Beranda blog Halaman 3004

Perbaiki Jalan Nasional Sidimpuan di Tahun 2013!

Khoiruddin Nasution

SIDIMPUAN (Segmennews.com) – Tahun 2013 ini sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi yang ada di Kota Padangsidimpuan (Psp) harus dibangun dan menjadi pekerjaan rumah yang belum juga terselesaikan oleh pemerintah. Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Psp, Khoiruddin Nasution mengungkapkan hal ini, dikarenakan banyaknya ruas jalan khususnya jalan nasional dan provinsi yang rusak di Kota Psp.

Hal ini kata Ketua DPC PD Kota Psp ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh pemerintah, salah satunya bagaimana mencoba seperti yang dilakukan oleh Kabupaten Madina yang bisa menggiring dana APBN hingga Rp 150 milliar lebih untuk pembangunan jalan di Madina. “Hal-hal seperti inilah yang seharusnya dilakukan pemerintah sejak dulu agar ruas jalan di Kota Psp ini bisa terbangun seluruhnya karena APBD saja tidak cukup untuk membangunnnya,” ucapnya.

Ditambahkan Ketua Komisi III DPRD Psp ini, jika pemerintah terbuka legislative sangat terbuka untuk berjalan bersama melobi anggaran pembangunan dipusat. “Mari kita bekerjasama melobi anggaran pembangunan dari pusat, syaratnya keterbukaan dari pemerintah, selama ini kita jarang dilibatkan untuk beriringan melobi anggaran dari pusat, sehingga bukan kita tidak yakin akan kemampuan pemerintah, hanya saja dengan bersama tentunya akan jauh lebih kuat dan meyakinkan dan kita juga akan menggunakan jaringan yang ada agar anggaran pusat bias mengucur ke daerah kita ini,” ucapnya.

Begitupun dirinya sangat mengapresiasi kinerja Kabag Administrasi Pembangunan (Adpem), Husni Thamrin Nasution dan SKPD terkait lainnya yang sudah mampu menggiring dana untuk pembangunan jalan SM Raja dengan total dana sebesar Rp 15 milliar lebih. “Kita sangat bangga akan hal itu, tetapi kita harapkan di tahun 2103 mendatang akan semakin banyak lagi anggaran pusat yang bias digiring ke Psp, sehingga seluruh jalan di Psp bias terbangun,” harapnya.

Walikota Psp, Drs H Zulkarnaen Nasution melalui Kabag Adpem, Husni Thamrin Nasution menuturkan bahwa jalan nasional ataupun provinsi yang bukan menjadi tanggungjawab pemerintah daerah merupakan jalan-jalan poros utama yang selama ini rusak. Adapun sejumlah ruas jalan nasional yang rusak itu yakni, Jalan Merdeka sepanjang 4,60 kilometer, pusat kota-Pal XI sepanjang 12,94 kilometer, Jalan SM Raja sepanjang 1,75 kilometer dan Jalan Imam Bonjol sepanjang 2,45 kilometer berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Pemukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 367/KPTS/M/2004 tanggal 19 Oktober 2004.

Untuk tahun 2012 ini bersumber dari dana APBN katanya direncanakan ruas jalan di Jalan SM Raja sepanjang sekitar 3,4 kilometer akan dibangun pada tahun 2013 mendatang oleh Kemen PU dengan total dana Rp 15 milliar lebih. Rencananya kata Husni Thamrin Nasution proyek pembangunan jalan ini akan ditenderkan bulan Desember ini dan pengerjaannya direncanakan akan dilaksanakan awal tahun 2013 mendatang.

Rencananya jalan nasional seperti, pelebaran Jalan SM Raja dan simpang By Pass sampai batas kota di Simirik mulai dari Tugu Siborang, pelapisan ulang permukaan badan jalan seperti jalan SM Raja di Jalan Nasional itu akan dibangun pada tahun 2013 mendatang.

