Beranda blog Halaman 3002

Forikan Rohul Belajar Ikan Hingga Jateng

Forikan Rohul Kunjungi kampung lele di Jateng

Jawa Tengah (Segmennews.com)- Pengurus dan anggota Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mulai Senin (26/11) hingga Jumat (30/11) mendatang, study banding (Stuban) ke kampung lele di Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dalam rangka kegiatan study sekaligus orientasi dalam upaya peningkatan konsumsi ikan di negeri seribu suluk.

Rombongan dipimpin Asiten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Syaiful Bahri S.Sos.M.Si, juga serta Pembina Forikan Rohul, Hj Maghdalisni Achmad, Ketua Umum Forikan Rohul, Hj Rahayuwati Hafit,  Ketua DW dan anggota Forikan, Radias Damri, Ketua Komisi IV DPRD Rohul bidang Ekonomi Keuangan Murkhas dan Aggota DPRD Rohul lain Wahyuni, Ketua Harian Forikan Rohul, Andesmar M.Si, Kadisperikanan dan Peternakan, Drs Marjoko, serta para pengurus Forikan Rohul lainnya.

Rombongan bertolak dari Pekanbaru, Senin (26/110, dijadwalkan melaksanakan stuban hingga Jumat (30/11) mendatang, dalam lawatannya ke Kampung Lele Boyolali, Jateng, pengurus Forikan Rohul dipandu Kabid Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Boyolali, Nariyanto serta staffnya.

Dalam stuban itu, Pembina, bersama Ketua Umum dan seluruh rombongan pengurus Forikan Rohul, dibawa ke kawasan Kampung Lele melihat langsung bagaimana 100 warga di daerah itu, sukses membudidayakan ikan lele di kolam dibuat dan dibawah pembinaan Dinas Perikanan  dan Peternakan Boyolali.

Pembina Forikan Rohul, Hj Maghdalisni Achmad disela-sela melihat langsung kolam ikan lele milik warga di Kampung lele, juga sempat ikut memanen ikan lele bersama Ketua Umum Forikan Rohul, serta anggota DPRD Rohul Wahyuni, bahkan seluruh pengurus Forikan terpaku, melihat setiap kolam dipenuhi belasan ekor ikan lele, tiap harinya bisa menghasilkan sekitar 15 ton ikan dibeli para pedagang luar Boyolali, bahkan dari DI Yogyakarta.

“Ini menakjubkan sekali, karena kita melihat secara langsung dan bisa bertanya kepeternak ikan, bagaimana sistem pemeliharannya, juga pemasaran ikannya, kita bisa dapatkan informasi dari petani langsung, termasuk dinas terkait bagaiaman pengelolaan ikan lele di Kampung Lele,”jelasnya.

Rombongan pengurus Forikan Rohul, juga diajak melihat secara langsung,
pengelolaan ikan, mulai daging, kulit hingga siripnya dijadikan keripik, bakso lele, abon termasuk kerupuk, kelompok pengrajin makanan dari ikan.

Ketua Kelopok Tani, Nirmayanto saat menyambut pengurus Forikan Rohul di aula kelompok tani Kampung lele menyatakan, warga di kampung lele sudah memberdayakan ternak ikan lele sejak tahun 2008.

“Selain ikan itu dijual untuk dikonsumsi sebagai lauk pauk, ikan-ikan tidak bisa dijual ke pasaran, dikelola menjadi makanan ringan, ini menambah nilai pendapatan masyarakat petani, kita sangat antusias, berahararp dari kunjungan kita bisa mendapatkan pengalaman agar nantinya sector perkirakan khususnya lele, bisa dikembangkan di Rohul,’kata Ketua Umum Forikan Rohul, Rahayuwati Hafith.

Petani lele,Sugiatno mengatakan, pengelolaan ikan lele tidak mengalami kendala baik terkait penyakit maupun untuk pemasarannya, bahkan, lele usia 4 bulan sudah bisa dijual ke pembeli langsung datang mengambilnya ke kolam. Harga jual lele dipasaranjuga tinggi, Rp12.704 per kg untuk ikan 1 kg,  jumlahnya sekitar 7 ekor dan 1 kg 12 ekor.

