Beranda blog Halaman 2983

Anas: Ibas terima uang dari Nazar atau tidak, tanya ke Amir

anas ibasJakarta (SegmenNews)- Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sedikit demi sedikit membuka kunci ‘permainan’ Demokrat. Anas angkat bicara soal dugaan Edhie Baskoro terima uang dari Nazaruddin terkait proyek Hambalang.

Meski demikian, Anas tidak langsung menyebutkan hal itu secara gamblang. Menurut Anas orang yang paling tahu soal aliran uang Hambalang dari Nazaruddin kepada siapa saja adalah anggota Majelis Tinggi Amir Syamsuddin.

“Kalau itu tanya pak Amir Syamsuddin, pak Amir pertama kali meminta keterangan atau informasi dari Nazaruddin tentang aliran-aliran uang salah satunya ya, dan memang jawaban Nazaruddin mengejutkan, dia menyebut beberapa orang yang menerima uang itu,” kata Anas saat wawancara eksklusif dengan RCTI, Rabu (27/2) dini hari.

Saat didesak pembawa acara Ariyo Ardi mengenai tudingan yang menyebut nama Ibas menerima duit dari proyek Hambalang, Anas lagi-lagi melemparkan hal itu kepada Amir. Menurut Anas, dirinya hanya sebagai pendengar saat itu.

enggan menjelaskan lebih jauh dan beralasan dirinya tidak mau mencelakakan orang lain. Anas menyerahkan hal tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK).

“Saya hanya pendengar, kalau Pak Amir tidak mau menyebut nanti saya yang menjelaskan sebagai peran pengganti,” ujar Anas.

Ketika pembawa acara mencecar pertanyaan tersebut, Anas pun berkelit. Anas tetap tidak mau menjawab secara tegas apakah benar putra bungsu SBY itu menerima uang dari Nazaruddin atau tidak.

“Biarlah nanti proses hukum berjalan KPK. Sekali lagi saya tidak dalam posisi untuk mendoakan mendorong-dorong orang untuk celaka,” kunci Anas. Sumber: Merdeka.com

Bupati Rohul Buka MTQ ke-13 Tingkat Kabupaten

Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopinda Rohul memencet Serine pertanda MTQ XIII  di mulai  ( Selasa 26 Februari 2013 )
Bupati Achmad memencet serine tanda dibukanya MTQ Rohul

Bangun Purba (SegmenNews)- Pesta kembang Api bertanda dibukanya Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 13 di Kecamatan bangun Purba tingkat Kabupaten Rohul mulai bergemuruh menghiasi langit di lokasi MTQ. Hal itu terjadi selang beberapa menit di resmikannya MTQ oleh Bupati, Drs H Achm,ad Msi, Selasa (27/2/2013).

Usai membuka lomba, Bupati menyampaikan pelaksanaan MTQ Kabupaten 2013 ini berbeda dengan sebelumnya, sebab selain kita melaksanakan MTQ Tingkat Kabupaten, kabupaten Rokan Hulu yang diberi kesempatan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau juga tengah mempersiapkan segala sarana dan prasarana nya.

“Kita harapkan para Qory-Qoriah agar betul-betul mempersiapkan diri untuk pelaksanaan MTQ ini, sebab peserta terbaik nantinya akan kita persiapkan untuk MTQ tingkat Provinsi Riau, Juni mendatang,” sampainya.

Kepala kantor Kementrian Agama(Kemenag)Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, yang hadir saat itu memberi apresiasi kepada Pemka Rokan Hulu. Sebab pelaksanaan MTQ Kabupaten ini sangat meriah dan di sambut antusias ribuan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya ini adalah pertanda baik bahwa Syiar Islam sangat tinggi di Kabupaten Rohul yang dikenal dengan julukan negeri Seribu Suluk,” pujinya.

Katanya, pelaksanaan MTQ adalah salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt, dalam bentuk menyemarakkan Syiar Agama Islam di provinsi Riau, semua kegiatan keagamaan di Rokan Hulu sangat kental dirasakan.

Kemenag Provinsi Riau sebagai Instansi yang mengayomi bidang ke agamaan sangat berterima kasih kepada Kepala Daerah Khususnya Bupati Rohul yang telah memberikan sumbangan besar pada pembangunan bidang keagamaan tersebut.

