Beranda blog Halaman 424

Pemerintah Dorong PLN Perluas Pemanfaatan FABA PLTU

Pemerintah Dorong PLN Perluas Pemanfaatan FABA PLTU

Semarang(SegmenNews.com)- Pemerintah lewat Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) mendukung PT PLN (Persero) untuk meningkatkan pemanfaatan abu sisa pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau biasa disebut _Fly Ash Bottom Ash_ (FABA). Tak tergolong dalam bahan berbahaya, saat ini FABA PLN bahkan sudah dimanfaatkan oleh 88 institusi untuk bahan baku konstruksi.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun KLHK Rosa Vivien Ratnawati menilai PLN melakukan perjalanan panjang dalam mengelola FABA ini. Mengingat, sebelum tahun 2021 pengelolaan FABA tidak bisa dilakukan secara komersial. Namun KLHK melihat, dengan berbagai kajian dan uji coba yang telah dilakukan, FABA aman dan justru mampu bermanfaat dalam mendorong sirkular ekonomi.

“Kami paham betul bahwa operasional PLTU menghasilkan FABA yang besar. Namun, dengan pengelolaan yang baik justru kami berharap PLN dapat membuka peluang pemanfaatan FABA lebih luas dan mampu meningkatkan kegiatan sirkular ekonomi di Indonesia,” ujar Vivin dalam Seminar Nasional _Value Creation of FABA_ untuk mendukung infrastruktur pertanian dan pembangunan berkelanjutan, di Semarang, Rabu (14/6).

Executive Vice President Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan PLN Komang Parmita menjelaskan sepanjang tahun 2021, PLN masif berkolaborasi mengajak segala pihak untuk bisa memanfaatkan FABA ini. Hingga tahun 2022, sebanyak 88 kerja sama telah dikantongi oleh PLN untuk pemanfaatan FABA ini.

“Kami melakukan kolaborasi, dengan berbagai asosiasi, pemerintah untuk bisa memanfaatkan FABA ini. Kerja sama ini diperkuat dari dukungan KLHK yang memberikan kepastian hukum dengan menerbitkan regulasi yang mampu mengakselerasi pengelolaan FABA,” ujar Komang.

Sebanyak 88 kerja sama yang telah dikantongi PLN dalam pengelolaan FABA menyasar industri semen, industri bahan baku konstruksi, bahkan hingga Polri dan TNI. Tak hanya itu, masyarakat di sekitar pembangkit justru bisa memanfaatkan FABA ini menjadi ceruk bisnis baru sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ia juga menjelaskan setiap tahunnya PLN mampu menghasilkan FABA hingga 3 juta ton per tahun. Pemanfaatanya dari tahun ke tahun juga semakin tumbuh. Pada 2019, penyerapan FABA hanya sebesar 584 ribu ton (19 persen dari total produksi FABA), meningkat menjadi 2,2 juta ton (74 persen dari total produksi FABA) pada tahun 2022. Bahkan pada tahun 2023, hingga bulan April, penyerapan FABA telah mencapai 887 ribu ton atau 93 persen dari total produksi FABA sebesar 950 ribu ton.

“FABA dapat menjadi _resource_ yang dapat mendukung Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam pembangunan infrastuktur, perlindungan degradasi sumber daya alam (SDA) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (ekonomi sirkular),” ujar Komang.

Tak hanya untuk bahan baku konstruksi saja, FABA dapat mendukung dalam upaya menanggulangi permasalahan kebencanaan, penyediaan jalan-jalan desa serta pemulihan lingkungan seperti penutupan lubang bekas tambang, penetralan air asam tambang maupun perbaikan kualitas tanah (pembenah tanah).

“FABA dapat menjadi sumber daya alternatif di berbagai sektor tidak hanya pada sektor infrastuktur, tapi juga pertanian maupun pertambangan. Pengalaman ini juga mendorong adanya inovasi dalam pengelolaan limbah menjadi bahan baku bernilai ekonomi,” pungkas Komang.***(rl)

Sekda Pekanbaru Hadiri Forum Smart City di Surabaya

Sekda Pekanbaru Hadiri Forum Smart City di Surabaya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya menyelenggarakan Forum Smart City bertema “Mencerdaskan Kota dan Kabupaten untuk Indonesia Cerdas yang diselenggarakan dengan Pameran Infrastruktur Smart City, Senin (12/6) hingga Rabu (14/6).

