Beranda blog Halaman 3039

BPK: Perjalanan Dinas Fiktif Rugikan Negara Rp77 Miliar

Jakarta (segmennews.com)-Badan Pemeriksa Keuangan menyatakan, hasil pemeriksaan signifikan semester I tahun 2012, yang perlu mendapat perhatian dari pemangku kepentingan antara lain mengenai perjalanan dinas.

Ketua BPK, Hadi Poernomo, menjelaskan, hasil pemeriksaan BPK mengungkapkan adanya kerugian negara atau daerah akibat penyimpangan perjalanan dinas di pemerintah pusat dan daerah sebanyak 259 kasus senilai Rp77, miliar.

“Dari total kerugian negara atau daerah tersebut, sebanyak 86 kasus senilai Rp40,13 miliar merupakan perjalanan dinas fiktif, dan sebanyak 173 kasus senilai Rp36,87 miliar merupakan perjalanan dinas ganda dan atau perjalanan dinas melebihi standar yang ditetapkan,” kata Hadi, di gedung parlemen, di Jakarta, Selasa (2/10).

Dijelaskan Hadi, penyimpangan perjalanan dinas yang selalu berulang antara lain disebabkan pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas tidak mematuhi ketentuan pertanggungjawaban perjalanan dinas. Hadi menambahkan, pengendalian oleh atasan langsung juga lemah. Pejabat terkait tidak memerivikasi bukti pertanggungjawaban secara memadai.

“Serta terdapat biro perjalanan dinas yang menyediakan tiket palsu, boarding pass palsu, dan bill hotel palsu,” kata Hadi.

Wakil Ketua BPK, Hasan Bisri tidak mau membeberkan Kementerian mana saja yang menduduki peringkat paling banyak melakukan perjalanan fiktif. Ia menyatakan takut salah, karena menyangkut masalah angka. “Nanti Humas akan menyiapkan,” tegasnya.(snc/jpnn)

Disebut Bagi Uang Dalam Kongres Demokrat, Umar Arsal Dipanggil KPK

Jakarta (segmennews.com)-Politisi Partai Demokrat, Umar Arsal, akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Selasa (2/10) siang. Pemanggilan itu terkait masalah isu politik uang pada pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat di Kongres Bandung 2010.

Umar menjelaskan, rencananya akan memberikan keterangan pukul 10.00. Tapi, dia meminta izin mengikuti rapat paripurna. “Jam satu nanti saya akan memberi informasi di KPK,” tegas Anggota Komisi V DPR itu.

“Ada surat undangan KPK untuk klarifikasi soal pemenangan kongres. Saya pribadi berterima kasih, sejak Februari ada beberapa ocehan dari DPC, sebenarnya saya menginginkan memberi informasi yang berimbang kepada KPK terkait  kongres dan isu money politik,” kata Umar Arsal, kepada wartawan, di gedung parlemen, di Jakarta, Selasa (2/10).

Ia menjelaskan, tidak ada politik uang dalam pemenangan Anas di Kongres Bandung. “Ada nggak pelaksanaan kongres atau munas yang tidak ada cost politik? Bukan money politic ya,” ujar Umar.

Dia akan memberikan penjelasan yang sebenarnya kepada KPK. Umar menjelaskan dirinya tetap berprasangka positif dan siap untuk memberikan keterangan kepada lembaga anti korupsi itu. “Kita tidak mau tersandera, saya memberi informasi yang berimbang,” kata Umar Arsal.(snc/jpnn)

Ditanya Peran Rusli Zainal, Lukman Abbas Sakit Gig

Jakarta (segmennews.com) – Mantan Kadispora Riau, Lukman Abbas langsung sakit gigi saat ditanya mengenai keterlibatan Gubernur Riau, Rusli Zainal dalam kasus dugaan suap revisi peraturan daerah (Perda) 6/2010 tentang venue menembak PON Riau.

Lukman Abbas juga mengunci rapat-rapat informasi mengenai keterlibatan sejumlah pejabat pemerintah pusat, seperti Menpora Andi Mallarangeng serta anggota DPR RI, Setya Novanto dan Kahar Muzakir yang disebut menerima dana Rp9 miliar untuk memuluskan anggaran PON dalam APBN.

