Demi Check In Hotel, Sepasang Kekasih Nekat Gelapkan SM
![]() |
| Sepasang kekasih duduk du kursi pesakitan PN Simalungun |
Simalungun (Segmennews.com)– Ada-ada saja yang dilakukan demi mendapatkan kepuasan hawa nafsu yang sudah sampai keubun-ubun kepala. Contohnya saja Sepasang kekasih Jerika Fransiska Nasution alias Siska (22) dan Muhammad Nazri (26).
Mereka nekat menggelapkan Sepeda Motor (SM) demi Chek In di sebuah hotel untuk melepaskan birahi mereka. Namun petualangan mereka berakhir sudah. Sepasang kekasih tersebut terpaksa duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Simalungun Sumatra Utara, Kamis (25/10).
Dikutip dari Metro Siantar.com, Dihadapan majelis hakim Monalisa beranggotakan Siti Hajar dan David Sitorus dan panitera pengganti J Sinambela, terdakwa mengaku aksi mereka tersebut telah berlangsung selama dua bulan, sedikitnya sudah ada delapan unit sepedamotor yang sudah mereka jual.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Viktor Purba menghadirkan saksi penyidik dari Polsek Perdagangan Aiptu SA Siregar yang memeriksa kedua terdakwa.
“Saya yang memintai keterangan mereka berdua saat ditangkap di Polsek Perdagangan. Sedikitnya ada 10 kasus penggelapan sepedamotor di Perdagangan dan delapan kasus diantaranya mengarah kepada terdakwa Siska,” sebutnya.
Dia menerangkan, terdakwa Siska ditangkap di daerah Perkebunan Lonsum. Dari seluruh laporan yang masuk itu modusnya sama seperti yang dilakukan terdakwa, yakni berawal dari meminjam. Sementara Nazri menjual kreta hasil curian ke Medan.
“Sudah capek kita mencari kedua terdakwa ini. Mungkin saat terdakwa mencuri kreta Mio BK 5990 LW milik Suhayadi merupakan nasib sialnya. Sebab setelah itu terdakwa berhasil diamankan dan mereka itu sangat meresahkan masyarakat. Kreta (sepeda Motor) yang digelapkan terakhir itu dijual ke Medan dengan harga Rp1 juta,” ujarnya.
Sementara itu sambil menangis di persidangan, terdakwa Siska mengaku bahwa dia hanya disuruh oleh Nazri. “Saya hanya disuruh oleh dia saja Bu Hakim. Kalau tidak dilakukan anak saya nanti dijual sama dia. Aksi penggelapan dan penjualan sepedamotor itu sudah delapan kali kami lakukan,” sebut wanita yang mengaku anak mantan polisi ini.
Dia menambahkan, dari hasil penjualan sepedamotor tersebut, dia tidak pernah memegang uangnya. Uangnya dipegang oleh Nazri dan digunakan untuk membayar penginapan di hotel, makan dan lainnya. Biasanya kreta yang digelapkannya dari Perdagangan langsung dibawa ke Medan dan bertemu dengan Nazri di penginapan Bandu.
“Saya hanya disuruh oleh Nazri dan jika tidak dilakukan, dia mengancam akan menjual anak saya. Sehingga saya pun melakukan aksi penggelapan sepedamotor itu di Perdagangan. Kreta yang pernah saya gelapkan seperti Mio, GL Pro, Revo, Vega dan lainya. Saya memiliki satu orang anak laki-laki yang berusia 2,7 tahun dan sekarang ada bersama orangtua saya. Sementara saya sudah ditinggal oleh suami saya di Medan,” jelas Siksa sambil mengaku bahwa suaminya seorang pengacara.
Sedangkan terdakwa Nazri mengaku bahwa kreta itu dijual agar mampu menghidupi terdakwa Siksa. “Kami memang pacaran selama empat bulan. Dia itu diusir oleh orangtuanya dan sekarang tidak punya tempat tinggal lagi. Makanya saya bantu dia dan uang penjualan kreta itu untuk biaya kami menginap dan makan,” ujar pria yang mengaku sudah ditingal oleh istrinya. (den/msc/snc)
Bupati Siak Sebut Kesadaran Berkurban Meningkat
![]() |
| Bupati Siak, H Syamsuar memberikan sambutan |
Siak (Segmennews.com)- Bupati Siak, Siak H Syamsuar menyebutkan bahwa tahun ini kesadaran berkurban bagi masyarakat kian bertambah, hal ini telihat meningkatnya jumlah hewan yang akan dikurbankan.
