.

“Jangan ada masalah, jangan ada konflik ditengah masyarakat. dan siapkan CPCL dari sekarang. Jangan nanti diawal CPCL 100, tiba-tiba membengkak jadi 200. Setelah sawit berbuah tiba-tiba banyak maslaha,” jelas bupati. Ia menegaskan bahwa harus sangat jelas tentang siapa yang berhak menerima lahan tersebut.

Bupati mengungkapkan terimakasihnya kepada pihak perusahaan atas komitmennya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Disamping itu masyarakat juga diingatkan agar tidak terlalu menjadikan sawit sebagai komoditi idola, akan tetapi perlu dilakukan usaha-usaha untuk komoditas lain, demi meningkatkan upaya ketahanan di kabupaten Siak.

“Kita harus berpikir untuk komoditas selain sawit dan karet, meskipun tidak padi tetapi hendaknya ada upaya-upaya pengembangan tanaman palawija misalnya,” ujar Syamsuar.

Sementara itu, koperasi yang melakukan kerjasama dengan PT WSSI adalah Modang Bersatu desa Buatan I, Koperasi Buatan makmur desa Buatan II, Koperasi Usaha Bersama desa Rantau Panjang, Koperasi Gemilang Jaya desa Sri Gemilang.

Camat Koto Gasib mengungkapkan bahwa penandatanganan ini diawali sejak tahun 2007 lalu. Dan baru bisa terealisasi pada tahun ini. Pengurus koperasi dan segenap masyarakat diharapkan memegang amanah yang telah disepakati. Pihak perusahaan diminta untuk mempercepat proses pembangunan, karena kebun sngat diharapkan masyarakat untuk meningkatkan kesejehteraan. (adv/Humas)

Izin Rumah Sakit Diambil Alih BP2T Riau

rsud AAPekanbaru (SegmenNews.com)- Izin beroperasinya rumah sakit yang sebelumnya ditangani langsung oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes), saat ini sudah dilimpahkan ke Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Riau.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BP2T Riau Alimuddin saat ditemui dikantornya Selasa (5/3). “Izin rumah sakit ke BP2T, sebelumnya di menkes tapi sekarang sudah dilimpahkan ke BP2T. Lihat modalnya juga, disini kan skala besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Alimuddin rumah sakit yang memiliki modal awal di atas Rp10 miliar maka izinnya ada di provinsi tapi jika di bawah itu maka diserahkan kepada kabupaten/kota.

“Santa Maria yang baru masuk berkasnya, sekarang sedang kita pelajari. Perpanjangan itu sekali lima tahun. Tapi kita masih koordinasi lagi dengan Kemenkes,” tuturnya lebih lanjut.

Disamping itu, ketika diungkit mengenai sanksi apa yang akan diberikan kepada perusahaan yang tidak melakukan perpanjangan izin, Alimuddin menegaskan akan ada sanksi yang diberikan. Namun, sanksi tersebut diawali dengan pemberian pemahaman terlebih dahulu.

“Kita punya tim pengawasannya, kalau ada yg menyalahi awalnya akan kita beri pemahaman dahulu,”imbuhnya lagi. Seperti yang diketahui, perizinan yang diberikan oleh BP2T berlaku selama lima tahun. (fin/ur)

Gubri: Riau Sangat Siap Jadi Tuan Rumah ISG 2013

Gubri bersama Sesmenpora dan Ketuia Koi Pusat di Room Lancang Kuning
Gubri bersama Sesmenpora dan Ketuia Koi Pusat di Room Lancang Kuning

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pelaksanaan ISG yang tinggal beberapa bulan lagi menjadikan sebuah tantangan bagi Panitia Daerah maupun Panitia Nasional. Hal ini tercermin dalam kunjungan Sesmenpora Yuli Sempuni beserta rombongan Kemenpora beserta Ketua KOI, Senin (4/3).

Ketua KOI (Komite Olimpiade Indonesia) Rita Subowo yang diikuti oleh Panitia Nasinal lainnya seperti Anthoni, Indra Kartasasmita, Ahmed, Hifni Hasan dan lainnya setibanya di paviliun Lancang Kuning Bandara SSQ II langsung meninjau venues venues yang ada di Rumbai Sport Centre.

Didampingi Ketua I Panitia Daerah ISG III H.Syamsurizal dan sekretaris ISG H. Zulkifli Saleh dan panitia daearah lainnya mengunjungi beberapa venues diantaranya wushu, kolam renang, wisma atlit , Stadion Utama Riau dan venues lainnya untuk memastikan kesiapan Riau sebagai tuan rumah event Internasional nantinya.

