Beranda blog Halaman 3021

Inilah Foto Terbaru Nikita Mirzani di Tahanan

Foto Terbaru Nikita Mirzani di Tahanan (Dok. Inilah.com)INILAH.COM,

Jakarta (Segmennews.com)- Nikita Mirzani sudah satu bulan lebih mendekam dalam tahanan. Kini Nikita lebih ceria dan lebih menikmati hidup di dalam tahanan.

Nikita ditahan di Polda Metro Jaya sejak 17 Oktober karena kasus pemukulan terhadap dua orang wanita kakak-beradik, Olivia Mai Sandie dan Beverly Sheila Sandie di sebuah kafe di Kemang, 5 September 2012.

Pada awal masa penahanannya, Nikita sangat syok bahkan sampai harus dirawat di rumah sakit. Kini, Nikita terlihat lebih ceria, ia pun terlihat lebih bisa tersenyum menikmati keadaannya.

Hal itu bisa dilihat dari foto terbaru Nikita di dalam tahanan Polda Metro Jaya. Foto yang ia pasang di profil BlackBerry, terlihat Nikita lebih ceria.

Di foto tersebut, janda beranak satu itu berpose sambil membungkuk ke arah kamera. Ia menutup matanya dengan lengan kanannya. Bintang film Drakula Cinta itu mengenakan tank top coklat dan celana hot pants kembang-kembang.

Sepertinya, Nikita berpose di dalam ruang tahanan. Terlihat di samping Nikita sebuah tempat tidur dengan sprei putih. Sementara di belakangnya terlihat lantai dan tembok coklat. (inc/snc)

Kelompok BKB Bunga Tanjung Desa Rawang Air Putih Wakili Siak

Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar
dalam Kunjungannya ke BKB Bunga Tanjung Desa Rawang Air Putih

siak (Segmennews.com) – Tim Penilai untuk Lomba Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2012, Kamis (22/11), berkunjung ke BKB Bunga Tanjung serta Pos PAUD Mawar di Desa Rawang Air Putih Kecamatan Siak.

Kunjungan ini bertujuan untuk tim penilai dari Provinsi Riau memberikan penilaiannya dalam lomba kelompok BKB Riau yang diikuti BKB Bunga Tanjung sebagai wakil dari kabupaten Siak. Tampak hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar, Ibu Wakil Bupati Siak Hj Rosyidah Alfedri, Kepala Badan PMPKB kabupaten Siak Abdul Razak, Camat Siak Hadi Sanjoyo MSi serta Ketua Tim Penilai Jumadi Falil Beserta rombongan.

Camat Siak Hadi Sanjoyo MSi dalam sambutannya menjelaskan BKB merupakan media yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan orang tua dalam meningkatkan tumbuh kembang anak sesuai dengan tingkat usia anak yakni 0 sampai dengan 5 tahun. Perkembangan kompetensi anak yang cukup baik adalah salah satu kunci keberhasilan dalam pembinaan keluarga. Dan hal ini berpengaruh langsung pada indek pembangunan manusia sebagai barometer kemajuan suatu daerah.

Penilaian ini juga menjadi sarana refleksi dan evaluasi dalam rangka meningkatkan pembangunan manusia di kabupaten Siak.Ditambahkan Hadi, telah dilakukan lomba BKB ditingkat kecamatan dan kabupaten sebelum akhirnya BKB Bunga Tanjung terpilih untuk mewakili kabupaten Siak ditingkat provinsi Riau. “Kami berharap bisa mendapat prestasi yang terbaik ditingkat provinsi Riau,” ujar Hadi Sanjoyo yang juga mengharapkan masukan dan koreksi kepada tim penilai untuk kemajuan pembinaan BKB di kabupaten Siak pada masa yang akan datang.

Sementara itu dalam expose yang disampaikan Ketua Kelompok BKB Bunga Tanjung mengatakan 18 maret 2006 dengan jumlah kader 18 orang. Dan diikuti oleh 44 orang balita sasaran.Untuk mengembangkan BKB Bunga Tanjung juga membentuk unit kelompok BKB Keagamaan dan Lingkungan. Dibidang keagamaan tersebut mencakup pembelajaran Iqra dan Tausiah serta Perwiritan. Sedangkan bidang lingkungan adalah mengenalkan balita kepada lingkungan yang harus dicintai.

