Beranda blog Halaman 2992

Edarkan Sabu-sabu, Sipir Lapas Diamankan

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Seorang sipir lapas yang bertugas sebagai komandan jaga, HH di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B PasirPangaraian. Diamankan Sat Narkoba Polres Rokan Hulu karena diduga mengedarkan narkoba terhadap Narapidana.

Dikatakan Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK,Msi melalui Kasat Narkoba, AKP Zulfakri, Rabu (9/1/2013) berdasarkan informasi yang didapat, bahwa salah satu pegawai sipir mengedarkan narkoba kepada para Napi di Lapas. Selasa (8/1/2013) sekitar pukul 13:00 Wib, tim Sat Narkoba langsung turun kelapangan.

Tersangka HH di temui saat sedang Dinas di Lapas. Dari interogasi pihak kepolisian, tersangka mengakui telah melakoni sebagai pengedarkan Narkoba jenis sabu-sabu kepada para Napi sejak lama. 

Selanjutnya, tersangka HH digiring kerumahnya, di rumah HH ditemukan 2 paket sabu-sabu senilai Rp 2 juta per paketnya, 1 buah timbangan elektrik digital, uang Rp 6 Juta hasil penjualan sabu-sabu, 1 buah hand phone merek Nokia, 1 buah bong granat, 1 bungkus plastik ukura 4×4 Centi Meter.            

Ditempat terpisah, Kalapas klas II B Pasir Pangaraian, Maizar menegaskan bahwa terkait sipir menggunakan Narkoba apalagi berlaku sebagai pengedar tidak ada pembelaan apapun kepada pengguna.

“Jika terbukti bersalah, maka harus siap menanggung segala resikonya dan saya tidak akan mentoleransi dalam bentuk apapun,”  tegas Maizar. (dab)

Asik…Rokan Hulu Bakal Miliki Taman Water Front City

Bupati Achmad Tinjau Lokasi pembangunan Water forn city

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Dalam waktu dekat Kabupaten Rokan Hulu bakal memiliki Taman Water Front City di Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah.

Pembangunan taman Water Front City tersebut adalah salah satu target Pemkab Rohul sebagai Projec wisata budaya dan kuliner. Pemilihan lokasi pembangunan juga dinilai potensial di tengah-tengah Kota Pasir Pangaraian.

Saat peninjauan lokasi pembangunan, Bupati Rohul, Drs, Achmad, Msi, Selasa (8/1/2013) menyebutkan bahwa lokasi pembangunan tersebut sangat berpontesi untuk pagelaran wisata budaya. Dilokasi juga akan di bangun pusat jajanan selera Rakyat (Pujasera) khas Rohul.

“Didepan Taman Water Front City Pasir Pangarain, nantinya akan dibangun Kantor PMI, supaya terintegrity dengan konsep kemanusiaan, kota di pinggir sungai itu akan ditata secara link sector, sehingga dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat maupun pengunjung,” tukas Bupati.

Water Front City itu juga bakal dijadikan salah satu tempat kegiatan Mushabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 32 tingkat Provinsi Riau di cabang Mushabaqoh Khottul Qur’an (MHQ) atau kaligrafi.

Menurut Bupati dengan di bangunnya Water Front City tersebut, akan menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat dan bisa dinikmati oleh daerah tetangga.

Hadir dalam kunjungan itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengaraian (BMP) Rohul Hery Islami, ST, MT, Kepala Dinas Kebudayaan dan Prawisata (Budpar), Yurikawati, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Bisman, Kadiskoperindag Zulkarnain, Camat Rambah Ari Gunadi dan sejumlah pejabat lainnya, mereka termasuk intansi terkait untuk melakukan penataan baik jalan, bangunan, taman dan lainnya. (dab)      

Lebihi Tonase, Truk Kayu RAPP Dibongkar Paksa

Sorek (Segmennews.com)- Puluhan truk termasuk truk milik PT RAPP ditilang dan di paksa membongkar muatan yang melebihi tonase oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau saat menggelar razia di Jembatan Timbang Terantak Manuk, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, baru-baru ini.
    
Operasi dipimpin langsung oleh Kepala UPT Jembatan Timbang Dishub Riau Alexender didampingi Kasubdit Doni Firmansyah dengan melibatkan belasan personil dari Dihsub Pronvinsi Riau dan Dishub Kabupaten Pelalawan.

