Beranda blog Halaman 41

DPRD Riau Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS TA 2026

DPRD Riau Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS TA 2026

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama DPRD Provinsi Riau resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026.

DPRD Riau Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS TA 2026

Penandatanganan ini menandai langkah strategis dalam proses penyusunan APBD 2026 agar lebih akuntabel, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

DPRD Riau Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS TA 2026

Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Riau, Senin (24/11/2025) malam tersebut, juga menjadi momentum konsolidasi antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan arah pembangunan daerah berjalan selaras dengan visi Riau yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

Suasana Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS TA 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan, penandatanganan KUA-PPAS merupakan fondasi awal dalam memastikan APBD 2026 mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Pemprov Riau berkomitmen menjaga kualitas perencanaan dan penganggaran agar APBD 2026 benar-benar mendukung pencapaian target pembangunan. Fokus kami adalah peningkatan layanan publik, pengentasan kemiskinan, penanganan infrastruktur, serta penguatan sektor ekonomi produktif,” ujarnya.

DPRD Riau Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS TA 2026

Karena itu, Plt Gubri menyampaikan apresiasi atas peran DPRD Riau yang dinilai konstruktif dalam proses pembahasan sehingga nota kesepakatan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah bekerja keras bersama pemerintah daerah. Sinergi antara eksekutif dan legislatif ini adalah kunci keberhasilan pembangunan Riau,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, menekankan bahwa penandatanganan KUA-PPAS bukan sekadar prosedur administratif, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan APBD 2026 yang lebih aspiratif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa perencanaan anggaran tahun 2026 dilakukan secara realistis, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. DPRD sangat menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang efektif, tepat sasaran, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat Riau,” tegasnya.

Kade turut mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyusun program dan kegiatan yang benar-benar mengacu pada prioritas pembangunan daerah.

“Belanja pembangunan harus memiliki dampak langsung, terutama dalam pengurangan kemiskinan, percepatan pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas layanan publik. Kami tidak menginginkan adanya anggaran yang bersifat seremonial atau tidak memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tutupnya.***(Galeri)

Bupati Inhil Resmikan Sekretariat dan Rumah Singgah PGRI

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT meresmikan Sekretariat dan Rumah Singgah Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Inhil yang berlokasi di Jalan Kritang, Minggu (23/11/2025) pagi.

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan nama Sekretariat dan Rumah Singgah PGRI oleh Bupati H. Herman yang turut didampingi Bunda PAUD Inhil, Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes dan juga hadir, Anggota DPRD, Unsur Forkopimda, Kadis Pendidikan, Ketua PGRI Kabupaten serta seluruh insan pendidikan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyaksikan penyerahan bantuan dari PGRI Kecamatan Gaung kepada komunitas Pejuang Subuh untuk Palestina.

Selain itu, Bupati H.Herman juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidikan yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka di dunia pendidikan di Inhil

Dalam sambutannya, Bupati H. Herman menegaskan bahwa keberadaan Sekretariat PGRI merupakan rumah besar bagi seluruh anggota PGRI. Tempat ini menjadi pusat kegiatan, ruang berdiskusi, sekaligus posko perjuangan dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggota.

“Dengan adanya sekretariat ini, kita berharap akses dan pelayanan kepada anggota PGRI semakin mudah, cepat, dan profesional. Sekretariat juga menjadi sarana koordinasi yang lebih intensif antara pengurus dengan berbagai pihak terkait,” ujar Bupati.

Bupati juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Bazar PGRI, yang menurutnya menjadi wadah bagi anggota PGRI beserta keluarga untuk menampilkan kreativitas dan usaha produktif.

Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa profesi guru adalah profesi mulia yang setiap hari berperan membentuk masa depan bangsa.