“Tiap kolam ukuran 4 kali 15 meter, bisa diisi 15.000 ekor bibit lele hingga 20.000 ekor, bila diisi 15.000 hingga 17.000 ekor di kolam itu, bisa dipenen 4 bulan, sementara bila 20.000 ekor sekitar 5 bulan, dari kolam itu, sekitar 80 persen bisa dihasilkan untuk dijual sebagai konsumsi, sedangkan 10 persen lagi ikan kecil dan 10 persen lagi ikan besar,  20 persen ikannya tidak dijual itulah, 10 persen ikan besar dikelola menjadi berbagai makanan,”ungkapnya.

Asiten II Bidang Ekonomi Pembangunan Syaiful Bahri melihat langsung kolam ikan lele sekaligus tempat pengelolaan ikan untuk makanan ringan menyatakan, dirinya melihat potensi peternakan ikan lele dengan sistem kolam seperti di Boyolali, berharap dengan adanya Forikan serta didukung Pemkab Rohul, kedepannya sector pembudiyaan ikan di Rohul bisa berkembang baik dan jadi nilai tambah pendapatan masyarakat.

“Setiap panen dalam 1 kolamnya, ysitim panen per minggu, penghasilan petani bisa Rp1 juta hingga Rp2 juta bersih. Dan bila memang ini bisa dikembangkan, maka tingkat kesejahteraan peternak ikan
meningkat,”kata Syaiful. (gib)

Pejabat Perlu Perdalam Wawasan Kebangsaan

 Rokan Hulu (Segmennews.com)- Wawasan tentang penanaman nilai wawasan Kebangsaan perlu di tanamkan dan di pahami oleh para pejabat khususnya pejabat eselon II, III dan IV diwilayah Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu.

Sebab dijelaskan oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafith Syukri MM, Rabu (28/11/2012) di acara seminar Peningkatan Wawasan Kebangsaan di hotel Sapadia PasirPangaraian, yang di hadiri oleh pejabat eselon II, III dan IV, bahwa akhir-akhir ini distregasi bangsa banyak yang tidak paham tentang wawasan kebangsaan.

Oleh itu, pemahaman wawasan kebangsaan sangat perlu diberikan kepada pejabat eselon II, III dan IV. Pasalnya, dengan mereka memahaminya, maka roda pemerintahan akan berjalan dengan baik.

“Provokasi yang masuk akan mengakibatkan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan, dengan konsep ini, jika pejabat telah memahami wawasan kebangsaan dan sudah sepaham, maka apapun yang berupaya untuk memecah belah roda pemerintahan tidak akan berhasil,” sampainya.

Diacara tersebut berlaku sebagai narasumber yakni, DR H Azam Awang,Msi, dijelaskan bahwa, pilar Kebangsaan Indonesia terdapat 4 kesatuan pedoman yakni, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UU 45. Adapun manfaat dari wawasan kebangsaan untuk mengembangkan persatuan Indonesia dan tidak memberikan tempat pada Patriotisme  yang picik.

Sementara itu, Kepala Kesbang Polinmas Rohul, Irfan Rido menyampaikan bahwa Ketahanan bangsa harus memiliki Akhlak dan Moral yang baik, Profesionalisme IPTEK, Wasbang dan Ideologi, bela Negara, Pembauran serta Kewaspadaan.

Selanjutnya, wawasan kebangsaan juga mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Maka di kehidupan pegawai, wawasan kebangsaan yang dilandasi nilai ideologi bangsa dan agama  akan menjadikan seorang pegawai maupun pejabat pemerintahan memiliki karakter kenegaraan yang kuat, sehingga mereka akan bekerja dengan penuh tanggung jawab. (dab) 

Duh, Jembatan ke SDN 006 dan SMPN 4 Kepenuhan Hanyut

ilustrasi

Kepenuhan (Segmennews.com)- Diakibatkan banjir yang melanda Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, jembatan menuju sekolah SDN 006 dan SMPN 4 Kecamatan Kepenuhan hanyut terbawa arus banjir. Pasalnya, jembatan yang ada sebelumnya hanya terbuat dari susunan papan yang diikat.

