Beranda blog Halaman 3016

Bupati Rohul: Hilangkan Imeg Tarekat Bisa Gila

Bupati Achmad memberikan sambutan

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Terkait suluk dan tarekat semua kalangan bisa mengikutinya, tak hanya untuk kalangan umur 50 hingga 70 keatas. Oleh itu, Bupati Rokan Hulu, H Achmad Msi mengajak berama-sama meramaikan surau suluk dan melaksanakan ibadah tarekat, hilangkan isu atau imeg bahwa bertarikat bisa membuat orang gila.

“Hampir semua surau suluk di Rokan Hulu telah dibenahi mulai tempat wudhu, toilet dan lainnya melalui APBD Rohul. Semua kalangan bisa mengikuti suluk dan tarekat ini, hilangkan imeg bahwa suluk tidak baik, atau ada yang mengatakan jika tak mampu akan gila. Itu tidak benar,” tegas cucu Syekh Ibrahim ini, saat memberikan sambutan di acara puncak Haul Syekh Ibrahim ke- 52 di surau suluk Syekh Ibrahim, kampung baru, Kecamatan Rambah, Rabu (31/10/2012).

Sebelum prosesi acara puncak Haul dilaksanakan, para jemaah kemarin juga sudah melaksanakan ziarah kepemakaman di Desa Babussalam, dan malamnya juga di laksanakan pembacaan salawat dan Zikir bersama di mulai pukul 22:00 wib hingga pukul 04:00 pagi yang dipimpin oleh Khalifah Agus asal Rohul.

Khusus surau suluk, sampai Bupati hampir seluruh surau suluk di Rokan Hulu telah mendapatkan bantuan dan perehapan melalui APBD Rohul. Sebab Pemda berkomitmen untuk meningkatkan Pendidikan keagamaan di surau suluk, begitu juga sebelumnya Pemda sudah memprogramkan magrib mengaji, menghafal alqur’an baik bagi siswa hingga ke tingkat pejabat.

Disamping itu, dengan meningkatnya kegiatan keagamaan dan juga telah banyak warga yang menghafal alqur’an melalui program yang telah di resmikan itu, maka pada MTQ tingkat Provinsi yang akan di gelar di Rokan Hulu tahun 2013 mendatang, kabupten Rokan Hulu akan menampilkan para penghafal alqur’an di acara tersebut.

“Pada MTQ tingkat Provinsi yang akan menjadi tuan rumah yakni Kabupaten Rokan Hulu, Kita harapkan kita sukses menjadi tuan rumah MTQ tersebut,” harap Bupati. (idab)

iklan(jgn dihapus)

Bupati dan Kajari Siak Musnahkan BB Narkotika

SIAK (Segmennews.com)- Sepanjang 2012 hingga Oktober, jumlah perkara yang sudah mempunyai putusan tetap atau ingkrah dalam perkara narkotika yakni sebanyak 88 perkara, dengan rincian, ganja kering 35 perkara dengan berat Barang Bukti (BB) 12 kilogram (kg), shabu-shabu sebanyak 44perkara jumlah BB 53.62g,ektasi 3 perkara jumlah BB 106,5 butir.

Seluruh BB yang telah mempunyai putusan tetap ini, Selasa (30/10/12), dimusnahkan di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak.

Dalam acara pemusnahan tersebut dihadiri Bupati Syamsuar, Kapolres AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Irfanudin, Ketua BNK Siak, dan Dinas Kesehatan.

Laporan panitia pemusnahan BB tersebut yakni, Kasi Pidum Kejari Siak Bambang H bahwa, seluruh BB tersebut telah mempunyai putusan tetap, yang mana proses penyidikannya dilakukan penyidik Polres dan di sidangkan oleh jaksa dan diputuskan hakim.

“Seluruh BB yang dimusnahkan ini merupakan hasil kejahatan jenis narkotika yang ada di Kabupaten Siak, dan para terdakwanya sudah menjalani hukuman karena sudah ingrah,” terang Kasi Pidum Bambang.

Sementara itu Bupati Syamsuar mengatakan dalam acara pemusnahan tersebut bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak berterima kasih kepada Polres, Kejari, PN yang mana telah bekerja keras untuk memberantas narkoti dan kejahatan lainnya yang ada di Siak.