Dalam pelaksanaannya juga memiliki hambatan yakni masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti kelompok BKB, untuk itu diharapkan dukungan dan arahan dari pihak desa, kecamatan dan kabupaten secara terus menerus karena menurutnya keberhasilan program ini tidak terlepas dari kesadaran masyarakat serta dukungan dari pemerintah.

Dalam kesempatan ini juga ditampilkan berbagai keterampilan anak-anak yang tergabung dalam BKB Bunga Tanjung dan PAUD Mawar, mulai dari membawakan tari persembahan, pembacaan ayat suci alqur’an serta kemahiran lainnya yang dibawakan secara fasih dan terlatih oleh sejumlah balita tersebut.

Ketua Tim Penilai Jumadi Falil dalam arahannya mengungkapkan dalam hal Bina Keluarga Balita Siak menjadi kiblatnya provinsi Riau, karena perkembangan kelompok BKB Siak maju dan berkembang secara pesat.BKB Siak sendiri disebutnya sudah berada pada tahap Paripurna yakni sudah berada pada tahap keterpaduan dan dan terintegrasi dengan baik. Selain itu juga ada 7 aspek yang menjadi penilaian. Antara lain partisipasi aktif anggota dan masyarakat, serta kehadiran dari balita dan kektifannya.

Para tim penilai didampingi Hj Misnarni Syamsuar, Hj Rosyidah Alfedri serta para anggota BKB meninjau langsung kegiatan yang dilakukan oleh PAUD Mawar serta Kelompok BKB Bunga Tanjung. Ditambahkan Ketua Tim Penilai, Ia mengharapkan perkembangan yang sudah dimiliki saat ini dapat dijaga dengan baik untuk kemajuan BKB di kabupaten Siak. (snc/urc)

HMP Dinilai Lepaskan Boediono Dari Sandera Century

Jakarta (Segmennews.com) – Anggota Fraksi Partai Golkar di DPR, Bambang Soesatyo, mengatakan wacana penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) DPR sesungguhnya untuk melepaskan posisi mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono dari sandera kasus bailout Bank Century.

“Khusus Boediono, jadi kewajiban DPR untuk menyelesaikannya. Semua anggota DPR berkewajiban melepaskan Boediono dari sandera Century. Caranya melalui penggunaan Hak Menyatakan Pendapat,” kata Bambang Soesatyo, di gedung  DPR, Senayan Jakarta, Kamis (22/11).

Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lanjutnya, sudah selesai seiring ditetapkannya dua tersangka baru bail out Bank Century yang berasal dari internal BI. “Artinya memang telah terjadi pelanggaran hukum atas bailout Bank Century dan pendapat itu sama diantara DPR, BPK dan KPK,” tegas Bambang Soesatyo.

Sekarang DPR berkewajiban meluruskan posisi Boediono dengan cara mengajukan HMP DPR, imbuhnya.”Kalau saya Boediono, akan saya tantang DPR menggunakan HMP. Kalau terbukti ada pelanggaran, paling Boediono hanya berhenti dari jabatan Wakil Presiden melalui keputusan Mahkamah Konstitusi,” ujar Bambang Soesatyo.

Keputusan itu jauh lebih baik bagi Boediono ketimbang nanti setelah tidak jadi Wapres bolak-balik ke KPK, imbuh anggota Komisi III DPR itu. (snc/jpnn)

Heboh Video Mesum Mahasiswa PT Bengkalis

Bengkalis (Segmennws.com)-Masyarakat Bengkalis dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang diduga kuat diperankan oleh mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Bengkalis yang berdurasi 12 menit, menurut informasi pembuatan video mesum ini dibuat disebuah rumah disekitaran Bengkalis Timur.

