Beranda blog Halaman 3002

Tertibkan PKL, Firdaus Bentuk Tim Yustisi

Pekanbaru (Segmennews.com)- Akhirnya Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengambil sikap tegas terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pekanbaru. Keseriusan ini di tunjukkan Walikota di ruang rapatnya Selasa (22/1) dengan membentuk tim Yustisi. Tim yang terdiri dari Muspida TNI, Arhanud, POM, Kodim yang beranggotakan ratusan orang.

“Kita telah membentuk tim Yustisi hari ini untuk menertipkan dan pembinaan  PKL bukan penggusuran,” ujar Firdaus.

Kata Firdaus, rapat yang di gelar untuk mempersiapkan dan pembagian tugas dalam penertipan minggu depan. “Persiapan ini di gelar agar tidak ada jatuh korban jika PKL bertindak anarkis,” tandasnya.

Sebelum turun  sepekan ini tim akan  melakukan sosiaslisasi penertipan PKL melalui spanduk, brosur dan himbauan. “Seminggu ini diberi waktu untuk persuasif. Kalau tidak mau  juga ditertibkan kita akan tertibkan dan angkut semua lapak PKL,” ulasnya.

Menurutnya untuk tahap awal tim yustisi akan menertipkan PKL Pasar Senggol dan Pasar Puja Sera. Kedua lokasi ini akan ditertibkan untuk dijadikan lokasi PKL.

“Pujasera akan kita kosongkan dari PKL dan kita ambil alih pengelolaannya. Setelah di tertipkan lokasi ini akan kita tata ulang dan kita gunakan  untuk  menampung PKL,” ulasnya sembari mengimbau para PKL untuk pindah sendiri karena tempat masih tersedia. (ur/den)

Usai Banjir, Buaya Ancam Warga

Segmennews.com– Banjir tak hanya membawa sampah, lumpur, dan pasir, hewan–hewan liar seperti buaya juga terbawa hingga hadir di sekitar pemukiman warga. Banjir yang melanda sebagian wilayah Banten membuat buaya yang ada di sungai ikut hanyut dan banyak ditemukan di pemukiman warga.

Dua hari terakhir pasca banjir, warga di sekitar Sungai Cidurian kerap melihat buaya hadir di sekitar pemukiman. Agus (36) salah satu warga Kampung Pajagan, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang mengatakan kerap melihat langsung buaya. Namun warga tak memiliki nyali untuk mengamankan, kondisi buaya yang besar dan panjang membuat warga takut dan memilih untuk menjauh.

“Setelah banjir, dua buaya sering terlihat namun warga tak berani menangkap,” ujar Agus kepada wartawan, Senin (21/1).

Kondisi ini membuat warga resah terlebih belakangan informasi dari pesan singkat yang tersebar banyak mengatakan, hewan liar seperti buaya banyak berkeliaran pasca banjir. Warga memastikan buaya yang berkeliaran berasal dari penangkaran, walau tidak dalam jumlah ratusan seperti isu yang marak beredar beberapa hari ke belakang.

“Besar dan cukup panjang, karena sering terlihat membuat takut dan sangat meresahkan,” tambah Agus.

Kondisi berbeda diungkapkan Suhendar salah satu penjaga penangkaran buaya di wilayah Cikande. Suhendar mengatakan tidak ada buaya yang lepas dan hingga saat ini jumlah buaya dalam kondisi aman pasca banjir melanda.

“Pihak perusahaan sedang tidak di tempat, namun saya memastikan tidak ada buaya yang lepas, kemungkinan itu buaya rawa,” ujar Suhendar. (mdc/snc)