Dalam operasi yang dimulai pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib tersebut terlihat Dishub Riau dan Pelalawan mengeluarkan tilang kendaraan over kapasitas dan mencabut buku kir. Selain itu beberapa mobil truk pengangkut kayu akasia milik PT RAPP dan PT IKPP melebihi muatan dibongkar secara paksa.

“Tindakan yang kita lakukan selain prefentif juga ada persuasif. Jadi kalau memang sudah muatan melebihi ketentuan  muatan kayu dibongkar dan sekaligus ditilang serta dicabut buku KIR untuk memberikan efek jera baik para supir ataupun pemilik kayu,” tegas Alexender.
    
Menurut Alexander, jumlah berat kendaraan berpariasi, tergantung jumlah sumbu atau ban itu sendiri. Diantaranya jika sumbu truk tiga maksimal muatan 21 ton. Sedangkan untuk sumbu truk empat muatan maksimal 26 ton. Begitu juga untuk ketinggian muatan barang maksimal 4,2 meter.

Sementara ditambahkan Kepala UPT Jembatang Timbang Pemrov Riau, mengaku pihaknya tidak dapat menurunkan semua truk kayu atau barang yang melebihi muatan saat terjaring di jembatan timbang. Selain keterbatasan anggota juga tidak memiliki pasilitas pendukung berupa alat berat pengangkut kayu saat diturunkan dari dalam truk.

“Kita harap kedepan, peran serta pihak terkait agar dapat membantu mengatasi truk bermuatan lebih ini,” harapnya. (rz)

Mobil Kades Tabrak SP, Dua Orang Tewas

Jenazah korban tabrakan di Pelalawan di evakuasi

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Sabar Nababan (44) dan Mitsuyanto Hutagaul (28) tewas seketika setelah sepeda motor mereka bertabrakan dengan mobil Kepala Desa SP-8 Kerinci kanan, kabupaten Siak, Sugeng Riyadi (43).

Informasi yang dirangkum Segmennews.com kejadian yang merenggut dua nyawa sekaligus tersebut terjadi di Jalan Lintas Timur, Km 58/59, SP-5, Desa Muda Setia, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin (7/1) sekitar pukul 23.35 Wib.

Bermula sepeda motor Honda Supra X BM 2548 KE yang ditunggangi dua orang tersebut datang dari arah pangkalan kerinci menuju Bandar Sekijang, namun saat melalui jalan mendaki dan menikung tajam, mereka berpapasan dengan mobil Sugeng, alhasil sama-sama tak dapat mengelak akhirnya terjadilah tabrakan maut.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi petugas kepolisian. Namun dua nyawa pengendara Sepeda Motor tersebut tak tertolong lagi.

Unit Lantas Polsek Pangkalan Kerinci dibawa pimpinan Kanit Ipda Rudi Guntoro SE bersama dengan personil Unit Lakalantas Polres Pelalawan turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Lantas, AKP H AD Siregar membenarkan adanya kembali kecelakaan yang merenggut dua nyawa sekaligus itu.

“Kita masih menyelidiki penyebab kecelakaan, diduga pengendara Sepeda motor usai meminum minuman keras jenis tuak sebelum kecelakaan terjadi. Sedangkan Kades masih diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” terang Kasat Lantas. (rz)

PT PSA Siap jadi Tuan Rumah Bulan K3 Se-Rohul

Tambusai (Segmennews.com)- PT Panca Surya Agrindo (PSA) Kebun Tambusai siap menjadi tuan pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2013 se-Kabupaten Rokan Hulu yang dilaksanakan, Kamis (10/1/2013) mendatang.

Dikatakan General Manager, Yusuf Siregar didampingi Hr Kebun PT PSA, Hardian, Selasa (8/1/2013) saat ini PT PSA siap menjadi tuan rumah K3 se-Rohul. Untuk kegiatan Kamis depan, pihaknya tengah mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang juga akan di hadiri oleh Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi, Dinas Tenaga Kerja dan pihak terkait lainnya dan dihadiri juga pihak perusahaan dari pusat.

Disampaikan Yusuf bahwa Keselamatan dan kesehatan kerja bagi karyawan sangat diutamakan dan menjadi prioritas PT PSA, safety dalam bekerja adalah projec utama dalam bekerja, apalagi kesehatan para pekerja harus di perhatikan. Dengan sistem Managemen Keselamatan dan kesehatan kerja dapat menunjang peningkatan kinerja dan produktifitas produksi.

