Beranda blog Halaman 45

Pemprov Riau Raih Penghargaan Nasional di Ajang Anugerah Media Humas 2025

Pemprov Riau Raih Penghargaan Nasional di Ajang Anugerah Media Humas 2025

Jakarta(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik dengan meraih penghargaan bergengsi pada ajang Anugerah Media Humas (AMH) Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas kinerja kehumasan daerah.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Teza Darsa pada acara puncak Anugerah Media Humas (AMH) 2025 diselenggarakan di Jakarta pada Rabu malam (12/11/2025).

Pemprov Riau berhasil meraih predikat Terbaik III dalam kategori Siaran Pers Media Online yang diperuntukkan bagi pemerintah provinsi/kabupaten/kota. Prestasi ini menempatkan Riau sejajar dengan pemerintah daerah lain yang unggul dalam pengelolaan informasi digital.

“Kami bersyukur atas pengakuan ini. Penghargaan Terbaik III untuk kategori Siaran Pers Media Online ini adalah motivasi besar bagi kami di Diskominfotik Riau untuk terus meningkatkan kualitas konten dan distribusi informasi publik,” ujar Teza Darsa setelah menerima penghargaan.

Ia menambahkan, perolehan ini menjadi dorongan bagi Pemprov Riau untuk memastikan bahwa setiap informasi pembangunan dan kebijakan dapat tersampaikan secara efektif, akurat, dan transparan kepada masyarakat Riau.

Dalam kategori yang sama, Pemprov Riau berada di bawah Pemerintah Kabupaten Bantul yang meraih predikat Terbaik II. Sementara itu, posisi Terbaik I berhasil ditempati oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kehumasan di instansi pemerintah. Beliau menekankan pentingnya komitmen ini untuk memperkuat komunikasi publik.

“Kami mengapresiasi tinggi. Dengan semangat kolaboratif dan dengan kreatifitas yang tinggi, insan kehumasan telah mengkomunikasikan kerja dari pemerintah sebagai bentuk laporan dan akuntabilitas kepada rakyat,” katanya.

“Komunikasi publik bukan sekadar tugas pelengkap dari birokrasi, tapi menjadi bagian penting denyut nadi pembangunan nasional,” imbuhnya.

Meutya Hafid mengatakan, bahwa tema AMH 2025 “Kolaborasi Humas Satu Suara untuk Indonesia Maju”, sangat relevan dengan situasi saat ini. Hal ini mengingat arus informasi bergerak secepat kilat.

“Tantangan terbesar bukan lagi menyebarkan informasi tapi bagaimana membangun narasi yang substansial kontekstual dan juga impecfull atau menggerakkan.

Oleh karena itu Asta Cita yang dicanangkan Bapak Presiden tentu sangat dibutuhkan dukungan penuh dari fungsi kehumasan yang kita masing-masing jalani dan di sinilah kekuatan satu suara tadi,” ucapnya.

Diketahui, AMH ini merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Ajang kompetisi ini untuk lembaga kehumasan, baik di tingkat kementerian/lembaga, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, maupun pemerintah daerah.

Agenda tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehumasan dalam menyampaikan informasi kepada publik secara efektif. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong inovasi dalam tata kelola komunikasi publik.

AMH 2025 menyelenggarakan beberapa kategori penghargaan tahun ini, di antaranya adalah media sosial, website, dan kampanye komunikasi publik. Selain itu, kategori penerbitan media internal dan media audiovisual juga turut diperlombakan.***(adv)

Komisi III DPRD Riau Bahas Perekonomian Bersama BI Perwakilan Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi III DPRD Riau, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Kamis (13/11/2025). Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi III, H Edi Basri SH MSi, dan turut hadir Sekretaris Komisi III Eva Yuliana, anggota Abdullah, Tenaga Ahli, serta staf. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala BI Perwakilan Riau, Panji Achmad.

Usai pertemuan, Edi Basri menyampaikan, bahwa dalam setahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pertumbuhan ekonomi Riau menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Berdasarkan data BI, pertumbuhan ekonomi Riau mencapai 4,92 persen, sementara inflasi berada pada level 0,0 persen. Artinya, Riau mengalami pertumbuhan pesat tertinggi di Indonesia di luar Pulau Jawa.

