Beranda blog Halaman 2984

BPK Audit Bendahara SKPD di Rohul

100_3491

Rokan Hulu (SegmenNews)- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Riau
mengaudit administrasi aset, penyusunan anggaran tahun 2012 terhadap
seluruh bendahara di setiap SKPD se-Rokan Hulu.

Pemeriksaan administrasi bendahara tahun 2012 lalu tersebut dilakukan
mulai ini hingga tanggal 26 Maret 2013 mendatang. Walaupun seminggu
yang lalu pihak BPK telah memberitahukan untuk SKPD mempersiapkan
administrasi dan Arsip, namun hanya beberapa SKPD yang telah
mempersiapkannya.

Hal itu terungkap saat pertemuan BPK dengan Wabup Rohul, Ir Hafith
Syukri MM beserta seluruh bendahara dan Kadis, kepala badan di
lingkungan pemerintahan Pemkab Rohul, bertempat di aula rapat kantor
Bupati lantai III, Selasa (26/2/2013).

Dengan nada kesal, Wabup kembali memperingatkan SKPD terkait belum
selesainya administrasi di Bendahara, padahal pemeriksaan itu
dilakukan tiap tahun, namun hingga saat ini belum selesai.

“Pemeriksaan penyusunan administrasi anggaran dilakukan setiap tahun,
kenapa yang lain bisa?, kenapa ada yang tidak,” cetus Wabup.

Sementara itu, dalam sambutannya, ketua tim audit BPK, Andri Yanto
menyampaikan, hingga Maret mendatang pihaknya akan fokus pemeriksaan
sistem pengendalian pengguna anggaran, Pemeriksaan kas terkait dengan
bendahara, Kadis, badan.

Bendahara akan menjalani pemeriksaan secara berdialog. “Jangan takut
kita hanya berdialog, kita santai saja,” ucap Andri.

Sebagai bahan tambahan selama menjalankan tugas di Kabupaten Rokan
Hulu, tim BPK akan berkantor di DPPKA Rokan Hulu. (ran)

 

Disnaker Berikan 11 Perusahaan Penghargaan Zero Accident

harrisPelalawan (SegmenNews)- Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pelalawan memberikan penghargaan zero accident terhadap 11 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan.

Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Pelalawan HM Harris, Senin (25/2) pada acara Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional.

Penghargaan itu didasari dari penilaian di tahun 2012 lalu. Perusahaan yang mendapatkan penghargaan zero accident, adalah, PT Cipta Daya Sejati Luhur, di Bandar Seikijang, PT Truba Jaya Engineering, PT Inti Indosawit Subur di Ukui, PT MUP di Langgam, PT Pusaka Megah Bumi Nusantara di KM 54, PT RMP Bentu LTD Langgam.

Kemudian PT Sinar Agro Raya, di Desa Kiyap Jaya, PT SLS di Pangkalan Lesung, PT Gandaera Hendana di Ukui, PT Sarikat Putra di Pangkalan Kuras dan PT Surya Bratasena.

Bupati mengatakan, berdasarkan laporan dari International Labour Organization (ILO), suatu badan yang menangani buruh dan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setiap harinya ada sekitar 6.000 kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban fatal.

Sementara di Indonesia sendiri, setiap 100.000 tenaga kerja terdapat 20 orang fatal akibat kecelakaan kerja.

“Berpijak pada data itu, maka tingkat keparahan kecelakaan kerja di seluruh dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya masih cukup tinggi,” imbuhnya. (*/hs/rtc/snc)

KPK Sita 4 Dus Berkas dari Rumdis Gubri

rumdis rusli

Pekanbaru (SegmenNews)- Usai menggeledah rumah dinas Gubernur Riau HM Rusli Zainal di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (25/2) sekitar pukul 15.05 WIB. Sebanyak empat kardus berkas diangkat oleh tim penyidik KPK.

Penggeledahan tersebut mendapat pengawalan ketat dari Brimob Polda Riau yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Pantauan di lapangan, penyidik KPK membawa empat kardus yang diduga berisi berkas sitaan dari rumah dinas gubernur. Tanpa ada sepatah katapun, dari penyidik meninggalkan lokasi penggeledahan dengan pengawalan ketat.

Biro Hukum juga Digeledah

Usai menggeledah di ruang kerja Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, penyidik KPK langsung menuju Biro Hukum sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam penyelidikan ini, para jurnalis juga tidak bisa meliput karena dijaga Brimob.

Ketika keluar dari ruang Gubri, penyidik KPK tidak terlihat membawa berkas apapun. Hanya tas ransel yang memang sudah dari awal berada dipunggung mereka.