Pemko Pekanbaru menghadiri langsung acara tersebut, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution beserta sejumlah jajarannya. Kegiatan tersebut, bertujuan membahas berbagai tantangan dan peluang pengembangan implementasi program kota cerdas (smart city), sekaligus pameran teknologi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan kota cerdas (smart city).

“Kita menghadiri forum smart city dan pameran yang ada di Kota Surabaya. Jadi kita melihat langsung infratruktur smart city yang dipamerkan oleh penyedia, seperti rancangan fiber optik, CCTv, teknologi videotron dan hal lainnya yang berkaitan dengan menuju Smart City,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Pemko Pekanbaru dalam rangka mengikuti evaluasi tahap I sebagai Kota Smart City di Indonesia. “Pemko Pekanbaru mendapatkan evaluasi juga untuk evaluasi Smart City tahap I Tahun 2023. Perkiraan hasilnya akan keluar sekitar satu bulan lagi,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengikuti acara evaluasi smartcity tahap 1 (satu) yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dengan tema “Mencerdaskan Kota dan Kabupaten Untuk Indonesia Cerdas”. Kementerian Komunikasi dan Informatika juga turut mengundang 534 Kota dan Kabupaten seluruh Indonesia untuk mengikuti acara evaluasi ini.

Turut ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution yang di dampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kota Pekanbaru Firmansyah Eka Putra, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Raja Hendra Saputra dan Kepala Bidang Persandian Aplikasi dan Tata Kelola SPBE Deni Hidayat.

Acara evaluasi tahap 1 (satu) ini di adakan di Hotel Shangri La, Jalan Mayjen Sungkono Nomor 120. Selain acara evaluasi, juga terdapat dialog talkshow dan pameran teknologi.

Dalam sambutannya staf ahli menteri komunikasi informatika bidang teknologi republik indonesia, bapak mochamad hadyana mengungkapkan bahwa diharapkan dengan adanya program digitalisasi dan smart city dapat membantu mengatasi masalah yang terjadi, baik masalah kemacetan, kesehatan, pendidikan maupun masalah lainnya.

Evaluasi penerapan smart city di Kota Pekanbaru dilakukan pada hari selasa (13/06). Turut hadir Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.d, Prof. Yudho Giri Sucahyo, Ph.D, CDPSE, CISA, CISM dan Dr. Sri Yulianto J.P., S.Si., M.Kom sebagai evaluator dan seluruh Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui zoom meeting.

Evaluasi smart city dibuka oleh Indra Pomi Nasution dengan menyampaikan kondisi Pekanbaru saat ini, dilanjutkan paparan mengenai penerapan smart city oleh Firmansyah Eka Putra. Prof Yudho Giri menyebutkan bahwa penerapan smart city di Kota Pekanbaru sudah sangat bagus.

“Harapan kami kedepannya adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Pekanbaru, sehingga dapat bersaing dengan IPM Singapura. Karena salah satu indikator suksesnya smart city adalah dengan meningkatnya IPM,” ungkap Firmansyah Eka Putra.(*dmf)

SPBE Menjadi Aspek Penting Untuk Penilaian KIPP

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penentuan Finalis Top Inovasi pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2023 tinggal selangkah lagi. Hari ini, Tim Panel Independen (TPI) KIPP melakukan sidang pleno untuk menentukan inovasi yang layak menjadi Finalis Top Inovasi KIPP Tahun 2023.

“TPI KIPP telah mempelajari 228 nominasi inovasi dan juga memberikan rekomendasi inovasi. Hari ini diadakan sidang pleno untuk mendiskusikan inovasi mana saja yang layak masuk menjadi Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik,” ungkap Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa dalam Sidang Pleno Penentuan Finalis Top Inovasi KIPP Tahun 2023 secara virtual, Kamis, (15/06).

Sebelumnya pada pekan lalu, setelah menerima hasil penilaian dari Tim Evaluasi, TPI langsung bekerja cepat untuk mempelajari nominasi finalis. Adapun nominasi finalis yang didalami tersebut berjumlah 228 inovasi yang terdiri dari 198 inovasi kelompok umum dan 30 inovasi kelompok khusus.

