Beranda blog Halaman 3018

Bupati Siak Resmikan Seminar Kesehatan Vegetarian

Siak(Segmennews.com)- Gerakan Vegetarian dalam Meat Free Monday atau One Meat Free Day a Week ini secara global telah digemakan masyarakat dunia, bukan lagi pada level kelompok melainkan telah menjadi kebijakan pemerintah.
Urgensi sosialisasi perubahan pola makan ini terkait dengan urgensi perubahan iklim dan epidemik penyakit degeneratif (penyakit kronis) yang meningkat tajam.

“Vegetarian yang merupakan makanan yang berasal dari Nabati (sayuran, buah, umbi, dan biji)  yang dapat menekan resiko penyakit jantung, paru-paru, usus, kanker,” ungkap Bupati Drs H Syamsuar M.Si dalam peresmian Seminar Kesehatan Vegetarian dengan tema Sehat, Etis, dan Ramah Lingkungan bersama Pembicara Dr. Drs Susianto selaku Ahli Gizi sekaligus ketua IVS, Senin (5/11) di Gedung Lembaga Adat Melayu Siak Sri Indrapura.

Seminar Vegetarian yang dihadiri Ketua IVS Kab Siak, Tim Penggerak PKK serta beberapa Pejabat di lingkungan Pem Kab Siak.
“Vegetarian adalah bagian dari dimana kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari sayur-sayuran dan tumbuh-tumbuhan yang dapat meningkatkan pola hidup sehat dan ramah lingkungan,” kata Syamsuar.

Bupati menambahkan, ia selalu diskusi dengan dokter kesehatan tentang berbagai penyakit. Katanya, sumber dari penyakit banyak terdapat pada makanan yang dikonsumsi, seperti halnya jika seseorang yang selalu menerapkan pola makan dengan berlebihan.

“Contohnya pada diri saya sendiri sewaktu saya masih kecil. Nah di sini lebih ditekankan pada pola makan yang sangat mempengaruhi bagi kesehatan yang akan dibahas pada seminar Vegetarian nantinya,” katanya.

Lebih lanjut Bupati mengharapkan dalam seminar ini penyampaian materi tentang Vegetarian harus jelas karena masyarakat lebih mengenal vegetarian hanya untuk dikonsumsi orang Hindu dan Budha.

“Untuk itu, agar tidak terjadi kesalah fahaman saya harapkan kejelasan dalam penyampaian  materi. Kemudian harapan saya kedepan adalah Vegetarian ini dapat berkembang di Kabupaten Siak contohnya Restoran Vegetarian karena selain Siak tempat yang mudah untuk mencari sayur-sayuran, buah-buahan serta umbi-umbian, Siak juga merupakan Negeri Wisata,” ujarnya. (rilis)

Luna Maya Diisukan Sudah Menikah

 Segmennews.com– Artis Luna Maya membantah jika dirinya sudah menikah dengan pria bernama Reza Prawiro. Katanya, kalaupun ada pernikahan, dirinya tidak akan diam-diam melakukannya.

“Saya mah penginnya kalau nikah ada seserahan, lamaran, kalau di sana mah jauh. Ya nggak mungkin lah,” ujar Luna Maya saat ditemui di Jakarta Fashion Week di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (4/11).

Luna sempat dikabarkan menikah dengan Reza di Austria. Reza sendiri dikenal sebagai pengusaha dan juga cucu mantan Menteri Keuangan, Radius Prawiro.

Namun mantan kekasih Ariel Noah ini hanya bisa bersabar dengan adanya pemberitaan yang menyudutkan dirinya. “Dari dulu juga sudah diomongin macam-macam kan sama kalian semua,” kata Luna.

Beberapa foto menggambarkan kedekatan dengan Reza, akan tetapi Luna belum membuka kedekatannya itu. Foto bersama Reza di internet itu dianggap sebagai sesuatu yang biasa. “Foto kan bisa sama siapa saja lah,” ungkapnya ringan.

