Beranda blog Halaman 2980

Penertipan PKL di Pekanbaru, Tukang sate Mengamuk

Pekanbaru (Segmennews.com)- Penertiban Pedagang kaki lima (PKL) di lokasi jalan Cut nyak dien Pekanbaru tidak semulus yang diharapkan, pasalnya beberapa tukang sate mengamuk, Rabu (30/1/2013) malam.

Alhasil penertiban itu nyaris ada bentrok fisik antara pedagang sate dan petugas satpol-PP. Walaupun tidak ada yang luka namun gerobak sate rusak.

Awalnya penertiban PKL yang dimulai sejak pukul 17.30 wib itu berlangsung aman dan tertib, tiga pintu masuk akses Jalan Taman Kota di kawal sekitar 250 tim yustisi. Namun tiba-tiba dari arah Jalan Pepaya datang beberap pedagang sate ke arah jalan Cut Nyakdien pada sekitar pukul 18.10 wib.

Sudirman nama pedagang sate di hadang tim yustisi tidak boleh masuk.perdebatan mulut pun terjadi,Tiba-tiba para PKL yang saat itu berkumpul di sekitar lokasi ikut menarik masuk gerobak. Aksi tarik dan  dorong pun tak terelakkan antara PKL dan tim yustisi yang berujung pada terbaliknya gerobak.

Komandan Peleton II Satpol -PP kota Pekanbaru, M. Harahap di lokasi mengatakan, mereka menempatkan 250 anggota di 3 titik untuk menghambat masuknya pedang.
  
Ketika di tanyakan apa ada perintah untuk mengangkat dagangan PKL, Ia menjawab,  tidak ada tetapi untuk mengantisipasi sebelum PKL masuk tim yustisi menutup tiga pintu dengan pagar betis.
  
Sementara pedagang sate, Sudirman mengakui berniat akan berjualan di taman Kota, akan tetapi mereka di larang dan di cegat tidak boleh masuk kekawasan tempat mereka berdagang.
  
“Saya mau  masuk  dilarang padahal saya sudah 8 tahun  mangkal di taman kota . saya cuma mau pinggirkan gerobak tetapi tiba-tiba saya tidak tahu lagi masa dan petugas tarik menarik gerobak dan akhirnya terjungkal,” ujarnya.(den)

Bupati Rohul Beri Beasiswa Pada Anak Yatim Berprestasi

Bupati Achmad memberikan beasiswa

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Bupati Rokan Hulu Drs.H.Achmad Msi menyerahkan bantuan beasiswa kepada anak yatim berprestasi di Masjid Agung Madani Islami Center Pasir Pangaraian.

Menurut ketua harian pengurus Masjid H.Abdul Haris Nasution Msi, Kamis (31/1/2013) bahwa bantuan tersebut merupakan kegiatan rutin dari Masjid Agung Madani Islamic Center tiap bulan. Yang dilakukan perbulannya untuk satu desa. hari ini diberikan untuk anak yatim berprestasi dari Desa Sungai kuning kecamatan rambah Samo sebanyak 16 orang.

“Tiap anak mendapatkan sekitar Rp 1 juta hingga 1,5 juta,” paparnya.

Usai penyerahan beasiswa, Bupati Achmad menuturkan bahwa membantu anak yatim adalah tugas bagi Umat Islam secara keseluruhan.
Anak yatim adalah anak kita bersama dan mereka perlu mendapat hak sebagaimana anak-anak yang punya orang tua, seperti biaya untuk keperluan sekolah, membeli pakaian.

Bupati menghimbau kepada anak yatim yang mendapat bantuan pada hari ini agar tidak dilihat dari jumlahnya, akan tetapi adalah kepedulian pengurus Masjid Agung Islamic Senter terhadap orang-orang yang tidak punya orang tua lagi, agar mereka dapat merasakan hidup layak sebagaimana warga lainnya.(ADV/Humas)

Majukan Kabupaten, Bupati Bangun Jalan 2 Jalur

Bupati Rohul tinjau jalan

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Untuk lebih memajukan kota PasirPangaraian, Bupati Rokan Hulu Drs.H.Achmad Msi membangun jalan jalur dua di Ibukota Kabupaten Rohul sepanjang 22 kilometer melalui Proyek Multy Year 2012-2014. Pembangunan awal dilakukan sepanjang 1 Km.