“Saya sakit gigi,” ucap Lukman usai diperiksa sebelum memasuki mobil tahanan KPK, Selasa (2/10).

Orang dekat Rusli Zainal itu kemudian dibawa kembali ke Rutan KPK. Diduga, pemeriksaan Staf Ahli Gubernur Riau itu berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi pada proses pengadaan Main Stadium PON.

Diketahui, kesaksian Dicky dari PT Adhi Karya dalam sidang PON beberapa waktu lalu di PN Tipikor Pekanbaru, menyebutkan adanya aliran dana berkaitan dengan PON sekitar Rp9 miliar ke DPR RI, kemudian sebesar Rp500 juta kepada Gubernur Riau, Rusli Zainal.

KPK juga telah memeriksa dua politisi Golkar di DPR, yakni Kahar Muzakir dan Setya Novanto, serta Gubernur Riau Rusli Zainal. Namun mereka membantah menerima dana itu.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 13 tersangka, dua diantaranya sudah divonis masing-masing 2 tahun 6 bulan, yaitu Eka Dharma Putra selaku Kasi Sarana Prasarana Dispora Riau dan Rahmat Syahputra sebagai Manajer Keuangan PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero.

Sedangkan anggota DPRD Riau, M Faisal Aswan dan M Dunir sedang menjalani proses persidangan di PN Tipikor Pekanbaru. Selain itu masih ada 7 tersangka lagi yang menunggu giliran untuk diproses penyidikannya oleh penyidik KPK.(snc/jpnn)

Haji Asal Lombok Tertipu di Madinah

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat  Usman meminta jemaah haji asal NTB tidak mudah percaya terhadap orang tak dikenal. Walaupun mereka menggunakan bahasa daerah sama dengan para jemaah haji sewaktu bertemu di tanah suci. Tidak semua orang asal daerah yang sama berkelakuan baik. Ada oknum-oknum TKI yang berada di sana berkelakuan buruk melakukan penipuan.

Usman mengatakan pesan tersebut setelah menerima pengaduan adanya dua jemaah haji asal NTB yang melaporkan kehilangan semua living cost (uang biaya hidup) nya sebesar lebih 1.400 real. Ini berarti hampir seluruh uang biaya hidupnya yang diterimanya sebanyak 1.500 real dicuri oleh seseorang yang nada bicaranya menggunakan aksen daerah di Lombok. Dua orang itu lanjut usia. Mereka berjalan sendiri-sendiri ketika mengalami penipuan. “Semua uangnya habis,” kata Usman seperti dilansir Tempo, Senin 1 Oktober 2012 siang.

Jalan keluarnya, para jemaah yang lain diminta untuk membantu secara ihlas antara 10-20 real per orang untuk keperluan selama perjalanan haji tersebut. “Sudah saya ingatkan jangan percaya. Walaupun satu bahasa,” ujarnya. Baik yang kemungkinan berbahasa Sasak, Bima atau Sumbawa maupun Madura. Dikatakan bahwa sesamaa jemaah tidak mungkin melakukan penipuan. Sebab, mereka melakukan perjalanan ibadah haji.

Ketua Majelis Ulama Indonesia NTB Saiful Muslim yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag NTB bahwa memang tidak semua orang yang ada di Mekkah maupun Madinah memiliki niat baik. Karenanya diingatkan terutama kepada jemaah haji yang berasal dari desa dan tidak berpendidikan agar bepergian secara berkelompok. “Karenanya, petugas haji hendaknya melaksanakan tugasnya dengan baik,” ucapnya.

Bukan hanya penipuan yang meminta jemaah menitipkan barangnya jika hendak ke kamar mandi. Juga modus penipuan menawarkan jasa layanan Badal Haji (melaksanakan haji seseorang) yang umumnya sudah meninggal. Biasanya, mereka meminta imbalah hingga lebih 1.000 real. Juga layanan pembayaran dam seharga seekor kambing. “Mereka ini oknum TKI yang melakukan penipuan. Hampir selalu terjadi,” katanya.(snc/tempo)

Rupiah Berpotensi Menguat

Jakarta (segmennews.com)-Positifnya indeks ISM manufaktur Amerika Serikat (AS) mendorong penguatan di mata uang regional sehingga berdampak pada rupiah.

