Beranda blog Halaman 2995

Sidang Kasus Suap Dana PON XVIII : Pertemuan Setya Novanto dengan Gubri Bahas Masalah Golkar

Setya Novanto

Jakarta(Segmennews.com) – Sidang kasus suap dana PON XVIII 2012 Riau sebesar Rp900 juta memasuki babak baru yaitu pemeriksaan saksi mengerucut ke level pejabat tinggi negara. Salah seorang yang dimintai kesaksiannya soal dugaan kucuran dana 1 juta dollar AS lebih dari Lukman Abbas bersama rekanan venue PON Riau adalah Ketua Fraksi Golkar DPR RI Setya Novanto.

Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Pekanbaru Rabu tadi (30/1) Setya Novanto mengaku ada bertemu dengan Gubernur Riau Riau Rusli Zainal di ruang F-Golkar DPR RI. Gubri saat itu juga membawa Kadispora Riau saat itu Ir Lukman Abbas dan Kadis PU Riau Ir SF Haryanto. 

Tapi kata Setya Novanto pertemuannya dengan Gubri Rusli Zainal adalah membahas masalah partai Golkar yang akan mengadakan seminar. Tidak ada membahas masalah PON. Ketika ditanya hakim ketua yang memimpin sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru Isnurul SH apakah jumpa dengan  terdakwa Lukman Abbas dan SF Haryanto, maka Setya Novanto menegaskan bahwa dia hanya ketemu Gubri Rusli Zainal saja waktunya sangat singkat hanya sekitar 10 menit.

“Kami saat itu sedang akan makan siang bersama di ruang fraksi Golkar DPR RI. Tiba-tiba bertemu Gubernur Riau Rusli Zainal menyampaikan masalah rencana seminar partai Golkar. Pertemuan Saya itu dengan Rusli Zainal sebentar saja hanya sekitar 10 menit karena Pak Rusli terburu-buru ada urusan lain. Pak Rusli tak sempat makan siang bersama dengan kami,” tegas Setya Novanto.

Ketika ditanya hakim apakah Setya Novanto ada menerima titipan surat atau proposal dalam pertemuan itu dibantah Ketua F Golkar DPR RI itu dengan mengatakan dia tak ada menerima surat ataupun proposal dari Gubernur Riau Rusli Zainal. Sementara terdakwa mantan Kadispora Riau Ir Lukman Abbas MT yang diberi kesempatan menanggapi kesaksian Setya Novanto itu menegaskan keterangan Setya Novanto itu benar. Benarnya kata Lukman memang Setya Novanto tak ada menerima surat atau proposal dari Lukman dan SF Haryanto, tapi surat itu diterima anggota DPR RI Kahar Muzakir.

Sidang siang tadi berlangsung cepat sekitar 1 jam lebih. Usai sidang itu Setya Novanto langsung keluar ruang sidang dan naik mobil Lanscruiser warna hitam BM 898 PU.(dn/rpc)

Trik Agar Suami Lebih ‘Penurut’ Saat Bercinta

Jakarta (Segmennews.com)- Seks merupakan hal yang masih sensitif untuk diperbincangkan, bahkan dengan pasangan sendiri. Namun bersikap lebih terbuka tentang apa yang Anda mau dan tidak saat bercinta sangatlah penting. Hal ini demi mempertahankan kehidupan seks yang sehat dan berkualitas.

Ketika satu pihak merasa nyaman dengan apa yang dilakukannya, sementara pihak lain justru tertekan dan tidak nyaman, bisa berbahaya bagi hubungan pernikahan. Jika sudah begini seks pun hanya dipandang sebagai kewajiban. Bagaimana caranya membuat pasangan menuruti apa yang Anda mau saat berhubungan seks? Ini dia triknya, seperti dikutip dari The Nest.

1. Puji Si Dia
Mulai percakapan soal seks dengan memuji kehebatannya di ranjang dan betapa Anda menikmati sentuhan-sentuhan tertentu yang dia lakukan. Jadi sebelum mulai ke pokok masalah, angkat dulu hal-hal dari suami yang membuat Anda merasa nyaman dan menikmatinya. Saat mood si dia sudah bagus, perlahan-lahan ubah topik pembicaraan dengan memberi saran apa yang sebaiknya dia lakukan untuk membuat aktivitas seks lebih menyenangkan. Tetap sampaikan dengan kalimat positif, bukan kritik atau komplain terhadap kemampuan seks pasangan.

