Beranda blog Halaman 3020

Pekan Ini, Harga Sawit Naik Tipis

int

Pekanbaru (Segmennews.com)- Sesuai keputusan rapat tim penetapan harga pembelian Tandan Buah Sawit (TBS) kelapa sawit provinsi Riau pada Selasa (23/10) siang, ditetapkan bahwa harga TBS sawit sebesar Rp 1293,65 per kilogram (kg), naik tipis dibanding pekan sebelumnya yang dipatok pada harga Rp 1270,48 per kg.

Selain itu, tim juga menetapkan harga CPO rerata tertimbang periode penjualan 15 – 21 Oktober sebesar Rp 6186,03, naik tipis dibanding pekan lalu sebesar Rp 6067,46.

Harga kernel rerata tertimbang periode penjualan pekan ini sebesar Rp 2866,71 turun dibanding pekan kemarin sebesar Rp 2905,51 dengan indeks ‘K’ pekan ini sebesar 86,30 persen.

Kenaikan harga TBS pekan ini, meski tipis, sebagian besar disebabkan meningkatnya permintaan stok TBS dan CPO asal dalam negeri di pasar dunia, mengingat produsen sejenis dari negara tetangga, Malaysia, melakukan lepas stok ke pasaran, hingga timbul peluang untuk memenuhi kebutuhan di pasar tetangga tersebut. (den/ur)

Kakanwil : Pegawai Kemenag Diharapkan Profesional

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Pegawai Kementerian Agama diharapkan profesional dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Mengingat, pegawai kementerian agama dianggap sebagai contoh dan teladan bagi PNS lainnya. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs.H. Tarmizi Tohor, MA dalam arahanya di hadapan ratusan PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, peserta orientasi dan pembinaan asesmen pegawai di lingkungan Kemenag Rokan Hulu, di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Selasa (23/10).

Lebih lanjut Tarmizi memaparkan, baik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai PNS maupun di lingkungan masyarakat, pegawai kemenag selalu dipandang sebagai tokoh yang mendapat sorotan.

”Tidak bisa kita pungkiri itu, PNS Kemenag dimanapun dia tingal tetap menjadi sorotan, tinggal lagi bagaimana pegawai itu menyikapinya, kalau pegawai itu baik dan profesional, maka secara otomatis penilaian masyarakat tentunya akan baik pula, begitu juga sebaliknya, makanya kita tekankan agar pegawai Kemenag ini menjaga korpsnya,”ujar Tarmizi.

Khusus dalam pelaksanaan tugas, Kakanwil berpesan pegawai Kemenag mesti berhati-hati dan teliti mengingat betapa ketatnya peraturan dan pengawasan pada saat ini.

”Terutama pengelolaan anggaran, pegawai kita mesti teliti betul, sesuai aturan, serta dengan manajemen yang baik, jangan asal-asalan karena sedikit saja kita salah maka sorotan akan sangat besar,”tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Kakanwil juga menginformasikan bahwa tingkat pengelolaan anggaran di Kementerian Agama sudah semakin membaik, hal itu dibuktikan penilaian BPK yang memeberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Kakanwil berharap predikat ini bisa sama-sama dijaga bahkan bisa lebih ditingkatkan lagi.

Sementara itu disisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu,Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA dalam sambutanya menyebutkan, kegiatan orientasi dan pembinaan assesmen ini dimaksudkan memberikan pengetahuan terkait peraturan kepegawaian terhadap para pegawai di lingkungan kemenag Rokan Hulu.

”Dengan kegiatan ini, pegawai kemenag bisa mengetahui tugas pokok, hak dan kawajiban yang mesti dilakukan, jangan hanya bisa menuntut hak semetara kewajiban selaku PNS belum dijalankan,”ujar Supardi.