Sering di catut, KPK Surati Gubernur Se-Indonesia

Pekanbaru (Segmennews.com) – Nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sering dicatut oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab untuk penipuan. Resah akan hal itu, KPK pun mengirimkan surat pemberitahuan kepada gubernur seluruh Indonesia terkait.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Chairul Rizki saat ditemui di kantornya Selasa (22/1). Menurutnya, Surat ini merujuk surat KPK Nomor: B-2217/01/-8/2008 tanggal 3 September 2008 perihal pemberitahuan tentang maraknya penyalahgunaan nama KPK dan/atau nama pimpinan KPK maupun nama pejabat/ pegawai KPK oleh pihak-pihak lain yang terindikasi adanya tindakan pidana penipuan.
“Modus yang digunakan yakni memanfaatkan surat pengaduan masyarakat, surat tanggapan atas pengaduan masyarakat, surat permintaan keterangan dan surat panggilan dan saksi dengan maksud untuk melakukan pemerasan terhadap terlapor, calon tersangka, tersangka, terdakwa, dan atau keluarganya serta pihak-pihak lainnya. Itu modus operandinya,” ungkap Rizki.

Diungkapkan Rizki, untuk antisipasi atas penipuan ini KPK menghimbau agar lebih waspada. Selain itu, KPK selalu melengkai dengan surat tugas resmi. “KPK tidak pernah menerbitkan sertifikat, piagam, deklarasi bersama dan surat berharga lainnya sebagai persyaratan pengurusan administrasi diinstansi manapun,”imbuhnya lebih lanjut. (ur/den)

Korban Gempa Aceh Bertambah Jadi 4 Tewas & 50 Terluka

Aceh (Segmennews.com)- Gempa berkekuatan 6 SR di Aceh menelan korban jiwa. Empat anak dilaporkan tewas dan puluhan orang terluka. Saat ini, warga masih panik.

Informasi yang dihimpun detikcom di lapangan, Selasa (22/1/2013), empat korban tewas merupakan anak-anak di Geumpang, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh. Sementara korban luka berasal dari Geumpang dan Desa Mane. Rata-rata mereka terkena reruntuhan rumah saat gempa terjadi.

Saat ini, para korban tewas sudah dibawa ke Puskesmas Geumpang dan Mane. Belum diketahui luka-luka yang diderita korban.

Selain menelan korban, gempa juga merusak rumah di Kabupaten Pidie, Aceh.

Informasi adanya korban juga disampaikan BNPB. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan seorang meninggal dan 7 orang luka-luka. Korban meninggal atas nama Tuti (8) warga Desa Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten. Pidie. Korban luka-luka diberikan perawatan di rumah sakit.

“Data sementara 1 orang meninggal dan 7 orang luka-luka akibat bangunan rumah yang roboh,” jelasnya kepada detikcom.

Berikut nama-nama korban luka akibat gempa menurut data BNPB:

1. Nasrin (30 th, L) alamat Desa Trucut, Kecamatan Mane.
2. Ainsyah (35 th, P) alamat Desa Pulo Loh, Kecamatan Gempang.
3. Ita Darmi (35 th, P) alamat Desa Pulo Loh, Kecamatan Gempang.
4. Rahil (3 th, L) Desa Pulo Loh.
5. Tarapa (27 th, L) Desa Pulo Loh.
6. Saripa Ahmat (65 th, L) Desa Leupu.
7. Samsah (65 th, P) Desa Pulo Loh

Berdasarkan data BMKG, gempa berpusat pada 132 km barat daya Nabire, 136 km tenggara Kaimana, 166 km barat daya Deiyai, 404 km tenggara Manokwari, 3119 km timur laut Jakarta. Gempa yang berpusat di kedalaman 84 km itu terjadi pukul 01.32 WIB, Selasa (22/1).  (dtc/snc)

2013 BAZ Rohul Targetkan Rp 3 M Pengumpulan Zakat

Drs H Ahmad Supardi hasibuan MA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Kantor Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (22/1) pagi menggelar rapat evaluasi dan rencana kerja BAZ tahun 2013. Dalam evaluasi tersebut pada tahun 2012 lalu pengumpulan zakat mencapai Rp 2.635.629.449.

Seperti dipaparkan Ketua BAZ Rokan Hulu, Ir.H. Sam Rikardo,M.Si, jumlah pengumpulan tahun 2012 tersebut mengalami peningkatan dari Rp 2,M yang ditargetkan. Kendati demikian untuk tahun 2013 nanti BAZ akan terus berupaya memaksimalkan dan meningkatkan dengan menargetkan sebesar Rp 3 M.