Ia juga mengapresiasi kegiatan donor darah yang digelar PGRI sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kemuliaan guru tidak berhenti di ruang kelas. Melalui kegiatan donor darah, PGRI menunjukkan bahwa organisasi ini tidak hanya hadir untuk pendidikan, tetapi juga untuk kemanusiaan,” tambah Bupati.***(sup/rl)

Dinkes Bengkalis Gelar Bimtek Perizinan dan Pengelolaan Obat

Bengkalis(SegmenNews.com)– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Standar Kefarmasian Apotek dan Toko Obat se-Kabupaten Bengkalis. Sabtu 22 November 2025, di Hotel Surya Bengkalis.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari 45 tenaga apotek dan 15 perwakilan toko obat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Ermanto, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa sektor kefarmasian memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, apotek dan toko obat bukan hanya menjadi sarana distribusi obat, namun juga garda terdepan dalam memastikan penggunaan obat yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

“Oleh karena itu, implementasi standar pelayanan kefarmasian menjadi hal yang wajib dijalankan demi melindungi masyarakat dari risiko kesalahan penggunaan obat maupun peredaran obat yang tidak memenuhi ketentuan,” ujarnya.

Melalui Bimtek ini, Irawadi berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman mengenai regulasi, standar pelayanan, tata kelola sediaan farmasi, hingga etika profesi dalam pemberian pelayanan obat. Tidak hanya memahami, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara konsisten di fasilitas masing-masing.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap apotek dan toko obat memiliki tenaga kefarmasian yang kompeten, sarana dan prasarana yang sesuai, standar pelayanan yang berjalan, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas,” harapnya.

Irawadi juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara Dinas Kesehatan, apotek, dan toko obat dalam mewujudkan pelayanan kefarmasian yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Mirna Junita, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kefarmasian serta pengelolaan fasilitas pelayanan kefarmasian, khususnya dalam menerapkan standar pelayanan kefarmasian di apotek dan toko obat sesuai peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini dihadiri narasumber Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Isrin,
Perwakilan BPOM Dumai, Lia Heriza, Kaur Mintu Satres Narkoba Polres Bengkalis, Adriyandi, Ketua IAI PD Riau, Apt. Adrian Mulya, Sekretaris PC PAFI Kabupaten Bengkalis, Hesty Sofyan dan peserta Bimtek perizinan dan pengelolaan obat.***(imam/hm)

Tiga Gajah Sumatera Betina di Riau Gugur, Populasi di Ujung Tanduk

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kabar duka kembali menyelimuti upaya konservasi gajah sumatera di Riau. Dalam kurun waktu hanya tujuh bulan, tiga ekor anak gajah betina harus meregang nyawa, meninggalkan kepedihan mendalam dan kekhawatiran serius akan masa depan populasi spesies yang terancam punah ini.

Kematian terbaru menimpa Nurlela alias Lela, seekor bayi gajah berusia 1 tahun 6 bulan di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Sebanga, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (22/11/2025).

Lela, anak dari gajah latih Puja dan Sarma, adalah simbol harapan baru di tengah upaya pelestarian. Namun, sepasang matanya terpejam untuk selamanya pada Sabtu dini hari.

Kepala BBKSDA Riau Supartono membenarkan kabar menyedihkan ini dan menyatakan bahwa tim dokter hewan segera melakukan nekropsi serta pengambilan sampel jaringan untuk diuji di laboratorium.

Penyelidikan intensif ini krusial untuk mengungkap penyebab pasti kematian Lela, yang sempat terpantau kurang aktif namun masih memiliki nafsu makan dan minum yang baik, sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa pukul 05.30 WIB.

Kisah pilu ini bermula pada 21 April 2025 dengan kepergian Gajah Yuni

“Bayi gajah berusia tiga bulan ini ditemukan terpisah dari kelompoknya di Kampar dan dibawa ke PLG Sebanga, dengan harapan bisa diasuh oleh induk gajah Puja bersama anaknya, Lela. Sayangnya, upaya ini gagal,” ujar Supartono Minggu (23/11/2025).

Penolakan dari gajah dewasa menyebabkan Yuni mengalami trauma dan stres yang berujung pada sakit. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Yuni mati karena kombinasi faktor, termasuk pneumonia serta radang lambung dan usus.

Belum kering air mata atas kepergian Yuni, pada 10 September 2025, Riau kembali kehilangan permata konservasinya, Gajah Tari. Anak gajah betina berusia 2 tahun dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ini sempat mencuri perhatian publik, bahkan diangkat sebagai anak dan warga kehormatan oleh Kapolda Riau.

