Beranda blog Halaman 3047

Usai Dirampok, Korban Dibuang di Jalan Sepi

 PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Usai dirampok, Rahmat Hasibuan, Warga DK IV D, Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ditelanjangi oleh delapan kawanan rampok menggunakan tiga pucuk senjata api. Dia masih trauma di Mapolsek Kepenuhan.
Seluruh uang hasil penjualan getah karet ke Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (14/9) sekitar pukul 10.00 Wib, dikuras habis kawanan bersenjata api di Desa Tambusai Timur, Tambusai. Lantas korban dibuang di jalan sepi oleh kawanan ini.
Usai uangnya sekitar Rp200 juta digasak habis oleh para pelaku, tangan dan kaki Rahmat juga diikat. Bukan itu saja, korban lantas ditelanjangi dan dibuang di jalanan yang sepi di daerah Kecamatan Kepenuhan.
Seorang warga Selewek, Tambusai, berinisial S, merupakan tetangga dekat korban, mengungkapkan, Rahmat Hasibuan usai mengantar getah kering menggunakan mobil colt diesel kuning BA 9589 EF, ke Tebing Tinggi Sumut, sepulangnya dari sana dia membawa bahan Sembako.
Rencananya, Sembako ini akan dijual di Rohul, namun belum sampai ke tempat tujuan, dia di-stop kendaraan Toyota Avanza yang tidak diketahui nomor polisi nya. Korban dipaksa turun dari truk nya, selanjutnya tangan dan kakinya diikat, semetara seluruh pakaiannya dilucuti.
Dikatakan Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, dikonfirmasi melalui Kapolsek Kepenuhan AKP Jamaludin, korban sempat trauma saat diamankan di Mapolsek Kepenuhan. Sementara kawanan rampok bersenpi sendiri belum diketahui identitasnya dan sedang dalam pengejaran.
Di lain tempat, Kasat Reskrim Polres Rohul, AKP Syahruddin Tanjung, membenarkan peristiwa perampokan ini, Menurutnya peristiwa tejadi pukul 10.00 Wib di Tambusai Timur. Kawanan perampok mengendarai mobil Avanza merampok truk colt diesel yang dikendarai Rahmat Hasibuan.
Informasi lain, yakni dari Tokoh Masyarakat di Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Raja Dolok Harahap, sekitar pukul 14.30 Wib, delapan kawanan perampok juga menggasak uang Rp200 juta milik Bendahara DPRD Labuhan Batu Selatan Sumut, Fauzi, usai mengambil uang dari Bank Sumut.
Akibat peristiwa ini, staf Fauzi mengalami luka di bagian kepala karena dipukul gagang senpi laras pendek milik para pelaku yang menggunakan mobil Avanza dan sepeda motor RX King. Para pelaku diduga kuar melarikan diri ke arah Tambusai Utara.
“Kejadiannya tepat di depan Kantor DPRD Labusel. Para pelaku sempat diburu Polisi dan masyarakat, tapi mereka berhasil kabur ke arah Mahato,” ungkap Raja Dolok. (Snc)

Wabup Rohul: Kepala Satker Jangan Hanya Duduk di Meja

PASIRPANGARAIAN (Segmen.news)- Terkait sisa pengerjaan Proyek pembangunan tiga kantor Desa hanya tiga bulan lagi, Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir H Hafith Syukri MM menegaskan kepada kepala Satker agar tidak hanya duduk di meja, namun harus langsung turun kelapangan melihat bestek dan ketentuan proyek.

“Kita tegaskan kepada kepala Satker jangan hayanya duduk di meja, tapi harus pro aktif meninjau pengerjaan proyek, agar sesuai ketentuan. Begitu juga kepada rekanan kontraktor yang mengerjakan proyek anggaran APBD Rohul 2012 agar mengerjakan proyek sesuai bestek dan ketentuan batas akhirnya, jangan menyelesaikan pekerjaan asal-asalan,” tegas Wabup saat sidak kemarin di Desa Kepenuhan Raya, Desa Kepenuhan Timur, Desa Rambah Hilir Tengah.

Tak hanya rekanan kontraktor yang diingatkan, namun Satker terkait juga diminta turut mengawasi seluruh kegiatan fisik dan keuangan yang akan maupun yang sedang kerjakan.

Wabup juga menegaskan, kepada satker, jika memang ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai harus segera ditegur. Kepala Satker juga harus trurun langsung kelapangan. 
“Satker terkait har

Kankemenag Beri Pembekalan LKD ke 369 Pelajar MTSn Ujung Batu

PASIRPANGARAIAN (Segmen.news)- Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kamis (13/9) pagi, memberikan pembekelan Latihan Dasar Kepeimpinan (LKD) kepada 368 siswa MTSn Ujung Batu.

