Beranda blog Halaman 2983

DPRD-Pemkab Hearing, Tuntaskan Konflik Lahan Rantau Bertuah

Siak (Segmennews.com)- Perluasan wilayah yang diwacanakan masyarakat Desa Rantau Bertuah Kecamatan Minas sebagai wujud untuk peningkatan perekonomian, karena saat ini wilayah tersebut ditempati 705 Kepala Keluarga (KK) dengan luas lahan hanya mencapai 75 Hektar (Ha).

Selain itu masyarakat meminta agar dilaksanakannya pelepasan lahan yang saat ini merupakan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Arara Abadi (AA) dan Hutan penyangga Tahura Sultan Syarif Kasim (SSK).

Menanggapi permasalahan tersebut, Senin (28/1/13), Komisi II diketuai Sunardi menggelar Hearing, hearing tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal selain itu juga mendatangkan Asisten I Pemerintah Kabupaten Siak, H. Fauzi Hasni, serta Kabag Pertahanan dan kepala desa Rantau Bertuah beserta beberapa orang masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD, Zulfi Mursal meminta persoalan yang sudah menjadi konflik ini tidak akan dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Namun ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui, Asisten I dan Kabag Pertanahan agar dapat menginventaris pokok permasalahan dan administrasi, sebagai bahan dasar bagi pemerintah daerah bersama legislative dan eksekutive melakukan tindakan dilapangan.

“Saya berharap kepada masyarakat, agar dapat membantu pemerintah dalam memberikan data yang akurat dan dapat menahan diri agar permasalahan tidak menjadi konflik yang bergejolak anarkis,” terang Zulfi.

Ia juga mengungkapkan akan menyampaikan persoalan ini ke dalam rapat koordinasi antara pemerintah legislative dengan eksekutive.

Disamping itu Asisten I menanggapi pelepasan lahan ini sangat membutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. Baik dalam pemberian data dan tentu juga membutuhkan waktu untuk mensosialisasikannya.

Kepala Desa Rantau Bertuah Misni Purba sangat berharap agar pelepasan ini dapat dilakukan sesuai harapan masyarakat mengingat perluasan daerah dapat membantu perekonomian masyarakat juga.(rinto/hms)

3 Pebruari Lubuk Larangan Tano Bato Sidimpuan Dibuka

Sidimpuan (Segmennews.com)– Kabar gembira buat para mancing mania, pasanya 3 Pebruari nanti, akan dibuka Lubuk Larangan Tano Bato, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp Utara), Psp. Nantinya, Hasil penjualan tiket dari lubuk larangan ini akan digunakan untuk kepentingan sosial masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Amin Harahap, Minggu (27/1) menuturkan, lubuk larangan ini sudah lama dijaga kelestariannya oleh masyarakat, dan dalam setahun terkadang 2 kali dibuka untuk umum. Hasilnya atau penjualan tiketnya dipergunakan untuk keperluan sosial masyarakat.

“Hasil dari lubuk larangan ini kita pergunakan untuk keperluan sosial kita masyarakat,” ucapnya. Kepada para mancing mania untuk mendaftarkan diri kepada panitia sebelum pembukaan pada tanggal 3 Februari di Tano Bato dengan biaya tiket Rp75.000 per orang dan akan dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga tutup pukul 17.00 WIB.

“Kegiatan ini adalah sebagai bentuk partisipasi kami warga Kota Psp untuk melestarikan Sungai Batang Ayumi dan juga untuk ekonomi kerakyatan memanfaatkan aliran sungai.

Kami berharap, ke depan pemerintah memberikan perhatian terhadap keberadaan Lubuk Larangan Tano Bato yang ada di Kota Psp. Bagi mancing mania untuk segera mendaftarkan diri ke panitia sebelum pembukaan tanggal 3 Pebruari,” jelas Amin.

Dikatakan Amin, potensi Lubuk Larangan Tano Bato sebagai usaha bersama masyarakat dapat menghidupkan masyarakat sekitar. Dan hasil dari Lubuk Larangan Tano Bato dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah warga sekitar dan yang terpenting adalah ikut menjaga kelestarian sungai dan ekosistemnya.

