Beranda blog Halaman 2992

Pemda Siak Tingkatkan Jalin

jalanPerawang (SegmenNews.com)– Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak akan membangun beberapa jalan lintas guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini sebagaimana disampaikan Bupati Siak Syamsuar pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad di halaman Masjid Jami Darusalam Desa Tualang, Sabtu (9/2). Dijelaskannya, jalan merupakan salah satu faktor penunjang dalam meningkatkan perekonomian rakyat, dengan dibangunnya jalan lintas maka penghasilan masyarakat mudah untuk dijual ke luar daerah, sebaliknya barang dari luar tidak memerlukan cos besar untuk masuk ke daerah, sehingga dapat diperoleh dengan harga yang miring.

“Sebagai upaya menigkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Siak tahun ini akan membangun berapa ruas jalan diantaranya jalan Perawang – Buatan dan Simpang Beringin – Maredan,” kata Syamsuar

Selain jalan, Pemkab juga akan membangun Madrasah Insan Cendikia di Kecamatan Tualang, karena menurut Bupati keberadaan madrasah di kecamatan ini masih minim, sementara penduduknya padat. Untu itu perlu didirikan Madrasah guna memfasilitasi anak dalam meningkatkan pengetahuan agama.

“Dibangunnya Madrasah Insan ini di Perawang karena kecamatan Tualang sangat kurang memiliki sekolah madrasah, untuk itu Pemkab Siak telah menyediakan lahan dan dana pembangunan yang telah dialokasikan Kakawil Depag Riau,” jelas Syamsuar

Pada kesempatan tersebut Syamsuar menghimbau pada jamaah agar dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari mencontoh prilaku nabi Muhammad dan selalu membaca salawat dan salam dalam kehidupan sehari-hari.

“Umat Muslim harus selalu membaca salawat nabi, karena dengan membaca memiliki manfaat yang begitu besar, maka terapkan dalam kehidupans sehari-hari,” ungkap Syamsuar

Hadir pada peringatan Maulid Nabi Camat Tualang Zulkifli,Kapolsek Tualang Kompol Wawan, Kepala Desa Tualang Juprianto, kepala UPTD, tokoh masyarakat, alim ulama dan masyarakat umum. (rls/rin)

Bupati Syamsuar Serahkan DP4 di Kediaman Gubernur

dp4Pekanbaru (SegmenNews.com)– Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyerahkan DP4 Kabupaten Siak kepada Ketua KPUD Kabupaten Siak H Agus Salim di gedung daerah, Kediaman Gubernur Riau Pekanbaru (7/2/2013).

Penyerahan DP4 yang disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit, Ketua DPRD Provinsi Riau Drs HM Johar Firdaus, dan Ketua KPUD Provinsi Riau T Edi Sabli tersebut didahului penandatanganan berita acara penyerahan DP4 antara Bupati Siak dengan Ketua KPUD Kabupaten Siak.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut kepala daerah dan Ketua KPUD Kabupaten Kota se-Riau.

Penyerahan data DP4 tersebut merupakan tahapan persiapan dalam rangka Pemilu 2014 mendatang. Untuk itu sebelum ditindaklanjuti dengan pemutakhiran data oleh KPUD bersama Pemerintah Kabupaten, dilaksanakan penyerahan DP4 dari Pemprov Riau kepada KPUD Provinsi Riau dan dari Pemkab/Pemkot Se-Provinsi Riau kepada KPUD masing-masing.

Wakil Gubernur Riau saat membacakan sambutan tertulis Mendagri mengatakan, tahapan ini merupakan tahapan penting dan strategis untuk selanjutnya dilakukan pemutakhiran data, pengumuman DPS hingga pengumuman DP4 dimasing-masing daerah dalam menyongsong Pemilu 2014 nanti.

