Beranda blog Halaman 43

Pemkab Siak Raih Penghargaan UHC

Pemkab Siak Raih Penghargaan UHC

Siak(SegmenNews.com)- Kabupaten Siak meraih Piagam Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, kepada Bupati Siak Afni di Halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (17/11/2025).

Siak dinilai berhasil mencapai cakupan jaminan kesehatan semesta dengan Persentase Kepesertaan sebesar 98,87 persen dan Persentase Keaktifan peserta mencapai 82,25 persen.

Capaian ini menunjukkan, berkat komitmen pemkab Siak dalam mendukung UHC atau cakupan Kesehatan Semesta. Sebagian besar masyarakat Siak telah terlindungi dalam program jaminan kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Siak menerima penghargaan UHC pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2025. Ini tidak lepas dari kerja keras bersama. Semoga prestasi ini mendorong kita untuk terus memperbaiki pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Afni.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi gambaran nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang merata dan mudah diakses.

“UHC ini adalah komitmen kita kepada masyarakat dalam mendukung kesehatan masyarakat. Dengan persentase kepesertaan 98,87 persen dan keaktifan 82,25 persen, ke depan akan terus kita tingkatkan agar pelayanan kesehatan semakin baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tutupnya.***(vil/hm)

Bupati Bersama Polres Rohul Tanam Pohon di Komplek Pematang Baih

Rohul(SegmenNews.com)- Sempena pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-25 tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan dilaksanakannya aksi penanaman pohon yang ditaja oleh Polres Rohul di Komplek Pematang Baih, Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini digelar sesaat setelah Pawai Ta’aruf yang dibuka secara langsung oleh Bupati Rokan Hulu. Aksi penanaman pohon tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dan kepolisian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menghijaukan kawasan yang selama ini menjadi salah satu destinasi masyarakat.

Penanaman dilakukan untuk mengasrikan area sekitar Pematang Baih, sehingga ke depan dapat menjadi ruang hijau yang nyaman bagi warga yang berkunjung.

Bupati Rohul Anton ST MM, Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti SH MM, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, serta jajaran Polres Rohul tampak hadir dan ikut menanam pohon dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran para pimpinan daerah ini sekaligus menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pelestarian lingkungan di Negeri Seribu Suluk.

Adapun jenis tanaman yang ditanam adalah pohon buah kelengkeng, atau yang lebih dikenal masyarakat Rokan Hulu dengan sebutan Mata Kucing.

Pemilihan tanaman tersebut diharapkan tidak hanya memberikan keteduhan, tetapi juga menghasilkan buah yang nantinya dapat dinikmati masyarakat. Kegiatan penanaman pohon ini menjadi pelengkap rangkaian pembukaan MTQ XXV, menghadirkan nuansa religius sekaligus kepedulian terhadap alam.

Semangat menjaga lingkungan berjalan seiring dengan semangat memuliakan Al-Qur’an, menjadikan MTQ tahun ini lebih bermakna bagi masyarakat Rokan Hulu.***(mr)

Cuaca Ekstrim Masih Mendominasi di Wilayah Riau

Cuaca panas di Pekanbaru(foto:doc segmennews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau memprakirakan cuaca di wilayah Riau pada Selasa (18/11/2025) masih didominasi kondisi berawan dengan peluang hujan yang bersifat sporadis di berbagai daerah.

Forecaster on duty, Anggun R, menyampaikan bahwa hujan ringan hingga sedang dapat terjadi sejak pagi dan berlanjut hingga malam serta dini hari.

Pada pagi hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Berdasarkan citra radar, hujan dengan intensitas ringan terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca tetap cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan bersifat tidak merata diprakirakan turun di beberapa daerah.

“Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang bersifat sporadis berpeluang terjadi di Kepulauan Meranti, Bengkalis, Kota Dumai, dan Indragiri Hilir,” ujar Anggun.

Pada malam hari, potensi hujan semakin meluas. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Kota Dumai, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Kondisi ini dapat bertahan dalam beberapa jam.

