Beranda blog Halaman 2991

Menpen Kunjungi Kabupaten Siak

menpenSiak (SegmenNews.com)– Sejumlah petani sawit di Kabupaten Siak, Riau, berkeluh kesah kepada Menteri Pertanian Suswono terkait mahalnya harga pupuk yang tak terjangkau para petani sawit swadaya.

“Ketika harga sawit kini terus turun, petani kecil kesulitan membeli pupuk. Kalau bisa kami juga mendapat subsidi pupuk,” kata petani sawit yang juga kepala Desa Dosan, Firdaus, Kamis dilansir antara.

Hal itu disampaikan Firdaus saat kunjungan Menteri Pertanian Suswono untuk melihat pengelolaan sawit lestari di Desa Dosan. Firdaus mengatakan, sudah selayaknya sawit milik rakyat yang luasnya hanya 2-3 hektare mendapat subsidi pupuk.

Tren penurunan harga dalam empat bulan terakhir diakuinya benar-benar merugikan petani, karena terus berada dikisaran Rp600 per kilogram.

Menanggapi hal itu, Menteri Pertanian Suswono mengatakan pemerintah tidak pernah melarang penggunaan pupuk subsidi selama untuk sawit rakyat. Karena itu, petani melalui kelompok tani diminta untuk melakukan pengusulan kepada pemerintah daerah setempat.

“Selama subsidi pupuk sawit rakyat, itu diperbolehkan,” katanya.

Namun, ia mengatakan usulan subsidi pupuk ke pemerintah harus disesuaikan dengan kebutuhan untuk luas kebun sawit rakyat.

“Jangan sampai juga pupuk subsidi malah dijual ke perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Petugas Penyuluh Pertanian Kabupaten Siak Misdi mengatakan subsidi pupuk seharusnya disesuaikan dengan karakteristik daerah. Khusus untuk Riau, lanjutnya, sangat layak apabila subsidi pupuk untuk perkebunan lebih besar ketimbang subsidi untuk tanaman pangan.

“Jadi persentasenya dibalik, 75 persen untuk perkebunan dan 25 persen untuk lainnya karena di Riau lebih banyak sawit rakyat dibandingkan sawah,” katanya. (**)

Wabup Rohul Resmikan SMP-S Tiga Hati CSR PT PSA

Kepenuhan (Segmennews.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir H Hafith Syukri MM resmikan pemakaian gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta yang dibangun melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Panca Surya Agrindo (PSA) Kebun Tambusai, Kamis (10/1/2013).

Peresmian sekolah tersebut adalah salah satu dari sekian gedung sekolah yang dibangun oleh perusahaan PT PSA melalui Program CSR tahun 2012. SMP Tiga Hati dibangun dengan tiga lokal, saat ini telah melakukan penerimaan siswa.

General Manager PT PSA, Yusuf Siregar SP menyampaikan bahwa pembangunan SMP tiga hati ini telah dianggarkan senilai Rp 326.400.000 dengan fasilitas 3 ruangan siswa dan satu ruangan kantor dilengkapi sarana mengajar dan pengajar sebanyak 13 orang tenaga pengajar.

Sekolah juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dengan siswa sebanyak 780 orang dan guru Komputer 26 orang. Pembangunan itu adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak karyawan di lingkungan Perusahaan PT PSA.

“Kita memprioritaskan Program CSR Perusahaan kepada Pendidikan baik pada pembangunan sekolah penambahan ruang kelas maupun penyaluran bea siswa yang dilakukan secara berkala. Tahun 2013 ini juga PT PSA tetap akan memprioriratkan CSR kepada Pendidikan, hal itu akan mempercepat pencerdasan masayarakat yang kita harapkan bersama,” tegas Yusuf.