“ini kita lakukan sebagai wujud akuntabilitas dan faktualisasi peran Pemda dalam mewujudkan demokrasi dan tata pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Ditambahkannya lagi, DP4 merupakan data pemilih yang diusahakan seakurat mungkin. Untuk itu Bupati/ Walikota diminta melakukan sedikitnya sebanyak 3 kali proses pemutakhiran data berkenaan perubahan data penduduk terkait angka kelahiran, angka kematian, maupaun kedatangan dan perpindahan penduduk sebelum proses pemutakhiran data ditingkat pusat.

Selain itu, menurut Pasal 48 UU Nomor 8 Tahun 2012 menyebutkan, KPU dan KPUD dalam menyiapkan data pemilih melaksanakan kerjasama yang terintegrasi dengan data kependudukan.

Peran Pemda dalam pemutakhiran data diharapkan agar data yang didapat lebih akurat, serta mengakomodir seluruh jumlah pemilih agar memudahkan pengecekan DP4 jika terjadi dugaan penggelembungan suara saat pemilu.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan proses persiapan data melalui tahapan pemutakhiran data juga dilakukan dengan singkronisasi penerapan NIK

Camat Warning Warga Buang Sampah Sembarangan

Camat Lubuk Dalam Mursal, S.Sos
Camat Lubuk Dalam Mursal, S.Sos

Lubuk Dalam (SegmenNews.com)– Camat Lubuk Dalam Mursal menghimbau agar masyarakatnya tidak membuang sampah sembanagan, hal itu disampaikannya guna menanggapu adanya pembuangan sampah pasar di depan wilayah sekolah SMKN 1 Lubuk Dalam, dinilainya sampah tersebut kini membuat pencemaran lingkungan.

“Kami menghimbau pada masyarakat yang berada di daerah pasar Rawang Kao, agar tidak ada lagi membuang sampah di lokasi sekolah sekalian merusak pemandangan oleh mata dan juga sangat menggagu kesehatan pada siswa dan juga disekitar yang bermukim berdekatan langsung dengan tumpukan sampah “terang Mursal, Kamis (7/2).

Dikatakannya, pihak Kecamatan akan memerintahkan kepada petugas kebersihkan yang ada di kecamatan Lubuk Dalam agar secepatnya membersihkan tumpukan sampah yang berada di depan SMKN 1Lubuk Dalam. Agar tidak mengaggu kesehatan pada masyarakat dan juga siswa yang setiap harinya melewati jalan tersebut.

Setelah pembersihan dilakukan, camat berharap tidak ada lagi masyarakat membuang sampah sembarang. “Kami tegaskan, buanglah sampah pada tempatnya, kita harus menhidupkan budaya bersihan, kika lingkungan kita bersih maka kita akan terhindar dari penyakit,” pungkas Mursal.(rin)

Ribuan Masyarakat Benteng Hulu Goro

goroSiak (SegmenNews.com)- Ribuan masyarakat Benteng hulu dibantu angota tiap UPTD Kecamatan dan Petugas kecamatan mempura, Jumat (8/2) turun kejalan, mereka melakukan gotong-royong memotong rumput dan bebersih di jalan yang berada dilingkungan desa Benteng Hulu.

Pantauan lapangan, tampak masyarakat tersebar di beberapa titik, ada yang memotong rumput menggunakan mesin rumput dan ada yang menggunakan peralatan manual. Ikut turun kelapangan anggota Danramil kabupaten Siak Suhairi Saragih.

Camat Mempura Djumanotias menyampaikan kegiatan ini dilakukan dalam rangka lomba gotong-royong tingkat kabupaten, kali ini Desa Benteng Hulu dipilih untuk mewakili Kecamatan karena desa ini dari dahulu terkenal dengan kegiatan gotong-royongnya. “Kami pilih Desa Benteng Hulu mewakili kecamatan karena desa ini terkenal dengan desa gotong-royong. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menghidupkan kembali semangat gotong-royong di kecamatan kita, harapan kami sekolah yang berada dilingkungan Kecamatan mempura bisa mengagendakan hari gotong-royong, misalkan setiap hari Jumat siswa gotong-royong bersama,” kata Djumanotias

Sementara Kepala Desa benteng Hulu Bambang Cahyadi mengatakan, pemerintah desa ingin membangkitkan kembali semangat gotong-royong di lingkungannya, dinilainya saat ini semangat gotong royong sudah mulai mengendur. “Kami ingin mengembalikan citra Benteng Hulu, sejak zaman dahulu Benteng Hulu dikenal dengan Desa gotong-royong,” kata Bambang Cahyadi.