Terkait kegiatan orientasi dan pembinaan assesmen ini, dilaksanakan Sub Bagian Tata Usaha melalui DIPA kemenag Rokan Hulu tahun 2012. Kegiatan diikuti sebanyak 180 orang PNS di lingkungan Kementerian Agama Rokan Hulu.(rls/son)

LBH Pers: Bukti Kasus Arogansi TNI AU Lengkap

ant

Jakarta (Segmennews.com)– Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers menilai barang bukti kasus arogansi oknum TNI AU berupa penganiayaan terhadap jurnalis di Provinsi Riau sudah lengkap, sehingga tidak ada celah lagi untuk mendiamkan para pelaku tanpa ada penegakan hukum.

“Bukti-bukti sudah cukup kuat, apalagi ada kesaksian, visum dan video visual yang sudah tak bisa dibantahkan lagi bahwa terjadi penganiayaan oleh oknum TNI AU,” kata Direktur Eksekutif LBH Pers, Hendrayana, saat saat menerima jurnalis korban penganiayaan di kantor LBH Pers, Jakarta, Senin.

Hal ini terkait penganiayaan dan perampasan terhadap sejumlah jurnalis Pekanbaru yang dilakukan Letkol Robert Simanjuntak dan bawahannya di lokasi jatuhnya Hawk 200 di permukiman warga Pasir Putih, Kabupaten Kampar, Riau pada 16 Oktober.

Pada audiensi itu hadir tiga korban penganiayaan, yakni fotografer Didik Herwanto dari Riau Pos, Robi dari Riau Televisi dan pewarta Kantor Berita ANTARA FB Rian Anggoro. Turut hadir juga tim advokasi jurnalis Pekanbaru, perwakilan Pewarta Foto Indonesia (PFI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

“Harus didesak agar Satuan POM TNI AU benar-benar profesional untuk mengusut kasus ini, dan bukti yang ada sudah cukup untuk segera dilakukan penetapan tersangka,” tegas Hendrayana.

Melihat kasus yang terjadi ia mengatakan bahwa oknum TNI AU telah melanggar Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Pers karena menghalangi tugas peliputan. Selain itu, penganiayaan dan pengeroyokan terhadap jurnalis serta warga sipil telah melanggar pasal 351 dan 170 KUH Pidana.

“Ini masalah serius karena kekerasan bukan hanya menimpa wartawan, tapi juga menimpa dua mahasiswa yang merupakan warga sipil. Mutasi terhadap pelaku juga tidak bisa menghilangkan unsur pidana,” katanya.

Koordinator Advokasi AJI Indonesia, Aryo Wisanggeni, menyatakan kasus itu harus dibawa hingga ke Mahkamah Militer (Mahmil). Pelakunya yang merupakan perwira menengah harus diusut tuntas agar jadi pembelajaran bagi TNI agar kejadian serupa tak lagi menimpa masyarakat.

“AJI akan terus memonitor kasus ini untuk memastikan Polisi Militer bekerja profesional. Kasus ini tidak bisa dihentikan hanya sebatas pelanggaran administrasi biasa, harus dibawa ke Mahmil,” katanya.

Letkol Robert Simanjuntak menganiaya Didik Herwanto dengan menendang, membanting, mencekik hingga melayangkan bogem mentah. Aksi perwira menengah itu dilakukan di tengah masyarakat, yang langsung berujung pada aksi serupa dari bawahannya kepada jurnalis lainnya di lokasi jatuhnya Hawk 200. Insiden itu kemudian dikecam banyak kalangan dan Panglima TNI meminta kasus itu diproses hukum. (ant/snc)

Mahasiswa Inhil Desak Pemprov, DPRD Riau Buat Perda Harga Kelapa

Add caption

Pekanbaru (Segmennews.com)- Puluhan mahasiswa Indragiri Hilir datangi kantor gubernur Riau, Selasa (23/10). Mereka mendesak Pemprov Riau dan DPRD membuat perda standarisasi harga minimal kelapa.

“kami semua murni mahasiswa dari Inhil, orang tua kami mayoritas penjualan kelapa. Saat ini sangat menjerat leher kami, harga kelapa menurun drastis. Kami meminta agar pemerintah mensinkronisasi dengan DPRD agar membuat perda standarisasi harga minimal kelapa,” Sampai Ketua umum PB-HIPPMIH, Mahmudin.

