Beranda blog Halaman 3022

Wartawan Demo, Minta DPRD Riau Panggil Danlanud

Ratusan wartawan Pekanbaru Demo di DPRD Riau

Pekanbaru (Segmennews.com)- Sesiau jadwal sejumlah Organisasi Pers, Hari ini, Rabu (17/10) sejumlah wartawan Media cetak, Elektronik dan Online melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas terhadap kasus kekerasan yang dialami oleh beberapa wartawan saat peliputan jatuhnya pesawat sky hawk 200 milik TNI AU kemarin.

Ratusan wartawan memulai orasi di tugu zapin dan bertolak ke DPRD Riau. Mereka meminta pihak DPRD Riau menindak lanjuti kasus penganiayaan wartawan.

“Kami meminta kasus ini ditindak lanjuti, Kami minta DPRD Riau panggil Danlanud, atas dasar apa oknum TNI AU itu melakukan pemukulan terhadap rekan-rekan kami seperti itu,” teriak Ketua Solidaritas Wartawan untuk Transparansi (Sowat) Sahnan Rangkuti.

Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus yang menyambut saat itu, menyampaikan bahwa, DPRD Riau sendiri akan melakukan pemanggilan Robert Simanjuntak yang melakukan pemukulan terhadap beberapa wartawan saat meliput jatuhnya pesawat milik TNI AU itu.

“Dalam waktu satu atau dua hari ini, Kita akan melakukan pemanggilan terhadap anggota Danlanud Pekanbaru, untuk menindak lanjuti sesuai prosesdur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Seperti yang diketahui salah satu oknum TNI AU Pekanbaru, Robert Simanjuntak melakukan pemukulan kepada wartawan televisi dan media cetak saat melakukan peliputan dilokasi jatuhnya pesawat tempur TNI AU tersebut.

Di dalam aksi demonstrasi tersebut. Ratusan wartawan juga mengumpulkan kartu Pers dan kameranya sebagai bentuk protes terhadap perbuatan Oknum AURI.

Ditempat terpisah, atas kejadian yang menimpa awak media tersebut, Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit angkat bicara, dan menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang menggemparkan indonesia ini.

“Wartawan adalah insan yang tau apa yang harus dilakukan. Saya mengajak pihak terkait kasus ini diselesaikan sesuai dengan aturan undang-undang. Selesaikan masalah secara tuntas dengan tidak menimbulkan masalah. Saya simpati dan memberikan apresiasi kepada wartawan, karena tetap kompak,” tuturnya bersemangat.

Mambang juga menyatakan kesiapannya untuuk menghadiri saat pemanggilan Danlanud oleh DPRD Riau nanti. Agar di ketahui dasar mereka melakukan kekerasan terhadap wartawan. (den/kir)

Akibat Puting Beliung Bocah 5 Tahun Jalani Operasi Kepala

int

Kabun (Segmennews.com)- Angin puting beliung menyapu 28 rumah dan 2 unit Los pasar rusak berat di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (16/10) sekitar pukul 16:30 Wib kemarin. Akibat kejadian tersebut, paku seng yang terbang nancap di kepala bocah 5 tahun, Wiliam Tampubolon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu, Aceng Herdiana ditemui dilapangan memberikan bantuan sekaligus membantu memperbaiki rumah warga korban puting beliung, kepada Segmennews.com, Rabu (17/10) menuturkan bahwa, akibat angin puting beliung yang menerbangkan atap 28 rumah hinga seratus meter itu mengakibatkan salah satu paku nancap di kepala bocah bernama Wiliam.

Tepat pukul 14:00 Wib siang ini, Wiliam menjalani operasi di Rumah Sakit Ibnu Sina, Pekanbaru akibat paku yang nancap di kepalanya.

“Kita mendapatkan laporan dari keluarga bocah. Karena orang tua korban membawa anaknya ke rumah sakit sakit swasta, sehingga biaya operasi kepalanya membutuhkan dana Rp 20 juta. Walau begitu Pemerintah melalui BPBD Rohul tetap memberikan bantuan sesuai dengan standarisasi biaya dari Pemerintah,” jelas Aceng.