Bagi perusahaan yang dipimpinnya, K3 tidak hanya sebatas prioritas saja, namun hal itu telah bertahun-tahun diimplementasikan dalam bentuk kegiatan nyata. PT PSA juga telah menerima sertifikasi K3, sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Pada pelaksanaan kegiatan K3 di PT PSA mendatang, dilakukan juga peresmian SMP Tiga Hati di Tambusai yang dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT PSA Kebun Tambusai, langsung diresmikan oleh Bupati Rokan Hulu.

“Perusahaan kita terus meningkatkan Program CSR yang menyentuh kepada masyarakat dari tahun ketahunnya, begitu juga dengan K3 bagi karyawan. Kita harapkan pihak perusahaan, karyawan dan masyarakat dapat bersinergi dalam peningkatan perusahaan dan Daerah,” sampai Yusuf. (dab)   

Bahasa Daerah Harus Masuk Kurikulum 2013

Jakarta (Segmennews.com)- Pelajaran bahasa daerah di Kurikulum 2013 tidak tercantum secara tegas. Bahkan, mata pelajaran muatan lokal yang selama ini salah satunya diisi pelajaran bahasa daerah tidak ada.

Untuk itu, Forum Peduli Bahasa Daerah se-Indonesia meminta agar muatan lokal atau bahasa daerah dicantumkan secara eksplisit.

Ketiadaan mata pelajaran muatan lokal bahasa daerah dalam Kurikulum 2013 yang diujipublikkan menimbulkan ketidakpastian ada atau tidaknya pelajaran bahasa daerah di sekolah.

Pelajaran bahasa daerah yang diwajibkan di sejumlah daerah dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dilakukan dengan memanfaatkan mata pelajaran muatan lokal (mulok). Akan tetapi, pada struktur Kurikulum 2013 tidak ada mata pelajaran mulok. Yang ada yakni mata pelajaran seni budaya dan prakarya.

Desakan agar mulok bahasa daerah ditulis secara eksplisit dalam Kurikulum 2013 disampaikan Forum Peduli Bahasa Daerah se-Indonesia yang diterima Ketua Panitia Kerja (Panja) Kurikulum Komisi X DPR Utut Adianto di Jakarta, Senin (7/1).

Forum Peduli Bahasa Daerah se-Indonesia ini terdiri dari 59 institusi seperti guru bahasa daerah, himpunan mahasiswa bahasa daerah, perguruan tinggi yang mengajarkan program studi bahasa daerah, sekolah, hingga komunitas budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Belajar bahasa daerah sama pentingnya dengan ilmu pengetahuan yang lain. Karena itu, pelajaran bahasa daerah tetap perlu dimasukkan dalam struktur Kurikulum 2013 secara nasional.

“Adanya pengakuan pada pelajaran bahasa daerah menunjukkan pengakuan bangsa ini untuk menjaga keanekaragaman bahasa yang merupakan bagian dari budaya dan jati diri bangsa,” kata Dingding Haerudin, Ketua Jurusan Bahasa Sunda di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang juga Ketua Rombongan Forum Peduli Bahasa Daerah se-Indonesia.

Suwardi Endraswara dari Forum Ketua Jurusan dan Kepala Program Studi Pengelola Bahasa, mengatakan gerakan masyarakat yang peduli pada eksistensi bahasa daerah dari berbagai daerah di Indonesia ini akibat Kurikulum 2013 yang abu-abu dalam mengatur pelajaran bahasa daerah dengan tidak mencantumkan mulok bahasa daerah. Selain itu, bahasa daerah pun kemungkinan diintegrasikan dnegan pelajaran lain seperti seni budaya dan prakarya.

“Bahasa daerah tetap perlu berdiri sendiri. Kita harus berpihak untuk mengembangkan bahasa daerah supaya eksistensinya tetap ada, sejalan juga dengan penguasaan pada bahasa Indonesia dan bahasa internasional,” kata Suwardi.

Reni Marlinawati, Anggota Komisi X, mengatakan eksistensi bahasa daerah lewat lembaga pendidikan harus didukung. Untuk itu, Panja Kurikulum Komisi X DPR sedang mengkaji Kurikulum 2013, termasuk pelajaran bahasa daerah.

Dukungan pada eksistensi bahasa daerah agar tetap ada dalam Kurikulum 2013 sepertinya keinginan kita semua, termasuk DPR.

“Kami akan perjuangkan supaya pemerintah menegaskan keberpihakan pada pembelajaran bahasa daerah di sekolah,” kata Reni.