Tarmizi Tohor juga mengaku berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan dan pembinaan Alqur’an sontar terdengan di berbagai daerah kami. Hal tersebut atas kesungguhan Bupati Ahmad dalam mengembangkan Syiar Islam. Hal itu akan menciptakan regenerai yang akan membumikan alqur’an.

“Tidak ada Ilmu yang paling Utama, dan tidak ada pengabdian yang paling mulia dihamparan bumi ini kecuali hidup Ikhlas berkiprah mempelajari, memahami dan memercusuarkan Syiar Kitabulla,” ucapnya. (Adv/Humas)

Lukman Abbas Beberkan Keterlibatan Rusli Zainal

lukman abbasPekanbaru (SegmenNews)- Lukman Abbas, mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, membeberkan peran Gubernur Riau, Rusli Zainal dalam hal suap menyuap terkait PON Riau 2012.

Lukman, misalnya, mengatakan terpaksa menyediakan uang suap sebesar Rp 900 juta kepada anggota DPRD Riau hanya untuk menjalankan perintah Rusli Zainal.

“Apa yang dilakukan terdakwa semata-mata untuk kepentingan Gubernur Riau Rusli Zainal,” ujar Arif Permono, Penasihat Hukum Lukman Abbas di persidangan tindak pidana korupsi, Pengadilan Negeri Pekanbaru Rabu (27/2), dalam acara mendengarkan pembelaan Lukman Abbas.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Isnurul, Arif membeberkan, Lukman tidak pernah khawatir apabila sidang paripurna DPRD Riau, untuk merevisi Peraturan Daerah Riau No 6/2010 tentang Penambahan Anggaran Menembak, akan diundur apabila uang suap Rp900 juta, tidak tersedia.

Lukman terpaksa menyediakan uang suap, karena Rusli memerintahkannya untuk mengabulkan permintaan suap anggota DPRD Riau. Atas dasar perintah itulah Lukman meminta uang kepada konsorsium BUMN kontraktor arena PON Riau 2012 (PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan), untuk dibagikan kepada anggota DPRD Riau.

“Pertemuan di Jalan Sumatera (pembahasan uang suap di kediaman Taufan Andoso Yakin, Wakil Ketua DPRD Riau), bukan kemauan terdakwa, melainkan tindak lanjut perintah Gubernur Riau,” tambah Arif.

Lukman menambahkan, uang suap Rp500 juta yang diserahkan Nusapwir (pegawai konsorsium BUMN) kepada Said Faisal ajudan Rusli Zainal, adalah permintaan Rusli sendiri kepada manajemen konsorsium. “Itu juga bukan permintaan terdakwa,” kata Arif.

Dalam pembelaaan lainnya, Lukman membantah menerima uang suap Rp700 juta dari konsorsium BUMN. Dia juga mengaku tidak menikmati uang suap sebesar Rp1,050 juta dollar AS yang diserahkan kepada anggota DPR RI, Kahar Muzakir dan suap sebesar Rp100 juta dari Anil Sigh, seorang pengusaha alat-alat olahraga.

Arif menjelaskan, tuntutan Jaksa yang meminta hakim menghukum Lukman delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta dianggap berlebihan. Mengingat tidak ada bukti-bukti dan keterangan tentang aliran uang kepada Lukman di persidangan.

“Kami meminta agar Majelis Hakim menjatuhkan vonis sesuai dengan rasa keadilan dari fakta persidangan yang ada,” tandas Arif seperti yang dikutip dari kompas.com.

 

Dua Oknum Polisi Sodomi Bocah 5 Tahun

sodomi

Jakarta (SegmenNews) – Dua anggota kepolisian yang diduga menjadi
pelaku tindak asusila seorang bocah di Jakarta Timur, terancam sanksi
pemecatan. Kini, kedua anggota polisi dengan inisial E dan S masih
mendekam di jeruji besi.

“Tentunya sanksi bagi mereka adalah pemecatan asalkan perbuatan mereka
terbukti,” ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik
Hariyadi, saat dihubungi detikcom, Selasa (26/2/2013).

Didik menambahkan, sanksi akan diberikan usai kedua anggota polisi
menjalani proses peradilan umum. “Kalau sudah vonis dan terbukti baru
sanksinya diberikan,” ungkapnya.

