Beranda blog Halaman 3017

Eit..Asik Nyabu Sepasang Kekasih di Gerbek Polisi di Pelalawan

Tersangka Herman dan Nenik saat diintrogasi di Mapolsek Pangkalan Kerinci

Pelalawan (Segmennews.com)- Tengah asik menikmati barang haram jenis sabu-sabu, Herman (48) dan kekasihnya Neng Nenik (32) di gerbek sat Narkoba Polsek Pangkalan Kerinci di salah satu rumah di Komplek Mutiara, Desa Makmur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Dari tangan kedua tersangka di amankan peralatan alat hisap bong sabu, 6 paket sabu-sabu senilai Rp 2 juta dan 2 unit telepon genggam. Kedua tersangka saat ini menginap di hotel prodeo Polsek Pangakalan Kerinci guna mempertangguang jawabkan perbuatan mereka.

Disampaikan Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Rapiden Segala, Selasa (6/11/2012) bahwa keberhasilan ini berkat informasi masyarakat, bahwa sedang ada persta sabu-sabu di sebuah rumah. Setelah dilakukan penggerebekan, Senin (5/11/2012) sore ternyata benar sepasang kekasih sedang berpesta sabu-sabu dirumah Neng Nenik.

“Tersangka Herman  diancam pasal 114 KUHP dengan ancaman 20 tahun kurungan, sedangkan kekasihnya Nenik diancam pasal 112 KUHP dengan maksimal ancaman 12 tahun penjara,” terang Rapiden.(rz)

JH Rokan Hulu Kunjungi Tempat Bersejarah Mekkah

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa Jamaah Haji Rohul melakukan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah di Makkah dan Jeddah, untuk mengisi waktu yang kosong sambil menunggu masa pemulangan ke tanah air, yang dijadwalkan tanggal 12 dan 13 Nopember 2012  dari Jeddah.

Berdasarkan laporan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) H Rahmat Taufiq Lc kepada Kakan Kemenag Rohul, tempat-tempat bersejarah yang dikunjungi itu bertempat di sekitar Makkah, antara lain adalah Hudaibiyah (tempat dilakukannya perjanjian antara Nabi Muhammad SAW dengan Kaum Kuffar Quraisy), peternakan unta, dan pabrik pembuatan kiswah (kain penutup Ka’bah).

Kemudian di sekitar Jeddah, yaitu Sepeda Adam (sepeda unta raksasa), Masjid Terapung di pinggiran laut merah, Masjid Qishash (Tempat penjatuhan hukuman qishash), Kuburan Hawa istri Nabi Adam, dan Kornes (sebuah tempat perbelanjaan terbesar di Jeddah).

Kakan Kemenag Rohul, menyatakan bahwa waktu menunggu antara selesainya ibadah haji dengan pemulangan ke tanah air, bagi jamaah haji Rohul, adalah sekitar 12 hari. Waktu 12 hari ini akan terasa sangat panjang, sehingga diperlukan ada kegiatan yang dapat menambah wawasan tentang Makkah-Madinah-Jeddah dan sekitarnya.

“Kegiatan yang dilakukan jamaah haji ini sangat positif, sebab akan dapat menambah wawasan jamaah haji tentang perkembangan sejarah Islam, dunia islam dan sejarah perjuangan umat islam dalam melawan orang kafir,” tegasnya.

Petugas daerah Rohul lainnya H Abdul Haris SSos MSi dan H Elfalisman SAg, melaporkan dari tanah suci bahwa jamaah haji Rohul dalam keadaan sehat wal afiat, satu orang meninggal dunia beberapa waktu yang lalu, atas nama Hj Nurbainis Binti Tudin umur 74 tahun dari Kec Ujungbatu. (gib)

Pembahasan Ranperda Zakat Rohul Tuntas

Pembahasan Ranperda Zakat di DPRD Rohul

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa pembahasan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Zakat di Kabupaten Rokan Hulu, alhamdulillah telah selesai dilakukan antara anggota Pansus DPRD Rohul dengan Bagian Hukum, Kemenag, BAZ, dan MUI Rohul, Selasa (6/11/2012) bertempat di ruang rapat DPRD Rohul, Pasir Pengaraian.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, usai pembahasan lanjutan Ranperda tentang Pengelolaan Zakat di Kab Rohul, Selasa (6/11/2012) bertempat di kantor DPRD Rohul, Pasir Pengarayan. Rapat dilakukan secara marathon dua hari berturut-turut dan baru selesai sore ini pukul 16.30 Wib, tegasnya.

