Beranda blog Halaman 3003

Pengumpulan BAZ Rohul Rp 2,268 Miliar

Rapat BAZ Rohul

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Hingga bulan November 2012, pengumpulan zakat di Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Rokan Hulu sekitar Rp 2,268 Miliar.

Pengumpulan zakat tersebut masih kurang dari target sebelumnya hingga Desember 2012 sebanyak Rp 2,5 miliar.

Namun Ketua BAZ Rokan Hulu, Sam Ricardo optimis hingga bulan Desember mendatang pengumpulan Zakat capai target yang ditentukan yakni, Rp 2,5 miliar, bahkan

BAZ Rohul akan mengupayakan mencapai Rp 2,6 M.

“Hingga bulan ini, pengumpulan zakat sebanyak Rp 2,268 M, insya allah di akhir tahun akan mencapai target Rp 2,5 M, kita harap jumlah pengumpulan zakat akan bertambah hingga 2,6 M,” sampai Sam Ricardo, kepada wartawan usai pelaksanaan rapat pembahasan Program penyaluran zakat Produktif di Kantor BAZ, PasirPangaraian, Selasa (27/11/2012).

Sedangkan Program BAZ, dalam penyaluran zakat Produktif tahun ini, baru terealisasi 80 persen, dari 154 orang yang berada di Desa dan Kelurahan Kabupaten Rokan Hulu, sisanya 20 persen atau sebanyak 45 orang penerima zakat akan di tuntaskan hingga akhir Desember.

“Sisa penerima zakat yang belum mendapatkan sebanyak 45 orang dengan penyaluran masing-masing Rp 5 juta, kita berharap akhir 2012 sudah tuntas, begitu juga dengan penyaluran bea siswa akan kita tuntaskan hingga akhir tahun ini,” tegas Sam Rikardo.

Di jelaskannya, bantuan zakat sengaja tidak diberikan berupa uang, hanya berupa bantuan usaha yang dibutuhkan penerima, seperti memberi bantuan peternakan, perikanan, tambahan barang usaha dan lainnya. Sebab jika diberikan berupa uang, ditakutkan ada penyelewengan terhadap bantuan yang diberikan.

Sebutnya, sejauh ini Zakat Produktif yang disalurkan BAZ masih ada yang tidak berjalan dengan baik, seperti penyaluran bantuan zakat kepada 10 pengusaha batu bata, hanya 8 pabrik yang berhasil, sedangkan bantuan peternakan, baru 60 persen yang berhasil. Sedangkan bantuan yang diberikan kepada pedagang barang harian, rata-rata berkembang dengan baik.

“BAZ Rokan Hulu akan terus berupaya memberiakan bantuan kepada masyarakat miskin yang membutuhkannya, dan akan berupaya semaksimal mungkin mensosialisasikan kepada masayarakat akan pentingnya zakat,” tutupnya. (gib)

Polres Rohul Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Ayah dan Anak

Rekonstruksi pembunuhan sadis ayah dan anak di Rokan Hulu

Rokan Hulu (Segmennews.com)– Markas Polisi Resort (Mapolres) Rokan Hulu (Rohul) mengelar rekonstruksi pembunuhan berencana dilakukan tersangka MDH alias DH

(18), asal Pulau Nias Provinsi Sumatera Utara (Sumut) (14/10) lalu, terhadap korban Perdi Laia (40) dan putrinya Sardina Br Laia (14), Selasa (27/11/2012).

Perdi tewas mengenaskan akibat hujaman sebilah pisau yang bertubi-tubi ketubuh korban, sedangkan putrinya Sardina tewas akibat lehernya di jerat dengan tali,

dan seorang lagi anak laki-laki korban Ucok Mei Laia  (6), terselamatkan, sebab dia hanya menderita luka tusukan di dada sebelh kiri, saat ini bocah 6 tahun itu mendapat perawatan di RSUD PasirPangaraian.