Tim penilai pada lomba tersebut ialah dari Bagian Pemerintah Desa (Pemdes) kabupaten Siak
Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Tarcip dan PKK. Salah satu tim penilai Oni Weldi, Kasubbid Pemberdayaan kelembagaan masyarakat dan adat Pemdes Siak mengatakan bahwa terdapat beberapa tahapan pada lomba ini, yang mana penilaian tingkat Kecamatan dicanangkan selesai pada bulan Februari, tingkat kabupaten penilaian dilakukan pada bulan Maret, dilanjutkan penilaian tingkat provinsi Pada Bulan April, dan secara nasional akan dilakukan pada bulan Juni mendatang.

Adapun keriteria pada lomba gotong-royong ini ialah, seberapa besar nilai suwadaya masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa, hal itu dinilai dari jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan, volume hasil kegiatan, serta bentuk kegiatan yang dilakukan.

Bupati Siak Siapkan Qori-Qoriah Handal

Bupati Siak Drs H Syamsuar, MSi memukul beduk pertanda telah dibukanya STQ Kecamatan Siak Sri Indrapura XIII di Desa Langkai. jpgSiak (SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Siak mempersiapkan para qori dan qoriqh untuk bertanding di MTQ tingkat Provinsi maupun Nasional. Untuk itu, Bupati berkomitmen melakukan pembinaan pada anak daerah sehingga bisa meraih prestasi terutama dalam hal mempelajari Al-Quran dan pengetahuan agama.

Bupati menyampaikan, usaha membina purta daerah sudah dilakukan mulai tahun sebelumnya, bahkan beberapa waktu lalu sudah dilakukan Recruitmen ke tiap desa dan kecamatan guna menjaring anak-anak yang memiliki bakat dan kesungguhan dalam mempelajari Al-Quran, bagi yang lulus seleksi ditus untuk tugas belajar, mereka dipersiapkan untuk mengikuti lomba pada MTQ tingkat Provinsi dan Nasional.

“Mulai tahun lalu kita lakukan seperti itu, kita rekrut dari kampung-kampung, sehingga kita bisa mengetahui mana anak-anak yang memiliki bakat dan prestasi. Beberapa waktu lalu kita sudah merekrut 250 orang untuk di seleksi, dan pemerintah terus memantau pembinaan yang dilakukan. Komitmen kami, akan tetap berkeinginan membina anak-anak kita sendiri supaya mereka bisa berprestasi,” ungkap Syamsuar

Bupati mengakui, generasi yang ada masih lemah dalam hal tafsir Al-Quran, untuk menutupi kekurangan tersebut, Pemda tahun ini akan mengirimkan anak daerah untuk diutus tugas belajar ke Pasantren di daerah Jawa. “Tafsir alquran tafsir di kita masih lemah, makanya tahun ini kita melakukan rekruitmen ke tiap Kecamatan, untuk dikirim ke salah satu pesantren di Jawa,” kata Bupati.

Hal itu disampaikan Bupati Siak Syamsuar dalam sambutannya di Pembukaan STQ Ke XIII Kecamatan Siak di Lapangan Parit Baru Desa Langkai Kecamatan Siak, Siak.

Pada kesempatan tersebut Syamsuar menyampaikan bahwa tahun ini, MTQ di tingkat Kabupaten dan Perovinsi jadwalnya dimajukan, karena di September tahun 2014 akan dilakukan pesta demokrasi yakni pemilihan gubernur. Hal itu telah disepakati pada MTQ di Kecamatan Bengkalis kemaren tahun lalu.

