Beranda blog Halaman 3039

Pemkab Rohul Bakal Tinjau 2 Perusahaan Terduga Mainkan Harga TBS

PasirPangaraian (segmennews.com)- Terkait anjloknya harga Tandan Buah sawit (TBS) di Kabupaten Rokan Hulu dalam beberapa bulan ini. Pihak Pemeritah kabupaten Rokan Hulu melalaui DishutBut Rohul telah melakukan survei.

Hasil survei Dishutbun Rohul dan Disbun Riau, mendapati 2 perusahaan yakni, PT Rohul Sawit Industri (RSI) dan perusahaan group Musimas memainkan harga TBS hingga dibawah standar harga yang ditentukan.

“Kita sudah perintahkan Dishutbun untuk melakukan pemantauan, kita akan meninjau aalasan dua perusahaan itu menurunkan harga TBS. Jika mereka beralasan tidak bisa mengelola karena keterbatasan kapasitas, maka kedepan akan kita usulkan untuk mendirikan perusahaan sawit baru,” tegas wabup Rohul, Ir Hafith Syukri MM, Rabu (17/10).

Tapi jika perusahaan tersebut sengaja menurunkan harga karena ingin keuntungan lebih besar lanjut Wabup, maka Pemkab Rohul dan pihak terkait akan mengambil tindakan tegas dan izin perusahaan tersebut akan di tinjau ulang.

“masak haraga TBS sampai Ro 600 rupiah, Kita tetap mengambil tindakan jika mereka memainkan harga TBS, jangan sampai masyarakat di miskinkan oleh perusahaan. Sebab, tujuan mereka di Rohul ini untuk mensejahterakan rakyat. Jangan sampai masyarakat pula yang mensejahterakan perusahaan,” keluh wabup. (idab)

HUT Rohul XIII, Kemenag Beri Bantuan Anak Yatim

Ahmad Supardi Menyerahkan bantuan kain sarung kepada fakir miskin

PasirPangaraian (Segmennews.com)– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam rangka memperingati HUT ke 13 Rohul, menyerahkan bantuan kain sarung bagi anak yatim dan fakir miskin siswa/i Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pasir Pengarayan, Senin (15/10/2012) bertempat di kampus baru Boter Pasir Pengarayan.

Dikatakannya, pemberian kain sarung ini, dalam rangka mensyukuri nikmat Allah atas berdirinya Rokan Hulu sebagai sebuah kabupaten yang terpisah dari kab Kampar. Perlu disadari bahwa jika Rohul tidak menjadi kab sendiri, maka pembangunan tidak seperti sekarang ini.

Berdirinya kab Rohul telah memberikan berbagai nikmat bagi masyarakat seperti pesatnya pembangunan, adanya masjid Agung Madani Islamic Center yang menjadi kebanggaan umat Islam Rohul, surau suluk dibangun, dan sebagainya.

Kakan Kemenag Rohul kepada siswa/i anak yatim dan fakir miskin menyatakan, jangan dilihat dari materi yang diberikan tetapi lihatlah perhatiannya, hubungan shilaturrahimnya. Jika dilihat dari materinya tentulah tak seberapa, tetapi jika dilihat dari perhatian dan shilaturrahimnya, tentu tak terhingga nilainya.

Kepada mereka, Kakan Kemenag Rohul berpesan agar tetap bersemangat menuntut ilmu pengetahuan, jangan minder dari teman-teman lain, sebab justru penderitaan yang dihadapi oleh seseorang memberikan motivasi tersendiri untuk berprestasi.

“Banyak contoh yang dapat dilihat, dimana orang-orang susah yang memiliki motivasi tinggi, justru dapat mengukir sejarah indah di masa datang. Sebaliknya, banyak orang senang ketika belajar, tetapi justru tak dapat mengantarkannya menuju impian yang dicita-citakan”, tegas Kakan.       