Di pasar uang hari ini, rupiah ditransaksikan cenderung menguat di kisaran 9.565-9.590 per dolar AS. Rupiah mengikuti mata uang euro yang menguat setelah Negeri Abang Sam merilis data manufaktur bulan September.

“Data manufaktur AS naik secara tidak terduga dari 49,6 pada bulan Agustus menjadi 51,5 pada bulan September,” ujar Lana Soelistaningsih, ekonom dari PT Samuel Sekuritas Indonesia.

Menurut Lana, indeks ISM manufaktur AS yang kembali di atas level 50 mengindikasikan ekonomi yang normal. “Ini sekaligus mengurangi kekhawatiran investor atas perlambatan ekonomi AS,” ujar Lana.

Pidato Kepala Bank Sentral AS (The Fed), Ben Bernanke, yang menjamin bahwa the Fed akan mengambil kebijakan moneter yang sangat akomodatif untuk memulihkan ekonomi ikut menambah sentimen positif.

Cerahnya data manufaktur telah mendorong penguatan nilai tukar euro terhadap dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi Spanyol dan Italia.

Euro pagi ini ditransaksikan menguat di kisaran US$ 1,2899 hingga US$ 1,6136. “Sedangkan untuk rupiah berpotensi menguat tipis ke kisaran 9.560 hingga 9.570 per dolar,” kata Lana.

Angka inflasi September 2012 yang diumumkan BPS kemarin sebesar 0,01 persen. Sementara itu, kinerja neraca perdagangan Agustus 2012 mencatat surplus US$ 248,5 juta. Kinerja ekspor masih melemah karena turunnya harga komoditas. Namun, nilai impor turun karena pelemahan nilai tukar rupiah.

Kasus Pailit Telkomsel – Pemerintah Diminta Menjaga Aset Negara

Jakarta (segmennews.com)-Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait meminta kepada pemerintah untuk menjaga aset negara yang vital bagi negara. Pernyataan pria yang akrab disapa Ara ini menanggapi keputusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang mengabulkan gugatan PT Prima Jaya Informatika dan menyatakan Telkomsel pailit.

”Telkomsel itu aset negara yang harus diselamatkan, jangan sampai pemerintah berdiam diri ketika Telkomsel dinyatakan pailit. Telkomsel sangat vital bagi negara kita,” tegas Ara ketika dihubungi di Jakarta kemarin. Menurut Ara, setidaknya ada beberapa alasan kenapa Telkomsel perlu diselamatkan, selain karena aset negara,anak usaha PT Telkom Tbk tersebut juga memiliki jaringan dan pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Namun, yang lebih penting dari itu Telkomsel merupakan operator telekomunikasi yang sahamnya paling besar dimiliki oleh negara. ”Operator lain kebanyakan dimiliki asing, Telkomsel ini mayoritas milik negara jadi harus dilindungi,” jelasnya. Ara mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi tidak hanya dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan tetapi juga dengan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa untuk membuat Telkomsel tetap eksis sebagai operator yang memberikan sumbangan pajak bagi negara yang cukup besar.

Dia juga meminta kepada Mahkamah Agung (MA) untuk cermat dalam mengambil keputusan terhadap kasus Pailit Telkomsel. Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Roy Suryo menilai kasus pemailitan Telkomsel sangat aneh,Pengadilan Tata Niaga seharusnya tidak hanya melihat dari satu kasus di Telkomsel. ”Ini sangat aneh, kasus PT Prima Jaya Informatika yang hanya senilai Rp5,3 miliar bisa memailitkan sebuah perusahaan yang memiliki aset ratusan triliun,” tegas Roy.