Dari rekonstruksi ada 32 adegan yang diperankan oleh tersangka di kebun PT. SAM. Adegan di mulai dari tersangka dan korban usai minum tuak digubuk Kebun

Kelapa Sawit Coleam dekat PT. SAM, Korban tidak mengizinkan tersangka pamit pulang. korban pun mengucapkan kata-kata kotor dan menoba memukul tersangka, sambil menepis pukulan itu, tersngka mencabut pisau dan menusukkkanya ke dada korban.

Tak puas menikam Korban, tersangka kembali menusuk anak korban, Ucok Mei Laia dengan pisau tepat di dada sebalah kirinya. Kejadian itu dilihat putri korban,

Sardina Br Laia. Saat itu Sardina mencoba melarikan diri, namun korban kalah cepat dengan tersangka, korbanpun diikat dengan tali kesebuah pokok pohon dan menjerat lehernya. Reka adegan di lanjutkan hingga penguburan korban.

Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, SIK melalui Kaur Bin Ops Reskrim Polres Rohul, IPTU Niko Purba, menutrkan tersangka nekat menghabisi nyawa Perdi Laia dan putrinya, karena unsur sakit hati.

“Hanya sakit hati, tidak diberi izin pulang, spontanitas dia menusuk korban dengan pisau atas tindakan tersangka, maka di ancam pasal 338 jo 340 KUHP serta pasal 80 UU Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman di atas 5 tahun penjara,” terangnya. (dab)

Aneh!! Air PAM Siak Keruh Terjadwal

SIAK (Segmennews.com)- Air Perusahaan Air Minum (PAM) Kabupaten Siak dalam beberapa minggu ini sering keruh atau berubah warna dan kotor, anehnya hal itu kerap terjadi saat hari Sabtu dan Minggu.

Perubaha air tersebut membuat warga mengeluh, sebab di hari-hari libur tersebut mereka banyak menggunakan air bersih, namun hal itu tak mereka dapati di hari-hari tertentu.

Keterangan salah satu pelanggang air PAM, Mukti kepada wartawan bahwa, ia sangat terganggu dengan keruhnya air tersebut. Dan kejadian tersebut belangan setiap Sabtu dan Minggu, dan sudah berlangsung dua minggu.

“Sudah dua kali Sabtu dan Minggu air PAM ini keruh dan diduga tidak sehat untuk digunakan,” terang Mukti.

Hal senada juga diungkapkan Rustam, dan ia juga mengungkapkan bahwa tidak hanya airnya saja yang keruh, bahkan juga meteran pas pembayaran juga sering salah.

“Ya, belakangan ini airnya keruh dan kami ragu menggunakannya,” ungkap Rustam.

Menanggapi kejadian tersebut, Sodikin, Kepala Distarcip Siak bahwa keruhnya air tersebut dikarenakan adanya pembersihan tangki, sehingga air tidak dapat terkontrol.

“Saat ini kita tengah melakukan pembersihan pada tangki-tangki, dan kemungkinan karena itu airnya keruh, pembersihan itu dilakukan hari libur,” ungkap Sodikin. (rinto)

Satu Tersangka Pembunuh Wartawan Ditangkap

Mayat wartawan Metro Pos Manado (trbn.manado)

Manado (Segmennews.com)- Tim Buser Polisi Resor Kota (POlrest) Manado, Sulawesi Utara, berhasil menangkap satu tersangka pembunuhan wartawan cetak di Manado, Aryono Linggotu.

Pelaku berinisial JK alias Jim (17) di tangkap tim buser Polresta Manado di rumahnya di Kelurahan Dendengan Dalam Lingkungan IV, Kecamatan Tikala, tidak kurang dari delapan jam setelah kejadian, sekira pukul 13.30 Wita.

Tersangka langsung dibawa ke kantor Polresta Manado untuk dimintai keterangan tentang kasus pembunuhan  terhadap Aryono Linggotu.

Hasil penyelidikan, ada empat tersangka yang diduga melakukan pembunuhan tapi baru seorang yang berhasil di amankan, tiga tersangka masih dalam pengejaran.