Menurut Ahmad Supardi, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengukir sejarah di masa datang, namun orang-orang yang memiliki motivasi tinggi, yang bekerja keras dan ikhlas, serta mau hidup bersusah payah, yang paling berpeluang untuk mendapatkannya. (son)

Siswi SMAN I Kepenuhan Kembali Kesurupan

ilustrasi

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Belum hilang dari ingatan siswa/siswi SMAN 1 Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu yang menimpa 22 rekan mereka yang kesurupan pekan lalu. Hari ini, Rabu (17/10) siang, 3 orang siswi kembali mengalami hal serupa.

Melalui telephon, Kepala SMAN 1 Kepenuhan, Muhammad Ardi menuturkan akibat peristiwa tersebut, agar tidak meluas, dia terpaksa meliburkan siswa hingga besok.

Ceritanya, saat hendak melaksanakan ibadah sholat Zuhur berjemaah di sekolah. Salah seorang siswi bertingkah aneh seperti orang kesurupan. Namun tak lama kemudian, dua orang siswi lainnya juga melakukan hal yang sama, mereka berteriak-teriak, tertawa dan menangis. Hal itu menyebabkan siswa dan siswi lainnya ketakutan.

“Kita terpaksa meliburkan murid, kita takut kejadian ini akan meluas ke siswa lainnya. Besok proses belajar mengajar akan berjalan seperti biasanya.

Ditempat terpisah, Kadisdikpora terus mengingatkan kepada siswa agar terus meningkatkan nilai-nilai keagamaan, jangan berbuat di luar jalur agama.

“Kesurupan di sekolah kerap terjadi disekolah, bahkan di Indonesia, oleh itu mari kita jadikan hal ini sebagai poembelajaran untuk lebih menigkatkan kegiatan keagamaan,” ajaknya. (idab)

Wartawan Demo, Minta DPRD Riau Panggil Danlanud

Ratusan wartawan Pekanbaru Demo di DPRD Riau

Pekanbaru (Segmennews.com)- Sesiau jadwal sejumlah Organisasi Pers, Hari ini, Rabu (17/10) sejumlah wartawan Media cetak, Elektronik dan Online melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas terhadap kasus kekerasan yang dialami oleh beberapa wartawan saat peliputan jatuhnya pesawat sky hawk 200 milik TNI AU kemarin.

Ratusan wartawan memulai orasi di tugu zapin dan bertolak ke DPRD Riau. Mereka meminta pihak DPRD Riau menindak lanjuti kasus penganiayaan wartawan.

“Kami meminta kasus ini ditindak lanjuti, Kami minta DPRD Riau panggil Danlanud, atas dasar apa oknum TNI AU itu melakukan pemukulan terhadap rekan-rekan kami seperti itu,” teriak Ketua Solidaritas Wartawan untuk Transparansi (Sowat) Sahnan Rangkuti.

Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus yang menyambut saat itu, menyampaikan bahwa, DPRD Riau sendiri akan melakukan pemanggilan Robert Simanjuntak yang melakukan pemukulan terhadap beberapa wartawan saat meliput jatuhnya pesawat milik TNI AU itu.

“Dalam waktu satu atau dua hari ini, Kita akan melakukan pemanggilan terhadap anggota Danlanud Pekanbaru, untuk menindak lanjuti sesuai prosesdur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Seperti yang diketahui salah satu oknum TNI AU Pekanbaru, Robert Simanjuntak melakukan pemukulan kepada wartawan televisi dan media cetak saat melakukan peliputan dilokasi jatuhnya pesawat tempur TNI AU tersebut.

Di dalam aksi demonstrasi tersebut. Ratusan wartawan juga mengumpulkan kartu Pers dan kameranya sebagai bentuk protes terhadap perbuatan Oknum AURI.

Ditempat terpisah, atas kejadian yang menimpa awak media tersebut, Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit angkat bicara, dan menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang menggemparkan indonesia ini.

“Wartawan adalah insan yang tau apa yang harus dilakukan. Saya mengajak pihak terkait kasus ini diselesaikan sesuai dengan aturan undang-undang. Selesaikan masalah secara tuntas dengan tidak menimbulkan masalah. Saya simpati dan memberikan apresiasi kepada wartawan, karena tetap kompak,” tuturnya bersemangat.

