Beranda blog Halaman 3023

Terperangkap Banjir, 4 Ekor Gajah Gagal di Halau

int

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Sejak sepekan tim  Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau telah melakakukan penghalauan beberapa ekor gajah liar dari 3 Kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu, namun 4 ekor gajah lagi gagal di halau, sebab mereka terperangkap banjir.

Dikatakan Kepala Dishutbun Rohul, Sugiyarno melalui Kabid Perlindungan Hutan, Arie Ardian Nasution, Selasa (20/11) bahwa penghalauan gajah oleh pihak BKSDA telah berakhir Sabtu kemarin, namun masih ada 4 ekor gajah berikut anaknya masih berada di kawasan hutan Kasimang, kecamatan Kepenuhan Timur.

“4 ekor gajah belum di halau, sebab mereka terperangkap banjir di dalam hutan, sehingga sulit untuk menghalaunya,” ujar Arie.

Namun lanjutnya, jika banjir surut pihaknya akan berkoordinasi lagi dengan BKSDA Provinsi Riau untuk menghalaunya. Katanya, di Rokan Hulu ada 3 Kecamatan sebagai kantong gajah yakni, di Kecamatan Tambusai Timur, Kepenuhan dan desa Kasimang kecamatan Bonai. (dab)

Hijrah Strategi Besar Pengembangan Agama Islam

Drs Ahmad Supardi Hasibuan MA

PasirPangaraian (Segmennews.com)- HIJRAH adalah sebuah peristiwa bersejarah dan diabadikan secara khusus dalam agama Islam, dengan menjadikannya sebagai penghitungan awal kalender Islam. Penetapan ini bukanlah sembarangan, sebab peristiwa hijrah merupakan strategi besar (grand strategi) jangka panjang dan bertahap dalam rangka menuju tegaknya Islam.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA ketika membuka Lomba Menghafal Asmaul Husna, dalam rangka peringatan Tahun Baru 1434 Hijriyah, yang ditaja oleh Pemuda Ujungbatu, Senin (19/11/2012) bertempat di kantor Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Ujungbatu.

Hadir dalam acara tersebut adalah Kakan Kemenag Rohul, Camat Ujungbatu Iwan Suryawan SSos, Ketua LKA Ujungbatu H Abd Hakam Datuk Bendaharo, Pembina Pemuda Ujungbatu H Syamsurijal MBA MM, Ka KUA Ujungbatu Efriadi SAg, Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan peserta Lomba.

Kakan Kemenag Rohul, lebih lanjut menyatakan bahwa kunci keberhasilan hijrah ditandai dengan melakukan empat hal.
Pertama,  membangun Masjid, sebagai tempat beribadah dan tempat pembinaan/pemberdayaan umat.

Kedua, melakukan mempersaudarakan kaum muhajirin sebagai pendatang dengan kaum Anshar sebagai penduduk setempat.
Ketiga, pembangunan ekonomi dan sosial. Yang ditandai dengan kewajiban zakat.
Keempat, pembentukan perangkat hukum.

Dalam hal ini, yang paling tinggi adalah Alqur’an, Alhadits, Piagam Madinah, dan lain sebagainya.
H Syamsurijal selaku Ketua Panitia menyatakan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 7 Kecamatan, yaitu Ujungbatu dengan 6 group, Tandun 4 group, Pendalian, Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, Rambah, dan Pagarantapah Darussalam 2 group. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 19 s/d 21 Nop 2012, tegas Ketua Panitia. (gib)

Korban Pengeroyokan Nilai Kinerja Polsek Kepenuhan lamban

ilustrasi

PasirPangraian (Segmennews.com)- Siti Patimah (26) Warga RT 01 RW 06, Gelugur Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu selaku korban pengeroyokan mengaku kesal dengan lambannya pengusutan kasus yang menimpa dirinya.