Dalam kunjungannya, Rita ingin memastikan kondisi 17 venues yang akan dijadikan tempat pertandingan nantinya, dan ada beberapa catatan dari ketua KOI tersebut untuk menjadikan venues venues tersebut layak sebagai tempat pertandingan bagi dunia Islam Internasional.

Usai mengunjungi venues, rombongan beristirahat di Pondok Melayu yang kemudian dilanjutkan dengan rapat bersama Ketua Panitia Pelaksana Daerah ISG III H.M Rusli Zainal.

Dalam rapat tersebut Rusli Zainal menyatakan, Riau sangat siap menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan event internasional yang merupakan perhelatan akbar atas nama Indonesia.

“Saat ini sudah ada 29 negara yang mendaftar dan 10 negara yg difasilitasi oleh ISSF. Dan tanggal 7 April nanti kita akan kedatangan tamu dari seluruh negara yang ikut dalam pertandingan ini dalam sebuah pertemuan CDM. Ini merupakan moment penting bagi Provinsi Riau, untuk memperkenalkan Riau ke seluruh dunia melalui olahraga, dan Stadion Utama Riau merupakan peringkat 16 stadion yang terbagus di seluruh dunia, ini patut kita syukuri dan bangga untuk prestasi Riau,” ujar Rusli Zainal yang memimpin rapat kembali di VIP Lancang Kuning setelah mengantarkan rombongan Sesmenpora dan Rita Subowo yang bertolak ke Jakarta.

Rapat bersama Panitia Daerah membahas kesiapan masing-masing bidang, apa permasalahan, apa progres dan apa target yang harus di selesaikan dalam waktu 2 hari ini.

“Mari kita jadikan Riau sebagai tuan rumah yang ramah untuk Indonesia yang terbaik,” imbau Rusli. (fin/rls)

Sst, Ibu Guru Bercinta Dengan Murid 13 Tahun

bercintaSingapura (SegmenNews.com)- Seorang mantan guru di Singapura mengakui pernah berhubungan seksual dengan mantan muridnya. Keduanya terlibat hubungan asmara saat si murid masih berusia 13 tahun.

Wanita yang kini berusia 32 tahun ini mengakui hal tersebut dalam persidangan kasusnya yang digelar di pengadilan setempat, Senin (4/3) waktu setempat. Menurut wanita yang tidak disebutkan namanya ini, dirinya melakukan hubungan seks sebanyak 2 kali dengan remaja yang kini sudah menjadi bekas muridnya.

Hubungan seks yang pertama dilakukan di Sembawang Park pada Mei 2011 lalu. Sedangkan yang kedua dilakukan di kediaman terdakwa pada Juli 2011. Demikian seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (5/3/2013).

Kasus ini terungkap ketika terdakwa mengakui hubungan terlarangnya dengan si murid kepada pastur di gerejanya. Sesaat setelah itu, terdakwa yang sudah bersuami ini melapor ke polisi.

Oleh pengadilan, ibu dari 3 anak ini dijerat 6 dakwaan karena berhubungan seks dengan anak di bawah umur.

Dalam persidangan terungkap bahwa keduanya pertama kali bertemu ketika terdakwa mengajar kelas Primary 6, setara dengan kelas 6 SD. Saat itu, korban memberitahu terdakwa soal teman sekelasnya yang merokok di luar sekolah.

Sebagai imbalannya, terdakwa memberikan sebotol parfum sebagai hadiah. Keduanya lantas menjadi semakin akrab hingga akhirnya menjalin hubungan asmara.

Hubungan keduanya berlangsung beberapa bulan hingga akhirnya terdakwa menyerahkan diri ke polisi. Atas perbuatannya ini, terdakwa terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. (rn/dtc/snc)

Amankan Asset Kecamatan, Camat Dayun Tinjau Beberapa Desa

Camat_Dayun_Drs_Marwoto_._._._._Siak (SegmenNews.com) – Untuk mengamankan asset di Kecamatan Dayun. Camat Dayun Marwoto mengadakan kunjungan ke desa-desa. Di kecamatan Dayun untuk desa pangkalan makmur kecamatan Dayun untuk melihat langsung lokasi tanah kas desa yang di miliki oleh desa yang termasuk dalam data asset Negara yang sudah di masukan ke dalam laporan oleh pihak desa kekecamatan sebagai asset Negara.
“Maka dari itu untuk melihat lokasi tanah kas desa yang sudah termasuk dalam data asset, maka dari itu kita turun kelapangan untuk mengecek asset tersebut” Kata marwoto Kepada Wartawan Riauclick.com Senin(4/3) pada saat dihubungi melalui selulernya.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengecek asset desa yang telah di laporkan oleh desa kekecamatan agar nantinya tidak adanya kekeliruan dan menjadi permasalahan di kemudian harinya” terang marwoto.