Tak lama berselang, sekitar 8 orang tim KPK yang baru saja selesai menggeledah rumah Gubri turut mendatangi Biro Hukum. Dalam tim ini ada seorang perempuan berjilbab putih.

Selang tiga menit, penyidik yang memeriksa ruang Sekda juga turut bergabung di lantai enam (ruangan Biro Hukum, red)

Sebelum Pulang, KPK Kembali Datangi Ruangan Sekdaprov Riau. Tim Penyidik KPK kembali mengeledah ruangan Sekdaprov Riau, Wan Syamsir Yus, Senin sore.

Ruang Sekdaprov Riau itu dua kali digeledah KPK. Diruangan itu awalnya, KPK memulai pengeledahan sebelum melakukan menggeledah ruangan lainnya.

Tak banyak keterangan yang didapat dari KPK dari penggeledahan itu. HN Cristianto, salah seorang penyidik menyebutkan, semuanya belum selesai.

“Semuanya, tapi belum selesai. Tunggu dululah,” katanya. (kpc/snc)

Julia Perez Resmi Buron

juliaSegmenNews.com- Perkembangan kasus Julia Perez telah mencapai titik puncak. Pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Timur telah menyatakan bahwa artis yang biasa disapa Jupe tersebut resmi menjadi buron setelah dua kali tak indahkan panggilan.

“Secara formal kami menunggu sampai jam 4. Tapi kalau ada itikad baik datang di luar jam kerja itu kami hargai,” ucap Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Andi Herman di kantornya, Senin (25/2).

Menurut Andi, pihak Jupe seolah tidak mengindahkan pemanggilan dari pihaknya. “Jadi berkenaan dengan perkara atas nama terpidana Julia Rahmawati atau Jupe, sesuai dengan surat panggilan kita, yang bersangkutan telah dipanggil sebanyak 2 kali,” lanjutnya.

Andi pun kemudian menceritakan kronologisnya,”Pertama kami panggil hari Jumat (15/2), ternyata tidak ada informasi soal ketidakhadirannya. Panggilan kedua sudah kita layangkan untuk datang pada hari ini Senin (25/5), sampai saat ini belum ada konfirmasi dari yang bersangkutan,” imbuhnya.

Pihak kejaksaan pun berpendapat bahwa panggilan kedua tidak diindahkan oleh yang bersangkutan. “Karena tidak diindahkan tentu saja kami mengganggap bahwa Itikad baik yang kami coba tawarkan ternyata tidak dimanfaatkan. Sehingga apabila hari ini tidak hadir, maka sejak itu dinyatakan buron,” tandasnya. (kpc/snc)

Polisi Garuk Pelaku Curas Antar Provinsi

TKS Jambret Bernando Sitinjak dan Marison SialanganPangkalan Kerinci (SegmenNews)- Sepandai-pandai tupai melompat akhirnmya jatuh juga, mungkin pepatah inilah yang cocok bagi pelaku pencurian dengan kekerasan ini. Setelah berhasil beraksi di berbagai Provinsi namun akhirnya tertangkap juga.

Tiga pelaku Curas tersebut yakni, Bernando Sitinjak (27) warga Perumahan Taman Anugrah Batam, Marison Sialang (22) warga Desa Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Rohil dan Jojoran Sinaga (28) warga Pangkalan Kerinci, Pelalawan.

saat ini mereka mendekam di hotel prodeo Mapolres Pelalawan. Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, ketika dikonfirmasi, melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK mengungkapkan bahwa ketiga tersangka saat ini masih dalam pengembangan kasusnya.

Cerita Kasat reskrim, penangkapan tersebut bermula adanya laporan pasangan suami istri (Pasutri), Monang serta istri Murniati yang menjadi korban penjambretan.

Monang dan istri berangkat dari rumahnya di Jalan Jambu, Pangkalan Kernci ke pasar Baru Pangkalan Kerinci untuk berjualan, Kamis (7/2) subuh sekitar pukul 04.50 WIB dengan mengendarai sepeda motor.

Namun ditengah perjalanan tiba-tiba dipepet dua pria tidak dikenal yang langsung merampas tas yang disangang oleh Muniarti. Walau sempat melakukan perlawanan tapi kalah tenaga hingga tas berisi uang tunai sebesar Rp23 juta dan perhiasan emas, dengan total kerugian sekitar Rp100 juta.

Atas kejadian korban langsung melapor ke Polres Pelalawan, menyikapi hal itu Tim Opsnal Polres Pelalawan langsung di kerahkan ke lapangan untuk melakukan penyelidikan. Berkat kerja keras tim Opnal Polres Pelalawan dibawa pimpinan Kanit Opnal Ipda Yoyok Iswandi SH berhasil menangkap tersangka Jojoran Sinaga, di kota Kerinci, Rabu (20/2) lalu.

