Beranda blog Halaman 3014

Lima Perwira Polres Rohul Dimutasi

Penandatanganan berkas Sertijab 

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Lima Pejabat dilingkungan Kepolisian Resort Kabupaten Rokan Hulu di mutasi, serah terima jabatan di langsungkan di Mapolres Rokan Hulu, Senin (5/11/2012).

Pejabat yang di mutasi yakni, Kompol Dasrizal SH,MH sebelumnya menjabat Kabag Ren Polres Rohul, selama 2,8 tahun 8 hari dipromosikan sebagai Kapolsek Urban Ujung Batu, sedangkan Kompol Johan Rivai,SE sebelumnya menjabat Kapolsek Ujung Batu selama 1,11 tahun 24 hari pindah sebagai Kapolsek Pangkalan Kerinci Polres Pelalawan.

Dilanjutkan dengan Kasat lantas Polres Rohul, Andri Papedi, SH dengan jabatan baru sebagai Kepala Induk PJR DIT Lantas Polda Riau, dan Kasat Res Narkoba Polres Rohul, AKP Joni Wardi menduduki jabatan baru sebagai Kasat Res Narkoba Polres Siak. Sedangkan, Kapolsek Tandun, AKP Zulkifli Zubir menduduki jabatan baru sebagai Kasat Intelkam Polres Siak. 

Sebaliknya Jabatan yang ditinggalkan seperti, Kabag Ren Polres Rohul diisi oleh Kompol Sofyan, Kasat Lantas yang baru yakni AKP Rustam dan Kasat Res narkoba baru AKP Zulbakri,SH.

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan,SIK,Msi menilai bahwa tugas pejabat yang dimutasi ini adalah sebuah prestasi mereka, sebab selama ini mereka telah memberikan kontribusi yang positif bagi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Rohul, sekaligus memberikan warna bagi Organisasi Polres Rohul.

Sedangkan bagi pejabat yang baru bertugas di Polres Rohul, Kapores mengharapkan mereka segera menyesuaikan diri dengan Budaya dan karakteristik masyarakat Rohul. Sekaligus mereka dapat menghangatkan hubungan silaturrahmi baik di Kedinasan maupun dalam kehidupan Sosial sehari-hari.

“Kita harapkan bagi pejabat yang baru dilantik, agar tidak mengecewakan pimpinan Polri, sebab mereka telah diberikan kepercayaan untuk mengemban tugas yang baru, Sebagai pimpinan Polres Rohul, saya optimis mereka akan dapat mengemban dan mempertanggung jawabkan amanah dan kepercayaan dengan sungguh-sungguh dan penuh keihklasan,” papar Kapores. (son)

Dana Jampersal di Rohul Tersalurkan Rp 3 M

Wildan Asfan Hasibuan M,Kes

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Pembangunan kesehatan termasuk penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) sesuai kesepakatan global Millennium Development Goals (MDGs) menargetkan AKI di Indonesia dapat diturunkan seminimal mungkin dalam program Jaminan Persalinan (Jampersal), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 3 M untuk program itu .

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rohul,  Wildan Aspan Hasibuan, M. Kes, Sabtu (3/11), menuturkan Jampersal dimaksudkan untuk menghilangkan hambatan finansial bagi ibu hamil untuk mendapatkan jaminan persalinan, di dalamnya termasuk pemeriksaan kehamilan, pelayanan nifas termasuk KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir.

“Program Jampersal berlaku secara nasional, jadi untuk keselamatan Ibu dan Anak dalam proses persalinan merupakan tanggung jawab pemerintah, kita di Rohul hingga oktober ini sudah menghabiskan anggaran sampai Rp 3 M lebih,” jelasnya.    

Sambungnya, program Jampersal terbuka bagi seluruh ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi-bayi baru lahir tanpa memandang strata sosialnya, sepanjang bersangkutan belum memiliki jaminan persalinan. syaratnya pun mudah, cukup menunjukkan identitas diri dan membuat pernyataan tidak mempunyai jaminan atau asuransi persalinan.