Tingkahnya yang menggemaskan telah menumbuhkan rasa cinta luar biasa dari manusia terhadap satwa besar ini dan sempat meningkatkan kunjungan wisatawan ke TNTN.

Kehadiran Tari yang lahir pada 31 Agustus 2023 dari induk bernama Lisa, adalah magnet yang menghangatkan hati. Tragisnya, nyawanya direnggut oleh ancaman tak terlihat, yaitu Virus EEHV (Elephant Endotheliotropic Herpes Virus).

“Virus ini dikenal sebagai pembunuh ganas anak gajah, dan kasus kematian Tari menjadi pengingat yang menyakitkan tentang betapa rentannya kehidupan anak-anak gajah di Sumatera,” kata Supartono.

Rentetan kematian Yuni, Tari, dan kini Lela bukan sekadar statistik. Ketiganya adalah anak gajah betina, yang memiliki peran vital dalam regenerasi dan pemulihan populasi gajah sumatera.

Kehilangan tiga individu betina dalam waktu sesingkat ini menjadi pukulan telak bagi upaya konservasi yang sedang berjuang melawan berbagai ancaman, mulai dari konflik dengan manusia hingga penyakit.

Kondisi ini menegaskan bahwa ancaman terhadap gajah sumatera tidak hanya datang dari luar, seperti perburuan dan kerusakan habitat, tetapi juga dari tantangan internal yang kompleks di pusat konservasi.

Penolakan induk asuh, stres, dan penyakit mematikan seperti EEHV menjadi PR besar bagi BBKSDA dan semua pihak yang peduli terhadap nasib gajah sumatera.

Kini, sambil menunggu hasil pemeriksaan Lela, duka mendalam menyelimuti PKG Sebanga. Kematian tiga bidadari cilik ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk mengevaluasi dan memperkuat strategi konservasi secara drastis, agar kisah-kisah tragis serupa tidak terulang dan populasi gajah sumatera yang tersisa di Riau benar-benar dapat diselamatkan dari ambang kepunahan.***(mr)

Komisi III DPRD Riau RPD Bersama BUMD dan Biro Perekonomian

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi III DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau dan Biro Perekonomian Setda Provinsi Riau, Jumat. Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi III DPRD Provinsi Riau ini membahas terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Target Dividen 2026.

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Edi Basri, didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Misliadi, dan Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Riau Eva Yuliana, serta dihadiri Anggota Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, yakni Abdullah dan Imustiar.

Sementara dari Pemerintah Provinsi Riau hadir perwakilan Biro Perekonomian Setda Provinsi Riau Ridha Dedi Saputra beserta jajaran, Direktur Utama PT SPR Ida Yulita Susanti, Plt. Direktur Utama BRK Syariah Fajar Restu, Direktur PT PIR M. Suhandi, Direktur Umum Jamkrida Riau Ibnu Legowo, beserta jajaran direksi PT PER.

Dalam pertemuan ini, masing-masing BUMD memaparkan proyeksi target dividen yang akan disetorkan ke kas daerah pada APBD 2026. Adapun target dividen yang disampaikan yakni, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) memiliki target 5 miliar, PT Bank Riau Kepri Syariah sebesar 98 miliar, PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) diperkirakan O rupiah karena mengalami defisit.

Sementara PT Jamkrida Riau dengan target 2,7 miliar, PT Permodalan Ekonomi Rakyat sebesear 2,5 miliar, dan PT Riau Petroleum masih mengunggu pembahasan dengan direktur perusahaan.

”Proyeksi ini menjadi dasar evaluasi Komisi III dalam memastikan kontribusi BUMD terhadap pendapatan daerah dapat meningkat dan selaras dengan kondisi keuangan daerah arah kebijakan fiskal Pemerintah Provinsi Riau,” kata Edi Basri. (adv)

Pemprov Riau Bersama BPS RI Perkuat Koordinasi Jelang Sensus Ekonomi 2026

Pemprov Riau Bersama BPS RI Perkuat Koordinasi Jelang Sensus Ekonomi 2026

Pekanbaru(SegmenNews.com)- BPS RI dan Pemprov Riau terus memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Melalui Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Pekanbaru, Jumat (21/11/2025), kedua pihak menegaskan pentingnya sensus sebagai dasar penyusunan data ekonomi yang komprehensif, terutama dalam mendukung arah kebijakan pembangunan jangka panjang Riau.