Ditambahkannya, Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten akan diselenggarakan pada bulan Maret dan bertempat di Bungaraya. “Malam tadi sudah dilakukan rapat perdana, Camat Bungaraya sudah mempresentasikan kegiatan, mulai dari pawai taaruf hingga pelaksanaan MTQ,” kata Syamsuar.

Sementara Sekretaris Camat Siak OK Muhammad Rendra menyampaikan, STQ ini bertujuan
untuk seleksi Kecamatan pada kafilah yang akan diutus ke MTQ tingkat Kabupaten. Pada STQ ini memperlombakan 4 cabang yakni, tilawah, tartil, syahril, Fahmil. (hms)

Menhut Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Konservasi Gajah di TNTN

Menhut Ir.H.Zulkifli Hasan,SE.MM meletakkan batu pertama pembangunan pusat konservasi gajah di TNTN (1)
Pelalawan(Segmennews.com) – Menteri Kehutanan RI Ir.H.Zulkifli Hasan,SE.MM Kamis (7/1) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusat Konservasi Gajah (PKG) dikawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).Turut hadir bersama Menhut yang datang menggunakan helikopter 2 orang dirjen Kemenhut,Direksi Taman Safari Indonesia,WWF,Kepala BKSDA,Lembaga Pelestarian hutan dan lain – lain.

Menhut didampingi Bupati Pelalawan H.M.Harris dan Cagub Riau Jon Erizal sebelum melakukan peletakan batu pertama terlebih dahulu mendengarkan penjelasan dari Direksi Taman Safari Indonesia terkait pembangunan Pusat Konservasi Gajah.Dimana Klinik gajah adalah bangunan pertama yang akan didirikan diatas lahan seluas 2 Ha.” Kita berharap klinik ini mampu menjadi pusat edukasi,penelitian dan ekowisata untuk menguatkan keberadaan TNTN,”demikian dikatakan Direksi Taman Safari Indonesia Dr.Jahnsen Manansang dalam penjelasannya.Menurutnya,sebagai tahap awal,di klinik gajah ini akan dibangun bangunan untuk kegiatan medis meliputi pengobatan yang meliputi pengobatan yang dilengkapi dengan peralatan memadai.Perawatan untuk 16 ekor gajah termasuk fasilitas penunjang seperti holding area,sumur,pengadaan pakan,” kedepannya dipusat konservasi ini akan dibangun komplek pemukiman untuk para mahout,fasilitas untuk konservasi satwa liar dan lainnya. Intinya di fasilitas yang akan dibangun ini mudah – mudahan dapat menjadi pusat kegiatan konservasi,edukasi,penelitian dan ekowisata bagi kepentingan gajah endemik Sumatra.Rencananya tahap awal pembangunan klinik ini akan selesai dalam waktu 6 bulan kedepan “,ujarnya.

Usai melakukan peletakan bati pertama,Menhut dan rombongan berkesempatan menyaksikan dari dekat gajah – gajah yang telah dilatih.Selanjutnya Menhut melakukan penanaman pohon bersama Bupati dan rombongan.Usai penanaman pohon Menhut beserta rombongan kembali menuju Helikopter untuk berangkat menuju Pekanbaru.(dn)

Kemenhut dan TSI Kembalikan Fungsi TNTN Sebagai Kawasan Konservasi Gajah” Konfllik Gajah dan manusia Harus Tuntas “