“Termasuklah selama ini jalan yang selalu dikeluhkan Jalinsum Tanggal termasuk didalamnya juga akan dibangun. Dananya dari APBN jumlahnya sekitar Rp 15 milliar lebih dan kita akan terus berjuang menggiring dana pusat ke Psp untuk membangun ruas jalan nasional dan provinsi lainnya yang belum terbangun,” katanya. (msc/snc)

Kakan Kemenag Rohul : Hijrah Perjalanan Merubah Peradaban Dunia

ROKAN HULU (Segmennews.com)- Sejarah mencatat bahwa pelaksanaan hijrah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW beserta para sahabatnya dari Kota Makkah menuju Kota Madinatul Munawwarah, adalah awal tonggak baru munculnya sebuah peradaban baru yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Di penghujung hayatNya, Islam berkembang di seluruh jazirah Arab, dengan peradaban yang tinggi. Bahkan hanya dalam rentang waktu yang relative singkat, agama Islam justru berkembang ke seluruh penjuru dunia, baik di Eropa maupun Asia dan Afrika. Hal ini menunjukkan bahwa hijrah adalah sebuah perjalanan mengukir peradaban dunia yang gemilang.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA ketika menyampaikan Tablig Akbar STAI TUanku Tambusai Pasir Pengaraian, Sabtu (24/11/2012) bertempat di kampus STAI Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian.
Hadir dalam acara tersebut adalah Bupati Rohul yang diwakili Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan Drs H Tarmizi, Ketua STAI Tuanku Tambusai yang juga Ketua MUI Rohul, Drs H Hasbi Abduh MAg, Para Pembantu Ketua dan Majlis Dosen STAI Tuanku Tambusai, Ketua KPAID Rohul H Navrizal Lc, Kepala Sekolah/Madrasah se Rohul, Mahasiswa STAI.
Dikatakannya, kemajuan akan peradaban yang gemilangan tersebut, ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, disertai dengan peninggalan-peninggalan sejarah yang tidak tertandingi nilainya, seperti Alhambra di Granada, Spanyol dan Taj Mahal di Agra, India.

Kemajuan dunia Barat saat ini, justru tidak bisa dilepas pisahkan dari kemajuan dunia Islam dalam bidang ilmu pengetahuan, sebab dunia Islamlah yang melakukan penerjamahan besar-besaran ilmu pengetahuan Yunani Kuno ke dalam bahasa Arab, tegasnya.

Menurut Kakan Kemenag, Ilmu Pengetahuan Yunani kuno tersebut dipelajari dan dikembangkan oleh umat Islam, sehingga menghasilkan peradaban yang luar biasa. Dan dari dunia Islam inilah para mahasiswa Barat belajar akan ilmu pengetahuan, khususnya di Universitas Cordova di Spanyol.

Sementara itu, Ketua STAI Tuanku Tambusai Drs H Hasbi Abduh MAg, menyatakan bahwa STAI Tuanku Tambusai saat ini telah menamatkan sebanyak 700 orang yang tersebar di seluruh Rohul dan Provinsi Riau. (gib)

Jalinprov Riau Putus, Warga Bonai Terpaksa Buat Jembatan Darurat

Bonai Darussalam (Segmennews.com)- Sekitar 200 Meter Jalan Lintas Provinsi (Jalinprov) di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menuju Kota Duri Kabupaten Bengkalis terputus, akibatnya aktifitas masyarakat selama 2 Minggu lumpuh total.

Dikatakan Warga Sontang Mursal, pihak desa Sontang bersama warga hanya mengandalkan swakelola masyarakat untuk membuat jembatan darurat agar pengendera sepeda motor bisa melintas, gunanya masyarakat masih bisa keladang untuk berusaha.

“ Gimanlah Jalan ini termasuk urat nadi masyarakat untuk dimanfaatkan melintas baik ke Pasir Pengraian Rohul maupun ke kota Duri Kabupaten Bengkalis, sampai saat ini belum ada tanda-tanda pihak Pemerintah Provinsi Riau  untuk memperbaikinya,” sebutnya.

Sedangkan Kepala Desa Sontang Zulfahrianto menerangkan, pembangunan jembatan darurat dilakukan bergotong royong masyarakat sekitar secara sukarela, dalam hari lalu jembatan itu baru bisa dilewati sepeda motor dan kenderaan roda 4  dengan berat paling tinggi 2 ton.

 “ Kita sangat menyayangkan sikap Provinsi Riau terlihat acuh atau mengabaikan kepetingan masyarakat, begitu juga dengan pihak perusahaan di sekitar Desa Sontang belum  ada 1 perak pun membantu masyarakat untuk memperbaiki jalan itu, makanya kenderaan pengangkut barang kebutuhan masyarakat harus berputar lewat Pagaran Tapah,” ungkapnya.

