Beranda blog Halaman 2997

Mantan Ketua MUI Meninggal Dunia

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Roakn hulu, H Irfansyah Hasibuan meninggal dunia, Selasa (29/1/2013). Almarhum didiaknosa menderita penyakit jantung.

Sejak pagi rumah almarhum di Pasir Pangaraian di padati masyarakat maupun para pejabat Pemkab Rokan Hulu untuk melayat. Tampak juga Wakil Bupati Rohul, Ir Hafith Syukri MM, Sekda Rohul, IR Damri dan pejabat lainnya.

Wabup memberian simpati dan duka cita yang mendalam kepada almarhum dan sanak keluarga yang ditinggalkan. 

“Kita harus bersabar menerima cobaan ini karena kita juga akan dipanggil oleh sang Khaliq,” ucap Wabup mencoba menenangkan keluarga almarhum.

Semasa hidup almarhum beliau dikenal sangat bijak dalam mengambil keputusan apalgi beliau telah perpengalaman menjadi seorang pemimpin di Organisasi dan juga saat menjabat ketua MUI Rohul. (dab)

Kakan Kemenag Rohul : 5 Kunci Keberhasilan Muhammad

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, merayakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1434 H, bersama masyarakat Tambusai Barat, bertempat di Pasar Los Tanjung Baru Desa Tambusai Barat Kec Tambusai, Senin (28/1/2013).

Hadir dalam peringatan Maulid tersebut Kades Tambusai Barat yang diwakili oleh Ketua BPD, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Pengurus/Imam Masjid, Tokoh Pemuda, Remaja Masjid, Kelompok Rebana, dan Umat Islam Tambusai Barat, khususnya Tanjung Baru.

Kakan Kemenag Rohul, dalam ceramahnya dengan menggunakan bahasa mandailing, menyatakan bahwa Muhammad Rasulullah SAW yang kita peringati hari lahirnya adalah manusia super luar biasa yang sangat dikagumi kawan maupun lawan.

Seorang sejarawan Inggris bernama Michael H Heart, dalam bukunya “Seratus orang yang paling berpengaruh dalam sejarah”, menempatkan Muhammad sebagai orang paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia, tegasnya.

Ahmad Supardi Hasibuan mengungkapkan, bahwa ada 5 kunci keberhasilan Muhammad sehingga mampu mengukir sejarah gemilang. Pertama, Muhammad adalah seorang pekerja keras, tak mengenal lelah, dan bersifat ikhlas.

Kedua, Muhammad adalah orang yang paling dekat dengan Sang Pencipta. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan tahannuts, sebuah ritual mengasingkan diri ke suatu tempat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, yang selalu dilakukannya.

Ketiga, menjalin hubungan kasih sayang dengan orang lain. Kelak kawan-kawan silaturrahimnya inilah, orang-orang pertama yang memeluk agama Islam.

Keempat, Muhammad dikenal sebagai orang yang suka menolong orang lain. Bantuan diberikannya secara ikhlas. Jika Muhammad tidak punya makanan atau barang untuk membantu orang lain, maka dia akan meminta bantuan sahabatnya.

Kelima, Muhammad adalah seorang pemaaf sejati. Baanyak kisah diriwayatkan betapa pemaafnya Muhammad, sehingga sifatnya ini, justru menjadi daya tarik tersendiri untuk orang lain memeluk agama yang dibawanya. (rls/dab)

Capai Keluarga Sejahtera III Plus, BPPKB Rohul Kerahkan Kader Hingga Pelosok Desa

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Guna menjahterakan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu hingga ke pelosok Desa Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Kadis PPKB) Kabupaten Rokan Hulu terus mengupayakan memberikan pengarahan demi terwujudnya keluarga sejahtera III Plus.

Namun untuk mencapai tujuan itu, BPPKB Rohul memberdayakan kader proaktif hingga ke pelosok desa, sehingga bisa meminimalisir keluarga Pra Sejahtera menuju keluarga sejahtera III Plus. Tentunya dengan menyiapkan berbagai point-point penting dalam konteks pembinaan masyarakat.