”Identitas diri itu tidak harus KTP, tapi bisa juga surat keterangan dari RT atau RW setempat, Itu sudah cukup jadi bukti akuntabilitas buat tenaga kesehatan untuk menolong ibu hamil, terpenting, jangan sampai lantaran tak ada selembar KTP, ibu hamil tidak bisa mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan,” tegasnya.

Ditambahkan, persalinan normal misalnya, pelayanan tidak harus dilakukan di Rumah Sakit, tapi lebih diutamakan di fasilitas pelayanan kesehatan dasar seperti Puskesmas, Puuskemas Pembantu, Poskesdes atau cukup di bidan saja, baik bidan desa maupun bidan praktik mandiri, pelayanan di Rumah Sakit  hanya diberikan ketika pasien harus dirujuk karena ada penyulitan atau komplikasi dilaksanakan di fasilitas perawatan kelas III. (son)

4 Nopember JH Madina Tiba di Panyabungan

MADINA (Segmennews.com)- Jamaah haji asal kabupaten Mandailing Natal (Madina) kloter 13 embarkasi Medan akan tiba di Medan pada tanggal 13 November mendatang, dan tiba di Panyabungan pada Rabu, 14 November. Sedangkan kloter 17 akan tiba di asrama haji Medan pada tangga 18 November dan tiba di Panyabungan esok harinya tanggal 19 November.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Madina, M Taupik Lubis SH kepada METRO, Jumat (2/11) menyebutkan, sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dihadapi para jamaah haji asal Madina. Semuanya dalam kondisi sehat, hanya saja ada satu orang calon haji yang gagal berangkat disebabkan sakit dan sudah meninggal dunia.

”Semua jamaah kita dalam kondisi sehat wal afiat. Hanya satu orang yang gagal berangkat karena mengalami penyakit jantung yaitu ibu Asmah, warga desa Gunungtua meninggal pada tanggal 27 Oktober lalu. Sebelumnya ia dirawat di RS Haji Medan, dan sudah dipulangkan ke Madina,” ucap Taupik. Sementara Staf Haji dan Umroh Kementerian Agama Madina, Erwin Nasution juga menyampaikan hal yang sama.

Kata Erwin, hanya sebagian jamaah mengalami batuk-batuk. ”Sebagian jamaah kita mengalami batuk, dan itu rata-rata semua jamaah dari Indonesia mungkin akibat cuaca yang berbeda,” ujarnya. Untuk itu, Taupik dan Erwin mengajak semua masyarakat Madina agar jangan lupa mendoakan para jamaah yang sedang menjalankan ibadah rukun islam terakhir itu mengingat para Calhaj banyak tergolong orangtua, bahkan banyak juga yang sudah lansia.

”Seperti kita ketahui Calhaj kita banyak dari kalangan orangtua, bahkan ada yang berusia 95 tahun. Kita harus selalu mendoakan mereka agar tetap sehat dan mampu menjalankan rangkaian ibadah. Terutama doa agar menjadi haji yang mabrur, dan sehat sampai tiba ke kampung halaman,” pesannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jamaah haji asal Madina sebanyak 639 orang terdiri dari dua kloter yaitu kloter 13 dan kloter 17. Kloter 13 berangkat pada tanggal 2 Oktober yang lalu, sementara kloter 17 bergabung dengan jamaah asal kabupaten Padang Lawas yang berangkat pada tanggal 7 Oktober lalu. (msc/snc)

Syamsul Hadang Pelantikan Gatot

Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho

Jakarta (Segmennews.com)– Syamsul Arifin selaku gubernur Sumatera Utara nonaktif, siap melakukan perlawanan menyusul keluarnya Keppres Nomor 95/P tahun 2012 tanggal 12 Oktober 2012 tentang pemberhentian permanen dirinya sebagai gubernur Sumut.

Mantan bupati Langkat itu tidak terima jika Gatot Pujo Nugroho dilantik sebagai gubernur Sumut definitif lantaran masih ada proses hukum tingkat Peninjauan Kembali (PK) dalam perkara korupsi APBD Langkat.