Hingga saat ini jembatan yang melalui arus sungai lebar 4 meter tersebut belum dapat diperbaiki. Pihak sekolah dan masyarakat setempat hanya membuat jembatan darurat dari kayu seadanya, agar siswa dan siswi bisa melintas menuju sekolah mereka.

Sekretaris Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan, Zainuddin di konfirmasi Segmennews.com, Rabu (28/11/2012) melalui telephon membenarkan keadaan jembatan yang memperihatinkan tersebut.

“Ya, saya mendapatkan laporan dari pihak desa bahwa jembatan sekolah itu hanyut, sekarang masyarakat hanya membuat jembatan dari kayu seadanya saja,” menjawab Segmennews.com. 

Sekdes yang saat ini mengikuti acara seminar di jakarta juga mengahrapkan agar pihak terkait dapat memberikan bantuan kepada pihak sekolah, agar siswa dan siswi dapat menimba ilmu tanpa ada kendala.

Sementara itu, dilain tempat anggota DPRD Rokan Hulu komisi III, Ismail Hamkaz SAg, Msi juga mengharapkan pihak terkait dapat membantu pembangunan jalan permanen bagi sekolah tersebut. (dab)

Masyarakat Kepenuhan Rohul Gunakan "Tumila" Menangkap Ikan

Ismail Hamkaz meninjau penangkapan ikan

Kepenuhan (Segmennews.com)- Di zaman modern ini, masyarakat di dua Desa yakni, rantau Benuang sakti dan Ulak patian, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu masih memanfaatkan Tumila sebagai penangkap ikan tradisional turun temurun. Namun walaupun pendapatan ikan tak sebanding dengan alat penangkap ikan modern, mereka tetap sabar dan tidak putus asa.

Anggota DPRD Rokan Hulu Komisi III, Ismail Hamkaz S,Ag,Msi yang berkunjung baru-baru ini ke penangkapan ikan masyarakat Kepenuhan sangat prihatin dan terharu atas cara penangkapan ikan nelayan tersebut, sebab dengan menangkap ikan itu, sebagaian masyarakat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

Seperti yang di disampaikan oleh nelayan, Sabaruddin kepada Ismail, bahwa mereka hanya menggunakan alat tradisional “Tumila” untuk menangkap ikan, dan hasil yang tidak seberapa itulah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Mulai dari kebutuhan sandang, pangan mereka.

“Pak dewan tolong lah kami, apo cao kami ko, ko lah susah padek, iko adanyo yang bisa kami usahokan,” katanya dengan bahasa Daerah yang artinya, “Pak dewan tolong lah kami pak dewan, apo cara kami lagi untuk memenuhi kebutuhan kami ini, ini cuma yang bisa kami lakukan”.

Sabaruddin juga menyampaikan, hasil dari penangkapan ikan menggunakan Tumila tidak menentu, terkadang bisa mencapai 10 Kg, namun tak jarang pula hasil jeratan tersebut hanya cukup untuk makan di rumah bersama anak-anaknya.

Oleh itu, Ismail Hamkaz berharap agar pihak Dinas terkait agar memperhatikan masyarakat nelayan, dan memberikan bantuan yang dapat menunjang penghasilan para nelayan. (dab)

Tokoh Adat Kepenuhan Minta Pemkab Rohul Benahi Situs Sejarah

Ismail Hamkaz Memberikan pendapat

Kepenuhan (Segmennews.com)- Dalam rangka menyambut Haul Syekh Ibrahim Abdul Wahab Rokan se-Asia Tenggara, masyarakat, Tokoh adat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dapat memberikan dukungannya dengan memperbaiki insfrastruktur pendukung situs-situs sejarah di wilayah kelahiran Syekh Ibrahim Abdul Rokan.

Tokoh Masyarakat Rantau Benuang Sakti, KH Syahril, salah satu tokoh yang tinggal di daerah kelahiran tuan guru, baru-baru ini menyampaikan bahwa, masyarakat Rantau Benuang Sakti sangat mendukung dan siap menyukseskan acara ini, namun diharapkan agar pihak kepada kepala Daerah kabupaten Rokan hulu dapat memperbaiki infrastruktur pendukung dan membangun situs-situs yang ada di lokasi kelahiran tuan guru.