“Tentunya perjuangan ini tidaklah mudah, untuk itu terima kasih yang telah mengungkap kasus narkotika dan kejahatan lainnya yang ada di Siak ini, dengan pemusnahan BB narkotik ini tentunya mempunyai arti bahwa di Siak ini peredaran narkotika cukup marak, untuk itu dihimbau kepada kaum muda untuk segera meninggalkan dan menjahui narkotika jenis apa saja,” terang Bupati Syamsuar.(rinto)

2013, Pemkab Pelalawan Targetkan Listrik 65 persen

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Pemerintah Kabupaten Pelalawan menargetkan di tahun 2013 mendatang seluruh masyarakat di pedesaan telah mendapatkan penerangan listrik hingga 65 persen.

Namun untuk pencapaian itu, ungkap Bupati Pelalawan HM Harris baru-baru ini, seluruh elemen harus saling mendukung dan bahu membahu dalam mewujudkan di bidang penerangan tersebut.

“Program penerangan, pada tahun 2013 nanti ditargetkan capai 65 persen. Namun untuk itu masih dibutuhkan kerja keras Pemda dan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat,” sampai Harris.

Disampinh itu, Pemda juga berkomitmen melaksanakan berbagai Program jangka panjang yakni, Teknopolitan, Wisata bono, kawasan investasi diharapkan agar bisa benar-benar terwujud.

“Semua Program Pemerintah Daerah hanya demi memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” tegas Bupati. (rz)

Gawat!! Kakak Bacok Adik Sendiri di Bandar Petalangan

Bandar Petalangan (Segmennews.com)- Jhon alias Andre (25), tega membacok adik kandungnya sendiri, Riki (16), hingga telinga sang adik nyaris putus.

Sedangkan bahu korban mengalami luka sobek dan mendapat 11 jahitan akibat di bacok menggunakan parang. Usai membacok sang kakak melarikan diri.

Bermula Kejadiannya, di rumah dua remaja tanggung kakak adik ini di Desa Sialang Godang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, mereka terlibat pertengkaran, Senin (29/10) kemarin, dipicu persoalan handphone. Kakak menyuruh adiknya meminjam handphon milik babaknya.

Namun, adik pelaku menolaknya, merasa adiknya tidak mematuhi perintahnya, sang kakak pun marah. Tanpa pikir panjang kakak berlalu kedapur untuk mengambil sebilah parang dan membacok adik kandungnya sendiri.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kapolsek Bunut, AKP Rustam Efendy didampingi Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Bunut Bripka Turmin kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Sebut Rustam, saat ini korban telah di visum dan edang menjalani perawatan di Puskesmas Bandar Petalangan. (rz)

Mendagri Puji Pelayanan BP2T Riau

Wagubri, Sekda Prov Riau  Mendagri Buka Rakor Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah

Pekanbaru (Segmennews.com)- Mentri Dalam Negri Gamawan Fauzi mengungkapkan Kekagumannya atas pelayanan yang diberikan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Riau.

Hal ini disampaikannya saat membuka acara Rakor Fasilitasi Percepatan Pekimpahan Kewenangan Perizinan dan Non Perizinan Dan Pembentukan Lembaga PTSP Prov. Riau Kab/ kota Tahun 2012 dan Pelaksanaan BKPRD Prop Riau dan  Kab/Kota Se-Indonesia, di Hotel Labersa Pekanbaru, Selasa (30/10).

“Saya sangat bangga melihat pelayanan yang diberikan oleh BP2T Riau,untuk itu kita akan ajak besok seluruh peserta BKPRD ini untuk mengunjungi kantor BP2T Riau guna melihat secara langsung pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,”ungkapnya.

Disamping itu, Kepala BP2T Alimuddin menyampaikan rasa terimakasihnya atas ucapan bangga dari mendagri tersebut.

“Ya kita sudah memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua perizinan, sampai sekarang juga alhamdulillah belum ada kritik dan saran yang buruk masuk ke kotak saran kita,”ungkapnya.

Terkait keinginan mendagri membawa seluruh peserta BKPRD mengunjungi BP2T, Alimuddin mengaku siap menerima kunjungan tersebut.