2. Show Him
Jika Anda terlalu malu membicarakan fantasi dan keinginan seks, gunakanlah bahan referensi seperti buku tentang seksologi atau artikel soal seks. Katakan padanya Anda baru saja membaca artikel tentang posisi bercinta terbaru yang bisa membantu Anda lebih mudah orgasme atau dapatkan puncak kenikmatan. Bilang padanya, kalau tak ada salahnya jika Anda dan pasangan mencoba gaya baru tersebut.

3. Bahasa Tubuh
Jika Anda ingin suami melakukan stimulasi lebih banyak pada area klitoris, pindahkan tangannya arahkan ke bagian tubuh yang Anda mau. Atau jika Anda ingin mencoba posisi bercinta yang baru, kendalikanlah situasi dan ubah posisi tubuh sesuai yang Anda mau. Bila Anda sudah merasa nyaman dan menikmati aksinya, tunjukkan dengan mengeluarkan suara sensual yang membuatnya mengerti, sehingga dia akan lebih fokus pada gerakan yang dimaksud. (hs/dtc/snc)

Batavia Air Bangkrut, Stop Operasi Mulai Pukul 00.00 WIB

Jakarta (Segmennews.com)- Perusahaan maskapai penerbangan swasta nasional Batavia Air diputuskan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Alhasil, Batavia Air akan menghentikan operasional sejak pukul 00.00 WIB.

“Mengadili, mengabulkan permohonan untuk seluruhnya,” demikian ucap ketua majelis hakim Agus Iskandar dalam sidang di gedung PN Jakpus, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2013).

Atas putusan ini, Batavia Air masih pikir-pikir apakah menerima atau tidak. Batavia Air memiliki beberapa hari untuk mengajukan kasasi.

“Sesuai pasal 11 ayat 2 UU Kepailitan, kita memiliki hak 7 hari mengajukan kasasi atau tidak,” ujar kuasa hukum Batavia Air, Catur Wibowo.

“Lalu bagaimana operasional pesawat Batavia?” tanya wartawan.

“Mulai pukul 00.00 WIB, semua aktivitas berhenti. Semua diserahkan ke kurator,” jawab Catur.

Adapun kuasa hukum penggugat, International Lease Finance Corporation (ILFC), tak berkomentar atas putusan ini. Dua pengacara yang hadir di persidangan bergegas meninggalkan area pengadilan.

ILFC mengajukan permohonan pailit kepada PT Metro Batavia. Gugatan pailit tersebut terkait dengan pesawat Airbus A330 yang dioperasikan maskapai swasta nasional tersebut untuk angkutan haji yang disiapkannya.

Namun, Batavia tidak mendapatkan tender pengangkutan haji sehingga pesawat tidak maksimal dioperasikan. (hs/dtc/snc)

Padang Sidimpuan Kekurangan 6 Dokter Spesialis

Sidimpuan (Segmennews.com)– Selama ini pelayanan di bidang kesehatan di Kota Padasidimpuan (Psp) masih kurang maksimal. Selain itu, ternyata RSUD Psp yang termasuk rumah sakit kelas B, juga masih kekurangan 6 dokter spesialis. Lengkaplah sudah, keprihatinan dengan kondisi ini.

Karenanya, pemerintahan baru di Kota Psp diharapkan memprioritaskan peningkatan pelayanan RSUD Psp, baik bangunan, peralatan, sumber daya manusia (SDM) dan lainnya. Selain itu, pemerintah harus segera menambah kekurangan enam dokter spesialis yang melayani di RSUD Psp tesebut.

Menurut Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Kota Psp Timbul Simanungkalit, Senin (28/1), kondisi fasilitas dan pelayanan rumah sakit saat ini sangat memprihatinkan, dimana alat-alat kesehatan yang ada sudah ketinggalan zaman. Untuk scanning, pasien harus pergi ke RSUD Tapsel di Sipirok karena tidak ada alat CT-Scan atau yang sejenisnya.