Selain itu, lanjut Aceng, bencana Puting Beliung itu juga mengakibatkan seorang ibu rumah tangga megalami luka lebab. Semua korban bencana puting beling mendapat bantuan dari Pemda dan BPBD Rohul, selain proses evakuasi yang cepat juga ada bantuan, dapur umum, mendirikan tenda dan mempersiapkan kebutuhan konsumsi korban bencana Puting beliung.

“Kita, terutama Pemerintah Rohul terus mengupayakan bantuan semaksimal mungkin kepada korban bencana puting beliung ini,” tegas Aceng di tengah-tengah kesibukannya membenahi rumah waraga korban puting beliung.

Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD Rohul di bantu pihak kepolisian, TNI, PMI dan masyarakat saling bahu membahu membenahi kerusakan rumah warga. BPBD Rohul juga mendirikan tenda dan Pos Bencana, untuk bantuan korban puting beliung, baik materil maupun kebutuhan konsumsi makan korban bencana.

Diakui Aceng bahwa, pihaknya belum menyampaikan usulan bantuan kepada BPBD Riau, sebab pihanya akan mendata dahulu semua korban sambil mengkaji musibah ini. Jika sudah memungkinkan barulah diusulkan bantuan dari Provinsi.

Warga Apresiasi BPBD Rohul

Kinerja BPBD Rohul yang cepat tanggap itu mendapatkan apresiasi oleh salah satu warga korban bencana puting beliung, Sianturi (35). Dia mengatakan, pihak BPBD Rohul cukup cekatan dan tanggap terhadap bencana alam yang menimpa warga, Mereka juga langsung turun kelapangan untuk memberikan bantuan. Sejauh ini katanya, kebutuhan korban bencana sudah terpenuhi.

“Kebutuhan kami korban bencana ini sudah cukup bagus. Bapak-bapak dari BPBD Rohul di bantu TNI, POLRI dan PMI langsung turun kelapangan membantu kami untuk memperbaiki atap rumah kami yang beterbangan. Begitu juga dengan bantuan makan kami sudah disediakan,” ucapnya terimakasih. (idab)

Kobaran Api 4 Jam, Tinggalkan Kesedihan

Pangkalan kerinci (Segmennews.com)- Baru saja melewatkan kesenangan Hari Ulang Tahun (HUT) Pelalawan ke 13, masyarakat di taburi kesedihan, akibat Kobaran api hampir 4 jam telah meluluh lantahkan 200 bangunan pasar, Senin (15/10) kemarin.

Pasar yang berdiri di lahaa seluas 41 hektare di lokasi pasar tersebut tinggal puing-puing, yang meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi ratusan masyarakat di pasar lama kelurahan Sorek I Kecamatan Pangkalan Kuras. Belum lagi kerugian materil yang mereka alami.

Anggota DPRD Pelalawan fraksi PAN mengakui bahwa kebakaran ini adalah kebakaran yang terbesar di Pelalawan. Meski tidak menyebabkan korban jiwa, namun kerugian materil cukup banyak.

“Musibah kebakaran ini adalah kejadian yang terdahsyat di Kabupaten Pelalawan, dalam usianya ke 13 tahun. Meski tak sampai menelan korban jiwa seperti kejadian beberapa tahun sebelumnya, namun kerugian materil jauh lebih besar dari kejadian sebelumnya,” pungkas Nazar Arnazh, Selasa (16/10).
  
Atas kejadian tersebut, Nazar meminta kepada masyarakat yang mengalaminya agar tidak larut dalam kesedihan. Kita harapkan Pemkab memberikan bantuan secepatnya kebada warga yang kena musibah,” imbuhnya.

Jauh hari lanjutnya, sebenarnya pemerintah dan legislatif sudah satu persepsi, kalau di Kecamatan Pangkalan Kuras ini sangat rawan terjadinya kebakaran rumah dan hutan. Tercatat kurun waktu 6 bulan, telah terjadi 6 kali kebakaran, bahkan ada yang sempat menimbulkan korban jiwa. (rz/ur)

Aduh…Oknum TNI AU Pekanbaru Aniaya Wartawan

tampak oknum TNI menganiaya wartawan

Pekanbaru (Segmennews.com)- Sejumlah Organisasi wartawan yakni, PWI, AJI, PJI, IJTI, PFI dan WOWAT mengecam perbuatan yang tidak terpuji dilakukan oleh oknum TNI AU terhadap wartawan.