Deputi Diah menekankan hasil kesepakatan TPI mengenai komposisi Finalis Top Inovasi akan tetap mengacu pada kebijakan terkait KIPP, yakni Pedoman Menteri PANRB No. 3/2023. Komposisi tersebut ditentukan secara proporsional dengan memerhatikan keterwakilan peserta serta keterwakilan wilayah tertinggal sesuai dengan peraturan.

Selain itu, Diah juga menyampaikan salah satu aspek yang juga penting dalam penilaian ini yaitu terkait dengan pemanfaatan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Proposal inovasi memuat pertanyaan seputar SPBE, untuk memastikan Top Inovasi yang dihasilkan dari KIPP, khususnya yang berbasis aplikasi, tidak kontradiktif dengan arah kebijakan SPBE.

Hasil diskusi dan kesepakatan TPI hari ini kemudian akan diumumkan sekaligus dilanjutkan dengan uji publik selama kurang lebih lima hari. Jika tidak ada keberatan dari masyarakat atas inovasi yang diumumkan, maka Finalis Top Inovasi akan ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Menteri PANRB dan dilanjutkan dengan tahap presentasi dan wawancara untuk mencari Top Inovasi Terpuji KIPP Tahun 2023.

“Kami berharap kesepakatan TPI ini benar-benar dapat mengkurasi inovasi yang mengakselerasi pelayanan publik dalam menyelesaikan masalah yang ada dan memberikan maslahat bagi perbaikan pelayanan publik nasional,” pungkas Diah.

Sementara itu, Ketua TPI R. Siti Zuhro mengatakan bahwa dalam penentuan Finalis Top Inovasi, hal utama yang diperhatikan adalah inovasi harus berdampak besar kepada masyarakat. Ini sejalan dengan tagline KIPP tahun ini, yakni Reformasi Birokrasi Berdampak

“Dengan demikian inovator harus bisa menunjukkan bukti konkret dampak yang terukur, karena kita tidak bisa melihat (inovasi) yang sangat pemula. Alhamdulillah pada diskusi kali ini kami membahas secara bersama-sama dan memberikan masukan atas nominasi inovasi, untuk nantinya dapat ditetapkan sebagai Finalis Top Inovasi KIPP Tahun 2023,” ujar Peneliti Ahli Utama pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini.(*mc)

Bupati Sukiman Ajak Masyarakat Rohu Donor Darah di PMI

Bantu Sesama, Bupati Sukiman Ajak Masyarakat Rohu Ikut Donor Darah di PMI

Rohul(SegmenNews.com)- Pacsa dilakukan Rapat Koordinasi dengan RSUD Rokan Hulu (Rohul) terkait upaya pemenuhan stok darah, Rabu (14/6/2023) kemarin, PMI Rohul melakukan gerak cepat dengan melakukan Rapat Koordinasi dengan Pemda, Camat, Kepala Desa dan Relawan tentang Pemenuhan Bank Darah di Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (15/6/2023), di Pendopo Rumdis Bupati.

Bupati Rohul H. Sukiman menghimbau kepada ASN, camat, Kades, relawan dan masyarakat dengan kesadaran mau melakukan donor darah, dengan harapan darah didonorkan tersebut bisa untuk pemenuhan stok darah di Rumah Sakit dan PMI Rohul yang dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Mari kita yang sehat ini memikirkan keluarga atau orang lain yang sedang sakit mana kala memerlukan darah, bagi kita semua yang sehat mari berupaya membantu saudara yang membutuhkan darah,” ajaknya

Ia juga mengajak dan mempromosikan nilai-nilai donor darah sukarela yang tidak dibayar dalam meningkatkan solidaritas masyarakat dan kemanusiaan.

Tak hanya untuk tujuan sosial, menurut Bupati Sukiman, kegiatan donor darah secara rutin akan memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi pendonor darah.

“Saya berharap para Camat dan Kades agar berupaya menggerakan masyarakat untuk berdonor darah. Sesuai dengan target yang telah disepakati bersama, 1 kecamatan 20 kantong darah per bulan,” harapnya

Terkait pentingnya peralatan pendukung Unit Transfusi Darah (UTD), Bupati Sukiman akan menganggarkan peralatan pendukung UTD untuk keperluan donor darah melalui APBD Perubahan 2023.