Edi menjelaskan bahwa pencapaian ini sekaligus menunjukkan perbaikan kondisi perekonomian daerah. Ia juga menegaskan bahwa perkembangan tersebut merupakan momentum penting untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.

Menurutnya, tugas BI sangat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi, mengawal sektor keuangan, dan mengendalikan inflasi. Edi menyebut pertumbuhan ekonomi Riau didorong oleh meningkatnya ekspor CPO, pertumbuhan produksi sawit, serta kontribusi signifikan dari sektor UMKM.

”Kami tadi juga menanyakan pandangan BI terkait target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Dan itu sangat dimungkinkan, karena pertumbuhan akan menggabungkan kekuatan antara private sector dengan government sector,” ucap Edi.

Ia menambahkan, bahwa pertumbuhan pesat tersebut diperkirakan akan menyumbang sekitar 25 persen bagi keuntungan ekonomi daerah. Meskipun kuantitas aktivitas ekonominya besar, Edi mengakui bahwa nilai keuangannya masih relatif kecil. ”Pergerakannya banyak, tapi dari sisi jumlah keuangannya kecil,” jelasnya.

Edi juga menekankan, bahwa sektor terbesar yang menopang perekonomian Riau tetap berasal dari ekspor–impor gas, CPO, serta Pulp & Paper.

Dalam kesempatan itu, Komisi III turut mempertanyakan mengenai besaran simpanan rekening pemerintah daerah di BI. Namun pihak BI Perwakilan Riau menjelaskan bahwa data tersebut berada di kewenangan pusat.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara DPRD Riau dan BI dalam upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah.(Adv)

Sekdaprov Riau dan Forkopimda Tabur Bunga, Simbol Penghormatan Terakhir Para Pejuang

Sekdaprov Riau dan Forkopimda Tabur Bunga, Simbol Penghormatan Terakhir Para Pejuang

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dalam memperingati hari Pahlawan Nasional tahun 2025, Pemprov Riau diwakili Sekdaprov Riau Syahrial Abdi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau melaksanakan upacara dan tabur bunga di TMP Kusuma Dharma, Senin pagi kemarin. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Sekdaprov Riau dan Forkopimda Tabur Bunga, Simbol Penghormatan Terakhir Para Pejuang

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, dan peletakan karangan bunga.

Usai upacara, seluruh peserta, termasuk Sekdaprov Riau Syahrial Abdi, beserta Forkopimda Riau, berziarah ke makam-makam para pahlawan. Dengan penuh takzim, mereka menaburkan bunga di atas pusara para pahlawan sebagai simbol penghormatan terakhir.

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi mengatakan bahwasanya pahlawan memiliki artinya luas.  Pahlawan merupakan orang yang sudah memperjuangkan atas berdirinya republik Indonesia ini, terlepas dari penjajahan yang telah terjadi.

“Akan tetapi, tadi dalam pidato upacara peringatan di Kantor Gubernur, pahlawan kita ingin kemerdekaan. Bahkan tadi ada kata-kata ‘Jangan bermimpi untuk hidup tenang, kalau kita belum merdeka’. Nah merdeka inikan luas maknanya hari ini, jika dulu itu perjuangan tapi hari ini adalah semangat kita untuk terus bergerak dan membangun bangsa ini,” kata Syahrial Abdi.

Menurutnya, siapapun pada hari ini bisa menjadi pahlawan, dalam artian semua yang telah di perjuangkan untuk negara itu sesungguhnya adalah bagian dari jiwa pahlawan.

“Baik untuk Gen Z hari ini, generasi milenial maupun orang-orang yang berkhidmat di pemerintahan, orang-orang yang berkhidmat sebagai abdi negara, para siswa yang belajar hari ini menempuh pendidikan suatu saat pasti punya cita-cita untuk memajukan bangsa, hal ini memperlihatkan kita akan makna lebih luas siapa itu pahlawan,” ungkapnya.

