Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Rokan Hulu meminta kepada Kepala desa yang belum menyerahkan SPJ APBDes untuk tahun 2012, sebab dana ADD tahun 2013 akan dicairkan Maret.
Kepala BPMPD Rohul, Drs Budhia Kasino melalui Kepala Bidang Keuangan dan Aset Irdala Suwarni SH didampingi Kasi Aset Desa Sulpan, Senin (4/3/2013) menyampaikan bahwa dana ADD 2013 naik sebesar 8 persen atau Rp 7 miliar jika dibandingkan dengan dana ADD tahun 2012 yang hanya sebesar Rp 49,5 Miliar.
Sumber dana dari APBD Kabupaten Rohul tahun 2013 itu diperuntukkan bagi 147 desa sesuai dengan ketetapan Bupati Rohul masing-masing Desa mendapatkan dari Rp.300 hingga Rp.500 Juta perdesanya.
Untuk pencairan dana tersebut kepala desa harus melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan yakni SPJ APBDes tahun 2012. Rekomendasi dari Camat, kemudian untuk pencairan dana ADD di tahun 2013 ini adalah RAPBDes, LKPDes, RPJMDes dan APBDes tahun 2013.
“Kita sudah tiga kali menyampaikan kepada camat secara tertulis agar Kepala Desa melengkapi seluruh Laporan-laporan yang diperlukan terkait dengan pencairan dana tersebut,” katanya.
Irdala mengatakan dari 147 Desa yang mendapat bantuan dana Anggaran Dana Desa(ADD)sebanyak lebih kurang 100 Desa sudah menyampaikan SPJ nya ke BPMPD,sedangkan 47 Desa lagi masih belum,sedangkan penyampaian SPJ tersebut akan berakhir ada tanggal 15 maret 2013.
Menurut Irdala pencairan ADD dilakukan selama 2 tahap,yakni tahap pertama akan dicairkan sebesar 60 persen dan tahap kedua sebesar 40 persen, namun untuk pencairan tahap demi tahap, terlebih dahulu harus menyampaikan SPJ APBDes di tahu sebelumnya.
Setelah Kepala Desa menyampaikan SPJ tersebut BPMPD akan mengeluarkan rekomendasi pencairan untuk diteruskan kepada Bupati, kemudian Bupati akan mengeluarkan rekomendasi kepada DPKA, untuk dicairkan melalui rekening Kepala Desa.(ran)
Duri (SegmenNews.com)– Walaupun telah berumur setengah abad, tak membuat Sa’adah (56) banyak berbuat baik dan meningkatkan ibadahnya, namun ia malah nekat menjual barang haram jenis Sabu-sabu.
Tidakan nenek tak semulus yang di harapkannya, ia di tangkap jajaran kepolisian sektor Mandau, Sabtu (2/3) malam.
Tak tanggung-tanggung sasaran pelanggannya adalah di tempat Lokalisasi Bukit Permai KM 13, Jalan Lintas Duri- Dumai.
Aksi tersebut ternyata sudah diincar oleh petugas kepolsian, namun dirinya tidak menyadari hal tersebut. Akhirnya penangkapan dilakukan Untuk proses hokum selanjutnya saat ini nenek tersebut sudah menjadi penghuni baru tanahan Polsek Mandau.
Sa’adah yang sehari-hari bekerja serabutan tak dapat berkutik lagi di saat calon pembelinya yang seorang polisi menyamar itu langsung membekuknya. Barang bukti satu paket sabu seharga Rp 800 ribu ditangan nenek ini sudah cukup bagi polisi untuk membawanya ke penjara.
Kapolsek Mandau, Kompol Dani Ardiantara SIK melalui Kanit Reskrim, AKP Maitertika SH MH mengatakan, pihaknya sudah lama mengintai gerak gerik pelaku, setelah dilakukan upaya undercover (penyamaran) akhirnya pelaku berhasil dibekuk.
“Kita sudah lama mencurigai dia. Kita lakukan penyamaran, rupanya memang terbukti, kita bisa membeli barang kepadanya. Dia pun kita tangkap untuk kita korek keterangannya dari mana barang itu ia dapatkan,” ujar AKP Maitertika.