Dari rapat koordinasi tersebut, PMI Rohul akan melakukan roadshow ke Kecamatan untuk Pelaksanaan donor darah dilaksanakan awal Juli 2023, yang dipimpin Ketua PMI Rohul Hj. Peni Herawati Sukiman.

Selain itu, PMI Rohul juga melakukan kegiatan gerai donor darah rutin,di Markas PMI Rohul setiap bulan dengan melibatkan OPD secara bergilir.

Untuk mensosialisasi kan donor darah di masyarakat, PMI Rohul juga akan mencetak brosur. Setiap Kamis dilaksanakan kegiatan donor darah di halaman kantor Bupati dengan sasaran Pendonor ASN dilingkungan Pemkab Rohul.

Bentuk penghargaan kepada Pendonor, PMI Rohul akan memfasilitasi untuk puding untuk peserta, insentif untuk relawan dan pendonor

Serta menyediakan marchandise apabila pendonor 4 kali memberikan darah penghargaan, sertifikat akan dicetak dan ditandatangan langsung oleh Bupati Rohul.(fit)

Desa Batang Kumu Sambut Tim Penilai Lomba BBGRM

Desa Batang Kumu Sambut Tim Penilai Lomba BBGRM

Rohul(SegmenNews.com) – Pemerintah Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu menyambut tim penilai Provinsi Riau pada acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun 2023 dengan berbagai penampilan tari kesenian, Kamis (15/6/2023).

Adapun kegiatan tersebut Bertemakan “Dengan Semangat Gotong Royong Kita Wujudkan Masyarakat Inovatif Produktif Dan Religius Dalam Menuju Kabupaten Rokan Hulu Maju Dan Sejahtera”.

Acara diawali penyambutan tim penilai dari Provinsi Riau Dipimpin T. FS Fardian Khalil, Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMD Dukcapil Riau bersama Staf Ahli Bupati Suyatman, Kabid Pemerintah Desa DPMPD Rohul Ari Afriadi dan rombongan oleh Camat Tanbusai M.Gadafi, Kepala Desa Batang Kumu Normal Harahap dan seluruh aparatur Pemdes setempat dengan mengalungkan bunga dan kain ulos.

Dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mardon jebolan D’A Indosiar, pembacaan do’a, Persembahan tari persembahan tepak sirih, penampilan Tor-tor khas Batak, dan terakhir penampilan Barongsai.

Bupati Rohul H. Sukiman diwakili oleh Staf Ahli Bupati Suharman mengatakan selamat datang di Desa Batang Kumu kepada Tim Penilai Provinsi Riau pada acara Bulan Bhakti Gotong royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun 2023.

Dijelaskannya Kegiatan Bulan BBGRM ini, merupakan upaya untuk menumbuh kembangkan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan dan juga sebagai tempat bersilaturahmi dengan masyarakat dan pemerintah.

“BBGRM ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, kemudian kita juga mencoba meningkatkan semangat kebersamaan kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil akhir pembangunan,” katanya.

Kemudian Kapala Desa Batang Kumu Normal Harahap mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai BBGRM di Desa Batang Kumu dan penilaian diserahkan sepenuhnya Kepada Tim penilaian BBGRM Pemprov Riau dengan harapan Desa Batang Kumu dapat nilai yang bagus dan meraih juara pertama.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk terus menghidupkan nilai gotong royong yang telah melekat di masyarakat yang mana memang sudah ada sejak dari dulu dan kita laksanakan. Kehidupan kita masyarakat tidak terlepas dengan budaya gotong royong dan Nilai sosial yang telah ada sejak dahulu kala dalam masyarakat,” ujarnya.

Terlihat Tim penilai assesment dilapangan BBGRM langsung melakukan penilaian di wilayah desa Batang Kumu dengan mewawancarai para RT, RW, ibu-ibu PKK nya dan yang lainnya.(fit)

Pujasera Water Front City Pasir Sepi Pengunjung

Rohul(SegmeNews.com)- Komplek Pujasera yang diberi nama Water Front City yang terletak di tepi Sungai Batang Lubuh Kelurahan Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan hulu saat ini hanya tinggal nama alias tidak ada pengunjung.