Mambang juga menyatakan kesiapannya untuuk menghadiri saat pemanggilan Danlanud oleh DPRD Riau nanti. Agar di ketahui dasar mereka melakukan kekerasan terhadap wartawan. (den/kir)

Akibat Puting Beliung Bocah 5 Tahun Jalani Operasi Kepala

int

Kabun (Segmennews.com)- Angin puting beliung menyapu 28 rumah dan 2 unit Los pasar rusak berat di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (16/10) sekitar pukul 16:30 Wib kemarin. Akibat kejadian tersebut, paku seng yang terbang nancap di kepala bocah 5 tahun, Wiliam Tampubolon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu, Aceng Herdiana ditemui dilapangan memberikan bantuan sekaligus membantu memperbaiki rumah warga korban puting beliung, kepada Segmennews.com, Rabu (17/10) menuturkan bahwa, akibat angin puting beliung yang menerbangkan atap 28 rumah hinga seratus meter itu mengakibatkan salah satu paku nancap di kepala bocah bernama Wiliam.

Tepat pukul 14:00 Wib siang ini, Wiliam menjalani operasi di Rumah Sakit Ibnu Sina, Pekanbaru akibat paku yang nancap di kepalanya.

“Kita mendapatkan laporan dari keluarga bocah. Karena orang tua korban membawa anaknya ke rumah sakit sakit swasta, sehingga biaya operasi kepalanya membutuhkan dana Rp 20 juta. Walau begitu Pemerintah melalui BPBD Rohul tetap memberikan bantuan sesuai dengan standarisasi biaya dari Pemerintah,” jelas Aceng.

Selain itu, lanjut Aceng, bencana Puting Beliung itu juga mengakibatkan seorang ibu rumah tangga megalami luka lebab. Semua korban bencana puting beling mendapat bantuan dari Pemda dan BPBD Rohul, selain proses evakuasi yang cepat juga ada bantuan, dapur umum, mendirikan tenda dan mempersiapkan kebutuhan konsumsi korban bencana Puting beliung.

“Kita, terutama Pemerintah Rohul terus mengupayakan bantuan semaksimal mungkin kepada korban bencana puting beliung ini,” tegas Aceng di tengah-tengah kesibukannya membenahi rumah waraga korban puting beliung.

Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD Rohul di bantu pihak kepolisian, TNI, PMI dan masyarakat saling bahu membahu membenahi kerusakan rumah warga. BPBD Rohul juga mendirikan tenda dan Pos Bencana, untuk bantuan korban puting beliung, baik materil maupun kebutuhan konsumsi makan korban bencana.

Diakui Aceng bahwa, pihaknya belum menyampaikan usulan bantuan kepada BPBD Riau, sebab pihanya akan mendata dahulu semua korban sambil mengkaji musibah ini. Jika sudah memungkinkan barulah diusulkan bantuan dari Provinsi.

Warga Apresiasi BPBD Rohul

Kinerja BPBD Rohul yang cepat tanggap itu mendapatkan apresiasi oleh salah satu warga korban bencana puting beliung, Sianturi (35). Dia mengatakan, pihak BPBD Rohul cukup cekatan dan tanggap terhadap bencana alam yang menimpa warga, Mereka juga langsung turun kelapangan untuk memberikan bantuan. Sejauh ini katanya, kebutuhan korban bencana sudah terpenuhi.

“Kebutuhan kami korban bencana ini sudah cukup bagus. Bapak-bapak dari BPBD Rohul di bantu TNI, POLRI dan PMI langsung turun kelapangan membantu kami untuk memperbaiki atap rumah kami yang beterbangan. Begitu juga dengan bantuan makan kami sudah disediakan,” ucapnya terimakasih. (idab)

Kobaran Api 4 Jam, Tinggalkan Kesedihan

Pangkalan kerinci (Segmennews.com)- Baru saja melewatkan kesenangan Hari Ulang Tahun (HUT) Pelalawan ke 13, masyarakat di taburi kesedihan, akibat Kobaran api hampir 4 jam telah meluluh lantahkan 200 bangunan pasar, Senin (15/10) kemarin.

