Beranda blog Halaman 43

Gubri Dorong Pengelolaan Sampah di Riau Menjadi Energi Listrik

Gubri Dorong Pengelolaan Sampah di Riau Menjadi Energi Listrik

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid melakukan rapat koordinasi bersama Bupati Siak Afni Z dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho beserta pemerintah daerah terkait, dalam rangkat mendorong pengelolaan sampah di Provinsi Riau menjadi sumber energi listrik. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Gubernur, Pekanbaru, Senin (03/11/2025).

Dikatakan, pengelolaan tersebut merupakan arahan dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), daerah harus mampu mempersiapkan persyaratannya.

Gubri Dorong Pengelolaan Sampah di Riau Menjadi Energi Listrik

“Kita kumpul hari ini dalam rangka menangani pengelolaan sampah yang diberikan penugasan oleh negara melalui Danantara untuk dikelola dengan skema pembiayaan. Untuk itu, kita harus mempunyai kesiapan dalam pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL),” ujar Gubri Abdul Wahid.

Dijelaskan, pembangunan fasilitas PSEL merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah secara modern dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan lahan yang memadai untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Menteri LH, bagaimana ini supaya bisa didorong. Oleh karena itu, Menteri LH RI mengirimkan Kepresnya kepada saya kalau bisa dikolaborasikan dengan kabupaten/kota, supaya dapat dikelola,” jelasnya.

Diungkapkan, pengelolaan sampah di Riau akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan daerah sekitar. Yang menjadi fokus kerjasama untuk saat ini yaitu Kota Pekanbaru, Siak, dan Kampar.

“Ini menjadi sampah komunal yang bisa ditampung, ada Siak, Kampar, dan Pekanbaru. Kami pihak provinsi sudah mempunyai lahannya sekitar 40 hektare,” ungkapnya.

Terkait dengan pembiayaan, Gubri Abdul Wahid menerangkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan skema khusus agar pembangunan PSEL tidak membebani keuangan daerah. Melalui Danantara dan BUMN, proyek ini akan berjalan lancar.

“Skema pembiayaan, pembelian listrik oleh PLN sebesar USD 20 cent/kWh. Pemerintah daerah tidak membayar tipping fee dan jaringan listrik menjadi tanggung jawab PT PLN,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa dari sisi kesiapan bahan baku, Riau telah memenuhi persyaratan minimal yang ditetapkan pemerintah pusat. Menurutnya, potensi energi dari sampah di Riau sangat signifikan dan menjadi peluang besar untuk dikembangkan.

“Kalau kita lihat syaratnya itu, pemerintah daerah wajib menjamin pasokan sampah minimal 1.000 ton/hari. Jika berdasarkan data, timbulan sampah di Kota Pekanbaru 1.011 ton per hari, Kabupaten Siak 192 ton per hari, dan Kampar 350 ton per hari. Artinya jika kita berkolaborasi, syarat itu sudah terpenuhi,” ujar Gubri.

“Potensi energi dari sampah sangat signifikan dan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi pengelolaan sampah serta ketahanan energi daerah. Dengan dukungan kebijakan dan kesiapan
infrastruktur, kita bisa mewujudkan PSEL ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Embiyarman, menyebut bahwa pembangunan PSEL akan menjadi langkah konkret. Sehingga, ini dapat mewujudkan pengelolaan sampah yang mempunyai nilai tambah.

“PSEL ini tentu saja menjadi solusi strategis pengelolaan sampah sekaligus penyediaan energi untuk kita. Terlebih kita sudah punya lahannya di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dengan luas kurang lebih 40 hektare, yang merupakan aset milik Pemprov,” tuturnya.

Embiyarman juga menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang menekankan percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Selain itu, ia menambahkan, pengelolaan sampah telah ditetapkan sebagai salah satu program prioritas nasional sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.

“Pendekatan pengelolaan dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir melalui berbagai fasilitas ramah lingkungan. Teknologi yang diterapkan meliputi waste to energy, RDF, biogas, dan komposting skala besar. Jika semua pihak berkolaborasi dengan baik, saya yakin PSEL ini akan menjadi warisan penting bagi masa depan Riau.” pungkasnya.***(adv)

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Riau

Kondisi hujan di Pekanbaru (foto:hasran/doc segmennews)

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Senin, 3 November 2025, secara umum akan berawan hingga cerah berawan, namun potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih cukup tinggi di berbagai wilayah.