“Fasilitas rawat inap juga tidak mencukupi. Bangunannya sudah perlu direnovasi karena masih peninggalan lama,” ujarnya. Kebanyakan pasien yang datang berobat ke RSUD Psp kata Timbul, hanya pasien kecelakaan atau yang kritis dan yang tidak mampu. Atau dengan kata lain, tidak ubahnya ‘rumah sakit P3K’ saja.

“Bagi orang yang mampu lebih memilih untuk berobat ke Medan, malah banyak yang sudah ke luar negeri semisal Penang dan Singapura. Padahal dokter-dokter yang ada di sana banyak yang lulusan Indonesia. Tapi mereka diberikan fasiltas peralatan dan insentif yang memadai,” ucapnya.

Dari segi bisnis ini adalah peluang, sudah banyak orang yang bisa mengeluarkan biaya mahal untuk pelayanan kesehatan berkualitas. Tapi untuk kondisi sekarang, itu tak mungkin bisa diharapkan. Untuk memberi insentif tenaga dokter ahli saja kita tidak mampu. Psp kekurangan dokter-dokter spesialis,” jelasnya.

Pola hidup termasuk pola makan masyarakat Psp memiliki kecenderungan mudah terganggu kesehatannya. Sehingga pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas pemerintah. Dalam kondisi yang memprihatinkan itu kata Timbul, RSUD Psp masih dibebani PAD sebesar Rp3,2 Miliar untuk tahun 2012 lalu. Secara tidak langsung itu didapatkan dari pasien tak mampu.

Memang RSUD Psp sudah termasuk rumah sakit kelas B, tetapi harus ditingkatkan pelayanannya. Bila perlu pemerintah harus berani merelokasi rumah sakit tersebut ke tempat yang lebih luas.

Bisa saja dengan melakukan ruislagg (tukar guling). Karena lokasinya tidak memungkinkan lagi untuk menampung kebutuhan masyarakat Psp. Selain tanggungjawab public service, rumah sakit juga bisa dijadikan income daerah.

“Jika rumah sakit daerah punya kualitas tidak mustahil orang-orang diluar Psp juga akan datang kemari dan hal ini akan memutar roda perekonomian,” katanya.

Direktur RSUD Psp, dr Aminuddin RSUD Psp masih membutuhkan 6 dokter spesialis lagi. Sudah dilakukan segala upaya dalam pengadaan dokter spesialis ini di antaranya dibukanya penerimaan CPNS setiap tahun untuk jurusan dokter spesialis.

Kemudian  menyurati provinsi, Depkes dan mencoba menjalin kerjasama dengan universitas khususnya Fakultas Kedokteran agar menempatkan lulusannya di RSUD Psp. Namun kendala yang dialami selama ini katanya adalah masalah anggaran, dimana honor yang akan diberikan kepada dokter spesialis yang bukan PNS tidak mampu dibiayai oleh pemerintah, sehingga dokter spesialis sungkan bekerja di Kota Psp.

Adapun jumlah personil RSUD Psp saat ini katanya, dokter spesialis bedah 1, dokter spesialis anak 2 orang namun satu statusnya honor yang diperbantukan, dokter spesialis bedah 1 orang, dokter spesialis kebidanan 2 namun 1 honor diperbantukan, dokter THT 1, dokter paru 1, dokter mata 1, dokter syaraf 1 namun statusnya honor diperbantukan, dokter patologi klinik 1, gokter gigi 3 orang, dokter umum 15 dan tenaga keperawatan sebanyak 169. Rata-rata masyarakat yang berobat per harinya, untuk rawat jalan sebanyak 200 pasien dan untuk rawat inap sekitar 100 pasien.

Adapun penyakit pasien yang paling banyak ditangani yakni penyakit dalam, anak, bedah, persalinan dan syaraf dan 50 persen diantaranya pasien yang ditangani RSUD Psp adalah pasien jamkesda, pemegang kartu jamkesmas kemudian disusul askes dan pasien umum.