Pasar yang berdiri di lahaa seluas 41 hektare di lokasi pasar tersebut tinggal puing-puing, yang meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi ratusan masyarakat di pasar lama kelurahan Sorek I Kecamatan Pangkalan Kuras. Belum lagi kerugian materil yang mereka alami.

Anggota DPRD Pelalawan fraksi PAN mengakui bahwa kebakaran ini adalah kebakaran yang terbesar di Pelalawan. Meski tidak menyebabkan korban jiwa, namun kerugian materil cukup banyak.

“Musibah kebakaran ini adalah kejadian yang terdahsyat di Kabupaten Pelalawan, dalam usianya ke 13 tahun. Meski tak sampai menelan korban jiwa seperti kejadian beberapa tahun sebelumnya, namun kerugian materil jauh lebih besar dari kejadian sebelumnya,” pungkas Nazar Arnazh, Selasa (16/10).
  
Atas kejadian tersebut, Nazar meminta kepada masyarakat yang mengalaminya agar tidak larut dalam kesedihan. Kita harapkan Pemkab memberikan bantuan secepatnya kebada warga yang kena musibah,” imbuhnya.

Jauh hari lanjutnya, sebenarnya pemerintah dan legislatif sudah satu persepsi, kalau di Kecamatan Pangkalan Kuras ini sangat rawan terjadinya kebakaran rumah dan hutan. Tercatat kurun waktu 6 bulan, telah terjadi 6 kali kebakaran, bahkan ada yang sempat menimbulkan korban jiwa. (rz/ur)

Aduh…Oknum TNI AU Pekanbaru Aniaya Wartawan

tampak oknum TNI menganiaya wartawan

Pekanbaru (Segmennews.com)- Sejumlah Organisasi wartawan yakni, PWI, AJI, PJI, IJTI, PFI dan WOWAT mengecam perbuatan yang tidak terpuji dilakukan oleh oknum TNI AU terhadap wartawan.

Organisasi wartawan tersebut menyampaikan pernyataan sikap meminta Danlanud Pekanbaru, Bowo Santoso dipecat. Pasalnya, beberapa bawahannya telah melakukan pemukulan terhadap salah satu wartawan hingga terjungkal, yang saat itu menjalankan tugas selaku jurnalistk mencoba meliput terjatuhnya Pesawat Hawk 200 milik TNI AU jatuh di kawasan Jalan Amal, Kelurahan Pasir Putih, Pandau, Pekanbaru, Selasa (16/10) sekitar jam 09.50 WIB.  

Tak hanya wartawan yang medapatkan pukulan saat itu, warga yang berada di sekitar lokasi juga tak luput mendapatkan pemukulan oknum TNI AU tersebut.
Para awak Media elektronik, cetak, internet juga memiliki bukti gambar di sekitar lokasi kejadian. Mereka menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan represif anggota TNI AU di lapangan kepada sejumlah wartawan, seperti memukul dan merampas kamera foto dan kamera video dari tangan wartawan.

Sejumlah Organisasi Wartawan juga meminta Kepada pihak Lanud Pekanbaru agar bertanggung jawab atas kerugian materil yang dialami wartawan korban tindakan represif anggota TNI AU di lapangan.

Mendesak agar perkara penganiayaan yang dilakukan oleh, Letkol Robert Simanjuntak Lanud Roesmin Nurjadin beserta beberapa anggota Yon 462 Paskhas.

Pasca kejadian jatuhnya pesawat tersebut, Pilot pesawat buatan Inggris tahun 1980 dengan no TT0212 tersebut yakni, Reza Yori Prasetyo selamat berkat kursi lontar dan tidak mengalami luka yang berarti.