Kegiatan pembangunan jalan sudah dimulai sepanjang 22 kilometer mulai dari Kecamatan Rambah Samo tepatnya di Desa danau Sati menuju Simpang Kumu, ditengah jalan akan dibuan median jalan selebar 3 meter yang dilengkapi pertamanan dan lampu jalan.

“Tahap pertama akan di bangun di Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah,” ujar Bupati saat  peninjauan jalan, Kamis (31/1/2013) tadi pagi.

Selain untuk perekenomian masyarakat pembangunan jalan juga dalam persiapan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau yang akan di laksanakan di kabupaten Rokan Hulu. Yang di selenggarakan pada bulan Juni mendatang.

“Kita optimis menjelang pelaksanaan MTQ, paling tidak badan jalan jalur dua itu sudah terbuka, minimal dari Desa danau Sati sampai ke bundaran perkantoran pemda Rohul sudah selesai,” ungkapnya.

Menurut Bupati pembangunan jalan tersebut sampai hari ini belum ada kendala, sebab masyarakat sekitar sangat mendukung  sekali pembangunan jalan itu. Bahkan sampai hari ini belum ada satu orang wargapun yang meminta ganti rugi lahan mereka yang diambil untuk jalan.

Bupati juga mengatakan bahwa pembangunan jalan tersebut cukup menguntungkan bagi Masyarakat, terutama sekali tanah mereka yang dipinggiran jalan ini akan semakin mahal harganya, kemudian diterangi lampu dan dihiasi dengan pertamanan, dan mereka tidak lagi merasakan jalan becek dan lain sebagainya.

Lebar jalan seluruhnya total 24 meter, Median 3 meter, dan jalan dua jalur selebar 7 meter kiri-kanan, kemudian akan dibuat trotoarnya dengan anggaran APBD Rohul selama tiga tahun.

Bupati menghimbau kepada seluruh Masyarakat yang terkena pelebaran jalan agar merelakan dan tidak minta ganti rugi, kemudian diharapkan kepada kontraktor jika ada pagar rumah masyarakat yang terkena pelebaran jalan agar dipindahkan dan diperbaiki sebagaimana semula.

“Jika pelebaran jalan mengenai rumah dan pagar masyarakat agar di perbaiki kembali seperti sediakala,” Intruksi Bupati. (Adv/Humas)

Kemenag Rohul: Ciptakan Masjid Konsep Paripurna

Drs H Aahmad Supardi Hsb MA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Masjid merupakan lokasi atau tempat strategis untuk melakukan pembinaan ummat Islam. Selain tempat sholat, mesjid semestinya juga bisa dijadikan sebagai sentra dakwah dan pendidikan keagamaan dan ekonomi umat Islam atau yang disebut dengan konsep Masjid Paripurna. Untuk menciptakan itu, peningkatan mutu manajemen mesjid sesuatu hal yang sangat dibutuhkan.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H Ahmad Supardi Hasibuan,MA dalam sambutan dan pengarahannya di depan para Mublliq peserta Orientasi Peningkatan Mutu Manajemen Masjid yang ditaja Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Provinsi Riau di Hotel gelora Bhakti Pasir Pengaraian, Selasa (29/1/2013).

Lebih lanjut diakui Supardi, mutu manajemen kebanyakan masjid saat ini dinilai masih sangat kurang.”Kita akui memang kebanyakan masjid di sekitar kita hanya difungsikan untuk ibadah sholat saja, sedangkan fungsi lainnya belum secara  maksimal dilaksnakan, hal itu disebabkan masih kurangnya mutu manajemen yang dimiliki pengelolanya,”tuturnya.

Selain peningkatakan mutu manajemen pengelola, Kakankemenag juga menegaskan yang juga perlu bahkan sangat penting untuk diperhatikan kesejahteraan pengelola masjid itu sendiri. Karena bagaimanapun, peningkatakan mutu tersebut sangat erat kaitannya dengan tingkat kesejahteraan pengelola mesjid itu sendiri.

”Bagaimana bisa meningkatkan mutu, sementara tingkat kesejahteraan pengelola masjidnya tidak diperhatikan,” ujarnya.

Sementara itu terkait kegiatan orientasi peningkatakan mutu manajemen masjid yang ditaja MDI Provinsi Riau terhadap muballig di Rokan Hulu, Supardi menilai ini merupakan kegiatan yang bernilai positif dalam rangka memberikan pencerahan terhadap para muballiq.

Sehingga, diharapkan para muballiq ini bisa menyampaikannya dalam dakwah kepada masyarakat.

