Rokan Hulu (SegmenNews.com)- HM Zen.M.Pd kembali terpilih menjadi ketua Kwartir cabang gerakan Pramuka Kabupaten Rohul pada Periode 2013-2018. Pemilihan tersebut melalui Musyawarah Cabang III Gerakan Pramuka Kabupaten Rohul yang dilaksanakan di Hotel gelora Bhakti, Kamis(28/2/2013) siang.
Pemilihan tersebut dilaksanakan secara Aklamasi dengan menunjuk 2 orang calon ketua yakni M.Zen dan Wahyuni,k emudian dipilih oleh Peserta yang telah ditentukan panitia.
Sesuai dengan arahan Presiden RI pada Hari Pramuka ke 45 tahun 2006 lalu yang disampaikan Ketua Kwarcab Rohul M.Zen menyampaikan pengurus Kwartir Nasional agar melakukan Revitalisasi Organisasi Gerakan Pramuka.
Dimana Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka secara bertahap,tetapi pasti,citra dan kinerja Gerakan Pramuka Khususnya di kabupaten Rohul semakin membaik, minat kaum Muda terhadap gerakan Pramuka semakin meningkat.
Bersamaan dengan itu perbagai kegiatan ke Pramukaan telah semakin banyak dilaksanakan, untuk mencapai Visi dan Misi kegiatan Pramuka yakni, mempersiapkan para pemimpin Bangsa yang memiliki watak kepribadian Akhlak mulia pada masa depan.
Dengan disahkannya Undang-undang tersebut pemerintah daerah sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan ke paramukaan,karena dengan adanya undang-undang tersebut Pemerintah daerah mempunyai dsar hokum yang lebih kuat dalam membantu inansial organisasi gerakan pramuka.
M.Zen juga mengatakan pada kesempatan ini piohaknya mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Rohul masa Bkhakti 2007-2012 yang telah bekerja dan mengabdi kepada Organisasi Pramuka, telah membuat Prestasi-prestasi.
M.Zen yang juga terpilih sebagai ketua Kwarcab pada Perode 2013-2018 mengatakan mengajak seluruh Komponen pengurus untuk lebih meningkatkan Prestasi yang telah diraih.
“Setidak-tidaknya dapat mempertahankan Prestasi ini,” ajaknya.
Disamping itu M.Zen yang juga sebagai Kadisdikpora Rohul menghimbau kepada seluruh Kwartir cabanag dan ranting Gerakan Pramuka se Rohul mengajak agar mari bersama-sama berupaya melakukan hal-hal terbaik, demi masa depan kaum muda lebih cerah.
Sementara itu Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Riau yang diwakili Anshari kadir dalam arahannya menyampaikan Kwarcab Gerakan Pramuka kabupaten Rohul memang cukup pesat perkembangannya,dimana saat ini untuk perkembangan Gerakan mendapat Peringkat ke dua se provinsi Riau.
Untuk itu diminta kepada poengurus terpilih pada periode 2013-2018 agar meningkatkan Prestasi ini dan juga mempertahannya,
Ketua panitia Muscab III, Drs.H.Ibnu Ulya mengatakan, Musyarawarah cabang Pramuka di laksanakan lima tahun sekali dan saat ini adalah pada Kwarcab ke tiga, untuk memilih Kepengurusan yang baru pada periode 2013-2018 dengan Peserta dari seluruh Kwaran setiap Kecamatan yang ada. (ran)
mayat bocah saat di evakuasi dari sei batang lubuh
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- M Aldifari 8 tahun warga kampung bukit Kelurahan Rambah, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu di temukan tewas di tepian sungai batang lubuh, PasirPangaraian, Kamis (28/2/2013) sekitar pukul 12:00 Wib.
Menurut warga, Alfat (40) bermula korban bersama beberapa orang teman seusianya asik berenang di sungai batang lubuh sekitar 100 meter dari jembatan batang lubuh. Namun tiba-tiba saat korban hendak menuruni anak tangga di sungai hendak berenang tanpa pakaian sehelaipun, korban tepeleset dan tercebur kesungai,
Saat itulah teman-teman korban mencoba mencari pertolongan, korbanpun ditolong oleh seorang supir becak dan di bawa ketepian sungai. Tanpa pikir panjang pihak kepolisian yang saat itu datang bersama warga membawa korban ke RSUD Pasir Pangaraian dengan menumpang mobil Ambulans PT PSA kebun Tambusai saat itu kebetulan lewat.