Disamping itu, wakil Bupati Rokan Hulu, Hafith Syukri menuturkan bahwa Program CSR PT PSA ini sangat baik dan menyentuh ke masyarakat, diharapkan program tersebut mampu mempercepat pencerdasan masyarakat. Wabup juga mengingatkan kepada perusahaan yang lain agar memprioritaskan Program CSR mereka kepada Pendidikan agar bersinergi dengan Pemerintah.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada PT PSA yang telah memprogramkan CSR-nya kepada pendidikan. Ini perlu di contoh oleh perusahaan yang lain. Selain berguna mencerdaskan masyarakat, hal itu juga akan mendekatkan perusahaan dengan masyarakat, jika masyarakat dan perusahaan saling mendukung, maka pencapaian kesejahteraan akan terwujud,” papar wabup.

Peresmian SMP tiga hati juga dihadiri oleh Kapolres, AKBP Yudi Kurniawan SIK MSi, Kejari, Syafiruddin SH,MH, Camat dan seluruh kepala Dinas, badan dan kantor Pemkab Rohul serta jajaran karyawan PT PSA. (dab)

Pencanangan Bulan K3 di PT PSA Berjalan Sukses

Kepenuhan (Segmennews.com)- Pencanangan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang di langsungkan di PT Panca Surya Agrindo (PSA) dan di buka langsung oleh Wakil Bupati Roka Hulu, Ir H Hafuth Syukri MM, Kamis (10/1/2012) berjalan sUkses.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa pencanangan bulan K3 yang merupakan program rutin tiap tahun di awal Januari hingga akhir Januari hendaknya menjadi prioritas semua perusahaaan. Sebab kewajiban keselamatan dan Kesehatan kerja terhadap karyawan ini sudah menjadi kebutuhan.

Dengan menjadikan K3 sebagai kebutuhan, maka akan mampu meningkatkan produktifitas perusahaan itu sendiri dan akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Seluruh karyawan juga harus mendapatkan jaminan Jamsostek yang telah diatur oelh undang-undang.

Disamping itu, terkait Program CSR perusahaan, Pemkab Rohul juga akan coba singkronkan RPJM tahun 2016, semua program akan disusun. Namun untuk pencapaian itu, pihak perusahaan diminta agar turut membantu melalui program CSR perusahaan dalam pembanguan fasilitas sekolah sehingga apa yang dilakukan perusahaan sejalan dengan Pemkab, maka RPJM tercapai.

Sementara itu, General Manager PT PSA, Yusuf Siregar SP menegaskan bahwa K3 telah menjadi suatu kebutuhan karyawan, menuju program pemerintahan Indonesia untuk Zero Insiden.

PT PSA Kebun Tambusai dalam menerapkan visi dan misi perusahaan telah menetapkan standarisasi dengan penerapan sertifikasi IS0 14001 dan ISO 9001 sejak tahun 2009 lalu. Dan sertifikasi Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sejak tahun 2011 dan terakhir sertifikasi ISCC tahun 2012.

Perusahaan yang telah memiliki karyawan tetap sebanyak 1.127 kepala keluarga ini (di luar mitra kerja) telah dilindungi oleh Jamsostek.

“Setiap tahun pencanangan K3 ini terus kita tingkatkan demi terwujudnya cita-cita Indonesia berbudaya K3,” tegas Yusuf.

Acara pencanangan bulan K3 di hadiri juga oleh Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK Msi, Kajari Safiruddin SH, MH, seluruh kepala Dinas badan dan kantor serta jajaran PT PSA.

Secara keseluruhan, acara berlangsung meriah, di mulai dengan tari penyambutan, simulasi pemadaman kebakaran yang dilangsungkan di halaman PT PSA, dan tarian kuda kepang. (dab)

2013, Angka Kemiskinan di Rohul Turun 5 Persen

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Awal Tahun 2013 ini grafitasi statistik data kuantitas kemiskinan atau keluraga pra sejahtera di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) turun 5 persen, ini terlihat dari data Rumah Tangga Sasara (RTS) penerima Beras Miskin (Raskin). Di tahun 2012 lalu RTS sebanyak 17185 Kepala Keluarga (KK), sedangkan di tahun 2013 menurun menjadi 16276 KK.

