Beranda blog Halaman 391

Bagus Santoso Hadiri HUT PKJM

Mandau(SegmenNews.com)– Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso menyampaikan pegangan filosofi jawa dan kata bijak kepada pengurus dan anggota Paguyuban Keluarga Jawa Manunggal (PKJM) untuk meraih sukses menjadikan organisasi yang kuat dan diakui krediblitasnya.

Hal tersebut disampaikan pada acara perayaan HUT PKMJ ke -14 di kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, kamis malam 24 Agustus 2023.

Adapun filosofi jawa terkenal ditengah masyarakat Indonesia khususnya warga keturunan jawa tersebut yakni “Sopo Nandur Bakal Ngunduh (Siapa menanam akan menuai). Bahwa apa yang kita diperbuat maka kita sendirilah yang akan menanggung atas perbuatannya.

“Apabila kita berbuat baik, maka kita sendirilah yang akan mendapatkan kebaikan begitu pula jika berbuat sebaliknya” ujarnya.

Oleh sebab itu ditambahkan Bagus Santoso dalam menjalankan roda organisasi bagi masyarakat khususnya warga jawa meyakini folosofi tersebut akan menjadikan lebih berhati-hati dalam melakukan perbuatan apapun. Kita sadar bahwa segala perbuatan akan berdampak pada diri dan organisasi.

Memasuki Tahun Politik menyongsong Pemilu serentak tahun 2014 Wabup juga berpesan agar saling menghormati dan menghargai perbedaan pilihan juga partai politik. Demokrasi mengajarkan beda pilihan beda organisasi itu hak individu tetapi harus tetap kompak bersatu untuk membangun kampung kita Kabupaten Bengkalis.

“ Terangkan Lampu Sendiri Jangan Padamkan Lampu Orang Lain. Kalau ingin disenangi masyarakat jadikan diri kita sendiri buat organisasi bersinar dengan karya dan prestasi. Jika ingin maju jangan memusuhi organisasi lain tapi kompak dan kuatkan barisan organisasi sendiri otomatis akan disenangi” pesan wabup

Pada acara HUT PKJM ketua Kosasi,ST mengenalkan jajaran pengurus dan memberikan potongan Tumpeng kepada Wabup Bagus Santoso sekaligus Penasehat PKJM sebagai simbol gotong royong dan kemandirian organisasi yang kini memasuki usianya yang ke 14 tahun.

Nampak hadir pada acara tersebut diantaranya ; Fajar B.S. Lase Staf Khusus Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Bidang Transformasi Digital, Hendri Hasibuan ( Anggota DPRD Dapil Batsol), Yusrizal Koto ( Tokoh Media kelurga Koto Mendunia), John ( Keluarga Tionghoa ), Bonar Tampubolon ( Keluarga Batak ) serta undangan lainnya. Acara berlangsung meriah ditutup makan malam bersama dan dihibur musik Campur Sari.***(imam/)

PLN Tekankan Pentingnya Kolaborasi Demi Kesejahteraan Bersama

Bandung(SegmenNews.com)– PT PLN (Persero) dengan tiga perusahaan listrik asal Malaysia, Laos dan Thailand membahas peluang adanya sistem interkoneksi listrik antar negara-negara Asia Tenggara pada ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 di Bali, Kamis, (24/8). Penjajakan awal ini dilakukan untuk mendukung semangat dalam menjaga ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara.

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya di AMEM ke-41 menjelaskan di tengah pencapaian target transisi energi dan pengurangan emisi global, negara-negara ASEAN sepakat bahwa ketahanan energi di atas segalanya.

” _Tagline_ energi ASEAN memuat tiga pilar energi: keberlanjutan, keamanan, dan interkonektivitas. Pilar-pilar ini mewakili tantangan utama kami dalam mempercepat konektivitas energi untuk mencapai pertumbuhan ASEAN yang berkelanjutan,” ujar Arifin.

Arifin juga menjelaskan fokus pembahasan dalam pertemuan menteri energi se-ASEAN kali ini adalah membuat sistem interkoneksi kelistrikan. Sebab, sistem interkoneksi ini bisa menjadi _backbone_ jika suplai listrik di sebuah wilayah berlebih, maka bisa dialirkan sesuai dengan kebutuhan kawasan.

“Untuk mewujudkan hal ini, kami akan meningkatkan interkonektivitas melalui Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG) untuk energi ASEAN yang berkelanjutan,” tambah Arifin.

