Beranda blog Halaman 2996

Salah satu Anggota DPRD Riau Peras BUMN

Pekanbaru (Segmennews.com)- Syarif Hidayat, anggota DPRD Riau dari PPP memeras BUMN. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan dugaan suap revisi Perda No 06 Tahun 2010, Kamis (13/12)  di Pengadilan Tipikor Pekanbaru dengan terdakwa mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau Lukman Abbas.

Pemerasan itu diungkapkan Nanang Siswanto, Project Manager Kerjasama Operasi (KSO) Stadion Utama PON XVIII, ketika bersaksi. Menurut Nanang, anggota DPRD Riau tidak saja meminta uang lelah, tapi ada sejumlah anggota DPRD Riau yang meminta biaya nginap di hotel, mobil, uang saku dan tiket pesawat. “Biaya itu mereka minta ke perusahaan tempat saya bekerja yakni PT Pembangunan Perumahan,” ucapnya.

Ketika ditanya siapa saja anggota DPRD Riau itu? Nanang mengatakan, satu diantaranya adalah Syarif Hidayat. “Jadi Syarif yang meminta biaya nginap hotel, mobil dan uang saku itu,” kata Nanang.

Permintaan Syarif itu tambah Nanang, disampaikan Zulkifli Rachman kepada dirinya. “Atas permintaan itu, PT PP mengabulkannya. Berapa jumlah uang yang dikeluarkan, saya tidak ingat lagi. Ada puluhan juta kalau nggak salah,” ungkap Nanang. Selain biaya untuk Syarif jelas Nanang, PT PP juga mengeluarkan biaya untuk anggota pansus revisi Perda No 06 Tahun 2010. “Biaya itu dikeluarkan saat mereka menggelar rapat pansus di Hotel Red Top Jakarta. Ada dua kali yang dikeluarkan PT PP,” beber Nanang.

Kemudian saat kunjungan pansus ke Palembang, PT PP juga yang menanggungnya. “Termasuk biaya makan, transport dan penginapan,” kata Nanang.

Atas permintaan itu tegas Nanang secara pribadi dirinya tidak ikhlas mengeluarkan seluruh biaya tersebut. Pasalnya, biaya yang dikeluarkan merupakan uang negara. “Hal itu tentunya menimbulkan kerugian negara. Sebab, uang PT PP merupakan uang negara,” ungkapnya.

Digembok
Menariknya dalam persidangan itu Nanang juga menyatakan Stadion Utama Riau, Tampan yang sudah bertaraf internasional itu, sepertinya tidak akan bisa digunakan untuk perhelatan Islamic Solidarity Games (ISG)  Juni 2013 mendatang di Pekanbaru.

Sebab kata Nanang, stadion utama itu akan di gembok.”Kalau perlu dilas pintunya agar tidak bisa dipakai untuk ISG,” ucap Nanang. Dengan nada kesal Nanang menyampaikan, KSO yang terdiri dari PT Pembangunan Perumahan, Adhi Karya dan Wijaya Karya sudah menyelesaikan proyek stadion utama senilai Rp900 miliar lebih itu dengan progres mencapai  98 persen. “Namun hingga kini Pemerintah Provinsi Riau belum membayar sekitar Rp147 miliar,” ujarnya.

Akibat tunggakan itu, pihaknya juga tidak bisa menyelesaikan kewajiban membayar pekerjaan yang dilakukan perusahaan-perusahaan sub kontraktor. Tidak itu saja, tunggakan ini juga membuat perusahaan konsorsium harus menanggung bunga bank yang terus berjalan. “Nilai bunga bank nya mencapai Rp14 miliar pak hakim,” ungkap Nanang.

Mendengar pernyataan Nanang itu  majelis hakim menanyakan dengan kondisi ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah merugikan siapa? Nanang menjawab, tentu saja pemprov sudah merugikan negara. Karena KSO merupakan perusahaan negara.

Lebih jauh Nanang menyebutkan pihaknya sudah berulangkali menagih ke Dispora Riau tapi selalu dijawab payung hukum untuk pembayaran tunggakan itu belum ada.