 Hal tersebut di katakan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Rohul Drs Budhia Kasino di raung kerjanya, Kamis (10/1).

Sesuai data dari Bulog, Rohul mengalami penurunan angka statistik kemiskinan, jika di tahun 2012 lalu, jumlah RTS sebanyak 17185 KK mereka jadi sasaran distribusi Raskin sebanyak 258767 Kilo Gram, sedangkan di tahun 2013 penerima 16276 KK menerima Raskin 244140 Kg.

 “Dari data itu sekitar 909 KK tidak lagi menerima jatah Raskin, maka Pemkab Rohul terus berupaya meminilisir angka kemiskinan dengan beragam program kerakayatan, agar ekonomi masyarakat dapat ditingkatkan,” ucapnya.

Katanya lagi, RTS penerima Raskin ini, tiap bulan diberikan jatah sebanyak 15 Kg per KK, mereka tergolong masyarakat pra sejahtera ini, terus ada upaya agar angkanya tetap dipangkas tiap tahunnya, kategori masyarakat pra sejahtera itu, ada berbagai sudut pandang termasuk kesehatannya, pengahsilan per harinya, biasanya masyarakat sudah memberikan kategori untuk keluarga pra sejahtera, khsusunya mereka penerima zakat di desa-desa menjadi sasaran prioritas raskin.

 “Untuk kualitas beras sendiri, sudah mulai bagus, kalau sebelumnya beras didatangkan dari Negara Tetangga seperti Thailand, Vietnam dan lainnya, tapi selama Tahun 2012 lalu dan Tahun 2013 ini, untuk Raskin itu produksi beras lokal, kalau untuk Rohul sendiri beras sudah sangat layak konsumsi, sebab didatangkan dari Provinsi Sumbar dan Bangkinang,” jelasnya.

Pemkab Rohul terus melakukan pengawasan dalam distribusi Raskin, adanya ploting untuk deposito dalam dana Alokasi Dana Desa (ADD) disediakan anggaran sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 Juta perdesa untuk penalangan pembayaran Drop Out (DO) distribusi Raskin sampai pada RTS.

“Jadi tidak akan ada keterlambatan pada RTS, masing-masing desa terus diingatkan, agar penyerahannya bisa tepat waktu dan tepat sasaran,” tutupnya. (dab)

Ketua DPRD Siak Bakal Kroscek Penyunatan Honor Atlit

Zulfi Mursal

Siak (Segmennews.com)- Rabu (9/1/13), Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal, akan melakukan pengecekan dan menanggil Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparsenibudpora) Siak terkait adanya pengakuan para atlet takraw dan pelatihnya tentang pemotongan honor mereka di 2011 lalu.

“Tentunya kita akan cek dulu kebenaran adanya pengakuan tersebut ke dinas terkait,” terang Zulfi Mursal.

Selain itu diungkapkan praktisi Partai Amanat Nasional (PAN) Siak ini bahwa, apabila pengakuan pemotongan tersebut benar adanya, ia meminta kepada bupati untuk melakukan penindakan terhadap oknum-oknum yang melakukan tersebut.

“Kalau saat dicek ternyata benar, kita minta kepada bupati untuk segera mengambil tindakan. Dan diharapkan hal ini tidak terjadi lagi,” ungkap Zulfi Mursal.

Sebelumnya, Informasi Segmennews.com dilapangan tempat mereka latihan diketahui bahwa, adanya pemotongan honor atlit sepak takraw dan pelatihnya tersebut terjadi di tahuan anggaran 2011 lalu, saat itu PPTK nya dijabat Agus Salim. Besarnya potongan berkisar Rp 500 ribu per atlit dan pelatih, selain itu mereka tidak ada menandatangani tanda terima.