Empat perusahaan listrik dalam pertemuan AMEM kali ini adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN), Tenaga Nasional Berhad, perusahaan listrik asal Malaysia, Electricite du Laos, perusahaan listrik asal Laos dan perusahaan listrik asal Thailand, Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT). Keempatnya duduk bersama untuk membahas peluang pengembangan sistem interkoneksi listrik antar negara.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam sesi diskusi panel menjelaskan sistem interkoneksi di ASEAN ini dapat membawa manfaat yang besar antar negara-negara di Asia Tenggara.

“Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi,” ujar Darmawan.

Interkoneksi ASEAN bukanlah hal yang baru bagi PLN. Sebelumnya Indonesia dan Malaysia sudah membuat langkah agresif dengan menghubungkan sistem Kalimantan dengan Sarawak. Selanjutnya PLN juga akan melanjutkan kolaborasi dengan Tenaga Nasional Berhad untuk interkoneksi Sumatera-Semenanjung Malaysia dan kolaborasi dengan Sabah Electricity Sdn. Bhd untuk interkoneksi Kalimantan-Sabah.

Meski bukan hal yang asing, namun untuk mewujudkan sistem interkoneksi antar negara ini bukanlah perkara mudah, ada tantangan dari sisi kebijakan, teknis maupun komersil. Namun tantangan tersebut bukanlah hal yang mustahil apabila semua pihak mempunyai semangat yang sama.

“Pertanyaannya adalah bagaimana kita akan mewujudkan rencana ini. Kita membutuhkan suatu semangat kolaborasi, persatuan, dan kesejahteraan bersama,” terang Darmawan.

Darmawan menambahkan semangat untuk duduk bersama mewujudkan ketahanan energi di kawasan ASEAN merupakan langkah yang baik. Apalagi, ASEAN merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dunia yang cukup kuat.

“Pertemuan ini juga akan menguatkan hubungan antar negara ASEAN yang dahulu terfragmentasi menjadi satu kesatuan yang solid. Saya yakin dengan semangat kolaborasi ini, kita bisa menghadapi segala tantangan yang ada bersama-sama, hanya ada satu arah, yaitu maju,” tambahnya.

Sementara itu President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato’ Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, rencana interkoneksi sistem listrik ini merupakan peluang investasi ke depan. Meski membutuhkan alokasi anggaran yang tak sedikit, namun dengan kolaborasi yang kuat maka bisa menjadi peluang yang menguntungkan bagi seluruh negara.

“Iklim investasi yang menarik, dan juga daya tarik secara pengembalian modal menjadi tantangan tersendiri. Meski memang model interkoneksi ini sukses diterapkan di Eropa. Peluang kolaborasi ini akan bisa ditingkatkan,” terang Baharin.

Managing Director of Electricite du Laos, Chanthaboun Soukaloune menyambut baik wacana membangun interkoneksi antar negara ASEAN. Ia menjelaskan selama ini skema interkoneksi sudah bisa dijalankan oleh Laos. Proyek interkoneksi listrik Laos Thailand Malaysia Singapura (LTMS) menjadi salah satu contoh terjalinnya interkoneksi sistem kelistrikan.

“LTMS merupakan salah satu proyek kebanggan kami dan merupakan wujud terlaksananya interkoneksi listrik. Kami mengapresiasi kerja sama bilateral antar negara ini khususnya antara Laos dan Thailand yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun ini. Kerja sama ini juga semakin memperat hubungan bilateral antar negara,” ujar Chanthaboun.***(rl)

Produk UMKM Siak Layak Untuk Acara Nasional

Produk UMKM Siak Layak Untuk Acara Nasional(foto:dok humas siak)

Siak(SegmenNews.com)- Stan pameran Kabupaten Siak, yang menyajikan sejumlah penganan berupa bolu kemojo, kue kasidah, dan minuman es jeruk kasturi dicampur madu dari hutan Siak membuat decak kagum para Bupati anggota JKPI (jaringan kota pusaka Indonesia) dan tamu undangan.

Bazar digelar merupakan rangkaian acara Rapat Kerja Nasional ke-10 JKPI di Kota Semarang. Kegiatan di awali dengan pembukaan pameran dan bazar, serta galeri industri kreatif berlangsung di Gedung Outtrap Little Netherland Kawasan Kota Lama, Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (22/8) lalu.