Kegiatan LKD bari 368 siswa MTSn, juga dihadiri Kepala MTSn Ujung Batu, Afdizon, para majelis guru dan menghadirkan narasumber, serta panitia pelaksana.

Kakankemenag menyatakan, kegiatan LKD bagi siswa MTSn dilaksanakan, karena sangat penting karena merupakan potensi besar yang diberikan Allah kepada setiap diri umat manusia, dalam merealiasikan fungsinya sebagai khafilah di muka bumi.

“Dimana Islam mengajarkan, pada dasarnya bahwa manusia adalah pemimpin. Ini dibuktikan, dengan pengangkatannya sebagai khalifah Allah . Dimana dipertegas dalam hadis Nabi Muahammad SAW, setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu diminta pertanggungjawabnya tentang pemimpin,”kata Kakankemenag.

Dan dengan kegiatan pembekalan LKD, diharapkan nantinya seluruh siswa MTSn Ujung Batu, bisa memahami apa pentingnya seorang pemimpin. Dan diharapkan, kedepannya para pelajar yang sudah mendapatkan pembekalan bisa memahaminya dan diterapkan pada pribadi masing-masing. Jelasnya, kedepannya pembekalan LKD bagi pelajar, sangat penting dan akan dilaksanakan di sekolah-sekolah lainnya. (Snc)

Wakapolres Pastikan Media Centre Rohul Aman

PASIRPANGARAIAN (Segmen.news)- Wakapolres Rokan Hulu,  Kompol Arsyad MN Siregar beserta Kabag Ren Kompol Jasrizal, Kamis (13/9) pagi, mengunjungi media Centre Rohul, Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian, tempat pusat kegiatan Cabang olahraga (Cabor) terbang layang digelar.
 
Kunjungan itu untuk memastikan keamanaan kegiatan di media centre Rohul, agar seluruh personil Media Centre bisa bekerja nyaman selama meliput momen kegiatan PON, baik cabor terbang layang maupun paralayang.

Seluruh wartawan Media Center Rohul mengaku nyaman, aman dan kondusif. Awak media juga merasa senang adanya perhatian Wakapolres untuk memantau kinerja para awak media yang tergabung dari beberapa Media di Media Center.

Disamping itu, disinggung wartawan mengenai keamanan pelaksanaan PON XVIII Riau di dua venue Terbang Layang dan Paralayang di Rokan Hulu. Menurut Arsyad hingga hari ini, walaupun pngunjung membludak. Namun keamanaan para atlet dan official selama berada di Rohul tidak mengalami kendala dan seluruhnya terkendali dan kondusif.
 
“Sampai lima hari pelaksanaan PON di Rohul, dua venue, tidak ada kendala keamanaan. Kita berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mau bersama-sama menjaga ketertiban selama pelaksanaan PON,” sampainya. (Snc)

DKI Jakarta Genggam 2 Medali Emas Terbang Layang

PASIRPANGARAIAN (Segmen.news)- Dua Atlet dari DKI Jakarta, Aditia raih medali emas pada nomor Precision Landing Putri Single Seater Terbang Layang dan Sutikno pada nomor Duration Flight Putra Double Seater yang di selenggarakan di bandara Tuanku Tambusai, kabupaten Rokan Hulu.

Medali emas pada nomor Adam,  Penyerahan medali tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Hafith Syukri, juga Ketua Harian Sub PB PON Rokan Hulu, beserta kapolres rokan Hulu, Yudi Kurniawan, Kamis (13/9).

Wabup mengingatkan kepada seluruh kontingen yang akan bertarung pada 10 nomor yang tersisa agar bersikap fair dan menjunjung tinggi sportifitas dalam pertandingan.

Masih di tempat sama, Ketua Panitia Pelaksana Cabor Terbang Layang, Mayor Kes Aris, mengatakan, setelah tiga medali ini, panitia akan menggelar 10 pertandingan. Saat ini, diakuinya ada sejumlah nomor yang masih tahap seleksi.

“Jika cuaca mendukung, kita pastikan tanggal 20 September mendatang, seluruh nomor Terbang Layang sudah selesai.

Di lain terpisah, Ketua Kontingen DKI Jakarta, Bob, optimis sejumlah atletnya kembali meraih medali emas dari 10 nomor yang masih dalam proses pertandingan. Dia serahkan seluruhnya kepada yang maha kuasa.