“Tahun 2013 ini kita targetkan pengumpulan sebesar Rp 3 M. Kita akan upayakan target itu tercapai mengingat masih cukup banyak sumber penerimaan yang belum dimaksimalkan,” ungkap Sam Rikardo pada rapat yang di gelar di Kantor BAZ Rokan Hulu jalan Tuanku Tambusai tersebut.

Lebih lanjut Sam mengungkapkan, sejumlah sumber penerimaan yang menjadi sasaran BAZ 2013 nanti antara lain ada sekitar 60 persen Muzakki PNS yang belum tarik zakatnya, dan cukup banyak muzakki perorangan yang masih menyalurkan zakatnya secara pribadi.

“Ditahun 2013, kita akan kejar ini,” tuturnya.

Selain itu dalam rapat yang dihadiri Kakankemenag Rokan Hulu selaku dewan pembina BAZ, Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA juga membahas tentang rencana kerja dan penyaluran zakat kepada Mustahiq pada tahun 2013 nanti. Kata Sam, rencana kerja itu nantinya akan menjadi acuan BAZ dalam melaksanakan tugas ditahun 2013 nanti.

Terkait soal penyaluran di 2013 nanti, menurut Sam Rikardo tidak akan jauh beda dengan tahun 2012 lalu.”Penyaluran tetap mengacu kepada ketentuan yakni berdasarkan asnaf delapan, dengan membagi dua bentuk bantuan yakni konsumtif dan produktif,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Rokan Hulu, Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja BAZ yang cukup maksimal di tahun 2012.

“Kita patut berikan apresiasi terhadap pengurus BAZ, yang setiap tahunnya terus meningkatkan jumlah pengumpulan,” ujarnya.

Diungkapkannya, berdasrkan informasi dan data yang diterimanya, dibandingkan BAZ kabupaten kota lainnya se provinsi Riau, BAZ Rohul masih tetap yang terbaik baik dalam jumlah pengumpulan maupun pendistribusiannya.

Terkait target pengumpulan 2013 yang mencapai Rp 3 M tersebut, menurut Supardi hal tersebut dinilai cukup logis dan realistis mengingat masih cukup banyaknya sumber sumber penerimaan yang belum termaksimalkan.

Selain sumber-sumber yang diungkapkan ketua BAZ, masalah pengumpulan zakat di UPZ seperti di Masjid Mushalla se Rokan Hulu ini, ditegaskan Supardi juga semstinya menjadi perhatian serius BAZ.

“Makanya kita minta BAZ juga mengkoordinir ini, caranya BAZ cukup mengeluarkan SK terhadap UPZ di Masjid dan Mushalla se Rohul tersebut, sedangkan untuk pengumpulan dan pendistribusiannya langsung diberikan kewenangan kepada UPZ tersebut, BAZ cukup menerima laporannya saja,” pungkasnya.(rilis)

Penduduk Rokan Hulu Semakin Hitrogen

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Penduduk Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) hingga tahun 2013 semakin Hitrogen. Pasalnya, seluruh umat beragama telah ada di Rokan ulu dan hidup berdampingan tanpa ada benturan-benturan yang berarti.

Semakin Hidrogennya penduduk di Kabupaten Rokan hulu tak lepas berkat kegigihan dan kerja keras pemimpin Kabupaten Rokan Hulu yang telah menjabat dua periode ini yakni, Bupati Rohul Drs.H.Achmad Msi. Hal itu juga diakui oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rohul, Drs.Yusmar Msi, Selasa (20/1/2013).

Diungkapkan Yusmar bahwa saat ini data Server penduduk kabupaten Rokan Hulu saat ini yakni, penduduk beragama Islam ada sebanyak 84,64 persen, Kristen sebanyak 13,97 persen, Katolik sebanyak 1,32 persen, Sedangkan Hindu, Budha, ocu dan aliran kepercayaan sebanyak 0,07 persen yang tersebar di seluruh Kecamatan.