Dari pengakuan Jojoran bahwa dirinya hanya bertugas sebagai pengambar sasaran yang akan dijambret, sedangkan eksekutornya adalah Bernando bersama Marison. Tetapi usai mebagi hasil jambretanya mereka langsung kabur. Selang beberapa hari kemudian dua rekan tersangka itu terdeteksi berada di Batam, Kepulauan Riau.

Mendapat informasi keberadaan dua pelaku jambret antar provinsi itu, tim Opsnal Polres Pelalawan langsung terbang ke Batam untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka. Alhasil tersangka Bernando ditangkap di Batu AJi Batam, sedangkan rekannya Marison di Batam Center, Kamis (21/2) lalu.

Setelah berhasil menangkap kedua tersangka, polisi juga berhasil menyita barang bukti (BB) satu unit sepeda motor Suzuki Smas, satu buah cincin emas 24 karat, dua koper tas berisi baju, kipas angin, dan uang tunai sebesar Rp10 juta yang diduga dari hasil kejahatan ikut dibawa ke Mapolres Pelalawan yang tiba Jumat (22/2) sore.

Sedangkan dari pengakuan tersangka Jojoran bahwa kedua rekannya itu sengaja datang ke Pangkalan Kerinci untuk menjambet, tapi baru sekali beraksi di Pangkalan Kerinci sudah keburu ditangkap, sementara kemungkinan tersangka Bernando terlibat aksi dibatam dan Marison di Rohil, kini masih terus dikembangkan oleh tim penyidik Sat Reskrim Polres Pelalawan.(dn/rz)

Di Siak, PRT Gantung Diri di Dapur Majikan

gantung diriKoto Gasib (SegmenNews)- Dedeh (16), Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT), Senin (25/2/13) sekitar pukul 12.30 WIB, ditemukan tewas tergantung di dapur rumah majikan Alfian Desa Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Siak. Sebelumnya korban sempat menuliskan sepucuk surat tak tahan hidup bertuliskan ‘Teh Dedeh sudah tidak tahan hidup Lagi’, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan jajaran Polres Siak yakni Polsek Lubuk Dalam.

Dalam kasus ini diketahui bahwa korban pertama kali ditemukan majikannya yakni Alfian, saat itu Alfian tengah pulang membeli nasi, dan melihat korban dalam posisi tergantung di dapur rumahnya. Alfian saat itu mencoba untuk menolong dan membukan tali yang terikat di leher korban. Namun sayang nyawa korban sudah tidak ada lagi.

Setelah itu Alfian memberitahukan kejadian itu ke kepihak kepolisian terdekat yakni, Subsektor Koto Gasib, dan setelah beberapa lama anggota kepolisian langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan proses penyelidikan, dengan tahap awal.

Di TKP, polisi menemukan sepucuk surat namun surat itu tidak menerangkan penyebab atau alasan korban untuk nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali jemuran.

Keterangan Alfian ketika di jumpai di TKP menyebutkan bahwa selama bekerja di rumahnya tidak ada tanda-tanda masalah.”Koraban sudah bekerja selama 3 bulan di rumah, membantu menjaga serta mengasuh anak” terang Alfian.

Ditambahkan Alfian bahwa,”Sewaktu tadi pagi hendak berangkat kerja masih baik-baik saja tidak ada tanda-tanda akan seperti ini” ujar Alfian.

Kapolsek Lubuk Dalam AKP Fridolin Nababan Melalui Kanit reskrim Aiptu Fajri menerangkan bahwa, sementara kuat dugaan korban mati karena gantung diri, dan itu di lihat dari kondisi fisik korban.

“Saat ini sedang dilakukan identifikasi terhadap korban, sementara diduga korban meninggal karena ada permasalahan pribadi itu terlihat di temukannya sepucuk surat ” ungkap Fajri.

Untuk kepentingan penyelidikan lanjut polisi memeriksa semua saksi, termasuk pemilik rumah. (rinto)

Mantan Supervisor Tersangka Korupsi PLN Ranting Kerinci

TSK Korupsi PLN
Pangkalan Kerinci (SegmenNews)- Tim penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Pelalawan resmi menetapkan mantan Supervisor Penagihan PT PLN ranting Pangkalan Kerinci berinisial AM (46) sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dalam mark up penagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) kabupaten Pelalawan.