“Kita berusaha melatih masyarakat dalam menentukan pola hidup dalam rumah tangga. Baik dalam mengasuh anak-anak dan menumbuhkan rasa kasih sayang yang benar kepada anak hingga pembiasaan membaca al-quran,” papar Kepala BPPKB Rohul, H. Yulisman di dampingi Kasubbag Program Asmar Samah, Selasa (29/1/2013).

Katanya, di tahun 2013 masyarakat juga perlu diberikan pemahaman yang benar tentang konsep reproduksi yang baik, pembinaan balita melalui Bina Keluarga Balita (BKB) untuk mencerdaskan balita.

Untuk memberikan pembinaan hingga ke Desa BPPKB memberdayakan Pembantu Pembina Keluarga Berenca Desa (BPPKBD) sebanyak 154 orang, Bina Keluarga Balita (BKB) 132 Kader, Kader Bina Kelurag Lansia (BKL) 132, Bina Keluraga  Remaja (BKR) 153 tiap desa.

“Berbagai strategi dilakukan kepada masyarakat. nah mereka inilah yang bekerja di lapangan, agar lebih mengetahui konsep pendidikan dalam keluarga,” ujarnya.

Dari data BPPKB Rohul, di Tahun 2012 lalu keluarga Pra Sejahtera berjumlah 13536 Kepala Keluarga (KK) (miskin dengan kategori rumahnya berlantaikan tanah dan penghasilan pas-pasan apalagi tingakat konsumsinya sangat sederahana), Keluarga Pra Sejahtera I sebanyak 21311 KK, Sejahtera II sebanyak 44112 KK, Sejahtera III sebanyak 25053, Sejahtera III Plus 5324 total keseluruhan 109339 KK. (dab)

Pondok Pesantren Purba Baru Sumut Kunjungi Masjid Islamic Rohul

Ketua PP Purba Baru memberikan sambutan

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Berbagai kegiatan keagamaan yang telah diterapkan guna mensyiarkan Islam lebih dalam lagi di kabupaten Rokan Hulu, ternyata membuat umat Muslim luar Daerah tertarik melihat secara langsung kegiatan yang ada di Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pangaraian.

Sebelumnya Masjid Agung Madani Islamic Center telah di kunjungi para ustad se-Riau, siswa luar Daerah maupun kalangan masyarakat luar Provinsi. Kali ini Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu kembali di kunjungi oleh guru dan siswa Pondok Pesantren (PP) Mustafawiyah Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatra Utara (Sumut).

Kedatangan mereka, Selasa (29/1/2013) pagi tadi disambut langsung oleh pengurus harian Masjid Islamic, H Abdul Haris MSi dan Kepala Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA. Di Masjid, seluruh kegiatan keagamaan yang dilakukan di masjid Islamic  di paparkan, mulai dari program Sholat zuhur, asar berjamaah bagi PNS dan Honorer, Program Magrib Mengaji, gerakan menghafal Alquran, pengumpulan Zakat, pengajian-pengajian rutin dan seluruh kegiatan Ibadah lainnya.

Kepala PP Mustafawiyah Purba Baru yang diwakili H,Mahmudin Pasaribu, H,Abdi Batubara mengakui bahwa seluruh kegiatan keagamaan maupun bangunan Masjid Agung Madani Islamic Center yang megah ini diketahuinya melalui media massa cetak maupun internet. Kabupaten Rokan Hulu berjulukan Negeri Seribu Suluk ini cukup bagus perkembangannya dalam Syiar Islam di Provinsi Riau.

Muhaimin Pasaribu menyampaikan bahwa, kegiatan yang dilakukan di Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pangaraian ini telah sesuai dalam hadis Nabi Muhammad SAW, terutama sekali tentang berpakaian Jubah putih-putih yang menjadi pakaian resmi untuk memasuki Masjid.

Begitu juga dengan pakaian di Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba Baru dengan warna putih biru juga sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW.

Diakuinya lagi, bangunan Masjid Agung Madani Islamic Center pasir Pangaraian ini cukup bagus dan megah ditambah lagi Masjid selalu diramaikan oleh kaum muslim untuk beribadah.