Acara dibuka Wali Kota Semarang di Wakili Sekda Kota Semarang Izwar Arifin. Bupati Siak Alfedri didampingi istri Rasidah Alfedri. Bupati Alfedri mengatakan, Kabupaten Siak pada kegiatan pameran dan bazar serta galeri industri kreatif menampilkan produk UMKM dan produk kreatif.

Alhamdulillah, stan pameran Siak ramai dikunjungi para kepala daerah yang tergabung di JKPI. Mereka menyukai bolu kemojo dan kue kasidah.

Salah satunya Samuel Wattimena, seorang perancang busana Indonesia, disebutkannya semua makanan dan minuman ini sangat layak untuk acara nasional, karena citarasanya sesuai dengan lidah siapapun.

“Semua terasa nikmat, dan tidak berlebihan,” katanya. Alfedri berserta Sekda Kota Semarang dan Direktur JKPI Nanang Asparinal dan sejumlah Bupati mengunjungi satu persatu stan pameran dan mengapresiasi produk UMKM hasil racikan anak negeri.

Menyambung apa yang disampaikan Nanang Asparinal tadi, saat berkunjung ke Belanda bersamanya beberapa waktu lalu, tidak melihat narasi dari produk UMKM Indonesia.

“Seperti songket, dan produk makanan, tetapi narasi produk itu tidak disebutkan, jadi ini menjadi pekerjaan rumah bagi semua, bagaimana ke depan setiap  produk ada narasi yang di sampaikan,” sebut Alfedri.

Ditambahkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Siak Arisman, pada pameran produksi UMKM di JKPI Siak menampilkan penganan, selain tenun dan batik Siak. “Ada juga bahan kerajinan, souvenir yang sudah dikenal, jadi jika ada permintaan besar kami layani,” katanya.

Arisman mendorong pelaku UMKM Siak meningkatkan kualitas produk dan kemasan, agar bisa bersaing di setiap  iven. “Kami bangga produk yang kami bawa mendapatkan apresiasi,” katanya.***(inf)

Bupati Inhil Buka Sosialisasi Internalisasi Budaya Kerja ASN BerAkhlak

Bupati Inhil Buka Sosialisasi Internalisasi Budaya Kerja ASN BerAkhlak(foto:kominfo inhil)

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia H. Muamar Khadafi membuka Sosialisasi Internalisasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemkab Inhil Th. 2023, Kamis (24/08/2023).

Acara yang dilaksanakan di Aula Lantai 5 Kantor Bupati Inhil ini ditaja oleh Bagian Organisasi Setda Kab. Inhil dengan di ikuti seluruh perwakilan OPD dalam lingkungan Pemkab. Inhil yang menghadirkan narasumber Tenaga Ahli PT. Ide Bangsa Mahardhika (Smart ID) Jawa Timur.

Tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para peserta mengenai budaya kerja ASN BerAkhlak ( Berorentasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif ) agar dapat diterapkan dan ditularkan dalam lingkungan kerjanya.

Bupati Inhil dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Muamar Khadafi menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini.

“Harapan saya dengan diadakannya kegiatan ini terdapat ekspektasi dari ASN dan organisasi yang berkesinambungan sesuai branding-nya yaitu bangga melayani bangsa supaya tercapainya target organisasi di dalam melayani masyarakat serta menjadikan ASN di Kab. Inhil menjadi profesional”, ucap bupati.***(inf)

Pelaku Usaha Taat Aturan di Rohul Terima Penghargaan

Pelaku Usaha Taat Aturan di Rohul Terima Penghargaan (foto:fitri/segmennews)

Rohul(SegmenNews.com)- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu Memberikan Penghargaan Kepada Pelaku Usaha yang taat mematuhi peraturan yang ada di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, dalam Pengelolaan Lingkungan, bertempat di Halaman Kantor Lingkungan Hidup, Rabu (23/08/2023).

Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman mengatakan bahwa pemberian penghargaan kepada para pelaku usaha dan perusahaan dalam rangka ikut serta menjaga lingkungan yang ada di Rokan Hulu dan menumbuhkan semangat pelaku usaha dan perusahaan untuk taat mengelola limbah industrinya.

“Terima kasih kepada dinas lingkungan hidup yang sudah menggelar acara ini sehingga bisa memberikan semangat kepada pengusaha untuk taat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di Rokan Hulu” ungkapnya.

Lanjut Sukiman, Setiap Perusahaan yang ada di kabupaten Rokan Hulu harus memperhatikan permasalahan tentang limbah ini. setiap perusahaan dan pelaku usaha harus mematuhi dan taat pada aturan yang berlaku dalam mengelola lingkungan, yaitu undang – undang nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan dan peraturan pemerintah nomor 22 tahun 2021 tentang pengelolaan lingkungan.