Sementara itu untuk PAD yang disumbangkan, kata Aminuddin dari tahun 2011 targetnya Rp2,6 miliar dan tahun 2012 Rp3,2 miliar atau terus naik dari tahun ke tahun dan realisasinya selalu mencapai kisaran 100 persen.

Saat ini RSUD Kota Psp berdiri di atas lahan seluas 5.242,5 meter persegi dengan satu unit RS Bersalin serta didepannya lahan kantor RSUD Kota Psp dengan 6 poliklinik, satu ruang Instalasi Gawat Darurat, dapur umum, Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL), kamar mayat, ruang pelayan terpadu dengan jumlah tempat tidur sebanyak 151 buah dan ruang VIP sebanyak 23 unit.  (mtc/snc)

Kejari Siak Terima Berkas Dugaan Korupsi dana Atlet Senilai Rp 430 Juta

Dayun (Segmennews.com)- Tim penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Siak menyerahkan berkas dugaan korupsi senilai Rp 4300 juta yakni, dana atlet di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Dispersenibudpora) Siak ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Berkas masih dalam penelitian pihak kejaksaan aat ini berkas tersebut masih diteliti jaksa peneliti di Pidana Khusus (Pidsus) Kejari dan tersangka masih seorang berinisial SPG.

Kapolres Siak, AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Wisno Wibowo, Rabu (30/1/2013) kepada wartawan membenarkan penyerahan berkas tersebut ke jaksa guna petunjuk dalam proses penyidikan.

“Untuk tahap pertama, kita serahkan berkas dugaan korupsi dana atlet itu ke jaksa untuk diteliti. Nanti berkas diteliti dan kita tunggu petunjuk dari jaksanya,” ujar AKP Wisnu.

Diungkapkannya, untuk sementara tersangka masih satu orang berinisial SPG yang menjabat sebagai PPTK.

Sementara itu, Kejari Siak melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus mengaku pihaknya masih mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

“Kita sudah menerima berkasnya dan masih diteliti,” ujarnya.

Sementara itu diakui Kasi Pidsus bahwa terkait asus ini tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya, tergantung petunjuk jaksa penelitinya.

“Kita lihat saja nanti, karna kasus ini berkasnya baru saja masuk dan baru diteliti jaksa. Tersangkanya bisa saja bertambah dan hal itu tergantung penelitian berkas,” ungkap Jendra. (rinto)

Ratusan siswa SMA di Siak Ikuti Ikrar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Siak (Segmennews.com)- Ratusan pelajar SMA sederajat, Rabu (30/1/13) menggelar ikrar pelopor keselamatan berlalulintas di Mapolres Siak.

Aksi Berbentuk apel untuk berikrar dengan Komandan satuannya dari Satuan Polisi Lalulintas (Satpolantas) Polres Siak AKP Syafril, sementara Inspektur upacaranya Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono. Selain itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Irfanuddin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Zainul Arifin.

Peserta yang ikut dalam apel tersebut terdiri dari pelajar setingkat dengan SMA sederajat yakni berjumlah dari 14 Sekolah yang setingkat SMA dan yang hadir dari 14 sekolah yang ikut hadir hanya 11 sekolah.

Kapolres Siak AKBP Sugeng Putu Wicaksono dalam arahan nya mengatakan, angka kecelakaan Lalu Lintas saat ini menjelma menjadi fenomena yang menakutkan. Hal itu terlihat dari angka kecelakaan yang demikian tinggi di indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Siak.

“Hal ini menjadi Dasar di laksanakan gerakan pelopor keselamatan berlalu lintas, dimana gerakan pelopor ini di harapkan menjadi gerakan besar untuk dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan akhirnya dapat meningkatkan angka keselamatan di jalan,” terang Kapolres.

Selain itu diungkapkan Kapolres  dari hasil analisa dan evaluasi satuan lalu lintas Polres Siak tahun 2012, kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 268 kasus dengan korban meninggal dunia 83 orang,Luka berat 247 orang,luka ringan 181 orang. Kemudian yang melibatkan para pelajar cukup tinggi yaitu tercatat dalam data kami sebanyak 25 kasus dengan korban meninggal dunia 31 orang luka berat 29 orang dan luka ringan 23 orang.