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menegaskan bahwa Provinsi Riau sebagai salah satu pusat kekuatan ekonomi di Sumatera. Lewat sensus ini pula, potensi Riau dalam memperkuat ekonominya bisa lebih terjamin.

“Riau mempunyai ekonomi terbesar kedua di Pulau Sumatera. Dengan mengetahui struktur ekonomi daerah, kita bisa memahami apa yang membuat suatu usaha untung besar atau kecil. Dengan strategi yang tepat, Riau memiliki potensi perkembangan ekonomi yang sangat besar,” ujar Sonny.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh aktivitas usaha, mulai dari perusahaan formal hingga usaha rumah tangga. Pendataan tidak hanya menyasar industri besar, tetapi juga kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat mikro.

Sonny menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan bersifat rahasia sesuai UU Statistik, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir. Meski begitu, ia mengakui masih ada tantangan dalam mengajak perusahaan besar untuk kooperatif.

“Ada perusahaan yang enggan memberikan jawaban. Karena itu, dukungan pemerintah daerah sangat krusial untuk memastikan akses petugas ke lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan komitmen penuh Pemprov Riau untuk mendukung kesuksesan Sensus Ekonomi 2026. Ia menilai sensus ini memiliki arti strategis bagi provinsi dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka panjang.

“Kami akan memberikan data yang benar, pasti, dan akurat karena hasil sensus ini menjadi pedoman pembangunan 10 tahun ke depan. Jika ada perusahaan yang menolak menjawab, akan kita surati,” tegasnya.

Plt Gubernur Riau sampaikan, dalam RPJMD 2025–2029, Pemprov Riau telah menetapkan tujuan pembangunan, termasuk pertumbuhan ekonomi berkualitas dengan target 5,3 hingga 5,7 persen, hilirisasi industri, percepatan inovasi, penurunan kemiskinan, serta pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, seluruh agenda itu membutuhkan dukungan data ekonomi mulai dari yang mikro secara lengkap, akurat, dan mutakhir.

Ia menilai FGD ini merupakan kesempatan penting untuk memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan mengenai struktur ekonomi daerah.

Ia berharap forum ini melahirkan masukan konkret terkait pendataan serta memastikan Sensus Ekonomi 2026 mampu menggambarkan kondisi ekonomi Riau secara menyeluruh dan akurat di seluruh kabupaten/kota.

SF Hariyanto juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersikap kooperatif agar hasil dari sensus bisa memperkuat kebijakan daerah. Mulai dari memberikan data yang benar dan tepat agar Riau semakin maju dan berdaya saing.

“Hasil sensus akan digunakan secara optimal untuk memperkuat perencanaan, meningkatkan efisiensi kebijakan, dan mempercepat transformasi ekonomi Riau agar semakin maju dan berdaya saing,” katanya.***(adv)

Banggar DPRD Riau Bahas Solusi Komprehensif Terkait Penyusunan Anggaran

Banggar DPRD Riau Bahas Solusi Komprehensif Terkait Penyusunan Anggaran

Jakarta(SegmenNews.com)- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau melaksanakan kunjungan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jumat (21/11/2025).

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Agenda konsultasi ini bertujuan untuk memperoleh informasi tambahan terkait penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun 2026.

Sebagaimana diketahui, terjadi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sehingga berpengaruh pada penurunan proyeksi APBD 2026.

Kondisi ini berdampak pada berkurangnya program dan kegiatan, serta menurunnya efek ekonomi dari belanja pemerintah daerah.

Melalui konsultasi ini, Tim Banggar DPRD Provinsi Riau berharap adanya solusi dan penjelasan komprehensif terkait penyesuaian anggaran, sehingga Pemerintah Daerah dapat tetap menjalankan APBD Tahun 2026 dengan optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk diketahui, kunjungan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Parisman Ihwan dan Ahmad Tarmizi, serta dihadiri anggota Banggar DPRD Provinsi Riau, yakni Ayat Cahyadi, Ikbal Sayuti, Ginda Burnama, Nur Azmi Hasyim, Khairul Umam, dan Androy Aderianda.