(kmc/snc)

Andar Isnan Resmi Dilantik Jadi Wako dan Wawako Padangsidimpuan

Medan (Segmennews.com)– Andar Amin Harahap resmi dilantik sebagai Walikota Padangsidimpuan, Jumat (4/1/2013). Pelantikan pasangan Andar Amin Harahap dan Muhammad Isnandar Nasution sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan periode 2013-2018, dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Kegiatan itu berlangsung dalam rapat istimewa DPRD Padangsidimpuan di Gedung Nasional Padangsidimpuan.

“Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah melaksanakan estafet kepemimpinan untuk lima tahun ke depan, dan tentunya banyak harapan dalam setiap proses estafet kepemimpinan tersebut. Masyarakat selalu menginginkan pembaharuan dari kandidat yang terpilih,” kata Gatot saat melantik pasangan tersebut.

Disebutkan Gatot, Kota Padangsidimpuan seperti halnya kota lain di Sumut mengalami kemajuan terutama jika dilihat dari sektor perdagangan, hotel dan restoran yang memberi kontribusi paling dominan hingga mencapai 22,82 persen terhadap PDRB, menyusul sektor jasa-jasa 19,35 persen.

Kemudian sektor pertanian 15,80 persen, pengangkutan dan komunikasi 11,91 persen, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 12,22 persen dan industri pengelolaan 11,78 persen. Dari besaran angka-angka tersebut, Kota Padangsidempuan dapat disebutkan sebagai kota perdagangan dan jasa.

”Hal ini harus dicermati oleh walikota dan wakil walikota yang baru, untuk dapat menyusun prioritas sektor pembangunan yang akan dikerjakan pada masa kepemimpinan lima tahun kedepan dengan tidak melupakan sektor-sektor lain,” tukas Gatot.

Pemilukada Padangsidimpuan berlangsung pada Kamis (18/10/2012). Ada enam pasangan yang ikut serta, yakni (1) Habib Nasution/Soripada Harahap, (2) Rusdi Nasution/Riswan Daulay, (3) Andar Amin Harahap/Isnandar Nasution, (4) Dedi JP Harahap/Affan Siregar, (5) Amir Mirza Hutagalung/Nurwin Nasution, dan (6) Chaidir Ritonga/Maragunung Hasibuan.

Pemilukada Padang Sidempuan juga merupakan pertarungan dua kepala daerah di Sumut. Andar merupakan putra Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Bachrum Harahap, sementara Dedi JP Harahap merupakan anak Rahudman Harahap, Walikota Medan saat ini. Kedua kepala daerah bermarga Harahap ini aktif mendukung anaknya dalam kampanye, namun ternyata Andar lebih unggul. (dtc/apc/snc)

Dua Gadis Malaysia Diperkosa Satu Keluarga

Ilustrasi

IPOH- Dua perempuan kakak beradik berusia enam dan delapan tahun di Perak, Malaysia, diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah, paman, tante, bahkan kakek mereka, selama beberapa tahun terakhir.

Ibu mereka selama ini tidak mengetahui apa yang terjadi pada kedua putrinya, hingga seorang putrinya mengeluh menderita sakit di bagian bawah tubuhnya, kepada seorang kerabat mereka.

Diwartakan Thestarmalaysia dan dikutip Tribunnews.com, sang ibu biasa menitipkan kedua putrinya di rumah kerabatnya di wilayah Taiping, Malaysia, ketika ia berangkat kerja. Si ibu telah bercerai dengan suaminya, beberapa tahun lalu.

Suatu hari, sang ayah menculik mereka, mencekoki dengan obat, serta menutup mata dan mengikat tangan mereka. Ia kemudian melakukan pelecehan seksual dan menyiksa mereka, bersama anggota keluarganya yang lain.

Marah atas perlakuan mantan suaminya, sang ibu melapor ke polisi pada 27 Desember 2012. Kepada polisi, ia mengatakan mantan suaminya bersama beberapa orang anggota keluarganya, telah melakukan pesta seks yang melibatkan putrinya.

Setelah mengirim anak-anaknya ke rumah sakit, sang ibu baru mengetahui bahwa selaput dara putrinya yang berusia delapan tahun robek, sementara bagian pribadi putri bungsunya mengalami luka.