Lanjut Maitertika setelah dilakukan penyelidikan rupanya pelaku mengaku bahwa barang itu ia ambil dari bandar besarnya yang berinisial B. Untuk itu pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap bandar tersebut.
“Kita tak akan memberi ampun kepada para pengedar narkoba. Kita sikat sampai ke akar-akarnya,” tegas Maitertika. (ur)
Wabup, Ir Hafith Syukri MM menyerahkan Piala bergilir kepada pemenang MTQ diwakilkan oleh Camat Rambah Hilir
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIII Tingkat Kabupaten Rokan Hulu, yang dimulai sejak 26 Februari s/d 2 Maret 2013, usai sudah dilaksanakan dan telah ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Rohul, Ir H Hafith Syukri MM, Sabtu (2/3/2013) pukul 20.00 Wib, bertempat di lapangan Pemuda Desa Tangun Kec Bangun Purba.
Hadir dalam upacara penutupan tersebut adalah Wakil Bupati Rohul Ir H Hafith Syukri MM, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua MUI Drs H Hasbi Abduh MAg, beberapa anggota DPRD Rohul, Asisten II H Syaiful Bahri SSos MSi, para Kepala Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, DANRAMIL Rambah, Kapolsek Rambah, Camat se Rohul, Kepala KUA se Rohul, dan 6000 umat Islam Bangun Purba dan sekitarnya.
Wakil Bupati dalam sambutan pengarahannya menyatakan, bahwa selama 13 kali perhelatan MTQ Tingkat Kabupaten di Rokan Hulu, MTQ di Kec Bangun Purba adalah yang paling meriah, semarak, dan paling banyak dikunjungi oleh masyarakat, ditambah dengan banyaknya stand para pedagang, yang secara khusus datang berjualan di arena MTQ.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Camat dan Masyarakat Bangun Purba yang telah dapat melaksanakan event MTQ ini dengan sangat meriah dan masyarakat telah dapat menghadiri setiap perlombaan cabang MTQ dengan penuh antusias,” tegas Hafith Syukri.
Hafith Syukuri lebih lanjut menyatakan, hasil kejuaraan MTQ tahun ini mengalami kejutan cukup besar, biasanya dimenangi oleh Kec Rambah, apalagi telah meraih piala tetap pada tahun lalu. Namun berdasarkan hasil kejuaraan, sesuai yang dibacakan oleh Ketua Dewan Hakim yang juga Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, keluar sebagai Juara Umum adalah kafilah Kec Rambah Hilir. Sedangkan juara Umum II adalah kafilah Kec Tambusai Utara dan disusul sebagai juara umum III adalah kafilah Kec Bonai Darussalam.
Kafilah Rambah Hilir meraih total nilai 34 dengan meraih 5 juara I, 2 juara II, dan 3 juara III. Tambusai Utara meraih total nilai 33 dengan meraih 3 juara I, 5 juara II, 3 juara III. Sedangkan Bonai Darussalam meraih total nilai 32 dengan meraih, 5 juara I, 2 juara II, dan 1 juara III. Pada pusaran tiga besar ini terjadi persaingan sangat ketat, tegas Kakan Kemenag Rohul.
Kakan Kemenag Rohul menyatakan bahwa Qiblat MTQ tahun ini mengalami pergeseran, yang semula Kec Rambah dan saat ini beralih ke Kec Rambah Hilir, disusul Tambusai Utara, lalu kemudian Kec Bonai Darussalam. “Harapan kita kedepan terjadi persaingan positif dalam kerangka fastabiqul khairat menuju masyarakat Rokan Hulu Gemar mengaji dan menghafal Alqur’an,” tegasnya.
Untuk itu, Ahmad Supardi Hasibuan mengharapkan agar suksesnya pelaksanaan MTQ ini, harus dibarengi dengan melekatnya Alqur’an bagi umat Islam. Bila hal ini dapat dilakukan, berarti umat Islam telah dapat memetik hikmah terbesar dari MTQ itu sendiri.
Untuk itu pula beliau berharap agar umat Islam Bangun Purba dan Rokan Hulu, setelah selesainya pelaksanaan MTQ ini, dapat menjadikan start awal dimulainya 6 gerakan penting terkait dengan Alqur’an.