“Kita harapkan Kepala Daerah dapat membantu memperbaiki insfrastruktur pendukung situs-situs sejarah di lokasi kelahiran tuan guru,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Tariqat Naqsabandi Kepenuhan, Mustafa Kamal menegaskan bahwa kesempatan peringatan Haul Syekh Ibrahim Abdul Wahab Rokan ini telah ditunggu-tunggu dan diperjuangkan sejak tahun 2002 lalu. Namun baru sekarang agenda tersebut terlaksana.

“Alhamdulillah kegiatan Haul Syekh Abdul Rokan baru terlaksana secara bertahap. Untuk itu, Kita mohon dukungan semua pihak untuk dapat menyukseskan acara ini sesuai dengan penamaan Rokan Hulu Negeri Seribu Suluk,” harunya.

Tokoh Adat Kepenuhan bergelar Datuk Bandaro Sakti, Baktiar AH juga menyampaikan dukungan dari Lembaga kerapatan adat luhak kepenuhan atas terlaksananya Maulid atau Haul Syekh Abdul Wahab Rokan se-Asia Tenggara ini.

Sebutnya, berdasarkan pernyataan tuan guru Syekh Hasim Assyarwani langkat bahwa beliau mengatakan “Sekali di basilam langkat, sekali dirantau benuang sakti Rokan Hulu” berdasarkan inilah dirinya mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut, sebab itu juga, kegiatan ini harus sesuai dengan adab Tarikat Naqsabandi.

Disamping itu, anggota DPRD Rokan Hulu komisi III, Ismail Hamkaz S.Ag M.Si berjanji akan berjuang bersama masyarakat untuk mensukseskan tahapan kegiatan haul Syekh Abdul Wahab Rokan.

“Kita akan berjuang sepenuhnya dengan masyarakat mensukseskan kegiatan ini,” sampainya. (dab)

Wako Pekanbaru Minta Reklame Balon Tak ada di Pohon

Pekanbaru (Segmennews.com)- Pasca penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XVIII bulan September 2012 . Kota Pekanbaru kembali di penuhi oleh spanduk -spanduk liar serta baner. Khususnya spanduk bakal calon (balon) Kepala Daerah. Tidak jarang iklan ini merusak pohon yang berada di jalur hijau. Pasalnya iklan dan reklamenya di tempelkan dan di pakukan di pohon .
  
Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengakui gerah melihat iklan di tempel di pohon karena selain merusak pemandangan juga merusak pohon.

“memang Kota Pekanbaru kini mulai di ramaikan lagi oleh pemasangan iklan khususnya Balon kepala Daerah. Banyak baner tidak beraturan khususnya  baner balon, ya kita minta janganlah pasang di pohon itukan menyiksa namanya.Buat aja di tempat yang bisa kasih kayu jangan dipakukan di pohon,”ujarnya.
  
Ia juga menjelaskan meski saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru memang  melakukan moratorium papan reklame,Tetapi Dispenda masih saja mengijinkan baner di pasang.
  
Memang  lanjut Firdaus,  untuk baner yang sifatnya sebentar dan bermuatan sosialisasi pemko tidak terlalu ketat.

“Yang Kita moratorium kan reklame bisnis yang di bangun permanen, sementara untuk baner balon itukan sementara jadi boleh, hanya letakkanlah pada tempat yang beraturan dan tidak menggangu pejalan kaki apalagi jalur hijau seperti di paku di pohon itu tidak boleh,” urainya.
  
Firdaus juga menegaskan Peraturan Walikota terkait papan reklame kini tinggal menunggu penajaman dan di rencanakan akan di terbitkan Januari 2013.
  “Penajaman yang kita lakukan terkait titik-titik penempatan papan reklame di masa datang,” imbuhnya.(kir/ur)

Wan Syamsir Yus: RAL Segera Diaudit

Pekanbaru (Segmennews.com)- Maskapai penerbangan andalan Provinsi Riau, Riau Air Lines akan segera dilakukan audit. Hal ini disampaikan langsung oleh Komisaris Utama RAL Wan Syamsir Yus saat ditemui dikantor gubernur, Selasa (27/11/2012).