Salah seorang warga yang turut mendapatkan video itu dan minta namanya dirahasikan mengarakan, video adegan mesum bak film porno tersebut telah beredar luas dikalangan mahasiswa dan masyarakat di Bengkalis. Munculnya adegan syur layaknya suami istri itu juga menggegerkan mahasiswa kampus.

“Pemeran laki-lakinya itu kabarnya merupakan warga Desa Ketamputih, saya belum lihat videonya. Tapi kabar itu sampai dikampung sana,”ungkap warga yang minta namanya dirahasiakan itu.

Menurutnya, adegan video mesum yang berdurasi cukup lama yakni 12 menit 49 detik itu kuat dugaan dilakukan dirumah dan ada yang khusus mengambil video melalui handphone. Dugaan pemeran dalam adegan syur itu tiga orang. Pasalnya alas tempat tidur dari tembikar dan kasur tipis.

Video yang direkam dengan menggunakan kamera handpone itu beredar di masyarakat dan mahasiswa  dengan melalui handpone ke handpone.

Pihak perguruan tinggi setelah kami konfirmasi mengaku mendengar kabar tersebut tetapi masih dalam tahap penyelidikan apakah benar yang berperan di video tersebut mahasiswanya atau bukan karena ini menyangkut nama baik kampus.

“Saya baru dapat kabar, belum lihat videonya seperti apa. Nanti kita lakukan cross cek terkait video tersebut, dan mencari pembuktian dari video itu. Maka dari itu kita akan coba lakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada pemerannya,”kata pimpinan perguruan tinggi tersebut.

Belakangan juga dikabarkan, jika pihak keluarga wanita dalam adegan itu sudah sempat meminta video itu dihapus dari beberapa handphone dikalangan mahasiswa.  Tapi entah kenapa, video itu masih beredar luas.

“Kita masih dugaan saja, belum bisa dipastikan kalau mahasiswa yang ada diadegan itu mahasiswa kampus kita, namun sempat pihak wanita meminta kepada mahasiswa untuk menghapus video itu,”ungkap salah seorang dosen disalah satu perguruan tinggi di Bengkalis. (snc/urc)

PBB Riau Rekomendasi 3 Balon Gubri ke DPP

Suasana Jalannya Rapat Harian Khusus Partai PBB

Pekanbaru (Segmennews.com)-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Riau menetapkan dan merekomendasikan tiga nama bakal calon (balon) Gubernur Riau (Gubri) ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB di Jakarta, untuk salah satu diantaranya disahkan DPP sebagai balon Gubri yang akan diusung PBB pada pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2013.

“Rapat Pleno Khusus Partai (RPKP) mengenai penetapan bakal calon Gubri periode 2013-2018 yang diusung oleh PBB, di Markas Wilayah DPW PBB Riau, Rabu malam  (21/11) mengambil keputusan menetapkan dan merekomendasikan H Herman Abdullah, HR Mambang Mit, dan H Tengku Mukhtaruddin ke DPP,” kata Ketua DPW PBB Riau Muharnis MS, SH, kepada wartawan, di Pekanbaru, Kamis (22/11).

Pada RPKP mengenai dukungan terhadap balon Gubri periode 2013-2018 tersebut hadir Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP PBB Drs. Dwianto Ananias, Ketua DPW PBB Riau Muharnis MS, SH, Sekretaris H Suryadi Sariyan,  MA, Bendahara Yana Mulyana, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PBB Riau , Drs. H Muhammad Saltut Usman, Ketua Badan Kehormatan Wilayah (BKW) Syafrial Alidin, M.Ag, Wakil Ketua H Darwis Tomysa, Drs. Ramadhanus, Wakil Sekretaris Zul Azhar, S.Pi, Gusri Putra Dodi, SH, dan pengurus harian lainnya.

Selain itu, juga hadir sejumlah pimpinan badan otonom PBB Riau Komandan Brigade Hizbullah Bulan Bintang Riau Muharman Putra, ST, Ketua Muslimat Bulan Bintang Riau Hj. Jamilah Amir, Ketua Pemuda Bulan Bintang Riau Tengku Arif Fadilah.