Pertama, Gerakan belajar baca tulis huruf Alqur’an, dengan menghidupkan kembali pengajian tradisional di rumah-rumah ustaz/ah setiap malam, khususnya antara magrib dengan isya.
Kedua, gerakan membaca Alqur’an, baik di masjid maupun di rumah-rumah setiap umat Islam. Ketiga, gerakan menghafal Alqur’an. Keempat, gerakan memahami isi kandungan Alqur’an. Kelima, gerakan mengamalkan Alqur’an. Dan Keenam, gerakan mengajarkan Alqur’an.
Jika hal ini dapat dilakukan, itu berarti bahwa umat Islam Bangun Purba dan Rokan Hulu, telah dapat memetik hikmah penting dan terbesar dari pelaksanaan MTQ yang menelan tenaga, pikiran, dan biaya yang cukup besar itu, tegasnya.
Ketika ditanya tentang siapa tuan rumah MTQ XIV Kab Rohul tahun 2014, Kakan Kemenag menyatakan bahwa sesuai giliran adalah Bonai Darussalam atau Pendalian IV Koto, namun hal ini akan dilaporkan kepada Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, sebab ada wacana pasca MTQ Provinsi Riau di Rohul Tahun 2013, MTQ Kab Rohul dilaksanakan di purna MTQ Provinsi Riau di kompleks Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian.
“Putusan akhir tetap ada pada Bupati,” tegas Ahmad Supardi.(adv/humas).
SegmenNews.com– Anda mungkin pernah dengar kalau untuk mencegah infeksi saluran kencing (Urinary Tract Infection atau UTI), Anda dianjurkan untuk menu rutin ‘panggilan alam’ sebelum dan sesudah bercinta. Well, tidak seluruhnya benar.
“Membuang air kecil setelah intercourse, walaupun Anda tidak benar-benar kebelet, memang bisa membantu membuang bakteri penyebab infeksi dari tubuh Anda,” jelas David M. Kaufman, urologis. dikutip Ghiboo.com
ilustrasi
“Tapi ketika Anda melakukannya sebelum bercinta, justru berpotensi melemahkan aliran urin setelahnya, sehingga kemungkinan pengeluaran mikroba pun berkurang.”
Kali lain Anda berencana untuk beraksi di atas ranjang, tahan keinginan untuk ke kamar mandi (kecuali Anda memang benar-benar HARUS pergi; karena seks jadi tak nikmat saat kebelet).
Baru sesudahnya, tunda sejenak sesi cuddle untuk mengunjungi kamar mandi, supaya bakteri yang berbahaya bisa langsung dikeluarkan. Atau, seperti saran Dr. Kaufman, Anda bisa melakukan quick shower dengan sabun lembut sebelum seks.
“Hal simpel ini akan membersihkan tubuh dari kuman, sehingga mengurangi kemungkinan Anda terkena UTI,” jelasnya. **
Jakarta (SegmenNews.com)- Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo ternyata pernah menikah untuk kedua kalinya pada tahun 2001 lalu. Pernikahannya dengan perempuan bernama Mahdiana, SE, tercatat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Pegawai KUA Pasar Minggu, Suprapto, mengatakan tak ingat lagi dengan peristiwa yang terjadi 12 tahun silam. Saat itu ia belum bertugas di kantor tersebut.
Untungnya, saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta berkas Djoko, ia sempat melihat sejumlah data di dalamnya.
“Pernikahannya tercatat tanggal 27 Mei 2001. Dua minggu setelah pendaftaran,” kata dia kepada Tempo, Selasa, 26 Februari 2013.
Menurut Suprapto, KPK datang Kamis, 21 Februari lalu dan “meminjam” berkas asli mengenai pernikahan petinggi Polri yang telah menjadi tersangka kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang proyek simulator kemudi di Korp Lalu Lintas itu. Sebagai salah satu pegawai Tata Usaha KUA Pasar Minggu, dia diminta menjadi saksi penyitaan dokumen tersebut.
“Saya tidak tahu lagi rinciannya. Berkas aslinya sudah di KPK,” ujarnya.