Roy menambahkan, Telkomsel merupakan satu-satunya perusahaan telekomunikasi yang mayoritas sahamnya masih dimiliki negara. Bahkan, perusahaan tersebut memiliki 112 juta pelanggan yang harus dijaga kepercayaannya. Bahkan hanya Telkomsel yang sanggup menjangkau pelanggan di wilayah terdepan negara ini, seperti di Miangas dan Morotai. (snc/sindo)

Sejumlah Tokoh Nasional Dukung KPK

Jakarta (segmennews.com)-Sejumlah tokoh nasional turun gunung membela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mendukung agar KPK melanjutkan tugas-tugas pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Sebaliknya,para tokoh menentang segala upaya pelemahan KPK. “KPK lahir dengan diberi kewenangan luar biasa untuk menggerakkan lembaga lain yang tidak efektif, tapi yang terjadi malah KPK digerogoti kanan kiri oleh mereka yang terancam oleh pisau KPK. Kalau KPK kalah menghadapi semuanya,artinya yang kalah adalah rakyat,” tegas Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat di Gedung KPK Jakarta, kemarin.

Selain Komaruddin, tokoh yang turut memberikan dukungan kepada KPK adalah pakar hukum pidana JE Sahetapy, pakar hukum internasional Hikmahanto Juwana, budayawan Taufiq Ismail, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, mantan Ketua Umum Persekutuan Gereja- Gereja Indonesia (PGI) Natan Setiabudi, serta tokoh pers Bambang Harymurti.

Lima pimpinan KPK, yakni Abraham Samad, Bambang Widjojanto,Busyro Muqoddas, Zulkarnain, dan Adnan Pandu Praja,turut mendampingi mereka.Sebelum menggelar jumpa pers bersama, mereka sempat mengadakan pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari dua jam. Di tengah konferensi pers itu,seniman Taufik Ismail sempat membacakan sebuah puisi, Di Lautan Mana Tenggelamnya.

Dalam puisi itu seniman kawakan ini menyinggung hilangnya kejujuran, kesederhanaan, keikhlasan, tanggung jawab, dan kecurangan yang makin merajalela, serta dukungan melakukan korupsi dengan berbagai cara. “Aku berjalan mencari kejujuran, tapi tak tahu di mana kalian adanya? Berkelana mencari keikhlasan rasanya ada, tapi di mana? Kemudian kita lihat ada yang berkumpul bersama- sama korupsi menghabisi. Aku mencari tanggung jawab di laut manakah tenggelamnya,” ucap Taufik.

Seperti diketahui,belakangan ini KPK diterpa beberapa masalah yang bisa mengganggu bahkan mendelegitimasi kewenangan KPK. Beberapa soal yang dihadapi antara lain munculnya wacana merevisi UU No 30 Tahun 2002 tentang KPK dan tidak diperpanjangnya penugasan 20 penyidik Polri di KPK per 12 September, padahal penyidik-penyidik tersebut belum menyelesaikan tugas di KPK.

Pada rencana revisi UU KPK, ada beberapa poin yang mengkhawatirkan, yakni terkait pembentukan Dewan Pengawas KPK yang ditunjuk DPR, pengembalian fungsi penuntutan KPK ke Kejaksaan Agung, penyadapan harus dengan persetujuan pengadilan, dan pemberian kewenangan penghentian perkara melalui surat perintah penghentian penyidikan.

Komaruddin menandaskan, dukungan terhadap KPK jangan hanya dilihat sebagai sebuah lembaga, tapi juga dukungan terhadap harapan masyarakat untuk memiliki pemerintahan dan negara yang bersih yang selama ini diamanatkan dengan cukup banyak kepada KPK. Dia menilai keberadaan KPK selama ini telah mengganggu dan merongrong kemapanan dan kenyaman para aktor yang terlibat atau teridentifikasi korupsi.

“Jadi lembaga KPK merupakan simbol perjuangan dan bergerak untuk upaya untuk masyarakat dan pemerintahan yang bersih. Dengan demikian kalau ada berbagai pihak yang merasa terganggu dan dirongrong kenyamanannya oleh KPK,kami mengajak,‘Mari masyarakat secara moril membantu misi ekstensi dari KPK dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi semua kasus yang ditangani’,”tandasnya.

Tanggung Jawab Moral

Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan mengingatkan, bila KPK tidak ditakuti para koruptor karena adanya upaya pelemahan dan penghentian langkah KPK,berarti KPK kalah dari koruptor. Oleh karena itu, kata dia, para tokoh masyarakat yang kemarin mendatangi KPK menegaskan kepada koruptor bahwa pihaknya mendukung KPK.