Padahal, kata Nanang sudah ada Peraturan Gubernur (Pergub) yang memerintahkan pembayaran senilai Rp71 miliar dari tunggakan Rp147 miliar tersebut. “Tapi tidak dijalankan. Memang tidak ada niat baik dari Pemprov Riau untuk menyelesaikan tunggakan ini. Makanya akan saya gembok stadion utama biar tidak bisa dipakai untuk ISG,” tegasnya. (tpc/ knc/snc)

Kepala SDN 022 Diduga Potong Gaji Guru

Ujungtanjung (Segmennews.com)- Kepala SDN 022 Ujungtanjung, Kabupaten Rokanhilir diduga memotong gaji guru di sekolah tersebut tanpa musyawarah. Potongan itu untuk kepentingan bantuan anak yatim, ongkos jemput uang gaji, MTQ dan lainnya.

Selain itu, oknum kepsek tersebut bertingkah aneh dengan memantau guru yang sedang mengajar dari semak-semak. Oknum kepala sekolah tersebut sering mengintimidasi guru yang mempertanyakan sesuatu hal soal perkembangan sekolah.

“Kita tidak tahan lagi melihat tingkah laku kepala sekolah ini. Selain memotong gaji kita tiap bulannya, beliau juga selalu mengintimidasi kami,” ujar Suryati, guru yang mengajar di SD 022 tersebut ketika dijumpai wartawan, Kamis (13/12) di kantin sekolah tersebut.

Dia menjelaskan, pemotongan gaji yang dilakukan oleh kepala sekolah itu tidak ada musyawarah. “Selain itu, tindakan oknum kepala sekolah sudah keterlaluan karena melakukan intimidasi kepada kami. Apalagi kalau ada sesuatu yang kami pertanyakan,” ujarnya.

Anehnya lagi, kata Suryati, dia pernah diancam pecat oleh kepala sekolah tersebut. “Saya juga bingung, sebenarnya salah saya apa, saya ini kan jelas diangkat sebagai PNS melalui SK Bupati. Tapi, dia malah mengancam saya untuk dipecat,” katanya mempertanyakan.

Kemudian, Budiono, guru SD 022 lainnya menilai kepala SDN 022 sudah keterlaluan, karena berbagai kebijakan yang ada disekolah tidak melalui musyawarah.

Sementara Kepala SDN 022, Adnin SPdi, ketika dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, potongan yang diambilnya untuk membantu, kemudian diserahkan kepada anak yatim piatu. “Saya hanya memotong untuk diberi kepada anak yatim-piatu,” katanya. (bg/ knc/snc)

FPMP Tuntut Pimpinan PLN Pangkalan Kerinci Dicopot

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Forum Peduli Masyarakat Pelalawan (FPMP) berdemo menuntut pimpinan PLN Pangkalan Kerinci dicopot. Hal ini karena seringnya pemadaman jaringan listrik di ibukota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci.

Puluhan masyarakat yang  dimotori FPMP Kamis (13/12) mendatangi kantor DPRD Pelalawan dan Juga Kantor Bupati Pelalawan dengan membawa poster dan spanduk menuntut pelayanan PLN. Aksi sempat tertunda karena diguyur hujan ,sebelumnya dijadwalkan dimulai pagi hari. “Berhubung hujan, jadwal  di mulai demo sekitar pukul 09.00 wib di undur . Demo ini aksi damai untuk menuntut kinerja PLN,” ujar Rojuli kepada wartawan.

Kedatangan puluhan massa FPMP di kantor DPRD disambut oleh Wakil Ketua DPRD Pelalawan, Ikmal Fasha, Sekretaris DPRD Pelalawan Robidin. Kepada puluhan masa Ikmal Pasha, memberikan apreasiasi yang positif.
Menurutnya, apa yang disampaikan oleh pengunjuk rasa, merupakan keluhan semua masyarakat di Pangkalan kerinci khususnya. “Saya sendiri juga sudah tau bahwa apa yang di sampaikan pengunjuk rasa sudah merupakan keluhan semua masyarakat pangkalan kerinci,” ujar Ikmal.

FPMP tidak puas hanya di DPRD, kemudian  bergerak menuju jalan kaki ke kantor Bupati Pelalawan. Seraya, memompa semangat mereka sambil berjalan kaki, menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Tiba di kantor Bupati Pelalawan, kembali pengunjuk rasa, menyampaikan pernyataan orasi dan sikap terhadap seringnya mati lampu. Setidaknya, ada empat buah poin pernyataan sikap.