Dilansir dari Sindonews.com bahwa, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti sebilah pisau berukuran 15 centimeter bersama sarung berwarna merah.

Penangkapan Jim setelah Polisi mendapat keterangan dari saksi yang sempat bersama korban ketika hendak membeli makanan.

Sementara dari penggakuan tersangka, dia mengakui telah menikam korban berulang kali karena sudah terpengaruhi minuman keras. (Snc)

Terdakwa Main Stadium PON, Faisal dan Dunir Dituntut Lima Tahun Kurungan

Pekanbaru (Segmennews.com)- Dua terdakwa kasus suap revisi perda Nomor 5 tahun 2008 dan perda Nomor 6 tahun 2010 tentang pembangunan venues dan main stadium PON, yakni Faisal Aswan dan Muhammad Dunir, hari ini Senin (26/11), menjalani sidang lanjutin kasus mereka di Pengadilan Tipikor, PN Pekanbaru Jalan Teratai.

Kedua anggota DPRD Riau ini duduk di kursi pesakitan, di hadapan majelis hakim yang diketuai Krosbin L Gaol dengan wajah tampak tertunduk. Riyono SH, Siswanto SH dan Nelly SH, tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK membacakan tuntutan kepada kedua terdakwa.

Dalam amar tuntutan tersebut, jaksa menilai Faisal dan Dunir telah secara sah dan meyakinkan dengan cara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi yakni dengan bukti menerima suap atau pemberian dalam bentuk uang berjumlah Rp 900 juta. Keduanya dituntut hukuman kurungan selama 5 (lima) tahun dan diwajibkan membayar denda sebanyak Rp 200 juta, bila tidak dibayar, subsider tiga bulan kurungan.

“Kedua terdakwa ini terbukti melanggar Pasal 12 huruf a, Undang Undang No 31 tahun 1999 junto pasal 55 ayat 1,” kata JPU, Siswanto. (segmen/ur)

Bupati Siak Bantu Korban Banjir

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi memberikan bantuan Korban Banjir

Siak (Segmennews.com)- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menyampaikan keprihatinannya atas banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di kabupaten Siak akhir-akhir ini. Ia menilai banjir murni disebabkan oleh tingginya curah hujan secara terus menerus. Disamping itu juga diperparah oleh meningkatnya ketinggian air pasang di sungai Siak.

Bupati menambahkan hujan dan air pasang yang menyebabkan banjir tentu saja berimbas pada aktifitas dan mata pencaharian penduduk terutama yang menggantungkan hidupnya disektor perkebunan karet. Ditambah lagi harga TBS sawit yang belum kunjung meningkat hingga saat ini.

“Hujan dan air pasang yang menyebabkan banjir ini tentu menyulitkan warga mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi harga sawit hingga saat ini juga masih cendrung belum meningkat dan ini terjadi di dunia, tidak hanya di Siak atau di Indonesia saja,” katanya, saat menghadiri penyerahan bantuan sembako dari PT Bumi Siak Pusako kepada warga dibeberapa desa se kecamatan Mempura yang menjadi korban banjir. Penyerahan bantuan sembako ini dipusatkan di aula pertemuan kantor Camat Mempura, Senin (26/11).

Selain antisipasi yang bisa dilakukan oleh manusia dalam hal ini pemerintah, Syamsuar mengharapkan agar masyarakat dapat terus bahu membahu untuk berbuat baik antar sesame dan membantu tetangga yang sedang kesulitan. “Dalam menghadapi musibah seperti ini tentu harus ada upaya-upaya yang bisa dilakukan manusia, dalam hal ini pemerintah misalnya. Dan yang terpenting masyarakat harus terus memupuk sikap tolong menolong dan berdo’a yang terbaik bagi negeri yang kita cintai ini,” harap Syamsuar.