Pantauan utusanriau.com di RSUD, hampir setengah jam lamanya, warga datang silih berganti melihat korban di ruang UGD RSUD, namun tak satupun warga yang mengenal korban. Selang beberapa menit kemudian datang seorang siswi SMA Muhammadiyah lengkap dengan pakaian sekolah, Devi selaku kakak korban.
Isak tangis kakak korbanpun pecah saat melihat tubuh adiknya terbaring kaku di UGD, dengan mengendarai ambulan RSUD korab di bawa kerumahnya. (ran)
Untuk mengatasi krisis listrik di Kabupaten Rokan Hulu, Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menyetujui kerjasama dengan pihak USAID-ICED untuk mngelola limbah Perusahaan Kelapa sawit (PKS) menjadi energi listrik.
Bupati meneken Memorandum Of Undrestanding (MoU) dengan project team United State Agency International Develovment-Indonetion Clean Energy Develovment (USAID-ICED) from the American people di rumah dinas Bupati, Selasa (26/2/2013).
Bupati menerima MoU USAID-ICEDBupati dan pihak USAID-ICED menandatangani MoUBupati Drs H Achmad Msi didampingi Wabup Ir Hafith Syukri MM photo bersama pihak USAID-ICED
Bupati Achmad berdialog dengan pihak USAID-ICED
Bupati photo bersama pihak perusahaan yang hadir
Bupati Rohul Drs H Achmad Msi dengan pihak USAID-ICED menantangani MoU
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sebanyak 5.000 wajib pajak (WP) yang bekerja di Perusahaan Chevron menyetorkan pajak orang pribadi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pekanbaru Senapelan.
“Ngisi bareng” adalah slogan yang dipilih Kanwil DJP Riau dan Kepulauan Riau dan KPP Pratama Pekanbaru Senapelan, dalam program setoran SPT tahunan tahun pajak 2012 melalui drop box dan penggunaan efiling system di PT. Chevron Rumbai dan Minas yang dimulai tanggal 25-27 Februari 2013.
Maryaldi, Kepala Seksi KPP Pratama Pekanbaru Senapelan menyatakan pihaknya sudah lama menjalin kerjasama dengan perusaha-perusahaan besar di Riau termasuk Chevron dalam penyetoran SPT tahunan orang pribadi. “Jemput bola dengan mendatangi perusahaan dalam menyetorkan SPT tahunan orang perorangan di gelar untuk memudahkan para karyawan yang disibukkan dengan pekerjaan,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, katanya, bisa diterima SPT tahunan WP seratus persen. Seperti Chevron, katanya, sejak tahun 1991 sudah menyetor pajak, bahkan CPI sudah berkali-kali mendapatkan penghargaan kepatuhan pajak. “Rata-rata setoran pajak perorangan Chevron Chevron diatas Rp 1 juta perbulan. Jika ditotal setoran bisa mencapai Rp 20 Miliar perbulan mencakup seluruh Riau,” ujarnya.
Bahkan, katanya, sebelum penyetoran pajak di pecah dari KPP Madya Pekanbaru, Wilayah kerja Pajak Rumbai pernah menerima pajak mencapai Rp60 Miliar. “Dengan jumlah WP Rumbai, Minas mencapai 1.200 KPP Madya Pekanbaru optimis akan mencapai target pajak sebesar Rp6 T setahun. Sementara KPP Senapelan Rp 583miliar,” tegasnya.
Muhammad Iwan, pegawai IT Provesional Chevron saat ditemui di lokasi penyerahan SPT Tahunan Rabu (27/2) mengakui.sangat bersyukur dengan di bukanya program penyerahan SPT tahunan orang pribadi ini langsung keperusahaan. Pasalnya selain lebih dekat, juga tidak perlu antre dan dapat dilakukan di sela-sela waktu kerja.
“Kemudahan lainnya juga kita tidak harus mengisi formulir di rumah cukup di lokasi dengan dibantu petugas pajak,” ujarnya.
Ia juga berharap pajak masyarakat yang sudah di kutip agar di gunakan pemerintah seoptimal mungkin untuk fasilitas pendidikan dan jalan.