Rombongan Banggar DPRD Provinsi Riau diterima oleh Analis Keuangan Pusat dan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Handi, beserta jajarannya. **(adv)

PGRI Bengkalis Gelar Donor Darah, Terima Satu Unit Ambulans Baru

PGRI Bengkalis Gelar Donor Darah, Terima Satu Unit Ambulans Baru

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dalam semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengapresiasi tinggi peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Momen apresiasi ini ditandai dengan kegiatan donor darah kemanusiaan yang diinisiasi oleh Pengurus PGRI Kabupaten Bengkalis, serta penyerahan satu unit ambulans baru untuk menunjang layanan kesehatan.

“Momen ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan apresiasi kita kepada para pahlawan tanpa tanda jasa, sesuai dengan peran krusial guru sebagai fondasi yang membangun generasi penerus yang tangguh,” demikian disampaikan Bupati Bengkalis saat membuka kegiatan donor darah, di Sekretariat PGRI Kabupaten Bengkalis. Jumat, 21 November 2025.

Bupati juga mendoakan agar PGRI di usianya yang matang dapat terus maju sebagai wadah perjuangan guru dalam mencerdaskan bangsa. Ucapan terima kasih disampaikan kepada PGRI Kabupaten Bengkalis atas inisiatif kegiatan donor darah, sebuah aksi kebajikan yang memberikan manfaat besar bagi orang lain.

“Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima transfusi untuk menyelamatkan nyawa, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, seperti membantu regenerasi sel darah dan mengurangi risiko penyakit jantung serta kanker,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini dilakukan penyerahan satu unit mobil ambulans sebagai hak pakai kepada UPT BK RSUD Bengkalis. Ambulans yang bersumber dari Anggaran DAK Tahun 2025 ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mendukung kelancaran kegiatan donor darah keliling di Kabupaten Bengkalis.

Bupati Kasmarni berharap dengan adanya ambulans yang telah dilengkapi peralatan standar khusus untuk donor darah ini, akses dan percepatan pelayanan kesehatan mobile bagi masyarakat dapat semakin meningkat.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis Peppi Sumanty serta Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(imma/hm)

Polres Inhu Tanam Pohon di Tepian Sungai Indragiri

Inhu(SegmenNews.com)- Di hari yang didedikasikan untuk alam, suasana khidmat namun penuh semangat membungkus Lapangan Mapolres Indragiri Hulu (Inhu). Pagi itu, Jumat (21/11/2025), Hari Pohon Sedunia tak hanya diperingati dengan seremonial, melainkan diwujudkan dalam janji nyata menanam kehidupan.

Polres Inhu memimpin gerakan massal penanaman 21.000 bibit pohon yang dipusatkan di sepanjang ikon Kabupaten, tepian Sungai Indragiri.

Tepat pukul 07.00 WIB, Apel Penanaman Pohon dimulai. Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar berdiri sebagai pimpinan apel, menyuarakan visi yang melampaui tugas kepolisian konvensional.

“Kegiatan ini adalah investasi besar untuk udara, air, dan kehidupan generasi mendatang,” kata Fahrian.

Barisan apel hari itu adalah pemandangan yang menginspirasi. Di bawah komando Ipda Saparizal Hasmi dan Perwira Apel AKP Aman Aroni, ratusan peserta berpadu personel Polres, prajurit TNI, Duta Green Policing yang muda, Manggala Agni sang penjaga api, hingga barisan pelajar dari SD hingga SMA, dan anggota Pramuka.

Kehadiran Wakapolres Kompol Manapar Situmeang, serta unsur Forkopimda lengkap, mulai dari Kodim hingga Danyoni menjadi simbol sinergi utuh antara aparat dan masyarakat.

Fokus utama gerakan ini adalah membangkitkan kembali kawasan bantaran Sungai Indragiri. Sebanyak 21.000 pohon, masing-masing membawa harapan, ditargetkan tertanam serentak. Sungai yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Inhu, kini mendapat pelukan perlindungan baru.

Penanaman ini bukan sekadar upaya menghijaukan, melainkan benteng ekologis alami, pencegah erosi, sekaligus filter udara dan air masa depan.