Pertama, mendesak jabatan pimpinan ranting PLN Pangkalan Kerinci dicopot. Kedua, usut tuntas kebobrokan di tubuh PLN. Ketiga catatan meteran tidak sesuai dengan pemakaian dan pembayaran. Keempat, mendesak Pemda Pelalawan untuk mempercepat program Bupati Pelalawan terang. “Kami menyadari berapa kurangnya kinerja dari PLN ini yang tidak bisa mengemban kebijakannya untuk mendistribusikan Listrik ke masyarakat,” kata Rojuli koordinator aksi.

Kedatangan puluhan massa ini disambut oleh, Asisiten I Pemkab Pelalawan, Tengku Muhklis. Kepada pengunjuk rasa, Mukhlis menyampaikan permintaan maaf. Sebab katanya, yang menyambut kehadiran kawan-kawan adalah sepantasnya  Pak Bupati. “Sedianya, pak bupati yang menyambut kawan-kawan. Akan tetapi jadwal aksi pagi hari,  namun molor hingga siang, beliau pada jam sama ada agenda kedinasan. Jadi beliau menyampaikan permintaan maaf,” terang Muhklis.

Menanggapi pernyataan sikap tentang mati hidupnya listrik dari PLN ini, Muhklis menyampaikan bahwa dia juga mempunyai keluhan yang sama. “Ini merupakan keluhan kita bersama, terkait listrik hidup mati ini,”
paparnya.

Terkait tuntutan,pencopotan kepala PLN, jelas Muhklis, PLN ini merupakan, sebuah perusahaan BUMN. Pencopotan itu  tidak ada kewenangan  Pemerintah Daerah. Namun jika ada desakan masyarakat, pak bupati bisa saja merekomendasikan, kemudian disampaikan kepada petinggi PLN.

Kepala PLN Ranting Pangkalan Kerinci Said Murtazak menanggapi demo pelayanan listrik  PLN menyatakan pemadaman karena adanya gangguan dari sumber listrik. Terjadi masalah pasokan listrik dari Riau Power Energi (PT RPE) pada saat saat tertentu. Apabila terjadi pemadaman dari pembangkitnya yakni dari RPE yang tak terduga sehingga pemadaman terjadi. Kapasitas mesin  yang dioperasikan PLN masih sangat terbatas.

Daya belum cukup untuk seluruh kota Pangkalan Kerinci. Memang, sejak terjadinya gangguan listrik belum lama ini, pihak PLN terus berupaya tidak ada padam total. Walau begitu PLN Pangkalan Kerinci mengajukan penambahan mesin untuk mengatasi persoalan listrik. “Mengenai ada keluhan data rekening pelanggan yang tidak sesuai pembayaran, dapat diajukan dan dikoreksi. PLN siap jika memang ada kekeliruan untuk memperbaikinya” sebut Said. (ur/rz/sn)

Dewan Desak Pemkab Bangun Akses Lingkar Naga

Siak (Segmennews.com)- Kabupaten Siak memasuki usianya yang ke 13 tahun pada 12 Oktober lalu, pembangunan infrastruktur jalan dinilai Dewan masih belum merata ke-seluruh Kabupaten berjuluk Negeri Istana ini, terbukti masih banyak Dusun bahkan Desa yang belum memiliki akses jalan utama sehingga menghambat tumbuh kembangnya perekonomian masyarakat.

Hal ini disampaikan anggota komisi II DPRD Siak Robi Cahyadi kepada wartawan, Rabu (12/12/12) di Siak.

Salah satunya Dusun Lingkar Naga Desa Buatan II yang hingga kini masih terisolasi karena tidak memiliki akses jalan menuju desa tetangga, padahal dusun tersebut dihuni 70 kepala keluarga (KK) yang bermata pencaharian sebagai petani sawit dan getah yang sangat membutuhkan akses jalan layak untuk memasarkan hasil pertaniannya.

“Kita berharap Pemkab membangun jalan di Dusun Lingkar Naga, Desa Buatan II, Kecamatan Kotogasib, karena rata-rata penduduk disana bertani dan berladang. Untuk itu apabila ada jalan yang di aspal akan memudahkan masyarakat menjual hasil panennya ” terang Robi.

Saat ini program Pemkab hanya penerangan yang sudah terealisasi sebagian yakni 30 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Di Dusun itu baru masuk untuk penerangan dengan sistem PLTS, dan hal itu cukup membantu masyarakat disana yang selama ini hanya menggunakan lanpu togok atau mesin gensed,” ungkapnya. (rinto)

Rohul Targetkan Juara Umum MTQ di Bengkalis

Bengkalis (Segmennews.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Drs. H. Achmad, M.Si mengerahkan 800 peserta pawai dan 582 khafilah meramaikan pawai ta’aruf pembukaan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 31 tingkat provinsi Riau.