Apalagi menurutnya, secara tidak langsung keberadaan Lubuk Larangan Tano Bato juga telah ikut membantu pemerintah dalam melestarikan sungai agar tidak tercemar dan menjaga ekosistemnya. (msc/snc)

Mantan Bupati Rohul Ngamuk di Pengadilan

Pekanbaru (Segmennews.com)- Terdakwa Ramlan Zas, mantan Bupati Rohul mengamuk dan berusaha menyerang Hakim dan Jaksa. Karena tak terima dirinya dinyatakan bersalah dan divonis 4 tahun kurungan penjara.

Hal itu terjadi di ruang sidang Kartika, Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (28/1) sore. Ramlan, terdakwa kasus korupsi pengadaan genset di Kabupaten Rokan Hulu.

Sidang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, terlihat aman dan santai. Tapi, usai majelis hakim yang diketuai Ida Ketut Suarta, SH, membacakan amar putusan vonisnya yang menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

“Atas perbuatan terdakwa, kami majelis hakim memutuskan atas pertimbangan, menyatakan, terdakwa divonis hukuman 4 tahun kurungan penjara,” katanya.

Selain hukuman kurungan penjara, terdakwa juga dikenakan denda Rp200 juta atau subsider 2 bulan kurungan. Perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Usai majelis hakim membacakan putusannya, terdakwa langsung menyatakan banding. Selang beberapa detik, ketika majelis hakim meninggalkan ruang sidang. Tiba tiba saja, terdakwa mencak mencak dan berteriak teriak menghina hakim

“Awas kalian ya..anjing kalian! Aku tidak pernah melakukan korupsi, malah aku yang kalian hukum. Awas kalian semua ya ku bunuh kalian,” teriak Ramlan yang berusaha mengejar hakim dan jaksa.

Namun tindakan Ramlan Zas itu, cepat dicegah pihak keluarganya yang berusaha menenangkan terdakwa. Terdakwa tak menghiraukan ucapan dari istri serta sanak keluarganya, yang minta terdakwa istigfar serta tabah menerima cobaan ini.

Ramlan Zas terus berusaha melepaskan diri dari pegangan istri dan adiknya serta petugas dari Kepolisian dan pihak kejaksaan. Ramlan masih tetap ngotot akan menyerang hakim.

Setelah digiring keluar ruang sidang, Ramlan masih saja berteriak menghina dan meluapkan sumpah serapahnya kepada aparat penegak hukum tersebut.

Bahkan ketika digiring jaksa dan polisi menuju mobil tahanan. Terdakwa meronta dan menolak naik mobil tahanan.

Setelah berhasil diamankan aparat dan pihak keluarganya. Terdakwa kemudian meninggalkan Pengadilan dengan menggunakan mobil salah satu keluarganya. Namun, terdakwa tetap dalam pengawalan jaksa dan polisi menuju Lapas Pekanbaru. (dn/rtc/snc)

Longsor di Agam Sumbar Tewaskan Puluhan Orang

Longsor Agam (int)

Padang (Segmennews.com)- Bencana longsor melanda Jorong Kampung Dadok Nagari Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Ahad, 27 Januari 2013 pukul 04.45 WIB. Korban tewas bertambah menjadi tujuh orang. Sekitar 18 warga dikabarkan masih tertimbun longsor.

“Kami bersama pihak kepolisian, TNI, dan warga setempat masih mencari korban yang tertimbun. Informasi yang kami terima, masih ada 18 warga yang tertimbun,” kata Manajer Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Ade Edward, Minggu (27/1).

Ia menuturkan, medan menuju lokasi longsor cukup berat. Sehingga membutuhkan tambahan tim dari daerah terdekat. Misalnya dari Bukittinggi dan Padang Panjang. “Kami harus membuka akses itu, agar alat berat bisa masuk segera,” ujarnya.

Tiga korban yang luka-luka, kata Ade, sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. “Longsor terjadi disebabkan curah hujan yang tinggi sejak Jumat,” ujarnya.

Menurut Ade, setelah gempa 30 September 2009, Tanjung Raya yang terletak di pinggiran Danau Maninjau merupakan kawasan zona merah. “Jika intensitas hujan tinggi, daerah itu akan longsor,” ujarnya.

Menurut data BPBD Kabupaten Agam, longsor menimbun 15 rumah warga. Kata Ade, rumah warga yang tertimbun longsor itu terletak di kaki tebing, di mana terdapat sungai terjal.

Selain bencana longsor, hujan lebat juga menyebabkan banjir di Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Akibatnya, jembatan putus, sehingga sekitar 30 keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 52 jiwa terisolasi. “Beberapa rumah penduduk terendam. Warga telah kami evakuasi ke tempat lebih aman, yaitu di masjid di Kantor Camat,” ujarnya.