Organisasi wartawan tersebut menyampaikan pernyataan sikap meminta Danlanud Pekanbaru, Bowo Santoso dipecat. Pasalnya, beberapa bawahannya telah melakukan pemukulan terhadap salah satu wartawan hingga terjungkal, yang saat itu menjalankan tugas selaku jurnalistk mencoba meliput terjatuhnya Pesawat Hawk 200 milik TNI AU jatuh di kawasan Jalan Amal, Kelurahan Pasir Putih, Pandau, Pekanbaru, Selasa (16/10) sekitar jam 09.50 WIB.  

Tak hanya wartawan yang medapatkan pukulan saat itu, warga yang berada di sekitar lokasi juga tak luput mendapatkan pemukulan oknum TNI AU tersebut.
Para awak Media elektronik, cetak, internet juga memiliki bukti gambar di sekitar lokasi kejadian. Mereka menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan represif anggota TNI AU di lapangan kepada sejumlah wartawan, seperti memukul dan merampas kamera foto dan kamera video dari tangan wartawan.

Sejumlah Organisasi Wartawan juga meminta Kepada pihak Lanud Pekanbaru agar bertanggung jawab atas kerugian materil yang dialami wartawan korban tindakan represif anggota TNI AU di lapangan.

Mendesak agar perkara penganiayaan yang dilakukan oleh, Letkol Robert Simanjuntak Lanud Roesmin Nurjadin beserta beberapa anggota Yon 462 Paskhas.

Pasca kejadian jatuhnya pesawat tersebut, Pilot pesawat buatan Inggris tahun 1980 dengan no TT0212 tersebut yakni, Reza Yori Prasetyo selamat berkat kursi lontar dan tidak mengalami luka yang berarti.

Aparat TNI tampak berjaga-jaga di lokasi kejadian namun awak media dilarang mengambil gambar pesawat dan melakukan peliputan. Kameramen dan wartawan Rtv, Fahri Rubianto mengalami pemukulan oleh anggota TNI di lapangan saat akan mengambil gambar pesawat yang jatuh.

Kasat Intel Lanud Pekanbaru, Zia saat itu mengatakan bahwa anggota TNI di lapangan mengamankan pesawat yang jatuh agar terhindar dari ancaman ledakan.

Tindakan pemukulan oleh anggota TNI kepada wartawan dikatakannya belum dapat dipastikan karena pihaknya belum melakukan pemeriksaan. Saat ini pihaknya masih di lokasi melakukan pengawasan pesawat. (den/kir)

Pasca Kesurupan, 22 Siswi SMAN 1 Kepenuhan Diliburkan

ilustrasi

Pasir Pangaraian (Segmennews.com)- Pasca kesurupan atau jin yang merasuki 22 murid SMAN I Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu beberapa hari lalau. Hingga saat ini siswa dan siswi tersebut masih dalam keadaan trauma, sehingga mereka diberikan Kompensasi (Ijin) tidak masuk sekolah.

Dikatakan kepala Disdikpora Rohul, H M Zen M,MPd, Selasa (16/10) bahwa ke-22 siswa tersebut masih dalam keadaan trauma, sebab mereka mengalami hal tidak lazim taua di ganggu jin. Namun katanya, kesurupan tersebut juga pernah terjadi di sekolah berbagai daerah di Indonesia.

Katanya, penyebab kesurupan itu, akibat kurangnya mendalami keagamaan, atau bisa juga mereka berperilaku di luar jalur agama. Sebab, siswa masih labil, sehingga berbuat hal yang bertentangan dengan agama. Sehingga membuat kemarahan mahkluk halus terpancing.

“Kita imbau kepada siswa dan siswi agar menghindari perbuatan yang di luar jalur agama, dan lakukanlah sesuai program Pemkab agar menjalankan sholat berjemaah,” imbaunya.

Selain itu tambahnya, jalankan juga Program maghrib mengaji. Jika Nilai-Nilai dan kewajiban Agama dijalankan, maka tidak ada makhluk halus yang berani mendekatinya.