Senin (7/1/13), Seperti yang diungkapkan beberapa pelatih sepak takraw tersebut yakni berinisial RM, AN membenarkan hal tersebut, diakui mereka bahwa honor pelatih disaat 2011 lalu sebesar Rp 1,5 juta dan diduga dipotong Rp 500 ribu. Hal serupa juga dialami para atlit yang berjumlah sekitar 18 atlit.

Honor mereka yang diduga dipotong saat di Sulawesi Tenggara, Kejurnas Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP), terima honor Rp 900 ribu yang seharusnya Rp 1,5 juta. Diantara para atlit yang ikut yakni atlit putri, Ismi, aini, ardianti, nurhayati, juniarti, helsi.

Selain itu di Medan, atlit yang pergi nurhayati, juniarti, helsi, putri, Honor Rp 250 ribu seharusnya Rp 500 ribu. (rinto)

Gula dan Beras Produk Thailand Masuk di Siak Diduga Ilegal

Kegiatan pekerja Gula dan beras yang diduga ilegal

SABA AUH (Segmennews.com)- Diduga dua kapal motor (KM) Alai Jaya dan KM Matador membawa gula dan beras produk Thailand masuk ke Kabupaten Siak secara ilegal, mereka masuk melalui perairan sungai siak dan bersandar serta melakukan aktifitas bongkar muat barangnya di daerah Belading, Kecamatan Saba Auh, Siak.

Pantauan dilapangan, Selasa (8/1/13) di lokasi pembongkaran tersebut melihat aksi mereka, saat itu mereka terlihat santai membongkar gula dan beras ditempat Sutomo alias Atan Belading. Selain itu mereka juga melakukan pergantian karung gula dari bermerk produksi of thailan ke karus gula putih milik PT.Gunung Madu Plantations, Lampung-Indonesia dengan berat 50 Kilogram (Kg).

Keterangan Sutomo alian atan Belading, pemilik pelabuhan atau jembatan dan gudang menuturkan bahwa Gula dan beras tersebut adalah milik salah seorang pengusaha di Pekanbaru berinisial TG, dan ia hanya menerima upah. Dan beberapa orang yang melakukan pembongkaran barang.

“Saya hanya menerima upahnyo bang! Iko punyo orang Pekanbaru namonyo TG,” ungkap Atan.

Selain itu ia mengatakan bahwa dirinya mengetahui bahwa barang-barang ini masuk secara ilegal, akan tetapi ia menganggap ini merupakan suatu lapangan pekerjaan untuk masyarakat setempat.

“Walaupun ini masuk ilegal, tapi kami disiko cukup bersukur karano ado tambahan lapangan pekerjaan,” tambah Atan.

Anehnya dilain tempat, Camat Sabak Auh Indra Admaja, mengaku tidak mengetahui hal itu dan baru akan melakukan pengecekan.

“Saya tidak tahu disana ada aktifitas itu, dan adanya info itu saya langsung ke sana (Tempat pembongkarang barang diduga ilegal itu,red) dan saya melihatnya langsung dan saya suruh hentikan kalau tidak ada dokumen lengkap,” terang Indra Admaja.

Begitu juga dengan Bea dan Cukai Kabupaten Siak melalui Pj Kepala Bea Cukai Siak Ridwan mengaku tidak mengetahui aktiftas adanya bongkar muat barang seludupan tersebut.

“Kita baru tahu setelah wartawan memberikan informasi ke kita. Dan setelah kita selidiki, ternyata memang benar adanya aktifitas bongkar muat barang tersebut di Desa Belading Sabak Auh dan Kayu Ara Sungai Apit,” terang Ridwan.

Informasi terkahir, sejak turunnya sejumlah aparat kepolisian, aktifitas Dermaga sempat dihentikan. Hnaya saja, ratusan ton beras dan gula, yang sudah berada di gudang Rice Milling milik Sutomo alias Atan, sudah dikosongkan.