Sekretaris DPW PBB  Riau Suryadi Sariyan, MA mengatakan RPKP mengenai penetapan balon Gubri periode 2013-2018 yang diusung oleh PBB, berlangsung lancar secara musyawarah dan mufakat.

“Perbedaan pendapat memang ada sebagai dinamika organisasi, namun semuanya telah berjalan sebagaimana yang diharapkan sesuai mekanisme partai,”kata Suryadi. (snc/urc)

Ahmad Supardi: Pesantren dan Madrasah Basis Kaderisasi Umat

ROKAN HULU (Segmennews.com)- Pesantren dan Madrasah adalah basis kaderisasi calon pemimpin umat dan bangsa di masa datang. Oleh karenanya, para santri dituntut mampu tampil di depan dalam menyelesaikan berbagai persoalan umat dan kebangsaan yang semakin kompleks, termasuk menjawab tudingan miring atas system pendidikan tertua di negeri ini (pesantren), yang dinyatakan sebagai basis teroris.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika melakukan kunjungan kerja dan dialog bersama majelis guru serta santri MTs Nurul Iman Mahato Kec Tambusai Utara, Selasa (20/11/2012) bertempat di Mahato. 

Hadir dalam acara itu, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Pengawas Pendidikan Islam Drs H Abir  Zuhdi, Ketua Yayasan Nurul Iman Khairil Zaman SPd, Kepala MTs Nurul Iman Chaidir, Ketua Komite MTs, Majlis Guru dan 200 santri MTs Nurul Iman Mahato.

Kakan Kemenag menyatakan bahwa system pendidikan pondok pesantren dan madrasah menanamkan nilai-nilai ketaqwaan, akhlakul karimah, sikap toleransi, dan saling menghargai antara satu sama yang lain. system inilah sesungguhnya yang banyak dicontoh lembaga-lembaga pendidikan yang mengaku dirinya berstandar internasional.

Sistem belajar 24 jam dengan boarding school (asrama) dan pengantar bahasa Arab dan Inggris yang diterapkan pada pondok pesantren, saat ini telah diadopsi mentah-mentah oleh lembaga pendidikan lain, namun mereka masih kekurangan dalam bidang akhlakul karimah, yang telah lama menjadi ciri khas santri pondok pesantren dan madrasah, tegasnya.

Kakan menyatakan bahwa sungguh kebahagiaan tersendiri bagi para orang tua murid yang telah dapat menyekolahkan anaknya di madrasah ini, sebab pendidikan madrasah adalah pendidikan yang bernuansa masa depan, baik dunia maupun akhirat.

Kepada para santri, Ahmad Supardi memberikan motivasi agar rajin belajar, kuasai bahasa Arab-Inggris, berlatih berpidato sebab hal ini dapat mempengaruhi orang lain untuk kebaikan, serta hidup sederhana dan mandiri.

“Jangan malu menjadi anak madrasah. Sampaikan pada semua orang bahwa saya sekolah di madrasah. Untuk itu, buktikan pula pada semua orang bahwa anda mempunyai kafasitas sebagai seorang calon pemimpin bangsa di masa datang,“ tegas Kakan Kemenag.(gib)

Kakan Kemenag Rohul Keliling Kunjungi Pesantren dan Madrasah

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA adalah berkeliling daerah terpencil, mengunjungi Pondok Pesantren dan Madrasah, yang ada di wilayah Rokan Hulu. Kebiasaan ini beliau lakukan untuk melihat secara dekat kondisi riel Ponpes dan Madrasah.

Kebiasaan ini beliau lakukan, dengan berbagai pertimbangan, diantaranya adalah beliau sendiri jebolan Pondok Pesantren Mushthafawiyah Purbabaru Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara. Saya ke Ponpes dan Madrasah adalah dalam rangka nostalgia bersama adek-adek santri, tegasnya.

Selain itu dan ini yang paling penting, Ponpes dan Madrasah adalah basis utama kaderisasi calon pemimpin umat dan bangsa, baik pada masa dahulu maupun masa kini dan bahkan di masa datang. Sejarah mencatat bahwa Ponpes dan Madrasah tidak pernah kehabisan stok untuk calon pemimpin, termasuk untuk menjadi Presiden sekalipun.

