Bengkalis(SegmenNews.com)- Untuk memaksimalkan kualitas kemampuan jelang pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau, yang diselenggarakan di Kabupaten Indragiri Hulu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Bagian Kesra melakukan Training Center (TC) atau pemusatan latihan.
Kegiatan ini akan berlangsung dari 2 hingga 9 November dan dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Andris Wasono, di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, Jumat 3 November 2023.
“Kami berharap kiranya melalui pemusatan pelatihan ini dapat memantapkan masing-masing cabang yang akan di musabaqohkan pada MTQ ke 41 tingkat Provinsi Riau, tahun 2023 ini,” ujar Andris Wasono.
Selalu Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, ia juga berharap agar para peserta dapat mengikuti pemusatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh.
Begitu juga kepada para pelatih, yang dipercaya membimbing para peserta, diharapkan dapat memberikan ilmu maupun pengalamannya kepada kafilah Kabupaten Bengkalis, agar kualitasnya dapat semakin membaik.
“Semoga dengan ikhtiar yang kita lakukan ini, dapat menambah ilmu para putra-putri terbaik Kabupaten Bengkalis yang menjadi peserta pada MTQ Provinsi Riau tahun ini. Dan kita harapkan dapat meraih prestasi lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut, Kakan Kemenag Bengkalis H Khaidir, Ketua MUI H Amrizal, Ketua MKA LAMR Bengkalis, Datuk H Zainuddin, para pelatih dan peserta Pemusatan Pelatihan.***(imam/hm)
Bupati Sukiman Terima Penghargaan dari KemenDes dan PDTT RI (foto:yusrizal/segmennews)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H.Sukiman menerima penghargaan dari Kementrian Desa dan Mentri daerah Tertinggal Transmigrasi( PDTT ) Republik Indonesia, Kamis (2/11/23).
Penghargaan diterima bupati saat pelaksanaan Rapat Kerja Penyelenggara Pemerintah Desa se-Provinsi Riau Tahun 2023, di SKA Co Ex Convention Center.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Riau, H. Syamsuar ditandai dengan pemukulan Gong, Didampingi oleh Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Rachmatia Handayani dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.
Dalam sambutannya Gubernur Riau H. Syamsuar menjelaskan, bahwa di wilayah Provinsi Riau terdapat 600 desa mandiri, 585 desa maju, 406 desa berkembang, nol desa tertinggal dan nol desa sangat tertinggal.
“Alhamdulillah target kita tercapai dalam mengentaskan desa tertinggal dan desa sangat tertinggal di provinsi Riau, hal ini tentunya sejalan dengan misi ketiga kami yang di tuangkan dalam RPJMD Riau 2019-2024 yaitu mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri dan berdaya saing,” jelasnya.
Pada kegiatan ini, Bupati Rokan Hulu H.Sukiman juga mendapatkan penghargaan dan Lencana Bakti Desa dari Kementerian Desa atas Komitmen dan Kerja Keras Dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Desa yang menjadikan seluruh Desa di Kabupaten Rokan Hulu bisa mencapai Status Berkembang, Maju dan Mandiri.
Atas penghargaan yang diperoleh, Bupati Sukiman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Kementerian Desa. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan desa di Kabupaten Rokan Hulu membuahkan hasil yang positif.
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat Rokan Hulu dalam mewujudkan desa-desa yang berkembang, maju, dan mandiri,” ungkap Bupati Sukiman.
Bupati Sukiman juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi dalam rangka mempercepat pembangunan desa di wilayah Provinsi Riau.
“Kita harus terus bersinergi dan bekerja sama untuk mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, agar desa-desa di Provinsi Riau semakin berkembang dan mandiri,” tutur Bupati Sukiman.
Rapat Kerja Penyelenggara Pemerintah Desa Se-Provinsi Riau Tahun 2023 ini bertujuan untuk membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara Kementerian Desa, Pemerintah Provinsi Riau, serta Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka mendukung percepatan pembangunan desa yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.