Hal disampaikannya saat memberikan kata sambutan pada kesempatan Sholat Idul Adha di lapangan tugu depan Istana Siak, di hadapan ratusan jemaah, juga tampak, Sekda Kab Siak, H Amzar, Kajari Siak Zainul Arifin, Jumat (26/10).
Sementara itu, Wakil Bupati Siak H Alfedri melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Besar Abdul Jalil Mujafarsyah kecamatan Mempura.
Berlaku sebagai Khatib Sholat Idul Adha, yakni H Nurhaidi Husein, Lc, MA, disampaikannya bahwa hakikat kurban adalah kembali kepada konsep muslim yang benar. Hakikat idul adha adalah kembali kepada pemahaman nilai qurban yang berpangkal dari konsep keimanan dan kemanusian. Dua pilar terpenting peradaban manusia.
Makna qurban berarti taqarrub, yakni mendekatkan diri kepada Allah. Kedekatan antara hamba dan penciptanya. Qurban merupakan konsep pengurbanan yang dilandasi keikhlasan dalam menjalankan pengabdian, tugas dan perjuangan tanpa mengharapkan balasan dan pujian serta keuntungan materi yang menjadikan nilai kesalehan menjadi siak-sia.
Nabi Ibrahim as telah menemukan 4 sikap yang harus tertanam dalam umat muslim, pertama konsep Ketuhanan (ilahiyah), konsep Kemanusian (basariah), konsep realita kehidupan maksudnya adalah setiap orang yang diciptakan oleh Allah SWT sesuai dengan karakternya masing-masing, ini lah yang dinamakan qodho dan qodhar dan yang ke-empat adalah konsep kesederhanaan, berbuat sesuai dengan kemampuan dan tidak berlebih-lebihan.
Sebelumnya diumumkan pemenang lomba pawai takbir idul adha 1433 H kategori masjid dan mushola juara I masjid Nur Huda Mempura, juara II Masjid Sultan Syarif Hayim, juara ke III Mushola Nurul ikhlas desa Rawang Air Putih.
Kategori sekolah Juara I SMPN 1 siak, juara ke II MAN Siak, juara ke III SMAN Siak.
Daftar Peserta Qurban yang dikelola oleh bagian Kesra setda kab siak sebanyak 34 ekor sapi, PNS 11 ekor sapi, dan masyarakat Siak di Pekanbaru 4 ekor sapi. Untuk kecamatan sungai Mandau 37 ekor, kecamatan koto gasib 91 ekor, kecamatan Siak 116 ekor, kecamatan mempura 53 ekor, kecamatan dayun 184 ekor.
Setelah melaksanakan ibadah sholat Idul Adha Bupati Siak H Syamuar melaksanakan open house dengan tokoh masyarakat Siak yang tinggal di Pekanbaru, diantaranya OK Nizami Jamil, Amrun Salmon, Zulkifli ZA. (rinto)
Kemenag Rohul Tinjau Pembangunan KUA Kepenuhan Hulu
PasirPangaraian (Segmennews.com)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kasi Urais Haji Kemenag Rohul H Rusli SAg dan staf ahli Kemenag Sopian Hadi SHI, meninjau secara langsung pembangunan gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rabu (24/10/2012) bertempat di Pekan Tebih, Kepenuhan Hulu.
Peninjauan ini dimaksudkan, untuk melihat secara langsung pembangunan gedung KUA Kepenuhan Hulu, sebagai ujung tombak Kemenag di lapangan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dikatakannya, tugas KUA adalah memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di lapangan, khususnya pelayanan dalam bidang urusan agama Islam, seperti nikah, rujuk, urusan masjid, zakat, wakaf, kerukunan umat beragama, keluarga sakinah, dsb.
Dalam pantauan Kemenag Rohul, pembangunan gedung KUA Kepenuhan Hulu ini, telah mencapai 99 %, sebab pekerjaan yang terbengkalai tinggal sedikit, yaitu papan nama kantor dan pembersihan halaman pasca selesainya bangunan, tegasnya.
Ahmad Supardi Hasibuan, menyatakan bahwa pembangunan gedung KUA adalah salah satu program prioritasnya, sebab KUA memegang peranan penting dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat.
KUA berhubungan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, maka wajah Kemenag Kab Rohul, sangat ditentukan oleh pelayanan yang diberikan oleh KUA Kecamatan, tandasnya.
Untuk memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakat, pihaknya tahun ini membangun 3 gedung KUA, yaitu KUA Kepenuhan Hulu, KUA Pagaran Tapah Darusslam, dan KUA Pendalian IV Koto.