Tiva Permata, manajer komunikasi PT CPI, saat di konfirmasi mengakui, Upaya ini untuk memudahkan dan meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang memperkerjakan ratusan dan bahkan ribuan karyawan, maka melalui kebijakan Kantor Pajak setempat melakukan program “Ngisi bareng SPT” dengan menempatkan drop box dan petugas-petugas pajak di areal operasi perusahaan.
Kantor Pajak, melalui program Dropbox, juga memberi kemudahan bagi karyawan sebagai Wajib Pajak untuk dapat melaporkan SPT tahunannya di tempat bekerjanya sehingga tidak harus mengantri di Kantor Pajak. Dengan ini diharapkan dengan adanya “jemput bola” ini, Wajib pajak dapat melaporkan SPT Tahunannya tanpa harus meninggalkan kantor dalam waktu yang lama. (fin/ur)
Pelalawan (SegmenNews.com)- Akan berakhirnya izin eksploitasi PT Medco yang mengelola Blok Kampar, pada Juli 2013 nanti. Untuk melanjutkan pengelolaan Pemkab Pelalawan berencana ingin mengelola sendiri sumber daya alam tersebut.
Hal itu dikatakan Bupati Pelalawan, HM Harris, kepada wartawan Selasa (26/2) kemarin. “Izin PT Medco akan habis. Kabar yang saya dengar, perusahaan itu akan mengurus perpanjangan izin eksploitasinya ke Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral melalui SK Migas. Tapi belum ada kepastian sampai sekarang. Kalau kita siap mengelolanya, makanya akan kita pelajari dulu bagaimana teknisnya,” ujar Harris.
Informasi perpanjangan izin PT Medco, kata Harris, diperolehnya dari salah seorang pejabat di SK Migas. Saat ini, izin tersebut sedang diproses di Kementerian ESDM. Namun, sampai saat ini PT Medco belum meminta rekomendasi perpanjangan ke Pemkab, sebagai salah satu syarat pengajuan ke SK Migas.
Pasalnya, hampir 70 persen areal ladang minyak PT Medco berada di wilayah Pelalawan, terbentang dari Kecamatan Kerumutan, Pangkalan Lesung hingga Ukui.
Lebih lanjut Harris mengatakan, Pemkab telah mengajukan persyaratan administrasi ke Kementerian ESDM sejak akhir tahun 2012 lalu. Minat untuk mengelola Blok Kampar sudah direncanakan sekitar satu tahun lalu, mengingat izin PT Medco akan berakhir.
“Pemkab terlebih dahulu melakukan kajian terkait tingkat produktivitas sumur minyak yang akan ditinggal perusahaan itu. Apabila keuntungan dihasilkan maksimal dibanding modal keluar, keputusan mengelola Blok Kampar akan dipastikan. Dalam waktu dekat, kita akan menurunkan tim ahli dan beberapa peneliti,” jelasnya. (den/hr/snc)
Pelalawan (SegmenNews.com)- Warga Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, mendatangi Kantor Bupati Pelalawan dan Kantor Balai TNTN, kedatangan mereka menagih janji Menteri Kehutanan RI terkait lahan zona pemanfaatan TNTN yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Kades Lubuk Kembang Bunga, Tengku Effendi menyatakan, kedatangan warga bersama Forum Peduli Ekonomi Rakyat (Fopera) serta tokoh pemuda minta Bupati menindaklanjuti lahan milik PT RAPP seluas 3 ribu hektare dilahan TNTN yang berdekatan dengan Desa Lubuk Kembang Bunga agar bisa imanfaatkan masyarakat.
“Kini lahan milik RAPP tersebut tidak terurus, pohon-pohon akasia sudah tua tidak lagi dipanen. Lebih baik digunakan masyarakat untuk berkebun dengan tanaman kehidupan seperti karet. Bila ini sudah bisa terealisasi tentunya akan dapat meningkatkan ekonomi rakyat,” ujarnya.
Dikatakannya, pihaknya sudah melayangkan surat ke DPRD Pelalawan untuk dilakukan hearing terkait zona pemanfaatan itu.