Selain Bupati Sukiman, Dalam kegiatan Raker ini juga didapatkan Lencana Setia Bina Desa yang diberikan kepada Kadis DPMPD Kabupaten Rokan Hulu, Prasetyo atas Upaya dan Kerja Keras dalam Menuntaskan Desa Tertinggal dari Gubernur Riau.
Kemudian dari pada itu pada Penilaian Status Perkembangan, Kemajuan dan Kemandirian Desa Provinsi Riau Tahun 2023, Desa Pasir Baru Kecamatan Rambah mendapatkan Terbaik III Kategori Desa Maju dan Terbaik II Kategori Desa Berkembang yang diperoleh Desa Lubuk Kerapat Kec. Rambah Hilir.
Selanjutnya dalam Lomba BUMDes Awards Tahun 2023, BUMDes Mitra Usaha Mulya Desa Desa Marga Mulya Kec. Rambah Samo memperoleh juara Pertama.
Serta pada Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) Tk. Provinsi Riau Tahun 2023 juga di dapatkan Desa di Rokan Hulu sebagai juara ke tiga yang diperoleh Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai.
Turut Hadir dalam Raker ini, Inspektur Inspektorat Rokan Hulu Helfiskar, Kepala Dinas DPMPD Rokan Hulu Prasetyo, Para Camat serta Seluruh Kepala Desa se Kabupaten Rokan Hulu. (Kominfo/yus).
Pemimpin Bagian Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) BRK Syariah, Dadang Wahyudi bersama Branch Manager BRK Syariah Cabang Pekanbaru Arifin Ahmad, Marwan Setiadi memberikan penjelasan tentang pembiayaan rumah dari BRK Syariah pada acara REI Property Festival 2023
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Memiliki rumah idaman adalah dambaan semua orang. Harapan itu dapat diwujudkan dengan pembiayaan rumah BRK Syariah yang menerapkan prinsip Syariah.
Informasi lainnya terkait pembiayaan syariah ini dapat diperoleh di stand BRK Syariah pada acara Real Estate Indonesia (REI) Property Festival 2023 di Atrium Kampar Mall SKA, mulai Rabu 1 November hingga 5 November 2023.
Pemimpin Bagian Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) BRK Syariah, Dadang Wahyudi menyampaikan selama acara berlangsung banyak property perumahan yang ikut berpartisipasi.
“Pengunjung mall bisa melihat dulu rumah idaman yang diinginkan. Jika terkendala biaya, ada BRK Syariah yang akan membantu pembiayaannya. Makanya kunjungi juga stand BRK Syariah yang dekat dengan panggung utama REI Property Festival 2023 untuk mengetahui program pembiayaan syariah,” kata Dadang Wahyudi.
Di stand ini BRK Syariah menawarkan program menarik selama pameran. “Kita ada Pembiayaan Kepemilikan Rumah (PKR) dengan margin 5,75 flat anuitas untuk tenor satu tahun, ada pula Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera FLPP dengan margin 5,00 untuk jangka waktu hingga 20 tahun,” kata Dadang
Branch Manager BRK Syariah Cabang Pekanbaru Arifin Ahmad, Marwan Setiadi juga menyampaikan REI Property Festival 2023 ini berlangsung selama 5 hari, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik khususnya di akhir pekan.