Dengan terbangunnya 3 gedung KUA ini, maka seluruh kecamatan yang ada di Rohul, telah mempunyai kantor secara lengkap, sehingga dengan demikian tidak ada alasan lagi, terbengkalainya pelayanan kepada masyarakat, tegasnya mantap. (son)
Inilah 12 Pejabat eselon II Pelalawan yang Baru
1. Mazlan Mansur,SH Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kab.Pelalawan
2. Drs. Azril Ismail Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Pelalawan
3. Drs. Izwan Pery Darma,MM Staf Ahli Bidang Pemerintahan Setda Pelalawan
4. Ir. Abdul Rahman, MP Staf Ahli Bidang Pembangunan Setda Pelalawan
5. Drs. Abdul Manan MAS Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Setda Pelalawan
6. Drs. Edi Suriandi Inspektur Inspektorat Kab. Pelalawan
7. Ir. Mulyono MBA,MM Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab. Pelalawan
8. Ir.M. Syahrul Syarif Kepada Bappeda Kab. Pelalawan
9. Ir. Syahril, M.Si Kepala Badan Ketahanan Pangan Pelalawan
10. Zulkifli, S.Ag. M.Si Pj Kadis Kebudayaan Pariwisata pemuda dan olahraga
11. Drs. Fakhrizal, M.Si Kadis Kessos Kab. Pelalawan
12. Drs. Milyono, M. Kes Kadis Koperasi,Usaha Kecil dan Menengah Kab. Pelalawan
Jasa Raharja Pelalawan Gelar Uji Petik dan IWKBU
Pelalawan (Segmennews.com)- Jasa Raharja Cabang Kabupaten Pelalawan mengelar uji petik atau checking kendaraan di bantu oleh jajaran Polres Pelalawan diseputaran jalan lintas timur depan Poslantas Pelalawan, Kamis (24/10).
Disebutkan Kepala Cabang Jasa raharja Pelalawan, Yayan Ferdinan bahwa operasai tersebut dalam memberikan kepastian jaminan kepada penumpang kendaraan umum serta memberikan kemudahan pelayanan dalammembayar iuran wajib sesuai Undang-Undang No. 33 tahun 1964.
Operasi tersebut dalam rangka memberikan kepastian jaminan kepada masyarakat penumpang Dalam operasi uji petik kali ini, puluhan kendaraan angkutan umum jenis travel dan oplet terjaring. Rata-rata sopir angkutan umum belum menyadari kegunaan dan pentingnya pembayaran premi IWKBU.
Hal ini terlihat banyaknya sopir menunda-nunda pembayaran premi, sedangkan premi yang dibayar tepat waktu akan memberikan rasa aman bagi penumpang jika terjadi kecelakaan terhadap kendaraan yang dikemudikannya.
Diterangkkan Ferdinan bahwa jika mereka menggunakan Jasa raharja, maka mereka akan mendapatkan santunan jika terjad keclakaan lalulintas seperti, jika meninggal dunia jasa raharja akan memberikan santunan sebesar Rp 25 juta, sedangkan luka-luka santunandiberikan Rp 10 juta. (rz)
Wou..Kepsek SDN Bernas Kerinci Pungut SPP Rp 80 ribu
Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Terkait adanya dugaan pungutan SPP hingga Rp 80 ribu dan menjual LKS terhadap siswanya, Kepala sekolah SDN Bernas Pangkalan Kerinci, Elfidawati MPd diperiksa polisi.
Sejak Rabu (23/10) Elfidawati juga menjalani pemeriksaan terkait pengelolaan dana BOS. Hal itu terungkap dari pengaduan Komite Sekolah dan wali murid yang merasa di rugikan. Saat ini kepala sekolah juga dimintai keteranganya oleh Inspektorat Pelalawan.
“Inpektorat juga sudah memeriksa Kepala Sekolah SD Binsus Bernas. Kami masih inventarisir data permasalahan SD Bernas. Pengaduan orang tua siswa, terkait adanya jual beli buku di tagih ke siswa hingga Rp 600 ribu,” tukas asisten III Pemkab Rohul, Drs Azril Ismail, Rabu (24/10).
Pemeriksaan tersebut juga di akui oleh Kepsek, Elfidawati, menurutnya pihak sekolah sedang di periksa dan memberikan keterangan kepada Polres Pelalawan.
“Ya kami di Polres memberikan keterangan tentang permasalahan di sekolah,” akunya Elfidawati.