Sukiman berharap penghargaan yang diterima pada hari ini tidaklah hanya sekedar tanda penghargaan, akan tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan dorongan bagi semua untuk terus berjuang dalam menjaga lingkungan.

Kemudian Kepala Dinas DLH Rohul Suparno, S.Hut, MM, menyampaikan DLH memberikan reward kepada pelaku usaha terutama pada PKS, Rumah sakit, hingga Hotel yang menghasilkan limbah, Dimana limbah jika tidak dikelola dengan baik akan menghasilkan dampak negatif baik itu untuk lingkungan maupun Masyarakat Sekitarnya.

“Kita memberikan penghargaan kepada perusahaan yang komit untuk mengelola limbahnya dengan baik dan mematuhi peraturan sesuai dengan undang-undang nomor 32 tahun 2009, kita berikan semacam apresiasi dengan beberapa kategori sangat Taat, Taat dan Tidak taat” ungkapnya.

Dikatakannya Dari 118 perusahan yang ada di kabupaten Rokan Hulu, hanya 48 yang mengirimkan laporannya dan bisa di evaluasi untuk memperoleh Penghargaan.

“Dari 48 kita kelompokkan lagi, 7 perusahaan/pelaku usaha dengan Kategori Sangat Taat, 25 Taat, 16 Tidak/kurangTaat” terangnya.(fit)

Kejari Rohul Diminta Usut Dugaan Korupsi PADes Kepenuhan Raya Tahun 2012-2018

Suroto SH

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Kejaksaan Negeri Rokan Hulu diminta tidak hanya mengusut dugaan korupsi Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Kepenuhan Raya, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu tahun 2019-2021 saja, tetapi juga mengusut tuntas yang dimulai tahun 2012-2018, ketika Kades dijabat Ai.

Permintaan ini disampaikan Bambang Hadi Dono, Kepala Desa Kepenuhan Raya, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu periode 2019-2024, melalui Kuasa Hukumnya Suroto SH, Sunan Ali Harahap SH MH dan Joko Prasetyo SH, Kamis 24 Agustus 2023. Permintaan ini diajukan tim Kuasa Hukum melalui surat resmi No. 77/SRT/VIII/2023 tanggal 24 Agustus 2023 kepada Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu.

Suroto SH, Kuasa Hukum Bambang Hadi Dono, Kepala Desa Kepenuhan Raya, kepada wartawan mengatakan surat pengaduan sekaligus permintaan pengusutan PADes tahun 2012-2018 tersebut, agar ada keadilan dan persamaan di hadapan hukum. “Kita minta juga diproses secara hukum mantan Kepada Desa Kepenuhan Raya Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, periode 2012 s/d 2018 inisial “ai” karena diduga selama menjabat sebagai Kepala Desa, yang bersangkutan diduga juga melakukan perbuatan yang sama sebagaimana yang disangkakan kepada Klien kami, yakni diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Pendapatan Asli Desa pada Desa Kepenuhan Raya, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan hulu,” ujarnya.

Dikatakannya, kliennya atas nama Bambang Hadi Dono saat ini berstatus sebagai Tersangka di Kejaksaan Negeri Rokan Hulu – Riau dalam perkara diduga melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan Pendapatan Asli Desa pada Desa Kepenuhan Raya Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan hulu tahun anggaran 2019 s/d tahun 2021, dengan cara menyetorkan penghasilan kebun sawit dari tanah kas desa ( TKD ) ke Pendapatan Asli Desa ( PADes ) hanya sejumlah Rp5.000.000 / bulan, sedangkan sisanya gunakan tanpa ada dasar atau aturan penggunaan.

“Klien kami menghormati proses hukum yang saat ini dihadapinya, namun begitu Klien kami meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu untuk juga memproses hukum Kepala Desa Kepenuhan Raya sebelumnya inisial “ai” karena selama menjadi Kepala Desa Kepenuhan Raya inisial *ai” diduga juga melakukan hal yang sama sebagaimana yang disangkakan kepada Klien kami yakni hanya menyetorkan sejumlah Rp5.000.000 dari hasil kebun sawit tanah kas desa ( TKD ) ke Pendapat Asli Desa ( PADes), hal ini dapat dilihat dari bukti yang kami ajukan,” ujarnya.