Aparat TNI tampak berjaga-jaga di lokasi kejadian namun awak media dilarang mengambil gambar pesawat dan melakukan peliputan. Kameramen dan wartawan Rtv, Fahri Rubianto mengalami pemukulan oleh anggota TNI di lapangan saat akan mengambil gambar pesawat yang jatuh.

Kasat Intel Lanud Pekanbaru, Zia saat itu mengatakan bahwa anggota TNI di lapangan mengamankan pesawat yang jatuh agar terhindar dari ancaman ledakan.

Tindakan pemukulan oleh anggota TNI kepada wartawan dikatakannya belum dapat dipastikan karena pihaknya belum melakukan pemeriksaan. Saat ini pihaknya masih di lokasi melakukan pengawasan pesawat. (den/kir)

Pasca Kesurupan, 22 Siswi SMAN 1 Kepenuhan Diliburkan

ilustrasi

Pasir Pangaraian (Segmennews.com)- Pasca kesurupan atau jin yang merasuki 22 murid SMAN I Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu beberapa hari lalau. Hingga saat ini siswa dan siswi tersebut masih dalam keadaan trauma, sehingga mereka diberikan Kompensasi (Ijin) tidak masuk sekolah.

Dikatakan kepala Disdikpora Rohul, H M Zen M,MPd, Selasa (16/10) bahwa ke-22 siswa tersebut masih dalam keadaan trauma, sebab mereka mengalami hal tidak lazim taua di ganggu jin. Namun katanya, kesurupan tersebut juga pernah terjadi di sekolah berbagai daerah di Indonesia.

Katanya, penyebab kesurupan itu, akibat kurangnya mendalami keagamaan, atau bisa juga mereka berperilaku di luar jalur agama. Sebab, siswa masih labil, sehingga berbuat hal yang bertentangan dengan agama. Sehingga membuat kemarahan mahkluk halus terpancing.

“Kita imbau kepada siswa dan siswi agar menghindari perbuatan yang di luar jalur agama, dan lakukanlah sesuai program Pemkab agar menjalankan sholat berjemaah,” imbaunya.

Selain itu tambahnya, jalankan juga Program maghrib mengaji. Jika Nilai-Nilai dan kewajiban Agama dijalankan, maka tidak ada makhluk halus yang berani mendekatinya.

“Kita juga telah memprogramkan menghafal ayat-ayat pendek bagi siswa kelas III SD hingga kelas XII tingkat SLTA di Kabupaten Rohul. Hal itu juga untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan bagi siswa di sekolah maupun dirumah,” ujarya.

Disamping itu terhadap siswa yang masih trauma akibat kesurupan tersebut, M Zen meminta kepada kepala sekolah agar mendata siswa yang pernah mengalami kesurupan,  agar mereka di berikan siraman kerohanian. (idab)

Ormas Islam Harus Jadi Tokoh Pemersatu Umat

Pasir Pangaraian (Segmennews.com)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA meminta organisasi masyarakat (Ormas) Islam agar menjadi tokoh pemersatu umat di lingkungannya.

Hal itu ditegaskan Kakankemenag dihadapan ketua Ormas dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se Kabupaten Rokan Hulu saat pembukaan Pembinaan Kemitraan Ummat yang ditaja Seksi Urusan Agama Islam (URAIS) Kankemenag Rokan Hulu di aula Kankemenag Rokan Hulu, Selasa (16/10).

Menurut Supardi, hal itu menjadi sangat penting sebagai upaya antisipasi perpecahan dalam internal umat Islam. Sekaligus dalam rangka menciptakan kekokohan umat islam dalam menghadapi bahaya aliran aliran baru menyimpang di kalangan umat islam dewasa ini.

Terhadap kepala KUA, Supardi juga mengingatkan bahwa KUA mempunyai peran startegis dalam menjaga kerukunan umat. KUA yang barada ditengah masyarakat dan dipastikan berinteraksi langsung dengan masyarajat diharapkan mampu mengayomi dan bisa menjaga kasatuan umat baik internal umat islam maupun antar umat bergama.