Sementara itu Humas RS Polri Kombes Sarwoto memastikan bocah tersebut
merupakan korban kekerasan seksual. Hasil visum RS Polri menujukkan
adanya kekerasan dalam tubuh korban.

“Hasil visum yang dilakukan dokter ahli kepada korban menunjukkan
adanya luka kekerasan. Jadi hasil visum kita sama dengan hasil RSCM,”
ungkap Sarwoto saat dihubungi terpisah. (dtc/snc)

Bupati Siak Hadiri Syukuran Kantor Baru Dinas Pariwisata

syukuran kantor disparpora

Siak (SegmenNews)- Bupati Siak Syamsuar menghimbau agar pemuda bisa
menggalakkan wira usaha, melihat dari potensi Siak yang mana
permasaalah modal bisa di usahakan, karena di tiap desa ada dana Usaha
ekonomi desa. Selain itu banyak Bank yang bersedia memberikan
pinjaman, sekarang tinggal permasaalahan kreatifitas dan mental usaha.

Hal itu disampaikan bupati pada acara syukuran pindahan kantor Dinas
Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga, Selasa (26/2/2013) di Gedung
lingkungan Ekowisata Mempura, Siak.

Sampainya, Pemda Siak saat ini sedang menggalakkan pemuda untuk
berwira usaha, diharapkannya dinas terkait bisa membuat gebrakan baru
untuk keberhasilan program terseut.

“Tugas Dispaspora cuma ada 3, bagaimana pariwisata bisa jalan, Pemuda
bisa aktif dan keolahragaan,” ungkap Syamsuar

Setiap Desa terdapat dana 500 juta sebagai modal simpan pinjam, untuk
mengoptimalkan modal tersebut dibutuhkan kreatifitas dan kemauan.
Selain dari alokasi dana tersebut, jika pemuda memiliki kreatifitas
mendirikan usaha, dimana usaha terbut prospeknya jelas maka bisa
mengajukan peminjaman modal ke BANK.

“Kalau kreatif, tentu bisa menjalankan usaha dengan itu bisa
mendapatkan duet,” kata Syamsuar

selain itu, Pemkab Siak juga akan mempersiapkan pasar seni sebagai
tempat berkumpulnya para pengrajin, nantinya seluruh jenis hasil
kerajinan tangan ada disana untuk dipasarkan. harapannya ada kesenian
yang muncul itu tidak ada di daerah lain, dan di jual dengan harga
murah, sehingga pengunjung tidak segan untuk belanja.

Turut hadir, wakil Bupati Siak Alfedri, Sekda Amzar, Asisten 1 Fauzi
Asni, Kabag Umum Roni Rahmat, Kejari Siak Zainul Arifin, Kepala dinas
Dina marga dan pengairan Irving Kahar, Kadisdik Kadri Yafiz, Kadis
Pariwisata Hendrisan, Kasat Reskrim Polres Siak AKP Wisnu, Ketua MUI
Siak Sofwan Soleh, Dirut RSUD Siak Ulfa Hanum. (adv/hms)

Berbau Mistik, KPI Tegur 2 Program Trans TV

trans tv

Jakarta (SegmenNews.com)– Setelah menegur Indosiar, Komisi Penyiaran Indonesia
(KPI) Pusat juga menegur Program Bioskop Indonesia Trans TV karena dua
seri di dalamnya telah melakukan pelanggaran. Dua seri tersebut
berjudul Datang Tak Dijemput Pulang Tak Diantar dan Toko Kr. Amat:
Tusuk Rambut Sin Yen.
Situs KPI menyebutkan, kedua seri tersebut menayagkan materi yang
mengandung muatan mistik, horor dan supranatural yang menimbulkan
ketakutan dan kengerian khalayak yang ditayangkan di luar klasifikasi
D (dewasa).
Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap
perlindungan anak dan remaja, pelarangan dan pembatasan program siaran
bermuatan mistik, horor, supranatural dan penggolongan program siaran.
Tak hanya itu, program Oh Ternyata episode Misteri di Balik Panggung
juga ikut ditegur oleh Lembaga Negara Independen ini karena
menampilkan hal serupa.
KPI telah melayangkan teguran tertulis tersebut. Hingga kini, mereka
masih menunggu respon dari Trans TV. (c&R/snc)

Di Siak, 4 Kubik Kayu Olahan Disita

BB 4 kubik kayu olahan tanpa dokumen (1)

Sei Apit (SegmenNews) – Polres Siak melalui Polsek Sei Apit, Selasa (26/2/13)
menangkap 5 orang tersangka ilegal logging. Dan barang bukti sebanyak
4 kubik kayu olahan tanpa dokumen disita. Penangkapan tersebut
dipimpin langsung Kapolsek Sei Apit AKP Ali Azhar.