Disampaikannya, sebelum dibuat jembatan darurat air melintasi jalan sekitar 1,5 Meter, tapi sekarang air hanya berkisar 60 Centi Meter, otomatis kenderaan bermuatan ringan bisa melintas, tapi kalau ada muatan seperti pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit, Tangki Minyak atau kenderaan lainnya pengangkut  barang belum bisa melintas, jika melewatinya dikhawatirkan akan roboh dan membuat bahaya bagi pengendera itu.

“Dampaknya putus  Jalinprov itu sempat terjadi kekosongan minyak di Sentral  Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan, maka 4 Desa di Kepenuhan listrik padam, selama ini minyak untuk PLTD Desa minyak dari SPBU itu, begitu juga dengan TBS Kelapa Sawit banyak membusuk karena tidak bisa diangkat”pungkasnya. (dab)

Gawat!! Ribuan Hektar Lahan Pertanian di Bonai terendam Banjir

Anak-anak Bonai bermain air yang menngenangi sawit mereka

Bonai Darussalam (Segmennews.com)- Hujan yang terus melanda Kecamatan Bonai Darussalam dengan curah hujan tinggi mengakibatkan ribuan hektar lahan pertanian masyarakat di beberapa Desa Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu terendam banjir setinggi 1 hingga 2 meter.

Akibatnya masyarakat kesulitan untuk mencari nafkah. Ketresahan mereka di ungkapkan oleh salah satu warga, Amir (54), Sabtu (24/11) kemarin, bahwa musim penghujan di Kabupaten  Rohul membuat penderitaan bagi masyarakat, khususnya Kecamatan Bonai Darussalam.

Pasalnya, sebagian besar penghidupan masyarakat Bonai Darussalam bertumpu pada perkebunan, namun saat ini  lahan perladangan sudah terendam air begitu juga dengan kebun kelapa sawit mereka, sehingga mereka sangat kesulitan sulit untuk dipanen.

“Kami tidak bisa lagi keladang, maka untuk sementara waktu mengalih profesi untuk mencari ikan, hasil dijual pada toke udah menunggu agar bisa membeli beras,” ungkapnya.

Kepala Desa Sontang Zulfahrianto membenarkannya, kalau masyarakat mengalami kesulitan untuk mencari kebutuhan sehari-hari, disebabkan air menggenangi lahan pertanian masyarakat, debit air masih terus tinggi, padahal air menggenangi lahan masyarakat mulai  dari bulan Oktober 2012 lalu sampai saat ini belum ada surutnya.

“ Terganggulah  pak tengok aja sendiri, gimana keadaan airnya, tapi gimanalah mau sabar atau tidak sabar harus diterima,” kesalnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Aceng Herdiana, meminta agar Kepala Desa tempatan segera membuat surat laporan dilengkapi dengan poto kejadian agar pihak bisa menindak lanjuti kejadiannya, biar semuanya dapat terakomodir secara signifikan.

“Saya belum tahu seperti itu kejadiannya, kita minta seharusnya pihak desa bisa memberitahunya agar bisa diperbaiki sesegera mungkin,” pungkasnya. (gib)

Polisi Diraja Malaysia Cari Saksi Kunci Kasus Pembunuhan 2 WNI

Kuala Lumpur (Segmennews.com)- Polisi Diraja Malaysia saat ini sedang mencari saksi kunci terkait kasus pembunuhan 2 WNI yang ditemukan tewas di sebuah rumah di Kampung Changkat, Gombak, Jumat (23/11) pagi kemarin. Saksi kunci tersebut diharapkan dapat membongkar kasus ini termasuk motif pembunuhan.

“Motifnya masih belum jelas, kan baru terjadi kemarin, sedang didalami dengan pihak kepolisian, saksi sedang dicari, ada saksi kunci sedang dicari,” ujar Minister Consellor KBRI Kuala Lumpur, Suryana Sastradireja, saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/11/2012).

Pembunuhan 2 WNI asal Madura ini disinyalir sebelumnya bermotif cinta segitiga. Namun sampai saat ini polisi Diraja Malaysia belum memberikan keterangan resminya terkait pembunuhan ini.