Syamsuar atas nama pemerintah juga mengucapkan terimakasihnya kepada perusahaan yang telah memiliki kepedulian untuk membantu warga yang ditimpa musibah. Hal serupa dikatakan beliau juga sudah dilakukan di kecamatan Kandis, akan tetapi menurutnya banjir di Kandis lebih parah jika dibandingkan Mempura. Hal itu terlihat dalam tinjaun langsung Bupati ke daerah-daerah banjir di Kandis dan Tualang beberapa waktu lalu.

“Kita berterimakasih kepada Bumi Siak Pusako yang telah sudi memberikan bantuan, dan ini sudah diberikan setiap tahun. Insya Allah hari ini bantuan sembako akan diserahkan kepada masyarakat di dua kecamatan, yakni Mempura dan Siak,” tambah Syamsuar.

Perwakilan dari Manajemen PT Bumi Siak Pusako Yudi Arlensah Putra mengungkapkan bahwa bantuan ditujukan kepada masyarakat yang ditimpa musibah banjir menyusul hujan deras yang terus turun beberapa pekan terakhir. Hal ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap steakholder yang berada diwilayah operasi. Masyarakat sejauh ini telah memiliki komitmen yang tinggi dalam menjaga aset-aset berharga milik perusahaan dan hal ini hendaknya terus dipertahankan. (rls)
///////

Kantor Perpustakaan dan Arsip Rohul Taja Diklat JRA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu menggelar Diklat jadwal Retensi Arsip (JRA) untuk mewujudkan pengelolaan kearsipan yang Profesional yang di hadiri peserta dari berbagai Kabupaten di Riau, Senin (26/11/2012) bertempat di hotel Sapadia.

Kegiatan yang di langsungkan selama 4 hari ini berguna untuk menambah keterampilan di masing-masing SKPD sehingga mereka mahir dalam mengelola arsip. Arsip penting agar tidak hilang. Bahkan hingga 10 tahun pun arsip-arsip masih layak tersimpan dengan baik.

“Selama ini arsip belum tertata dengan baik, oleh itu perlu adanya pelatihan penyimpanana arsip yang penting dan tidak penting, apalagi arsip tersebut memiliki nilai-nilai penting,” papar asisten 1 Pemkab Rohul, M Munif.

Selain itu, kata Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip Rohul, H Yulisman bahwa setiap SKPD harus mengetahui tentang penyimpanan arsip penting dan tidak penting, seperti retensi atau lama penyimpanan arsip, sehingga arsip yang sudah puluhan tahun masih tersimpan. (gib)

Tiga Staf Kemenang Ikuti Diklat di BDK Padang

Drs H Ahmad Supardi Hsb MA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu mengutus tiga pegawai atau stafnya untuk mengikuti diklat yang digelar Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang.

Tiga Staf tersebut antara lain, Sopian Hadi, S.Hum untuk mengikti Diklat Kehumasan, Rianti Daulay, SE untuk mengikuti Diklat Administrasi Kepegawaian dan Yudhi Zetya Gangga untuk mengikuti Diklat Pengeolaan Perpustakaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan,MA mengharapkan ketiga staf tersebut bisa mengikuti dengan baik dan serius diklat tersebut.

”Kita berharap mereka tidak hanya sekedar ikut, namun diharapkan bisa menyerap semua ilmu yang disampaikan Widyaiswara di BDK tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Supardi, tiga diklat yang diikuti tersebut dinilai suatu masalah yang sangat urghen. Terkait Kehumasan, sambung Supardi merupakan suatu hal yang dinilai sangat penting karena terkait langsung dengan pencitraan Kementerian Agama terhadap masyarakat, yang meliputi memberikan informasi tentang kegiatan dan kinerja Kementerian Agama di wilayah setempat.

Sementara itu mengenai Administrasi Kepegawaian, kata Supardi juga sesuatu hal yang tak kalah pentingnya. Karena menyangkut langsung kepentingan pegawai sebagai aparatur yang menjalan tugas.