“Kita juga telah memprogramkan menghafal ayat-ayat pendek bagi siswa kelas III SD hingga kelas XII tingkat SLTA di Kabupaten Rohul. Hal itu juga untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan bagi siswa di sekolah maupun dirumah,” ujarya.

Disamping itu terhadap siswa yang masih trauma akibat kesurupan tersebut, M Zen meminta kepada kepala sekolah agar mendata siswa yang pernah mengalami kesurupan,  agar mereka di berikan siraman kerohanian. (idab)

Ormas Islam Harus Jadi Tokoh Pemersatu Umat

Pasir Pangaraian (Segmennews.com)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA meminta organisasi masyarakat (Ormas) Islam agar menjadi tokoh pemersatu umat di lingkungannya.

Hal itu ditegaskan Kakankemenag dihadapan ketua Ormas dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se Kabupaten Rokan Hulu saat pembukaan Pembinaan Kemitraan Ummat yang ditaja Seksi Urusan Agama Islam (URAIS) Kankemenag Rokan Hulu di aula Kankemenag Rokan Hulu, Selasa (16/10).

Menurut Supardi, hal itu menjadi sangat penting sebagai upaya antisipasi perpecahan dalam internal umat Islam. Sekaligus dalam rangka menciptakan kekokohan umat islam dalam menghadapi bahaya aliran aliran baru menyimpang di kalangan umat islam dewasa ini.

Terhadap kepala KUA, Supardi juga mengingatkan bahwa KUA mempunyai peran startegis dalam menjaga kerukunan umat. KUA yang barada ditengah masyarakat dan dipastikan berinteraksi langsung dengan masyarajat diharapkan mampu mengayomi dan bisa menjaga kasatuan umat baik internal umat islam maupun antar umat bergama.

Sementara terkait kegiatan yang ditaja Seksi Urais, menurut Kepala Seksi Urais Kemenag Rohul, H. Rusli, S. Ag mengatakan, kegiatan yang diikuti 30 peserta dari KUA dan Ormas Islam se Rokan Hulu tersebut bertujuan untuk menguatkan pembinaan kerukunan internal umat islam.

Kegiatan digelar selama sehari dengan nara sumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Riau.(gibson/rls)

Anak Terlibat Hukum, Keluarga Minta Perlindungan KPAID Rohul

ilustrasi

Pasir Pangaraian (Segmennews.com)- Dua Keluarga pelaku pencurian 4 buah tabung gas 3 Kilogram di Simpang D Rambah Hilir, Selasa (16/10) meminta perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rokan Hulu.

Kedatangan dua keluarga tersebut mengharapakan agar KPAID Rohul dapat memfasilitasi dua orang anak mereka BH (16) dan HS (16) agar tidak dilakukan penahanan, sebab mereka masih duduk kelas XI di salah satu SMU Tambusai Utara. saat ini mereka juga sedang menjalani ujian Mid semester.

Berliana, Br Siahaan (52) orang tua kandung dari BH dan kaka kandung dari Hs yakni Sianturi memaparkan kejadian yang menimpa kedua anak mereka. Bahwa bermula, Senin (15/10) dini hari di sebuah toko yang berada di Simpang D Rambah Hilir.
       
“Anak saya selama ini jarang keluar malam, tapi  malam itu dia minta izin ke warnet mencari bahan untuk tugas sekolah dan tidak pulang. Esok paginya (senin, red) diberitahu oleh kawannya, BH bersama HS ditangkap oleh polisi di Rambah Hilir”. Ungkap Berliana br Siahaan dihadapan anggota KPAID.
       
Dia mengakui telah berjumpa dengan anaknya di Polsek Rambah Hilir, BH dan HS menceritakan peristiwa yang terjadi bahwasanya saat berada di warnet di Kecamatan Tambusai dia diajak oleh salah seorang temannya LH (25) ke Simpang D Rambah Hilir.
       
“Malam itu LH mengatakan ada (Can), setiba di Simpang D BH dan HS disuruh mengambil tabung gas 3 kg di dalam toko, kemudian LH menunggu di luar toko. Ketika sedang mengambil tabung gas, aksinya diketahui oleh warga dan langsung dihajar massa. LH menggunakan sepeda motor lari kearah kebun. Massa membakar sepeda motor milik LH sedangkan kendaraan yang ditumpangi BH dan HS sempat diamankan polisi,’’ cerita Berliana.