5 orang tersangka membawa atau mengangkut kayu olahan tanpa dokumen di
pelabuhan nelayan, Desa Sungai Kayu Ara Kecamatan Sungai Apit yakni,
Armasyah (40), Ridwan (21), Sinar (26),dan Samsurizal (23).

Keterangan Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasubag Humas
AKP R.Simamora, membenarkan adanya penangkapan 5 orang tersangka
ilegal logging di Kecamatan Sei Apit. Dan saat ini masih dalam proses
penyidikan.

“Sesuai laporan Kapolsek Sei Apit, bahwa saat ini telah ditangkap 5
orang tersangka ilegal logging dan barang bukti 4 kubik kayu olahan
tanpa dokumen diamankan. Saat ini para tersangka masih diperiksa,”
urai Kasubag.

Pemeriksaan mereka sementara ini bahwa kayu tersebut rencananya akan
dibawa dari Pulau padang menuju Desa kayu ara dengan menggunakan rakit
dan ditarik menggunakan kapal pompong.

Sementara barang bukti diamankan berupa 1 unit kapal pompong dan 4
kubik kayu olahan tanpa dokumen, saat ini para tersangka ditahan di
sel Mapolsek Sei Apit guna proses hukum selanjutnya. (rinto)

Kejari Siak Stor Ke Kas Negara Rp 852 juta

Siak (SegmenNews)- Kurun waktu satu tahun di tahun 2012 lalu,
Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak telah melaksanakan putusan pengadilan
tentang barang bukti sitaan untuk negara. Hasil pelelangan yang
dilakukan KPKLN, telah terkumpul Rp 852.378.798 dan telah distorkan ke
kas negara.

Untuk proses pelelangan untuk barang bukti kayu, Kejari Siak
berkerjasama dengan Dinas Kehutanan, dan untuk barang bukti mobil atau
kendaraan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan untuk uji fisik dan
Disperindag untuk ketentuan harga.

Adapun rinciannya yakni pendapatan negara bukan pajak, di 2012, Barang
rampasan Rp 650.835.900, hasil sitaan Rp 14.608.000, pendapatan sewa
tanah dan bangunan Rp 7.590.000, hasil denda tilang Rp 18.297.500,
ongkos perkara Rp 18.297.500, persekot uang muka gaji Rp 3.340.338,
dengan total keseluruhan sebesar Rp 852.378.798.

Selasa (26/2/13), keterangan Kajari Siak Zainul Arifin didampingi
Kasubag Bin Darmauli Nababan, bahwa pihaknya telah melakukan
pelelangan atas barang bukti sesuai putusan pengadilan disita untuk
negara.

“Dalam putusan hakim, bahwa barang bukti disita untuk negara, jadi
Kita sudah melakukan pelelangan atas barang bukti itu melalui KPKLN.
Pelelangan sesuai prosedur yang berlaku, total keseluruhan dana yang
terhimpun yakni Rp 852.378.798,” ungkapnya Zainul. (rinto)

KPK Kecolongan, Arsip Keuangan “Diselamatkan”

arsip

Pekanbaru (SegmenNews)-Komisi Pemberantasan Korupsi diduga kecolongan
dalam penggeledahan di Kantor Gubernur Riau Senin (25/2). Pasalnya,
sejumlah arsip keuangan di Sekretariat Keuangan Pemprov Riau telah
lebih dulu diambil dan diamankan sejumlah orang sebelum KPK
menggeledah tempat tersebut.

“Sebelum KPK datang ke ruangan Sekretariat Keuangan untuk menggeledah
arsip-arsip, pegawai telah lebih dulu mengamankannya,” kata seorang
saksi mata, Selasa (26/2).

Seorang warga berhasil merekam kegiatan pemindahan arsip-arsip dari
ruang keuangan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Riau ke dalam
mobil Avanza bernomor polisi BM 1721 JM, seketika meluncur tanpa
diketahui tujuannya.

Dari rekaman video tersebut, tampak sejumlah pegawai kebersihan dan
staf administrasi Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Riau membantu
mengangkat sejumlah arsip tersebut.