“Kita siap kapan saja,”imbuhnya lagi. Hingga saat ini jumlah perizinan yang telah dikeluarkan BP2T sudah mancapai ribuan. Terbanyak adalah izin riset mahasiswa yang bisa dikeluarkan sebanyak 40 setiap harinya. (den/utr)

Dipicu Banjir, 300 KK di Logas Kuansing Mengungsi

int

Pekanbaru (Segmennews.com)- Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Logas Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), beberapa hari terakhir menyebabkan lebih dari 300 kepala keluarga mengungsi. Selain itu dilaporkan juga empat rumah hanyut terbawa banjir bandang tersebut.

Dikatakan Bupati Kuansing, Sukarmis kepada wartawan saat pembukaan Rapat Koordinasi Pengalihan Kewenangan Daerah di Hotel Labersa baru-baru ini bahwa, kejadian bajir dikaibatkan oleh hujan deras yang mengguyur kabupaten Kuansing pada, sabtu ( 27/10) lalu.

Akibatnya, wilayah Kecamatan Logas dan sekitarnya dalam beberapa hari di genangi air. Ketinggian air mencapai 2 hingga 4 meter. Beberapa desa yang terendam adalah Desa Rambahan, Situgal, Logas, Lubuk Kebun, Teratak Rendah, Sikijang dan Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat.

Banjir juga menerjang puluhan rumah di Pasar Baruah Muara Lembu Kecamatan Singingi dan Desa Teratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir. Dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat banjir yang membuat panik warga ini.

Menurutnya, sejauh ini tim gabungan dari Pemkab Kuansing telah turun ke lokasi bencana dan memberikan bantuan dalam bentuk sembako dan peralatan siaga bencana.

“Dari dinas sosial, Dinas Bina Marga dan tim gabungan siaga bencana sudah turun memberikan bantuan kepada korban,” tukasnya. den/ur)

3 PSK dan Pemilik kafe di Rohul Diamankan

Kasatpol-PP Roy Roberto dan penyidik, Kaharudin menunjukkan BB hasil razia

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hulu, melakukan penyeterilan Penyakit Masyarakat (Pekat) seperti tempat-tempat perjudian dan warung remang-remang atau kefe-kafe terselubung yang digunakan tempat maksiat dan menyediakan wanita penghibur, dari bumi negeri seribu suluk, Senin (29/10) malam, di Desa Kototinggi Kecamatan Rambah.

Dalam razia tadi malam, satpol-PP mengamankan 3 orang Pekerja Sek komersial (PSk) yakni, IS, YI, TI dan 1 orang pemilik Kafe bernama Atura Hia. Turut di amankan beberapa unit bola billiyard, TV LG 21 INC, Streo Poewer Amplifier, Spekaer, DVD Tinwe, Kaset DVD, Mikropon, Kursi plastic, meja, kursi kayu bi ranker bir gunnes, box kosong dan buku nota lainnya.

Dikatakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Rohul, Drs Roy Roberto di dampingi penyidik Satpol-PP, Kaharudin KPH, Ssos , Selasa (30/10), semua Barang Bukti (BB) sudah dimankan untuk dilakukan penyidikan. Jika perkaranya sudah lengkap maka akan dilimpahkan ke Kejaksaan (P21).

“Satpol-PP sudah memiliki penyidik, dan itu sudah di sahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Dalam penyedikan juga dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujar Riy Roberto.

Dijelaskan Roy, operasi yang dilakuka merupakan operasi Pekat terus digencarkan dalanm rangka penyeterilan Pekat dari Rohul yang sesuai dengan Peraturan daerah (Perda) nomor I tahun 2009, tentang pekat.

“Sebelum melakukan operasi pihak Satpol-PP sudah melakukan pendekatan persuasive, dengan cara menyampaikan larangan dan aturan sesuai perda denganc ara tertulis selama 2 bulan. Tetapi imbauan itu tidak diindahkan, sehinga dilakukanlah penyitaan,” jelas Roy.

Ditambahkannya, khusus Kecamatan Rambah yang notabene sebagai Ibukota Kabupaten dalam waktu 2 bulan semua pekat harus dihentikan. Selanjutnya penertiban akan dilakukan di kecamatan lain.

“Hari ini baru, Khusus Kecamatan Rambah ada 17 kafe dan 23 meja Biliayard yang ditertibkan. Kedepan, kafe atau tempat perjudian lainnya juga akan di tertibkan,” tegas Roy.