Di akunya, dirinya telah melaporkan kejadian yang menimpanya sejak, Minggu (11/11) lalu sekitar pukul 18.30 Wib, namun hingga saat ini kasus tersebut belum di proses.

Ceritanya, kepada wartawan, Senin (19/11) bahwa sepekan lalu dirinya dikeroyok dan dianiaya 3 orang sekaligus yakni, Zainap (50), Gusma (12) dan Juli.

Menurut Siti, dirinya bermula hanya sekedar menanyakan kepada salah seorang pelaku pengeroyokan, Gusma, terkait penuduhan mencuri kelereng terhadap adiknya, Halimah (8), yang mengakibatkan adiknya takut pergi kesekolah.

“Selain dituduh mencuri kelereng, adik saya juga di ancam akan dipukul, ketika saya menanyakan kepada mereka (pelaku pengeroyokan), mereka malah marah dan mengeroyok saya,” ujarnya.

Siti juga telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Kepenuhan, dan menunjukkan bekas luka bekas cakaran di tangan dan wajahnya.
Katanya lagi, dia juga sudah melaporkan kepada ninik mamak setempat atas saran pihak Polsek Kepenuhan.

“Saya bersama suami melaporkan pada persukuan kami, namun pelaku tidak pernah di panggil dan di proses. Saya juga sudah 3 kali lapor ulang ke polisi,” terangnya.

Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, SIK menyebutkan akan memproses kasusu penganiayaan ini sampai tuntas.

“Kita akan sidik kasusnya sampai tuntas, nanti kita cek ke penyidiknya,” tukasnya. (dab)

Rokan Hulu Tuan Rumah KTNA 2013

Wabup Rohul, Ir Hafith Syukri MM pimpin rapat kegiatan KTNA

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Saat ini kabupaten yang terpilih sebagai tuan rumah Kelompok Tani Andalan (KTNA) tengah program memacu kesejehteraan rakyat yang dipimpin oleh wakil Bupati, Ir Hafith Syukri MM bertempat di aula rumah Bupati, Selasa (20/11) yang dihadiri oleh KTNA se-Riau.

Hafith menegaskan bahwa, prinsip dalam pelaksanaan KTNA mendatang harus berujung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk juga pada insfrakstruktur dan lainnya.

Selain itu, prinsip pada penurunan angka kemiskinan yang akan dituntaskan oleh Pemda Rokan Hulu, melalui pendidikan, jaminan kesehatan Daerah dan beberapa program yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat yang terus ditingkatkan.

Begitu juga dibidan pertanian lahan persawahan agar terus di kembangkan dan ditingkatkan walaupun setiap tahunnya terjadi alih fungsi sawah oleh petani. Namun itu akan terus di pantau sehingga sekarang rokan Hulu memiliki lahan persawahan 52 ha, dan akan menargetkan Rokan Hulu akan menjadi lumbung beras di Riau dan swasembada beras tahun 2015. (gib)

Alamak!! 2 Karyawan Rekayasa Perampokan

ilustrasi

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Pengusaha sembako Warga Simpang D Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Narisma Br Siagian (30) dirugikan puluhan juta oleh 2 orang karyawannya sendiri dengan modus pura-pura di rampok.

Bermula, Senin (19/11/2012) dua karyawan tersebut, Abdul karim (20) dan Alianto (30) ditugaskan bosnya untuk menagih hutang kesalah satu warung dengan menggunakan mobil L 300.

Namun tiba-tiba di perjalanan pelaku mengaku di rampok di jalan poros DK 3 SKPC Desa Rambah Jaya Kecamatan Rambah Hilir, dan membuat laporan palsu kepihak kepolisian. Namun dalam penyidikan pihak kepolisian di TKP terdapat kejanggalan parampokan.

Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, SIK melalui Kaur Bin Ops Reskrim IPTU Niko Purba, Selasa (20/11), menyebutkan saat melakukan introgasi, 2 pelaku tersebut sengaja mengarang cerita pada majikannya, agar uang tersebut bisa mereka miliki.