Rapat lanjutan pembahasan Ranperda tersebut, dipimpin Ketua Pansus Ranperda Zakat H Baihaqi Adh-Dhuha Lc, didampingi Sekretaris Pansus Winarto, serta dihadiri anggota Pansus yang lain seperti H Tengku Rusli, Hj Asmeri Yulinawati, Ria Adriani,  H Ardiman Daulay, H Zulkarnain, Suparmin, Gusri, Hardi Chandra dan Ismail.

Hadir juga dalam rapat tersebut Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua MUI Rohul Drs H Hasbi Abduh MA, Kabag Hukum Setda Rohul Helfaizar, Plt Ketua BAZ Rohul H Syamsurizal SAg beserta pengurus lain yaitu, Yulihesman Sag, H Erkat SSos, Drs H Tarmizi, Anizar Sag, Ustaz Tarmizi Mais, H Abd Rahman Jailani, Drs H Syahruddin MSy dan Firdaus SSos.

Kakan Kemenag Rohul menyatakan, pembahasan Ranperda Zakat dilakukan secara  marathon, mendetail dan teliti, yang dimulai dari ayat satu sampai ayat terakhir, mulai dari koma sampai dengan titik. Pokoknya, pembahasan ini dilakukan secara serius dan penuh keikhlasan. Silang pendapat sering terjadi, namun tetap dalam kerangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Rohul, tegas Ahmad Supardi.

Ketua Pansus Ranperda Zakat H Baihaqi Adh-Dhuha Lc, menyatakan agar perubahan-perubahan yang telah disepakati dicatat secara baik, diparaf dan diketik ulang sesuai dengan perubahan tersebut. Ranperda ini agar secepatnya diselesaikan dan insya Allah akan dibawa ke sidang paripuna DPRD pada Senin, 12 Nopember 2012, tegas politisi partai PKS yang juga ustaz kondang di Rohul ini. (gib)

Ketua LAMR Rohul Diancam, FKAP-5 Luhak Meradang

Anggota FKAP 5 Luhak saat mendatangi Kantor LAMR Rokan Hulu

PasirPangaraian (Segmennews.com)– Terkait dugaan pengancaman terhadap Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), H. Tengku Rafli Armen, S.Sos oleh pejabat eselon II Pemkab Rohul. Puluhan anggota Forum Komunikasi Anak Ponakan (FKAP) 5 Luhak Kabupaten Rohul mendatangi kantor LAMR Rohul, Rabu (7/11). Mereka mendesak LAMR Rokan Hulu mengusir pelaku dari Kabupaten Rokan Hulu.

Kedatangan puluhan anak-ponakan tersebut disambut langsung oleh Sekretaris LAMR Rohul, H. Jama’an, SE, MM gelar Dt. Bijak Bestari. Mereka menyatakan atas ketidak terimaan mereka terhadap pengancaman yang dilakukan kepada Ketuia LAMR.

Anggota FKPA 5 luhak itu juga meminta agar oknum yang mengancam tersebut ditindak sesuai aturan berlak.

“Usir oknum amoral dari Rohul agar bisa menyelesaikan persoalan ini, karena oknum mengancam ini adalah pejabat eselon II di Pemkab Rohul,’’ sepakat mereka.

Koordinator anak Kemenakan 5 luhak, Tasmit menyampaikan anak kemenakan perlu menjaga kampung sendiri, agar jangan berdampak pengaruh efek negatif atau mencemari nama baik anak-ponakan yang lain. Apalagi perbuatan itu adalah amoral.