Ngomong-ngomong, Reza sempat datang support Luna di acara ini? “Ih apa lah, biasa saja kok, tengkyu yaa,” seloroh Luna. (kpl/adt/dar/snc)

KPK Kembali Periksa Anggota DPRD Riau

Pekanbaru (Segmennews.com)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa anggota DPRD Riau terkait suap revisi perda No 5 tahun 2008 dan perda No 6 Tahun 2010 tentang pembangunan venues PON di Riau, Senin (5/11) pagi tadi.

Pemeriksaan terhadap sejumlah wakil rakyat ini dilaksanakan di ruang Catur Prasetya, Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Jalan Pattimura Gobah.

Tampak di ruang pemeriksaan yakni Syarif Hidayat, Adrian Ali, Tengku Muhazza, Abu Bakar Siddik. Mereka diduga ikut terlibat permintaan uang lelah atas revisi perda pembangunan venues PON.

Di sela-sela pemeriksaan, Syarif Hidayat, salah seorang anggota DPRD yang diperiksa, keluar ruangan pemeriksaan untuk izin ke kamar mandi.

Hingga Senin siang, pemeriksaan masih terus berlanjut dan KPK akan memberi keterangan setelah pemeriksaan usai. (ur/kir)

Polri Dimina Tak Tebang Pilih Berantas Geng Motor

ilustrasi

Pekanbaru (Segmennews.com)- Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengucap terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian yang berhasil menangkap sejumlah otak kawanan geng motor di Pekanbaru. Namun pihak kepolisian juga diminta tidak tebang pilih dalam pemberantasan geng motor.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan terima kasih dan memberikan afresiasi buat pihak Kepolisian atas kerja kerasnya menumpas pergerakan geng motor yang meresahkan beberapa waktu belakangan ini,” ujar Ayat Cahyadi kepada segmennews.com, Senin (5/11).

Seperti pemberitaan sebelumnya, Jajaran Sat Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap seorang tersangka ketua geng motor BS (21) alias Madam. Dia ditangkap di Perumahan Sidomulyo, Tampan.

Saat hendak ditangkap, BS melakukan perlawanan sehingga polisi menghadiahinya dengan timah panas. Polisi menembak Madam pada kaki kanannya.

Madam merupakan seorang yang cukup dicari oleh petugas kepolisian. Pasalnya, Madam adalah pelaku penyerangan terhadap Mapolresta Pekanbaru beberapa waktu lalu. Selain itu, dia adalah pelaku pembakaran pos polisi di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Gramedia.

Ayat menambahkan, harapan Pemko dan seluruh  masyarakat Pekanbaru agar pihak kepolisian terus melakukan penumpasan terhadap geng motor, agar suasana kedamaian dan kenyamanan yang selama ini dirasakan masyarakat kembali tercipta.

“Masyarakat kita selama ini sudah merasa tidak nyaman dengan kehadiran geng motor itu, untuk itu dengan dilakukan pemberantasan ini diharapkan kenyamanan itu kembali dirasakan dan berjalan seperti sedia kala,” ujarnya.

Dalam kasempatan yang sama, Ayat juga meminta pihak Kepolisian untuk menindak tegas para pelaku geng motor tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, dia meminta juga jangan ada pilih kasih dalam proses hukumnya karena sangat meresahkan warga.

“Tindak tegas pelaku geng motor, jangan ada yang pilih kasih. Sesuaikan hukuman dengan peraturan yang berlaku,” jelas Ayat.

Dia berharap, dengan adanya penangkapan sejumlah otak pelaku geng motor tersebut kedepannya tidak ada keluhan para  pedagang kuliner malam hari yang selalu resah dengan keberadaannya.

“Misalnya selama ini sangat sering keluhan para pedagang kuliner malam itu yang selalu takut berjualan karena takut dengan geng motor. Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang takut keluar rumah dimalam hari,” ujarnya.

Ayat juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut membasmi geng motor ini, terutama bagi orangtua yang memiliki anak remaja untuk mengawasi pergerakan anaknya agar tidak terlibat dengan geng motor.