Dikatakan olehnya, seluruh asset yang berada di desa yang telah dilaporkan akan kita lihat keberadaanya dan melihat langsung ke desa yang sudah terdaftar dalam data asset untuk dapat diamankan oleh pihak desa untuk dapat menjaganya.(adv)

Program Berobat Gratis Siak Lebih Baik Dari Jakarta

buatnSiak (SegmenNews.com) – Bupati Siak klaim pelayanan berobat gratis didaerahnya lebih hebat dari program Gubernur DKI Jakarta Jokowi, perbandingannya di DKI biaya operasi tidak gratis, di Siak seluruhnya gratis.
Pelayanan kesehatan di Kabupaten Siak, patut diacungkan jempol. Selasa (5/3/13).

Bupati Siak Syamsuar mengklem bahwa program berobat gratis didaerahnya lebih hebat dari program kesehatan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi. Ia membandingkan, di DKI Jakarta untuk biaya operasi tidak gratis dan di Kabupaten Siak sudah gratis dan bisa dibawa kemana saja.

Selain itu Bupati Syamsuar mengatakan bahwa program Gubernur DKI Jakarta Jokowi, bisa besar seperti itu karena diliput media cetak dan elektronik khususnya media Televisi (TV) Nasional.

“Mengenai program berobat gratis, kita lebih hebat dari program Gubernur DKI Jakarta Jokowi. Itu bisa dilihat untuk di DKI biaya operasi tidak ditanggung, sementara di Siak ini seluruhnya gratis termasuk biaya satu orang pendamping. Berarti kita lebih hebat dari Jokowi!,” terang Bupati Syamsuar saat pelantikan Kades Buatan II, anggota Badan Pengawas Desa (BPD) dan MoU kebun sawit.

Untuk itu Bupati Syamsuar mengatakan bahwa, pelayanan kesehatan harus dapat dirasakan diseluruh desa se-Kabupaten Siak. Selain itu ia mengungkapkan tidak hanya program kesehatan, begitu pula dengan pendidikan dan lainnya.

Bupati Syamsuar singgung Gubernur DKI Jakarta jokowi soal berobat gratis, jokowi operasi tidak gratis, di siak sudah gratis dimana saja, dan siak lebih dulu pengobatan gratis untuk masyarakat.(adv)

KPK Periksa Robin Hutagalung dan Syafruddin Saan

kpkPekanbaru (SegmenNews.com)- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua anggota DPRD Riau terkait status tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal dalam kasus suap proyek PON ke XVIII 2012.

“Dua anggota DPRD Riau itu masing-masing Robin Hutagalung dan Syafruddin Saan,” kata Ketua Tim Penyidik KPK Kristian di Pekanbaru, Senin (4/3).

Robin Hutagalung merupakan anggota DPRD Riau dari Fraksi PDI Perjuangan. Sedangkan, Syafruddin Saan, anggota DPRD Riau dari Fraksi PKS.

Keduanya diperiksa di Ruang Catur Prasetya pada Kompleks Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan pemeriksaan untuk dua legislator Riau itu adalah untuk menguatkan status tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

“Selain dua anggota DPRD, penyidik juga memeriksa beberapa saksi lainnya,” kata dia.(ant)

Satpol PP Terjatuh Dari Ketinggian 5 Meter

satpol PPPekanbaru (SegmenNews.com)- Saat menurunkan spanduk yang dipasang konsorsium dan subkontraktor pembangunan Main Stadion, di Main Stadion, kawasan komplek Universitas Riau, Senin (4/3), Kiman, salah seorang anggota Satpol PP Provinsi Riau terjatuh.

Spanduk yang dipasang itu terkait tuntutan pada Pemerintah Provinsi Riau supaya membayarkan utang Rp265 miliar yang hingga kini belum dibayarkan.

Kiman terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter ketika berusaha mencopot spanduk yang terpasang di atas pintu gerbang Main Stadium.

Oleh teman-temannya, Kiman langsung dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros untuk mendapatkan perawatan.

Kabid Operasional Satpol PP Pemprov Riau, Iswadi, ketika mendampingi personelnya di Main Stadium enggan memberi penjelasan lebih rinci terkait kondisi korban.