“Biasanya (polisi) gak mau buka dulu, belum jelas kasusnya, dimana kejadiannya,” ujar Suryana.

Pihak KBRI sendiri siap membantu WNI yang terkena masalah, termasuk kasus pembunuhan ini. “Kita, umpanya yang melakukan (pelaku) WN asing kita minta keadilan, kalau pelaku WNI kita bantu. Kita pokoknya kalau WNI ini kita bantu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua warga Indonesia ditemukan tewas dibunuh di Malaysia. Diduga kematian pria dan wanita tersebut terkait cinta segitiga. Kedua WNI tersebut berasal dari Madura dan telah tinggal di Gombak selama sekitar satu tahun.

Kedua korban berumur 30-an tahun. Keduanya mengalami luka-luka parah di kepala dan wajah mereka. Wakil kepala kepolisian Gombak, Rosly Hassan mengatakan, kedua korban diyakini tewas akibat pukulan benda tumpul. (dtc/snc)

Wartawan Tewas dengan 14 Luka Tusukan di Manado

Manado (Segmennews.com)- Aryono Linggotu (26), wartawan media cetak lokal, Metro, tewas ditikam di Jl Daan Mogot 4, Kelurahan Tikala Baru, Lingkungan II Kecamatan Tikala Manado. Korban mengalami 14 luka tusukan di sekujur tubuhnya. Korban dikenal sebagai wartawan liputan kriminal yang ngepos di Mapolresta Manado.

Informasi yang dihimpun detikcom , jasad korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di samping motor Honda GL Max yang dikendarainya, Minggu (25/11/2012) sekitar pukul 05.00 WITA.

Polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Masih belum diketahui motif pembunuhan ini, tapi jasad korban telah dibawa ke RSUP Malalayang untuk dioutopsi.

“Dia dipastikan menjadi korban pembunuhan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Nanang Nugraha kepada detikcom, Minggu (25/11/2012).

Menurut Nanang, pihaknya sudah melakukan perburuan terhadap para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang.

“Identitas pelaku masih belum jelas, tapi kita masih mengorek keterangan dari seorang saksi yang sempat bersamanya pada saat kejadian,” jelas mantan Kapolsek Wenang ini. (dtc/snc)

BPBD Riau Gladi Evakuasi Korban Banjir di Rohul

Gladi BPBD Riau Evakuasi korban banjir di Rokan Hulu

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Gladi pengevakuasian korban bencana banjir oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)  Provinsi Riau bekerja sama dengan BPBD Rokan HUlu, Senkon Riau, pramuka, instansi SKPD Rohul dan masyarakat yang dilangsungkan di sungai Bantang Lubuh PasirPangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (25/11/2012) berjalan sukses.

Kagiatan Gladi mulai dari, penyelamatan korban banjir yang terbawa arus banjir menggunakan speed boat, pengevakuasian korban hingga pertolongan pertama oleh pihak kesehatan berjalan dengan baik.

Menurut Kepala BPBD Riau, Syamsurizal bahwa Kegiatan gladi ini untuk menilai sejauh mana kesiapan dan ketanggapan anggota BPBD dan pihak terkait lainnya dalam pengevakuasian dan penyelamatan bagi korban banjir. Sebab sesuai hasil UU no 24 tahun  2007 Pemerintah dan DPR RI mendirikan BPBD, untuk membuat kegiatan perlu di sosialisasikan masyarakat dan pihak instansi terkait dan dunia usaha.

Disamping itu tanggung jawab BPBD ada tiga komponen yakni, BPBD, masyarakat dan dunia usaha. untuk itu melalui rencana kontijensi BPBD ini ada tiga kegiatannya, yang di biayai oleh dana Badan Penangulangan Bencana Nasional, yang merupakan penguatan di daerah.

Kontijensi yang telah dilakukan BPBD di Rokan Hulu apel siaga di lanjutkan dengan diruangan dan di lapangan. Kegiatan BPBD di Rokan Hulu ini telah berlangsung selama 4 hari, dan gladi hari ini sebagai kegiatan terakhir dari BPBD.

“Kagiatan ini sengaja di langsungkan di Rokan Hulu. Selain Rohul juga potensi banjir, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga sangat siap. Sehingga kita memilih Rokan Hulu sebagai tempat ui coba Rekon se-Riau.

