Beranda blog Halaman 3017

Duh, Jembatan ke SDN 006 dan SMPN 4 Kepenuhan Hanyut

ilustrasi

Kepenuhan (Segmennews.com)- Diakibatkan banjir yang melanda Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, jembatan menuju sekolah SDN 006 dan SMPN 4 Kecamatan Kepenuhan hanyut terbawa arus banjir. Pasalnya, jembatan yang ada sebelumnya hanya terbuat dari susunan papan yang diikat.

Hingga saat ini jembatan yang melalui arus sungai lebar 4 meter tersebut belum dapat diperbaiki. Pihak sekolah dan masyarakat setempat hanya membuat jembatan darurat dari kayu seadanya, agar siswa dan siswi bisa melintas menuju sekolah mereka.

Sekretaris Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan, Zainuddin di konfirmasi Segmennews.com, Rabu (28/11/2012) melalui telephon membenarkan keadaan jembatan yang memperihatinkan tersebut.

“Ya, saya mendapatkan laporan dari pihak desa bahwa jembatan sekolah itu hanyut, sekarang masyarakat hanya membuat jembatan dari kayu seadanya saja,” menjawab Segmennews.com. 

Sekdes yang saat ini mengikuti acara seminar di jakarta juga mengahrapkan agar pihak terkait dapat memberikan bantuan kepada pihak sekolah, agar siswa dan siswi dapat menimba ilmu tanpa ada kendala.

Sementara itu, dilain tempat anggota DPRD Rokan Hulu komisi III, Ismail Hamkaz SAg, Msi juga mengharapkan pihak terkait dapat membantu pembangunan jalan permanen bagi sekolah tersebut. (dab)

Masyarakat Kepenuhan Rohul Gunakan "Tumila" Menangkap Ikan

Ismail Hamkaz meninjau penangkapan ikan

Kepenuhan (Segmennews.com)- Di zaman modern ini, masyarakat di dua Desa yakni, rantau Benuang sakti dan Ulak patian, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu masih memanfaatkan Tumila sebagai penangkap ikan tradisional turun temurun. Namun walaupun pendapatan ikan tak sebanding dengan alat penangkap ikan modern, mereka tetap sabar dan tidak putus asa.

Anggota DPRD Rokan Hulu Komisi III, Ismail Hamkaz S,Ag,Msi yang berkunjung baru-baru ini ke penangkapan ikan masyarakat Kepenuhan sangat prihatin dan terharu atas cara penangkapan ikan nelayan tersebut, sebab dengan menangkap ikan itu, sebagaian masyarakat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

Seperti yang di disampaikan oleh nelayan, Sabaruddin kepada Ismail, bahwa mereka hanya menggunakan alat tradisional “Tumila” untuk menangkap ikan, dan hasil yang tidak seberapa itulah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Mulai dari kebutuhan sandang, pangan mereka.

“Pak dewan tolong lah kami, apo cao kami ko, ko lah susah padek, iko adanyo yang bisa kami usahokan,” katanya dengan bahasa Daerah yang artinya, “Pak dewan tolong lah kami pak dewan, apo cara kami lagi untuk memenuhi kebutuhan kami ini, ini cuma yang bisa kami lakukan”.

Sabaruddin juga menyampaikan, hasil dari penangkapan ikan menggunakan Tumila tidak menentu, terkadang bisa mencapai 10 Kg, namun tak jarang pula hasil jeratan tersebut hanya cukup untuk makan di rumah bersama anak-anaknya.

Oleh itu, Ismail Hamkaz berharap agar pihak Dinas terkait agar memperhatikan masyarakat nelayan, dan memberikan bantuan yang dapat menunjang penghasilan para nelayan. (dab)

Tokoh Adat Kepenuhan Minta Pemkab Rohul Benahi Situs Sejarah

Ismail Hamkaz Memberikan pendapat

Kepenuhan (Segmennews.com)- Dalam rangka menyambut Haul Syekh Ibrahim Abdul Wahab Rokan se-Asia Tenggara, masyarakat, Tokoh adat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dapat memberikan dukungannya dengan memperbaiki insfrastruktur pendukung situs-situs sejarah di wilayah kelahiran Syekh Ibrahim Abdul Rokan.

Tokoh Masyarakat Rantau Benuang Sakti, KH Syahril, salah satu tokoh yang tinggal di daerah kelahiran tuan guru, baru-baru ini menyampaikan bahwa, masyarakat Rantau Benuang Sakti sangat mendukung dan siap menyukseskan acara ini, namun diharapkan agar pihak kepada kepala Daerah kabupaten Rokan hulu dapat memperbaiki infrastruktur pendukung dan membangun situs-situs yang ada di lokasi kelahiran tuan guru.