Bahkan, para tokoh berharap KPK terus maju, terutama dengan memiliki penyidik-penyidik yang bisa mereka rekrut sendiri. “Dan mereka bisa bertahan di tempat ini tanpa khawatir masa depannya dibolak-balik lembaga- lembaga lain,”paparnya. Melihat pelemahan KPK semakin terlihat sistematis,dia mengatakan, Presiden SBY tidak boleh tinggal diam.

Dia mempertanyakan apakah Presiden mau membiarkan seluruh masyarakat melihat Indonesia terjerumus dengan melemahkan KPK. “Saya rasa Presiden punya tanggung jawab moral untuk mengambil sikap yang tegas. Menjadi bagian dari negara untuk memberantas korupsi,” tegasnya.Wakil Ketua KPK Busyro meminta Presiden SBY turun tangan atas polemik revisi Undang-Undang KPK yang telah digulirkan DPR dan kesalahpahaman dengan Polri dalam kasus simulator.

Pasalnya kata dia, campur tangan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu dianggap dapat memberikan andil besar agar polemik tersebut terselesaikan demi kebaikan bangsa dan negara. “Kami tetap mengharapkan ada kepedulian bapak presiden untuk kearifannya, ada langkah-langkah dalam waktu dekat ini yang bisa memberi langkah kemaslahatan rakyat,”ucap Busyro.

Tokoh NU Salahuddin Wahid juga mengingatkan, seandainya ada oknum atau pihak yang ingin melemahkan KPK secara terstruktur dan sistematis dengan koordinasi yang terselubung, masyarakat tentu berada di belakang KPK dan di belakang pemberantasan korupsi. “Tindakan pemberantasan korupsi yang dijalankan KPK inilah yang menyelamatkan bangsa ini,” tandasnya.

Dia menyayangkan ucapan berbagai pihak yang sering kali berubah-ubah untuk mendukung KPK, padahal dalam realitasnya berupaya melemahkan dan menghancurkan KPK. Salah satunya, kata dia, Gedung KPK yang sempat dilihatnya sendiri ruang kerja sangat overload dibandingkan dengan penegak hukum lain.

“Katanya mendukung, berikan anggaran, menambah ruang kerja gedungnya, tapi belum ada kejelasan.Ini menghambat KPK. Kita harapkan ada dukungan dari masyarakat untuk itu bisa dihilangkan hambatannya. Perlu ada dukungan yang lebih nyata kepada KPK,mungkin kita akan datang ke partai-partai dan DPR,”paparnya.

Sesepuh Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Pendeta Natan Setiabudi menilai ada upaya balas dendam para pihak terhadap KPK dengan melakukan pelemahan KPK. Dia berpandangan, jika upaya pelemahan dari anggota Dewan maupun penarikan penyidik dan rongrongan lewat kasus simulator menunjukkan sebuah kebenaran bahwa selama ini upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK makin kuat dan makin benar.

“Korlantas itu jadi test case bagi KPK serta bangsa dan negara ini untuk membersihkan Indonesia. Untuk itu dia mendesak Presiden untuk turun tangan menyelesaikan kesalahpahaman antara KPK dan Polri.Namun, kata dia, publik tidak perlu berharap hal itu bisa dilakukan Presiden. “Ketika Pak SBY naik, kita punya harapan.Tapi political will-nya mentok. Menjadi tidak terlalu penting memberikan masukan kepada Presiden,”katanya.

Pakar hukum dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana melihat upaya pelemahan KPK yang datang silih berganti beberapa waktu ini bukan hanya konflik antarinstitusi. Menurutnya, secara jernih harus dapat dilihat siapa atau lembaga mana yang berpihak pada pemberantasan korupsi. Dalam rencana revisi UU KPK, kata dia, kalau DPR mengubah UU itu untuk diperkuat harus dengan bukti nyata, bukan malah dilegitimasi.

Adapun guru besar hukum pidana Universitas Airlangga Surabaya JE Sahetapi mengungkapkan kembali sejarah keberadaan KPK di Indonesia. Menurut dia,lembaga tersebut terbentuk karena Polri dan kejaksaan pada di masa lalu bekerja di bawah standar dan tidak becus. Bahkan dia menilai, sampai saat ini dua lembaga itu belum melakukan perbaikan secara sistematis dengan lebih baik.