Sementara itu, Ketua penangung jawab kegiatan, Dra Hj Rosmawati Apt, Msi bahwa kegiatan Rekon yang dilangsungkan di Rokan Hulu selama 4 hari ini, mengetahui dampak dan penyelamatan tentang bencana di Rohul.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan baik, seluruh SKPD di Rokan Hulu turut memberikan dukungannya. Kita harapkan masarakat dan dunia usaha dan instansi terkait memahami kinetja BPBD ini,” sampainya.(dab)

Vietnam Diimbangi Myanmar 1-1

Bangkok – Vietnam mengawali langkahnya di Piala AFF 2012 dengan hasil imbang melawan Myanmar. Sempat unggul lebih dulu, Vietnam harus puas dengan skor akhir 1-1.

Di laga Grup A yang dimainkan Rajamangala National Stadium, Bangkok, Sabtu (24/11/2012) sore WIB, Vietnam membuka skor di menit ke35. Sundulan Le Tan Tai menyambut sepak pojok bersarang di pojok kanan gawang Myanmar.

Myanmar baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua. Gol untuk Myanmar hadir lewat kaki Kyi Lin yang dengan sempurna mengeksekusi tendangan penalti.

Dengan hasil ini, Vietnam dan Myanmar sama-sama mengoleksi satu angka. Laga lain di Grup A akan mempertemukan Thailand dan Filipina.

Jalannya Pertandingan
Di 15 menit pertama, Vietnam lebih mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang mereka hasilkan namun belum ada gol yang tercipta.

Salah satu peluang untuk Vietnam hadir dari Le Cong Vinh. Namun sundulannya menyambut tendangan bebas di menit ke-10 hanya menghadirkan sepak pojok.

Myanmar balik mengancam di menit ke-18. Kyi Lin yang bergerak dari sisi kanan melepaskan umpan ke dalam kotak penalti tapi tak ada pemain Myanmar yang menyambut bola.

Upaya Thanh Luong di menit ke-28 juga belum memberi gol untuk Vietnam. Tendangannya dari luar kotak penalti bisa dihentikan oleh kiper Myanmar.

Vietnam baru membuka skor di menit ke-35. Memanfaatkan sebuah sepak pojok, sundulan Le Tan Tai mengarah ke pojok kanan gawang Myanmar.

Memasuki babak kedua, Vietnam punya peluang emas untuk menambah keunggulan. Tapi upaya ini tak membuahkan hasil karena bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang Myanmar.

Di menit ke-53, Myanmar mendapat hadian penalti setelah Kyi Lin dijatuhkan di kotak terlarang. Kyi Lin yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 1-1.

Vietnam kembali menekan. Tapi, sepakan Quoc Anh di menit ke-68 masih membentur mistar gawang Myanmar.

Kyi Lin benar-benar menjadi ancaman bagi pertahanan Vietnam. Lolos dari kawalan, dia tinggal berhadapan dengan kiper Vietnam, Hong Son. Tapi sepakannya masih mampu dihalau oleh Son.

Di ujung babak kedua, Vietnam nyaris menjebol gawang Myanmar lewat sebuah tendangan bebas. Tapi bola yang sempat disundul oleh pemain belakang Myanmar masih mampu ditepis oleh Si Thu.

Hingga laga usai, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor 1-1 tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan Pemain:

Vietnam XI: Son, Minh Duc, Van Phong (Van Bien 48′), Gia Tu, Van Hoan, Thanh Hung, Quoc Anh, Trong Hoang (Vu Phong 81′), Thanh Luong, Tan Tai, Cong Vinh (Quang Hai 68′)

Myanmar XI: Si Thu, Min Tun, Aung Kyaw (Thet Naing 79′), Maung Lwin, Phyo Aung, Ko Ko (Zaw Oo 46′), Lin Oo (Kaung Si Thu 59′), Hein Kyaw, Htan, Kyi Lin, Yan Paing. (dtc/snc)

2 WNI Tewas Dibunuh di Malaysia, Diduga Terkait Cinta Segitiga

Kuala Lumpur (Segmennews.com)- Dua warga Indonesia ditemukan tewas dibunuh di Malaysia. Diduga kematian pria dan wanita tersebut terkait cinta segitiga.