Kedua keluarga pelaku pencurian dibawah umur tersebut di sambut oleh Pokja Pengaduan Pelayanan dan Fasilitas KPAID Rokan Hulu, Engki Prima Putra ST didampingi oleh Wakil Ketua KPAID Rokan Hulu Yurnalis MA dan Sekretaris, Desi Handayani, SH dan Pokja Sosialisasi dan Advokasi Surahmat SH.

Wakil Ketua KPAID Rohul Yurnalis, MA mengaku akan mengkaji ulang dan mengevaluasi pengaduan keluarga pelaku tentang harapan yang telah disampaikan. Namun KPAID tetap mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku, sebab kedua pelaku masih di bawah umur,  mereka berhak mendapatkan perlindungan demi kepentingan terbaik masa depan anak, sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2002.
       
Namun untuk proses hukumnya, KPAID akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengedapankan hak-hak anak.

“Kita akan pantau perkembangan kasus ini dan lakukan upaya mediasi kepada kedua belah pihak agar kasus ini diselesaikan dengan jalan perdamaian dan kekeluargaan mengingat pelaku pencurian tersebut masih di bawah umur yang masih sekolah dengan harapan keduanya dapat kembali menjalankan aktivitas belajar,” Ujarnya.

Yurnalis juga menambahkan KPAID akan melakukan diskusi kasus dengan pihak penyidik dengan tujuan ditemukan solusi demi  kepentingan terbaik bagi anak. (idab)

PKL Pasar Jongkok Tagih Janji Wako Pekanbaru

PKL Pasar Jongkok Demo Firdaus
Foto : Munir, korban luka sobek (bocor) di kepala

 

 

Pekanbaru (Segmennews.com)– Menindaklanjuti aksi penertiban yang berakhir ricuh pada Jumat (12/10) pekan lalu, ratusan pedagang kaki lima (PKL) di pasar jongkok, Jalan HR Soebrantas, mendatangi kantor walikota Pekanbaru, Senin (15/10) siang.

Para pedagang menuntut janji Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT saat kampanye tahun lalu. Saat itu ia pernah berjanji akan menjadikan kawasan pasar jongkok seperti Malioboro di Jogjakarta. Namun kini janji hanya tinggal janji, para pedagang ditertibkan dan dilarang berjualan di areal tersebut.

“Kami menolak pindah ke tempat baru di belakang giant, karena lokasinya tidak layak dan sepi pembeli,” kata orator saat demo.
Erik, koordinator aksi yang turut mendampingi pedagang mengatakan bahwa Walikota harus menindak dan mengusut oknum Satpol PP yang melakukan pemukulan dan melempar batu saat penertiban, hingga menimbulkan jatuhnya korban luka-luka di pihak pedagang.

Seperti diberitakan pada Jumat malam lalu, penertiban PKL Pasar Jongkok oleh Satpol PP berakhir ricuh. Terjadi saling lempar antara kedua belah pihak dan perusakan barang dagangan oleh oknum satpol PP.

Salah satu korban, Munir, mengalami luka sobek (bocor) di kepalanya dan harus mendapatkan perawatan di Klinik Shinta Medika yang berada tidak jauh dari lokasi kericuhan. (segmen/urc/den)

Ketua MUI Rohul Komit Berantas Pekat

Ketua MUI Rohul, Drs H Hasbih Abduh MAg

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Hasbih Abduh MAg bertekad memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) dan memusnahkan tempat prostitusi yang akan mencoreng Kabupaten Julukan Negeri Seribu Suluk ini.

Namun menurutnya, untuk memberantas Pekat tersebut, perlu keseriusan dan persatuan dari semua elemen, mulai dari Ormas Islam, Tokoh Masyarakat dan pihak Satpol-PP dan kepolisian.