Forecaster on duty BMKG Pekanbaru, Deby C, menyampaikan bahwa pada pagi hari kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Riau terpantau cerah hingga cerah berawan.

Berdasarkan hasil pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Siak.

“Sejak pagi, potensi hujan sudah mulai terdeteksi di beberapa wilayah bagian pesisir timur dan tengah Riau,” ujarnya.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca akan didominasi oleh cerah berawan hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu. Deby menjelaskan bahwa hujan tersebut bersifat lokal dan tidak merata.

“Beberapa daerah bisa mengalami hujan singkat, namun ada juga potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Pada malam hari, cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai.

Sementara pada dini hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang di Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.

BMKG Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir pada sore hingga malam hari,” imbau Deby C.

Adapun suhu udara di wilayah Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 48 hingga 95 persen.

Arah angin bertiup dari barat ke barat laut dengan kecepatan antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Sementara itu, kondisi perairan di sekitar Provinsi Riau berada dalam kategori rendah dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Namun, BMKG juga mencatat adanya potensi gelombang sedang dengan ketinggian 1,5 hingga 1,7 meter di perairan Dumai–Bengkalis dan perairan Rokan Hilir.

BMKG mengimbau agar masyarakat dan nelayan berhati-hati serta mengikuti arahan otoritas setempat sebelum beraktivitas di laut.

Berdasarkan pemantauan titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 390 titik panas di wilayah Sumatera. Provinsi Sumatera Barat menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 117 titik, disusul Bengkulu 65 titik, Sumatera Selatan 65 titik, Aceh 36 titik, Sumatera Utara 34 titik, Jambi 27 titik, Kepulauan Riau satu titik, dan Lampung empat titik.

Sementara di Provinsi Riau, BMKG mencatat terdapat 41 titik panas yang tersebar di beberapa wilayah. Titik panas tersebut masing-masing berada di Kabupaten Pelalawan sebanyak dua titik, Kuantan Singingi enam titik, Kampar sembilan titik, Siak tujuh titik, Bengkalis dua titik, Indragiri Hilir empat titik, Indragiri Hulu delapan titik, dan Rokan Hulu tiga titik.

“Jumlah titik panas di Riau masih dalam kategori sedang, namun peningkatan aktivitas hujan di beberapa wilayah diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan,” tutup Deby C.***(mr)

Pemkab Bengkalis Evaluasi Kinerja Uji Kompetensi JPTP

Bengkalis(SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bengkalis melakukan Evaluasi Kinerja Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Uji kompetensi ini dimulai Sabtu 1  s.d Senin 3 November 2025, diikuti sebanyak 32 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

32 JPTP ini diuji langsung Dr. Ahmad Tarmizi Yusa, Dr. H. Syafhendry, Prof. Dr. Sujianto, dan Dodi Haryanto. Kemudian dihadiri juga Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH selaku panitia seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bengkalis Djamaludin menjelaskan, uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama adalah proses penilaian untuk memastikan pejabat memiliki kualifikasi teknis, manajerial, dan sosial kultural yang sesuai dengan standar jabatan.

Tujuannya lanjut Djamaludin, adalah untuk menempatkan pejabat yang tepat di posisi yang tepat (the right man in the right place), mendukung visi misi pemerintahan, serta menjadi dasar pertimbangan untuk mutasi atau promosi jabatan.

“Melalui kegiatan uji kompetensi ini, diharapkan kedepan dapat memberikan salah satu solusi dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis”pungkasnya.

Uji kompetensi ini resmi ditutup, Senin 3 November 2025, di aula Hotel Pantai Marina.***(imam/hm)

Kasus Penganiayaan Pekerja Ojek Online Dihentikan

Kajati Riau, Sutikno, S.H., M.H mengajukan permohonan restorative justice kepada Jam Pidum melalui virtual(foto:penkum kejati riau untuk segmennews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kasus penganiaayan terhadap korban Fuad Azhari ilej 2 orang tersangka dihentikan penuntutannya melalui restorative justice, Senin 3 November 2025.