Langkah perlawanan hukum untuk mengganjal pelantikan Gatot disampaikan ketua tim kuasa hukum Syamsul, Rudy Alfonzo, di Jakarta, kemarin (2/11). Dikatakan, pihaknya yakin Gatot tidak akan serta merta dilantik menjadi gubernur Sumut definitif, sebagaimana kasus Bengkulu, di mana Junaidi Hamsyah batal dilantik menjadi Gubernur Bengkulu definitif menggantikan Agusrin Najamuddin.

Rudy akan melakukan langkah seperti yang dilakukan kuasa hukum Agusrin, Yusril Ihza Mahendra, yakni mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),  mempersoalkan Kepres pengangkatan Junaedi sebagai gubernur Bengkulu definitif, dan menang. Artinya, jika nantinya Kepres pemberhentikan Syamsul disusul dengan terbitkan Kepres pengangkatan Gatot sebagai gubernur Sumut definitif, maka Kepres pengangkatan Gatot itu yang akan digugat ke PTUN.”Anda lihat kasus Agusrin? Ini sama-sama masih PK. Kita akan segera PTUN-kan,” ujar Rudy Alfonzo.

Tim kuasa hukum Syamsul, lanjut Rudy, juga langsung membahas langkah lanjutan begitu mendengar Kepres pemberhentian Syamsul sudah diterbitkan. Langkah lanjutan adalah ancang-ancang menggugat ke PTUN. “Sedang disiapkan oleh rekan saya, Syamsul Huda (juga anggota kuasa hukum Syamsul Arifin, red),” imbuh Rudy.

Rudy optimis, upaya hukum dengan mengajukan gugatan ke PTUN untuk mengganjal pelantikan Gatot bakal dikabulkan.

“Kalau Yusril dikabulkan, kenapa kami tidak? Toh kasusnya sama,” ujar Rudy.

Seperti sudah dijelaskan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Reydonizar Moenek, keluarnya Kepres pemberhentian secara permanen Syamsul, bukan lantas otomatis pendefinitifkan Gatot sebagai gubernur Sumut.

Tahapannya, DPRD Sumut harus menggelar rapat paripurna untuk mengusulkan Gatot sebagai gubernur definitif menggantikan Syamsul yang sudah dicopot. Usulan dewan disampaikan ke Presiden melalui mendagri. Begitu Kepres untuk pengangkatan pengesahan Gatot sebagai gubernur definitif sudah keluar, baru lah bisa diagendakan pelantikan.

Nah, dalam kasus Bengkulu, putusan sela PTUN yang menyatakan Kepres pengangkatan Junaedi belum punya kekuatan hukum mengikat lantaran masih ada PK, terbit malam hari menjelang paginya Junaedi dilantik. Pagi itu juga, agenda pelantikan pun buyar. Kasus seperti di Bengkulu itulah yang diharapkan tim kuasa hukum Syamsul Arifin, terulang lagi untuk kasus Sumut. (msc/snc))

Rumah & Kantor Pengacara Dibakar

fhoto (msc)

Siantar (Segmennews.com)– Rumah kontrakan milik Suhendro (30) di Jalan Medan Simpang Kerang, Kelurahan Sumber Jaya II, Kecamatan Siantar Martoba, dibakar orang tak dikenal (OTK), Jumat (2/11) dinihari.

Diketahui, rumah itu salama ini dijadikan tempat tinggal dan kantor pengacara Kolahman saragih SH MH. Informasi dihimpun METRO, pembakaran rumah ini baru diketahui Suhendro Jumat pukul 07.00 WIB.

Saat itu, salah satu tetangga yang berada di sekitar kontrakan korban melihat pintu kontrakan korban menghitam seperti bekas dibakar. Selain itu, kaca nako jendela kontrakan juga pecah.

Melihat kejadian ini, tetangga korban ini lalu bergegas ke rumah Suhendro yang berjarak sekitar 700 meter dari lokasi kontrakan. Tidak lama kemudian, Suhendro pun datang melihat kontrakannya itu. Suhendro melihat pintu masuk bagian depan terbakar. Begitu juga kaca nako pecah dan kursi sofa yang berada di dekat jendela juga ikut dibakar.