Bupati Pelalawan H.M.Harris menyerahkan cinderamata kepada Menhut RI Ir.H.Zulkifli Hasan,SE.MM
Pelalawan(Segmennews.com) – Gajah Sumatera adalah satwa terbesar di Indonesia yang hanya hidup di pulau Sumatera saja.Konservasi untuk mamalia terbesar ini akan membantu mempertahankan keragaman hayati dan integritas ekologi dalam ekosistemnya.” Kegiatan perekonomian dan eksploitasi yang berlebihan telah mendesak keberadaan gajah – gajah ini baik secara populasi,habitat dan ekosistemnya. Pembukaan lahan untuk perkebunan, pemukiman dan kegiatan ekonomi lain di habitat gajah telah meminggirkan gajah – gajah tersebut dan bahkan dianggap menjadi satwa pengganggu “,demikian dikatakan Menteri Kehutanan RI. Ir.H. Zulkifli Hasan,SE.MM dalam sambutannya dihadapan warga masyarakat yang hadir, Kamis (7/1) di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kecamatan Ukui pada acara peletakan batu pertama pembangunan pusat konservasi gajah. Menurut Menhut, lahan TNTN yang luasnya mencapai 83 ribu hektar ini sangat potensial menjadi wisata alam dan kawasan konservasi gajah. Tidak ada lagi didunia ini yang luas kawasan konservasinya seperti TNTN dan itu ada di Pelalawan. “Gajah juga harus hidup dan masyarakat yang berada disekitar kawasan juga butuh hidup.Kita tidak ingin mencari siapa yang salah tapi win win solution.Kita bisa memberikan 1 KK 2 hektar untuk perkebunan karet atau lainnya bekerjasama dengan transmigrasi dan dana Kita ada melalui Badan Layanan Umum di Kementerian Kehutanan. Kita juga dibantu dari Negara Belgia sebesar 2,5 miliar untuk pengembangan kawasan konservasi gajah di TNTN. Saya yakin 5 tahun kedepan TNTN bisa menjadi kawasan konservasi terbesar di Asia Tenggara “, ujar Menhut. Dikatakan Menhut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan kegiatan – kegiatan pembukaan lahan dan perambahan hutan di kawasan TNTN. Informasi yang Kita dapat dari Bapak Bupati ada lahan yang bisa digunakan bagi warga itulah yang akan kita tindaklanjuti kedepannya.” kita minta Pemda mendata lahan tersebut lalu akan kita programkan untuk usaha masyarakat. 2 hingga 3 bulan kedepan kita harapkan konflik antara masyarakat dan gajah tidak terulang lagi”, ujarnya.

Direksi Taman Safari Indonesia (TSI) Dr.Jahnsen Manansang JS dalam sambutannya mengatakan pertama yang punah tahun 80-an adalah badak dan sekarang gajah. Akibat konflik, banyak gajah yang mati. Untuk itu didirikan tempat pelatihan gajah bersama Departemen Kehutanan. “TSI dan Pairi Daiza – Belgia Pusat hari ini kita lakukan peletakan batu pertama pembangunan pusat konservasi gajah diatas lahan seluas 2 Ha. Diharapkan klinik ini mampu menjadi pusat edukasi, penelitian dan ekowisata untuk menguatkan keberadaan TNTN”, ujarnya.

Sementara itu Bupati Pelalawan H.M.Harris menyatakan rasa terimakasih dan harapan yang besar agar TNTN menjadi kawasan Wisata Alam dapat benar – benar terwujud. “Kita dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan mengharapkan dari Kemenhut RI dapat terus mengawal rencana ini dengan baik. Kedepan Kita harapkan masyarakat bisa berusaha dengan lahan yang ada dan gajah dapat hidup dengan nyaman di kawasan TNTN. Tahun 2007 Kita sudah buat kesepakatan dengan 240 kk agar mengikuti aturan – aturan agar tidak merambah hutan dan menambah lahan “, ujar Bupati. (dn)

Perusahaan Didesak beri Konstribusi Jalan

Kadis BMP Kab Siak, Irving Kahar Arifin
Kadis BMP Kab Siak, Irving Kahar Arifin

Siak (Segmennews.com)– Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Siak, Rabu (6/2) mengadakan pertemuan dengan beberapa perusahaan yang menggunakan jalan H. Abdullah Desa Maredan Kecamatan Tualang, Siak. untuk keperluan usaha merekam. Pertemuan tersbut bertujuan membuat kesepakatan Budjet Shering untuk membangun jalan sepanjang 6 Km tersebut.