“Kita buka stand dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, khusus kepada pengunjung yang mengajukan pembiayaan di stand BRK Syariah pada acara REI Property Festival 2023 akan mendapatkan souvenir menarik” ucap Marwan yang akrab dipanggil MS
“Tidak hanya kepada calon pembeli rumah idaman, pihak developer yang akan menjalin kerjasama dengan BRK Syariah juga dapat berkunjung ke stand yang telah kami sediakan,” sambungnya
Acara tersebut juga dimeriahkan oleh artis legendaris Ahmad Ikang Fawzi sebagai Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Komunikasi, Promosi dan Pameran.***(rl)
Nabung di bank bjb Langsung Dapat Tiket Vindes Sport – Tepok Bulu 2023
Bandung(SegmenNews.com)- Bank bjb mendukung penuh gelaran Vindes Sport – Tepok Bulu 2023 yang diselenggarakan Vindes Media pada 17 November 2023 di Istora Gelora Bung Karno. Tahun lalu, berbagai artis ternama turut meramaikan, mulai dari Raisa, Anya Geraldine, Hesti Purwadinata, hingga Taufik Hidayat serta Desta Mahendra sebagai komentator.
Pada tahun ini, tiket pre-sale Tepok Bulu 2023 habis dalam hitungan menit. Nah, supaya tak kehabisan tiket dan harus war tiket, ada cara paling mudah, nih. bank bjb, memberikan promo yaitu cukup menabung di bank bjb, sudah otomatis dapat tiket Tepok Bulu 2023 sesuai dengan ketentuan program bundling tiket yang berlaku.
Ada beberapa program bundling tiket yang dapat dipilih yaitu bjb Tandamata Berjangka, bjb Siap, serta bjb Prioritas. Misal, untuk produk bjb Tandamata berjangka dan bjb Siap, nasabah cukup menabung dengan setoran awal mulai dari Rp1juta rupiah sudah dapat tiket Tepok Bulu 2023. Promo berlaku di seluruh Kantor Cabang bank bjb di Indonesia selama periode 1-16 November 2023.
bank bjb juga menggelar berbagai aktivasi seru lainnya, seperti kompetisi games Tepok Bulu melalui filter Instagram bank bjb, dimana akan akan ada 5 pemenang yang mendapatkan hadiah saldo DIGI / DigiCash masing-masing Rp1juta rupiah. Caranya mudah, kunjungi dan follow akun Instagram @bankbjb, kemudian klik tab effect dan pilih filter “Tepok Bulu di bjb”, lalu mainkan games, kemudian save videonya.
Selanjutnya, posting vídeo tersebut di Reels / Feed Instagram-mu, tag IG @bankbjb dan @vindes.ig serta cantumkan hashtag #tepokbuludibjb. Lima pemenang dengan skor tertinggi dan paling seru akan diumumkan di IG story bank bjb tanggal 20 November 2023.
Selain itu, ada berbagai aktivitas seru dan merchandise menarik di booth bank bjb di Istora Gelora Bung Karno tanggal 17 November 2023 nanti. Dengan menunjukkan aplikasi DIGI / DigiCash by bank bjb yang sudah aktif bertransaksi, pengunjung berkesempatan mengikuti games seru dan memenangkan hadiah menarik yang telah disediakan. Bagi pengunjung yang ingin mengabadikan foto atau yang perlu mengisi daya handphone-nya, dapat menggunakan fasilitas photobox dan charging station di booth bank bjb, hanya dengan berdonasi melalui scan QR kepada lembaga amal resmi yang telah bekerjasama.
Jadi, segera menabung di bank bjb biar dapat tiket Vindes Sport – Tepok Bulu 2023 di Istora Gelora Bung Karno, jangan lupa juga download dan gunakan DIGI / DigiCash-mu untuk bisa menikmati fasilitas dan aktifitas seru di booth bank bjb!
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto menjelaskan, bank bjb senantiasa mendukung berbagai event olahraga dan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah.
“Ayo, segera nabung di bank bjb supaya bisa langsung dapat tiket nonton Tepok Bulu,” ujar Widi
Tunggu apalagi, jangan sampai kehabisan karena kuota tiket terbatas. bank bjb, Tandamata Untuk Negeri.***(inf)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit akhirnya terwujud. Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar memanfaatkan dana yang didapat untuk perbaikan infrastruktur, yaitu jalan.