“Saya sudah menyaksikan seluruh kegiatan dan mendapatkan Informasi disini. Dengan kunjungan kami ini kita harapkan dapat terjalin tali persaudaraan, kita juga menunggu kedatangannya ke Pondok Pesantren Purba Baru Sumut,” katanya. (Adv)

4 Hal yang Penting Diketahui Seputar Kondom Pria

Jakarta (Segmennews.com)- Kondom merupakan alat kontrasepsi yang cukup banyak dan praktis digunakan, serta bisa membantu mencegah penularan penyakit kelamin. Namun pemakaian kurang tepat serta anggapan yang salah bisa membuat kondom ‘gagal fungsi’. Berikut ini lima fakta, mitos serta penggunaan kondom yang tepat seperti dikutip dari Health Me Up.

1. Kondom Bisa Bocor
Kondom yang bocor bisa saja terjadi, tapi kemungkinannya tak lebih dari 2 persen. Umumnya, kondom bocor karena penggunaan yang kurang tepat. Kondom harus dipasang ketika penis ereksi untuk mencegah cairan sperma masuk ke Miss V. Sebaiknya gunakan kondom yang terbuat dari lateks, polyurethane dan polyisoprene karena proteksi terhadap kehamilan dan penyakit kelamin menular lebih tinggi. Namun bagi yang alergi karet atau lateks, penggunaan kondom dari bahan tersebut sebaiknya dihindari.

2. Dua Lebih Baik dari Satu?
Beberapa orang percaya menggunakan dua lapis kondom lebih baik daripada satu. Namun anggapan tersebut tidak benar. Faktanya, risiko kondom robek lebih besar karena lebih banyak terjadi gesekan.

3. Penyebab Kondom Robek
Sebagian besar penyebab kondom yang robek karena penetrasi seks yang lama dan ‘kasar’, memakai cairan lubrikan berbasis minyak, seks anak, vagina kering atau membuka bungkus kondom dengan benda tajam. Sebaiknya gunakan lubrikan berbasis air karena lebih aman dan mudah dibersihkan. Serta lakukan seks yang aman, sehat dan bertanggungjawab.

4. Menyimpan Kondom
Sangat penting untuk menyimpan alat kontrasepsi ini di tempat yang sejuk dan kering. Tempat yang panas dan lembab akan membuat kondom rapuh dan lebih mudah rusak saat melakukan penetrasi seks. (an/dtc/snc)

Ya Ampun, Ayah Memakan 2 Anaknya karena Lapar

Pyongyang (Segmennews.com) Karena lapar, orang jadi mudah gelap mata. Seorang ayah di Korea Utara misalnya, tega memakan dua anaknya karena lapar. Pria itu akhirnya dieksekusi.

Dilaporkan sekitar 10 ribu orang telah terbunuh dalam ‘kelaparan tersembunyi’ di provinsi agraris Hwanghae bagian utara dan selatan. Sementara itu terdapat kekhawatiran meningkatnya insiden kanibalisme di Korea Utara.

“Mei lalu, di desa saya seorang pria yang membunuh dua anaknya dan mencoba untuk memakannya telah dieksekusi oleh regu tembak,” ujar seorang informan kepada Asia Press. Demikian dikutip dari Daily Mail, Senin (28/1/2013).

Informan itu menyebut seorang ayah telah membunuh putri sulungnya ketika istrinya sedang bekerja. Kemudian dia membunuh putranya karena telah menyaksikan pembunuhan.

Ketika istrinya kembali, lelaki itu mengatakan dirinya memiliki daging untuk dimakan. Namun sang istri mencurigai suaminya dan menghubungi polisi yang akhirnya menemukan bagian-bagian tubuh dari anak-anaknya.

“Banyak kesaksian yang membuat kami terpukul akibat pemberitaan kanibalisme ini,” kata Jiro Ishimaru, dari Asia Press, yang telah mengumpulkan laporan sebanyak 12 halaman.