Suhendro menduga, pelaku yang membakar rumahnya memasukkan kain pel di bawah pintu masuk dan membakar kain pel tersebut hingga pintu rumahnya terbakar. Begitu juga dengan sofa, diduga dibakar dengan cara yang sama. Api berasal dari kain pel yang sengaja dimasukkan ke dalam rumah dan kemudian kursi sofa itu dibakar.

Saat Suhendro tiba, sisa kayu kain pel masih terlihat di lokasi. Melihat kejadian ini, setelah berembuk dengan keluarganya, tidak lama kemudian, Suhendro melaporkan kejadian ini ke Polsek Siantar Martoba sekira pukul 10.00 WIB.

Keterangan Suhendro kepada polisi, kontrakan itu selama ini ditempati Kolahman Saragih. Kolahman mengaku sebagai pengacara. Hanya saja, kontrakan itu jarang ditempati oleh yang bersangkutan. Dia mengakui masa kontrak Kolahman di rumah itu belum habis atau masih berlaku beberapa bulan ke depan.

Hanya saja, hubungan dia dengan Kolahman tidak baik disebabkan ada masalah bisnis beras di antara keduanya yang tidak kunjung beres. Suhendro juga mengaku sudah ada orang lain yang memberitahukan kepadanya mau mengontrak rumah tersebut yaitu Sarimin Hariady. Sarimin telah menemuinya, hanya saja, keputusannya atau tidak belum diberikan kepada Sarimin terkait rencana mengontrak rumah tersebut.

Ditemui di Mapolsek kemarin sore, Sarimin menyebutkan, saat kejadian, dia tidak berada di tempat. Namun empat hari belakangan ini, dia sudah memasukkan sebagian barangnya ke dalam kontrakan tersebut. Pengakuannya, dia sudah berjumpa dengan Kolahman dan mereka sudah sepakat terkait kontrakan itu.

“Saya bisa menempati rumah itu dengan syarat, saya yang melunasi enam bulan kontrakan rumah yang belum dibayar Kolahman. Saya sudah jumpa sama Kolahman dan sudah saya bayarkan uang kontrakan yang enam bulan sisanya itu. Sama pemilik kontrakan Pak Suhendro, juga sudah saya beritahu kalau saya mau nyewa. Memang belum ada jawaban jelas saat itu dari Pak Suhendro,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian ini, dia berharap kepada polisi agar menyelesaikan masalah ini segera. Dia rela tidak jadi mengontrak di rumah tersebut dengan syarat uang kontrakan yang sempat diberikannya kepada Kolahman, dikembalikan lagi kepadanya.

Sementara Kolahman Saragih belum bisa dimintai keterangan terkait masalah ini. Dihubungi melalui telepon seluler, Kolahman tidak kunjung mengangkat telepon selulernya. Begitu juga pesan pendek yang dikirimkan, tidak kunjung dibalas oleh yang bersangkutan.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Mukson, membenarkan laporan pengaduan Suhendro. Mereka masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembakaran rumah Suhendro. Kerugian ditaksir Rp4 juta karena pintu dan kursi sofa miliknya sempat terbakar. “Motif pembakaran masih kita selidiki. Memang ada masalah kontrakan rumah antara pemilik rumah Suhendro dengan dua orang pengontrak rumah. Kolahman sebagai pengontrak lama dan Sarimin sebagai pengontrak baru,” jelasnya. (msc/snc)

Gawat!!2 Pria Nekat Cabuli Nenek dan Gadis 11 tahun

Ilistrasi

Pelalawan (Segmennews.com)- Entah apa setan apa yang merasuki kedua pria ini, Herman (25) karyawan PSJ Kecamatan Langgam dan Zulfikar alias Ajo (39) warga Pangkalan Kerinci, sehingga mereka nekat memperkosa seorang nenek dan anak berumur 11 tahun.

Herman diamankan polisi, sebab dilaporkan telah mencabuli anak dibawah umur, sebut saja Melati 11 tahun di kecamatan Langgam.