“Kita harapkan Kepala Daerah dapat membantu memperbaiki insfrastruktur pendukung situs-situs sejarah di lokasi kelahiran tuan guru,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Tariqat Naqsabandi Kepenuhan, Mustafa Kamal menegaskan bahwa kesempatan peringatan Haul Syekh Ibrahim Abdul Wahab Rokan ini telah ditunggu-tunggu dan diperjuangkan sejak tahun 2002 lalu. Namun baru sekarang agenda tersebut terlaksana.

“Alhamdulillah kegiatan Haul Syekh Abdul Rokan baru terlaksana secara bertahap. Untuk itu, Kita mohon dukungan semua pihak untuk dapat menyukseskan acara ini sesuai dengan penamaan Rokan Hulu Negeri Seribu Suluk,” harunya.

Tokoh Adat Kepenuhan bergelar Datuk Bandaro Sakti, Baktiar AH juga menyampaikan dukungan dari Lembaga kerapatan adat luhak kepenuhan atas terlaksananya Maulid atau Haul Syekh Abdul Wahab Rokan se-Asia Tenggara ini.

Sebutnya, berdasarkan pernyataan tuan guru Syekh Hasim Assyarwani langkat bahwa beliau mengatakan “Sekali di basilam langkat, sekali dirantau benuang sakti Rokan Hulu” berdasarkan inilah dirinya mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut, sebab itu juga, kegiatan ini harus sesuai dengan adab Tarikat Naqsabandi.

Disamping itu, anggota DPRD Rokan Hulu komisi III, Ismail Hamkaz S.Ag M.Si berjanji akan berjuang bersama masyarakat untuk mensukseskan tahapan kegiatan haul Syekh Abdul Wahab Rokan.

“Kita akan berjuang sepenuhnya dengan masyarakat mensukseskan kegiatan ini,” sampainya. (dab)

Wako Pekanbaru Minta Reklame Balon Tak ada di Pohon

Pekanbaru (Segmennews.com)- Pasca penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XVIII bulan September 2012 . Kota Pekanbaru kembali di penuhi oleh spanduk -spanduk liar serta baner. Khususnya spanduk bakal calon (balon) Kepala Daerah. Tidak jarang iklan ini merusak pohon yang berada di jalur hijau. Pasalnya iklan dan reklamenya di tempelkan dan di pakukan di pohon .
  
Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengakui gerah melihat iklan di tempel di pohon karena selain merusak pemandangan juga merusak pohon.

“memang Kota Pekanbaru kini mulai di ramaikan lagi oleh pemasangan iklan khususnya Balon kepala Daerah. Banyak baner tidak beraturan khususnya  baner balon, ya kita minta janganlah pasang di pohon itukan menyiksa namanya.Buat aja di tempat yang bisa kasih kayu jangan dipakukan di pohon,”ujarnya.
  
Ia juga menjelaskan meski saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru memang  melakukan moratorium papan reklame,Tetapi Dispenda masih saja mengijinkan baner di pasang.
  
Memang  lanjut Firdaus,  untuk baner yang sifatnya sebentar dan bermuatan sosialisasi pemko tidak terlalu ketat.

“Yang Kita moratorium kan reklame bisnis yang di bangun permanen, sementara untuk baner balon itukan sementara jadi boleh, hanya letakkanlah pada tempat yang beraturan dan tidak menggangu pejalan kaki apalagi jalur hijau seperti di paku di pohon itu tidak boleh,” urainya.
  
Firdaus juga menegaskan Peraturan Walikota terkait papan reklame kini tinggal menunggu penajaman dan di rencanakan akan di terbitkan Januari 2013.
  “Penajaman yang kita lakukan terkait titik-titik penempatan papan reklame di masa datang,” imbuhnya.(kir/ur)

Wan Syamsir Yus: RAL Segera Diaudit

Pekanbaru (Segmennews.com)- Maskapai penerbangan andalan Provinsi Riau, Riau Air Lines akan segera dilakukan audit. Hal ini disampaikan langsung oleh Komisaris Utama RAL Wan Syamsir Yus saat ditemui dikantor gubernur, Selasa (27/11/2012).

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan audit keuangan untuk tahun 2011 dan itu kita lakukan sebelum RUPS,” pungkasnya.