Untuk diketahui orientasi peningkatakan mutu manajemen masjid ditaja MDI Provinsi Riau dengan menggunakan anggaran 2012.

Kegiatan yang dilangsungkan selama sehari dan diikuti puluhan muballiq se Rokan Hulu itu mendatangkan penceramah, antara lain, DR.H.Abdul Razak selaku ketua MDI Provinsi Riau,H Yusri Yun dan lainnya.(rls/dab)

Aneh, Said Faisal Belum Ditahan Penuntut Umum KPK di Pekanbaru

Said Faisal alias Hendra

Pekanbaru(Segmennews.com) – Sidang kasus suap dana PON XVIII Riau 2012 sebesar Rp900 juta di Pengadilan Tipikor Pekanbaru Rabu petang tadi (30/1) menghadirkan saksi ahli Speech/Audio Forensik Ir R Sugeng Joko Sarwono yang dihadirkan oleh Penuntut Umum KPK untuk menganalisis suara ajudan Gubernur Riau Said Faisal alias Hendra.

Dalam kesaksiannya Ir R Sugeng Joko Sarwono menegaskan ada 20 kata yang sering diucapkan Said dalam penyadapan percakapan misalnya kata “malam”, “kediaman”, “barang”, “selamat, Pak,” “ditunggu” dan masih banyak lagi kata lain. Menurut Sugeng ini telah dituangkannya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) KPK beberapa waktu lalu.

“Keaslian suara Said Faisal dari penyadapan dan rekaman penyidikan, 90 persen lebih itu adalah identik dengan suara Said Faisal,” kata saksi ahli Ir R Sugeng Joko Sarwono di depan sidang yang dipimpin hakim ketua Isnurul SH MH.

Berkaca pada sidang sebelumnya Said Faisal sudah diancam pasal 22 dan pasal 174 oleh hakim ketua Isnurul SH MH karena Said berbohong di pengadilan karena tak mengakui itu suaranya. Hakim ketua Isnurul SH MH meminta penuntut umum KPK Riyono SH MH menerapkan pasal 22 dan 174 kepada Said Faisal ini.

Namun dalam sidang beberapa waktu lalu, Riyono SH MH dkk dari penuntut umum KPK belum berani menahan Said Faisal karena belum ada keterangan saksi ahli. Tapi dalam sidang Rabu petang tadi (30/1) sudah ada keterangan saksi ahli speech Forensik 

Ir R Sugeng Joko Sarwono yang menyatakan 90 persen lebih itu identik rekman suara Said Faisal, tapi kenapa Said Faisal tak ditahan penuntut umum KPK Riyono SH MH?

Beberapa wartawan dan LSM yang memantau jalannya sidang ini menilai penuntut umum KPK seperti “masuk angin” karena tak konsekuen menjalankan amanah hakim ketua Isnurul SH MH agar menahan Said Faisal. Suasana di pengadilan usai sidang petang tadi diwarnai kecurigaan para wartawan dan LSM terhadap penuntut umum KPK yang dituding loyo mempertanyakan kredibilitas penuntut umum KPK.(RPO/dn)

Sidang Kasus Suap Dana PON XVIII : Pertemuan Setya Novanto dengan Gubri Bahas Masalah Golkar

Setya Novanto

Jakarta(Segmennews.com) – Sidang kasus suap dana PON XVIII 2012 Riau sebesar Rp900 juta memasuki babak baru yaitu pemeriksaan saksi mengerucut ke level pejabat tinggi negara. Salah seorang yang dimintai kesaksiannya soal dugaan kucuran dana 1 juta dollar AS lebih dari Lukman Abbas bersama rekanan venue PON Riau adalah Ketua Fraksi Golkar DPR RI Setya Novanto.

Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Pekanbaru Rabu tadi (30/1) Setya Novanto mengaku ada bertemu dengan Gubernur Riau Riau Rusli Zainal di ruang F-Golkar DPR RI. Gubri saat itu juga membawa Kadispora Riau saat itu Ir Lukman Abbas dan Kadis PU Riau Ir SF Haryanto. 

Tapi kata Setya Novanto pertemuannya dengan Gubri Rusli Zainal adalah membahas masalah partai Golkar yang akan mengadakan seminar. Tidak ada membahas masalah PON. Ketika ditanya hakim ketua yang memimpin sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru Isnurul SH apakah jumpa dengan  terdakwa Lukman Abbas dan SF Haryanto, maka Setya Novanto menegaskan bahwa dia hanya ketemu Gubri Rusli Zainal saja waktunya sangat singkat hanya sekitar 10 menit.