Sementara itu, seorang wali murid (orangtua siswa) SDN Bernas Pangkalan Kerinci namanya tak disebutkan sebab ditakutkan akan mengganggu proses belajar anknya di sekolah mengaku, merasa keberatan atas tingginya biaya SPP di SDN Binaan Khusus Bernas Kecamatan Pangkalankerinci ini yang mencapai Rp 80 ribu perbulannya.
“Di Kabupaten Pelalawan memang ada sekolah SDN Binsus Bernas, sekolah tersebut sudah masuk dalam anggaran APBD. Belum lagiada dana BOS serta bantuan dari pemerintah lainnya. Namun sangat disayangkan masih saja memungut biaya SPP yang cukup mahal,” kesalnya. (ur/rz/yus)
MTQ XI Pelalawan di Tutup, Kontingen Bandar Sei Kijang Kembali Raih Juara Umum
![]() |
| Camat Bandar Sei Kijang Menerima Tropi Mtq |
Pelalawan (Segmennews.com)- Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-11 tingkat Kabupaten Pelalawan yang digelar di Kecamatan Bandar Petalangan di mulai 16 hingga 22 Oktober 2012 lalu telah berakhir. Penutupan di lakukan oleh Wakil Bupati Pelalawan H Marwan Ibrahim, Selasa malam (22/10).
Tiga tahun berturut raih juara umum, akhirnya tropi bergilir kembali menjadi milik Bandar Seikijang dengan perolehan nilai 48 poin, di posisi juara II digenggam oleh Kecamatan Pangkalankerinci, Posisi III Kecamatan Langgam, peringkat III diraih Kecamatan Pangkalan Kuras.
Sementara tuan rumah Kecamatan Bandar Petalangan berada di peringkat ke-5, dengan 10 juara dari semua kategori yang diperlombakan.
Piala langsung diserahkan oleh Wabup, Marwan Ibrahim kepada Camat bandar Sei Kijang Surahkman.
Wabup mengharapkan, suksesnya pelaksanaan MTQ tidak hanya diukur dari prestasi penyelenggaraan saja, namun dapat juga di ambil hikmahnya dan nilai tambah bagi seluruh masyarakat terhadap peningkatan, pemahaman akan nilai-nilai yang terkandung dalam alqur’an.
“Apabila nilai-nilai yang terkandung dalam alqur’an di pahami dan amalkan, maka akan dapat membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa, yang akan menjadi landasan kehidupan menuju syurga allah,” ujarnya. (yus/rz)
Mesum Modus Pijat Marak di Kotogasip Siak
![]() |
| Ilustrasi |
SIAK (Segmennews.com)– Warung remang-remang bermodus panti pijat dan karaoke semakin marak di Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, hal itu menimbulkan ke kawatiran pada kaum ibu. Namun anehnya Pemerintah Kecamatan setempat terkesan bersikap pembiaran.
Warga Desa Buatan II, SA (35), Rabu (24/10) bahwa semakin hari tempat-tempat hiburan tang diduga digunakan untuk bermesum semakin marak di Kecamatan Kotogasib, para ibu-ibu disekitarnya semakin khawatir akan suami dan anak-anak mereka yang ditakutkan akan terpengaruh.
Sebab lanjut SA, diwarung-warung tersebut juga menjual minuman beralkohol seperti bir merk angker dan lainnya. Rasa ke kahawatirannya semakin menjadi dikala tempat-tempat tersebut juga mempersiapkan pelayaan para wanita muda.
“Sekarang ini, memang udah semakin marak pak! Kami parta kaum ibu sangat tinggi rasa kekawatiran terhadap mental anak dan takut suami kami masuk ke dunia tersebut, disana selain menyediakan minuman beralkohol juga dilayani wanita muda,” terang SA ibu anak empat ini.
Selain itu diungkapkannya, agar pihak pemerintah di tingkat kecamatan untuk secepatnya menertipkan warung-warung yang diduga menyediakan tempat mesum tersebut, agar kaum ibu bisa tenang.
“Kita minta kepada camat agar memperhatikan tempat-tempat seperti itu, karna kami kaum ibu cukup kawatir.Bisa-bisa suami kami terjerumus ke sana dan mental anak-anak kami bisa rusak,” terang Lina, ibu anak empat tersebut.
Selain itu diungkapkan SA bahwa apabila memang diperbolehkan adanya tempat-tempat hiburan seperti itu, agar di tertipkan.
“Kami masyarakat tidak tahu, boleh atau tidak adanya warung yang diduga terjadi praktek mesum itu berdiri dan diberikan izin, kalaulah memang ada izinnya tolonglah ditertipkan,” ujar SA mengharap. (rinto)