“Jadi saya ingin menegaskan siapa yang ingin mengebiri KPK, termasuk wakil-wakil rakyat yang di DPR itu, kalau terselubung dengan alasanalasan yang tidak sepaham, maka mereka bisa dipandang sebagai pengkhianat bangsa dan negara. Atau bisa juga dipandang sebagai kaki tangan para koruptor yang ingin menghancurkan KPK dan Indonesia,” kata Sahetapi. (sn/sindo)

Lulus Uji Emisi, Esemka Rajawali Siap Diproduksi Massal

Jakarta (segmennews)-PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK) mempersiapkan pembangunan pabrik mobil Esemka Rajawali, setelah prototipe mobil rakitan siswa sekolah menengah kejuruan itu dinyatakan lulus uji emisi oleh Balai Thermodinamika Motor dan Propilsi (BTMP).
Direktur PT SMK Sulistyo Rabono kepada wartawan di Solo, Senin (01/10), mengatakan bahwa pihaknya telah menghabiskan waktu hingga lima bulan melakukan survei ke sejumlah tempat untuk membangun pabrik mobil tersebut.
Pembangunan pabrik diprediksi akan seluas sekitar 10 hektare lahan. Lahan seluas empat hektare yang ada di bagian belakang Solo Technopark (STP) akan digunakan untuk membangun pabrik mikro dan pabrik yang lebih besar akan dibangun di wilayah eks karesidenan.
Pabrik mikro di belakang STP yang pembangunannya membutuhkan dana antara Rp. 50 miliar sampai Rp. 100 miliar ditargetkan selesai dalam satu tahun. Sulistyo memprediksi pabrik bisa berdiri dan mulai beroperasi pada tahun 2013.
Melalui pabrik tersebut, PT SMK berencana memproduksi satu tipe mobil dengan jumlah produksi hingga 200 unit per bulan.
“Berdirinya micro factory di STP ini bisa jadi trigger kita, bahwa kita mampu memproduksi. Dengan jumlah produksi yang stabil, nantinya kita harus ke luar dari STP dan Masuk ke pabrik besar yang dipersiapkan,” tegas Sulistyo.
Pastinya, untuk pembiayaan produksi akan membutuhkan dukungan dari investor besar. Tak hanya itu, kerja sama dengan koperasi-koperasi SMK akan menanamkan modal akan terus diusahakan.
Saat ini telah ada 10 ribu jaringan SMK yang siap membentuk koperasi untuk menanamkan modal guna pembangunan pabrik mobil Esemka.
“Satu SMK membuat koperasi dan urunan masing-masing 10 sampai 20 juta saja. Itu sudah banyak,” tutup Direktur Pengembangan dan Operasional Solo Technopark, Gampang Sarwono.(snc/otosia)

Yang Favorit dari Ajang IIMS 2012

Atria Loni Harini (Ford) akhirnya terpilih sebagai Miss Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012. Mahasiswi asal Universitas Indonesia (UI) ini terpilih setelah melalui seleksi ketat penjurian pemilihan Miss IIMS 2012.
Atria Loni Harini ini berhasil menyisihkan dua saingan terberatnya, Della Christina asal booth Honda (runner up 1) dan Lusyanah dari Toyota (runner up 2).
“Senang sekali rasanya terpilih sebagai Miss IIMS 2012 karena tidak mudah untuk menyandang gelar ini. Saingannya berat dan seleksinya juga ketat. Dag dig dug sih, tapi ini pengalaman pertama yang sangat berharga dalam hidupku,” ucap Atria dengan raut berbinar-binar.
Gadis cantik berkulit putih awalnya tidak pede mengikuti Miss IIMS 2012 karena merasa dirinya tak pantas menyandang gelar tersebut. Ia menilai masih banyak SPG IIMS 2012 yang lebih cantik, seksi dan pintar dibandingkan dirinya.
Lucunya, saat pengumuman tiga besar dan penobatan sebagai Miss IIMS 2012, kedua kaki dara berusia 24 tahun ini terlihat tak henti-hentinya gemetaran menunggu pengumuman pemenang. Dan bahkan sampai mahkota Miss IIMS 2012 akhirnya dikenakan Sudirman MR, Ketua Umum Gaikindo, di atas kepala Atria kakinya masih bergetar.
Saat kedua kaki indahnya terlihat bergetar, sontak membuat beberapa wartawan yang dekat dengan panggung pemilihan menjadi tersenyum. Atria pun jadi tersipu malu karena bahasa tubuhnya saat menanti pengumuman pemenang tertangkap mata para insan pers otomotif.
Penilaian Miss IIMS 2012 meliputi beberapa aspek yang ditetapkan panitia penyelenggara. Salah satunya yang cukup menjadi perhatian para juri adalah pengetahuan tentang otomotif yang dimiliki para finalis Miss IIMS 2012. Sebab kriteria pemilihan tidak sekadar bermodal wajah cantik dan ramah menjaga pameran mobil.(snc/otosia)