“Kami saat itu sedang akan makan siang bersama di ruang fraksi Golkar DPR RI. Tiba-tiba bertemu Gubernur Riau Rusli Zainal menyampaikan masalah rencana seminar partai Golkar. Pertemuan Saya itu dengan Rusli Zainal sebentar saja hanya sekitar 10 menit karena Pak Rusli terburu-buru ada urusan lain. Pak Rusli tak sempat makan siang bersama dengan kami,” tegas Setya Novanto.

Ketika ditanya hakim apakah Setya Novanto ada menerima titipan surat atau proposal dalam pertemuan itu dibantah Ketua F Golkar DPR RI itu dengan mengatakan dia tak ada menerima surat ataupun proposal dari Gubernur Riau Rusli Zainal. Sementara terdakwa mantan Kadispora Riau Ir Lukman Abbas MT yang diberi kesempatan menanggapi kesaksian Setya Novanto itu menegaskan keterangan Setya Novanto itu benar. Benarnya kata Lukman memang Setya Novanto tak ada menerima surat atau proposal dari Lukman dan SF Haryanto, tapi surat itu diterima anggota DPR RI Kahar Muzakir.

Sidang siang tadi berlangsung cepat sekitar 1 jam lebih. Usai sidang itu Setya Novanto langsung keluar ruang sidang dan naik mobil Lanscruiser warna hitam BM 898 PU.(dn/rpc)

Trik Agar Suami Lebih ‘Penurut’ Saat Bercinta

Jakarta (Segmennews.com)- Seks merupakan hal yang masih sensitif untuk diperbincangkan, bahkan dengan pasangan sendiri. Namun bersikap lebih terbuka tentang apa yang Anda mau dan tidak saat bercinta sangatlah penting. Hal ini demi mempertahankan kehidupan seks yang sehat dan berkualitas.

Ketika satu pihak merasa nyaman dengan apa yang dilakukannya, sementara pihak lain justru tertekan dan tidak nyaman, bisa berbahaya bagi hubungan pernikahan. Jika sudah begini seks pun hanya dipandang sebagai kewajiban. Bagaimana caranya membuat pasangan menuruti apa yang Anda mau saat berhubungan seks? Ini dia triknya, seperti dikutip dari The Nest.

1. Puji Si Dia
Mulai percakapan soal seks dengan memuji kehebatannya di ranjang dan betapa Anda menikmati sentuhan-sentuhan tertentu yang dia lakukan. Jadi sebelum mulai ke pokok masalah, angkat dulu hal-hal dari suami yang membuat Anda merasa nyaman dan menikmatinya. Saat mood si dia sudah bagus, perlahan-lahan ubah topik pembicaraan dengan memberi saran apa yang sebaiknya dia lakukan untuk membuat aktivitas seks lebih menyenangkan. Tetap sampaikan dengan kalimat positif, bukan kritik atau komplain terhadap kemampuan seks pasangan.

2. Show Him
Jika Anda terlalu malu membicarakan fantasi dan keinginan seks, gunakanlah bahan referensi seperti buku tentang seksologi atau artikel soal seks. Katakan padanya Anda baru saja membaca artikel tentang posisi bercinta terbaru yang bisa membantu Anda lebih mudah orgasme atau dapatkan puncak kenikmatan. Bilang padanya, kalau tak ada salahnya jika Anda dan pasangan mencoba gaya baru tersebut.

3. Bahasa Tubuh
Jika Anda ingin suami melakukan stimulasi lebih banyak pada area klitoris, pindahkan tangannya arahkan ke bagian tubuh yang Anda mau. Atau jika Anda ingin mencoba posisi bercinta yang baru, kendalikanlah situasi dan ubah posisi tubuh sesuai yang Anda mau. Bila Anda sudah merasa nyaman dan menikmati aksinya, tunjukkan dengan mengeluarkan suara sensual yang membuatnya mengerti, sehingga dia akan lebih fokus pada gerakan yang dimaksud. (hs/dtc/snc)

Batavia Air Bangkrut, Stop Operasi Mulai Pukul 00.00 WIB

Jakarta (Segmennews.com)- Perusahaan maskapai penerbangan swasta nasional Batavia Air diputuskan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Alhasil, Batavia Air akan menghentikan operasional sejak pukul 00.00 WIB.