Ade mengatakan, ada dua posko yang didirikan, yaitu di Kanagarian Tanjung Sani untuk posko Longsor dan di Kecamatan IV Koto untuk posko banjir. “Kami telah menyiapkan bantuan, baik peralatan posko dan logistik untuk korban,” ujarnya. (tpc/snc)

Utang Pemerintah RI Sudah Capai Rp 1.975,42 Triliun

Jakarta (Segmennews.com)- Sepanjang 2012 lalu, utang pemerintah Indonesia bertambah Rp 166,47 triliun. Hingga akhir 2012, total utang pemerintah Indonesia mencapai Rp 1.975,42.

Jika dibanding akhir 2011, jumlah utang Indonesia naik Rp 181,71 triliun. Secara rasio terhadap PDB lama, utang pemerintah Indonesia berada di level 27,3% hingga akhir 2012.

Jika dihitung dengan denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah hingga akhir 2012 mencapai US$ 204,28 miliar, naik dibandingkan posisi 2011 yang sebesar US$ 199,49 miliar.

Demikian data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip detikFinance, Senin (28/1/2013).

Utang pemerintah tersebut terdiri dari pinjaman Rp 614,32 triliun yang menurun dibanding 2011 Rp 621,29, kemudian berupa surat berharga Rp 1.361,1 triliun atau naik dibanding 2011 Rp 1.187,66 triliun. Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 7.226 triliun, maka rasio utang Indonesia hingga akhir 2012 sebesar 27,5%.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir 2012 adalah:

    Bilateral: Rp 358,12 triliun
    Multilateral: Rp 229,68 triliun
    Komersial: 24,32 triliun
    Supplier: Rp 410 miliar
    Pinjaman dalam negeri Rp 1,8 triliun

Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:

    Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
    Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
    Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
    Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
    Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
    Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
    Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
    Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
    Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
    Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
    Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
    Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
    Tahun 2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bakal mengurangi proyek-proyek yang menggunakan utang luar negeri. (dtc/snc)

Hafith Syukri: Ketauladanan Nabi Muhammad Perlu Dicontoh

Wabup Rohul, Ir Hafith Syukri MM (tiga dari kiri)

Rokan Hulu (Segmennews.com)– Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafith Syukri MMM menghimbau kepada seluruh kalangan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tak hanya kegiatan seremoni saja, namun suri tauladan Nabi Muhammad perlu di contoh dalam kehidupan sehari-hari.

“Sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW didalam memperjuangkan Agama Islam perlu disikapi dengan serius dengan Memperingati Mulid Nabi sehingga apa yang diperbuat oleh Nabi saat memperjuangkan Agama Islam harus kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Selain itu, dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh umat muslim di negeri seribu suluk diharapkan bisa meniru sikap, prilaku dan amal kegiatannya beliau. Jangan hanya sekedar memperingatinya saja,” sampi Hafith Syukri pada pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Kunto Darussalam.

“Oleh itu, kita selaku umatnya harus lebih meningkatkan keagamaan dan sholat yang telah di perintahkan kepada Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, yang di ikuti oleh Umatnya. Kita harus lebih meningkatkan syiar Islam,” papar Wabup.

Nabi Muhammad SAW bukan hanya dikagumi oleh orang yang beriman dan beribadah sesuai ajaran agama yang dibawanya, tetapi juga dikagumi oleh orang yang tidak beriman dan tidak beribadah sesuai agamanya.

Sementara itu Kades Kota Raya, Sutrisno dalam dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih dengan kehadiran Wabup ke desa mereka. Dikesempatan itu, Sutrisno juga menghimbau kepada masyarakat desanya supaya bisa memaknai Maulid Nabi Muhammad yang dilaksanakan.

“Dengan kehadiran Wabup, kita harapkan masyarakat bisa mengambil hikmah dari kegiatan Maulid Nabi yang kita laksanakan tahun 2013 ini,” harap sutrisno. (ADV Humas)

Wabup Siak Buka Pacu Sampan

pacu sampanSiak (SegmenNews.com)– Wakil Bupati kabupaten Siak, Alfedri buka Lomba Pacu sampan yang diselenggarakan Forum Peduli Riau, Sabtu (27/1) di Siak.