“Terutama orangtua. Jika anaknya tidak pulang diatas pukul 23.00 maka hendaknya dia punya inisiatif untuk mencari keberadaan anaknya itu. Butuh pengawasan kita bersama dalam menuntas geng motor ini,”ucap Ayat.(Putra)

RSUD AA Rawat 1500 Pasien Jamkesda Perbulan

RSUD AA

Pekanbaru (Segmennews.com)- Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA)  Provinsi Riau dalam sebulan merawat ratchets  1500 lebih pasien Jamkesda atau yang dirawat di ruang rawat inap kelas III. Untuk jumlah pasien secara keseluruhan yang berobat di RSUD setiap bulannya rata-rata 2500 orang.

Sedangkan jumlah pasien rawat jalan yang berobat di RSUD sendiri mencapai 600 orang perharinya. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang besar untuk sekelas Rumah Sakit rujukan seperti RSUD Arifin Achmad.

Menurut Dirut RSUD, Yulwiriati Moesa bahwa jumlah tersebut sudah sangat melebihi kapasitas, untuk itulah pihak RSUD membangun ruang rawat inap kelas III yang diperuntukkan khusus pasien miskin.

“Makanya di tahun 2013 ini RSUD kita hanya diperuntukkan untuk rujukan saja, dan dengan penambahan gedung baru kelas III itu nantinya bisa menampung pasien miskin kita di RSUD,” ujar Yulwiriati Moesa.(Putra)

Kapolres Akui Konflik Agraria Meningkat di Rohul

AKBP Yudi Kurniawan SIK,Msi

PasirPangaraian (Segmennews.com)-Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan mengakui saat ini masih banyak konflik sengketa-sengketa agraria yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu. Seperti sengketa perbatasan Kabupaten dengan Kabupaten, Kecamatan dengan Kecamatan Desa dengan desa dan bahkan Provinsi dengan Provinsi.

Hal itu disampaikannya saat acara serah terima jabatan (sertijab) di Mapolres Rohul, Senin (5/11).

“Konflik agraria masih ada di Rohul. Dan saat ini pihak kepolisian terus burapaya melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi terjadinya konflik agrarian di Rohul,” jelas Kapolres Yudi.

Dijelaskannya lagi, dengan era otonomi daerah seperti ini masih banyak sengketa agraria dan sengketa perbatasan yang menimbulkan pro dan kontra hingga melibatkan massa yang tidak sedikit.

“Untuk mengantisipasi hal ini, pihak kepolisian sudah melakukan antisipasi dini seperti melakukan patroli rutin serta pendekatan dengan para tokoh agama, tokoh maysarakat dan tokoh adat,” tegasnya.

Ditambahkannya lagi, persolan sengketa agraria ini berawal dari instanasi lain, seperti pemerintah daerah. Dan karena tidak
terselesaiakan, akhirnya muaranya ke pihak kepolisian. Dengan awalnya melakukan unjuk rasa, hingga berkepenajangan.

“Sudah banyak upaya-upaya yang kita lakukan, seperti melakukan kordinasi dengan pihak Pemkab Rohul, Camat, Danramil dan Kapolsek untuk mendudukan konflik yang terjadi kepada intansi yang berwenang menyelesaiakannya. Agar secepatnya terseleisaikan,” jelasnya. (dab).

FKUB Sosialisasi Keputusan Bersama dua Menteri di Tambusai

Yulihesman SAg

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Direncanakan, besok, Selasa (6/11/2011) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rokan Hulu melangsungkan sosialisasi Keputusan Menteri Agama dan Mendagri nomor.9 dan 8 tahun 2006 tentang Kerukunan Umat Beragama di Kecamatan tambusai.

Acara yang di langsungkan di aula kantor Camat Tambusai tersebut akan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari tokoh agama Islam, Kristen, Budha, Hindu dan lainnya. Berlaku sebagai pembicara yakni, dari Kementerian Agama Rokan Hulu yang akan mengupas tentang peran kementerian Agama dalam kerukunan umat beragama di Rohul.

Kemudian kegiatan juga diisi oleh Kesbagpolinmas Rohul dengan materi, peran Kesbagpoldalam menciptakan kerukunan umat beragama, sedangkan dari FKUB sen diri langsung di pimpin oleh Ketua FKUB Rohul, Yulihesman SAg dengan materi peran FKUB dalam menciptakan kerukunan umat beragama.