Sementara terkait kegiatan yang ditaja Seksi Urais, menurut Kepala Seksi Urais Kemenag Rohul, H. Rusli, S. Ag mengatakan, kegiatan yang diikuti 30 peserta dari KUA dan Ormas Islam se Rokan Hulu tersebut bertujuan untuk menguatkan pembinaan kerukunan internal umat islam.

Kegiatan digelar selama sehari dengan nara sumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Riau.(gibson/rls)

Anak Terlibat Hukum, Keluarga Minta Perlindungan KPAID Rohul

ilustrasi

Pasir Pangaraian (Segmennews.com)- Dua Keluarga pelaku pencurian 4 buah tabung gas 3 Kilogram di Simpang D Rambah Hilir, Selasa (16/10) meminta perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rokan Hulu.

Kedatangan dua keluarga tersebut mengharapakan agar KPAID Rohul dapat memfasilitasi dua orang anak mereka BH (16) dan HS (16) agar tidak dilakukan penahanan, sebab mereka masih duduk kelas XI di salah satu SMU Tambusai Utara. saat ini mereka juga sedang menjalani ujian Mid semester.

Berliana, Br Siahaan (52) orang tua kandung dari BH dan kaka kandung dari Hs yakni Sianturi memaparkan kejadian yang menimpa kedua anak mereka. Bahwa bermula, Senin (15/10) dini hari di sebuah toko yang berada di Simpang D Rambah Hilir.
       
“Anak saya selama ini jarang keluar malam, tapi  malam itu dia minta izin ke warnet mencari bahan untuk tugas sekolah dan tidak pulang. Esok paginya (senin, red) diberitahu oleh kawannya, BH bersama HS ditangkap oleh polisi di Rambah Hilir”. Ungkap Berliana br Siahaan dihadapan anggota KPAID.
       
Dia mengakui telah berjumpa dengan anaknya di Polsek Rambah Hilir, BH dan HS menceritakan peristiwa yang terjadi bahwasanya saat berada di warnet di Kecamatan Tambusai dia diajak oleh salah seorang temannya LH (25) ke Simpang D Rambah Hilir.
       
“Malam itu LH mengatakan ada (Can), setiba di Simpang D BH dan HS disuruh mengambil tabung gas 3 kg di dalam toko, kemudian LH menunggu di luar toko. Ketika sedang mengambil tabung gas, aksinya diketahui oleh warga dan langsung dihajar massa. LH menggunakan sepeda motor lari kearah kebun. Massa membakar sepeda motor milik LH sedangkan kendaraan yang ditumpangi BH dan HS sempat diamankan polisi,’’ cerita Berliana.

Kedua keluarga pelaku pencurian dibawah umur tersebut di sambut oleh Pokja Pengaduan Pelayanan dan Fasilitas KPAID Rokan Hulu, Engki Prima Putra ST didampingi oleh Wakil Ketua KPAID Rokan Hulu Yurnalis MA dan Sekretaris, Desi Handayani, SH dan Pokja Sosialisasi dan Advokasi Surahmat SH.

Wakil Ketua KPAID Rohul Yurnalis, MA mengaku akan mengkaji ulang dan mengevaluasi pengaduan keluarga pelaku tentang harapan yang telah disampaikan. Namun KPAID tetap mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku, sebab kedua pelaku masih di bawah umur,  mereka berhak mendapatkan perlindungan demi kepentingan terbaik masa depan anak, sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2002.
       
Namun untuk proses hukumnya, KPAID akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengedapankan hak-hak anak.

“Kita akan pantau perkembangan kasus ini dan lakukan upaya mediasi kepada kedua belah pihak agar kasus ini diselesaikan dengan jalan perdamaian dan kekeluargaan mengingat pelaku pencurian tersebut masih di bawah umur yang masih sekolah dengan harapan keduanya dapat kembali menjalankan aktivitas belajar,” Ujarnya.

Yurnalis juga menambahkan KPAID akan melakukan diskusi kasus dengan pihak penyidik dengan tujuan ditemukan solusi demi  kepentingan terbaik bagi anak. (idab)