“Uang ini (DBH sawit) digunakan untuk khususnya berkaitan dengan perbaikan-perbaikan jalan yang ada di masing-masing daerah. Tentunya pak bupati dan wali kota sudah maklum, karena kepada kami arahnya juga seperti itu, yaitu perbaikan jalan-jalan provinsi yang ada di sekitar perkebunan sawit yang ada di daerah masing-masing,” ujar Gubri didepan seluruh kepala daerah se Provinsi Riau dalam acara Rapat Kerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Desa se Provinsi Riau Tahun 2023 di SKA CoEx Pekanbaru, Kamis (2/11/2023).
Seperti diketahui, Pemerintah Pusat melalui Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati mulai menyalurkan DBH perkebunan kelapa sawit untuk 350 daerah penghasil.
Total DBH yang akan ditransfer per September hingga Desember 2023 sebanyak Rp3,4 triliun. Provinsi Riau menjadi penerima terbesar DBH sawit, yakni sebanyak Rp83,13 miliar. Lalu disusul Sumatra Utara Rp74,86 miliar, dan Kalimantan Barat Rp65,66 miliar.
Adapun Peraturan Pemerintah (PP) terkait DBH Sawit ini tertuang dalam PP Nomor 38 Tahun 2023 tentang DBH Perkebunan Sawit. Di mana dalam pasal 5, dijelaskan jika DBH Sawit dibagikan kepada provinsi yang bersangkutan sebesar 20 persen, kabupaten/kota penghasil sebesar 60 persen dan kabupaten kota lainnya yang berbatasan langsung dengan kabupaten/kota penghasil sebesar 20 persen.
Gubernur Syamsuar merasa potensi yang dihasilkan dengan nilai DBH sawit yang diterima belum sesuai, mengingat Riau merupakan provinsi terbesar dalam penghasil sawit di Indonesia dan juga menjadi devisa negara.
Namun, ia mengaku akan berjuang lebih keras lagi, sehingga nilai yang diberikan sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Riau.
“Walaupun saat ini belum sesuai, alhamdulillah kita terima dulu. Insyaallah kita berjuang lagi dengan para gubernur penghasil sawit agar kedepan bisa lebih besar dari apa yang kita terima dari yang saat ini, dan sesuai peruntukannya,” pungkas Gubri.***(adv)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penertiban alat peraga kampanye (APK) yang dipasang menyalahi aturan bakal terus dilakukan Satpol PP Kota Pekanbaru. Tim bakal menyisir sejumlah ruas jalan dan menertibkan APK yang tidak sesuai aturan.
Tim bakal mencopot spanduk dan baliho caleg yang di paku ke pohon. Selain itu baliho caleg yang berdiri di ruang hijau juga bakal ditertibkan kembali.
“Penertiban ini bakal terus berlanjut. Kita tertibkan alat peraga kampanye, alat sosialisasi yang di paku di pohon-pohon, di jalur hijau, tiang-tiang listrik dan lampu merah,” ujar Kasatpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Kamis (2/11).
Ia mengaku penertiban telah dilakukan oleh pihaknya berulang kali. Terakhir penertiban dilakukan, Rabu (1/11) kemarin. Penertiban APK ini dilakukan disejumlah ruas jalan. Diantaranya Jalan Sudirman, HR Subrantas, Soekarno Hatta, Jalan Riau, dan Arifin Ahmad.
Selain itu, baliho yang habis masa tayang juga tidak luput dari penertiban petugas. Zulfahmi Adrian menyebut, ada puluhan baliho yang diamankan oleh pihaknya.
Hal tersebut melanggar Perda Kota Pekanbaru No.13 tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Aksi ini melanggar Pasal 15 ayat 1 pada bagian Tertib Jalur Hijau, Taman dan Tempat Umum.
Kedepan ia melakukan komunikasi dengan KPU dan Bawaslu Pekanbaru, agar mereka bisa meneruskan kepada partai politik supaya mengingatkan caleg untuk memasang APK pada tempatnya.