Dia membenarkan kalau anak buahnya tersebut mengalami cidera di sejumlah bagian tubuh dan kini dirawat di RS Awal Bros.

Pencopotan spanduk tersebut dilakukan karena rombongan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo bersama rombongan datang untuk melihat kesiapan Riau sebagai tuan rumah Islamic Solidarity Games (ISG) pada Juni mendatang. (rn/rtc/snc)

3 Pasangan Diduga Mesum Terjaring Satpol PP

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Operasi rutin yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Senin (4/3/2013), berhasil menjaring 11 orang yang tiga pasang diantaranya diduga pasangan mesum. Penertiban terhadap 3 pasangan mesum ini di lakukan saat mereka sedang berduaan di dalam ruangan di siang bolong.

“Penertiban di lokasi Jalan Riau ujung di lakukan pukul 11.00 wib. Di lokasi ini kita temukan 11 orang yang sedang nongrong di kafe disamping tenda biru. Diantara mereka kami menemukan 3 pasangan yang sedang berduaan di dalam kamar tanpa bisa menunjukkan bukti selaku suami istri,” ujar Marajoki Harahap Komandan Peleton 2 Satpol -PP Kota Pekanbaru.

Kata Harahap, mereka menurunkan dua  pleton pasukan dengan sekitar 60 personil di bantu oleh tim yustisi.

“Pasangan mesum ini 1 pasang berindentitas Kampar, 2 pasangan beridentitas  Pekanbaru. Ketiga pasangan ini di minta membuktikan keabsahan pasangannya. Jik tidak mereka akan dimintai penjaminan dari keluarga terdekatnya,” urainya saat di konfirmasi akan diapakan pasangan ini.

Ia menambahkan kedepan satpol PP akan terus merazia tempat-tempat yang sering di gunakan sebagai tempat mesum.  Seperti di jondul lama dan di Sungai Air Itam. (fin/ur)

Bupati Siak Syamsuar Buka MTQ Tingkat Kecamatan

Bupati Siak Buka MTQ tingkat KecamatanSiak (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi membuka secara resmi pelaksanaan MTQ yang diselenggarakan di Desa Sungai Rawa, Sabtu (2/3/2013) di Kecamatan Sungai Apit yang dikenal sebagai Kota Seribu Qori menggelar MTQ tingkat kecamatan ke 12 tahun 2013.

Hadir juga dalam kesempatan ini Ketua DPRD Kabupaten Siak Zulfi Mursal SH, Anggota DPRD Siak Syamsurizal SAg, Asisten Adm Pemerintahan dan Kesra Fauzi Asni MSi selaku ketua LPTQ kabupaten Siak, Camat Sungai Apit Joko Edi Imhar MSi, Ketua LPTQ kecamatan Sungai Apit Abdul Munzir serta para kafilah dari seluruh desa dan masyarakat desa Sungai Rawa yang memadati arena astaka utama.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas qori dan qori’ah dari Kota Seribu Qori yang telah banyak menoreh prestasi di tingkat Provinsi Riau. Hal ini tentunya tidak lepas dari pembinaan dan komitmen segenap pihak.

Bupati mengharapkan agar Kabupaten Siak bisa meraih prestasi yang lebih baik dari MTQ sebelumnya, meski target utamanya adalah meraih juara umum. Syamsuar menegaskan bahwa kabupaten Siak komit untuk tidak menggunakan qori dan qoriah impor hanya untuk meraih juara umum.

“Target kita tentunya agar bisa memperbaiki peringkat di MTQ Riau yang akan datang. Jika tidak bisa minimal mempertahankan peringkat ditahun sebelumnya. Alhamdulillah sampai sekarang terus terjadi peningkatan. Dan ini kita dapatkan dari pembinaan yang telah dilakukan, bukan karena kita mengimpor qori dari luar,” ungkap nya.

Disamping itu, Syamsuar mengharapkan sebagai desa penyelenggara, Sungai Rawa hendaknya bisa meraih peringkat terbaik. “Artinya sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi,” harapnya.

Sementara itu Camat Sungai Apit Joko Edi Imhar mengatakan terselenggaranya MTQ ini tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat Desa Sungai Rawa yang cukup antusias. Semangat seperti ini menurutnya mencerminkan semangat melayu yang senantiasa bergotong royong. Ditambahkannya melalui momentum ini seharusnya dapat dipetik berbagai pelajaran dari penghayatan makna kandungan isi alquran. (adv/hmas)