Dikatakan Kasipenkum Kejati Riau, Zikrullah, penghentian kasus ini disetujui oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Kejaksaan Republik Indonesia setelah diajukan permohonan Restorative Justice oleh Kajati Riau, Sutikno, S.H., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, Kejati Riau mengajukan perkara pencurian untuk diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (keadilan restoratif) yang berasal dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Kasus penganiaayan tersebut bermula saat korban Fuad Azhari pekerja ojek online mengantarkan pesanan makanan untuk Isnawati di Perumahan Griya Surya Abadi Pekanbaru pada 23 Agustus 2025 sekitar pukul 20.30 WIB.

Karena alamat yang dituju tidak sesuai dengan aplikasi dan dikarenakan kondisi mati lampu, korban Fuad Azhari kesulitan untuk menghubungi saksi Isnawati, sekitar 10 menit, setelah pesanan diserahkan kepada saksi Isnawati, terjadi cekcok mulut di jalan depan rumah.

Kemudian mendengar ada keributan, tersangka I Nazira Fitri Als Dani Bin Rusli dan Tersangka II Zulman Als Zul Bin Sice yang berada di depan rumah saksi Isnawati langsung menegur saksi Fuad Azhari, namun korban Fuad Azhari mengatakan agar Para Tersangka untuk tidak ikut campur.

Mendengar hal tersebut para Tersangka emosi lalu Tersangka I Nazira Fitri langsung memegang leher dan memukul kepala bagian kiri korban sebanyak dua kali dan Tersangka II Zulman ikut memukul kepala bagian atas dan punggung sebanyak satu kali.

Akibat pukulan itu, korban mengalami luka memar pada bagian dahi sebagaimana juga tertuang dalam hasil Visum Et Repertum No.: VER/378/VIII/KES.3/2025/RSB, tanggal 24 Agustus 2025, yang ditandatangani oleh Dr. dr. Mohammad Tegar Indrayana, SP.FM (Dokter Spesialis Forensik) dan dr. Yogie Hendi Dwipa (Dokter Pemeriksa) telah melakukan pemeriksaan terhadap Fuad / saksi atas nama JIMMI ANDRA.

Pada pemeriksaan ditemukan luka memar pada dahi akibat kekerasan tumpul.

Cedera tersebut tidak menimbulkan penyakit atau halangan dalam menjalankan pekerjaan, jabatan, atau Pencaharian untuk sementara waktu.

Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru Dr. Silpia Rosalina, S.H., M.H, Kasi Pidum Maruli Tua J Sitanggang, S.H dan Jaksa Fasilitator pada Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Selasa tanggal 28 Oktober 2025, sekira pukul 14.00 WIB, melakukan proses perdamaian bertempat di ”Bilik Damai” Gedung Lembaga Adat Melayu Pekanbaru, dihadiri para tersangka dan korban juga pihak keluarga masing-masing dihadiri oleh jaksa Fmfasilitator, Ketua Adat Melayu Pekanbaru, beserta Tokoh Masyarakat serta Penyidik Polsek Bina Widya.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan sepakat untuk berdamai tanpa syarat.***(ran)

BRK Syariah Ramah Tamah Bersama Nasabah PNS Pra Pensiun dan Purnabakti di Rohil

Rohil(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah dengan menggelar kegiatan ramah tamah bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pra Pensiun dan Purnabakti di Kota Bagansiapiapi.

Acara yang ditaja oleh Divisi Konsumer BRK Syariah bersama BRK Syariah Bagansiapiapi berlangsung di halaman Kantor BPKAD Kabupaten Rokan Hilir, pada Senin (03/11/2025).

Kegiatan diawali dengan senam jantung sehat bersama yang dipandu instruktur, sebagai bentuk ajakan untuk menjaga kesehatan jasmani sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta.

Pemimpin Divisi Konsumer BRK Syariah, Irsyadi Sukri, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata apresiasi bank kepada nasabah loyalnya.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada nasabah loyal yang telah mempercayakan pengelolaan keuangannya kepada BRK Syariah. Kami berharap dukungan dan kepercayaan yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan, mengingat bank ini juga milik Kabupaten Rohil,” kata Irsyadi.