Berikut nama-nama pemenang Miss IIMS 2012:

  1. Miss Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012: Atria Loni Harini (Ford), runner up 1, Della Christina (Honda), runner up 2, Lusyanah (Toyota)
  2. Miss Automotive: Sari Wulandari (Chevrolet)
  3. Miss Photogenic: Desy Natasya C Napitupulu (Peugeot)
  4. Miss Congeniality: Uci Hoediono (Venom)
  5. Miss Favorite: Bonita Panjaitan (Mitsubishi)

Di luar pemilihan Miss IIMS 2012, pemilihan mobil favorit dan booth favorit juga dilakukan berdasarkan hasil survei terhadap pengunjung IIMS 2012(visitor choice). Jumlah responden yang dipilih secara acak sebanyak 1.500 orang.
Inilah peserta IIMS 2012 terbaik berdasarkan kategori pemilihan yang ditetapkan panitia:
Favorit car

  1. Toyota FT-86 (4,2%)
  2. Honda Brio (3,74%)
  3. Mazda Biante (3,02%)

Favorit booth outdoor area

  1. PT Isuzu Astra Motor Indonesia
  2. PT Hino Motor Sales Indonesia
  3. PT UD Trucks Indonesia

Favorite booth luas di bawah 700 m2

  1. PT Mercedes-Benz Indonesia
  2. PT Garuda Mataram Motor
  3. PT Tata Motors Indonesia

Favorit booth dengan luas 700 m2 – 1.000 m2

  1. PT BMW Indonesia
  2. TC Subaru
  3. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (Mitsubishi)

Favorit booth di atas 1.000 m2

  1. PT Toyota Astra Motor
  2. PT Astra Daihatsu Motor
  3. PT General Motors Indonesia (Chverolet)

Wapres Boediono dijadwalkan buka Peparnas di Pekanbaru

Pekanbaru (segmennews) – Wakil Presiden (Wapres), Boediono direncanakan akan membuka Pekan Paralimpyc Nasional (Peparnas) XIV yang di gelar di Pekanbaru 7 Oktober 2012 mendatang.

Pembukaan acara seremoni olahraga bagi orang cacat ini akan diadakan di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai.”Insya Allah Pak Wapres yang akan membuka acara Paparnas nanti,” demikian disampaikan Karo Humas Pemprov Riau, Chairul Rizki, Sabtu (29/9/2012).

Menurut dia, sinyalemen Wapres akan datang dan membuka Papernas cukup kuat. Dan berdasarkan keterangan surat balasan dari pihak wapres menyatakan bisa.

“Nampaknya Beliau kemungkinan besar akan datang. Tapi jika sewaktu-waktu ada perubahan, kita tidak tahu,” imbuh dia.

Sementara untuk acara seremoni penutupan Papernas XIV di Gelanggang Remaja akan diwakilkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Malarangeng.

Papernas XIV akan berlangsung mulai 7 hingga 13 Oktober mendatang. Even ini akan menghabiskan anggaran Rp 50 miliar.Pekanbaru Ibukota Riau adalah satu-satunya daerah yang menjadi tuan rumah ajang bertanding para atlet cacat. Berbeda dengan PON lalu, di mana venue menyebar di hampir di semua kabupaten dan kota.(snc/okezone)