“Target emas nya ya terserah yang maha kuasa lah. Ada banyak medali yang kita harapkan bisa di dapat dan tak bisa dihitung,” sampainya.

Ketua Wasit Ordiga Terbang Layang Prasetyo, mengatakan untuk Cabor Terbang Layang ditargetkan sampai 20 September mendatang sudah selesai.

“Untuk cabang olahraga Paralayang di Bukit Bungkus Nasi Rokan IV Koto, informasi dari panitia, pertandingan ditargetkan selesai sebelum 22 September mendatang,” tambahnya. (Snc)

Pelanggan PDAM tak Dapat Air Bersih

TEMBILAHAN (Segmen.news)- Ahmad, pelanggan air PDAM Tirta Indragiri, sejak seminggu terakhir tidak mendapatkan air bersih. Air dari PDAM yang mengalir ke rumah warga Parit 6, Kecamatan Tembilahan Hulu, keruh dan berwarga kehitam-hitaman.

Dengan kondisi tersebut, dia bersama warga lainnya tidak bisa menggunakan air tersebut untuk keperluan sehari-hari.

“Air PDAM yang kita kadang tidak layak digunakan untuk mandi, mencuci piring dan pakaian. Warnanya mirip dengan air sungai,” kata Ira, warga Parit 6 lainnya, Minggu (9/9).

Menurutnya, kondisi air kemungkinan akibat bocornya pipa distribusi di wilayah tersebut. “Kita berharap pihak PDAM melakukan pengecekan,” katanya.

Sementara, Direktur Utama PDAM Tirta Indragiri, Kemas Yuzferi, ketika dikonfirmasi menjelaskan, hal itu akibat terjadi kebocoran pipa kimia. Pihaknya sudah menemukan titik kebocoran pipa tersebut. “Pipa yang bocor itu sudah diperbaiki,” imbuhnya. (hr/knc/Snc)

Limbah PT BBU tak di Tanggapi Pemkab dan DPRD

RENGAT (Segmen.news)-Hingga kini kasus dugaan pencemaran lingkungan oleh limbah pabrik kelapa sawit milik PT Banyu Bening Utama (BBU) yang juga anak perusahaan Duta Palma Grup di Kecamatan Kuala Cenaku belum mendapat tanggapan dari Pemkab dan DPRD Inhu.

“Jika dinas dan instansi terkait diam, jangan pula DPRD Inhu juga diam, terutama anggota Dewan. Sebab, kami memilih bukan untuk diam, tapi sebagai perpanjangan lidah kami,” kata tokoh pemuda Desa Kuala Mulia, Kecamatan Kuala Cenaku, Ali Imron Syahroni, Rabu (12/9).

Dia mengatakan, banyak anggota DPRD Inhu dari daerah pemilihan Inhu 1 yang meliputi Kecamatan Rengat, Rengat Barat dan Kuala Cenaku. Namun, sampai saat ini tidak ada perhatian dari mereka terkait limbah PT BBU.

Sementara, lanjutnya, bau menyengat serta wabah lalat yang diduga dari kolam penampungan dan pengolahan limbah pabrik PT BBU di Kuala Cenaku terus menghantui masyarakat.

Bahkan, sekarang bau tak sedap dan wabah lalat semakin bertambah. Akibatnya, ketakutan masyarakat terhadap ancaman berbagai penyakit maupun lingkungan lainnya juga semakin mengental.

“Jangan sampai jatuh korban dan muncul hal-hal yang tidak diinginkan baru masalah ini ditanggapi, kita minta agar dinas dan instansi terkait, terutama anggota DPRD pro aktif,” imbuhnya. (rgt/ knc/Snc)

PNS Tuntut Bupati Kuansing Jalankan Putusan PTUN

TELUK KUANTAN (Segmen.news)- Puluhan guru dan pegawai negeri sipil mendatangi Kantor Bupati Kuantan Singingi, Gedung Abdul Rauf, Sungai Jering Taluk Kuantan, Rabu (12/9). Mereka meminta Bupati Kuantan Singingi, H Sukarmis, menjalankan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Menurut mereka, mutasi yang dilakukan Bupati tidak sesuai aturan dan itu sudah diputuskan PTUN Pekanbaru. Mereka berharap Bupati melaksanakan putusan tersebut.

Pantauan di lokasi, puluhan guru dan PNS ini tertahan di depan pintu masuk Kantor Bupati yang dijaga ketat oleh aparat Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan petugas sekuriti. Mereka hanya bisa berorasi dari luar pagar Kantor, sambil membawa poster tuntutan mereka.
  