Kakan Kemenag Rohul : Perda Zakat Sangat Dibutuhkan

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Zakat sangat dibutuhkan oleh masyarakat Rohul, sebab Perda Zakat adalah implementasi dari Hukum Allah di muka bumi atau dalam kata lain disebut membumikan hukum langit.

Kehadiran Perda Zakat ini semakin penting, mengingat bahwa Rohul dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk, dan memiliki potensi yang cukup besar dalam hal pengelolaan zakat, sebab masyarakatnya banyak yang berkecukupan, hidup mapan dan gemar membayar zakat, infaq dan shodaqah. 

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Zakat di Kab Rohul, Senin (29/10/2012) bertempat di kantor DPRD Rohul, Pasir Pengarayan.

Rapat pembahasan Ranperda tersebut, dipimpin Ketua Pansus Ranperda Zakat H Baihaqi Adh-Dhuha Lc, didampingi Sekretaris Pansus Winarto, anggota Pansus yang lain seperti Ismail Hamkaz Sag MSi, Agusri, H Tengku Rusli, Meney, Sahbana Lubis, H Ardiman Daulay, H Firdaus, dan H Bahron Lubis.

Hadir juga dalam rapat tersebut Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua MUI Rohul Drs H Hasbi Abduh MA, Kabag Hukum Setda Rohul, Plt Ketua BAZ Rohul H Syamsurizal Sag beserta pengurus lain, H Erkat Siregar, Yulihesman Sag, Drs H Tarmizi, Anizar Sag, dan Firdaus SSos.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa pembahasan Ranperda ini berjalan sangat alot sebab menyangkut salah satu substansi ajaran agama, yang harus disikapi secara arif dan bijaksana. Oleh karena itu, maka penerapannyapun harus bilhikmati wa mau’izhatil hasanah (dengan bijaksana dan pengajaran yang baik).

Ketua Pansus H Baihaqi Adh-Dhuha, menyatakan agar sebelum penetapan Perda Zakat ini, supaya dicermati terlebih dahulu yudicial review yang sedang diajukan masyarakat ke Mahkamah Konstitusi (MK), jangan sampai nanti Perda ini bertentangan dengan putusan MK.

Anggota Pansus lain Ismail Hamkaz SAg MSi, menyoroti tentang penerapan Perda Zakat ini nantinya, jangan sampai mematikan UPZ atau Panitia Amil Zakat yang dibentuk di masjid-masjid.

Ismail mencontohkan, Masjid Besar Kota Tengah Kec Kepenuhan saja tahun ini mengumpulkan zakat Rp 800 juta. Amil zakat ini jangan sampai mati, sebab dia telah menunjukkan kinerja yang baik dalam masyarakat, tegasnya. (rls/son)

Kejari Siak Peringkat Atas Tangani Kasus Korupsi

Kajati Riau Babul Khoir Harahap SH,MH 

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Dari seluruh Kejari di setiap kabupaten di Provinsi Riau, tercatat Kejari kabupaten Siak paling banyak tangani kasus korupsi.

Hal itu katakan oleh, Kejati Riau, H Babul Khoir Harahap SH,MH saat kunjungan ke kantor Kejari Kabupaten Rokan Hulu, kepada waratawan, Selasa (30/10) di kantor Kejaksaaan Negeri, PasirPangaraian. Sebutnya, hingga saat ini, kabupaten Siak paling teratas menangani kasus korupsi, dengan 5 penyidikan, yang sebagaiannya juga sudah tahap penuntutan di Tipikor Pekanbaru,

“Saya sudah mengunjungi Kejari Siak disana ada 5 Penyidikan dan ada juga yang sudah tahap penuntutan. Diantar semua Kejarai di Riau yang paling banyak dia (Kejari Siak),” ungkap Kejati.

Sedangkan di Kejari PasirPangaraian sendiri lanjutnya, 2012 ini baru menangai satu perkara korusi. katanya, Kejari Pasir hanya banyak menangani perkara Pidana Umum (Pidum) capai 35 hingga 40 perkara.

“Keberhasilan Kinerja Kejari Tidak tergantung banyak atau tidaknya kasus korupsi yang ditangani,” tukasnya. (idab)