Irsyadi menambahkan banyak produk BRK Syariah yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah ASN Pra Pensiun dan Purnabakti, serta berhati-hati terhadap penipuan yang marak terjadi secara digital baik itu mengatasnamakan BRK Syariah ataupun layanan Ketaspenan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para ASN dapat memanfaatkan Pembiayaan Aneka Guna Pensiun, Pembiayaan Rahn Emas, serta Tabungan Haji dan Umrah kami, yang telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dan perencanaan masa purnabakti. Kami juga mengimbau seluruh nasabah agar selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap modus penipuan melalui SMS atau WhatsApp yang mengatasnamakan BRK Syariah ataupun layanan ketaspenan.”

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Rohil mengucapkan terima kasih kepada BRK Syariah yang sudah menginisiasi kegiatan ini. Kami mendukung penuh setiap program BRK Syariah, dan kami yakin Bank Syariah milik daerah ini senantiasa memberikan kemudahan dan manfaat bagi seluruh nasabah di Rohil,” ujar Jhony Charles.

Berikutnya, acara dilanjutkan dengan sosialisasi produk unggulan untuk ASN Pra Pensiun dan Purnabakti, seperti Pembiayaan Aneka Guna (PAG) Pensiun dan Pra Pensiun, Pembiayaan Rahn Emas, dan Tabungan Haji dan Umrah. Selain informasi produk, Bank juga menyediakan layanan Ketaspenan dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (tekanan darah, gula darah, dan asam urat) yang disambut positif oleh para peserta.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, yang tidak hanya memberikan manfaat informasi dan kesehatan, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan serta perhatian dari BRK Syariah yang selama ini telah menjadi mitra terpercaya mereka.***(rl)

Panas Terik, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Dehidrasi

Kondisi cuaca panas terik di Pekanbaru, Jum’at 31 Oktober 2025 (foto:hasran/segmennews)

Pekanbau(SegmnNews.com)- Cuaca panas terik kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Jumat (31/10/2025). Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, suhu udara hari ini diperkirakan dapat mencapai 36 derajat Celsius.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna mengatakan, kondisi cuaca panas yang terjadi sejak pagi disertai suhu yang tinggi diimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi dehidrasi dan kebakaran lahan.

Kondidi sejak pagi hari cuaca di Riau umumnya cerah panas hingga cerah berawan.

Kondisi ini berlanjut hingga siang dan sore hari, sementara pada malam hingga dini hari, udara cenderung kabur dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah.

“Hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru,” ujar Yasir.

Meskipun hujan berpotensi turun di sejumlah daerah, peringatan dini cuaca ekstrem nihil. BMKG mencatat, kelembapan udara berada pada kisaran 40 hingga 95 persen, dengan kecepatan angin berkisar 10 hingga 40 km/jam yang bertiup dari arah selatan ke barat laut.

Selain itu, prakiraan tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau juga masih tergolong aman, yakni 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.***(rn)

Sempat Terdengar Dentuman, Ini Hasil Pemeriksaan Jembatan Siak II

Sempat Terdengar Dentuman, Ini Hasil Pemeriksaan Jembatan Siak II

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Menindaklanjuti adanya laporan warga terkait terdengarnya suara dentuman pada Jembatan Siak II, di Jalan Lintas Sumatera di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Tim dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau langsung turun untuk melakukan pengecekan.

Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut pihaknya langsung menurunkan tim kelokasi. Tim tersebut langsung melakukan pengecekan secara visual terhadap kondisi jembatan tersebut.

“Tim sudah turun langsung melihat kondisi jembatan secara visual. Hasil pengecekan tidak ditemukan kerusakan pada struktur jembatan,” katanya, Kamis.

Namun demikian, untuk memastikan kondisi jembatan secara pasti. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih detail terhadap bangunan atas maupun bangunan bawah jembatan.

“Hasil pemeriksaan akan segera ditindak lanjuti atau dilakukan perbaikan sekiranya ada bagian-bagian jembatan yang perlu penanganan,” sebutnya.