Pada dini hari, cuaca kembali berada pada kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun, peluang hujan tetap muncul. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan turun di sebagian wilayah Kota Dumai, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terutama di wilayah Kota Dumai, Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Indragiri Hilir pada malam dan dini hari,” jelas Anggun.

Suhu udara hari ini berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi, mencapai 58 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah barat menuju utara dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Di wilayah perairan Riau, tinggi gelombang laut masih tergolong rendah, yakni sekitar 0,5 hingga 1,25 meter.

Sementara itu, hasil pemantauan titik panas atau hotspot pada pukul 23.00 WIB menunjukkan total 11 titik panas terdeteksi di Sumatera. Rincian sebarannya meliputi Aceh tiga titik, Sumatera Selatan enam titik, Bangka Belitung satu titik, serta satu titik panas di Riau yang terpantau di Kabupaten Siak.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat pada malam hingga dini hari yang dapat menimbulkan genangan maupun gangguan aktivitas.

“Masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi lingkungan mengingat masih terpantau titik panas di wilayah Riau,” imbaunya.***(mr)

Tanggapi Laporan 112, Damkar Bergerak Cepat Tangkap Biawak

Tanggapi Laporan 112, Damkar Bergerak Cepat Tangkap Biawak

Bengkalis(SegmenNews.com)- Petugas Damkar Kabupaten Bengkalis kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan masyarakat.

Melalui layanan panggilan darurat 112, warga yang bernama Nurul melaporkan kemunculan seekor biawak berukuran cukup besar yang memasuki kawasan pemukiman pada Selasa, 18 November 2025 di Jalan Ahmad Yani Bengkalis.

Menerima laporan tersebut, tim Damkar Regu 01 langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan dengan peralatan keselamatan. Proses penangkapan berlangsung hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun hewan tersebut.

Kepala Damkar Bengkalis melalui ketua Regu 01 Fauzi menyebutkan bahwa laporan terkait satwa liar cukup sering diterima, terutama biawak yang kerap muncul setelah hujan atau saat mencari makan.

Kami selalu siap merespons setiap laporan masyarakat, khususnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga,” ujarnya.

Biawak yang berhasil ditangkap kemudian dievakuasi ke lokasi aman jauh dari pemukiman.

“Melalui kejadian ini, Damkar Bengkalis kembali mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi 112 jika menemukan situasi darurat atau kondisi yang membutuhkan penanganan petugas.***(imam/hm)

Perkara Dugaan Persaingan Usaha Tidak Sehat Penjualan AC AUX Siap Disidangkan

Foto int

Jakarta(SegmenNews.com)- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (“KPPU”) telah selesai melakukan proses pemberkasan atas dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam penjualan pendingin udara (air conditioner) merek AUX yang melibatkan beberapa pelaku usaha asing.

Saat ini kasus tersebut telah siap masuk ke tahap Sidang Majelis Komisi. Peningkatan status tersebut ditetapkan dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada 12 November 2025 di Jakarta.

Kasus ini melibatkan beberapa Terlapor, yakni Ningbo AUX Electric Co., Ltd (“AUX
Electric”), Ningbo AUX IMP. & EXP. Co., Ltd (AUX Exim), dan PT. Teknologi Cipta Harapan Semesta (“TCHS”). AUX Electic, perusahaan bagian dari AUX Group (konglomerat global asal Tiongkok yang berdiri sejak 1986) bergerak di bidang pengembangan, produksi, dan penjualan sistem HVAC (termasuk AC sentral dan unit pemulih panas/ventilator).

AUX Exim, juga merupakan anak usaha AUX Group, bertanggung jawab atas ekspor-impor produk grup, terutama AC, heat pump, serta perangkat pendukung HVAC.

Sementara, TCHS bergerak dalam distribusi dan manufaktur sistempendingin (air conditioning), yang saat ini merupakan distributor eksklusif satu-satunya sistem pendingin AUX Air Conditioning di Indonesia.

Dugaan pelanggaran bermula dari perilaku AUX Electric dan AUX Exim yang memutus
secara sepihak kerja sama penjualan/distribusi dengan PT Berkat Elektrik Sejati Tangguh (PT BEST) yang telah terjalin selama 20 tahun silam padahal selama bertahun-tahun tersebut, PT BEST tersebut telah berupaya memperkenalkan dan mengembangkan pemasaran produk
pendingin udara (AC) merek AUX hingga dapat diterima oleh konsumen di Indonesia.