“Kita minta agar LAMR-Rohul bisa mendesak Pemkab Rohul, menuntaskan 2 pejabat Rohul terkait kasus amoral dan dan pangancaman, begitu juga dengan keberadaan kafe-kafe,” sampai Tasmit

Mereka sepakat alan terus melakukan pengawalan terhadap permasalahan yang menimpa ketua LAMR, T Rafli Armien S,sos ini. Sebab kata Tasmit, jika pengancaman jelas ada pidana dan undang-undangnya, namun kalau amoral tentu diselesaikan secara adat. Jika dalam waktu dekat tidak ada solusi dari Bupati Rohul, maka mereka berjanji akan mendatang masa untuk mengadakan aksi. 

Menanggapi hal tersebut Sekretaris LAMR Rohul, H. Jama’an, SE, MM gelar Dt. Bijak Bestari menyampaikan bahwa terkait pengancaman terhadap Ketua LAMR Rohul, untuk sementara ninik- mamak kedua belah pihak sudah berunding secara adat, mudah-mudahan ada titik temunya.

Namun atas perbuatan amoral 2 pejabat eselon II yang berselingkuh itu sampainya, tentunya harus ada koordinasi dengan pihak Pemkab Rohul melalui Bupati Rohul Drs. Achmad, MSi, sebab selaku pimpinan daerah tentu beliau punya kebijaksanaan bagaimana solusi terbaiknya. (dab)

Minta Sejumlah uang, OTK Catut nama Kajari Rohul

Dirut RSUD, dr Nazli Arfani saat mendatangi Kejari PasirPangaraian

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Nama Kepala Kejaksaan Negeri PasirPangaraian, Kabupaten Rokan Hulu di catut Orang Tak dikenal (OTK) dan meminta uang puluhan juta kepada Direktur RSUD PasirPangaraian.

Dari berbagai sumber yang dihimpun Segmennews.com, bahwa pencatutan nama Kajari, Syafiruddin SH,MH dilakukan OTK melalui Via SMS kepada Dirut RSUD PasirPangaraian, dr Nazli Arfani, dan meminta uang hingga puluhan juta.

Merasa curiga, Dirut RSUD tersebut lantas mendatangi kantor Kajari PasirPangaraian yang saat itu sedang ada kunjungan dari Kejati Riau, Selasa (30/10) lalu. Setelah di selidiki ternyata nomor Handphone yang menghubungi Dirut tersebut bukan Nomor handphone Kajari PasirPangaraian.

Kepala Kejaksaan Negeri PasirPangaraian, Safiruddin ditemui Segmennews.com, Rabu (7/11/2012) diruang kerjanya mengakui adanya laporan dari Dirut RSUD kepada pegawai Kejari, terkait meminta sejumlah uang tersebut. Dirinya juga membantah keras perbuatan itu dilakukannya. Menurutnya, itu adalah perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab.

“Itu tidak benar, Saya pantang meminta uang kepada siapapun, sesuai aturan, kami dilarang meminta maupun menerima suap dari siapapun,” tegas Syafiruddin.

Dia juga menegaskan, aturan itu juga belaku kepada pegawai kejaksaan, jika ditemui pegawai Kejari mendatangi instansi pemerintahan dan meminta sejumlah uang, jangan dilayani dan segera melaporkan kepadanya.

Sambungnya, terkait pencatutan nama tersebut, kejadian serupa juga pernah dialami oleh Kepala Sekolah di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Rohul, pelaku mengaku sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan meminta uang Rp 25 juta. Setelah mereka nego, akhirnya disetujui Rp 5 juta. Kepsek sempat mentransfer uang Rp 2 juta ke rekening pelaku.

Namun setelah Kepsek menanyakan perihal tersebut kepihak Kejari, ternyata nomor Handphone dan nomor rekening tersebut bukan milik Kajari ataupun milik salah satu pegawai kejaksaan. Saat ini pihak Kejari Pasir Pangaraian melakukan pelacakan pemilik nomor handphone dan nomor rekening, untuk ditindak.