“Kita minta ke Bawaslu dan KPU bisa mengimbau ke partai politik, dan partai politik ke caleg nya untuk mematuhi ketentuan pemasangan APK. Intinya kalau melanggar ketentuan akan kita tertibkan,” tegasnya.***(dmf)
Pisah Sambut Kajati Riau, Akmal Abbas: Mohon Do’a dan Dukungannya
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau melakjukan pisah sambut Kajati Dr. Supardi kepada Akmal Abbas, SH, MH, Kamis (2/11/23).
Bahwa berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-498/C/10/2023 tanggal 09 Oktober 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural. Dr. Supardi di promosikan dengan jabatan baru sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, dan Pejabat yang baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Akmal Abbas, SH., MH yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI.
Dalam Sambutan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Hendrizal Husin, SH., MH menyampaikan, ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Supardi atas di promosinya sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, dan ucapan terimakasih atas dedikasi dan kepemimpinan selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau.
Dr. Supardi menyampaikan permohonan maaf dan mohon mohon doa restu semoga dapat melaksanakan tugas dengan jabatan baru sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.
Kajati Riau, Akmal Abbas juga ucapan terimakasih kepada Dr. Supardi atas kepemimpinan selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau dan ia akan meneruskan hal baik yang telah dilaksanakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau sebelumnya Dr. Supardi.
Kajati berharap Dr Supardi sukses dan amanah dalam menjalankan tugas sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.
“Saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar saya dapat melaksanakan tugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau,” ujar Akmal Abbas.
Hadir dalam acara Pisah Sambut tersebut Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI Dr. Supardi, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Akmal Abbas, SH., MH, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Hendrizal Husin, SH., MH, Para Asisten dan Para Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Riau, para Kepala Kejaksaan Negeri se-wilayah Riau, Seluruh Pegawai Kejaksaan Tinggi Riau dan IAD Wilayah Riau.***(ran)
Bengkalis(SegmenNews.com) – Dalam upaya menyongsong Revolusi Industri 5.0, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) menggelar Seminar Kewirausahaan.
Adapun tema yakni “Strategi untuk membangun jiwa kewirausahaan yang kompetitif, kreatif, dan Inovatif menuju era sociaty 5.0 pada Rabu, 1 November 2023.
Kegiatan ini sempena Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Teknik Informatika dengan mengusung tema kegiatan “Tingkatkan Prestasi Mahasiswa TI di Bidang Olahraga, Esport dan Teknologi Kewirausahaan melalui Pekan Kreativitas HTMI.
Seminar ini diikuti oleh lebih dari 50 mahasiswa lintas jurusan di Polbeng. Saat berjalannya kegiatan seminar ini terlihat bahwa mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh pemateri yang berlangsung hampir 2 (dua) jam lebih.
Sebagai narasumber dalam seminar kewirausahaan ini yakni Erik Maunanta selaku Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Bengkalis.
Erik menyampaikan bahwa pentingnya bekal pengetahuan terkait bagaimana Mahasiswa dapat menyikapi terhadap perubahan zaman di era teknologi ini, terutama dalam menyongsong revolusi industri 5.0 yang saat ini sedang tumbuh.
Pada kesempatan ini Erik selaku Pemateri membahas tentang Strategi Marketing di Era Industri 5.0. Dengan tujuan berharap bagaimana Mahasiswa nantinya mampu memanfaatkan tekhnologi Artificial Intelligence (AI) sebagai akses untuk mengoptimalkan upaya pemasaran melalui teknologi informasi sehingga dapat membantu pengusaha dalam melakukan optimalisasi pemasaran berbasis teknologi informasi dan sekaligus sebagai wadah kreativitas mahsiswa dalam mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja ataupun berwirausaha nantinya.