Kedua WNI tersebut ditemukan tewas di sebuah rumah di Kampung Changkat, Gombak pada Jumat, 23 November pagi. Keduanya diketahui berasal dari Madura dan telah tinggal di Gombak selama sekitar satu tahun.

Kedua korban berumur 30-an tahun. Keduanya mengalami luka-luka parah di kepala dan wajah mereka. Wakil kepala kepolisian Gombak, Rosly Hassan mengatakan, kedua korban diyakini tewas akibat pukulan benda tumpul.

“Tetangga mereka menelepon polisi pada pukul 10 pagi setelah mereka mendengar keributan keras. Ketika polisi tiba, mereka menemukan jasad si wanita tergeletak di dapur dan si pria ditemukan tewas sekat pintu kamar tidur,” kata Rosly seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Sabtu (24/11/2012).

“Identitas mereka tidak diketahui karena tak ada dokumen identifikasi yang ditemukan. Kami juga menemukan tongkat kayu dengan bercak-bercak darah di rumah tersebut, yang kami yakini sebagai senjata pembunuhan. Tak ada tanda-tanda pembobolan masuk (ke rumah),” tandas Rosly.

Dikatakan Rosly, kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut kasus pembunuhan ini. Diduga pembunuhan ini bermotif kecemburuan.

“Suami si wanita, yang bekerja di Penang, kini menghilang. Kami yakin dia berada di daerah dekat rumah itu beberapa hari sebelum pembunuhan ini terjadi,” cetus Rosly.

Rosly pun mengimbau siapapun yang menjadi saksi mata pembunuhan itu agar menghubungi kantor polisi terdekat. (dtc/snc)

Wow, Makin Banyak Remaja yang Lakukan Operasi Vagina

Jakarta (Segmennews.com)-  Operasi yang dilakukan untuk ‘mempercantik’ vagina kini semakin marak. Bahkan peneliti menemukan banyak remaja yang baru berusia 14 tahun sudah melakukan operasi percantik vagina ini.

Peneliti dari University College Hospital, London menunjukkan ada 343 operasi yang dilakukan anak berusia 14 tahun atau kurang dalam 6 tahun terakhir. Kebanyakan prosedur ini dilakukan mungkin untuk alasan kosmetik.

Studi yang dipimpin oleh Dr Sarah Creighton ini mengklaim hal tersebut sudah mengganggu karena tidak ada batas usia minimum untuk melakukan operasi tersebut. Permintaan yang makin banyak ini karena sedikit dan ketidakakuratan informasi yang banyak tersedia diinternet.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam BMJ Open, perusahaan yang menyediakan bedah kosmetik untuk kelamin perempuan ini membuat ‘pembenaran’ tentang manfaat dari prosedur tersebut dan tidak menyoroti risiko bedah yang mungkin timbul.

Labiaplasties merupakan operasi untuk membentuk kembali labia (bibir bagian dalam vagina) telah menjadi semakin umum, seiring karena perempuan-perempuan ini tidak puas dengan penampilannya.

“Riset ini tidak dapat memastikan apakah beberapa gadis menjalani operasi medis yangtidak perlu. Tapi dalam 6 tahun terakhir ada 343 labiaplasties yang dilakukan di Inggris pada perempuan berusia 14 tahun atau kurang,” ujar Dr Creighton, seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (24/11/2012).

Dr Creighton menuturkan dalam sebuah studi observasional terbaru menunjukkan ada gadis muda berusia 9 tahun dengan labio normal menjalani labiaplasties. Padahal perubahan labia minora adalah bagian dari pertumbuhan pubertas yang normal hingga nantinya menjadi individu dewasa.

“Mengingat anatomi terus berubah seiring umur, gadis muda yang mulai melakukan bedah kosmetik untuk alat kelamin ini akan memiliki risiko lebih besar dan juga lebih banyak,” ungkapnya.

Beberapa ahli mengatakan meningkatkan permintaan ini didorong oleh industri ponografi dan program televisi yang menunjukkan semua perempuan memiliki bagian tubuh yang simetris.

Operasi kosmetik termasuk yang dilakukan pada alat kelamin bisa saja dilakukan, tapi ini hanya untuk pasien yang memiliki kebutuhan klinis tertentu seperti kelainan medis atau ada gangguan bawaan.(dtc/snc)