Pemutusan hubungan kerja sama sepihak tersebut terjadi tahun 2024, setelah melalui serangkaian hambatan kegiatan usaha yang dialami oleh PT BEST yang pada akhirnya mematikan usaha PT BEST dalam melakukan penjualan produk pendingin udara (AC) merek AUX di Indonesia.

Selanjutnya, dalam rangka menjaga keberlanjutan penjualan distribusinya, AUX Grup bekerja sama dengan perusahaan baru bernama PT Teknologi Cipta Harapan Semesta (“TCHS”).

Atas dasar rangkaian peristiwa dan perilaku tersebut maka KPPU telah mendapatkan alat bukti yang cukup dan layak telah terjadinya dugaan pelanggaran Undang-Undang No. 5 Tahun 1999, terkait hambatan kegiatan usaha yang dialami PT BEST oleh AUX Electric, AUX Exim dan TCHS dalam penjualan dan distribusi produk pendingin udara (AC) merek AUX.

Pada proses selanjutnya, melalui pemeriksaan oleh Sidang Majelis Komisi, pihak Investigator dan para Terlapor akan dipertemukan dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan dugaan, tanggapan, dan saksi maupun ahli yang berkaitan dengan dugaan tersebut di hadapan Majelis Komisi.

Jika terbukti, para Terlapor dapat dikenakan denda hingga 50% (lima puluh persen) dari keuntungan bersih yang diperoleh atau 10% (sepuluh persen) dari total penjualan, pada pasar bersangkutan selama kurun waktu terjadinya pelanggaran.***(rl)

Bapemperda DPRD Riau Rapat Terkait Ranperda RTRW Bersama Kemenhut

Jakarta(SegmenNews.com)- Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Riau melaksanakan kunjungan konsultasi ke Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Selasa (18/11/2025). Kunjungan ini terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau Tahun 2024-2045.

Kunjungan ini diikuti Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Riau , Sunaryo, serta dihadiri Anggota Bapemperda DPRD Provinsi Riau, yakni Ma’mun Solikhin, Edi Basri, dan Evi Juliana. Turut hadir mendampingi, Tenaga Ahli Bapemperda DPRD Provinsi Riau Fendry Jaswir, perwakilan Dinas PUPR Provinsi Riau, Iwan dan Ade.

Rombongan DPRD Provinsi diterima oleh jajaran Direktorat di Kementerian Kehutanan, antara lain Direktur Rencana, Perubahan Kawasan Hutan dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan Beni Raharjo, serta pejabat lainnya seperti Doni, dan Fidelia B. Galle.

Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Riau, Sunaryo menyebutkan, kunjungan ini bertujuan memperoleh informasi langsung sekaligus melakukan audiensi mengenai percepatan penyelesaian tumpang tindih hak atas tanah di wilayah Provinsi Riau.

”Pembahasan Ranperda RTRW ini merupakan pekerjaan lanjutan dari Panitia Khusus yang telah bekerja sejak tahun 2024. Ketika kami mengajukan permohonan persetujuan substansi ke ATR, berkas dikembalikan dengan catatan masih adanya permasalahan tumpang tindih hak atas tanah yang harus diselesaikan. Pada tahun 2018 masalah serupa tidak muncul, namun saat ini menjadi catatan serius. Gubernur meminta DPRD untuk membantu menyelesaikan persoalan ini, sehingga kami mengundang seluruh kepala kantor pertanahan se-Riau, pemerintah kabupaten/kota, serta menerima aspirasi masyarakat,” jelas Sunaryo.

Dari hasil inventarisasi, ditemukan proses tumpang tindih lahan seluas 557.153 hektare, sedangkan usulan dari Pemerintah Provinsi Riau mencapai 1.359 hektare. Menurut Sunaryo, penyelesaian masalah ini membutuhkan dukungan seluruh pihak termasuk kementerian terkait.