Seminar Kewirausahaan ini dibuka oleh ketua Jurusan Teknik Informatika Polbeng Bapak Kasmawi, beliau juga menyampaikan bahwa pentingnya mahasiswa dalam mempersipakan diri untuk bersaing dimasa depan, karena mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang akan menggantikan posisi generasi sekarang. Sehingga perlu mempersiapkan diri terutama dalam bersikap, berilmu dan mampu berkomunikasi dengan baik.***(imam/hm)
ST Burhanuddin, Jaksa Agung (foto:Penkum Kejagung)
SegmenNews.com- ST Burhanuddin di awal pengangkatan sebagai Jaksa Agung, banyak yang meragukan kapasitasnya. Banyak pihak yang belum mengetahui rekam jejak sosok ST Burhanuddin berasal dari partai ataukah dari kalangan profesional.
Menanggapi situasi tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin menjawabnya dengan santai bahwa track record jabatan sebelumnya hanya sebatas Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM-Datun), yang lebih banyak bergelut dalam bidang bantuan hukum, legal opinion, legal assistant.
“Saat itu, saya diberikan kekuasaan dan kewenangan yang belum maksimal. Jabatan JAM-Datun saat itu memberikan pengalaman dalam posisi pencegahan dan penyelamatan serta pemulihan keuangan negara,” ujar Jaksa Agung.
Memasuki tahun pertama kepemimpinannya, Jaksa Agung lebih banyak melakukan konsolidasi internal atau perbaikan internal Kejaksaan, karena menurutnya perbaikan kinerja harus dimulai dari pihak kita sendiri, sebelum membenahi pihak luar.
“Tidak mungkin menangkap orang, sementara internal kami masih bobrok. Hal yang harus dibenahi adalah mindset dan perilaku Jaksa untuk membentuk karakter yang jujur. Moral Value yang harus dimiliki ialah Jaksa yang berintegritas,” ujar Jaksa Agung.
Tahun kedua kepemimpinan Jaksa Agung, Kejaksaan mulai mengungkap kasus-kasus besar. Pada pertengahan tahun 2021, kasus Asuransi Jiwasraya muncul dengan menimbulkan kerugian negara senilai Rp13 triliun. Tak hanya itu, perkara besar lain seperti Asabari menyusul dengan kerugian negara yang lebih besar yakni Rp26 triliun.
“Pada tahun-tahun pengungkapan perkara besar tersebut, kita semua dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Penyidik Kejaksaan Agung tetap bekerja maksimal walau dengan risiko tinggi tertular virus Covid-19,” imbuh Jaksa Agung.
Pada tahun selanjutnya yakni 2022, Kejaksaan mulai menampakkan taring dengan menangkap koruptor-koruptor kelas kakap, seperti kasus minyak goreng, BUMN Garuda Indonesia, Waskita Karya, Tol Japek, BTS 4G, dan kasus-kasu lain. Kerugian negara yang berhasil ditangani dalam perkara-perkara tersebut mencapai Rp152 triliun lebih. Dalam penanganannya, tidak sedikit pejabat negara dan pejabat pemerintahan setingkat menteri yang dilakukan pemeriksaan, sehingga membawa harapan baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dalam pembenahan Kejaksaan, Jaksa Agung ST Burhanuddin mendorong Undang-Undang baru yaitu Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan, yang hampir 16 tahun tidak dilakukan perubahan. Penerbitan Undang-Undang tersebut memperluas kewenangan serta tugas pokok Kejaksaan secara keseluruhan.
Selain itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin telah meletakkan dasar yang kuat tentang branding “Penegakan Hukum Humanis” dengan memutarbalikkan adagium hukum masyarakat yang keliru selama ini yaitu “Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah”. Kini adagium tersebut telah berubah menjadi “Tajam ke Atas, Humanis ke Bawah”.
Adagium tersebut diwujudkan dengan Peraturan Jaksa Agung (PERJA) Nomor 15 Tahun 2020 yaitu Penghentian Perkara Tahap Penuntutan melalui Restorative Justice. Berkat produk tersebut, Jaksa Agung dinobatkan sebagai Profesor Restorative Justice dengan Penegakan Hukum Humanis. Kini, telah lebih dari 3000 kasus telah dihentikan dengan konsep perdamaian dan kemanusian melalui mekanisme Restorative Justice.