Ketua Tim Penyidik KPK, Kristian, mengaku tidak mengetahui adanya
pemindahan arsip keuangan dan administrasi Sekretariat Daerah
Pemerintah Provinsi Riau.

“Kami belum mendapat informasi itu dan akan kami lacak kebenarannya,” kata dia.

Ditanya apakah ada arsip yang dibutuhkan namun belum ditemukan saat
penggeledahan pada Senin (25/2) lalu, penyidik mengaku belum melakukan
verifikasi detail.

“Nanti akan dilakukan verifikasi, dan yang kurang tentunya akan
dicari,” katanya.

Saat ini tim penyidik KPK juga tengah memeriksa sejumlah berkas kasus
korupsi PON Riau di Ruang Visualisasi Tugas Keplisian pada Kompleks
Sekolah Polisi Negara (SPN) di Pekanbaru.

Selain memeriksa arsip-arsip Sekretariat Daerah, penyidik KPK juga
memeriksa sejumlah anggota DPRD Riau terkait kasus dugaan suap
penyelenggaraan PON dan kasus kehutanan Pelawan, Riau. (ant/snc)

Atasi Krisis Listrik, Bupati Rohul Mou dengan USAID-ICED

100_3494

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Untuk mengatasi krisis listrik di
Kabupaten Rokan Hulu, Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menyetujui
kerjasama dengan pihak USAID-ICED untuk mngelola limbah Perusahaan
Kelapa sawit (PKS) menjadi energi listrik.

Bupati meneken Memorandum Of Undrestanding (MoU) dengan project team
United  State Agency International  Develovment-Indonetion Clean
Energy Develovment (USAID-ICED) from the American people di rumah
dinas Bupati, Selasa (26/2/2013).

Pada ekspos dan MoU pengembangan dan pemanfaatan limbah kelapa sawit
seperti Biomas dan biogas. USAID-ICED menilai pemanfataan potensi SDA
di Rohul sangat berlimpah. Seperti 29 PKS menurutnya sudah bisa
dimanfaatkan untuk energi terbarukan, apalagi pada tahun ini, rencana
akan dibangun lagi 5 PKS baru.

Potensi PKS dinilai sangat potensial jika limbahnya dikelola maksimal
untuk pengembangan energi biomasa dan biogas. Apalagi selama ini,
kendala energi menjadi persoalan daerah. Limbah yang di manfaatkan
seperti limbah, cangkang sawit, batang sawit, pelepah, serat.

Untuk pemanfaatan limbah, Dinas Pertambangan dan Enegri (Distamben)
Rohul telah susun pilot project pemanfataan limbah PTPN V yang
diperkirakan menghasilkan daya listrik sekitar 1 Mega Watt.

Dengan konsep USAID-ICED, seluruh limbah dapat dikelola menjadi sumber
energi terbarukan dan ramah lingkungan. Pemkab Rohul diminta mendukung
moril dan materil program itu sehingga target project dapat
diaplikasikan.

Senior Projek USAID-ICED, Yohanes mengatakan Kabupaten Rohul sangat
kaya dalam konteks SDA untuk potensi pengembangan energi listrik, tapi
semua stake holder perlu membangun kerjasama agar program terlaksana.

Bupati Rohul Achmad, MSi menyambut positif adanya kesepahaman dengan
USAID-ICED dalam pengelolaan energi terbarukan. Dia minta itu tidak
hanya dalam konteks MoU, tapi aksi harus dipercepat, apalagi krisis
energi listrik menjadi kendala besar selama ini.

Diakui Achmad, program pengembangan energi terbarukan adalah program
yang paling ditunggu-tungu masyarakat apalagi krisis energi listrik
telah menjadi kendala dunia termasuk krisis pangan dan krisis moral
atau kepercayaan.

Achmad mengaku pihaknya siap mendukung program tersebut apalagi sejak
dimekarkan dari Kabupaten Kampar pada 1999 silam, krisis listrik masih
menjadi pekerjaan rumah pemerintah dalam menyediakan ketersedian
energi.

Mengingat energi listrik sering mengalami desvisit, dia berharap 29
PKS yang ada di Rohul diberdayakan sebagai penyumbang sumber energi
terbarukan dalam upaya mengatasi krisis listrik.(adv/humas)