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan audit keuangan untuk tahun 2011 dan itu kita lakukan sebelum RUPS,” pungkasnya.

Namun sejauh ini untuk pengauditan, Wan Syamsir Yus belum dapat memastikan. Dirinya hanya memstikan bahwa setelah audit dilakukan maka akan dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).

“Ya, secepatnya, tim audit nanti independen. Yang tahun 2010 kan sudah, sekarang 2011 lagi,” tuturnya

lebih lanjut. Untuk diketahui, RAL yang pernah berseteru dengan pihak Bank Muamalat terkait adanya hutang yang belum dibayarkan saat ini sudah hampir selesai dan mulai menemukan jalan keluar.

Persoalan investor sendiri yang akan mendukung aktif kembali maskapai penerbangan daerah ini diakui Wan Syamsir sudah ada kesepakatan-kesepakan yang baik. Namun, ia belum mau mengungkapkan siapa-siapa saja yang akan menjadi investor. (kir/ur)

Presiden BEM UPP Temui Kakan Kemenag Rohul

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (BEM UPP), Finus, didampingi Sekretaris Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI), temui Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Senin (26/11).tujuan Konsultasi pengembangan kegiatan Islaman bagi mahasiswa UPP.

Pertemuan ini dimaksudkan, untuk bersilaturrahim antara Presiden BEM UPP dengan Kakan Kemenag Rohul, sekaligus konsultasi pengembangan kegiatan keislaman bagi mahasiswa/i UPP, apalagi Kakan Kemenag Rohul ini adalah Pembina dan pembimbing masalah keagamaan di Rohul.

Sang Presiden BEM UPP Finus menyatakan, Rokan Hulu ini telah dikenal orang secara luas sebagai Negeri Seribu Suluk. Oleh karena itu, maka seluruh mahasiswa yang belajar di UPP harus memahami tentang seluk beluk negeri seribu suluk itu.

Presiden Finus dalam kesempatan itu, meminta kesediaan Kakan Kemenag Rohul, agar dapat memberikan pencerahan kepada mahasiswa UPP tentang Strategi Penerapan Syariat Islam di Indonesia khususnya di Rokan Hulu, pada hari Selasa (27/11/2012) bertempat di kampus UPP, Simpang Kumu, Pasir Pengaraian.

Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyambut positif undangan Presiden BEM UPP tersebut, sebab hal ini dirasa sangat penting, mengingat bahwa mahasiswa adalah cendekiawan muda, yang diharapkan dapat mengukir sejarah di masa datang.

Menurut Ahmad Supardi, mahasiswa UPP memiliki potensi yang cukup besar, berperan penting dan strategis dalam membawa perubahan, khususnya perubahan pola pikir kearah yang lebih baik bagi masyarakat Rohul.

“Perubahan pola pikir masyarakat ini sangat penting sebab kemajuan zaman yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, menuntut perubahan dan penyesuaian pola pikir, dari pola pikir lama menuju pola pikir baru,’ tegasnya mantap.(gib)

DPRD Kota Bukittinggi Sambangi DPRD Rohul

Wakil DPRD dan Ketua DPRD Rohyul sambut anggota DPRD Bukittinggi

Rokan Hulu (Segmennews.com)- DPRD Kota Bukit Tinggi yang tergabung dalam Badan Anggaran, Badan Musyawarah ,Badan Legislasi Daerah dan Badan kehormatan yang berjumlah 31 orang, Selasa (27/11) melakukan Kunjungan kerja ke DPRD Rohul.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka perbandingan cara penetapan Agenda DPRD di kota Bukittinggi dengan DPRD Rohul, perbandingan pembahasan rancangan

APBD tahun 2013 di Kota  Bukittinggi dengan Rohul, perbandingan tata cara penetapan Prolegda thun 2013 dan perbandingan tugas badan Kehormatan DPRD,

Study banding tersebut disambut langsung oleh Ketua DPRD Rohul, H.Hasanudin didampingi Wakil ketua Erizal ST bersama anggota lainnya, dirunag rapat paripurna DPRD Rohul.