Dimana tempat-tempat santai yang letaknya cukup Strategis di tengah-tengah Kota Pasir pengaraian ini dulunya sangat dipadati para tamu baik dari luar daerah maupun dari dalam daerah ini sendiri, bahkan areal yang begitu luas dipadati para tamu tersebut.

Dulunya pedagang-pedagang minuman dan makanan cukup banyak yang berjualan ditempat itu namun sekarang hanya tinggal beberapa orang saja,itupun tidak rutin.

Salah seorang pedagang ditempat tersebut yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan yang paling tidak ada pengunjungnya sejak beberapa bulan terakhir ini karena saingannya sudah banyak tambah lagi tidak adanya perhatian Pemerintah tentang pembenahan tempat tersebut.

“Komplek Water Fron City ini adalah milik Pemerintah Daerah yang dikelola oleh Kelurahan Pasir Pengaraian,sedangkan pada Pedagang membayar kontrak setiap bulannya,” katanya.

Ditambahkannya, seharusnya komplek pujasera itu sangat cocok sekali dijadikan sebagai tempat santai para tamu yang datang dari luar Rohul, karena letaknya cukup strategis di tengah Kota pasir pengaraian, bahkan sangat cocok sekali dijadikan tempat-tempat penjualan produk-produk daerah,juga makanan khas Rokan hulu, sebagai oleh-oleh untuk dibawa para tamu yang datang.

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat Kabupaten Rokan Hulu,R.Nasutoon mengatakan pihaknya sangat menyayangkan Komplek Fujasera yang sudah menghabiskan banyak dan untuk Pembangunannya sekarang disia-siakan oleh Pemerintah sementara untuk saat ini tidak ada Ikon lain yang bisa dibanggakan di Rohul ini.

“Kita bisa mengambil contoh di Kabupaten lain yang tempat-tempat Wisatanya cukup membanggakan,dan menarik perhatian para pengunjung dan sangat membantu perekonomian Masyarakat yang berjualan, sedangkan di Rohul tempat yang sudah tersedia namun tidak dimanfaatkan bahkan semakin hari semakin sepi,” tambahnya.

Nasution meminta kepada Bupati Rohul agar peduli dengan tempat-tempat wisata yang ada dengan melakukan pembenahan agar dapat mendatangkan. PAD untuk Pembangunan Kabupaten Rohul.

Kemudian juga diminta kepada Camat Rambah dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan agar melakukan pembenahan terhadap tempat Wisata Water Fron City, terutama sekali membuka gerbang pintu masuk yang sudah ditutup dengan Duplikat telur angsa yang membuat taman Pujasera seperti di tutup.(yus)

Tokoh Adat Bengkalis Silaturahmi ke Kantor Kejari

Tokoh Adat Bengkalis Silaturahmi ke Kantor Kejari

Bengkalis(SegmenNews.com)- Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bengkalis dan Paguyuban lintas suku yakni Melayu, Jawa, Batak, Minangkabau, Banjar mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, dalam bentuk dukungannya dalam berantas narkoba dan tegakkan hukum tanpa pandang bulu, Selasa sore 13 Juni 2023.

Langkah kunjungan ini bagian dari konfirmasi langsung tokoh masyarakat Bengkalis terkait kasus hukum yang melibatkan oknum Kejari yang diduga turut terseret kasus narkoba.

Kedatangan tokoh adat Bengkalis ini disambut baik Kajari Bengkalis dan jajaran. Serta pesan disampaikan untuk berantas narkoba terutama Bengkalis sebagai wilayah perbatasan dengan negara Malaysia yang jadi pintu masuk narkoba.

“Apalagi kita berbatasan dengan negara tetangga Malaysia sehingga sulit terpantau. Sehingga masyarakat siap membantu pemerintah agar peredaran narkoba ini tidak meluas,” ucapnya.

“Saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan para tokoh daerah dan masyarakat, hal ini yang bikin kami lebih semangat lagi,” tuturnya lagi.

Selain itu, Datuk Seri H. Sofyan Said yang menjabat sebagai Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Bengkalis saat dikonfirmasi media ini menyampaikan, bahwa kunjungan ini untuk mengklarifikasi berita simpang siur yang berkembang di masyarakat.

Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis dalam memberantas persoalan kasus narkoba dan tindakan pidana lainnya di wilayah Kabupaten Bengkalis mendapat respon positif dari masyarakat adat lokal.