Anggota Bapemperda DPRD Provinsi Riau, Edi Basri menambahkan, bahwa persoalan tumpang tindih terus berkembang dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Evi Juliana menyoroti banyaknya temuan tumpang tindih lahan perkebunan masyarakat, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu.

Anggota Bapemperda lainnya, Mamun Solikhin, turut menekankan bahwa konflik agraria di Riau semakin terbuka dan membutuhkan perhatian pemerintah pusat.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Kehutanan, Galle menyampaikan sejumlah masukan teknis. Direktorat menyarankan agar proses verifikasi data dilakukan secara langsung di lapangan dan segera disampaikan ke kementerian untuk ditindaklanjuti. Mereka juga menegaskan bahwa penyelesaian dapat dilakukan meskipun proses revisi RTRW masih berjalan, mengingat sifatnya yang parsial dan mendesak. (adv)

Pimpin Upacara HKN, Plt Gubri Komitmen Bangun Generasi Sehat

Pimpin Upacara HKN, Plt Gubri Serukan Wujudkan Masyarakat Sehat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk membangun generasi sehat sebagai fondasi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pimpin Upacara HKN, Plt Gubri Serukan Wujudkan Masyarakat Sehat

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto saat menjadi inspektur upacara peringatan HKN di Halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (17/11) menjelaskan bahwa HKN bukan hanya perayaan, namun pengingat bahwa kesehatan adalah fondasi masa depan sesuai dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

Pimpin Upacara HKN, Plt Gubri Serukan Wujudkan Masyarakat Sehat

“Ada 84 juta anak Indonesia yang akan menjadi penentu Indonesia Emas 2045, dan 29 tahun bukan waktu yang panjang. Karena itu, hari ini bukan hanya perayaan tapi pengingat bahwa kesehatan adalah fondasi masa depan bangsa,” ujarnya.

Pimpin Upacara HKN, Plt Gubri Serukan Wujudkan Masyarakat Sehat

Plt. Gubernur juga menyampaikan bahwa transformasi kesehatan yang sudah berlangsung empat tahun membawa perubahan signifikan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Hingga saat ini, tercatat 52 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

Pimpin Upacara HKN, Plt Gubri Serukan Wujudkan Masyarakat Sehat

Di sisi lain, pembangunan dan peningkatan fasilitas rumah sakit terus dilaksanakan. Tentunya guna meningkatkan layanan kesehatan berkualitas agar semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

Oplus_131072

Plt Gubri sampaikan, angka prevalensi stunting di Indonesia berhasil turun menjadi 19,8 persen, untuk pertama kalinya berada di bawah angka 20 persen. Selain itu, sebanyak 98 persen JKN juga telah menjangkau masyarakat yang berarti kesehatan masyarakat terlindungi.

“Ini adalah bukti saat tenaga kesehatan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat bergerak semua maka perubahan besar bisa terjadi,” ungkap Hariyanto.

Perjalanan menuju Indonesia Sehat memang masih panjang. Namun, ia yakin bahwa arah yang dituju sudah benar dalam membuat sistem ketahanan negara lewat kesehatan.

“Mari jadikan HKN sebagai momentum perkuat komitmen kita semua, dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Dari masyarakat sehat, lahir masyarakat hebat,” ajaknya.***(galeri)

Urgensi Komisi III DPR Membentuk Panja Reformasi Kepolisian, Kejaksaan dan Peradilan menuai kritik

Jakarta(SegmenNews.com)– Beberapa waktu lalu Komisi III DPR berencana membentuk Panja Reformasi Kepolisian, Kejaksaan, dan Peradilan. Langkah ini menuai kritik, terutama karena publik mempertanyakan urgensinya. Banyak pihak menilai seharusnya DPR lebih dulu membentuk Panja Reformasi DPR sendiri sebagaimana tuntutan rakyat pada akhir Agustus lalu.

Menanggapi hal tersebut, tim media mewawancarai Barita Simanjuntak, pengamat Kejaksaan sekaligus mantan Ketua Komisi Kejaksaan 2019–2024 yang kini sebagai Ketua Tim Ahli Jaksa Agung RI. Barita menyampaikan dengan tegas bahwa khusus untuk Kejaksaan, jika ingin jujur dan objektif, langkah pembentukan Panja oleh Komisi III sebenarnya tidak perlu bahkan kontraproduktif.