Disamping itu mereka juga menuntut Pemerintah, agar segera mencabut hak izin operasional PT.Pulau Sambu. Mereka juga menyampaikan tuntutan agar pemimpin Inhil mundur dari jabatannya, dan meminta realisasi riil APBD untuk penanganan tanggul kelapa.

Seperti diketahui kabupaten Indragiri Hilir terkenal sebagai penghasil kelapa terbesar di Provinsi Riau. Tanggul perkebunan yang tidak ada perbaikan dan terus menjadi momok mengkhawatirkan, dan hari ini diperparah dengan terjun bebasnya harga
kelapa.

“Harga kelapa semula Rp 1.000 sekarang hanya Rp 200 rupiah perbutir nya. Dengan harga yang sangat murah itu, kami sangat sulit untuk melangsungkan kehidupan, apalagi saat ini biaya kebutuhan semakin hari semakin mahal,” keluhnya. (Den/kir)

Perbaikan jalan, PT SPE dan PTPN V Dinilai Tak Penuhi Janji

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Dari 3 Perusahaan yang telah menanda tangani MOU dengan Pemkab Rohul dan DPRD Rohul bersedia untuk membangun jalan dari Kecamatan Rokan IV Koto sampai ke Simpang PIR Kecamatan tandun, hingga saat ini baru satu Perusahaan yang sudah melakukan perbaikan.

Sementara 2 perusahaan lagi belum ada tanda-tanda akan mengerjakan jalan tersebut. Trungkapnya hal itu berdasarkan peninjauan Komisi III DPRD Rohul, Selasa (23/10).

Kepala Bidang Prasarana jalan BMPP Rohul, Anton ST.MT mengatakan tiga Perusahaan itu adalah PTPN-V. 3 kilometer, PT.SPE 5 kilometer, MCM 1 kilometer dan pemerintah 10 kilometer, namun yang baru menyelesaikan pembangunan itu adalah PT.MCM sudah 100 persen. Sementara Pemda sudah capai 90 persen hanya tinggal penyerahan saja. Sedangkan PTPN V dan SPE masih belum melaksanakan pengerjaan jalan sama sekali.

Saat peninjauan, anggota Komisi III DPRD Rohul, T.Syafril Arif S,sos menyebutkan bahwa sesuai perjanjian dan rencananya akhir tahun 2012 jalan tersebut sudah di perbaiki dan di aspal.
           
Dari keterangan PTPN V Ir,D Karo karo lanjut, Syafril, mereka baru sedang melakukan Proses lelang di pekanbaru. Sedangkan dari pihak PT SPE,  Patrun Rahman juga sedang proses lelang.

“Sesuai dengan perjanjian Mereka komisi III akan menunggu selama 15 hari kemudian kalau mereka masih belum mengerjakannya akan dipanggil untuk hearing mempertanyakan permasalahannya, sedangkan untuk mensosialisasikan ke Masyarakat Komisi III juga sudah siap,’’katanya.(idab)

Setan mengganggu, SMAN 1 Kepenuhan Diajak Do’a Tolak Bala

Siswa dan masyarakat do’a tolak bala

Kepenuhan (Segmennews.com)- Akibat siswi SMAN I Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu sering mengalami kesurupan sehingga mengganggu proses belajar mengajar, akhirnya pihak sekolah memutuskan melakukan do’a tolak bala, Selasa (23/10) sekitar pukul 09:00 Wib di halaman sekolah.

Do’a tolak bala yan di maksudkan untuk mengusir pengaruh jahat dari makhluk halus yang selama ini mengganggu dan merasuki siswi hampir setiap hari, yang berakibatkan sekolah diliburkan hampir seminggu.

Doa bersama yang diikuti oleh siswa kelas X sampai kelas XII dan dihadiri juga oleh tokoh masyarakat, camat, Danramil, kapolsek, UPTD Dsdikpora dan seluruh unsure Upika Kecamatan Kepenuhan total yang mengikuti do’a tersebut sekitar 820 orang. Sebelum prosesi berdo’a bersama, lantunan ayat suci berkumandang yang dipimpin oleh, Ustd. H. Usman BL, dan tahlil di pimpin oleh KH. Usman dan dilanjutkan dengan Do’a yang dipimpin oleh, KH. Ridwan.

Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian pencerahan agama serta bimbingan yang disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat yang juga ketua komite sekolah SMA Negeri 1 Kepenuhan, Bapak Drs. H. Efendi R. Effendi menyampaikan bahwa siswa dan siswi SMA Negeri 1 Kepenuhan harus menjaga kesopanan dalam pergaulan sehari – hari, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat, agar kejadian – kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa – masa yang akan datang.

Disamping itu, Kepala SMA Negeri 1 Kepenuhan, M. Ardi, SS. M. Pd mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat kecamatan kepenuhan yang telah bersedia datang dan melangsungkan do’a besama.

 “Semoga dengan do’a tolak bala ini kejadian – kejadian seperti yang lalu-lalu tidak terulang kembali di masa – masa yang akan datang, dan siswa pun bisa lebih menjaga kesopanannya,” ucapnya.

Selain itu, mengingat ujian sudah dekat, seluruh siswa dan siswi juga diingatkan agar mengikuti pelajaran dengan baik.

 “Akibat kejadian (kesurupan) yang terjadi akhir-akhir ini mengakibatkan pelajaran banyak yang tertinggal, sebab dengan adanya kejadian tersebut, sehingga siswa terpaksa diliburkan selama seminggu,” ungkapnya.

Menanggapi prosesi do’abersama itu, anggota DPRD Rohul Ismail SAg,Msi berharap, dengan terlaksananya do’a tolak bala tersebut, diharapkan dapat menenangkan siswa dan tidak ada lagi kejadian kesurupan. Sehingga kedepannya proses belajar mengajar di SMA itu bisa berjalan lancar.

“Mudah-mudahan rasa was-was yang menghantui mereka, baik secara fisik maupun dan mental para siswa tidak terganggu sehingga mereka bisa melanjutkan belajar dengan baik,” sampai Ismail. (idab)

PNS Juga Terjaring Razia Helm di Pelalawan

ilustrasi

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Dalam operasi penertiban lalulintas dijalan raya dan meminimalisir angka kecelakaan berlalulintas, Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polsek Pangkalan Kerinci menggelar operasi penertiban helm standard, Senin (22/10) pagi.

Dalam Operasi tersebut, petugas berhasil polisi menjaring sebanyak 60 pengendara sepeda motor yang tidak mengunakan helm standar saat melintas di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci kabupaten Pelalawan. Bahkan PNS-pun tak luput penilangan.

” Ya, operasi ini rutin kita gelar dengan sasaran utama pengunaan helm standar dan kelengkapan surat-surat kendaraan setiap hari. Dan rata-rata pengendara yang melakukan pelanggaran ini didominasi para pelajar, walau ada juga beberapa PNS dan Swasta yang ikut terjaring. Sedangkan untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar tertib lalulintas ini, kita langsung melakukan tilang di tempat, dan telah berhasil menilang sebanyak 60 pengendara,” ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol RR Sagala melalui Kanit Lantas Ipda Rudi Guntoro SE.

Menurut, Rudi razia di lakukan setiap hari pagi dan sore hari, terutama pada jam-jam padat lalulintas. Pasalnya saat berangkat dengan mengendarai sepeda motor, banyak para pengendara roda dua ini yang tidak mengunakan helm standar. walau sebelumnya peringatan telah diberikan, lanjutnya, tetapi masih saja banyak pengendara bandel yang enggan mengunakan helm, terutama pada sore hari saat melintas di kawasan KTL yang padat di lalui kendaraan dari berbagai kota. Apalagi setelah kawasan KTL merupakan jalan lintas antar provinsi yang menghubungkan antara Pekanbaru dengan Jambi hingga Jakarta, kasus kecelakaan pun kian meningkat.