Begitu juga dengan berbagai suku telah ada dan hidup berdampingan dengan tenteram di Kabupaten Rokan Hulu. sampai Yusmar, dari banyaknya Suku dan Agama di Kabupaten Rokan Hulu hingga saat ini belum pernah terjadi benturan yang berarti antara satu sama lain.
         
Salah satu Strategi yang dilakukan oleh Bupati Rohul untuk menyatukan persepsi antar umat beragama dengan membentuk Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) yang anggota terdiri dari berbagai penganut Agama, sesuai dengan jumlah Agama yang ada di Rohul.

Anggota Forum yang diambil dari masing perwakilan Agama tersebut bertugas untuk menetralisir permasalahan-permasalahan yang akan terjadi dengan Umatnya masing-masing, dengan bermusyawarah mufakat sehingga antara penganut Agama yang satu dengan yang lain tidak berbenturan.

Kemudian juga terkait dengan suku-suku yang ada, Bupati memberikan kesempatan kepada masing-masing suku untuk membentuk Organisasi Kemasyarakatan,sepeti Suku jawa ada Ikatan jawa Rohul (IKJR) Minang dengan Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR), suku batak Ikatan Keluarga batak Rohul(IKBR) dan lainnya.

“Dengan adanya Forum kerukunan Umat Bergama dan Oreganisasi ke Masyarakatan tersebut warga Kabupaten Rohul terkoordinir dan mempu bersatu untuk membangun Kabupaten Rohul,” katanya.

Yusmar Juga mengatakan, dengan kesolitan seluruh Suku dan Penganut Agama di Kabupaten Rokan Hulu membuat Kabupaten seribu Suluk itu semakin maju dan berkembang, untuk menjadi satu kesatuan yang kokoh dan tidak akan tergoyahkan oleh kelompok manapun.

“Hingga saat ini kerjasama dari berbagai Suku dan ras di Rohul semakin Solid, dan Bupati tetap berupaya bagaimana tidak terjadi perselisihan antara Umat Bergama di Rohul ini,” katanya. (adv)

Bupati Minta Pejabat UPTD Yang Baru Dilantik Kreatif dan Profesional

12pSiak (SegmenNews.com) – Dengan telah dilantiknya sejumlah pejabat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pada sejumlah Kecamatan yang ada dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak. Dan kepada seluruh masing-masing UPTD yang dilantik, benar-benar inovatif dan kreatif dalam menjalankan tugasnya. Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPRD Siak Muhtarom,S.Ag saat dihubungi riaueditor kemarin di Siak.

Dikatakannya, setiap kepala UPTD yang dilantik, harus memiliki inovasi dan ide-ide cemerlang dalam merealisasikan pembangunandi Kabupaten Siak yang sedang berjalan ini, untuk itu amanah yang telah diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak ini, harus benar-benar diwujudkan ditengah-tengah masyarakat, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa diimplementasikan,” pintanya.

Menurut Tarom, apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, khususnya melakukan pelantikan pejabat Eselon II,III dan IV, hal tersebut merupakan langkah yang tepat, kendati demikian bagi yang sudah dilantik, hendaknya jangan terlalu gembira dan bersuka cita, tapi laksanakan amanah tersebut dengan penuh tanggungjawab, dan harus benar-benar dilaksanakan,” ungkap Muhtarom mengingatkan.

Wabup Hadiri Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Siak

BSiak_dwSiak (SegmenNews.com) – Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri menegaskan kepada seluruh istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, agar rajin dan pro aktif untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan. Tak hanya itu, bagi unit atau masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Siak ini, agar mengaktifkan kegiatan dilingkungannya masing-masing.

DemikianAlfedri menegaskan, pada acara pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Siak periode 2012-2015 dan Peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Siak ke 13, Senin (21/1) kemarin di gedung Tengku Mahratu Siak, Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Siak.

Kata Wabup, kepada pengurus DWP yang baru dilantik, hendaknya mampu menjalankan amanahnya dengan baik, serta mampu pula memberikan kontribusi terbaiknya bagi kemajuan daerah. Untuk itu diharapkan sekali wadah ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam meningkatkan mutu kehidupan keluarga dan masyarakat luas pada umumnya,”terang Wabup penuh harap.