Barita menguraikan sejumlah alasan terkait hal tersebut. Pertama, hasil survei dari lembaga-lembaga kredibel seperti LSI, Indikator, dan Litbang Kompas menunjukkan secara signifikan bahwa Kejaksaan mendapatkan penilaian baik dan menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya dibanding lembaga lainnya. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan sesaat, melainkan telah konstan dan permanen selama sedikitnya lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Burhanuddin.

Kedua, Barita menekankan bahwa Kejaksaan tidak hanya kuat di ranah penyidikan, penuntutan, dan eksekusi. Kejaksaan juga mencatat capaian tertinggi dalam pengembalian kerugian negara, pemulihan aset negara, pengembalian aset negara, serta pendampingan sebagai Pengacara Negara.

Ketiga, Barita menyebut Kejaksaan melalui Jaksa Agung Burhanuddin merupakan lembaga yang paling banyak memperoleh penghargaan prestisius dari berbagai pihak, mulai dari Asosiasi Jaksa Internasional, Detik, CNN, hingga banyak NGO bereputasi baik.

Keempat, dalam aspek manajemen risiko dan tata kelola (GCG), Kejaksaan juga meraih pengakuan dari berbagai lembaga independen seperti BPKP, BKN, LAN, dan lainnya.

Kelima, puluhan apresiasi juga diberikan oleh lembaga negara, baik pusat maupun daerah, yang aset, piutang, dan kekayaan daerahnya berhasil dipulihkan oleh Kejaksaan dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Menurut Barita, fakta-fakta objektif tersebut seharusnya menjadi dasar pertimbangan. “Kan jadi aneh lembaga yang paling dipercaya publik kok malah dievaluasi, Lembaga yang tingkat kepercayaan publiknya rendah,” ujarnya.

Barita menegaskan bahwa jika mengacu pada hasil survei, yang justru perlu dirumuskan oleh Komisi III adalah penguatan fungsi Kejaksaan. Ia mengingatkan bahwa fungsi pengawasan sudah ada mekanismenya melalui Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Aspirasi publik yang tercermin dari hasil survei justru menginginkan penguatan fungsi Kejaksaan dalam RUU KUHAP. Maka, menurut Barita, apabila Komisi III ingin responsif terhadap amanat rakyat, hal inilah yang perlu ditindaklanjuti.

Ia menambahkan, sangat disayangkan jika kesempatan ini tidak bisa diakomodasi dan diartikulasikan dengan baik oleh Komisi III DPR. Barita mendorong agar langkah strategis yang progresif disusun melalui regulasi yang memberikan dukungan signifikan bagi penegakan hukum, terutama dalam tindak pidana korupsi, perampasan aset, dan pemulihan kerugian negara, sekaligus sebagai bentuk dukungan bagi eksekutif yang saat ini sangat gencar memberantas korupsi.***(rl)

Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 Dimulai

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2025 di Halaman Mapolres Bengkalis, Senin 17 November 2025.

Pelaksanaan apel tersebut menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan jajaran kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang akhir tahun.

Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dan digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Tahun ini, operasi mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, humanis, serta penegakan hukum berbasis elektronik, baik static maupun mobile melalui sistem E-TLE.

Dalam sambutannya, Johansyah Syafri, menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis atas kesiapan jajaran Polres Bengkalis. Ia berharap pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal serta memberi dampak nyata bagi peningkatan keselamatan masyarakat.

“Semoga pelaksanaan operasi ini mampu meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan di Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Ia juga mendoakan seluruh personel yang bertugas agar senantiasa diberikan perlindungan oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas dan pengabdian terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Bengkalis, AKP Nurman, dalam amanatnya menyampaikan bahwa pada Operasi Zebra Tahun 2024, tercatat satu kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat satu orang. Sedangkan jumlah tindakan pelanggaran lalu lintas yang ditindak mencapai 1.996 kasus. Melalui Operasi Zebra 2025, pihaknya menargetkan angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Pada tahun ini, penegakan hukum lalu lintas difokuskan pada tujuh prioritas pelanggaran, yaitu: penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, perboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk keselamatan, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan.