Adapun bukti yang diajukan tim Kuasa Hukum, diantaranya,
– Laporan transaksi finansial yang diterbitkan oleh BRI untuk periode transaksi : 01/05/18 – 31/05/18 dimana disebutkan setoran PAD tanah kas Desa Kepenuhan Raya tertanggal 16 Mei 2018, sejumlah Rp20 juta. Nilai ini merupakan setoran hasil kebun sawit TKD selama 4 bulan yakni Januari, Februari, Maret dan April 2018. “Artinya perbulan inisial “ai” (Kepala desa Kepenuhan Raya sebelumnya) menyetorkan hasil kebun sawit TKD ke PADes hanya Rp5 juta, sama dengan Klien kami,” ujarnya.

Bukti selanjutnya, laporan transaksi finansial yang diterbitkan oleh BRI untuk periode transaksi : 01 Agustus 2018 – 31 Agustus 2018 dimana disebutkan setoran PAD Desa Kepenuhan Raya tertanggal 31 Agustus 2018 sejumlah Rp20 juta. Nilai ini merupakan setoran hasil kebun sawit TKD selama 4 bulan yakni Mei, Juni, Juli dan Agustus 2018. “Artinya perbulan inisial “ai” ( Kepala Desa Kepenuhan Raya sebelumnya ) menyetorkan hasil kebun sawit TKD ke PADes hanya Rp5 juta, sama dengan Klien kami,” ujarnya.

Bukti lanjutnya, laporan transaksi finansial yang diterbitkan oleh BRI untuk periode transaksi : 01 Desember 18 – 31 Desember 18 dimana disebutkan setoran PAD Desa Kepenuhan Raya tertanggal 28/12/18 sejumlah Rp20 juta. Nilai ini merupakan setoran hasil kebun sawit TKD selama 4 bulan yakni September, Oktober, November dan Desember 2018. “Artinya perbulan inisial “ai” ( Kepala Desa Kepenuhan Raya sebelumnya ) menyetorkan hasil kebun sawit TKD ke PADes hanya Rp5 juta, sama dengan Klien kami,” ujatnya.

“Dari bukti – bukti yang kami sampaikan tersebut jelas bahwa pada tahun 2018 inisial “ai” (Mantan Kepala Desa Kepenuhan Raya) juga hanya menyetor hasil kebun sawit tanah kas desa sejumlah Rp5 juta / bulan ke pendapatan asli desa, ditahun – tahun sebelumnya diduga inisial “ai” juga melakukan hal yang sama,”,ujarnya.

Berdasarkan bukti – bukti yang disampaikan dalam surat pengaduan tersebut, untuk terwujudnya asas Equality Before The Law (persamaan dihadapan hukum), Bambang Hadi Dono dan tim kuasa hukum berharap kepada Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu untuk juga melakukan proses hukum terhadap inisial “ai” (Kepala Desa Kepenuhan Raya periode 2012 s/d 2018) karena selama yang bersangkutan menjabat diduga juga melakukan perbuatan yang sama***(ch)

Tim Bengkalis Bermasa Ikut Lomba Festival Jalur

Tim Bengkalis Bermasa Ikut Lomba Festival Jalur (foto: diskominfo)

Taluk Kuantan(SegmenNews.com)- Tahun ini Kabupaten Bengkalis tidak hanya sebagai peninjau pada event Festival Pacu Jalur, Kuantan Singingi, namun ikut menurunkan jalur. Tim berjumlah 47 orang dengan Jalur Selendang Putri Danau Seroja Bengkalis Bermasa Kabupaten Bengkalis.

“Salam takzim dari Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni. Terima kasih atas partisipasi bapak-bapak yang telah membawa nama Kabupaten Bengkalis Bermasa, semoga jalur kita mampu bersaing dengan jalur lainnya,” ungkap Bagus Santoso.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bagus Santoso didampingi Ketua TP PKK Siti Aisyah, mengajak atlit (pengayuh) jalur untuk meneriakkan slogan Kabupaten Bengkalis Bersama, langsung disambut dengan semangat mantap, mantap, mantap. Wabup Bagus Santoso juga didaulat untuk mengayuh di atas jalur.

Keikutsertaan jalur Selendang Putri Danau Seroja Bermasa Kabupaten Bengkalis, pada even Festival Pacu Jalur tahun ini, disponsori oleh Bupati Bengkalis Kasmarni.