“Meskipun kita tak sempat menemui Bupati dan Kepala Balai TNTN, Kupin Simbolon, tapi kita sudah memasukkan surat ke Dewan agar digelar hearing, sehingga janji Menhut waktu berkunjung ke TNTN beberapa waktu lalu terwujud,” ujarnya.
Ketua Fopera, Izun, menilai alangkah baiknya jika lahan milik RAPP seluas 3 ribu hektare dimanfaatkan warga. (den/hr/knc)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Maraknya aktifitas galian C di Kota Pekanbaru termasuk di Kecamatan Tenayan Raya membuat Walikota Pekanbaru, Firdaus MT geram. Bahkan ia mengancam pengusaha galian C yang masih nekat melakukan eksplorasi tanah di Tenayan dan seputaran Pekanbaru akan diganjar UU no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan.
Menurut Firdaus, ia sudah memerintahkan Camat Tenayan untuk menutup galian C di wilayah tersebut beberapa waktu lalu. “Tidak ada izin galian C yang di berikan di wilayah Kota Pekanbaru, termasuk Tenayan. Akibat adanya 8 pengaduan warga yang kami trima. Saya sudah perintahkan Camat menutup galian C Tenayan,” ujar Firdaus.
Keberadaan galian C selain merusak lingkungan karena sudah menguras tanah tanpa mengindahkan kondisi lingkungan. Juga berdampak pada menyebarnya limbah galian C ke masyarakat yang berdampak pada kesehatan.
“Makanya nanti kami ingatkan lagi kalau memang masih ada yang membandel, dan tidak disiplin akan di tertipkan dengan paksa dan dikenakan sanksi undang-undang lingkungan,” tandasnya. (fin)
Bengkalis (SegmenNews.com)- Saat pelantikan sejumlah kepala Dinas dan badan eselon II dilingkungan Pemkab Bengkalis, Bupati H Herliyan Saleh menyebutkan kinerja Kadis seperti siput, Rabu (27/2/2013).
Akibat kinerja yang lamban seperti siput, kata Bupati membuat program kerja dirancang dan dianggarkan tidak bisa berjalan maksimal. Untuk itu Bupati kembali menegaskan kepada kepala dinas dan badan yang baru dilantik segera mempelajari tugas dan tupoksi di tempat yang baru sehingga dapat melaksanakan program kerja dengan baik.
“Target kinerja sesuai fakta integritas yang telah saudara-saudara teken hendaknya dapat dilaksanakan dengan baik,” pesan Bupati.
Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan bahwa mutasi dan promosi merupakan hal yang lumrah bagi setiap pegawai negeri sipil, sesuai sumpah sewaktu dilantik menjadi PNS. Sebagai abdi negara, seorang PNS selalu siap ditempatkan dan ditugaskan dimana saja.
Pada pelantikan pejabat eselon II kali ini, ada sejumlah pejabat yang mendapat promosi dan menempati jabatan eselon II diantaranya Sofyan Hadi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan dipromosikan menjadi kepala badan di instansi tersebut.
Kemudian Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Renaldi dipromosikan menjadi kepala badan di instansi tersebut. Sementara kepala badan sebelumnya, Eduar dilantik menjadi kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora).
Satu lagi pejabat yang dipromosi ke eselon II adalah Hera Indra Putra. Ia dipercaya menjadi Kepala Dinas Pendapatan Daerah menggantikan Moh Sukri yang dilantik menjadi kepala Dinas Kesehatan. Untuk jabatan kosong seperti Kepala Dinas Sosial diisi oleh Darwawi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sementara Plt Kepala Dinas Sosial, Zulfan Herri yang disebut-sebut bakal didefinitifkan tetap di posisi semula sebagai staf ahli bupati.
Selain itu ada juga pejabat yang dilantik ulang karena adanya perubahan nama SOTK serta nomenklatur tugas serta wewenang. Seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum, M Nasir dilantik kembali. Sebelumnya dinas ini bernama Dinas Bina Marga dan Pengairan. Kemudian Dinas Pasar dan Kebersihan, Indra Gunawan juga dilantik kembali menyusul adanya pengurangan tugas dan wewenang dari dinas tersebut, dimana urusan pertamanan dihilangkan. (adv)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sebanyak 71 hotel disiapkan untuk menghadapi Islamic Solidarity Games (ISG) III yang akan digelar 6-17 Juni 2013 di Pekanbaru, Riau.