Bahkan ada seorang wartawan yang melaporkan seorang warga menggali kuburan cucunya sendiri. Mayat sang cucu lalu direbus dan dimakan.

Laporan mengenai kanibalisme dari wilayah ini pun terus terdengar. “Di sebuah desa di Kabupaten Chongdan, seorang pria pria gila pergi dalam kondisi kelaparan dan merebus anaknya sendiri, memakan dagingnya, dan ditangkap,” kata seorang pejabat partai buruh Korea yang dikutip The Sunday Times.

Laporan lainnya, seseorang telah memakan bagian tubuh dari temannya dan menjual bagian lainnya sebagai daging kambing. Dikabarkan pula seorang lelaki dieksekusi setelah membunuh 11 orang dan menjual potongan badan tersebut sebagai daging babi. Kanibalisme juga dikabarkan telah merambah penjara-penjara di Korea Utara.

Sejak tahun 1990-an, Korea Utara dihantam bahaya kelaparan antara 240 ribu hingga 3,5 juta orang telah terbunuh. Para wartawan yang menyamar mengatakan makanan dari dua provinsi disita dan diberikan kepada penduduk ibukota Pyongyang. Kekeringan yang melanda semakin menyisakan persediaan makanan yang memang sudah sangat sedikit. Atas kasus kelaparan ini, PBB sudah melakukan kunjungan ke Korea Utara,

Meskipun laporan mengenai kelaparan meluas, namun pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (30) tetap menghabiskan sejumlah besar uang untuk peluncuran dua roket pada beberapa bulan terakhir. Ada kekhawatiran Kim sedang merancang uji nuklir sebagi protes atas hukuman kepada Dewan Keamanan PBB.

Para kanibal hendaknya mewaspadai penyakit yang bisa muncul akibat kebiasaan tersebut, seperti penyakit Kuru. Penyakit aneh ini biasanya dimulai dengan kehilangan koordinasi sehingga membuatnya goyah saat berjalan, lalu diikuti dengan gejala lainnya seperti timbul tremor, sakit kepala, nyeri sendi, kehilangan nafsu makan serta perubahan suasana hati yang parah.

Perubahan suasana hati yang parah ini seperti rasa marah yang secara seketika berubah menjadi serangan tawa yang menakutkan. Tawa seram dan mengganggu ini mendorong orang-orang Fore, Papua Nugini, menyebutnya sebagai penyakit aneh Kuru.

Dalam bahasa inggris arti Kuru secara kasar diterjemahkan sebagai The Sickness Laughing. Sebagian besar orang suku mengira ia menderita penyakit mental atau disangka mengalami kutukan.

Setelah dilakukan banyak penelitian ditemukan orang yang menderita penyakit ini mirip dengan penyakit sapi gila atau Bovine spongiform encephalopathy. Tapi sapi gila ditularkan akibat mengonsumsi otak dan jaringan tulang belakang sapi yang sudah terinfeksi. Sedangkan untuk penyakit Kuru disebabkan oleh mengonsumsi jaringan otak manusia yang terinfeksi oleh prion (protein atau partikel yang menyerang). Kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan kanibal atau mengonsumsi daging manusia. (an/dtc/snc)

Bupati Siak Ikuti Rapat Kerja Pemerintah 2013 Dengan Presiden RI

Siak (Segmennews.com)- Bupati Siak Syamsuar, Senin (28/1/13) mengikuti rapat kerja pemerintah 2013 diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Rapat tersebut dipimpin Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY), hal ini membahas antara lain evaluasi kinerja pemerintah 2012 lalu.

Rapat kerja tersebut diawali sambutan Presiden SBY, ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah atas kerja sama yang telah dilakukan dalam upaya membangun Indonesia selama ini.

Tiga agenda utama rapat kali ini adalah evaluasi pelaksanaan program kerja 2012 termasuk implementasi dari APBN, upaya untuk menyukseskan program kerja 2013, dan diskusi panel dengan topik meningkatkan sinergi dan kordinasi upaya pencegahan korupsi.

“Mari kita cegah terjadinya tindakan-tindakan korupsi. Kita laksanakan penanggulangan korupsi dengan benar dan tepat,” SBY menjelaskan.