MTQ Riau yang dipusatkan di Kabupaten Bengkalis, Rabu (12/12) di rencanakan dibuka oleh Gubernur Riau, H. M. Rusli Zainal.

“Selain 582 qori-qoriah Rohul serta official, juga dikerahkan 800 orang terdiri dari seluruh pejabat eselon II, III dan IV, terdiri dari Kepala seksi, kepala bagian, perwakilan pelajar, termasuk para kepala dinas, badan, kantor maupun asisten, staff ahli untuk bisa meramaikan kegiatan rutin tahunan itu,” ucap Bupati Achmad.

Sedangkan kegiatan di Astaka Utama MTQ Kabupatan Bengkalis, Rohul menurunkan kekuatan kafilah 93 orang, terdiri dari 41 orang qori/qoriah, 20 orang pelatih, 20 orang official dan 12 orang pendamping, Rohul menargetkan bisa meraih sebagai juara umum.

Seluruh khafilah Rohul diminta bisa menjaga nama baik Rohul pada perhelatan akbar MTQ ke 31 di Bengkalis, agar bisa semaksimal mungkin meraih juara umum,” optimisnya.

Kabag Humas, Drs. Irwandi menuturkan bahwa Bupati menargetkan pada pelaksanaan MTQ ke 31 Riau di Bengkalis tahun ini, Rohul bisa meraih juara umum, menurut beliau, sebagaimana Rohul sudah mempersiapkan jauh-jauh hari qori-qori terbaik sebagai duta Rohul.

Selain itu, Rohul juga menggelar pelaksanaan MTQ untuk seleksi ditingkat desa, kecamatan, puncaknya tingkat kabupaten, pemenang di tingkat kabupaten inilah, nantinya sebagai duta dan mewakili Rohul diajang MTQ provinsi,” katanya. (gib)

Instruksi Bupati, 39 Truck Chip Milik PT. SSL Distop

Puluhan Mobil PT SSL gagal aktifitas

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Setelah beberapa minggu lalu Dinas Perhubungann Telekomunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menahan 60 unit mobil truck pengangkut kayu chip milik Sumatera Silva Lestari (PT SSL), kali ini mereka kembali mengamankan 39 unit truck kayu chip.

Mobil-mobil tersebut saat ini berjejer di di KM 4 Jalan Lingkar Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah. Pihak perusahaan merasa di rugikan Pemerintah Kabupaten Rohul (Pemkab) Rohul, rencananya akan menuntut Bupati Rohul ke jalur hukum.

Keterangan, Manager Public Relation PT SSL Abdi Hadi, Kamis (13/12), sudah 5 hari Dishubkominfo Rohul, menahan truck pengangkut chip milik mereka, tanpa ada alasan dan ketentuan hukum, padahal pihaknya mengikuti prosedur dan aturan kementerian perhubungan, jadi tidak jelas apa mau mereka.

“Jika dalam hari ini mereka tidak melepas truck kami, kami akan laporkan ini sebagai penyanderaan, kemudian menganti seluruh kerugian kami, buktinya kami tidak ditilang, mereka menyuruh kami lewat sontang sudah jelas di sana jalan rusak,” sebutnya.

Diutarakan, pihak kecewa dengan sikap Dishubkominfo Rohul, mengapa truck chip PT SSL saja ditahan sedangkan lainnya truck  Crude Pamp Oli (CPO) muatan lebih berat, truck PT SSL hanya bermuatan 18 hingga 20 Ton, ada apa tujuan mereka menahaannya.

“Kami sudah rugi total, seperti biaya untuk driver, rental truk,  surat izin kayu,  kalau memang di tahan, jangan cuma truck kami, kami investor dengan niat baik datang ke Rohul, jika kami bersalah silahkan lidik, lagi kok mereka tidak menyertakan Sat Lantas Mapolres Rohul,” ucapnya.

Kemudian diminta keterangan Sekretaris Diskominfo Rohul, melalui Kasi Perhubungan  Darat Andi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, penyetopan mobil tersebut adalah kebijakan daerah. Sesuai dengan Momerandum Of Undrestanding (MOU) antara Pemkab Rohul dengan PT. SSL.