“Tadi kami melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kejari Bengkalis terkait dengan informasi penahanan anggotanya kemarin itu. Setelah kami dapat informasi simpang siur tentu kami sebagai lembaga  tetua di Bengkalis mengadakan pertemuan dengan paguyuban-paguyuban yang ada. Sehingga kami tidak mau mendapatkan informasi dari media sosial, dari informasi yang tidak jelas,” terangnya.

Datuk juga prihatin dengan narkoba yang mengancam masa depan bangsa ini.

“Jadi kita berdirilah karena perbuatannya ini merusak anak bangsa. Kita sarankan kenapa oknum juga terlibat. Setelah tadi kita mendengar keterangan dari Kajari Bengkalis ternyata tidak seperti yang disampaikan oleh informasi yang tidak jelas,” sambungnya.

Pertemuan itu membuat seluruh tokoh adat di Bengkalis merasa lega dengan tindakan tegas Kajari Bengkalis.

“Makanya kita minta klarifikasi kejadian yang sebenarnya bagaimana. sepanjang tindakan Kajari itu. apalagi ini saatnya. Artinya dia sanggup melakukan tindakan yang melanggar hukum. Tindakan itu terlepas dari pada ada yang senang dan tidak,” terangnya.

Datuk menyambut baik langkah Kejari dan mengatakan bahwa upaya hukum ini sudah sesuai aturan.

“Untuk depannya nanti agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat, bangsa sendiri. Apalagi negeri kita ini negeri yang beradat. Jadi kita tidak mau hal-hal begitu dan melanggar ketentuan hukum. Itu yang kami sampaikan tadi kepada pak Kajari tadi makanya kita apresiasi Kejaksaan Negeri Bengkalis sudah melakukan tindakan hukum secara fair sesuai hukum yang berlaku,” sambutnya

Langkah tegas ini dinilai bisa kembali mengembalikan mosi percaya publik terhadap lembaga hukum karena tidak ada tebang pilih atau melindungi pihak tertentu.

“Keterangan dari Kajari Bengkalis tadi cukup jelas dari masyarakat Lembaga Adat Melayu Riau dan paguyuban sangat mendukung tindakan yang dilakukan Kejari Bengkalis. Namun kita tetap menunggu keputusan inkrah dari Pengadilan Negeri,” tegas Datuk.**(imam/)

Wakil Bupati Bagus Santoso Wisuda Raih Gelar Doktor Ilmu Politik

Bogor(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso resmi di Wisuda diraihnya Gelar Doktor Bidang Ilmu Politik dari Program Doktor Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional (UNAS) Jakarta.

Bertempat di Sentul Internasional Convention Center (SICC) Bogor Ahad, 11 Juni 2023, sebanyak 1.614 wisudawan wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan sarjana, magister dan doktoral secara bersamaan diwisuda.

Begitu juga dengan Bagus Santoso, yang mengikuti wisuda dengan penuh kegembiraan usai menyelesaikan pendidikan S3 yang dijalaninya bersamaan dengan tugas menjadi Wakil Bupati.

Wabup Bagus Santoso ini berhasil meraih gelar akademik yaitu Doktor (Dr) Bidang Ilmu Politik dari Universitas Nasional Jakarta setelah menjalani perkuliahan selama 12 semester di Program Doktor Ilmu Politik UNAS dan tercatat sebagai Mahasiswa angkatan ke IX Pascasarjana.

Mantan anggota DPRD Riau ini sukses menyambet gelarnya dengan tugas berupa disertasi berjudul “Strategi Pemenangan Dalam Pemilu Legislatif  (Studi Kasus Terhadap Kelompok Etnis Jawa Pada Pemilu Legislatif di Kabupaten Bengkalis Tahun 2019)”.

Adapun jenjang pendidikan Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah atas ditempuh di Boyolali dan Karanganyar Jawa Tengah, S-1 STAI Bengkalis, S-2 Institut Pertanian Bogor (IPB) dan S3 Universitas Nasional Jakarta.

Bersama istri Siti Aisyah, ketiga anaknya Daviq, Brillian dan Bimo serta keluarga lainnya Bagus Santoso mengikuti jalannya wisuda.

Bupati Bengkalis Kasmarni turut berbangga dan berbahagia seraya mengucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan gelar akademis S-3 bidang ilmu politik yang di raih Wabup Bagus Santoso.

“Atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan selamat dan sukses kepada Wabup Bagus Santoso. Insya Allah ilmu dan gelar yg diraihnya akan menambah semangat kebersamaan membangun serta memajukan kabupaten Bengkalis” imbuhnya.

Sementara Bagus Santoso usai mengikuti prosesi wisuda mengucapkan bersyukur atas  doa dan dorongan Bupati Kasmarni dan seluruh jajaran Pemkab dan warga Kabupaten Bengkalis sehingga berhasil menempuh jenjang pascasarjana.

“Alhamdulillah semoga tambahan sedikit ilmu yang saya peroleh bisa menambah amal kebaikan serta semangat ikhtiar ikhlas membangun daerah bersama Bupati Kasmarni” harap Bagus.***(imam/hm)

BPP Pekanbaru Berbagi Pengalaman Raih Kota Terinovatif ke Pejabat Pemko dan BP Batam

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kepala Bidang (Kabid) Inovasi dan Teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kota Pekanbaru Yudi Adrian mendampingi Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Norpendike Prakarsa menerima kunjungan dari Pemko Batam dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP) Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP) pada 9 Juni 2023. BPP Pekanbaru diminta untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam meraih predikat Kota Terinovatif.

“Dalam pertemuan itu, kami berbagi ilmu dan pengalaman dalam meraih predikat Kota Terinovatif pada Innovative Government Award (IGA) Tahun 2022. IGA merupakan event tahunan yg digelar Kemendagri,” kata Yudi, Rabu (14/6).

Sebuah kebanggaan bagi Pemko Pekanbaru dapat berbagi dengan Pemko Batam. Sebelumnya, BPP Pekanbaru juga telah menerima kunjungan dari beberapa daerah baik dari dalam Provinsi Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, maupun Kepulauan Riau (Kepri).

“Semoga bisa bermanfaat untuk mendorong budaya inovasi di Indonesia,” harap Yudi.

Rombongan dari Kepri ini dipimpin oleh Kepala Bappelitbang Kota Batam Dahlina Nopilawati, Kepala Bapenda Raja Azmansyah, Kepala BPKAD, Abdullah Malik, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Azril Apriansyah, serta Inspektur Kota Batam Hendriana Gustini. Pejabat BP Batam juga hadir dalam kunjungan ini.(*dmf)

Pemprov Riau Buka Penerimaan 3.400 PPPK

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, untuk tahun 2023 ini kembali akan menerima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk formasi Teknis, tenaga Pendidikan dan tenaga kesehatan di lingkungan Pemprov Riau.

Kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan, mengatakan, jumlah PPPK yang akan diterima tahun ini mencapai 3.400 orang, disesuaikan dengan kebutuhan pegawai. Paling banyak diterima tahun ini masih tenaga pendidikan yang mencapai 3.057 orang.

“Tahun ini kita kembali mendapatkan penerimaan PPPK mencapai 3.400 orang, untuk formasinya PPPK tahun 2023, yang terbanyak itu untuk tenaga pendidikan sebanyak 3.057 orang yang akan diterima. Selanjutnya tenaga Kesehatan sebanyak 174 orang, dan tenaga teknis 169 orang,” ujar Ikhwan Ridwan, Kamis (15/6).

Untuk pembukaan pendaftaran PPPK tahun 2023 ini, Ikhwan mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari Pemerintah pusat, melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Dijelaskan, jika sudah mendapatkan persetujuan maka akan diumumkan ke masyarakat, sesuai dengan petunjuk teknis yang disampaikan oleh pemerintah pusat.

“Jadwalnya belum jelas kapan, kita tunggu saja petunjuk teknisnya. Mungkin dalam waktu dekat ini akan dikeluarkan pengumumannya, kalau sudah keluar akan kami ekspose,” kata Ikhwan.

Sementara itu, ketika disinggung terkait dengan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2023 ini, Ikhwan mengatakan, untuk Provinsi Riau tidak ada menerima formasi CPNS. Penerimaan hanya untuk Kementerian dan Lembaga yang ada di Pemerintah pusat.

“Kalau CPNS hanya untuk Kementerian Lembaga, kita belum mendapatkan jatah penerimaan CPNS,” katanya.(*mc)