Penetapan mantan Supervisor Penagihan PT PLN ranting Pangkalan Kerinci ini usai mejalani pemeriksaan selama tujuh jam di ruang tipikor Sat Reskrim Polres Pelalawan, Jumat (22/2) lalu, setelah sempat istirahat makan dan salat (Istikoma) selama sejam.

Demikian ditegaskan Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK, kemarin.

“Dari hasil penyidikan dugaan korupsi di PT PLN, satu orang telah kita tetapkan tersangka yakni mantan Supervisor penagihan PT PLN ranting Pangkalan Kerinci. Namun proses penyidikanya masih terus dikembangkan tidak tertutup ada penambahan tersangka,” ungkap Kasat Reskrim.

Lanjutnya lagi, penetapan tersangka itu setelah pihanya telah melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi, baik mantan dan Kepala PT PLN ranting Pangkalan Kerinci, Ketua Infestigasi PT PLN Kanwil Riau-Kepri, Bendahara Pengeluaran Keuangan Setda Kabupaten Pelalawan.

Dari hasil penghitungan sementara kerugian negara akibat dugaan korupsi yang dilakukan tersangka sebesar Rp646 juta dari tahun 2008 hingga 2009. Namun untuk jumlah pastinya kita akan lakukan penghitungan oleh BPKP cabang Pekanbaru nantinya,” ujar mantan Kapolsek Lambung kota tersebut.

Sementara dalam dugaan korupsi yang dilakukan tersangka AM semasa menjabat sebagai Supervisor penagihan PT PLN ranging Pangkalan Kerinci. Dengan melakukan mark up penagihan listrik untuk PJU yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Pelalawan kepada Setda Kabupaten Pelalawan melalui Bendahara Pengeluaran ke uangan.

Namun dalam penagihan itu, tersangka melakukan pengelembungan, hingga rata-rata tiap bulan selisih tagihan diatas Rp40 juta lebih. Agar askinya tidak diketahui prin penagihan dibuat dua rangkap dengan nilai berbeda yakni jadikan asrip di kantor tempat kerjanya asli. Sedangkan untuk dibawa menagih ke Bendahara Setda Pelalawan yang dibuat sendiri oleh tersangka.

Untuk memuluskan aksinya tersangka membubuhkan tanda tangan sendiri atas nama pimpinannya diatas kwitasi penarikan yang diterima dari Bendahara, berupa Bilyer Giro dan baru di cairkan ke Bank. Setelah memotong hasil mark up penagihan listrik untuk PJU barulah disetorkan ke kas PT PLN ranting Pangkalan Kerinci.

Sedangkan tersangka AM, usai menjalani pemeriksaan, mengakui hal tersebut, tetapi bukan untuk memperkaya dirinya.

“Memang itu saya akui, tapi atas perintah pimpinan. Karena uangnya digunakan untuk pengendalian tunggakan dan losis (arus yang hilang dicuri atau susut),” ujar tersangka membela diri.

Tidak itu saja dipaparkan Pria beristri tiga yang kini telah dimutasi ke PT PLN area Pekanbaru, bahwa setiap uang tagihan listri PJU dari bendahara Setda Kabupaten Pelalawan langsung diserahkan ke pimpinannya tersebut.

“Saya hanya pernah dikasi Rp5 juta, selebihnya tiap kali habis menagih langsung disetor. Jadi saya tidak terma kalau perbuatan ini dibebankan sendiri pada saya. Karena pimpinan saya ikut terlibat dan harus diproses juga,” pintanya. (dn/rz)

Dharma Wanita Kemenag Rohul Study Wisata Ke Padang

Rokan Hulu (SegmenNews)- sekitar 25 orang Dharma Wanita Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rohul melaksanakan study wisata ke Padang Sumbar, dengan rute Pasir Pengaraian, Tiga Belas Koto Kampar, Kelok Sembilan, Payakumbuh, Bukit Tinggi, Pariaman, dan Padang, pada tanggal 22 s/d 24 Februari 2013.

Ketua Dharma Wanaita Kemenag Rohul, Dra Hj Mariam Usemahu Hasibuan, menyatakan bahwa sudy wisata ini sangat diperlukan oleh ibu-ibu anggota Dharma Wanita, dalam rangka penyegaran, menghilangkan rasa suntuk, dan mencari suasana baru.

Dikatakannya, para ibu-ibu Dharma Wanita seharian di rumah, memasak, menyuci piring, membersihkan rumah, mengurus anak, dan termasuk mengurus suaminya. Mereka tentu memerlukan penyegaran, sehingga pelayanan kepada suami dan anak-anaknya lebih meningkat.