Suprapto tak begitu mengenal penghulu yang menikahkan Djoko dan Mahdiana. Namun, dia memastikan jika penghulunya adalah Kepala KUA Pasar Minggu yang menjabat pada saat itu.
“Itu sudah lama sekali dan beliau sudah pensiun,” kata dia.
Pernikahan Djoko Susilo dengan Mahdiana tercatat di KUA Kecamatan Pasar Minggu dengan Akte Nikah Nomor : 818/129/V/2001 tanggal 14 Mei 2001. Dua minggu kemudian mereka melangsungkan pernikahan, tepatnya tanggal 27 Mei 2001. (tpc/snc)
SegmenNews.com– Trio Macan berjanji tidak akan tampil bukan-bukaan, alias seronok, saat tampil di atas panggung. Mereka kini sudah mengubah konsep dengan penampilan lebih elegan.
“Tahun 2013 ini menjadi perubahan besar bagi Trio Macan. Kita sekarang tampil lebih elegan, tidak terbuka lagi, pakaian lebih sopan supaya enak dilihat,” kata Ifa, personel Trio Macan, saat ditemui usai mengisi acara Bukan Empat Mata, di Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (28/2) malam.
int
Namun demikian, imej seksi tidak akan mereka tinggalkan. Hanya saja goyangan Ifa, Caca dan Lia yang kerap dianggap mengumbar aurat tidak lagi mereka tampilkan.
“Untuk goyangan tidak kayak dulu lagi. Goyang tetap ada, tapi lebih di rem,” candanya.
Perubahan imej tersebut ternyata mengundang banyak pro kontra dari para penggemar. Namun mereka menerima itu sebagai sebuah resiko dari pekerjaan.
“Banyak pro kontra itu wajar, tapi seiring berjalannya waktu penggemar pasti tahu dan bisa menerima kita apa adanya,” ujar Lia. (inc/snc)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus berupaya mengembangkan dan memajukan pembangunan Desa. Hal itu adalah salah satu prioritas Pemkab dalam mensejahterakan masyarakat.
Untuk itu Pemkab Rokan Hulu terus menggulirkan bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) yang tiap tahunnya tersu meningkat dengan harapan Desa akan terus berkembang.
Seperti dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMPD) Rokan Hulu, Budhia Kasino bahwa tahun 2013 ini dana ADD meningkat 8 persen menjadi Rp 56,5 miliar yang diperuntukkan bagi 147 desa di 16 kecamatan. Sedangkan tahun 2012 dana ADD hanya Rp 49,500 miliar.
“Setiap Desa mendapatkan bantuan bervariasi dari Rp 300 juta hingga Rp 500 juta,” ujarnya.
Dana tersebut digunakan untuk pembangunan Desa, 70 persen biaya operasional, 30 persen lagi untuk peningkatan insfrastruktur pedesaan.
Bhudia Kasino
Bagi Desa yang belum menyampaikan laporan tersebut, maka bantuan untuk tahun 2013 tidak diberikan. Sebab mereka harsu mempertanggung jawabkan penggunaan anggaran ADD tahun 2012 dahulu.
“BPMPD akan membuat sanksi tegas seperti surat teguran agar pemerintah desa lebih disiplin,” katanya.
Disamping itu langkah Pemda Rohul untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan memberikan bantuan modal untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan usaha simpan pinjam (UED-SP). (adv/humas)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Jelang Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Provinsi Riau, Juni 2013 mendatang. Badan Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Riau lakukan penanam padi sawah 100 hektar di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.
ilustrasi
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Rohul, Ir. Sri Hardono, MM melalui Sekretaris, Mubrizal, Jum’at (1/3/2013) padi akan akan ditanam salah satunya seperti, imfari 6 dan 7. Penanaman padi akan dilakukan pada minggu ke 2 bulan Maret 2013.
“Itu adalah kualitas unggul yang akan dikembangkan di Rokan Hulu, kita juga akan mengusahakan sertivikasi benih dari Riau,” ujarnya.
Lanjut Mubrizal, dengan adanya tanaman padi 100 Hekatare tersebut, akan dapat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi padi yang ditanam sangat berkualitas.