“Mengadili, mengabulkan permohonan untuk seluruhnya,” demikian ucap ketua majelis hakim Agus Iskandar dalam sidang di gedung PN Jakpus, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2013).

Atas putusan ini, Batavia Air masih pikir-pikir apakah menerima atau tidak. Batavia Air memiliki beberapa hari untuk mengajukan kasasi.

“Sesuai pasal 11 ayat 2 UU Kepailitan, kita memiliki hak 7 hari mengajukan kasasi atau tidak,” ujar kuasa hukum Batavia Air, Catur Wibowo.

“Lalu bagaimana operasional pesawat Batavia?” tanya wartawan.

“Mulai pukul 00.00 WIB, semua aktivitas berhenti. Semua diserahkan ke kurator,” jawab Catur.

Adapun kuasa hukum penggugat, International Lease Finance Corporation (ILFC), tak berkomentar atas putusan ini. Dua pengacara yang hadir di persidangan bergegas meninggalkan area pengadilan.

ILFC mengajukan permohonan pailit kepada PT Metro Batavia. Gugatan pailit tersebut terkait dengan pesawat Airbus A330 yang dioperasikan maskapai swasta nasional tersebut untuk angkutan haji yang disiapkannya.

Namun, Batavia tidak mendapatkan tender pengangkutan haji sehingga pesawat tidak maksimal dioperasikan. (hs/dtc/snc)

Padang Sidimpuan Kekurangan 6 Dokter Spesialis

Sidimpuan (Segmennews.com)– Selama ini pelayanan di bidang kesehatan di Kota Padasidimpuan (Psp) masih kurang maksimal. Selain itu, ternyata RSUD Psp yang termasuk rumah sakit kelas B, juga masih kekurangan 6 dokter spesialis. Lengkaplah sudah, keprihatinan dengan kondisi ini.

Karenanya, pemerintahan baru di Kota Psp diharapkan memprioritaskan peningkatan pelayanan RSUD Psp, baik bangunan, peralatan, sumber daya manusia (SDM) dan lainnya. Selain itu, pemerintah harus segera menambah kekurangan enam dokter spesialis yang melayani di RSUD Psp tesebut.

Menurut Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Kota Psp Timbul Simanungkalit, Senin (28/1), kondisi fasilitas dan pelayanan rumah sakit saat ini sangat memprihatinkan, dimana alat-alat kesehatan yang ada sudah ketinggalan zaman. Untuk scanning, pasien harus pergi ke RSUD Tapsel di Sipirok karena tidak ada alat CT-Scan atau yang sejenisnya.

“Fasilitas rawat inap juga tidak mencukupi. Bangunannya sudah perlu direnovasi karena masih peninggalan lama,” ujarnya. Kebanyakan pasien yang datang berobat ke RSUD Psp kata Timbul, hanya pasien kecelakaan atau yang kritis dan yang tidak mampu. Atau dengan kata lain, tidak ubahnya ‘rumah sakit P3K’ saja.

“Bagi orang yang mampu lebih memilih untuk berobat ke Medan, malah banyak yang sudah ke luar negeri semisal Penang dan Singapura. Padahal dokter-dokter yang ada di sana banyak yang lulusan Indonesia. Tapi mereka diberikan fasiltas peralatan dan insentif yang memadai,” ucapnya.

Dari segi bisnis ini adalah peluang, sudah banyak orang yang bisa mengeluarkan biaya mahal untuk pelayanan kesehatan berkualitas. Tapi untuk kondisi sekarang, itu tak mungkin bisa diharapkan. Untuk memberi insentif tenaga dokter ahli saja kita tidak mampu. Psp kekurangan dokter-dokter spesialis,” jelasnya.

Pola hidup termasuk pola makan masyarakat Psp memiliki kecenderungan mudah terganggu kesehatannya. Sehingga pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas pemerintah. Dalam kondisi yang memprihatinkan itu kata Timbul, RSUD Psp masih dibebani PAD sebesar Rp3,2 Miliar untuk tahun 2012 lalu. Secara tidak langsung itu didapatkan dari pasien tak mampu.

Memang RSUD Psp sudah termasuk rumah sakit kelas B, tetapi harus ditingkatkan pelayanannya. Bila perlu pemerintah harus berani merelokasi rumah sakit tersebut ke tempat yang lebih luas.

Bisa saja dengan melakukan ruislagg (tukar guling). Karena lokasinya tidak memungkinkan lagi untuk menampung kebutuhan masyarakat Psp. Selain tanggungjawab public service, rumah sakit juga bisa dijadikan income daerah.