Kakan Kemenag menyadari, bahwa ternyata masih banyak Ponpes dan Madrasah yang kekurangan Ruang Kelas Belajar tetapi kelebihan murid.  Sarana prasarana memang kurang, tetapi animo masyarakat untuk belajar di system pendidikan tertua di negeri ini cukup besar.

Banyak orang memberikan tudingan miring terhadap pendidikan Ponpes dan Madrasah, seperti pendidikan kurang berkualitas, pendidikan orang miskin, dan bahkan ada yang menyebutnya sarang teroris. Namun Kakan Kemenag yakin, tudingan ini diberikan orang yang tidak tahu tentang Ponpes dan Madrasah.

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan bahwa Pemerintah harus berterima kasih kepada Pondok Pesantren, sebab Ponpes adalah system pendidikan tertua di Indonesia. Ponpes adalah cikal bakal system pendidikan formal di pada masa lalu, contoh ideal di masa kini dan masa mendatang, tegasnya.

Kakan Kemenag bercerita, satu ketika beliau mengunjungi salah satu Ponpes di Tambusai Utara, Kondisi jalan sangat memperihatinkan, akhirnya mobil dinasnya terpuruk, dan terpaksa digotong oleh masyarakat rame-rame. Salah seorang warga mengatakan, jangan bosan datang ke kampung kami ini ya Pak Kemenag. (gib)

Wah!! Tersangka Simpan Sabu-Sabu dalam Celana Dalam

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan SIK,Msi

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Tersangka yang diduga pemakai sekaligus pengedar sabu-sabu, FG (34) warga Medan Desa tiang layar, Kec Pancur batu Kabupaten Deli Serdang, Sumut di ringkus anggota Polsek Tandun, Kabupaten Rokan Hulu karena kedapatan menyimpan satu paket sabu-sabu di dalam Celana Dalam (CD)nya.

Menurut kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK,Msi berawal pada hari Rabu (21/11/2012), anggota Polsek Tandun mencurigai seunit Mobil Avanza warna hitam BM 1977 AS sedang parkir persis di depan SPBU. Saat ditanya tersangka menunjukkan sikap mencurigakan.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata di dalam CD tersangka didapati 1 paket sabu-sabu. Atas temuan itu, tersangka digiring ke Mapolsek Tandun sekitar pukul 03:30 Wib. Di mapolsek Tandun di dalam kantung bangku mobil sebelah kiri supir ditemukan 1 unit timbangan elektrik.

Dari nyanyian tersangka, maka terungkam kembali masih ada sabu-sabu lainnya sebanyak 40 gram yang disimpan di dalam dompet kecil yang diselipkan di dalam tutup handel gigi mobil dan beberapa helai plastik bening kecil, kaca pirek.

Selain itu, di dalam Mobil juga di temukan plat Nomor BK-1887-JH dan Stnk, pisau badik, dan pisau karter. Kemudian ditemukan juga uang di saku celana dan bajunya yg diduga hasil dari penjualan shabu sebanyak Rp 15,3 juta. (dab)

Nekat!! Sales PT Perintis Group Rohul Rekayasa Perampokan

Kapolsek Rambah, AKP Gandhi WSu

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Sales barang harian PT Perintis Group Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, M Alek Sander Jofan (30) merekayasa perampokan, sehingga Managemen Perusahaan dirugikan sebanyak Rp 18 juta.

Dikatakan Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK, Msi melalui Kapolsek Rambah, AKP M Gandhi WSU, Kamis (22/11/2012) diruang kerjanya, bahwa saat ini tersangka Alek ditahan di Mapolsek Rambah, dengan Barang Bukti (BB) satu unit Honda Revo BM 2823 MR yang digunakannya dan sisa uang sebanyak Rp 7 juta.