Tujuh puluh satu hotel tersebut terdiri dari hotel bintang lima dan bintang tiga. Ada beberapa hotel bintang satu yang juga dipergunakan namun tergantung dengan kegunaan nantinya.
Demikian disampaikan Wakil Sekertaris ISG Daerah Inaisgoc, Denni Hermanto, Rabu (27/02) di Pekanbaru. “Dari hasil rapat untuk persiapan akomodasi ada sekitar tujuh puluh satu hotel yang akan dipergunakan untuk ISG nanti,” katanya.
Ditambahkan Deni bahwa hotel tersebut merupakan hotel-hotel yang dipergunakan pada PEKAN Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 lalu. Hotel ini juga disiapkan sesuai dengan data negara peserta yang akan mengikuti ISG. Selain itu, akan disesuaikan juga menu makanan yang akan dihidangkan untuk para peserta nantinya. Dimana hotel tersebut berkelas VIP,VVIP dan kelas elit lainya.
“Hotel-hotel ini hotel yang juga kita gunakan pada PON kemarin dan saya rasa tidak banyak kendala. Tapi, kita cuma menyesuaikan menu makanan seperti apa nantinya. Karena peserta inikan dari negara-negara yang berbeda dan tentunya menunya juga berbeda,” tambahnya.
Seperti diketahui per 21 Februari 2013 lalu sudah ada 27 negara peserta ISG yang mendaftar untuk mengikuti 18 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.
Seperti diketahui akan ada cabang olahraga yang akan dipertandingkan nantinya yakni, atletik, panahan, renang, bulutangkis, bola basket, sepakbola, senam, karate, pencak silat, sepak takraw, panjat tebing, taekwondo, tenis, dayung, bola voli indoor , voli pasir, angkat berat dan whusu. (ur/ran)
Siak (SegmenNews.com)- Bupati Siak bersama Muspida melakukan kunjungan kerja dan temu ramah dengan Masyarakat Desa Teluk Lanus kecamatan Sungai Apit yang dipusatkan di halaman kantor desa Teluk Lanus, Rabu (27/2).
Kunjungan kerja ini sudah dilakukan sehari sebelumnya oleh sejumlah kepala SKPD sekaligus bermalam di Teluk Lanus untuk melihat secara langsung persoalan yang menyangkut pembangunan infrastruktur, sarana prasarana pendidikan serta pelayanan kesehatan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat dan dikeluhkan oleh masyarakat Teluk Lanus.
Hadir pada kesempatan itu seluruh Muspida, para pejabat dinas jawatan dan instansi dilingkungan pemerintah kabupaten Siak, Camat Sungai Apit, Joko Edi Imhar serta para warga desa. Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan alat-alat sekolah bagi siswa, bantuan alat olah raga, serta bantuan dari BAZ kabupaten Siak.
Kepala Desa Irwan Syahroni mengungkapkan, kunjungan seperti ini menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi sejarah desa Teluk Lanus. Karena peristiwa ini sangat langka dan tak dapat dinilai harganya. Meski belum mampu merubah prediket terisolasi yang memang menjadi kenyataan, namun Syahroni mengatakan bahwa yang dirasakan saat ini sudah jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Terlebih dengan keberadaan kapal angkut (bus air) sebagai salah satu akses masyarakat ke wilayah luar.
Ditambah lagi perhatian pemerintah yang komit untuk meningkatkan pelayanan khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. “Meskipun status kami belum berubah karena masih tetap menjadi desa terisolir, dan itu adalah sebuah kenyataan tetapi yang sudah kami rasakan saat ini jauh lebih baik. Lebih sedaplah. Apalagi dengan keberadaan kapal bantuan yang sudah digunakan untuk melayani transportasi masyarakat,” ungkap Syahroni.
Disamping itu Syahroni juga menyampaikan aspirasi masyarakat untuk meminta agar pemerintah dapat meningkatkan pembangunan jalan akses warga sepanjang 15 KM. Jalan tersebut kata Syahroni merupakan jalan akses utama warga. Bahkan tak jarang anak-anak sekolah yang dihukum karena terlambat tiba di sekolah disebabkan oleh kondisi jalan yang rusak. Harapan lain yang tak kalah penting disampaikan Syahroni adalah jasa penerangan listrik.