“Setelah kita introgasi mendalam pada korban, dan informasi dari beberapa saksi di TKP, terkuak laporan 2 karyawan itu palsu,” terangnya.

Dari pemeriksaan kepolisian, sisa uang yang ada ditangan tersangka Alianto hanya Rp 11 juta. Sedangkan Abdul Karim, mengaku uang hasil tagihanya di warung-warung diserahkanya pada pelaku Alianto, lebih dari Rp 30 juta,” ungkapnya.

Menurut IPTU Niko Purba bahwa kedua pelaku masih menutupi jjumlah uang yang mereka gunakan. Namun kedua pelaku sudah di amankan dan di jerat pasal 372 KUH Pidana tentang pengelapan dan pasal 220 KUH Pidana tentang laporan palsu dengan ancaman 5 tahun kurungan. (dab)

Wah!! Warga Fakfak Pelihara Ikan Duyung

Fakfak (Segmennews.com)- Dugong atau yang dikenal dengan ikan duyung ialah mamalia laut yang mirip dengan paus. Jika di Jakarta Anda bisa melihatnya dari akuarium raksasa Seaworld, di Fakfak turis bisa melihat bahkan menyentuhnya dengan bebas.

Adalah Desa Kiat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat tempat penangkatan ikan duyung (Dugong dugon). Desa ini bisa dicapai dalam waktu 45 menit dari Kota Fakfak. Di sana Anda dapat menyentuh dan memberi makan ikan duyung ini, bahkan foto bersama.

Yang menggemaskan, ikan duyung yang dipelihara warga ini diberi nama layaknya manusia, yaitu Maya Sari. Maya sudah dipelihara sejak kecil oleh penduduk sana. Kini usianya 22 tahun. Dulu, Maya dilepas di laut bebas, tapi sekarang sudah di ikat.

“Sekarang sudah banyak tamu ke sini jadi manggilnya susah. Kita ikat agar mudah dipanggil,” kata kakek tua yang menjaga Maya, Muhammad Ali.

Jika melihat ke bagian ekor, ternyata Maya diikat dengan tali sepanjang 70 meter di tengah patok yang melingkar. Patok itu sebagai penanda “kolam” Maya. Tali juga bertujuan agar Maya bebas bergerak mencari makan di sekitar lingkaran patok.

detikTravel berkesempatan melihat Maya dan bagaimana proses pemanggilan Maya beberapa waktu lalu. Ada pawang yang mengayuh longboat ke kolam dan “memancing”-nya untuk bergerak mengikuti longboat. Pawang melempar potongan kayu agar duyung bergerak karena kayu dianggap sebagai teman bermain bagi si duyung cantik.

Ajaib, akhirnya Maya bergerak mengikuti longboat sang pawang hingga ke pinggir pantai. Kami pun memberi makan dan berfoto dengan Maya si duyung cantik. (dtc/snc)

Puji Keberanian Suu Kyi, Obama Berikan Ciuman Pipi

Yangon (Segmennews.com)- Dalam kunjungan bersejarah ke Myanmar, Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga menemui ikon demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi. Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Suu Kyi di Yangon, Obama memuji keberanian dan tekad peraih Nobel Perdamaian itu.

“Di sini, melewati begitu banyak tahun-tahun sulit, dia telah memperlihatkan keberanian dan tekad yang begitu gigih,” kata Obama kepada para wartawan saat menggelar konferensi pers bersama Suu Kyi.

“Di sinilah dia menunjukkan bahwa kebebasan manusia dan martabat manusia tak bisa disangkal,” imbuh Obama seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (19/11/2012).

Obama pun menyinggung tentang masa-masa Suu Kyi menjalani tahanan rumah selama bertahun-tahun. Dikatakan Obama, Suu Kyi merupakan “ikon demokrasi yang telah menginspirasi, bukan hanya rakyat di negeri ini namun juga di seluruh dunia”.