Kepala Kepolisian Perak Deputi Comm Datuk Mohd Shukri Dahlan menuturkan, pihaknya tengah menyelidiki laporan tersebut. Para pelaku bakal dijerat bagian 376 (b) dari KUHP Malaysia tentang perkosaan. (tbrnc)

Pengamat ragu keterangan saksi Rasyid

Jakarta, (Segmennews.com) Rangga Nugraha tiba-tiba muncul dan mengaku sebagai saksi kecelakaan maut yang terjadi di Tol Jagorawi yang menewaskan dua orang pada Selasa (1/1). Rangga menyebut bahwa saat kecelakaan dirinya di lokasi dan ikut mengevakuasi korban.

Menurut Rangga, dirinya memacu Avanza yang dia kemudikan dengan 140 km sekitar 100 meter di belakang BMW Rasyid. “Kurang lebih 140 (km/jam). Mobil satu lajur tapi saya jaga jarak kurang lebih 100 meter. Saya nggak lihat kejadian kecelakaannya pas saya lihat orang udah bergelimpangan,” ujar Rangga kepada merdeka.com, Kamis (3/1).

Namun keterangan Rangga ini diragukan oleh pengamat otomotif Jusri Pulubuhu. Menurut Jusri, dengan kecepatan 140 km/jam dan jarak 100 meter, Avanza yang dikemudikan Rangga juga pasti menabrak BMW Rasyid.

“Mobil Rangga dan Rasyid kan itu katanya satu di jalur yang sama dengan Kecepatan 140 km/jam dan jarak 100 meter pasti kena. Saya yakin itu, kita bisa buktikan dengan tes jarak dan pengereman,” ujar Jusri kepada merdeka.com, Jumat (4/1).

Jusri juga meragukan keterangan Rangga bahwa mobil Avanza yang dia kemudikan bisa mencapai kecepatan 140 km/jam. Menurut Jusri, kalau pun Avanza yang dikemudikan Rangga bisa mencapai kecepatan 140 km/jam, mobil tersebut pasti limbung.

“Avanza dengan kecepatan 140 km/jam mobil pasti limbung dan menabrak kendaraan yang di depannya. Ini sangat tidak logis,” terangnya.

Jusri juga bisa membuktikan bahwa apa yang disampaikan Rangga secara dunia otomotif tidak nalar. “Saya bisa buktikan kalau nanti saya dipanggil jadi saksi ahli,” imbuhnya.
Sumber: Merdeka.com

Ismail Komit Tuntaskan Aspirasi Masyarakat

Reses Ismail Hamkaz

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Dalam masa jabatannya, anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu Komisi III, Ismail Hamkaz SAg,Msi tetap komit dalam menyerap aspirasi masyarakat, bahkan hingga menuntaskan aspirasi masyarakat khususnya di Dapilnya.

Seperti saat reses pada hari Rabu tanggal 27 Desember 2012 lalu yang di gelar di gedung pertemuan Kota Tengah, Kecamatan Kepenuhan, berbagai pertanyaan dan permintaan bantuan di lontarkan oleh pihak Desa san masyarakat salah satunya, Kepala desa Kepenuhan Baru Kecamatan Kepenuhan, Syafri, mewakili masyarakat dia mempertanyakan kondisi jalan yang berada di  ruas jalan Kepenuhan Baru yang kondidinya sangat memptihatinkan, bahkan lobang jalan sudah dalam hingga sepaha orang dewasa.

Tak hanya itu Kades juga mempertanyakan perihal Listrik yang belum tersentuh di Desa mereka. Sedangkan Kepala desa Kepenuhan Hulu Kecamatan Kepenuhan Hulu, Zulfikar juga mempertanyakan tentang kelanjutan pembangunan jembatan permanen yang berada di desa, diaman pada tahun 2012 sudah ada master plan dari dinas Bina marga, kedua, pembukaan ruas jalan baru sepanjang 5 KM. krn utk perekonomian masyarakat.

Mennaggapi permintaan masyarakat tersebut, Ismail menjelaskan bahwa dirinya dan masayarak akan bekerja keras untuk memajukan Desa, bahkan dia menyebutkan “jika inok awak siapo le” yang artian, jika bukan kita yang memperhatikan siapa lagi?. Menutrutnya hal itulah kekutan dan kebersamaan untuk kemajuan Desa.

“Kita akan sampaikan segala aspirasi masyarakat pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Rokan Hulu yang direncanakan dilaksnakann pada tanggal 7 Januari 2013. Jika kita bersama-sam insya allah apa yang menjadi kebutuhan kitan akan terpenuhan, dan saya akan tetap mendampingi seluruh kepentingan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu hingga ke Provinsi Riau untuk mewujudkan pembangunan ini dan aspirasi masyarakat ini,” tegas Ismail. (dab)