Diduga telah dipindahkan ke gudang lain, atau langsung di kirim ke Pekanbaru. Karena aktifitas bongkar muat beras yang langsung disalin ke karung produksi PR GMP Lampung Indoensia untuk gula dan karung bermerk lainnya untuk beras hanya numpang lewat melalui dermaga rakyat tersebut.

Sementara itu keterangan dari Polres Siak, melalui Kasat Reskrim AKP Wisno Wibowo mengatakan ia tidak tahu tentang adanya praktek bongkar muat barang ilegal tersebut.

“Nihil dari Polsek dan Polair, katanya polair mau Kroscek dengan polair mabes,” tukasnya. (rinto)

Jasa Raharja Santuni 7 Korban MD Laka Jalintim

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- PT Jasa Raharja cabang Pelalawan menyerahkan santunan kepada 7 korban kecelakaan yang meninggal dunia (MD) di awal tahun 2013 di Jalan Lintas Timur (Jalintim). Sedangkan 4 korban masih dalam proses kelengkapan berkas.
    
Hal itu disampikan oleh Kepala Cabang Jasa Raharja Pelalawan, Yayan Perdinan SE, Rabu (9/1/2013). Para korban yang meninggal dunia mendapat santunan adalah Eliana (20) yang terjadi di desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Selasa (1/1) malam lalu. Kemudian dua pengendara mobil Daihatsu Grand Max Pick Up BM 9909 RC yang baru pulang membeli tuak, Afarudin Eka Wijaya (21) dan Rudolfo Sinaga (20) tewas tabrakan dengan mobil tanki CPO Sawit BM 8041 ZU di Jalan Lintas Timur, Km 35/36, Rabu (2/1) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kemudian selang beberapa hari kemudian supir anggota Polda Metro, bernama Abdul Malik (44) warga Jalan Kayu Manis 7, No 16 RT04/RW07, Kecamatan Mataram, Jakarta Timur tewas bertabrakan mendapat santunan dari JR Pelalawan yang terjadi di Jalan Lintas Timur, km 112/113, Engkolan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Sabtu (5/1) pagi.
    
Sedangkan anggota polisi berpangkat Bripka Joni Manurung (37) bersama istrinya Rismawati Panjaitan (34) serta ketiga anaknya Katerina Manurung (4), Clara Manurung (7) dan Samuel Manurung (11) mengalami luka-luka mendapat bantuan bantuan biaya pengobatan.
     
Kemudian Ahad (6/1) sore di Pangkalan Lesung, tiga meninggal sekaligus juga mendapat santunan yakni Candra Silaban (41) warga Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX BM 6162 CY bertabrakan dengan pengendara Honda Mega Pro BM 6980 CM yang dikemudikan oleh Suwardi (27) warga Desa Sari Mulya, SP 6, Pangkalan Lesung juga tewas bersama dengan temannya yang dibonceng Cingik alias Karta (56) warga SP 9 Desa Mayang Sari, Pangkalan Lesung.
    
Setelah  itu korban kecelakaan di  desa Muda Setia Km 58/59, Pangkalan Kerinci yang menewaskan Sabar Nababan (44) bersama rekannya Mitsuyanto Hutagaul (28). Kini sedang dalam proses kelengkapan berkas, kembali kecelakaan terjadi, Rabu (9/1) pagi yang juga menewaskan dua pengendara motor yakni Joni Taruli Naenggolan (27) dan Harodin Sirait (55) di Jalintim  Km 62/63, Simpang Perak, Pangkalan kerinci.
     
“Pemberkasan dan pengumpulan data kita yang lakukan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pelalawan. Namun ada dua korban yang dibayar santunan melalui  Jasa Raharja Pekanbaru dan Jasa Raharja Bengkalis. Sementara tujuh korban telah diberikan santunan, sedangkan empat korban laka yang baru juga meninggal dunia, kita masih dalam proses begitu juga ada beberapa korban yang luka-luka masih mendapat perawatan untuk pembayaran bantuan pengobatan,” ungkap Yayan.
    