“Jika rumah sakit daerah punya kualitas tidak mustahil orang-orang diluar Psp juga akan datang kemari dan hal ini akan memutar roda perekonomian,” katanya.

Direktur RSUD Psp, dr Aminuddin RSUD Psp masih membutuhkan 6 dokter spesialis lagi. Sudah dilakukan segala upaya dalam pengadaan dokter spesialis ini di antaranya dibukanya penerimaan CPNS setiap tahun untuk jurusan dokter spesialis.

Kemudian  menyurati provinsi, Depkes dan mencoba menjalin kerjasama dengan universitas khususnya Fakultas Kedokteran agar menempatkan lulusannya di RSUD Psp. Namun kendala yang dialami selama ini katanya adalah masalah anggaran, dimana honor yang akan diberikan kepada dokter spesialis yang bukan PNS tidak mampu dibiayai oleh pemerintah, sehingga dokter spesialis sungkan bekerja di Kota Psp.

Adapun jumlah personil RSUD Psp saat ini katanya, dokter spesialis bedah 1, dokter spesialis anak 2 orang namun satu statusnya honor yang diperbantukan, dokter spesialis bedah 1 orang, dokter spesialis kebidanan 2 namun 1 honor diperbantukan, dokter THT 1, dokter paru 1, dokter mata 1, dokter syaraf 1 namun statusnya honor diperbantukan, dokter patologi klinik 1, gokter gigi 3 orang, dokter umum 15 dan tenaga keperawatan sebanyak 169. Rata-rata masyarakat yang berobat per harinya, untuk rawat jalan sebanyak 200 pasien dan untuk rawat inap sekitar 100 pasien.

Adapun penyakit pasien yang paling banyak ditangani yakni penyakit dalam, anak, bedah, persalinan dan syaraf dan 50 persen diantaranya pasien yang ditangani RSUD Psp adalah pasien jamkesda, pemegang kartu jamkesmas kemudian disusul askes dan pasien umum.

Sementara itu untuk PAD yang disumbangkan, kata Aminuddin dari tahun 2011 targetnya Rp2,6 miliar dan tahun 2012 Rp3,2 miliar atau terus naik dari tahun ke tahun dan realisasinya selalu mencapai kisaran 100 persen.

Saat ini RSUD Kota Psp berdiri di atas lahan seluas 5.242,5 meter persegi dengan satu unit RS Bersalin serta didepannya lahan kantor RSUD Kota Psp dengan 6 poliklinik, satu ruang Instalasi Gawat Darurat, dapur umum, Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL), kamar mayat, ruang pelayan terpadu dengan jumlah tempat tidur sebanyak 151 buah dan ruang VIP sebanyak 23 unit.  (mtc/snc)

Kejari Siak Terima Berkas Dugaan Korupsi dana Atlet Senilai Rp 430 Juta

Dayun (Segmennews.com)- Tim penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Siak menyerahkan berkas dugaan korupsi senilai Rp 4300 juta yakni, dana atlet di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Dispersenibudpora) Siak ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Berkas masih dalam penelitian pihak kejaksaan aat ini berkas tersebut masih diteliti jaksa peneliti di Pidana Khusus (Pidsus) Kejari dan tersangka masih seorang berinisial SPG.

Kapolres Siak, AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Wisno Wibowo, Rabu (30/1/2013) kepada wartawan membenarkan penyerahan berkas tersebut ke jaksa guna petunjuk dalam proses penyidikan.

“Untuk tahap pertama, kita serahkan berkas dugaan korupsi dana atlet itu ke jaksa untuk diteliti. Nanti berkas diteliti dan kita tunggu petunjuk dari jaksanya,” ujar AKP Wisnu.

Diungkapkannya, untuk sementara tersangka masih satu orang berinisial SPG yang menjabat sebagai PPTK.

Sementara itu, Kejari Siak melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus mengaku pihaknya masih mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

“Kita sudah menerima berkasnya dan masih diteliti,” ujarnya.

Sementara itu diakui Kasi Pidsus bahwa terkait asus ini tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya, tergantung petunjuk jaksa penelitinya.

“Kita lihat saja nanti, karna kasus ini berkasnya baru saja masuk dan baru diteliti jaksa. Tersangkanya bisa saja bertambah dan hal itu tergantung penelitian berkas,” ungkap Jendra. (rinto)