Dalam amanatnya yang penuh makna, Kapolres Inhu menyinggung tantangan perubahan iklim. Ia menegaskan urgensi menjaga keseimbangan alam di tengah cuaca yang tak menentu.

Secara khusus, ia memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan seluruh elemen dalam mengendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada tahun ini. Keberhasilan itu menjadi modal spiritual, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah kultur yang harus diwariskan.

Selesai apel dan doa penutup pada pukul 08.10 WIB, suasana segera bergeser. Energi kolektif itu tumpah dari Lapangan Mapolres menuju lokasi penanaman di tepian sungai. Dengan sekop di tangan dan tanah yang siap menyambut, setiap peserta, dari pejabat hingga siswa sekolah, menunaikan komitmennya. Tangan-tangan mungil pelajar berkolaborasi dengan tangan kokoh aparat, menanam benih harapan yang sama.

Momen penanaman pohon di tepian Sungai Indragiri itu menjadi puncak dari acara. Bukan hanya menanam, sesi foto bersama yang penuh kehangatan merekam sejarah komitmen kolektif ini. Raut wajah lelah bercampur puas terpancar jelas, menunjukkan kepuasan atas kontribusi nyata terhadap bumi.

Rangkaian kegiatan berakhir dengan aman dan kondusif, meninggalkan jejak yang jauh lebih dalam dari sekadar berita hari ini. Aksi Polres Inhu ini telah menorehkan monumen hidup: sebuah janji kepada waktu.

“Apa yang kita tanam hari ini semoga memberi manfaat jangka panjang, bukan hanya bagi kita, tetapi untuk anak cucu kita kelak. Di bawah pengawasan aparat dan partisipasi masyarakat, 21.000 pohon itu kini mulai berakar, menjadi simbol nyata sinergi Inhu dalam menjamin warisan udara dan air yang lestari,” pungkas Fahrian.***(mr)

BRK Syariah Perbarui Kerjasama Terkait Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Jakarta(SegmenNews.com)- Sebagai salah satu bank yang ditunjuk pemerintah, sebagai bank penerima setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Bank Riau Kepri (BRK) Syariah terus meningkatkan pelayanan bagi para calon tamu Allah SWT yang akan melaksanakan ibadah haji.

Seperti dengan melakukan penandatangan nota kesepahaman antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda), tentang penyediaan dan pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan syariah dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan di kantor Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Dari pihak Kementerian Haji dan Umrah, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Jaenal Effendi mewakili Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf. Sedangkan dari pihak BRK Syariah, mewakili Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Helwin Yunus oleh Pemimpin Divisi Dana dan Digital Edi Wardana.

Pemimpin Divisi Dana dan Digital Edi Wardana mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk perbaruan kerjasama. Karena sebelumnya terkait urusan haji dan umrah berada dibawah kewenangan Kementerian Agama, namun saat ini sudah berada pada kementerian tersendiri.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan perbaruan kerjasama saja. Karena sebelumnya urusan haji dan umrah berada dibawah Kementerian Agama, kalau untuk pelayanan BPIH di BRK Syariah masih tetap berjalan normal dan sudah berlangsung lama. Ini juga sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada para nasabah BRK Syariah,” katanya.

Dalam nota kesepahaman tersebut, terdapat beberapa poin kerjasama yang dilakukan. Pertama yakni pembukaan rekening untuk penyetoran biaya haji dan umrah. Kemudian yang kedua yakni penatalaksanaan pengelolaan data dan informasi pendaftaran, pembatalan, dan pelunasan jemaah haji.

“Kemudian yang ketiga terkait penyaluran dana biaya penyelenggaraan ibadah haji. Selanjutnya yang keempat yakni komitmen penyediaan perlengkapan Souvenir haji reguler,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Wardana juga menyampaikan, pada musim haji tahun 2026. BRK Syariah akan memberangkatkan calon jemaah haji sebanyak 1.148 orang. Sementara itu, untuk daftar tunggu jemaah calon haji yang mendaftar ke BRK Syariah sudah mencapai 47 ribu.

“Karena itu, sebagai bank yang ditunjuk sebagai BPIH kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para nasabah. Termasuk jika ada kebijakan baru terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah akan langsung ditindaklanjuti,” sebutnya.***(inf)