Sedangkan Zulfikar diamankan polisi, karena mencabuli seorang nenek sebut saja ida (48) yang memiliki satu cucu. Kejadian bermula saat korban, ida sedang beristirahat di toko di jalan lintas timur Pangkalan Kerinci tempat ia bekerja, saat itu pelaku Zulfikar yang juga teman sekerjanya itu tergiur dengan mulusnya paha sang nenek, tak tahan akan birahi yang sudah keubun-ubun.

Zulfikar pun menyingkap rok sang nenek seraya berusaha melihat isi di dalamnya, namun walaupun sudah sekuat tenaga si nenek berusaha melawan, akhirnya perbuatan itu terjadi juga.

“Saya tidak tahan melihat mulus pahanya (nenek) dan bodi tubuhnya bang,” aku Zulfikar, kemarin di Mapolres Pelalawan.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Darmawan menyebutkan bahwa akhir-akhir ini tingkat kasus pencabulan kian meningkat hingga mencapi 25 persen, termasuk dua tersangka pencabulan yang diamankan.

“Dua tersangka diancam pasal 81 DAN 82 tentang perlindungan anak tahun 2001 dan pasal 289 KUHP,” jelasnya.(rz)

Kasus Penganiayaan Wartawan Harus Dipercepat

Pekanbaru (Segmennews.com)- Puluhan wartawan menggelar aksi damai di bundaran Tugu Selais depan Kantor Walikota Pekanbaru, Jumat (2/11). Mereka menuntut proses kasus penganiayaan wartawan yang dilakukan oknum perwira TNI AU, dipercepat.

Mereka (wartawan, red) yang tergabung dari berbagai organisasi profesi dan himpunan tersebut, memulai aksi dengan berjalan kaki dari Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Riau di Jalan Sumatera.

Di Tugu Selais, mereka menggelar orasi yang diselingi dengan pembacaan puisi. Intinya, mengecam aksi kekerasan terhadap jurnalis dan mengharapkan hal serupa tidak terulang lagi. 

Ilham Nasir, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru, menilai menilai proses hukum dalam kasus penganiayaan wartawan, terkesan diperlambat POM TNI AU Pekanbaru.

Dia juga mengungkapkan kekesalan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau karena belum kunjung mempertemukan antara pihak TNI AU dan wartawan, untuk melakukan debat sebagaimana dijanjikan Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus. (hr/knc/snc)

Perekaman e-Ktp Pelalawan Diperpanjang Hingga November

 

Pelalawan (Segmennews.com)- Perekaman Elektronik-KTP secara gratis diperpanjang dari jadwal terakhir Didukcapil Kabupaten Pelalawan, 31 Oktober 2012 menjadi 07 November 2012.

Perpanjangan itu telah dipertimbangkan Kadisdukcapil, Drs. H. syafruddin M.Si beberapa aspek yang masih harus diperhatikan, Sedangkan untuk penambahan jadwal perekaman E-KTP untuk Pelalawan kedepan, Disdukcapil masih menunggu Keputusan Menteri  Dalam Negeri.

Saat ini, sampai Syafruddin, realisasi perekaman E-KTP per 31 Oktober 2012 telah mencapai 72,526 persen atau 142.653 jiwa penduduk pelalawan. Perpanjangan waktu untuk mengurus E-KTP juga akan bersamaan dengan program pertama dengan biaya yang tidak dipungut atau gratis.

Perpanjangan pengurusan E-KTP nantinya akan kembali diumumkan pada tangal 08 Nopember 2012 oleh Mendagri, dan pada waktu itu  juga Mendagri akan mengumumkan perolehan realisasi masing-masing Kabupaten Kota seluruh Indonesia terhadap pencapaian Perekaman E-KTP. Pihak Aminduk juga akan datang pada tanggal 08 Nopember bulan ini.

Dari 12 Kecamatan yang ada di Pelalawan Kecamatan prestasinya sangat tinggi dalam Program E-KTP adalah Kecamatan Pangkalan Kerinci  dengan pencapaian 92 persen sedangkanKecamatan yang realisasi E-KTP masih sangat rendah diduduki Kecamatan Teluk Meranti dan Kecamatan Bunut,hal tersebut menjadi salah satu faktor mundurnya tenggat waktu yang telah ditetapkan dari tgl 31 Oktober mundur jadi tanggal 07 Nopember 2012.