“Kita imbau kepada masyarakat maupun pejabat, jika ada orang yang mengatas namakan Kajari maupun pihak Kejaksaan meminta sejumlah uang, jangan dipercaya, kami tidak pernah melakukan hal itu,” imbau Syafiruddin. (dab)

Komplek Stadion Utama Tampan Disinyalir Jadi Tempat Mesum

Stadion Utama Riau di Kecamatan Tampan

Perkanbaru (Segmennews.com)- Komplek Stadion Utama Riau di jalan Naga Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan disinyalir berubah fungsi menjadi tempat bermesum pasangan muda-mudi dikala malam hari.

Pantauan Segmennews, saat malam menjelang stadion utama Riau banyak dikunjungi pasangan muda mudi yang menjadikan tempat tersebut sebagai tempat memadu kasih mereka. Apalagi suasana disana sepi, ditambah lagi tidak ada penerangan yang memadai.

Warga setempat, Rahmad, Senin (5/11/2012) mengaku bahwa karena lokasi staion gelap, sehingga banyak pasangan muda mudi memanfaatkannya untuk bermesum, hal itu tentunya membuat mereka merasa terganggu.

“Kalau gelap itu banyak juga yang buat mesum disini (Komplek Stadion Utama), apalagi diujung-ujung jalan itu banyak, tapi saya yakin kalau ada penerangan sepertinya mengurangi tindak kejahatan,” tukas Rahmad.

Keluhan akibat kurangnya penerangan juga di sampaikan pengunjung Stadion, Indri, jika malam menjelang mereka takut berkunjung ke stadion utama tersebut, sebab bisa saja di suasana yang gelap itu ada orang yang berniat jahat. Padahal, lokasi tersebut sanagat cocok untuk tempat bersantai bersama keluarga.

Katanya lagi, belakangan terakhir ada beberapa peristiwa kejahatan terjadi di komplek stadion ini, seperti penjambretan dan lainnya. Hal itu diakuinya karena minimnya penerangan. Disamping itu, lokasi tersebut juga tak jarang dijadikan tempat bermesum bagi pasangan muda mudi.

Pengamat perkotaan, Ir Mardianto Manan kepada Segmennews.com menyarankan agar pemerintah segera membentuk badan pengelola komplek stadion yang menjadi lokasi perhelatan puncak Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tersebut untuk dimanfaatkan sebagai tempat bagi masyarakat.
   
“Kota Pekanbaru ini kan masih kurang taman dan tempat rekreasi keluarga yang terbuka dan gratis, ada taman kota yang ingin dibangun di Garuda Sakti ternyata tidak berjalan. Komplek stadion utama ini bagus, jalannya besar areanya juga luas, namun harus ada badan pengelola yang jelas, yang akan mengurusi hingga ke bagian kebersihan toiletnya,” ungkap Mardianto.
   
Menurut Mardianto kala itu, sangat sayang bila area di sekitar komplek Stadion Utama Riau ini tidak dikelola dengan baik. Karena menurutnya, area ini berpotensi menjadi pusat keramaian yang diminitai masyarakat seperti Purna MTQ.

“Seharusnya pemerintah kita harus jeli melihat keadaan karena dengan adanya penerangan diarea Stadion akan memikat pedagang, selanjutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menghabiskan masa bersama kelurganya, kemudian jika dikelola dengan baik akan bermanfaat untuk ekonomi masyarakat,” jelas Mardianto. (putra)

Rohul Krisis Listrik, Distamben Targetkan 2014 Tuntas

PasirPangaraian (Segmennews.com)- krisis penerangan listrik masih jadi masalah di Kabupaten Rokan Hulu, hal itu terbukti sekitar 30 persen Desa di Kabupaten Rohul belum teraliri listrik. Namun Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Rohul menargetkan tahun 2014 30 persen tersebut sudah teraliri Listrik.

Kepala Dinas Pertamabangan Rohul Bisman, Senin (5/11), melalui program Lides tahun 2012 ini, untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut, pihaknya membangun  3 KM Jaringan Tegangan Menegah (JTM) di Sungai Kuning Desa Kabun Kecamatan Kabun, disamping itu 163 tiang baru untuk menghubungkan jaringan listrik di daerah pedesaan.