Ada cerita dan kenangan menarik antara Kasmarni dengan masyarakat Desa Tanjung Simandolak. Pada tahun 1996, alumni Fisipol Universitas Riau ini ikut program Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) jurusan Sosiologi di Desa Tanjung Simandolak.

Kenangan itu menjadi ikatan yang tak pernah lekang antara masyarakat Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai, terutama tokoh masyarakat desa. Atas dasar itu, salah seorang anggota masyarakat, Hevi Antoni yang saat ini menjabat Kepala Bidang di Dinas Kominfotik Kuansing, menghubungi Bupati Bengkalis menawarkan agar Kabupaten Bengkalis ikut berpartisipasi pada event Festival Pacu Jalur.

Kepala Desa Suwandi Putra, dan Ketua BPD Desa Tanjung Simandolak Yekono Warman, mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang berpartisipasi, mengikutsertakan Selendang Putri Danau Seroja Bermasa Kabupaten Bengkalis.

“Sejak lama kami punya ikatan dengan ibu Bupati Kasmarni, saat itu beliau pernah di desa kami saat mengikuti program KBM. Terima kasih atas amanah dan kepercayaan kepada tim jalur desa kami,” ujar Suwandi Putra.

Para pengayuh jalur Selendang Putri Danau Seroja Bengkalis Bermasa Kabupaten Bengkalis, mengenakan kaos warna kemerahan dengan logo Bengkalis Bermasa. Tak hanya itu, di bagian jalur juga tertera secara jelas logo tagline visi Kabupaten Bengkalis tersebut.**(imam/)

PLN Perluas Penggunaan Artificial Intelligence untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan

PLN Perluas Penggunaan Artificial Intelligence untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan

Bandung(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) memanfaatkan kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau _artificial intelligence_ (AI) untuk meningkatkan pelayanan pelanggan. Langkah PLN ini dilakukan sebagai adaptasi perseroan di tengah semakin masifnya kemajuan teknologi digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nezar Patria mengatakan, kehadiran teknologi AI ini sangat berdampak bagi berbagai sektor kehidupan, termasuk tranformasi bisnis. Karenanya, tranformasi dinilai menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kehadiran teknologi AI di sektor bisnis.

“AI ini punya manfaat ekonomi luar biasa dan proyeksi kontribusinya untuk PDB (produk domestik bruto) Indonesia yang diperkirakan di tahun 2030 sebesar 366 miliar USD,” ujar Nezar dalam acara Indonesia Digital Conference bertajuk ‘Artificial Intelligence for Business Transformation’ di Bandung, Selasa (22/8).

Direktur Utama PT PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi yang hadir mewakili Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjadi pembicara pada acara tersebut mengatakan, PLN tidak berdiam diri di tengah gempuran teknologi AI yang mulai masif. Ari mengatakan, kehadiran teknologi AI ini bahkan menjadi fokus PLN dalam pengembangan digitalisasi proses bisnis mulai dari pembangkitan hingga pelayanan pelanggan. PLN Icon Plus sebagai Sub Holding yang bergerak dalam bidang digital, bersama PLN terus mengembangkan kapabilitas SDM dan teknologi AI.

Salah satu buah dari transformasi digital PLN adalah hadirnya layanan PLN Mobile. Tiga tahun lalu, ketika pelanggan mengadukan keluhan atau membutuhkan pelayanan, pelanggan tidak bisa melihat tindak lanjut pengaduan yang disampaikan. Saat ini di PLN Mobile pelanggan bisa langsung memonitor progress penanganan keluhan bahkan memberikan rating kepada petugas PLN.

“Tranformasi besar kita lakukan secara masif. Di bawah kepemimpinan Pak Darmawan Prasodjo sebagai Dirut, kami bongkar proses bisnisnya, kita lihat problem yang ada, kemudian kita cari solusinya. Dan kami bersyukur sekarang perubahan telah terjadi di PLN Mobile. Layanan pelanggan jadi lebih baik,” ujar Ari.

Menurut Ari, melakukan transformasi digital tidak hanya menghadirkan sebuah aplikasi, tetapi juga mampu mengubah proses bisnis menjadi lebih sederhana, ringkas dan cepat, serta mampu menghadirkan budaya kerja yang lebih baik.