Dalam lomba dari Kecamatan Sungai Mempura menjadi sang juara pada lomba pacu sampan Meraih juara 2 yakni dari Mempura Raya, disusul oleh Forum Peduli Riau sementara Kecamatan Koto Gasib terpaksa harus puas dengan juara harapan 1

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Siak Alfedri, dan ditutup secara resmi oleh Bupati Siak yang diwakili oleh Asisten 3 Jamaluddin. Pada kesempatan tersebut Jamaluddin menyampaikan sebuah apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Peduli Riau, kegiatan tersebut dinilai berhasil karena penontonnya terlihat ramai. “Kegiatan ini sangat positif, penontonnya ramai, ini menandakan kegiatannya berhasil,” ungkapnya

Lomba pacu sampan merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak diminati oleh masyarakat Siak, biasanya lomba di gelar satu tahun sekali oleh Pemda pada peringatan HUT RI. diharapkan pacu sampan dapat di kembangkan, karena di provinsi kita terdapat satu kabupaten yakni Kuansing yang sering mengadakan pacu jalur nasional setahun sekali. “Diharapkan ke depan lomba pacu sampan bisa diselenggarakan satu bulan sekali, dananya akan kita siapkan,” Jamaluddin.

Ditambahkannya, meskipun usia Forum Peduli Riau di kabupaten siak belum sampai satu tahun, namun prestasinya sudah terlihat yakni mendapat juara pada kejuaraan lomba tari serampang 12 yang diselenggarakan di sumatra barat. Hal itu membukatikan LSM ini benar-benar aktif.

Pembagian piala diserahkan langsung oleh Jamaluddin, Ketua Forum Peduli Riau, Ketua Harian Forum Peduliriau dan Ketua Pelaksana. Peraih juara 1, 2, dan tiga masing-masing mendapat kan TV, Piala dan sertifikat, sementara peraih harapan 1 menerima sejumlah uang dan sertifikat.

Pengelolaan Arsip di SKPD Rohul Belum Maksimal

Jupendri

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Pengelolaan Arsip di beberapa SKPD Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu dinilai belum maksimal. Pasalnya hingga saat ini masih ada beberapa SKPD yang pengelolaan Arsipnya sembraut, sehingga akan menyulitkan mereka sendiri untuk penyusunan arsip-arsip tahun lalu.

Menurut Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan hulu (Rohul), H Tarmizi S.sos,MM melalui KasiPembinaan dan Penyuluhan kantor perpustakaan dan arsip, H.Jupendri Spd,Mpd kepada utusanriau.com, Senin (28/1/2013) diruang kerjanya, bahwa pegawai SKPD badan dan kantor harus lebih teliti dalan pengelolaan arsip.

Katanya dari hasil Supervisi yang telah dilakukan oleh pihak kantor Arsip Rohul, ternyata pengelolaan Arsip pada Badan, Dinas

dan kantor dilingkungan Pemkab Rohul masih ada sebagian yang belum sempurna Pengelolaan arsip yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah pusat maupun peraturan Daerah.

Padahal kantor Perpustakaan dan Arsip kabupaten Rokan Hulu dari tahun 2009 hingga 2012 telah melakukan sosialisasi, bimbingan teknis, pembinaan penyuluhan kepada seluruh Satuan kerja Perangkat Daerah tentang pengelolaan dan arsip.

“Kita menghimbau agar SKPD lebih proaktif dalam memahami pengelolaan arsip yang benar termasuk juga dalam pembuatan surat yang sesuai dengan peraturan pusat untuk Kabupaten.(dab)

PT IMSB Dinilai Abaikan Masyarakat Tempatan

Aksi di taman kota Pasir

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Puluhan masyarakat yang mengatas namakan ‘Jeritan Anak Negeri’ melakukan aksi demo di depan Taman Kota dan Gedung DPRD Rohul, Senin (28/1/2013). Mereka menuntut agar PT Indo Makmur Sawit Berjaya (IMSB) memperhatikan masyarakat dan menyalurkan Program Corporate social responsibility (CSR) sesuai aturan bagi perusahaan.

Puluhan masyarakat tersebut semula berorasi di taman kota Pasir Pangaraian, setelah itu mereka bertolak ke gedung DPRD. Dalam orasinya, Kordinator Lapangan (Korlap) Zainul bersama warga lainnya dari Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir merasa kecewa atas ketidak pedulian perusahaan terhadap masyarakat.