Khusus untuk Kecamatan Pangkalan Kerinci, 17 Ribu keping  lebih E-KTP telah selesai dicetak dari pusat  sudah turun di Pangkalan Kerinci, petugas kecamatan sudah menyeleksi semuanya dengan teliti supaya tidak ada kesalahan dalam pendistribusian Kartu Tanda Penduduk.

Syafruddin juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan pada kesempatan yang telah diberikan terkait perpanjangan perekaman E-KTP agar masyarakat dapat mempergunakan waktu yang sangat minim ini supaya persentase pencapaian E-KTP Pelalawan menjadi tinggi dan data kependudukan ini sangat berarti kelak kepada setiap urusan tiap masyarakat, lengkap Kadis Capil dan kependudukan. (yusuf)

Pemkab Gencarkan Pelalawan Sehat

 

Pelalawan (Segmennews.Com)- Dicanangkan Pemkab Pelalawan akan menaja Program Pelalawan Sehat (PPS) di Kecamatan Bunut pada minggu kedua di bulan Nopember 2012.

Hal tersebut diungkapkan oleh, Koordinator Pelalawan Sehat, Drs. Zamur Das MM, kepada Segmennews.com, Jumat ( 02/11/2012) diruang kerjanya. Katanya, kesehatan merupakan salah satu investasi berharga yang dilakukan di usia dini. Sehingga kelak kesehatan masyarakat akan terus terjaga.

Kegiatan pada Pelalawan Sehat tersebut yakni, gotong royong bersama dan senam massal itu akan diikuti oleh Bupati Pelalawan dan pejabat Pelalawan. Senam massal berlaku juga bagi masyarakat usia dini maupun usia lanjut.

Menurut Zamur, Setelah kegiatan di laksanakan di Kecamatan Bunut akan dilanjutkan di kecamatan Kerumutan, Bandar Sei Kijang dan Teluk Meranti. Kegiatan sengaja di lakukan di setiap kecamatan, agar kegiatan Pelalawan sehat merata hingga di 12 Kecamatan, karena 8 kota Kecamatan lainnya sudah kita laksanakan Pelalawan Sehat.

Diimbau Zamur, agar masyarakat tetap menjaga kesehatan pribadinya, serta jangan melupakan kesehatan di lingkungan mereka masing-masing. (yusuf)

Bupati Bengkalis Minta Pasar Ditata Rapi

Bupati Bengkalis Herliyan Saleh

Duri (Segmennews.com)- Petugas Dinas Pasar dan Pedagang Bengkalis diimbau untuk tetap menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban dan keamanan di pasar. Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh, beberapa waktu lalu saat meninjau kesiapan pasar tradisional dalam mewujudkan program Pemerintah menjadikan Kota Duri yang bersih, hijau.

Herliyan tak henti-hentinya meminta sekaligus mengimbau seluruh pedagang di Kota Duri agar senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar dengan menyediakan tempat sampah sementara seperti kantong plastik atau karung (goni). Ia juga mengingatkan para pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya.

Semua lorong harus dipantau, berikan perhatian khusus pada saluran drainase yang tersumbat, yang menimbulkan tidak nyamannya para pengujung maupun pedagang. Jika telah dilakukan, hal tersebut tidak lain untuk memberikan kesan kenyamanan terutama kepada para pengunjung yang hendak berbelanja.

Selain itu Bupati mengatakan, kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar harus terus senantiasa dilakukan.

“Untuk itu diminta kesadaran dari para pedagang terutama kepada seluruh masyarakat Kota Duri untuk dapat bersama-sama dengan Pemerintah membangun Kota yang di cintai ini, khususnya di bidang kebersihan dan penghijauan. Agar dapat menjaga kebersihan, penghijauan, ketertiban dan keidahan di lingkungan masing-masing,” katanya. (utr)