Pelaksanaan Rapat Kerja Pemerintah 2013 merupakan agenda tahunan sebagai upaya menyamakan langkah kerja semua unsur pemerintah sehingga program yang dijalankan bisa bersinergi antara satu lembaga dengan lembaga lainnya.

Bupati Siak Syamsuar salah satu kepala daerah yang hadir diundang dalam rapat tersebut, menyambut baik atas rapat kerja tahunan yang membahas berbagai permasalahan dan mensinergikan pembangunan daerah serta dapat mengevaluasi kenerja jajarannya di 2012 lalu agar 2013 ini lebih baik lagi.

Rapat kerja yang diikuti oleh seluruh Menteri, pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), Gubernur, dan Bupati/Walikota di seluruh tanah air itu, pada sesi I akan diisi dengan presentasi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto.

Selanjutnya Menko Perekonomian Hatta Rajasa; Menko Kesra Agung Laksono; dan Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto; dan diakhiri dengan penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) oleh Mendagri Gamawan Fauzi. (rinto/Adv)

DPRD-Pemkab Hearing, Tuntaskan Konflik Lahan Rantau Bertuah

Siak (Segmennews.com)- Perluasan wilayah yang diwacanakan masyarakat Desa Rantau Bertuah Kecamatan Minas sebagai wujud untuk peningkatan perekonomian, karena saat ini wilayah tersebut ditempati 705 Kepala Keluarga (KK) dengan luas lahan hanya mencapai 75 Hektar (Ha).

Selain itu masyarakat meminta agar dilaksanakannya pelepasan lahan yang saat ini merupakan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Arara Abadi (AA) dan Hutan penyangga Tahura Sultan Syarif Kasim (SSK).

Menanggapi permasalahan tersebut, Senin (28/1/13), Komisi II diketuai Sunardi menggelar Hearing, hearing tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal selain itu juga mendatangkan Asisten I Pemerintah Kabupaten Siak, H. Fauzi Hasni, serta Kabag Pertahanan dan kepala desa Rantau Bertuah beserta beberapa orang masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD, Zulfi Mursal meminta persoalan yang sudah menjadi konflik ini tidak akan dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Namun ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui, Asisten I dan Kabag Pertanahan agar dapat menginventaris pokok permasalahan dan administrasi, sebagai bahan dasar bagi pemerintah daerah bersama legislative dan eksekutive melakukan tindakan dilapangan.

“Saya berharap kepada masyarakat, agar dapat membantu pemerintah dalam memberikan data yang akurat dan dapat menahan diri agar permasalahan tidak menjadi konflik yang bergejolak anarkis,” terang Zulfi.

Ia juga mengungkapkan akan menyampaikan persoalan ini ke dalam rapat koordinasi antara pemerintah legislative dengan eksekutive.

Disamping itu Asisten I menanggapi pelepasan lahan ini sangat membutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. Baik dalam pemberian data dan tentu juga membutuhkan waktu untuk mensosialisasikannya.

Kepala Desa Rantau Bertuah Misni Purba sangat berharap agar pelepasan ini dapat dilakukan sesuai harapan masyarakat mengingat perluasan daerah dapat membantu perekonomian masyarakat juga.(rinto/hms)

3 Pebruari Lubuk Larangan Tano Bato Sidimpuan Dibuka

Sidimpuan (Segmennews.com)– Kabar gembira buat para mancing mania, pasanya 3 Pebruari nanti, akan dibuka Lubuk Larangan Tano Bato, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp Utara), Psp. Nantinya, Hasil penjualan tiket dari lubuk larangan ini akan digunakan untuk kepentingan sosial masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Amin Harahap, Minggu (27/1) menuturkan, lubuk larangan ini sudah lama dijaga kelestariannya oleh masyarakat, dan dalam setahun terkadang 2 kali dibuka untuk umum. Hasilnya atau penjualan tiketnya dipergunakan untuk keperluan sosial masyarakat.