“Ini instruksi Bupati Rohul, kami hanya menjalankan,  apapun resikonya ya harus kami terima, kalau Bupati perintah kami menahannya ya kami tahan,” sebutnya. (dab)

Cynthiara Alona Ditangkap Di Supermarket

Cynthiara Alona dijemput paksa oleh pihak imigrasi atas dugaan paspor palsu, kemarin. Sebelum ditangkap, Alona sudah tiga kali mangkir dari panggilan imigrasi.

Pihak imigrasi mengaku sudah memiliki surat penahahan dan penangkapan terhadap artis yang pernah berpose bugil untuk majalah pria dewasa luar negeri itu. Alona dijemput paksa kemarin di wilayah BSD, Tangerang. Saat ini, Alona masih diperiksa di kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta.

”Ditangkap di supermakret di kawasan BSD, sebelumnya kita menuju rumahnya. Kami berani melakukan penjemputan paksa karena kita sudah dapatkan surat penahanan dan penangkapan wanita berinisial (CA) Cynthiara Alona. Apa yang kami lakukan telah sesuai dengan prosedur hukum,” ucap Humas Ditjen Imigrasi Maryoto saat dihubungi, Selasa (11/12).

Pihak imigrasi sudah menetapkan Alona sebagai tersangka dan melakukan penahahan. Pihaknya pun mempersilakan Alona mengajukan penangguhan penahanan. Alona rencananya akan ditahan di Rutan Pondok Bambu.

”Itu merupakan hak setiap warga negara untuk mengajukannya, namun keputusan tetap pada penyidik dari imigrasi,” tegasnya.

Menurut kuasa hukum Alona, Ranto P Simanjutak, penangkapan itu sudah melanggar hukum.

”Ini namanya penangkapan yang bertentangan dengan hukum, karena yang tidak menggunakan identitas klien saya, dari data namanya dan agamanya sudah berbeda,” kata Ranto.

”Kalau menurut saya ini sudah seperti penculikan. Sebelumnya sudah pernah mau ditangkap di rumah saudaranya. Cuma kata saya kan yang mau ditangkap, bukan seperti identitas yang mau ditangkap, akhirnya mereka mundur tuh,” jelasnya. (oz/int)

Tantangan Chris John Menuai Pro Kontra

Segmennews.com– Tantangan juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, kepada petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez, menuai tanggapan di kalangan penggemar tinju. Chris John dan pelatihnya, Craig Christian, mengaku siap menghadapi Juan Manuel Marquez apabila ingin membalas kekalahan saat pertemuan mereka di Tenggarong pada 2006 lalu.

Chris John melontarkan “tantangan” ini menyusul kemenangan KO Marquez atas legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao, dalam pertarungan di MGM Grand Arena, Las Vegas, Sabtu (8/12) lalu.
Saat beritanya diunggah di situs tinju Fightnews.com, banyak user mencemooh tantangan petinju asal Banjarnegara yang telah sembilan tahun menjadi juara dunia ini.

Sebagian besar menganggap Chris John bukanlah lawan yang setimpal buat Juan Manuel Marquez saat ini. Mereka beralasan Marquez kini bertarung di kelas yang jauh lebih berat dari kelas bulu seperti saat kedua petinju bertemu di Tenggarong pada 2006 lalu.

Sebagian penanggap berpendapat kemenangan saat di Tenggarong merupakan rekayasa dan penuh kecurangan. “Pertarungan itu merupakan kesalahan paling besar yang dibuat oleh JMM. Ia dibayar dengan sangat murah dan dinyatakan kalah karena penghitungan yang tidak adil,” tulis seorang penanggap.
Sebagian lagi menganggap “tantangan” ini dilontarkan kubu Chris John bertujuan untuk meraup uang yang besar dengan menghadapi nama yang menjual. Mereka menganggap Chris John bukanlah nama yang laku dijual dan hanya menghadapi petinju-petinju kelas dua.

Namun, bukan berarti Chris John tidak mendapat pembelaan meski dari nama memang sebagai besar berasal dari Indonesia. Para pembela menganggap saat pertarungan di Tenggarong 2006 tersebut Chris John membuktikan diri sebagai pemenang dengan banyak memukul wajah Marquez dan hanya menerima pukulan di bagian perut.