“Kegiatan Peda KTNA rencananya di laksanakan di Pendopo Kecamatan Rambah Samo, tentunya itu sangat pontensial dalam pengembangan pertanian khususnya tanmanan pangan di Rohul,” tukasnya. (adv/humas)
Medan (SegmenNews.com) – Debat kandidat lima pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagub Sumut) akan berlangsung di Hotel Grand Angkasa, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan, sekira pukul 18.30 WIB. Selain menghadirkan panelis dari Medan, KPU Sumut juga mendatangkan panelis dari Jakarta berlatar belakang ekonom.
Komisioner KPU Sumut, Turunan Gulo, mengatakan, persiapan menuju debat kandidat sudah rampung hingga 90 persen. Sisanya persiapan teknis yang nantinya akan diselesaikan sebelum pelaksanaan dimulai. Dua panelis yang akan hadir dalam acara tersebut sudah mengonfirmasi kesediaannya untuk hadir.
“Panelisnya satu berlatar belakang politik dan satu lagi ekonomi, sehingga nantinya debat bisa berjalan sukses dan menarik,” katanya di Medan, Jumat (1/3/2013).
Dia menjelaskan, mengenai kesiapan para kandidat, kelimanya menyatakan akan hadir, namun KPU tidak berhak memaksa kehadiran mereka apalagi memberi sanksi. “Kami hanya menjalankan tahapan dan memfasilitasi saja,” ucapnya.
Dalam debat nantinya akan diisi materi seputar ekonomi, politik, birokrasi, infrastruktur, serta sejumlah persoalan lain yang mencolok di Sumatera Utara. Selain persiapan debat kandidat, pihaknya mengaku tidak mengalami kendala menuju hari pencoblosan pada Kamis, 7 Maret 2013. “Semuanya sudah oke dan tidak ada masalah,” akunya.
Pilgub Sumut 2013 diikuti lima pasangan calon dengan daftar pemilih mencapai 10,3 juta orang yang tersebar di 33 kabupaten/kota. Mereka adalah Gus Irawan-Soekirman, Efendi Simbolon-Jumiran Abdi, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal, Amri Tambunan-RE Nainggolan, dan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi. (okz/snc)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Terhitung tanggal 1 Maret 2013, truk angkutan barang pertambangan, perkebunan, dan kehutanan dilarang mengisi solar subsidi.
Larangan itu berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No 1/2013. Sebenarnya laraangan itu sejak September 2012 sesuai Peraturan Menteri ESDM No 12/2012.
Pertamina sebagai unsur pelaksana terhadap Peraturan Menteri ESDM, telah menyediakan sarana dan fasilitas layanan BBM Non Subsidi di SPBU-SPBU.
Di Provinsi Riau telah tersedia layanan BBM Solar Non Subsidi sebanyak 12 SPBU dan 2 APMS. Pertamina hanya akan menyalurkan volume BBM Subsidi sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Diharapkan truk angkutan perkebunan, pertambangan, dan kehutanan bersedia membeli Bahan Bakarnya dengan Solar Non Subsidi yang telah tersedia di SPBU-SPBU Pertamina.
Apabila truk angkutan barang pertambangan, perkebunan, dan kehutanan tidak bersedia mengisi dengan Solar Non Subsidi, dikhawatirkan akan terjadi antrian panjang pada jalur pengisian Solar Subsidi di SPBU Pertamina, walaupun di SPBU tersebut juga tersedia stok Solar Non Subsidi.
Solar Subsidi hanya akan diprioritaskan bagi mobil angkutan umum, kendaraan pribadi, dan usaha mikro. Operator SPBU akan mengarahkan truk-truk perkebunan, pertambangan, dan kehutanan menuju shelter pelayanan Solar Non Subsidi yang telah tersedia di SPBU.
Pertamina berharap Dinas terkait (Perkebunan, Pertambangan, Kehutanan, dan Perhubungan) dapat menegaskan kepada industri-industri atau perusahaan-perusahaan pemilik truk tersebut untuk menggunakan Solar Non Subsidi yang dapat dibeli melalui SPBU-SPBU Pertamina, demi kelancaran operasionalnya.(rls/fin)