Menanggapi persoalan yang disampaikan oleh Kepala Desa Teluk Lanus Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi sudah sewajarnya untuk disampaikan dan apa yang disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah kedepannya. Menyinggung soal penerangan listrik hal itu kata bupati sudah menjadi perhatian serius pemerintah. “Kepala desa memang harus menyampaikan apa yang menjadi persoalan ditengah-tengah masyarakatnya,” jelas Syamsuar.
Sudah menjadi prioritas program pemerintah daerah bagaimana bisa membuka akses jalan ke Teluk Lanus termasuk menggugah beberapa perusahaan yang berdekatan dengan wilayah ini. Sejauh ini kata Syamsuar sudah ada titik terang perusahaan yang ingin membuka akses jalan. Sedangkan mengenai pembangunannya akan dilakukan oleh pemerintah secara bertahap karena memang kondisi panjang jalan yang cukup jauh mencapai 63 KM. Karena kata Syamsuar Teluk Lanus harus dibangun dengan sebaik mungkin karena daerah ini harus memiliki potensi dan mampu berkembang secara cepat. “Tidak tertutup kemungkinan bahwa desa Teluk Lanus ini bisa mendorong pemekaran kecamatan dari kecamatan Sungai Apit. Daerah ini harus maju,” tegas Syamsuar.
Akan tetapi jika nanti akses jalan sudah meningkat, Syamsuar mengingatkan agar masyarakat yang sebelumnya bergerak dibidang pertanian tidak merubah lahannya menjadi perkebunan sawit. “Dan pemerintah tetap memikirkan bagaimana sistem yang kita terapkan adalah pertanian terpadu, demi meningkatkan penghasilan para petani. Karena banyak kegiatan usaha yang bisa diintegrasikan dengan pola pertanian,” ujar nya.
Selanjutnya Bupati memaparkan, menurut hasil survei lapangan yang telah dilakukan ada beberapa hal mendesak yang harus segera dilakukan, yakni pembangunan poli klinik desa (polindes) serta pembangunan sarana pendidikan anak usia dini (PAUD) serta akses jalan pertanian. Namun untuk sejumlah program yang direncanakan, Bupati tetap mengharapkan agar masyarakat bisa bersabar menunggu realisasi dari program tersebut karena memang sebagai daerah baru berkembang seluruh wilayah di kabupaten Siak memerlukan perhatian yang sangat mendalam. Akan tetapi masyarakat juga diharapkan dapat bersama-sama dukungan dan partisipasi masyarakat untuk membangun daerah ini.
Kunjungan ke Teluk Lanus kata Syamsuar merupakan kunjungan istimewa. Selain dihadiri oleh seluruh Muspida tetapi juga dihadiri oleh hampir seluruh kepala SKPD dan para pejabat pemerintah. “Karena memang kalau kunjungannya ke Teluk Lanus banyak yang mau ikut,” terangnya.
Dalam kesempatan ini temu ramah dilakukan dengan berdialog langsung bersama warga. Dialog ini disambut antusias oleh warga untuk menyampaikan keluhan dan permasalahan yang sedang dihadapi. Salah satunya adalah yang disampaikan transmigran lokal dari Bunga Raya Sumarno, yang mengaku sangat prihatin atas kondisi musholla yang ada dusun mereka karena atap musholla sudah rusak.
Sontak, entah ide dari siapa, para muspida dan seluruh pejabat serta rombongan yang hadir berinisiatif untuk mengumpulkan infaq. Terkumpul infaq sebesar 10juta rupiah langsung diserahkan Bupati Siak kepada warga yang sebelumnya menyampaikan keluhan tersebut.
Kejadian yang tak kalah menarik dalam kunjungan ini adalah hadiah kejutan dari warga untuk menghadiahi Dandim 0303 Sukirman Sulaiman yang tepat pada hari ini (27/2) sedang berulang tahun ke 41 tahun. Hadiah berupa do’a ini didahului dengan bersama-sama membaca al-fatiha sekaligus ucapan selamat dari bupati serta muspida lainnya dan ucapan selamat dari warga yang hadir. Sebelumnya saat memperkenalkan diri, Dandim 0303 Siak ini menyebutkan bahwa hari ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari lahirnya yang ke 41. (rls)