Penerapan prioritas tersebut diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang biasanya meningkat menjelang akhir tahun.

AKP Nurman, juga menegaskan agar seluruh personel mengutamakan keselamatan serta menghindari tindakan kontra produktif, termasuk pungutan liar. Ia mengingatkan pentingnya sikap humanis dan simpatik selama bertugas agar pelaksanaan operasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan keluhan masyarakat.

Pada Operasi Zebra 2025, Polres Bengkalis menurunkan 67 personel. Keterlibatan puluhan personel tersebut difokuskan pada upaya menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas, serta meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Selain itu, penguatan layanan publik berbasis teknologi juga terus dilakukan agar penegakan hukum berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Tampak hadir pada apel tersebut, Dandim 0303/Bengkalis yang diwakili Kasdim Mayor Inf Suratno, Kejari Bengkalis diwakili Kasubsi I Bid Intelijen James Naibaho, Kasatlantas Polres Bengkalis AKP Vino Lestari, serta para Pejabat Utama Polres Bengkalis.

Tahun ini, Operasi Zebra mengangkat tema:
“Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025″.**(imam/hm)

Pemprov Riau–IMT-GT Mantapkan Kolaborasi Percepatan Roro Dumai–Melaka

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima kunjungan dari delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) untuk membahas kerja sama ekonomi, transportasi, dan perdagangan di wilayah Riau.

Dalam pertemuan di kantor Gubernur Riau, Senin (17/11/2025) tersebut, IMT-GT dan Pemprov Riau menekankan pentingnya kerja sama yang saling menguntungkan dan kompetitif di bidang ekonomi.

Amri Bukhari Bakhtiar, Direktur Centre for IMT-GT Subregional Cooperation (CIMT) bersama dengan tim memaparkan berbagai potensi pengembangan produk dan transportasi, termasuk proyek Roro Dumai-Melaka. Dimana, hal tersebut diyakini dapat meningkatkan konektivitas dan perdagangan regional.

Sementara itu, Asisten III Setdaprov Riau Job Kurniawan mengatakan, IMT-GT bermaksud mengingatkan bagaimana Indonesia dan Malaysia bisa bekerja sama dan berdaya saing. Baik dari sisi ekonomi, maupun sektor-sektor lainnya yang terkena efek dari Roro Dumai-Melaka.

“IMT-GT mengingatkan bagaimana kita sama-sama bisa berdaya saing di sisi ekonomi. Kemarin, IMT-GT sudah memfasilitasi bagaimana mengembangkan produk atau transportasi yang bisa dikembangkan, salah satunya Roro Dumai-Melaka,” ujar Job Kurniawan.

Asisten III juga berharap, hal-hal yang bisa didukung semakin banyak untuk meningkatkan daya saing bersama, baik dari sektor ekonomi, transportasi, maupun pariwisata. Sehingga, nantinya bisa dimanfaatkan oleh seluruh pelaku bisnis di Indonesia, terutama di Riau.

“Mudah-mudahan hal yang bisa kita support semakin banyak untuk meningkatkan daya saing kita bersama, baik dari sisi ekonomi seperti pertanian, transportasi, pariwisata, dan lainnya,” harapnya.

Pemprov Riau menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan terwujudnya proyek Roro Dumai-Melaka. Selain itu, pemerintah juga membahas potensi perdagangan barang dari Indonesia ke Malaysia, ke Thailand, maupun sebaliknya, agar jalur transportasi ini bisa menjadi sarana perdagangan yang menguntungkan.

Dengan terwujudnya jalur Roro Dumai-Melaka, diharapkan Riau akan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar, memperkuat konektivitas regional, dan membuka peluang baru bagi para pelaku usaha lokal. Ini merupakan kesempatan besar bagi perusahaan Indonesia sekaligus mendorong kemakmuran daerah, khususnya Kota Dumai dan Riau secara keseluruhan.***(mr)