Untuk mewujudkan pengaspalan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan menggelar pertemuan dengan 7 perusahaan setempat, agar dapat bersama-sama melakukan pengaspalan dengan sistem buget shering. Hal ini diminta pemerintah, sebagai bentuk kontribusi Perusahaan yang menggunakan jalan tersebut pada masyarakat setempat, yakni memberikan kemudahan jalur trasportasi masyarakat.

7 perusahaan tersebut yakni PT. Arara Abadi, PT.P. Palmak, PT. Aip Aleksa, PT. Kharisma, PT. Maredan, dan PT. Markopolo, serta Pemkab Siak. Adapun yang telah menyetujui untuk melakukan pengaspalan bersama yakni Pemkab Siak mendapat jatah pengaspalan sepanjang 1,5 Km, dan PT. Arara Abadi sepanjang 2 Km. Sementara perusahaan lainnya masih melakukan rapat internal masing-masing perusahaan.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Siak Irving Kahar Arifin melalui Kabid Bina Marga Ardi Arfandi Kamis (7/2). Disampaikannya, dari hasil pertemuan tersebut baru satu perusahaan yang setuju untuk ikut membangun jalan tersebut.

“Saat ini, Baru satu Perusahaan yang setuju untuk melakukan pengaspalan bersama yakni PT. Arara Abadi akan membantu pengaspalan sepanjang 2 Km dan Pemkab Siak dengan jatah 1,5 Km. Sementara, untuk perusahaan lainnya masih menunggu hasil rapat internal mereka,” terang Ardi.

Ardi menambahkan, pengaspalan bersama tersebut karena jalan yang akan diaspal tersebut selain ada pemukiman masyarakat, jalan itu juga dilintasi armada masing-masing perusahaan seperti mobil-mobil bertonase berat.

“Kami berharap perusahaan setempat dapat melakukan pengaspalan bersama, kita ketahui pinggir jalan tersebut terdapat pemukiman masyarakat, sementara mobil berat masing-masing perusahaan juga melintas di jalan itu,” ungkap Ardi

Ditambahkan Ardi, saat ini Pemkab Siak dan PT.Arara Abadi telah setuju melakukan pengaspalan sepanjang 3,5 Km dan sisanya 2,5 Km adan di musyawarahkan oleh perusahaan-perusahaan yang lainnya.

“Saat ini, Pemkab dan PT.Arara Abadi telah setuju untuk pengaspalan tersebut, dan masih ada sisanya sepanjang 2,5 Km. Dan diharapkan enam perusahaan yang masih menunggu hasil rapat internal mereka, agar dapat membagi sisa panjang jalan yang akan diaspal tersebut,” pungkas Ardi.

Kabag Humas Siak Coffe Morning dengan Wartawan

humasSiak (SegmenNews.com)– Kepala Bagian Humas Pemkab Siak H Zulfikri SSos, MM beserta jajarannya menggelar acara Cofffe Morning dengan semua awak media yang meliput di daerah Kabupaten Siak. Acara digelar di salah satu objek wisata di Kota Siak Sri Indrapura, Kamis (7/2/2013) pagi.

Dalam acara itu, hadir Ketua Komite Organisasi Wartawan Siak yang juga Kabiro Media Haluan Riau, Efendi, Kabiro Pekanbaru Pos, Rojikin, Dumai Pos, Riau Pos, Harian Vokal Soleman Sitogang, Metro Riau, serta koran mingguan yang tergabung di delapan organisasi wartawan yang ada di Kabupaten Siak yang berjumlah puluhan wartawan.

Pada kesempatan itu, Kabag Humas yang baru, Zulfikri menekankan perlunya kerja sama dalam menjalankan tugas di bagian humas guna mendukung kemajuan serta perkembangan Kabupaten Siak.