“Jika Pekat di tangani serius mudah-mudahan penyakit yang meresahkan masyarakat itu akan tuntas. Untuk itu, MUI Rohul beserta Organisasai Islam, satpol-PP dan Pihak kepolisian telah mengadakan pertemuan untuk penanganan Pekat ini pada 27 September 2012 kemarin di kantor MUI,” imbuhnya, Senin (15/10)

Pria yang juga menjabat Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), PasirPangaraian, Rokan Hulu ini juga menyatakan dalam pertemuan itu telah memberikan rekomendasi yakni, mendesak Pemda Rohul untuk meningkatkan pelaksanaan Perda no.1 tahun 2009 tentang pelarangan dan penerbitan Pekat.

Selain itu, mendesak Pemda untuk memberdayakan Tim operasi Yustisi pelanggaran peraturan Daerah dan peraturan Bupati Rokan Hulu. Untuk itu MUI dan Ormas Islam dan menyertakan masyarakat siap membantu pelaksanaan Perda tentang Pekat.  

Dikatakan Hasbih setelah pertamuan pertama kemarin, akan di lanjutkan dengan pertemuan kedua dengan masyarakat, tokoh masyarakat dan Kades diwilayah tempat berdirinya warung-warung yang diduga digunakan untuk tempat maksiat.

“Semua elemen akan bersatu serta bekerja sama dengan Pemda untuk memberantas Pekat. Rencananya kesepakatan semua elemen tersebut akan melayangkan surat teguran kepada pemilik warung-warung yang diduga tempat maksiat atau kafe, dan juga terhadap pemilik rumah sewa itu sendiri.

Juka dalam tiga kali surat teguran yang dilayangkan tidak diindahkan oleh mereka, maka MUI dan semua elemen akan melakukan rapat kembali untuk penanganan selanjutnya.

“Kita mengimbau kepada pemilik kafe maupun pemilik rumah sewa yang digunakan untuk tempat maksiat agar berbesar hati dan sadar, bahwa apa yang mereka lakukan akan membawa kemudorotan dan membawa dampak negatif bagi masyarakat luas. Masih banyak jenis usaha halal yang akan medapat berkah dari allah SWT,” ingat Abduh.

Lebih jauh Abduh menuturkan, bahwa selama ini ada beberapa laporan masyarakat tentang adanya warung-warung atau rumah yang diduga digunakan untuk tempat maksiat yakni, di Kecamatan Kunto Darussalam, jalan Lingkar Pasir Pangaraian, belakang pasar senin kecamatan Rambah dan di Kecamatan Ujung batu. (son)

Perpanjangan Landasan Bandara TT Rohul Telan dana Rp 156 Miliar

Landasan Pacu Bandara TT Rohul diperpanjang 2200 Meter

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Landasan bandara Tuanku Tambusai (TT) Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu semula memiliki panjang 1500 Meter akan diperpanjang 2.200 meter lagi, melalui dana APBN Rp 156 Miliar.

Demikian disampaikan Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi pekan lalu, menurutnya, perpanjangan landasan tersebut berlebih dari yang diajukan. Semula duiajukan hanya 1.850 meter, namun karena Pusat menilai bahwa perpanjangan yang hanya 1.850 meter tersebut belum memadai, sehingga Pusat menambah menjadi 2200 meter.

“Semula kita hanya merencanakan Pesawat Foker 100, kemudian dengan penambahan tersebut Pesawat berbadan lebar atau Pesawat umum bisa mendarat di bandara Tuanku Tambusai,” Ujar Bupati.

Sebutnya, dengan adanya Penerbangan Reguler pada tahun 2013 nanti, maka penumpang Pesawat akan cukup ramai. Diperkirakan mencapai 60 ribu karyawan perusahaan Perkebunan, Pertanian dan Pabrik yang ada di Kabupaten Rohul.

“Jika mereka menggunakan jasa Pesawat sebanyak 10 persen atau 6000 orang saja di akhir pekan, maka secara Reguler akan terbang hari Jumat, sabtu dan minggu Domestik sudah terjamin, belum lagi penerbangan oleh birokrasi di Rohul dan masyarakat umum,” sebutnya.

“Bandara TT sangat potensi di buka di Rohul, dengan peberbangan Rohul ke Jakarta, Medan, Batam dan berbagai jurusan yang ada di Indonesia,” katanya. (idab)