“Sebagai contoh, PLN Mobile ini terintegrasi dengan aplikasi penanganan gangguan yang dipegang oleh petugas di lapangan, dan aplikasi monitoring yang dipegang oleh manajemen PLN mulai dari manajer tingkat unit hingga Direktur Utama. Jadi ketika ada laporan masuk, itu otomatis petugas terdekat dengan lokasi pelanggan akan memberikan layanan. Kemudian laporan itu akan dimonitor secara langsung oleh manajemen. Dan ternyata ketika merasa dimonitor, ada _reward and punishment_ ini efektif untik meningkatkan kinerja petugas,” jelas Ari.

Alhasil, tranformasi digital ini membuat PLN Mobile sukses memperoleh rating 4,9 dan tercatat sudah ada 43 juta _downloader_ yang mengunduh aplikasi tersebut.

Ke depan, PLN akan terus melakukan pengembangan fitur layanan pelanggan ini. Lewat pemanfaatan AI, saat ini ada layanan fitur _Chatbot_ di PLN Mobile yang selama ini sudah ada. Namun, teknologi AI yang dikembangkan PLN ini akan lebih interaktif dan humanis kepada pelanggan.

“Ini kita kembangkan fitur chatnya dengan menggunakan generatif AI sehingga komennya atau _promptnya_ sederhana misalnya, tanya informasi gangguan ini bahasanya kita menggunakan bahasa-bahasa kita sehari-hari, maka AI akan mampu melakukan _tracking_ mengenai pelanggan tersebut,” ujar Ari.

Ari mencontohkan jika ada pelanggan yang melaporkan gangguan kelistrikan maka fitur _chatbot_ ini dapat menjawab layaknya sedang berkomunikasi dengan petugas, jadi bahasanya lebih _human._ Bahkan, kata Ari, teknologi AI ini dapat memprediksi dampak dan penyelesaian gangguan tersebut.

Tak hanya itu, lanjut Ari, pengembangan teknologi AI ini memungkinkan pelanggan memperoleh informasi lebih banyak terkait pelayanan PLN. Ari mencontohkan, pelanggan bisa memperoleh informasi mulai dari pasang baru listrik, PLTS Atap hingga pengembangan bisnis di luar kelistrikan atau Beyond_ kWh seperti internet.

“Jadi nggak cuma yes or no aja, kemudian tahap berikutnya dengan proses learning maka AI bisa lebih advance dia bisa memberikan rekomendasi. Ini yang dikembangkan untuk generatif AI,” ujarnya.

Ari memastikan, PLN Icon Plus akan terus mengembangakan kapabilitas dalam mendukung tranformasi dan pengembangan bisnis PLN.**(rl)

Pemko Pekanbaru Gelar Persiapan Jadi Tuan Rumah Rakerwil I Apeksi 2024

Pemko Pekanbaru Gelar Persiapan Jadi Tuan Rumah Rakerwil I Apeksi 2024(hms)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar persiapan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakerwil I APEKSI) pada 2024 mendatang.

Pemko Pekanbaru menggelar rapat perdana persiapan pelaksanaanya di ruang rapat Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya Selasa (22/8).

Rapat dipimpin oleh Asisten 1 Setdako Pekanbaru, Masykur Tarmizi bersama beberapa perangkat daerah terkait yang memiliki peran penting untuk mensukseskan rakerwil yang direncanakan dilangsungkan pada Mei tahun mendatang.

Rakerwil kali itu diagendakan terdiri dari 11 rangkaian kegiatan, yaitu Kegiatan Pertukaran Pemuda, Malam Ramah Tamah, Forum Rapat Kerja Wilayah, Pawai Budaya, Pekanbaru Expo, Pekan Raya Pekanbaru, Penanaman Pohon dan Gowes, City Tour, Ladies Program, Forum Bisnis, Pentas Seni Melayu, serta Tabligh Akbar yang akan diisi oleh Ustadz Abdul Somad.

“Sebenarnya rangkaian APEKSI itu mirip-mirip saja di setiap tahunnya, tapi karena Pekanbaru menjadi tuan rumah, kita ada ide untuk mengadakan tabligh akbar. Semoga kita bisa menghadirkan Ustadz Abdul Somad. Kami yakin ini akan menjadi daya tarik yang besar bahkan bagi seluruh kalangan masyarakat di luar keanggotan APEKSI sekalipun,” jelas Masykur.

Dalam SK Kepanitiaan yang juga disusun dalam rapat persiapan tersebut, unsur Forkopimda, TNI dan Polri juga turut dilibatkan untuk sektor keamanan acara.

Kabag Kerjasama Setdako Pekanbaru, Dedi Damhudi mengatakan detil acara dan kebutuhan anggaran perhelatan tersebut akan segera dirampungkan.