“Kita tetap upayakan pembangunan penerangan listrik merata di seluruh desa Kabupaten Rohul, baik melalui dana APBD Rohul, APBD Provinsi dan APBN, namun tentu dilakukan secara bertahap, dari jumlah desa di Rohul sekitar 40 Desa belum dialiri listrik, baru menggunakan listrik PLTD yakni genset,” ungkapnya.

Dengan adanya listrik tersebut lanjutnya, maka tentunya dapat mengurangi untuk membeli minyak, khususnya di 3 Kecamatan paling membutuhkan aliran penerangan listrik, yakni Kecamatan Tambusai Utara, Bonai Darusslam dan sebahagian desa di Kecamatan Rambah Hilir, tetap ada komunikasi aktif dengan pihak terkait seperti PT. PLN dan  pemerintah pusat.

“Tahun 2014 mendatang ada program pembangunan Gardu Induk (GI) kapasitas 150 KA. Sedangkan Rohul hanya  membutukan 145 MW, kemudian Rohul masih kekurangan sekitar 30 MW, juga untuk mengatasi krisis listrik adanya penyambungan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dari Bangkinang,” terangnya.

Ditambahkan, masih dalam konteks mengatasi krisis listrik, Pemkab Rohul  bersama Perusahaan Daerah (Perusda) telah membuat MOU dengan pihak investor dari Korea dan Thailand untuk membuat listrik dari biogas atau tangkos Kelapa Sawit, jadi semuanya akan diupayakan secara maksimal pengelolaanya.

“Kita tetap komit Rohul dapat teralairi listrik hingga ke pedesaan berbagai upaya telah dilakukan, mudah-mudahan tidak ada hambatan untuk realisasi target program itu,” tutupnya. (dab)

Legalitas Bimbel Harus Jelas

HM Zen

PasirPangaraian,utusanriau.com- Program Bimbingan Belajar (Bimbel) yang dilakukan pihak sekolah Negeri, Swasta maupun Yayasan harus jelas Legalitasnya. Oleh itu, setiap Program Bimbel disekolah harus ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan.

Hal itu disampaikan Kepala Disdikpora Rohul, HM Zen M,MPd kepada segmennews.com, Selasa (6/11/2012) disela-sela pelaksanaan rapat persiapan Ujian Akhir Nasional 2012-2013 di aula Kantor Dispora Rohul yang dihadiri oleh 210 Kepala Sekolah tingkat SLTP dan SLTA se-Rokan Hulu.

Menurutnya, UN TA 2012-2013 mendatang masing-masing ruang kelas terdapat 20 paket soal. Maka untuk mengadapi UN, diambil kebijakan pelaksanaan Bimbel bagi siswa SLTP dan SLTA yang dimulai sejak bulan Agustus 2012 hingga April 2013.

“Program Bimbel sekolah Negeri, Swasta dan yayasan harus ditandangani oleh Kadispora, hal itu agar Program tersebut jelas legalitasnya,” sebutnya.

Sedangkan bagi sekolah yang tidak memiliki guru di mata pelajaran yang di UN kan, maka mereka akan bekerja sama dengan sekolah terdekat. Sedangkan Soal Try Out akan dibuat oleh pengawas bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Riau.

M Zen menghimbau kepada orangtua siswa, agar turut mendukung Program yang sudah dilaksanakan oleh Disdikpora dan pihak sekolah demi keberhasilan dalam Ujian nanti.

“Kita harapkan siswa dan siswi Rohul akan mendapatkan peringkat 1 di Riau, atau minimal dapat membertahankan peringkat 3 besar di Riau,” harap M Zen. (gib)

Jalan Lintas Maredan Pekanbaru-Siak Rusak Parah

SIAK (Segmennews.com)- Puluhan mobil di Jalan Lintas Maredan Pekanbaru-Siak, Senin (5/11/12) terlihat antri panjang karena terjebak kondisi jalan yang hancur alias rusak parah. Herannya, dengan kondisi jalan yang seperti itu terkesan dibiarkan, sehingga para supir berinisiatip memperbaikinya sendiri agar mereka bisa melintas.