”Pagawai itu juga mesti diurus kepentingannya dengan baik, makanya untuk itu perlu adanya tenaga pengelola administrasi kepegawaian yang betul-betul paham dengan peraturan dan perundangan yang berlaku,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Diklat tersebut akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 19 – 18 November 2012.(gib/dab)

Kafe Remang di Rambah Samo Rohul Membandel

Camat Rambah Samo, Suherman

Rambah Samo (Segmennews.com)– Meski pihak Satpol PP telah banyak menyeterilkan kafe-kafe di Kabupaten Rokan Hulu, namun masyarakat masih saja di resahkan oleh pemukiman yang digunakan untuk tempat mesum.

Seperti di kecamatan Kecamatan Rambah Samo, hingga saat ini masyarakat masih diresahkan oleh keberadaan kafe remang-remang yang diduga modus tempat hiburan dan esek-esek.

Sehingga, Warga Rambah Samo Khairudin (45), Senin (26/11) sangat mengharapkan sekali agar pihak Muspika dan Satpol PP Rohul agar bertindak tegas dalam memerangi pekat termasuk hiburan malam yang selama ini telah meresahkan masyarakat. Sebab katanya, di kawatirkan akan merusak masa depan masyarakat sekitar.

“Kafe-kafe tersbut menjual minuman keras juga ada Narkoba, kalau anak-anak kita terjangkit otomatis dampak sangat berbahaya,” keluhnya.

Sementar itu, Camat Rambah Samo, Suherman, mengaku sejauh ini pihak sudah melakukan pendataan, alhasil sedikitnya ada  6 buah kafe remang-remang yang diduga ilegal. Ia meminta agar pengusaha tempat hiburan tersebut agar menghargai kesepatan dari Muspika waktu lalu dan segera menutupnya.

“Kemarin itu sudah ditutup (Kafe), namun masih saja yang membandel dan buka lagi, memang ada sih dikasih izin hiburan seperti kafe si Neneng itu ada izinya,” ungkapnya.

lanjutnya, jika pemilik kafe membandel, maka pihaknya akan bertindak tegas dan tidak memberi ampun, sebab mereka sudah berjanji akan menutut selamanya usaha itu, karena selama ini telah membuat dan menggangu ketertiban di lingkungan masyarakat. (dab)  

Polres Siak Masih Selidiki Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak

Korban pembunuhan sadis di Siak

Koto Gasib (Segmennews.com)- Kepolisian Resort Kabupaten Siak masih menyelidiki kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak di kecamatan Kotogasib, Siak, Jumat (23/11/12) lalu.

Kasubag Humas Polres Siak, AKP R.Simamora kepada wartawan bahwa sebelum di temukan, mayat korban diduga telah meninggal 24 jam sebelumnya. Sebab mayat kedua korban sudah membusuk.

“Kita masih melakukan proses penyelidikan, dan saat ini dua korban tersebut dibawa ke RS Bayangkara di Pekanbaru untuk dilakukan otopsi,” terang Kasubah Humas Polres Siak, Jum’at Kemarin.

Menurutnya, penyebab kematian dua korban yang diduga dibunuh, Kasubag Humas Polres Siak belum bisa mengatakannya karena simpang siur, dan juga masih dalam proses penyelidikan.

“Untuk penyebab tewasnya korban belum bisa kita ungkapkan, yang jelas dua korban tewas dengan tidak wajar dan masih di otopsi,” ungkap AKP R.Simamora.

Kejadiannya bermula JUm’at 23 November sekitar pukul 09.00 WIB, masyarakat menemukan jenazah Mahmuda (45) berstatus janda dan anaknya Arif (10) telah bersimbah darah dalam kondisi mengenaskan didalam kamar rumahnya.

Dalam kejadian tersebut Polsek Lubuk Dalam, Polres Siak turun ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan proses penyelidikan, dan membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bayangkara di Pekanbaru. Selain itu juga mengamkan barang bukti untuk proses hukumnya. (rinto)