Namun sejauh ini untuk pengauditan, Wan Syamsir Yus belum dapat memastikan. Dirinya hanya memstikan bahwa setelah audit dilakukan maka akan dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).

“Ya, secepatnya, tim audit nanti independen. Yang tahun 2010 kan sudah, sekarang 2011 lagi,” tuturnya

lebih lanjut. Untuk diketahui, RAL yang pernah berseteru dengan pihak Bank Muamalat terkait adanya hutang yang belum dibayarkan saat ini sudah hampir selesai dan mulai menemukan jalan keluar.

Persoalan investor sendiri yang akan mendukung aktif kembali maskapai penerbangan daerah ini diakui Wan Syamsir sudah ada kesepakatan-kesepakan yang baik. Namun, ia belum mau mengungkapkan siapa-siapa saja yang akan menjadi investor. (kir/ur)

Presiden BEM UPP Temui Kakan Kemenag Rohul

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (BEM UPP), Finus, didampingi Sekretaris Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI), temui Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Senin (26/11).tujuan Konsultasi pengembangan kegiatan Islaman bagi mahasiswa UPP.

Pertemuan ini dimaksudkan, untuk bersilaturrahim antara Presiden BEM UPP dengan Kakan Kemenag Rohul, sekaligus konsultasi pengembangan kegiatan keislaman bagi mahasiswa/i UPP, apalagi Kakan Kemenag Rohul ini adalah Pembina dan pembimbing masalah keagamaan di Rohul.

Sang Presiden BEM UPP Finus menyatakan, Rokan Hulu ini telah dikenal orang secara luas sebagai Negeri Seribu Suluk. Oleh karena itu, maka seluruh mahasiswa yang belajar di UPP harus memahami tentang seluk beluk negeri seribu suluk itu.

Presiden Finus dalam kesempatan itu, meminta kesediaan Kakan Kemenag Rohul, agar dapat memberikan pencerahan kepada mahasiswa UPP tentang Strategi Penerapan Syariat Islam di Indonesia khususnya di Rokan Hulu, pada hari Selasa (27/11/2012) bertempat di kampus UPP, Simpang Kumu, Pasir Pengaraian.

Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyambut positif undangan Presiden BEM UPP tersebut, sebab hal ini dirasa sangat penting, mengingat bahwa mahasiswa adalah cendekiawan muda, yang diharapkan dapat mengukir sejarah di masa datang.

Menurut Ahmad Supardi, mahasiswa UPP memiliki potensi yang cukup besar, berperan penting dan strategis dalam membawa perubahan, khususnya perubahan pola pikir kearah yang lebih baik bagi masyarakat Rohul.

“Perubahan pola pikir masyarakat ini sangat penting sebab kemajuan zaman yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, menuntut perubahan dan penyesuaian pola pikir, dari pola pikir lama menuju pola pikir baru,’ tegasnya mantap.(gib)

DPRD Kota Bukittinggi Sambangi DPRD Rohul

Wakil DPRD dan Ketua DPRD Rohyul sambut anggota DPRD Bukittinggi

Rokan Hulu (Segmennews.com)- DPRD Kota Bukit Tinggi yang tergabung dalam Badan Anggaran, Badan Musyawarah ,Badan Legislasi Daerah dan Badan kehormatan yang berjumlah 31 orang, Selasa (27/11) melakukan Kunjungan kerja ke DPRD Rohul.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka perbandingan cara penetapan Agenda DPRD di kota Bukittinggi dengan DPRD Rohul, perbandingan pembahasan rancangan

APBD tahun 2013 di Kota  Bukittinggi dengan Rohul, perbandingan tata cara penetapan Prolegda thun 2013 dan perbandingan tugas badan Kehormatan DPRD,

Study banding tersebut disambut langsung oleh Ketua DPRD Rohul, H.Hasanudin didampingi Wakil ketua Erizal ST bersama anggota lainnya, dirunag rapat paripurna DPRD Rohul.

DPRD Bukittinggi yang dipimpin oleh, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H.Darwin S.si Apt, MM menuturkan bahwa dari informasi yang berkembang di media massa cetak maupun elektronik, bahwa DPRD Rokan Hulu melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan dan  selalu terdepan. Baik segi penetapan agenda, Pembahasan RAPBD dan lainnya.

“Kita sering mendapat informasi bahwa, DPRD Rohul didalam melakukan Kegiatan sudah sesuai dengan tatip DPRD itu sendiri sehingga tidak ada pekerjaan yang tidak bisa terselesaikan,” pujinya.