Pasalnya, PT IMBS yang beroperasi di Kecamatan Rambah Hilir tersebut sudah berdiri puluhan tahun di Desa mereka, namun pihak perusahaan tidak pernah memperdulikan masyarakat, seperti gangguan kesehatan yang di timbulkan asap perusahaan.

“Kami masyarakat sudah terlalu lama menderita dan tidak nyaman akibat polusi udara yang ditimbulkan oleh perusahaan itu, tapi pihak perusahaan tak pernah berfikir bagaimana dampaknya bagi masyarakat setempat,” sampai Zainul.

Dia menambahkan, bahwa sebuah perusahaan itu harus memiliki relevansi sosial terhadap masyarakat yang telah dibungkus dalam sebuah CSR (Corporate Social Responsibility) sesuai dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas yang terdapat di Pasal 74.

“Sekarang kita perlu bertanya, apakah program ini sudah berjalan sesuai dengan ketentuanya dan apakah program ini hanya sebatas manis di bibir perusahaan untuk melanggengkan usahanya,” celetuknya.

Mereka menilai selama ini pihak eksekutif dan legislatif tidak ada kemampuan untuk memanggil pihak perusahaan yang tidak memperdulikan masyarakat.

“Ini perlu disuarakan, karena selama ini pihak eksekutip dan legislative tampaknya sudah tidak berkuku lagi untuk memanggil pihak perusahaan,” kesal Zainal didampingi Mahasiswa UPP, Syukri. Usai menyampaikan aspirasi, puluhan masyarakat membubarkan diri. (dab)

Wabup Rohul Kunker ke Kepenuhan Hulu

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu Ir H Hafith Syukri MM beserta Kepala Dinas Pengelolaan Kauangan dan Aset, Jaharuddin MM, Sekretaris BMP, Harisman ST,MT melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kepenuhan Hulu, Senin (28/1/2013).

Kunjungan kerja untuk melaksanakan tugas pembinaan pelaksanaan pemerintahan di Kecamatan, dengan meninjau pembangunan Sekolah Dasar 005 Badadaran Kepenuhan Hulu. Disana Wabup disambut oleh Camat Kepenuhan Hulu H Damri Poti S.Sos dan Upika.

Wabup Hafith Syukri menyampaikan harapannya bahwa program kegiatan tahun 2013 diharapkan didukung penuh oleh masyarakat, perangkat desa, Kades, Kepala UPTD se Kecamatan Kepenuhan Hulu.

Hafith meminta mulai dari jajaran pemerintahan desa dan kecamatan untuk melakukan peningkatkan kinerja diwilayah kerjanya masing-masing. Disamping itu bagi PNS untuk dapat memahami tentang sebuah lolayalitas pegawai, terutama dalam melaksanakan tupoksi pegawai.

“Kita minta pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan kerjasama dan bersinergi dengan Upika. Mari tingkatkan kinerja pemerintahan kecamatan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Hafith Syukri kepada wartawan, Senin (28/1/2013), usai melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kepenuhan Hulu.

Sebab, dirinya sudah banyak menerima laporan pengaduan dan keluhan masyarakat dari sejumlah kecamatan, terhadap pelayanan kepada masyarakat. Dia berpesan kepada perangkat desa dan kepala desa se Kecamatan Kepenuhan Hulu, untuk dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, Disaming itu mengoptimalkan potensi penerimaan pendapatan asli daerah khususnya Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan diwilayah kerjanya masing-masing.

Sedangkan untuk bidang infrastruktur khususnya jalan pedesaan, yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten, telah dilakukan dengan menempatkan satu set alat berat yang difungsikan untuk melakukan perbaikan dan perawatan jalan pedesaan.

Begitu juga dengan kegiatan swakelola untuk perawatan ruas jalan poros desa. Dengan harapan pendistribusian hasil pertanian dan perkebunan masyarakat desa lancar, baik dalam kondisi cuaca apapun jalan itu bisa dilalui.

Sedangkan bagi sekolah yang dikunjungi ini, masih dibutuhkan dibutuhkan penambahan ruang kelas belajar. Sebab RKB yang ada hanya dua kelas.

“Kita harapkan di APBD Perubahan 2013, kita priortaskan penambahan RKB untuk SDN 005 Badadaran demi kelancaran dan kenyamanan murid untuk menimba ilmu pengetahuan,” sampainya. (Adv/Humas)