Menurut Gandhi, kejadiannya bermula dari laporan Alek yang mengaku di rampok oleh 2 orang pengendara sepeda motor jenis RX King di jalan lingkar, kampung Baru Desa Koto tinggi, Kecamatan Rambah, Senin (19/11) lalu sekitar pukul 13:00 Wib. Setelah di cegat, dibawah ancaman pistol, Alek terpaksa menyerahkan uang Rp 17 juta, hasil tagihan ke toko.

Namun dalam pengakuan dustanya, setelah menyerahkan uang tersebut, Alek sempat mengejar pelaku, namun tidak dapat. Alek melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambah Hilir, karena kejadiannya di wilayah Polsek Rambah, maka kasus di ambil alih Polsek Rambah.

Dilanjutkan kapolsek Rambah, setelah di selidiki selama dua hari, di bantu keterangan bos pelaku, Tugio alias Ogi yang juga melaporkan salah seorang salesnya tidak menyetorkan uang sebanyak Rp 18 juta, maka tepatnya hari Rabu (21/11/2012) kebohongan Alek terungkap.

“Dari penyelidikan dan introgasi, ternyata semua laporan Alek itu palsu dan rekayasa. Diakui Alek, uang tersebut sudah digunakannya untuk foya-foya di kafe dan untuk membayar hutang. Uang tersebut hanya tersisa Rp juta,” urai gandhi.

Atas perbuatannya, Alek di jerat dengan pasal 242 ayat (1) Jo pasal 220 Jo pasal 374 KUHP tentang laporan palsu dan penggelapan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (dab)

Bulog Bakal Beli Beras Petani Inhil

Tembilahan (Segmennews.com)- Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil menyambut baik Memorandum of Understanding (MoU) antara Bulog Sub Divre Tembilahan dengan petani dalam membeli beras lokal.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Inhil, Wiryadi Oemardi menyatakan hal ini mampu meningkatkan serapan pembelian gabah dan beras petani, terutama di sentra penghasil beras di Inhil, seperti Kecamatan Keritang dan Reteh.

“Kita menyambut baik MoU antara Bulog Sub Divre Tembilahan dengan Gabungan Kelompok Tani Mapoase di Desa Sanglar, Kecamatan Reteh. Langkah ini mampu mengangkat penghasilan dan nilai jual produksi beras lokal,” ungkap Kadis DTPHP Inhil, Wiryadi Oemardi didampingi Kepala Bulog Sub Divre Tembilahan saat menggelar ekspos di Kantor DTPHP Inhil di Jalan Diponegoro Tembilahan.

Dengan adanya kerjasaman seperti ini, maka stabilitas harga gabah dan beras petani dapat dijaga, karena selama ini para petani dbayangi fluktuasi harga beras di pasaran, saat panen mereka melimpah, maka harga komoditas ini akan anjlok.

“Dengan adanya pembelian beras petani oleh Bulog ini, maka stablitas harga beras petani dapat dijaga, ini tentu memberikan keuntungan bagi kalagan petani di Inhil,” sebut mantan Kepala Inspektorat Inhil tersebut.

Sedangkan Kepala Bulog Sub Divre Tembilahan, Faisal menyatakan bahwa sampai November ini, pihaknya telah membeli sebanyak 1200 ton beras dari Gapoktan Mapoase di Desa Sanglar, Kecamatan Reteh.

“Sampai November ini kita telah melakukan pembelian sebanyak 1200 ton beras dari Gapoktan Mapoase di Reteh. Kita harapan kedepannya angka serapan pembelian gabah dan beras petani terus meningkat,” sebut Faisal.

Lanjutnya, pembelian beras petani mengacu kepada Inpres No. 3 Tahun 2012, dan dalam upaya menciptakan stabilitas harga beras di pasaran paska panen, Bulog membeli seharga Rp 6600/ perkilo dari petani.

“Namun petani tidak terikat, kalau harga pembelian di pasaran lebih tinggi dari Bulog, maka petani bebas menjualnya. Karena memang kita dalam hal ini hanya bertugas menciptakan stabilitas harga di pasaran,” tambahnya.

Tentunya beras yang dibeli Bulog ini harus memenuhi standar yang ditetapkan, yakni butir patah (broken) pada angka 20 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir menir sebesar 2 persen. (ur/snc)