“Hari ini menandai langkah berikutnya dalam babak baru antara Amerika Serikat dan Burma,” tandas Obama.

Sebelum meninggalkan kediaman Suu Kyi, Obama pun mencium pipi wanita itu.

Dalam kunjungan ini, Obama juga menemui Presiden Thein Sein. Ini merupakan kali pertama seorang presiden AS berkunjung ke Myanmar.

Dalam kunjungan bersejarahnya di Myanmar, Obama akan mengumumkan janji bantuan senilai US$ 170 juta untuk negeri yang baru keluar dari kepemimpinan militer selama bertahun-tahun itu.

Dana yang akan diberikan AS dalam periode 2 tahun itu, akan ditujukan untuk proyek-proyek masyarakat sipil yang dirancang untuk membangun institusi-institusi demokratis dan memperbaiki pendidikan di Myanmar.

“Kami bisa memanfaatkan bantuan itu untuk membantu menghargai langkah-langkah positif yang telah diambil pemerintah dan rakyat Burma (Myanmar), karena kami ingin reformasi dari atas ke bawah ini menjangkau rakyat yang terbawah di Burma,” kata seorang pejabat senior AS seperti dilansir kantor berita AFP.

Disebutkan pejabat AS tersebut, bantuan senilai US$ 170 juta itu merupakan awal dari misi bantuan jangka panjang AS untuk Myanmar. (dtc/snc)

HS, MN Ditetapkan Tersangka Korupsi Multimedia Disdik Bengkalis

Bengkalis (Segmennews.com)- HS, mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdik) Kabupaten Bengkalis, resmi ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis sebagai tersangka, atas kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran atau markup pengadaan sistem pembelajaran Multi Media IPA SD/MI, Fisika SMP/MTs, Fisika SMA/MA Tahun Anggaran (TA) 2005 silam, senilai Rp 4.028.001.000.

Selain HS, selaku Pengguna Anggaran (PA) Disdik sebagai tersangka, Kejari Bengkalis juga menetapkan MN  sebagai tersangka, bertindak sebagai Direktur PT Sumber Rezeki Abadi (SRA), kontraktor pelaksana kegiatan proyek tersebut.

“HS dan DM yang sudah resmi kita tingkatkan statusnya sebagai tersangka. Keduanya menurut kita orang yang paling bertanggungjawab atas dugaan tindak pidana korupsi ini,”ujar Kepala Kejari Bengkalis Mukhlis, melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Odit M, Senin (19/11).

Penetapan HS dan DM sebagai tersangka, sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan terhadap 19 saksi pengadaan Multi Media Disdik Kabupaten Bengkalis TA 2005 lalu itu. Meskipun telah ditetapkan dua orang sebagai tersangka, namun tidak menutup kemungkinan akan menetapkan tersangka lain, apabila dua alat bukti telah menyukupi.

Sementara itu, mantan Kadis Disdik Bengkalis HS yang dihubungi melalui via ponsel, Senin (19/11) kemarin mengutaraka, jika penyidik Jaksa baru memanggilnya sekali, yakni pada hari Selasa lalu.

“Memang penyidik sudah memanggil saya sekali, kalau tak salah saya dipanggil hari Selasa lalu, dalam pemeriksaan saya diminta keterangan sebagai saksi. Karena itu merupakan kewajiban warga negara yang harus diikuti, ya saya datang memberikan keterangan,”kata HS. Sedangkan DM, rekanan PT. SRA yang dihubungi melalui via ponsel tidak dapat dihubungi.(ur/snc)

Ratusan Massa PKL Tagih Janji Walikota Pekanbaru

Ratusan massa Pedagang Demo Walikota Pekanbaru

Pekanbaru (Segmennews.com)- Massa yang tergabung pada Aliansi Pedagang Kreatif (APK) dan para aktifis Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD) Pekanbaru, Senin (19/11) pagi melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Walikota Pekanbaru.