Kacab JR Pelalawan menambahkan, bahwa pihaknya melakukan pembayaran langsung turun ke rumah duka, atau ahli waris setelah  berkas lengkap. Salah satunya terhadap korban Cingik alias Sukarta kepada istrinya  Sakiyem di dusun Tua, Pangkalan Lesung, Rabu (8/1) lalu. (rz)

Pelalawan Launching e-Ktp, Perekaman Capai 80,30 Persen

Pelalawan (Segmennews.com)- Kabupaten Pelalawan melakukan Lounching elektronik KTP, Rabu (9/1/2013) di Kantor Camat Pangkalan Kerinci. Bupati Pelalawan HM Haris menyerahkan e-Ktp secara simbolis.

“KTP elektronik telah diterima disetiap kecamatan sebanyak 110.317 keping ktp,” sampai Kadisdukcapil Pelalawan, Drs H Syafrudin MS.

Dikatakan Syafruddin,Kabupaten Pelalawan mempunyai jumlah penduduk 359.792 jiwa dengan wajib KTP 196.691 jiwa, dengan hasil perekaman adalah 136.143 jiwa (80,023 %).                                           

Adapun rekapitulasi pelaksanaan perekaman e-ktp kabupaten Pelalawan. Tahun 2013,Pangkalan kerinci 99,330 % dari 32.101 wajib ktp,Bandar Seikijang 69,646 % dari 12.496 wajib ktp,pangkalan kuras 82,561 % dari  24,353 wajib ktp,pangkalan lesung 73,081 % dari 17.842 wajib ktp,Bandar petalangan 71,510 % dari 12.306 wajib ktp,Ukui 76,331 % dari 22.063 wajib ktp,Bunut 64,356% dari 10.096 wajib ktp,kerumutan 83,093 % dari 14.345 wajib ktp,langgam 93,357 % dari 13.728 wajib ktp,pelalawan 91,655 % dari 10.186 wajib ktp,teluk meranti 60,380 % dari 12.577 wajib ktp dan kuala kampar 65,717 % dari 14.643 wajib ktp.Total 80,033 persen dari 196.691 wajib ktp,ujar Syafrudin.                                               

Bupati Pelalawan H.M.Harris dalam sambutannya menyatakan bahwa program SIAK merupakan sistem yang dapat menfasilitasi pnerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Nasional,dalam pengelolaaan data Base kependudukan dan penerbitan dokumen kependuudkan termasuk untuk penerbitan e-ktp.” Suksesnya program e-ktp akan memberikan pilar yang kokoh dalam meningkatkan kepastian hukum hak publik dan hak sipil dibidang administrasi kependudukan,sekaligus memberikan landasan yang kuat dalam pelaksanaan sistem administrasi pemerintah yang berbasis kepada administrasi kependudukan yang teratur tertib dan tertata secara berkelanjutan ,” ungkap Bupati.

Jika e-ktp telah diterapkan, sambung Bupati, akan memberi manfaat yang sangat  besar kepada masyarakat bangsa dan negara.

“Manfaatnya antara lain untuk mencegah dan menutup peluang ktp ganda dan ktp palsu,mendukung terwujudnya data base kependudukan yang akurat,mendukung peningkatan keamanan negara dan mempermudah masyarakat untuk memperoleh pelayanan dari lembaga pemerintah ,lembaga perbankan dan swasta,” papar Bupati.                             