Hingga aksi membubarkan diri tak satu pun pejabat dari Pemkab Kuansing yang menemui mereka. Pada saat bersamaan, Bupati, Sukarmis dan Sekretaris Daerah, Muharman, sedang berada di luar kota. (hr/ knc/Snc)

Final Tarung Derajat PON XVIII Riau Dimulai

Bengkalis (Segmen.news)- Kelas cabang olahraga (Cabor) Tarung Derajat PON XVIII Riau, sore ini akan memasuki babak final. Pertandingan dipusatkan di GOR Perkasa Alam, Bengkalis. Jawa Tengah akan menempatkan 4 orang  atlet di partai final untuk empat nomor.

Sementara tuan rumah rumah Riau meloloskan satu atlet ke final, yakni  Syahrul Mubarak. Petarung Jawa Tengah yang melaju ke babak final antara lain, Kuswan yang turun pada kelas tarung bebas putra 49,1-52 Kg, Ma’aruf Setyawan kelas 52,1 – 55 kg, Tarjuman kelas 55,1-58 kg dan Weni Ariwati di kelas putri  52 kg.

Selain Jatim, Kalimantan Barat berhasil mengirim dua atletnya di final. Dua atlet tersebut masing-masing Mubasir pada kelas 49,1-52 kg dan Rosita Dewi Chandra pada kelas putri 52 kg.

Kontingen Jawa Barat  yang merupakan gudangnya atlet  Tarung Derajat juga dipastikan mengirim dua atletnya ke  babak  final. Masing-masing Heru Mulyana di kelas bebas putra 49,1-52 kg dan Giyanto di kelas 55,1-58 kg.

Sementara atlet provinsi  lain yang melaju ke final adalah Yustus Missa (Bali)  di kelas 49,1-52,  Simon Petrus Meyok (NTT) di kelas 55,1-58 kg,  Bernandus Niko (Kaltim) di Kelas 55,1-58 kg, Suhermansyah (Aceh) kelas 52,1-55 kg dan Angga Purnadita (Sulses) di kelas52,1-55 kg.

Untuk putri,  Novi Jayanti  dari NTT yang turun di kelas <52 kg dan Rezy Alvalery dari Sumbar di kelas, 52 kg juga berhasil melaju ke final. (rls)

Waduh!! Polisi Rohul Memeras Warga

PASIRPANGARAIAN (Segmen.news)- Ada-ada saja perilaku oknum aparat kepolisian Resort kabupaten Rokan Hulu, inisial Briptu ED dan PR ini. Seyogyanya sebagai aparat Negara bertugas melindungi masyarakat. Ini malah memeras masayarakat.

Atas tindakan mereka, dua oknum tersebut terpaksa di tindak oleh pimpinannya, bahkan mereka terancam di copot jika terbukti melakukan pemerasan terhadap warga Kecamatan Bangun Purba, Juliana.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK Msi, Rabu (12/9) bahwa kedua oknum polisi telah dilakukan pemeriksaan, yang dilaporkan oleh korban. Dalam Waktu dekat dua oknum tersebut akan dilimpahkan ke kejaksaan Pasir Pangaraian berikutbarang bukti seunit mobil colt diesel.

Diceritakan kapolres, bermula dari laporan korban kepada Polisi kehilangan seunit mobil colt diesel berikut sapi yang
didalamnya sekitar bulan Agustus lalu.

Namun selang beberapa hari ada telepon menyebutkan mobil korban telah ditemukan, seraya meminta korban mendatangi Mapolres Rohul.

Setibanya di Mapolres korban tak kunjung ditemui penelepon gelap tersebut. Pihak kepolisian yang berjaga turut mencoba menghubungi nomor gelap tersebut. Setelah dihubungi tenyata nomor handphone tersebut adalah milik ED dan PR.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap kedua tersangka. Karena sebelumnya mobil colt daisel bersama sapi korban sudah hilang bulan Agustus lalu. Kita juga kaan mendalami kaitan keilangan itu dengan oknum polisi,” ungkap Kapolres Yudi.

Katanya, jika kedua tersangka terbukti bersalah atas putusan di Pengadilan Negeri, keduanya  akan diberhentikan dari
kepolisian dengan cara tidak hormat.

“Kita tunggu saja putusan Pengadilan. Tetapi pihak kita pun tetap melakukan sidang kode etik terhadap kedua tersangka,” tegasnya. (Snc)