Untuk diketahui, masyarakat sempat dibuat heboh dengan beredarnya sebuah video viral di media sosial memperlihatkan detik-detik kepanikan para pengendara akibat terdengarnya suara dentuman keras dari arah struktur jembatan Siak II pada Senin (27/10) malam. Dalam rekaman berdurasi sekitar 30 detik itu, tampak deretan kendaraan roda empat hingga truk besar berhenti di atas jembatan.

Beberapa saat kemudian, terdengar tiga kali ledakan keras yang diduga berasal dari bagian bawah jembatan. Dentuman tersebut sontak membuat para pengemudi panik dan membunyikan klakson secara bersamaan, memperingatkan kendaraan di belakang untuk segera bergerak.

Situasi tegang itu berlangsung singkat, namun cukup untuk menimbulkan gelombang kepanikan di tengah padatnya arus lalu lintas malam itu. Sejumlah pengendara terlihat mempercepat laju kendaraan, sementara lainnya memilih melambat karena takut terjadi sesuatu pada jembatan.***(mr)

Kasus ISPA dan ILI Meningkat di Bengkalis

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, SKM, MPH

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Influenza Like Illness (ILI) yang dilaporkan mengalami peningkatan signifikan dalam tiga pekan terakhir.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Bengkalis, Ermanto, SKM, MKM, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, SKM, MPH, Kamis (30/10/25).

Menurut Irawadi, berdasarkan laporan dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, kasus ISPA mencapai 288 kasus, sementara ILI dilaporkan sebanyak 85 kasus. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya, sehingga diperlukan langkah cepat untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

“Memang ada peningkatan dan bukan hanya di Bengkalis saja. Karena ini virus dan cepat bermutasi namun tingkat kematian sangat rendah. Kita mengimbau masyarakat untuk meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Caranya dengan mencuci tangan secara teratur, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak dengan penderita, menggunakan masker terutama di tempat berventilasi buruk, serta menutup mulut ketika batuk atau bersin,” ujar Irawadi.

Ia juga menambahkan, masyarakat diimbau untuk mengatur pola makan sehat, menghindari kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang belum bersih, serta melakukan vaksinasi influenza bila diperlukan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan Lansia.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Bengkalis telah melayangkan surat edaran kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit di wilayah Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi lonjakan kasus.

“Kami juga telah menyurati Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama agar meneruskan imbauan ini ke sekolah-sekolah dan madrasah di bawah naungan mereka. Tujuannya agar pencegahan dilakukan sejak dini di lingkungan pendidikan,” jelasnya.

Dinkes Bengkalis berharap masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan agar penularan penyakit ISPA dan ILI dapat ditekan.***(imam/hm)

Senyum Warga Karangasem Demak Menyambut Terang Baru di HLN ke-80

Senyum Warga Karangasem Demak Menyambut Terang Baru di HLN ke-80

Demak(SegmenNews.com)- Siang itu, suasana di Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terasa penuh haru. Senyum mengembang di wajah warga saat satu per satu rumah mulai tersambung listrik. Bagi mereka, cahaya yang hadir bukan sekadar penerangan, melainkan simbol harapan dan perubahan yang dibawa PT PLN (Persero) melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan.”

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, sekaligus wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebanyak sepuluh rumah tangga penerima manfaat, yang mayoritas berprofesi sebagai petani, sebelumnya masih menumpang sambungan listrik dari tetangga. Kini, mereka dapat menikmati listrik secara mandiri dan legal berkat dukungan program tersebut.

Salah satu penerima manfaat, Kuzaemah, mengungkapkan rasa syukurnya saat rumahnya memiliki sambungan listrik sendiri, kini ia dan keluarga dapat beraktivitas lebih nyaman dan produktif.

“_Alhamdulillah_, sekarang rumah saya terang. Terima kasih PLN, semoga berkah untuk semuanya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Camat Sayung, Sukarman menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN yang terus membantu masyarakat memperoleh akses listrik mandiri. Hadirnya energi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah membantu masyarakat kami mendapatkan sambungan listrik gratis. Kini mereka bisa menikmati listrik dengan aman dan legal. Ini bukan hanya bantuan, tetapi bukti nyata perhatian kepada masyarakat kecil,” ungkapnya saat penyalaan sambungan listrik gratis di Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Kamis (23/10).

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa kehadiran listrik merupakan fondasi penting bagi pemerataan pembangunan, penggerak roda perekonomian, serta peningkatan kualitas pendidikan.