DPRD Bukittinggi yang dipimpin oleh, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H.Darwin S.si Apt, MM menuturkan bahwa dari informasi yang berkembang di media massa cetak maupun elektronik, bahwa DPRD Rokan Hulu melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan dan  selalu terdepan. Baik segi penetapan agenda, Pembahasan RAPBD dan lainnya.

“Kita sering mendapat informasi bahwa, DPRD Rohul didalam melakukan Kegiatan sudah sesuai dengan tatip DPRD itu sendiri sehingga tidak ada pekerjaan yang tidak bisa terselesaikan,” pujinya.

Untuk itu DPRD Kota Bukittinggi yang Kultur budayanya yang sama, sehingga cocok sekali mengambil perbandingan ke DPRD Rohul sebagai acuan untuk diterapkan di DPRD Kota Bukit Tinggi.

Disebutkan, setelah melakukan Kunker ke Rohul, anggota DPRD Bukittinggi akan bertolak ke DPRD Kota pekanbaru dan DPRD kabupaten Kampar dengan topik yang sama.

Ketua DPRD Rohul, H. Hasanudin Nasutioan SH menyampaikan terima kasih kepada DPRD Bukittingi yang memilih DPRD Rohul sebagai study banding mereka, sebab sebagai daerah yang bertetangga, dua Daerah ini juga banyak kesamaan seperti, budaya.

Selain itu, kedepan akan terjalin kerja sama yang baik dalam pembangunan Daerah maupun infrastruktur penghubung antara dua Provinsi ini.

Anggota DPRD Bukittinggi yang hadir yakni, wakil Ketua DPRD Bukittinggi H.Darwin, Jusra Adek, Yountri Mansyah Ketua komisi B.beserta Anggota, Ketua Komisi A M.Nur idris beserta Anggota, Ketua Komisi C Maderizal beserta Anggota, Sekretaris DPRD Drs.Noverdi dan Anggota.

Sedangkan DPRD Rohul yang menyambut kedatangannya, selain Ketua dan wakil ketua DRPD Rohul ada juga, H.T.Rusli S,sos Ketua Komisi III, Drs. Sudirman As, H.Ardiman Daulay dan anggota Banmus lainnya.(dab) 

Perusahaan Minim Bayar Zakat di BAZ Rohul

Drs H Ahmad Supardi Hsb MA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Hingga saat ini pihak perusahaan yang berdiri di Kabupaten Rokan Hulu masih minim menyalurkan zakatnya ke Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Rokan Hulu, padahal jumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Rokan Hulu hingga ratusan.

Perusahaan yang di ketahui menyalurkan zakat di BAZ Rokan Hulu hanya, Bank Mandiri Ujung Batu, Bank BPR, Bank Riau. Sedangkan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan yang jumlahnya hingga ratusan hanya, PT PSA Kepenuhan yang menyalurkan ke BAZ Rohul.

Dengan itu Pembina BAZ Rohul yang juga menjabat Kepala Kementerian Agama Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menghimbau kepada pihak perusahaan agar

membayarkan zakatnya melalui BAZ Rokan Hulu. Sebab zakat tersebut dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin yang membutuhkannya. 

Baik bantuan bea siswa, bantuan zakat dan untuk usaha masyarakat miskin, sehingga masyarakat yang mendapatkan bantuan zakat tidak lagi terhimpit ekonomi, bahkan mereka akan terus dibina, agar di tahun-tahun berikutnya mereka sendiri yang akan memberikan zakat kepada masyarakat miskin lainnya.

Dijelaskan Ahmad Supardi, sejauh ini pihaknya telah lakukan sosialisasi kepada perusahaan terutama kepada perusahaan PTPN V. Sedangkan perusahaan yang juga sudah disurati tentang pembayaran zakat melalui BAZ.

“Kita harapkan pihak perusahaan dan masyarakat dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZ Rokan Hulu, sebab penyaluran tersebut akan langsung dirasakan oleh masyarakat miskin, untuk pengembangan usaha dan lainnya, agar mereka tidak lagi tampil sebagai penerima, namun sebagai pembayar zakat,” harap Ahmad Supardi. (dab)