Untuk itu DPRD Kota Bukittinggi yang Kultur budayanya yang sama, sehingga cocok sekali mengambil perbandingan ke DPRD Rohul sebagai acuan untuk diterapkan di DPRD Kota Bukit Tinggi.

Disebutkan, setelah melakukan Kunker ke Rohul, anggota DPRD Bukittinggi akan bertolak ke DPRD Kota pekanbaru dan DPRD kabupaten Kampar dengan topik yang sama.

Ketua DPRD Rohul, H. Hasanudin Nasutioan SH menyampaikan terima kasih kepada DPRD Bukittingi yang memilih DPRD Rohul sebagai study banding mereka, sebab sebagai daerah yang bertetangga, dua Daerah ini juga banyak kesamaan seperti, budaya.

Selain itu, kedepan akan terjalin kerja sama yang baik dalam pembangunan Daerah maupun infrastruktur penghubung antara dua Provinsi ini.

Anggota DPRD Bukittinggi yang hadir yakni, wakil Ketua DPRD Bukittinggi H.Darwin, Jusra Adek, Yountri Mansyah Ketua komisi B.beserta Anggota, Ketua Komisi A M.Nur idris beserta Anggota, Ketua Komisi C Maderizal beserta Anggota, Sekretaris DPRD Drs.Noverdi dan Anggota.

Sedangkan DPRD Rohul yang menyambut kedatangannya, selain Ketua dan wakil ketua DRPD Rohul ada juga, H.T.Rusli S,sos Ketua Komisi III, Drs. Sudirman As, H.Ardiman Daulay dan anggota Banmus lainnya.(dab) 

Perusahaan Minim Bayar Zakat di BAZ Rohul

Drs H Ahmad Supardi Hsb MA

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Hingga saat ini pihak perusahaan yang berdiri di Kabupaten Rokan Hulu masih minim menyalurkan zakatnya ke Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Rokan Hulu, padahal jumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Rokan Hulu hingga ratusan.

Perusahaan yang di ketahui menyalurkan zakat di BAZ Rokan Hulu hanya, Bank Mandiri Ujung Batu, Bank BPR, Bank Riau. Sedangkan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan yang jumlahnya hingga ratusan hanya, PT PSA Kepenuhan yang menyalurkan ke BAZ Rohul.

Dengan itu Pembina BAZ Rohul yang juga menjabat Kepala Kementerian Agama Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menghimbau kepada pihak perusahaan agar

membayarkan zakatnya melalui BAZ Rokan Hulu. Sebab zakat tersebut dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin yang membutuhkannya. 

Baik bantuan bea siswa, bantuan zakat dan untuk usaha masyarakat miskin, sehingga masyarakat yang mendapatkan bantuan zakat tidak lagi terhimpit ekonomi, bahkan mereka akan terus dibina, agar di tahun-tahun berikutnya mereka sendiri yang akan memberikan zakat kepada masyarakat miskin lainnya.

Dijelaskan Ahmad Supardi, sejauh ini pihaknya telah lakukan sosialisasi kepada perusahaan terutama kepada perusahaan PTPN V. Sedangkan perusahaan yang juga sudah disurati tentang pembayaran zakat melalui BAZ.

“Kita harapkan pihak perusahaan dan masyarakat dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZ Rokan Hulu, sebab penyaluran tersebut akan langsung dirasakan oleh masyarakat miskin, untuk pengembangan usaha dan lainnya, agar mereka tidak lagi tampil sebagai penerima, namun sebagai pembayar zakat,” harap Ahmad Supardi. (dab)

Pengumpulan BAZ Rohul Rp 2,268 Miliar

Rapat BAZ Rohul

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Hingga bulan November 2012, pengumpulan zakat di Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Rokan Hulu sekitar Rp 2,268 Miliar.

Pengumpulan zakat tersebut masih kurang dari target sebelumnya hingga Desember 2012 sebanyak Rp 2,5 miliar.

Namun Ketua BAZ Rokan Hulu, Sam Ricardo optimis hingga bulan Desember mendatang pengumpulan Zakat capai target yang ditentukan yakni, Rp 2,5 miliar, bahkan

BAZ Rohul akan mengupayakan mencapai Rp 2,6 M.