Oleh sebab itu, dikarenakan kedudukan keluarga PNS hingga kini masih menjadi panutan dan menjadi perhatian bagi masyarakat, maka ditegaskan kepada seluruh istri PNS agar dapat mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan.

“Buatlah ajang kegiatan DWP ini menjadi ajang yang bermanfaat bagi masyarakat, intinya jangan sampai kegiatan yang dilakukan tersebut justru berubah menjadi jurang pemisah antara yang berada dan yang tidak berada,” tutur Wabup mengingatkan.(adv)

Bupati Beri Arahan Pejabat Dilingkungan Pemkab Siak

Bupati-Siak-H-Syamsuar-membuka-Musrenbang-RKPD-di-Hotel-Grand-MempuraSiak (SegmenNews) – Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menegaskan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Pemkab Siak, agar segera mempersiapan segala sesuatu terhadap proses kegiatan tahun 2013 ini, sehingga kegiatan tahun 2013 ini, bisa dilaksanakan tepat waktu, dan lebih baik dari pada tahun 2012 lalu. Ungkap Bupati saat memberi arahan pada pejabat dilingkungan Pemkab Siak.

Kata Bupati, dari evaluasi terhadap kegiatan tahun 2012 lalu, kita melihat masih terdapat berbagai kelemahan yang dilakukan oleh SKPD yang ada di Kabupaten Siak ini, untuk itu pada tahun 2013 ini, kesalahan yang sama jangan terulang lagi.

Dipaparkan Bupati, dari data yang ada tahun 2012 lalu, kelemahan yang terjadi dilapangan diantaranya adalah, terlambatnya sejumlah SKPD melakukan pelelangan proyek serta adanya kualitas yang dihasilkan pada tahun 2012 lalu masih belum memuaskan. Oleh sebab itu,hal tersebut harus menjadi pelajaran bagi kita untuk melaksanakan kegiatan tahun 2013 ini dengan baik.

“Oleh karenanya, kegiatan tahun 2013 ini pimpinan SKPD yang baru harus bisa menempatkan stafnya yang benar-benar bisa bekerja. Setiap pimpinan SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Siak ini harus bisa memberi pengarahan kepada bawahannya, setidak-tidaknya satu minggu sekali stafnya diberikan pengarahan,” tutur Bupati mengingatkan.

Bupati : Untuk Rebut Dana APBN, SKPD Harus Proaktif

bupati siak2Siak (SegmenNews.com) – Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi merasa bangga terhadap sejumlah Dinas yang ada di lingkungan Pemkab Siak, berhasil mengambil dana APBN untuk kepentingan pembangunan di Kabupaten Siak. Demikian diutarakan Bupati saat ditanya wartawan kemarin di Siak.

Diminta Bupati, kepada Pimpinan SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Siak ini, harus pro aktif dan inovatif untuk mendapatkan dana APBN yang ada di pusat, sebab dana tersebut sangat dibutuhkan guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Siak ini.

Diakui Bupati, memang APBD Kabupaten Siak ini besar nilainya, kendati demikian, dana APBD yang besar itu belum mampu untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Siak ini, jika tidak dibantu dengan dana yang lain. Oleh karenanya, pembangunan di Kabupaten Siak ini akan lambat tercapai tanpa ditunjang sumber dana APBN.

“Usahakan agar dana APBN pusat tersebut bisa di rebut oleh masing-masing SKPD, seperti halnya yang di lakukan oleh Dinas perhubungan, Dinas Pendidikan, Dinas pertanian dan Dinas Sosial. Dinas-Dinas ini pada tahun 2012 lalu berhasil menggandeng dana APBN untuk pembangun Kabupaten Siak,” ujar Bupati.

Dilanjutkan Bupati, “Kita harus bisa jemput bola, kalau hanya duduk menunggu dana APBD semata, kapan Kabupaten Siak ini bakal maju. APBD Kabupaten Siak tersebut porsinya sudah jelas di pergunakan setiap tahunnya untuk pembangunan Kabupaten Siak, jadi untuk tambahannya SKPD harus mampu mengejar sumber dana APBN,” tegas Syamsuar.(adv)