“Dengan adanya Sosialosasi ini, seluruh tokoh beragama akan mengetahui tugas dan fungsi mereka masing-masing dalam menciptaka n kerukunan dalam umat beragama khususnya di Rokan Hulu,” sebut Yulihesman.

Diharapkannya, bahwa dalam pendirian rumah ibadah harus memperhatikan sosial kemasyarakatan setempat yang mengacu pada keputusan bersama dua menteri tersebut.

“Kita juga menerima pengaduan masyarakat terkait kerukunan umat beragama,” sampai Yulihesman.

Terlait sosialisasi keputusan dua menteri ini, FKUB akan menggelar di 16 kecamatan di Rohul, sebelumnya FKUB telah melakukannya di 3 Kecamatan, setelah sosialisasi di Tambusai ini, FKUB kembali melakukan sosialisasi di Kecamatan Ujung Batu, Selasa (13/11/2012) pekan depan. (dab)

Lima Perwira Polres Rohul Dimutasi

Penandatanganan berkas Sertijab 

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Lima Pejabat dilingkungan Kepolisian Resort Kabupaten Rokan Hulu di mutasi, serah terima jabatan di langsungkan di Mapolres Rokan Hulu, Senin (5/11/2012).

Pejabat yang di mutasi yakni, Kompol Dasrizal SH,MH sebelumnya menjabat Kabag Ren Polres Rohul, selama 2,8 tahun 8 hari dipromosikan sebagai Kapolsek Urban Ujung Batu, sedangkan Kompol Johan Rivai,SE sebelumnya menjabat Kapolsek Ujung Batu selama 1,11 tahun 24 hari pindah sebagai Kapolsek Pangkalan Kerinci Polres Pelalawan.

Dilanjutkan dengan Kasat lantas Polres Rohul, Andri Papedi, SH dengan jabatan baru sebagai Kepala Induk PJR DIT Lantas Polda Riau, dan Kasat Res Narkoba Polres Rohul, AKP Joni Wardi menduduki jabatan baru sebagai Kasat Res Narkoba Polres Siak. Sedangkan, Kapolsek Tandun, AKP Zulkifli Zubir menduduki jabatan baru sebagai Kasat Intelkam Polres Siak. 

Sebaliknya Jabatan yang ditinggalkan seperti, Kabag Ren Polres Rohul diisi oleh Kompol Sofyan, Kasat Lantas yang baru yakni AKP Rustam dan Kasat Res narkoba baru AKP Zulbakri,SH.

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan,SIK,Msi menilai bahwa tugas pejabat yang dimutasi ini adalah sebuah prestasi mereka, sebab selama ini mereka telah memberikan kontribusi yang positif bagi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Rohul, sekaligus memberikan warna bagi Organisasi Polres Rohul.

Sedangkan bagi pejabat yang baru bertugas di Polres Rohul, Kapores mengharapkan mereka segera menyesuaikan diri dengan Budaya dan karakteristik masyarakat Rohul. Sekaligus mereka dapat menghangatkan hubungan silaturrahmi baik di Kedinasan maupun dalam kehidupan Sosial sehari-hari.

“Kita harapkan bagi pejabat yang baru dilantik, agar tidak mengecewakan pimpinan Polri, sebab mereka telah diberikan kepercayaan untuk mengemban tugas yang baru, Sebagai pimpinan Polres Rohul, saya optimis mereka akan dapat mengemban dan mempertanggung jawabkan amanah dan kepercayaan dengan sungguh-sungguh dan penuh keihklasan,” papar Kapores. (son)

Dana Jampersal di Rohul Tersalurkan Rp 3 M

Wildan Asfan Hasibuan M,Kes

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Pembangunan kesehatan termasuk penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) sesuai kesepakatan global Millennium Development Goals (MDGs) menargetkan AKI di Indonesia dapat diturunkan seminimal mungkin dalam program Jaminan Persalinan (Jampersal), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 3 M untuk program itu .

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rohul,  Wildan Aspan Hasibuan, M. Kes, Sabtu (3/11), menuturkan Jampersal dimaksudkan untuk menghilangkan hambatan finansial bagi ibu hamil untuk mendapatkan jaminan persalinan, di dalamnya termasuk pemeriksaan kehamilan, pelayanan nifas termasuk KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir.