Massa yang memadati jalan Jenderal Sudirman tersebut meneriaki untuk memperjuangkan rakyat miskin dan pedagang kecil, yang diantaranya juga ada pedagang pedagang jagung bakar di areal MTQ juga pedagang kaki lima yang berasal dari jalan Cut Nyak Dien.

Massa yang sebelumnya memadati jalan Sudirman, mulai bergerak ke samping kantor Gubernur Riau berputar di tugu Zapin hingga kebawah jembatan fly over dan kembali ke kantor Walikota Pekanbaru.

Adi Koeswoyo, aktifis PRD menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk penyampaian harapan rakyat kepada walikota agar memperhatikan kehidupan rakyat.

“Kami menagih janji Firdaus (waliota Pekanbaru), sebab sebelum beliau terpilih, dia berjanji akan mensejahterakan para pedagang. Setelah beliau terpilih nyatanya tidak ada. Kami menagih janjinya,” ungkapnya.

Aksi ratusan massa tersebut di halang oleh Satuan Polisi Pamong Praja yang telah bersiaga di gerbang kantor Walikota. Dibantu oleh jajaran Kepolisian. (kir/ur)

Kemenag Rohul Bentuk Forum Komunikasi Guru PAUD dan TK Islam

Drs H Ahmad Supardi hasibuan MA

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan kompetensi guru PAUD dan TK Islam, Kantor Kemenag Rohul membentuk pengurus Forum Komunikasi Guru PAUD dan TK Islam Tingkat Kabupaten Rokan Hulu Masa Bakti 2012-2018, melalui SK Nomor 656 Tahun 2012 tentang Pembentukan Pengurus Forum Komunikasi Guru PAUD dan TK Kab Rohul..

Demikian dikatakannya kepada wartawan di kantornya jalan ikhlas kompleks perkantoran pemerintah, Pasir Pengaraian, Senin (19/11/2012).

Dikatakannya, kepengurusan Foruim Komunikasi Guru PAUD dan TK Islam ini, mempunyai tugas dan tanggungjawab membuat dan melaksanakan program pendidikan  agama Islam di PAUD dan TK Islam, yang ada di wilayah Rokan Hulu.

“Saya berharap, kiranya kepengurusan forum komunikasi ini dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, dalam rangka meningkatkan kualitas guru dan institusi PAUD-TK Islam tersebut, “ pinta Ahmad Supardi.

Kepengurusan forum komunikasi guru ini, dengan susunan pengurus sebagai berikut : Ketua Syah You Sheva SPDAud; Wakil Ketua Asnawati SPd Aud; Sekretaris Hj Samsidar; Wakil Sekretaris Sahdesrianti SPdAud; Bendahara Jumaira Jihana.

Kepengurusan dilengkapi dengan seksi-seksi, dengan susunan : Koordinator Seksi Organisasi Indrastuti SPdAud; Anggota Herlina SPdAud. Koordinator Seksi Pendidikan Islam Nur Asni Aziz; Anggota Desmila SPdAud. Koordinator SEksi Humas Yuli Ernita SPdAud; dan Anggota Elpi Yuspita.

Kakan Kemenag Rohul berharap, agar dengan terbentuknya kepengurusan ini, maka diharapkan dapat meningkatkan dan memperkuat mutu pendidikan agama Islam serta eksistensi pendidik PAUD dan TK Islam di Rohul.

Pendidikan mulai dari PAUD sampai dengan Perguruan Tinggi, pendidikan sekolah maupun luar sekolah, pendidikan sekolah maupun pendidikan madrasah,  adalah investasi terbesar sebuah bangsa, sebab out put dari pendidikan inilah yang akan menentukan perjalanan sejarah bangsa tersebut di kemudian hari, tegas Ahmad Supardi Hasibuan. (gib)