“Ternyata yang mengilhami saya ialah Adagium “Solus Populi Supremi Lex Esto” yakni keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi, jadi masyarakatlah yang menentukan hukumnya sendiri. Tujuan hukum itu selain kepastian dan keadilan harus bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jaksa Agung.
Di era Jaksa Agung ST Burhanuddin, juga menambah dan melakukan pengembangan kelembagaan sehingga memperkuat kelembagaan kejaksaan sebagai penegak hukum yang bisa sidang di semua otoritas pengadilan. Hal itu diimplementasikan dengan menambah bidang pidana militer di Kejaksaan RI yang dipimpin oleh Jaksa Agung Muda Pidana Militer (JAM-Pidmiil) setingkat eselon 1 sampai pada Kejaksaan Tinggi dipimpin oleh Asisten Pidana Militer (setingkat eselon 3).
Dalam rangka memperkuat kelembagaan, Jaksa Agung juga sedang menunggu proses pembentukan Badan Perampasan Aset (setingkat eselon 1). Pembentukannya, bukan saja mengakselerasi penyelamatan keuangan negara tapi juga mengantisipasi terbentuknya Undang Undang perampasan aset.
Secara berangsur, kepercayaan publik yang diraih Kejaksaan berangsur-angsur meningkat dengan diawali pada saat dilantik menjadi Jaksa Agung hanya sekitar 50,6% di tahun 2019, kemudian ditahun 2020 naik menjadi 61,5%, tahun 2021 meningkat di angka 70,2% dan diakhir tahun 2022 meningkat 77%. Puncaknya, pada tahun 2023 meningkat menjadi 81.2% berdasarkan Lembaga Survei Nasional. Pencapaian tersebut menjadikan Kejaksaan menjadi Lembaga Penegak Hukum yang paling dipercaya masyarakat. Bahkan Presiden Joko Widodo memuji Kinerja Kejaksaan karena tingkat kepercayaan masyarakat yang sangat luar biasa sepanjang masa kepemimpinannya.
“Berbagai legasi yang dibangun tidak terlepas dari kontribusi seluruh insan Adhyaksa, ini adalah prestasi kalian. Jangan disalahgunakan, jangan sampai menyakiti hati masyarakat, jadilakanlah lembaga ini tidak saja bermanfaat bagi masyarakat tetapi memiliki hati nurani,” tutur Jaksa Agung menutup sesi wawancara dengan tim media Pusat Penerangan Hukum.***(ran/Penkum)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir H. M Wardan didampingi Kejari Inhil Nova Puspitasari, hadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Riau (lama) Bapak DR. Supardi dan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau (baru) Bapak Akmal Abbas, bertempat di Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (1/11/2023) malam.
Akmal Abbas sebelumnya menjabat Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung. Ia menggantikan Supardi yang ditugaskan sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.
Hadir pada acara pisah sambut tersebut Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Sekretaris Daerah Provinsi Riau SF Hariyanto dan Forkopimda Riau serta Bupati/Walikota se-Provinsi Riau.
Gubernur Riau H. Syamsuar mengucapkan terima kasih kepada bapak Supardi Kajati lama yang telah bertugas di Riau selama kurang lebih satu Tahun lebih ini, dan ” Selamat datang dan bertugas di Provinsi Riau Kajati yang baru bapak Akmal Abbas, “Semoga apa yang sudah terjalin selama ini dapat terus kita lakukan ” kata Gubernur
Bupati H.M Wardan menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pejabat lama, atas dedikasi dan kerjasama antara
Pemkab Inhil dan Kejaksaan Tinggi Riau. Selain itu, dia juga mengucapkan selamat
bertugas kepada pejabat yang baru,” ungkap H.M Wardan.***(sup/hms)