“Tentu sangat mengkawatirkan kita semua yang mana para pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus mengalami nasib tragis di jalan raya dengan akibatnya meninggal dunia,luka berat bahkan mengalami cacat seumur hidup,” ujar Kapolres.

Setelah itu, Wabup Siak Alfedri, Kajari Siak,Ketua PN serta para undangan yang hadir memubuhkan tanda tangan di baliho pelopor keselamatan berlalu lintas ,di ikuti para guru dan pelajar. (rinto)

Kondisi 2 Jembatan di Kepenuhan Rohul Mengkhawatirkan

Kondisi Jembatan mengkhawatirkan

Kepenuhan (Segmennews.com)- Kondisi jembatan Sei Kuning di kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan semakin parah dan berlubang. Begoitu juga jembatan batang Sosa Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu yang hampir rubuh.

Ditakutkan akan membahayakan pengguna jembatan yang lewat. Oleh itu, direncanakan besok, Kamis (31/1/2013) pihak DPRD Rokan Hulu Komisi III akan menemui Dinas PU Provinsi Riau.

Lurah Kepenuhan Tengah, H Basri Bakhtiar, Rabu (30/1/2013) bahwa kondisi jembatan yang panjangnya 30 meter ini sudah kian memprihatinkan, hal itu sudah berlangsung sejak alam, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari Provinsi Riau.

“Jembatan sudah rusak sejak tahun 2009 silam, Kita sudah menyampaikannya kepada Dinas PU Provinsi, tapi belum ada tanggapan yang serius dari mereka,” katanya.
 
Walau demikian masyarakat setempat sudah beberapa ali melakukan penimbunan secara swadaya. Namun hal itu tidak bertahan lama, jalan tetap saja berlubang, bahkan ian dalam.

Kepala Desa Pean Tebih, Rudi juga menyampaikan kondisi jembatan diDesanya, bahwa jembatan batang sosa sudah sangat menghawatirkan, pondasi jembatan banyak yang berlubang,  sehingga jika ada endaraan yang lewat jembatan tersebut akan bergoyang.

“Kondisi bawah jembatan sudah berlubang dan tidak kuat, hal itu diakibatkan erosinya air sungai. Kita harapkan ada perhatian dari Provinsi jangan ditunggu ada korban jiwa nantinya,” harapnya.

Menyikapi hal itu, anggota DPRD Rokan Hulu Komisi III, Ismail Hamkaz, berjanji akan menyampaikannya kepada dinas PU Provinsi, jika perlu dirinya akan membawa surat dan buti autentik kondisi jembatan kepada pihak Provinsi.   

“Kita sudah melihat langsung kondisi jembatan di lapangan tentu akan lebih menguatkan untuk disampaikan kpd Dinas PU Provinsi Riau, jangan menunggu ada korban jiwa. Kita minta juag Dinas PU Riau agar memonitoring ke lapangan,” tegas Ismail. (dab)

Uang Kuliah Mahasiswa UT Diduga Markup

Bengkalis (Segmennews.com)-Mahasiswa Universitas Terbuka Pakning, Kabupaten Bengkalis, Riau menuding uang kuliah mereka diduga telah di mark up tanpa alasan yang jelas. Sehingga, mereka minta pertanggungjawaban pihak kampus dan mengembalikan dana yang sudah disetorkan itu.

Yahya Sofyan, seorang mahasiswa UT mengungkapkan, ada dugaan dana semester dinaikan sepihak.

Selama ini, katanya, mahasiswa menyetor uang kuliah Rp1,8 juta per semester. Padahal, seharusnya Rp1,15 juta dan paling tinggi Rp1,3 juta. Artinya pengelola UT mengambil keuntungan Rp500 ribu.

“Sesuai data yang kita peroleh di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bukit batu, seharusnya kita (mahasiwa, red) hanya menyetor paling tinggi Rp1,3 juta. Kenapa harus menyetor Rp1,8 juta. Berarti ada selisih angka sebesar Rp500 ribu per semester setiap mahasiswa. Jika dikalikan dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 200 orang, sudah berapa uang itu?. Jadi, kita menuntut ganti rugi,” ungkapnya, seperti yang dikutip dari riauterkini.com.

Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bukitbatu, melalui Kasi Pendidikan Syamsir, tidak membantah keberatan mahasiswa. Karena ulah pengurus UT yang sengaja menaikkan iuran semester kuliah mahasiswa tersebut.

“Kita telah melakukan pertemuan dengan pihak UT di Pekanbaru serta pihak dinas, untuk menggantikan ketua pengurus lama. Karena beberapa mahasiswa telah melapor ke dinas,” imbuhnya. (*/snc)

Tersangka Dugaan Korupsi Islamic Center Pelalawan Dilimpahkan

Pekanbaru (Segmennews.com)-Kejaksaan Tinggi Riau, melimpahkan kasus dugaan korupsi pembangunan Islamic Centre, di Kabupaten Pelalawan.

Usai menjalani pemeriksaan administrasi di ruang Pidana Khusus Kejati Riau, Rabu (30/1). Tersangka yakni, AA, Sy, TA, FR, Zk dan RS supervisor engineer PT Wisatama Arsitek langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Pelalawan.

Keenam tersangka terlihat buru-buru memasuki mobil jaksa menuju Kejari Pelalawan dan enggan berkomentar ketika ditanya wartawan.

Kepala Kejati Riau, Eddy Rakamto, SH, MH melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Andri Ridwan, SH, MH mengatakan, hari ini, Seksi Pidsus Kejati Riau, melimpahkan tahap II, kasus dugaan korupsi Pelalawan ke Kejari Pelalawan.

“Kita hari ini melimpahkan tahap II kasus Islamic Centre,” ujarnya.

Ditanya apakah keenam tersangka akan ditahan, Andri mengatakan, bahwa masalah itu merupakan wewenang pihak Kejari Pelalawan.

“Masalah penahanan itu wewenang Kajari Pelalawan. Di sini kita hanya serah terima berkas dan para tersangkanya saja,” jelasnya. (dn)

Pilgubri, Mambang Mit Pasrah Pilihan Masyarakat

Mambang Mit

Pekanbaru (Segmennews.com)- Jelang pelaksanaan Pilgubri September 2013 seluruh Bakal Calon Gubernur Riau (Gubri) mempersiapkan strateginya. Diagendakan pada 4 Februari yang akan datang KPU Riau akan launching tahapan pelaksanaan Pilgubri 2013.

Namun Ketua DPD I Demokrat Riau HR Mambang Mit yang digadang-gadangkan mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Riau mengungkapkan akan mengikuti proses pemilihan pasrah kepada masyarakat.

“Ya proses ini kan penting untuk menjalankan pemerintahan dengan baik. Ya hak masyarakat juga dapat dipenuhi dengan baik nantinya, kita serahkan saja kepada masyarakat,” ucap mammbang Mit, Rabu (30/1/2013).

Dalam pemilihan beliau harus memberikan perhatian penuh dan sungguh-sungguh kepada masyarakat, dan yang terpenting katanya, adalah menjaga menjaga kondusivitas lingkungan.

“Paling penting menjaga kondusivitas dan apabila banyak calon-calon yang bermunculan itu kita kembalikan lagi kepada masyarakat untuk memilihnya sesuai hati nurani tanpa adanya paksaan,” katanya lagi.

Untuk diketahui, pada 4 Februari KPU Riau akan meluncurkan tahapan pilgubri disamping agenda launching tersebut akan dilaksanakan juga pembentukan PPK dan PPS di kabupaten/kota yang dilanjutkan dengan bimbingan tekhnis. Pada tanggal 3 Maret akan diumumkan persyaratan pencalonan perseorangan dan  pasangan.

Tanggal 9-19 Maret penyerahan data Penduduk Potensi Pemilih Pemprov Riau ke KPU, tanggal 24 Maret perekrutan petugas Panitia Pemuktahiran Data Pemilih, sedangkan penyerahan berkas pasangan calon perseorangan ke KPU pada 2-8 April dan tanggal 4 Juni pendaftaran pasangan dan pengambilan formulir pasangan calon dari Parpol. (dn)