Pantauan Segmennews.com yang ikut terjebak dalam kemacetan akibat jalan rusak tersebut bahwa, tidak adanya pihak pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut, padahal diketahui bahwa jalan tersebut saat ini masih dalam tahap peningkatan yang dikerjakan PT.Tamako  dengan menggunakan dana APBD Provinsi.

Keterangan Iwan (35) salah seorang supir mobil truk bahwa semenjak jalan ini dilakukan proyek peningkatan, jalan tersebut semakin rusak parah sehingga ada dibeberapa titik yang rusak parah. Dan diharapkan agar pihak kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut, dapat memperhatikan kondisi jalan sehingga tidak menimbulkan kemacetan akibat jalan rusak.

“Kita berharap kepada pemerintah atau pihak rekanan yang mengerjakan jalan ini, agar memperhatikan titik-titik jalan yang rusak parah, karena sebelum adanya proyek ini jalan tersebut tidak separah ini,” ujar Iwan.

Sementara menyikapi hal itu, piahak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Siak, Ardi mengatakan beberapa hari lalu bahwa jalan tersebut merupakan jalannya Provinsi, dan saat ini tengah ada pekerjaan peningkatan jalan beberapa Kilometer (Km).

Selain itu ada sebahagian yang dikerjakan Dinas PU Siak, yang saat ini pekerjaan dari rekanan yakni PT.Tamako masih dalam massa perawatan.

“Itu pekerjaan pihak Provinsi, kalau proyek kita sudah selesai dan saat ini kondisi jalannya bagus dan masih dalan massa perawatan pihak rekanan,” terang Ardi. (rinto)

Dua Cewek Caffe Terlibat Narkoba di Siak

Empat tersangka sabu dan BB

DAYUN (Segmennews.com)- Dua pria yakni, Salim Sinulingga (35), Dadek Kustiawan (38) dan dua wanita turut digaruk tim Sat Narkoba Polres Siak, Lia(25) dan Nurdianti (28) warga KM 8 Kecamatan Kotogasib, Sabtu (03/11/2012).

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di caffe milik Tambunan ada pesta shabu-shabu, setelah itu beberapa anggota polisi berpakaian preman langsung ke lokasi dan melakukan proses penyelidikan, dan berhasil menggaruk keempat tersangka berikut Barang Bukti (BB), berupa 1 Paket Sabu seharga Rp 500 ribu, alat isap bong, bungkus platik , Mancis dan uang Rp 59.000.

Kapolres Siak, AKBP Sugeng Putut Wicaksono melalui Kasubag Humas, AKP R. Simamora, Senin (5/11/2012) membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini keempaat tersangka diinapkan di hotel Prodeo Mapolres untuk proses hukum selanjutnya.

“Ya, kita telang menangkap empat tersangka penyalahgunaan fisikotropika jenis shabu-shabu, akibatnya dua wanita dan dua pria kita bekuk beserta BB nya, saat ini mereka kita tahan untuk proses hukum selanjutnya,” terang AKP R.Simamora.

Kejadiannya bermula, dari informasi yang didapat Brigadir Ali.P dgn Briptu Anton bahwa di kafe Tanbunan km 8 kecamatan koto Gasib ada pesta narkoba. Tak menyiakan informasi itu, mereka langsung ke Tempat kejadian Perkara (TKP), saat mengetuk salah satu pintu kamar ternyata didalamnya terdapat 3 orang yang baru selesai menggunakan narkoba.

Dari nyanyian ke 3 tersangka itu, terungkaplah bahwa mereka mendapatkan sabu-sabu dari tersangka lain LG, namun saat LG di tangkap, dia juga mengaku mendaptkan barang haram tersebut dari IW, saat inio IW masih buron.

Selain itu, dari nyanyian Nurdiana, terungkap pengedar lainnya yakni, Dadek als iwek. Polisi menjebak Dadek dengan menyuruh NUrdiana memesan sabu sebanyak 1 paket seharga Rp 500 ribu, selang beberapa waktu Dadek pun mengantarkan barang haram tersebut ke km 52, saat itulah Dadek ditangkap polisi, sekitar pkl 01.00 WIB. (rinto)