“Lihat wajah Chris John  yang masih bersih seusai pertarungan. Faktanya adalah Chris John memenangi pertemuan mereka yang sekali pada 2006 tersebut,” tulis pembela Chris John tersebut. (int)

Pelantikan Andar-Isnan Direncanakan 4 Januari 2013

Padang Sidimpuan (Segmennews.com)- Hasil pemilukada Kota Padangsidimpuan (Psp) dalam waktu dekat segera disampaikan ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Dari Gubsu nanti akan disampaikan ke Mendagri untuk kepentingan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih, Andar Amin Harahap-Muhammad Isnandar Nasution.

Dirilis Metro Siantar Online bahwa, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Psp, Faisal Hasibuan membenarkan bahwa hasil pemilukada sudah disampaikan oleh KPU Psp, Rabu (28/11) ke DPRD Psp, dan saat ini dalam proses administrasi untuk kemudian disampaikan ke Walikota Psp.

Dimana nantinya bersama dengan DPRD Psp akan bersama-sama menyampaikannya ke Gubsu untuk selanjutnya Gubsu akan menyampaikannya ke Mendagri untuk keperluan pelantikan kepala daerah terpilih.

Asisten I bidang hukum dan pemerintahan, Rahuddin Harahap SH MH menuturkan, pihak eksekutif (pemko Psp, red) belum ada menerima tembusan hasil pemilukada yang disampaikan KPU ke DPRD Psp itu. “Belum ada kita terima, mungkin hari ini atau besok,” ujarnya.

Setelah hasil pemilukada ini diterima, kata Rahuddin, bersama DPRD Psp nantinya eksekutif akan menyampaikannya ke Gubsu untuk kemudian Gubsu menyampaikannya ke Mendagri untuk kepentingan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih yang direncanakan pada tanggal 4 Januari 2013 nanti.(mtc/snc)

BAZ Siak Serahkan Zakat Konsumtif dan Produktif

Wabup H Alfedri serahkan Zakat Produktif binaan BAZ kab Siak kepada mustahiq di Mesjid Nurul Iman Desa Merempan Hulu Kec Siak

Siak (Segmennews.com)- Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Siak Alfedri yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati (Wabup) Siak, Rabu (11/12/12)menyalurkan zakat produktif dan konsumtif di kecamatan Siak.

Penyerahan Zakat konsumtif kepada 10 orang mustahik sebesar 750 ribu rupiah per orang dan Zakat produktif berupa 10 ekor Sapi perkelompok yang merupakan binaan BAZ Siak, acara berlangsung di Masjid Nurul Iman desa Merempan Hulu.

Selain itu di Musholla Ar Rahman Kelurahan Kampung Dalam kecamatan Siak, sebanyak 12 ekor sapi yang terdiri dari 2 kelompok, dan zakat konsumtif sebanyak 40 orang sebesar Rp. 750 ribu per orang.

Dalam sambutannya Ketua BAZ Siak Alfedri mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Siak dana yang akan disalurkan berjumlah Rp. 152 Juta. Sementara itu BAZ Kabupaten Siak pada tahun 2013 mendatang akan membagikan dana sebesar Rp. 200 ribu per orang untuk setiap bulan kepada para fakir miskin dan kaum dhuafa.

Selain itu juga untuk membantu pada guru-guru ngaji, mualaf dan memberikan bantuan berupa pinjaman lunak tanpa anggunan serta bunga yang cukup kecil guna menghindari dari rentenir dan riba.

“Penyaluran zakat produktif ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat Siak untuk mandiri dan mengurangi ketergantungan dengan orang lain. Hal itu tentunya dapat mengurangi jumlah keluarga miskin,” terang Alfedri.

Selain itu Alfedri juga menambahkan bahwa, dana zakat sebaiknya dipakai dalam kegiatan produktif, bukan konsumtif. Karena zakat produktif akan menghasilkan manfaat jangka panjang yang lebih baik bagi kaum dhuafa, dibanding pemenuhan kebutuhan sesaat.

Sementara untuk bantuan dana pinjaman akan diambil dari dana Amil, karena para pengurus amil atau zakat tidak mengambil sedikitpun untuk dana operasional karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak telah memberikan bantuan ke BAZ.

“Kami telah sepakat bahwa hak dana para pengurus zakat atau amil tidak kami ambil sepersen pun untuk dana operasional kami, Pemkab Siak telah memberikan bantuan kepada BAZ Kabupaten Siak,” tegas Alfedri juga menjabat Wabup Siak. (rinto)