Dalam acara tersebut juga diserahkan e-ktp secara simbolis kepada Bupati, Wabup, Ketua DPRD, Camat Pangkalan Kerinci, Lurah Kerinci Barat dan tokoh masyarakat.(rz)   

Supri Taksi Puskopau Dirampok, Korban Dibacok dan Dibuang Dipinggir Jalan

Langgam (Segmennews.com)- Suryanto (40) supir taxi Puskopau warga Jalan Impres, Gang Pandawa, Marpoyan Damai, Pekanbaru ditemukan sekarat dengan penuh luka bacok di pinggir jalan Koridor RAPP, dekat ponton penyeberangan, Kecamatan Langgam, Rabu (9/1/2013) sekitar pukul 13.00 WIB.
     
Informasi yang dirangkum dari salah seorang pengurus Puskopau, Ronal yang ditemui di IGD RSUD Selasih, Selasa (8/1) korban mendapat penumpang keluar kota, sebelum kejadian, korban sempat menghubungi orang tuanya mengatakan bahwa dirinya sedang berada di langgam.

Namun, Rabu (9/1) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, posko taksi hilang kontak dengan korban. Merasa curiga rekan-rekan korban turun untuk melakukan pencarian hingga ke daerah Jalan Koridor RAPP tersebut. Dengan mengerahkan sekitar 50 taksi  puskopau.

“Jadi kami berpencar hingga sebelum sampai di ponton penyeberangan ada orang terlihat melambai di pinggir jalan. Kami langsung turun menolong dan membawanya ke rumah sakit karena kondisinya sudah kritis,” tandas Ronal.

Alhasil dibantu aparat kepolisian pelalawan, korban ditemukan dipinggir jalan koridor RAPP dengan luka bacokan. Sedangkan mobil taksi korban tidak ditemukan.

hasil perawatan di RSUD Selasih ditemukan sedikitnya tiga luka bacok dibagian wajah, dada dan kaki korban.

Hingga berita ini diturunkan modus perampokan belum diketahui karena, karena dugaan pelakunya adalah penumpang yang
naik dari Pekanbaru. Tetapi ditengah jalan koran dirampok dan dikira telah tewas dibuang di pinggir jalan koridor RAPP. Sedangkan mobil taksi korban langsung dilarikan pelaku.
     
Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SIK SH didampingi Kanit I Iptu Boy Marudutua dan Kanit Opnal Ipda Yoyok Iswandi SH, membenarkan adanya penememuan supir taksi dengan kondisi penuh luka bacok yang diduga korban perampokan.
    
“Kita belum mengetahui pasti modusnya, tapi dugaan  sementara korban ditemukan dengan kondisi penuh luka. Namun dari
hasil koordinasi  mobil taksi korban ditemukan di daerah Kempas Jaya, Kabupaten Inhil yang telah diamankan di Polsek
Kempas,” terangnya. (rz)   

RAL Bakal Kembali Mengudara

Pekanbaru (Segmennews.com)- Maskapai penerbangan andalan Riau, Riau Airlines (RAL) diperkirakan akan kembali mengudara pada pertengahan 2013.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Irhas Irvan saat ditemui di kantor gubernur, Rabu (9/1). “Diperkirakan pertengahan 2013 akan kembali terbang, kita yakin itu,” ungkapnya.

Disamping itu ketika diungkit mengenai dana yang dibutuhkan, Irhas mengungkapkan saat ini tidak lagi membahas penyertaan modal. “Sampai detik ini kita tidak mengungkit dana penyertaan modal,ada pihak-pihak yang akan mendampingi RAL danakhirnya melakukan action plan. Yang jelas investor itu harus memiliki 5 pesawat. Secara operasional satu pesawat 30ribu dolar,kalikan saja 5 tapi ini secara berangsur,” ungkapnya lagi.

Disamping itu mengenai apakah ada kemungkinan pergantian direktur lebih lanjut disampaikan Irhas semua tergantung pada investor yang baru. Untuk diketahui, RIC masih menjadi kemungkinan besar menjadi investor.

“Ya mudah-mudahan RIC, kan ini penerbangan untuk masyarakat melayu jadi ya orang melayu lah yang mengelolanya biar ada rasa memiliki,” tuturnya sembari bercanda. (ur/sn)