“Program Jampersal berlaku secara nasional, jadi untuk keselamatan Ibu dan Anak dalam proses persalinan merupakan tanggung jawab pemerintah, kita di Rohul hingga oktober ini sudah menghabiskan anggaran sampai Rp 3 M lebih,” jelasnya.    

Sambungnya, program Jampersal terbuka bagi seluruh ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi-bayi baru lahir tanpa memandang strata sosialnya, sepanjang bersangkutan belum memiliki jaminan persalinan. syaratnya pun mudah, cukup menunjukkan identitas diri dan membuat pernyataan tidak mempunyai jaminan atau asuransi persalinan.

”Identitas diri itu tidak harus KTP, tapi bisa juga surat keterangan dari RT atau RW setempat, Itu sudah cukup jadi bukti akuntabilitas buat tenaga kesehatan untuk menolong ibu hamil, terpenting, jangan sampai lantaran tak ada selembar KTP, ibu hamil tidak bisa mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan,” tegasnya.

Ditambahkan, persalinan normal misalnya, pelayanan tidak harus dilakukan di Rumah Sakit, tapi lebih diutamakan di fasilitas pelayanan kesehatan dasar seperti Puskesmas, Puuskemas Pembantu, Poskesdes atau cukup di bidan saja, baik bidan desa maupun bidan praktik mandiri, pelayanan di Rumah Sakit  hanya diberikan ketika pasien harus dirujuk karena ada penyulitan atau komplikasi dilaksanakan di fasilitas perawatan kelas III. (son)

4 Nopember JH Madina Tiba di Panyabungan

MADINA (Segmennews.com)- Jamaah haji asal kabupaten Mandailing Natal (Madina) kloter 13 embarkasi Medan akan tiba di Medan pada tanggal 13 November mendatang, dan tiba di Panyabungan pada Rabu, 14 November. Sedangkan kloter 17 akan tiba di asrama haji Medan pada tangga 18 November dan tiba di Panyabungan esok harinya tanggal 19 November.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Madina, M Taupik Lubis SH kepada METRO, Jumat (2/11) menyebutkan, sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dihadapi para jamaah haji asal Madina. Semuanya dalam kondisi sehat, hanya saja ada satu orang calon haji yang gagal berangkat disebabkan sakit dan sudah meninggal dunia.

”Semua jamaah kita dalam kondisi sehat wal afiat. Hanya satu orang yang gagal berangkat karena mengalami penyakit jantung yaitu ibu Asmah, warga desa Gunungtua meninggal pada tanggal 27 Oktober lalu. Sebelumnya ia dirawat di RS Haji Medan, dan sudah dipulangkan ke Madina,” ucap Taupik. Sementara Staf Haji dan Umroh Kementerian Agama Madina, Erwin Nasution juga menyampaikan hal yang sama.

Kata Erwin, hanya sebagian jamaah mengalami batuk-batuk. ”Sebagian jamaah kita mengalami batuk, dan itu rata-rata semua jamaah dari Indonesia mungkin akibat cuaca yang berbeda,” ujarnya. Untuk itu, Taupik dan Erwin mengajak semua masyarakat Madina agar jangan lupa mendoakan para jamaah yang sedang menjalankan ibadah rukun islam terakhir itu mengingat para Calhaj banyak tergolong orangtua, bahkan banyak juga yang sudah lansia.

”Seperti kita ketahui Calhaj kita banyak dari kalangan orangtua, bahkan ada yang berusia 95 tahun. Kita harus selalu mendoakan mereka agar tetap sehat dan mampu menjalankan rangkaian ibadah. Terutama doa agar menjadi haji yang mabrur, dan sehat sampai tiba ke kampung halaman,” pesannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jamaah haji asal Madina sebanyak 639 orang terdiri dari dua kloter yaitu kloter 13 dan kloter 17. Kloter 13 berangkat pada tanggal 2 Oktober yang lalu, sementara kloter 17 bergabung dengan jamaah asal kabupaten Padang Lawas yang berangkat pada tanggal 7 Oktober lalu. (msc/snc)