“Belakangan kasus kecelakaan sangat tinggi, yang disebabkan kelalaian pada manusia atau pengendara sepeda motor dengan di dominasi korbannya adalah pelajar. Maka kita setiap hari terus rutin mengelar opersi penertiban ini. Dan kita juga menghimbau para pengendara sepeda motor roda dua untuk lebih meningkatkan keselamatan dalam berlalulintas dijalan raya, salah satunya dengan menggunakan helm standard,” tutup Kanit. (rz)

Pemkab Siak Berikan Bonus Atlet Peparnas

Bupati Siak, Drs H Syamsuar didampingi Wabup, H Alfedri dan Sekda, H Amzar menyerahkan bonus

Siak (Segmennews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak memberikan bonus kepada para palimpiyan (atlet) asal kabupaten Siak yang telah berhasil menjadi juara dan meraih medali pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV Tahun 2012 di Pekanbaru. Selain atlet, bonus juga diberikan kepada para pelatih yang telah berkontribusi melakukan pembinaan.

Bonus bagi para atlet ini diserahkan langsung oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar bersama Wakil Bupati H Alfedri dan Sekretaris Daerah H Amzar yang juga selaku Ketua Umum KONI kabupaten Siak, di Ruang Rapat Sri Indrapura Room kantor Bupati Siak, Jumat (19/10).

Dari 17 orang limpiyan yang ikut ambil bagian, 10 diantaranya meraih medali. 2 medali emas, 7 medali perak dan 4 medali perunggu. Dengan rincian 2 medali emas atas nama Tari Bunga Siburian cabang lomba angkat berat 52 Kg dan Angriawan cabang lomba yang sama kelas 75 Kg. Para peraih medali emas ini menerima uang tunai 10 juta rupiah.

Sementara 7 medali perak diraih oleh Marthin Losu sebanyak 3 medali sekaligus pada cabang lomba atletik lari 100 M, 200 M dan 4×100 Meter. 2 medali perak lainnya diraih oleh Hervina dan Sarina pada cabang Voli Duduk.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Jamlus pada cabang bulu tangkis kursi roda, Adi Sucipto angkat berat 56 Kg, Gusri Gusmianto cabang Tenis meja dan Basrudin cabang Bulu tangkis kursi roda.

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi pada kesempatan tersebut secara langsung menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan para limpiyan tersebut. Prestasi 2 emas dari cabang angkat besi tersebut menyamai 2 emas di cabang pencak silat pada PON XVIII Riau beberapa waktu lalu.

Bupati berharap prestasi yang didapat agar dipertahankan dan dapat ditingkatkan di ajang internasional. Syamsuar meyakini, atlet yang belum meraih prestasi pada iven ini akan mampu berprestasi dimasa yang akan datang. Ia juga mengungkapkan terimakasih kepada tim pelatih yang telah bersusah payah memberikan yang terbaik kepada para atlet.

Ketua Tim atlet Siak M Bakri dalam kesempatan yang sama mengungkapkan terimakasihnya kepada pemerintah kabupaten Siak yang telah memberikan dukungan kepada para atlet. Beliau berjanji akan meningkatkan prestasinya dimasa yang akan datang. Ditambahkan Bakri, 2.5% dari bonus yang diterima atlet akan dikeluarkan zakatnya dan diserahkan langsung melalui BAZ kabupaten Siak. (rls/den)

Ratusan Orang Nobar Film Anti Korupsi

Pekanbaru (Segmennews.com)- Pemutaran film bertemakan anti korupsi ‘K vs K’ (Kita versus Korupsi) di Bioskop Riau XXI Mal Ciputra Seraya pada Sabtu (20/10) pagi, menjadi tujuan terakhir dari rangkaian roadshow Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di 17 kota di Indonesia.

Indra, perwakilan KPK yang turut hadir pada acara nonton bareng tersebut mengatakan bahwa penonton di Riau merupakan yang paling banyak di antara belasn kota lain yang telah melakukan kegiatan serupa.

“Disini paling ramai penontonnya, kursi bioskop sampai tidak mampu menampung jumlah penonton, terima kasih Riau,” kata Indra saat beri sambutan usai pemutaran film.

Secara keseluruhan, penonton film K vs K di seluruh Indonesia telah mencapai angka 250 ribu orang dan ini menjadi gerakan berkelanjutan guna memupuk semangat anti korupsi di generasi muda dan semua pihak.