“Kita berharap semua awak media yang meliput di wilayah Kabupaten Siak dapat senantiasa menjaga kemitraan dengan baik,” terang Zulfikri.

Menurutnya, jabatan itu adalah amanah yang harus dijalankan sebaik mungkin. ”Untuk itu diperlukan dukungan dari teman-teman wartawan yang menjalankan tugasnya dalam meliput semua kegiatan yang ada di Kabupaten Siak terutama kegiatan bupati” ucap Zulfikri.

Ia juga mengatakan nantinya dalam menjalankan tugas bila ada hal yang tidak berkenan atau kurang berkenan hendaknya langsung ditanyakan baik secara langsung, lisan maupun secara tertulis.

“Kita menerima kritikan dari kawan-kawan dalam setiap pelayanan di Bagian Humas. Bisa disampaikan secara langsung maupun secara tertulis,” ujar Zulfikri.

Dalam acara itu juga diadakan tanya jawab dengan para wartawan yang hadir. Sementara itu diantara keluhan para wartawan yaitu belum sepenuhnya para satker (satuan kerja) mau menerima keberadaan wartawan pada saat akan dikonfirmasi.

Selain itu sulitnya mendapatkan informasi kegiatan Bupati Siak setiap harinya dan diupayakan adanya transportasi terhadap wartawan yang akan meliput di wilayah yang jauh jangkauannya.

Menjawab keluhan awak media ini, Zulfikri mengatakan semua masukan akan segera diamokodir dan akan di upayakan dapat terealisasi. (hms/rin)

Tanjung Buton Proyeksi Ekonomi Riau

peresSei Api (SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Siak bersama Pemerintah Provinsi Riau beberapa waktu yang lalu telah menetapkan Tanjung Buton sebagai salah satu outlet pelabuhan yang diproyeksi akan menjadi salah satu lokomotif pembangunan ekonomi di Propinsi Riau.

Tanjung Buton dinilai Strategis karena, letak geografis Tanjung Buton yang berada di pesisir timur pulau sumatera serta berdekatan dengan Selat Malaka sebagai salah satu kawasan padat lalu lintas laut di dunia. Dengan posisi yang strategis ini diharapkan akan memberikan nilai tambah tersendiri dalam memacu percepatan pembangunan bidang ekonomi di Kabupaten Siak.

Hal ini disampaikan Bupati Siak Syamsuar pada sambutannya di acara Peresmian Pelabuan dan Kawan Industri Tanjung Buton, Selasa (5/2) di Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton. Disampaikannya, diresmikannya pelabuhan ini berdasakan surat ijin operasional sementara yang telah dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Laut

Sebagaimana kita ketahui, pelabuhan merupakan tempat yang terdiri dari daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu, sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai akses kapal bersandar, berlabuh, naik-turun penumpang, bongkar muat barang, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan, serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar moda transportasi.

“Berdasarkan surat dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tanggal 27 Juli 2012, Nomor: PP 10/ 3/ 3/ DP-12, Perihal: Ijin Operasional Sementara, maka Pelabuhan Tanjung Buton dapat dilakukan operasional sementara dalam rangka menunjang aktivitas kebutuhan masyarakat terhadap Pelabuhan Tanjung Buton. Sehingga dengan dikembangkannya Kawasan Industri Tanjung Buton ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan daerah Kabupaten Siak. Beberapa dampak positif tersebut antara lain memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, mengurangi ketergantungan akan akses transportasi dengan daerah lain serta meningkatkan pendapatan bagi daerah,” kata Syamsuar

Ditambahkannya, pembangunan pelabuhan memiliki arti penting dan bermakna strategis, karena selain menjadi akses kegiatan penyeberangan orang dan penumpang, keberadaan Pelabuhan Tanjung Buton juga menjadi akses penyeberangan barang dan jasa, baik dari maupun menuju Tanjung Buton. (rin)