“Hasil dari lubuk larangan ini kita pergunakan untuk keperluan sosial kita masyarakat,” ucapnya. Kepada para mancing mania untuk mendaftarkan diri kepada panitia sebelum pembukaan pada tanggal 3 Februari di Tano Bato dengan biaya tiket Rp75.000 per orang dan akan dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga tutup pukul 17.00 WIB.

“Kegiatan ini adalah sebagai bentuk partisipasi kami warga Kota Psp untuk melestarikan Sungai Batang Ayumi dan juga untuk ekonomi kerakyatan memanfaatkan aliran sungai.

Kami berharap, ke depan pemerintah memberikan perhatian terhadap keberadaan Lubuk Larangan Tano Bato yang ada di Kota Psp. Bagi mancing mania untuk segera mendaftarkan diri ke panitia sebelum pembukaan tanggal 3 Pebruari,” jelas Amin.

Dikatakan Amin, potensi Lubuk Larangan Tano Bato sebagai usaha bersama masyarakat dapat menghidupkan masyarakat sekitar. Dan hasil dari Lubuk Larangan Tano Bato dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah warga sekitar dan yang terpenting adalah ikut menjaga kelestarian sungai dan ekosistemnya.

Apalagi menurutnya, secara tidak langsung keberadaan Lubuk Larangan Tano Bato juga telah ikut membantu pemerintah dalam melestarikan sungai agar tidak tercemar dan menjaga ekosistemnya. (msc/snc)

Mantan Bupati Rohul Ngamuk di Pengadilan

Pekanbaru (Segmennews.com)- Terdakwa Ramlan Zas, mantan Bupati Rohul mengamuk dan berusaha menyerang Hakim dan Jaksa. Karena tak terima dirinya dinyatakan bersalah dan divonis 4 tahun kurungan penjara.

Hal itu terjadi di ruang sidang Kartika, Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (28/1) sore. Ramlan, terdakwa kasus korupsi pengadaan genset di Kabupaten Rokan Hulu.

Sidang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, terlihat aman dan santai. Tapi, usai majelis hakim yang diketuai Ida Ketut Suarta, SH, membacakan amar putusan vonisnya yang menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

“Atas perbuatan terdakwa, kami majelis hakim memutuskan atas pertimbangan, menyatakan, terdakwa divonis hukuman 4 tahun kurungan penjara,” katanya.

Selain hukuman kurungan penjara, terdakwa juga dikenakan denda Rp200 juta atau subsider 2 bulan kurungan. Perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Usai majelis hakim membacakan putusannya, terdakwa langsung menyatakan banding. Selang beberapa detik, ketika majelis hakim meninggalkan ruang sidang. Tiba tiba saja, terdakwa mencak mencak dan berteriak teriak menghina hakim

“Awas kalian ya..anjing kalian! Aku tidak pernah melakukan korupsi, malah aku yang kalian hukum. Awas kalian semua ya ku bunuh kalian,” teriak Ramlan yang berusaha mengejar hakim dan jaksa.

Namun tindakan Ramlan Zas itu, cepat dicegah pihak keluarganya yang berusaha menenangkan terdakwa. Terdakwa tak menghiraukan ucapan dari istri serta sanak keluarganya, yang minta terdakwa istigfar serta tabah menerima cobaan ini.

Ramlan Zas terus berusaha melepaskan diri dari pegangan istri dan adiknya serta petugas dari Kepolisian dan pihak kejaksaan. Ramlan masih tetap ngotot akan menyerang hakim.

Setelah digiring keluar ruang sidang, Ramlan masih saja berteriak menghina dan meluapkan sumpah serapahnya kepada aparat penegak hukum tersebut.

Bahkan ketika digiring jaksa dan polisi menuju mobil tahanan. Terdakwa meronta dan menolak naik mobil tahanan.

Setelah berhasil diamankan aparat dan pihak keluarganya. Terdakwa kemudian meninggalkan Pengadilan dengan menggunakan mobil salah satu keluarganya. Namun, terdakwa tetap dalam pengawalan jaksa dan polisi menuju Lapas Pekanbaru. (dn/rtc/snc)