Indra juga menjelaskan saat ini Indonesia berada di peringkat 100 dari 180 negara dalam pemeringkatan anti korupsi, dengan nilai indeks 3.0 dari skala 10 poin. “Kita masih jauh dalam peringkat pemberantasn korupsi, tapi ini bentuk gerakan melawan korupsi sejak dini, dari diri kita sendiri,” terangnya.

Film K vs K sendiri terdiri dari beberapa rangkaian film pendek dengan durasi masing-masing film sekitar 25 menit. Beberapa film pendek yang ditayangkan yaitu berjudul ‘Selamat Siang Rita’ dan ‘Sssst…Jangan Bilang Siapa-siapa’ karya sutradara Ine Febriyanti. (den/urc/snc)

Gabungan Wartawan Pelalawan Kecam Aksi Kekeran TNI AU

int

Pelalawan (Segmennews.com)- Forum Wartawan Pelalawan Bersatu ( FWPB ) yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia( PWI)Asosiasi Tabloid Pelalawan (ATAP ), Korp Organisasi Wartawan Republik Indonesia ( KOWRI ), Gabungan Wartawan Indonesia ( GWI, ), serta KWRI Pelalawan pada, Kamis ( 18/10 ) mengadakan aksi damai di Mapolres dan DPRD Pelalawan. FWPB melakukan aksi damai tersebut sebagai tanda bahwa seluruh Wartawan Pelalawan turut merasakan apa yang dirasakan satu profesi.Aksi ini dilakukan sehubungan perlakuan oknum TNI AU yang berpangkat perwira menengah menganiaya wartawan yang meliput kejadian jatuhnya pesawat milik TNI AU jenis HAWK 100 yang terjadi pada Selasa (16/10 ) di Kabupaten Kampar kemarin. Massa yang diperhitungkan ratusan orang wartawan pelalawan ini konvoi dari Media Center berkeliling lintas timur hingga sampai ke Mapolres Pelalawan, Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo menyabut baik kehadiran awak media. Forum Wartawan Pelalawan Bersatu, sangat mengecam habis tindakan oknum TNI AU yang kelewatan batas hingga mengakibatkan 4 orang wartawan yang melakukan tugas jurnalisnya luka-luka dibagian wajah. Koordiator Lapangan, Yahya yang didampingi Zulhamsyah (Sekretaris aksi ) mengatakan dihadapan Kapolres AKBP Guntur Aryo Tejo FWPB meminta kepolisian untuk memproses pidana yang dilakukan oknum TNI tersebut sebelum oknum TNI diadili secara meliter atau internalnya, Wartawan ingin kejadian seperti yang terjadi tidaklah tejadi diwilayah hukum Polres Pelalawan. “Kami sangat mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan perwira TNI terhadap wartawan,” ujarnya. Forum Wartawan tersebut menyerahkan 6 item pernyataan sikap yang diserahkan langsung kepada Kapolres Pelalawan, pernyataan sikap diterima Kapolres Pelalawan dan Aryo Tejo berjanji akan menyampaikan surat pernyataan kepada Polda untuk disampaikan ke Mabes Polri. Guntur yang didampingi para Kasat juga menjamin bahwa kekerasan terhadap Wartawan tidak akan terjadi di wilayah Hukum Polres Pelalawan. Pada hari yang sama FWPB juga menyampaikan aspirasinya terhadap DPRD Kabupaten Pelalawan, Wakil Ketua DPRD, Ikmal dan juga Ketua Komisi B, yang menaungi wartawan di komisi menyatakan, aspirasi FWPB akan disampaikan kepada pihak terkait supaya ditindak lanjuti oleh DPR RI, kami juga menyesalkan kekerasan yang dilakukan Letkol Robert S. Karena menyalahi Etika Keprajuritan sebagai TNI. Ikmal juga berharap kepada media supaya aksi sedemikian rupa juga dilakukan disaat masyarakat lagi dalam masalah janganlah karena satu profesi dilakukan demo ini, akan tetapi kalau bisa tolong dibantu juga masyarakat yang dalam masalah untuk menyampaikan aspirasinya. (YUS)