“Hingga bulan ini, pengumpulan zakat sebanyak Rp 2,268 M, insya allah di akhir tahun akan mencapai target Rp 2,5 M, kita harap jumlah pengumpulan zakat akan bertambah hingga 2,6 M,” sampai Sam Ricardo, kepada wartawan usai pelaksanaan rapat pembahasan Program penyaluran zakat Produktif di Kantor BAZ, PasirPangaraian, Selasa (27/11/2012).

Sedangkan Program BAZ, dalam penyaluran zakat Produktif tahun ini, baru terealisasi 80 persen, dari 154 orang yang berada di Desa dan Kelurahan Kabupaten Rokan Hulu, sisanya 20 persen atau sebanyak 45 orang penerima zakat akan di tuntaskan hingga akhir Desember.

“Sisa penerima zakat yang belum mendapatkan sebanyak 45 orang dengan penyaluran masing-masing Rp 5 juta, kita berharap akhir 2012 sudah tuntas, begitu juga dengan penyaluran bea siswa akan kita tuntaskan hingga akhir tahun ini,” tegas Sam Rikardo.

Di jelaskannya, bantuan zakat sengaja tidak diberikan berupa uang, hanya berupa bantuan usaha yang dibutuhkan penerima, seperti memberi bantuan peternakan, perikanan, tambahan barang usaha dan lainnya. Sebab jika diberikan berupa uang, ditakutkan ada penyelewengan terhadap bantuan yang diberikan.

Sebutnya, sejauh ini Zakat Produktif yang disalurkan BAZ masih ada yang tidak berjalan dengan baik, seperti penyaluran bantuan zakat kepada 10 pengusaha batu bata, hanya 8 pabrik yang berhasil, sedangkan bantuan peternakan, baru 60 persen yang berhasil. Sedangkan bantuan yang diberikan kepada pedagang barang harian, rata-rata berkembang dengan baik.

“BAZ Rokan Hulu akan terus berupaya memberiakan bantuan kepada masyarakat miskin yang membutuhkannya, dan akan berupaya semaksimal mungkin mensosialisasikan kepada masayarakat akan pentingnya zakat,” tutupnya. (gib)

Polres Rohul Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Ayah dan Anak

Rekonstruksi pembunuhan sadis ayah dan anak di Rokan Hulu

Rokan Hulu (Segmennews.com)– Markas Polisi Resort (Mapolres) Rokan Hulu (Rohul) mengelar rekonstruksi pembunuhan berencana dilakukan tersangka MDH alias DH

(18), asal Pulau Nias Provinsi Sumatera Utara (Sumut) (14/10) lalu, terhadap korban Perdi Laia (40) dan putrinya Sardina Br Laia (14), Selasa (27/11/2012).

Perdi tewas mengenaskan akibat hujaman sebilah pisau yang bertubi-tubi ketubuh korban, sedangkan putrinya Sardina tewas akibat lehernya di jerat dengan tali,

dan seorang lagi anak laki-laki korban Ucok Mei Laia  (6), terselamatkan, sebab dia hanya menderita luka tusukan di dada sebelh kiri, saat ini bocah 6 tahun itu mendapat perawatan di RSUD PasirPangaraian.

Dari rekonstruksi ada 32 adegan yang diperankan oleh tersangka di kebun PT. SAM. Adegan di mulai dari tersangka dan korban usai minum tuak digubuk Kebun

Kelapa Sawit Coleam dekat PT. SAM, Korban tidak mengizinkan tersangka pamit pulang. korban pun mengucapkan kata-kata kotor dan menoba memukul tersangka, sambil menepis pukulan itu, tersngka mencabut pisau dan menusukkkanya ke dada korban.

Tak puas menikam Korban, tersangka kembali menusuk anak korban, Ucok Mei Laia dengan pisau tepat di dada sebalah kirinya. Kejadian itu dilihat putri korban,

Sardina Br Laia. Saat itu Sardina mencoba melarikan diri, namun korban kalah cepat dengan tersangka, korbanpun diikat dengan tali kesebuah pokok pohon dan menjerat lehernya. Reka adegan di lanjutkan hingga penguburan korban.

Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, SIK melalui Kaur Bin Ops Reskrim Polres Rohul, IPTU Niko Purba, menutrkan tersangka nekat menghabisi nyawa Perdi Laia dan putrinya, karena unsur sakit hati.

“Hanya sakit hati, tidak diberi izin pulang, spontanitas dia menusuk korban dengan pisau atas tindakan tersangka, maka di ancam pasal 338 jo 340 KUHP serta pasal 80 UU Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman di atas 5 tahun penjara,” terangnya. (dab)