“Seperti pepatah Jawa mengatakan _saka pepadhang bakal tuwuh pangarep-arep_, dari cahaya akan tumbuh harapan. Melalui program ini, PLN berkomitmen memastikan setiap rumah tangga di seluruh tanah air bisa menikmati manfaat listrik. Ketika listrik hadir, kehidupan akan menjadi lebih mudah, anak-anak bisa belajar dengan terang, dan usaha kecil bisa berkembang,” jelas Arsyadany.

Lebih lanjut, Arsyadany menjelaskan bahwa program ini menjadi jembatan antara ketersediaan listrik dan kemampuan masyarakat. Meskipun jaringan listrik telah tersedia hingga depan rumah, sebagian warga belum mampu melakukan penyambungan mandiri.

Melalui “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, PLN berupaya menutup kesenjangan tersebut dengan menghadirkan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera. Program ini menyasar lebih dari 8.000 rumah tangga di seluruh Indonesia.

“Semoga dengan nyalanya listrik di rumah-rumah mereka, kehidupan menjadi lebih mudah dan masa depan keluarga makin terang,” ujar Arsyadany.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi menambahkan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan energi untuk semua, tanpa terkecuali.

“Melalui program bertajuk ‘Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan’, kami ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang hidup tanpa akses listrik. Setiap rumah yang tersambung berarti membuka peluang baru bagi kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.***(rl)

Silaturahmi Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyambut kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Sutikno. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (29/10/2025).

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Dikatakan, Kajati Riau Sutikno bahwa kunjungan ini merupakan bentuk jalinan komunikasi sekaligus perkenalan dirinya sebagai pimpinan baru di Kejaksaan Tinggi Riau. Ia menambahkan, pentingnya kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

“Ini saya sebagai pimpinan baru Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, sudah seharusnya permisi dulu dengan pemilik wilayah yaitu Pak Gubernur. Setelah ini kami juga akan ke Forkopimda, tokoh-tokoh yang ada di sini, dan mungkin juga ke tempat perguruan tinggi,” ujar Kajati Riau Sutikno.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Dijelaskan, Kejaksaan Tinggi Riau siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, kerjasama lintas instansi ini dapat memaksimalkan tupoksi kejasaan serta memberikan kontribusi positif, baik bagi daerah maupun nasional.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

“Banyak yang saya sampaikan kepada Pak Gubernur, kita bisa berkolaborasi mendukung kegiatan-kegiatan pelaksanaan pemerintahan yang dilaksanakan di Provinsi Riau. Kami tadi sudah minta dukungan juga untuk melakukan kegiatan tupoksi kami, supaya Kejaksaan Tinggi Riau ini bisa memberikan kontribusi yang positif, baik terhadap wilayah Provinsi Riau maupun nasional pada umumnya,” jelasnya.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Sementara itu, Gubernur Abdul Wahid menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan niat baik Kajati Riau dalam memperkuat sinergi. Ia menuturkan bahwa kehadiran Kajati sebagai bagian dari Forkopimda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah dan memastikan iklim pembangunan berjalan lancar.

“Ya, Pak Kajati ini kan beliau baru masuk di sini, beliau silaturahmi dengan kami, banyak hal yang disampaikan tadi dalam rangka bersinergi membangun Riau. Karena beliau ini adalah salah satu anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, beliau bertanggung jawab juga bagaimana daerah ini kondusif,” tutur Gubri Abdul Wahid.

Diungkapkan, suasana daerah yang aman kondusif menjadi kunci bagi tumbuhnya investasi dan keberlanjutan pembangunan. Oleh karena itu, kerja sama antara Pemprov Riau bersama Kejati Riau diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung kemajuan ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat.

“Karena kalau kondusif daerah ini tentu peluang-peluang investasi, pembangunan, segala macamnya pasti berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Gubernur Abdul Wahid memberikan pantun sebagai bentuk sambutan hangat kepada Kajati Sutikno. “Kalau Tuan pergi ke kota baru, jangan lupa membeli getah. Kalau ini Pak Kajati baru datang di Pekanbaru, semoga beliau tambah betah.” pungkas Gubri Abdul Wahid dengan ramah.***(Galeri)