“Kita akan segara rampungkan ini, agar penganggaran oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dapat segera diusulkan, begitu juga dengan penganggaran Pemerintah Kota yang akan hadir supaya bisa dipersiapkan dengan optimal,” jelas Dedi.

Sementara itu, Adil Trisema Pengelola Pengaduan Publik pada Diskominfotiksan Kota Pekanbaru menilai rakerwil tersebut nantinya juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan Indonesia berkenaan dengan telah dilaksanakannya pemilu 2024.

“kalau kita lihat timeline pemilu 2024 dari KPU, kemungkinan Mei nanti kita sudah mendapatkan hasil rekapitulasi suara. Kita tidak tahu suhu politik bahkan di tengah masyarakat seperti apa, tapi kami optimis rakerwil ini sedikit banyaknya melalui rangkaian kegiatan yang juga akan melibatkan banyak masyarakat seperti pawai budaya, pentas seni melayu dan tabligh akbar akan menjadi momen yang memperkuat persatuan kita,” ungkapnya.

Adapun rapat persiapan berikutnya direncanakan akan berlanjut pada Selasa minggu depan.

“Kita minta OPD terkait dengan tanggung jawabnya masing-masing sudah membawa bahan paparan untuk tindaklanjut. Ini harus matang, berapa uang yang kita gelontorkan untuk perhelatan ini, minimal segitu pula uang yang masuk dan beredar di Kota Pekanbaru,” tegas Masykur.(*dmf)

Bupati Sukiman Buka FGD dan Exspos Publik Implementasi

Bupati Sukiman Buka FGD dan Exspos Publik Implementasi

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman membuka secara langsung acara Focus Group Discussion (FGD) dan Ekspos Publik Implementasi Kebijakan Penyetaraan Jabatan Fungsional Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), di Convention Hall Masjid Islamic Center Rohul, Rabu (23/8/2023).

Bupati Rohul H. Sukiman mengaku reformasi birokrasi merupakan salah satu agenda prioritas dari Pemerintah saat ini. Sehingga untuk merealisasikan hal tersebut, maka dilaksanakan lah penyetaraan jabatan yang menjadi salah satu upaya agar proses penyederhanaan Birokrasi, yang bertujuan untuk mewujudkan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kerja dan peningkatan kinerja pelayanan publik kearah yang lebih baik.

” Upaya ini diawali oleh keseriusan pemerintah Pusat yang telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 28 tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional yang disempurnakan dengan Peraturan Menteri pendayagunaan aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 tahun 2021 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional,” kata Sukiman.

“Saat ini implementasi penyetaraan jabatan masih mengalami beberapa kendala, diantaranya masih ditemukan adanya paradigma yang kurang tepat dan ketidaksiapan pegawai untuk melaksanakan kebijakan penyetaraan jabatan dan masih adanya ketidak sesuaian antara jabatan fungsional yang diberikan dengan passion pegawai atau latar belakang pendidikan.

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Rohul, Drs. H. Yusmar M.Si mengatakan Tujuan digelarnya FGD ini untuk mencari solusi tentang peralihan besar-besaran terhadap pejabat struktural khususnya Esselon IV atau Pengawas menjadi tenaga fungsional sesuai dengan Kebijakan Pemerintah Pusat.

“Struktur itu artinya Pegawai yang sudah punya jabatan Eselon IV, beberapa hal berbeda dengan fungsional, tentu ini ada kajian khusus di pusat sehingga dilaksanakan sampai ke daerah, yang utama itu sekarang Pegawai Negeri itu adalah Fungsinya, makanya disebut Fungsional. Apa keahliannya yang dikembangkan sehingga OPD itu lebih baik kedepannya,” terang Yusmar

Lanjut dikatakannya, yang menjadikan fungsional itu bedanya secara umum. Struktural kalau dia sudah sampai 4 tahun memenuhi syarat bisa naik pangkat, kalau fungsional ini tidak, dia sendiri bekerja mencatat dan tidak punya staf.

“Inilah yang kita coba bagaimana kedepannya mengumpulkan angka sehingga lebih cepat naik pangkat, karena berhubungan dengan kesejahteraan, kalau pangkatnya naik tentu kesejahteraannya naik, kemudian tidak hanya sekedar kesejahteraan tapi kinerjanya hal-hal lain juga bisa mendapatkan penghargaan,” tutupnya. (Fit)