“Keberangkatan ibu-ibu DW ini study wisata ke Sumbar, tidak menggunakan dana kantor, tetapi menggunakan dana simpanan yang telah mereka simpan secara cicilan sejak lama. Setelah terkumpul sejumlah dana, barulah kami berangkat dan tidak mengikutkan bapak-bapak, sebab mereka sibuk mempersiapkan pelaksanaan MTQ XIII Rohul Tahun 2013,” tegas Ibu DW Kemenag Rohul ini.

Ibu Kemenag Rohul, Hj Mariam Usemahu berdarah asli Ambon ini, merencanakan akan melaksanmakan study wisata setiap tahun.

“Tahun depan kami rencanakan study wisata ke Danau Toba Sumatera Utara,” tegasnya.

Ibu Mariam berharap, semoga rencana ini mendapat dukungan dari bapak-bapak, sebab mereka juga pada akhirnya yang akan membayar biayanya. Syukur-syukur mereka bisa ikut bersama-sama, sehingga terjadi penyegaran dan pada gilirannya akan dapat meningkatkan kinerja di kantor.

Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, sangat mendukung rencana study wisata ke Danau Toba ini, sebab para pejabat dan staf di kantor sangat sibuk, sehingga terkadang mereka stress. Untuk itu perlu penyegaran, sehingga dapat meningkatkan kinerjanya. (dab)

Pemkab Rohul Lanjutkan Pembangunan Masjid Islamic Senilai Rp 165 Milyar

20130225_140513Rokan Hulu (SegmenNews)- Kegiatan keagamaan di Masjid Islamic Agung Madani Islamic Center Pasir Pangraian, Kabupaten Rokan Hulu terus menggeliat, menggeliatnya kegiatan keagamaan dan syiar Islam di Masjid di barengi dengan dilanjutkannya berbagai fasilitas bangunan untuk keagamaan.

Ditahun 2013 lanjutan pembangunan tersebutpun dilakukan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Diantaranya, pusat pengembangan Agama di Rohul akan dibangun plaza nuansa islami, penitipan bayi, sekolah terpadu, asrama tahfiz, Labolatorium alqur’an, menara 99 meter.

Selain itu dibangun juga fasilitas pendukung syiar islam lainny, sehingga keberadaan masjid ini tidak hanya dijadikan tempat  ibadah, namun sebagai pusat semua aktifitas umat Islam. 

Dikatakan Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi, Senin (25/2/2013) pemerintah utuk merampungkan berbagai fasilitas itu, Pemerintah menganggarkan melalui anggaran tahun jamak atau Multy Years senilai Rp 165 Milyar. 

“saat ini pengerjaan telah dimulai pertama di fbangun asrama tahfiz alqur’an yang mampu menampung sebanyak 300 jemaah. Biaya  pendidikan mereka ditanggung Pemda Rohul,” sampai Bupati.

Sebutnya, dengan adanya komitmen Pemda Rohul ini akan menjadi pelecut semangat bagi seluruh komponen masyarakat dalam mengembangkan Islam. Dan diharapkan keberadaan Masjid Agung Madani Islamic Center ini sebagai pusat pengembangan Islam di Provinsi Riau. (adv/humas)

Area MTQ Riau ke-32 di Rohul Ditata Asri

pemabangunan MTQ Riau di Rohul
Rokan Hulu (SegmenNews)- Area lokasi Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Riau ke-32 di Kabupaten Rokan HUlu saat ini telah di konsep sedemikian rupa untuk meningkatkan kenyamanan peserta dan tamu undangan dari Luar Daerah. Pemerintah Rohul telah mengosep apik area, sehingga membawa kesan Asri dan nyaman.

Pemilihan Lokasi MTQ juga sangat strategis, para tamu dapat menyaksikan keagungan tuhan akan Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pangaraian berikut dengan berbagai kegiatan keagamaan yang di programkan oleh Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi di Masjid.

LOkasi di atas lahan 1 Hektare tersebut akan di bangun astaka dan berbagai hiasan dan bangunan seperti, Lanscape taman, gerbang, Astaka, serta material Hard dan Soft keseluruhan. Begitu juga dengan fasilitas umum, seperti lapangan olahraga engan nilai pembangunan sebesar Rp 13 Miliar.

Kepala bidang pertamanan, pemakaman dan kebersihan TRCk, Zulkifli menuturkan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kenyamanan para tamu, sehingga akan menimbulkan kesan tersendiri bagi mereka.

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menyampaikan bangunan-bangunan yang di bangun untuk kegiatan MTQ nantinya tidak akan mubazir usai lomba. Pemkab Rohul akan menggunakan bangunan tersebut untuk kegiatan kegamaan dan pendidikan lainnya. (adv/humas)