Ia mengaku bahwa Pemprov Riau sangat menghargai pahlawan, di Riau ini memiliki beberapa pahlawan yang diakui secara nasional yaitu Sultan Syarif Kasim, Tuanku Tambusai juga ada yang sedang diusulkan Mahmud Marzuki.

“Bahkan ada lagi beberapa tokoh seperti M Yamin juga dalam proses pengusulan sebagai pahlawan nasional. Mudah-mudahan ini bisa kita perjuangkan,” terang Syahrial Abdi.

Sekdaprov Riau dan Forkopimda Ziarah ke makam Para Pejuang

“Pengusulan Pahlawan Nasional Mahmud Marzuki saat ini sudah dua tahun proses, untuk di provinsi sendiri prinsipnya sudah di setujui dan sudah diusulkan secara nasional. Tinggal nunggu instruksi dari pusat apa yang harus dipenuhi, bisa di cross chek lagi jika ada diperlukan dan kita siap untuk itu,” ujarnya.

Dengan diselenggarakannya upacara dan tabur bunga ini, diharapkan semangat juang para pahlawan dapat terus hidup di hati setiap individu, sehingga bangsa Indonesia dapat terus maju dan berkembang.***(Galeri)

Komisi I DPRD Riau Optimalisasi Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi I DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Riau, di Ruang Rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Rabu (12/11/2025).

RDP dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau, Nur Azmi Hasyim, didampingi Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Riau, M Amal Fathullah, serta dihadiri anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau yakni Andi Darma Taufik, Hardianto, Sumardany, Ade Firmansyah dan Zulaikhah.

Kepala Biro Hukum, Yan Darmadi  memaparkan, jumlah anggaran tahun 2025, persentase realisasi anggaran, serta program-program kerja yang telah dan sedang dijalankan, meliputi penyusunan produk hukum daerah, fasilitasi hukum, pendokumentasian, serta penyusunan naskah hukum lainnya.

Sementara pelaksanaan program bantuan hukum di Provinsi Riau juga dilakukan secara kontraktual dan diupayakan merata hingga ke seluruh kabupaten dan kota.

”Kegiatan sudah terealisasi di Biro Hukum, diantaranya pelaksanaan bantuan hukum melalui Organisasi Bantuan Hukum (OBH). Namun, pelaksanaannya di daerah terpencil membutuhkan perhatian khusus karena keterbatasan jangkauan dan biaya operasional. Misalnya, masyarakat di wilayah Rokan Hilir bagian dalam akan lebih efektif dilayani jika terdapat OBH aktif di daerah tersebut. Karena itu, penambahan OBH di daerah sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan bantuan hukum,” jelas Yan Darmadi.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Riau M Amal Fathullah menekankan, pentingnya pemerataan dan optimalisasi program bantuan hukum bagi masyarakat. Ia meminta agar seluruh OBH yang telah terdaftar benar-benar diberdayakan secara maksimal.

”Jangan sampai ada OBH yang tidak terakomodir dalam pelaksanaan bantuan hukum. Kami juga berharap Biro Hukum dapat memastikan seluruh perda yang telah disahkan memiliki turunan berupa Peraturan Gubernur (Pergub), agar implementasinya di lapangan berjalan sesuai kewenangan OPD terkait,” kata M Amal.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau, Nur Azmi Hasyim menyampaikan, dukungan penuh terhadap langkah Biro Hukum dalam memperkuat regulasi daerah. Ia menilai sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam memastikan setiap kebijakan hukum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui RDP ini, diharapkan kerja sama antara DPRD Provinsi Riau dan Biro Hukum Provinsi ni Riau semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Riau. (Adv)

Sekdako Pekanbaru Pimpin Apel Persiapan Penegakan Trantibum

Sekdako Pekanbaru Pimpin Apel Persiapan Penegakan Trantibum

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin S.STP, M.Si, memimpin apel persiapan Penegakan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di wilayah kota pekanbaru, Selasa (11/11/2025).

Apel yang berlangsung di halaman Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru ini diikuti oleh jajaran Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta aparat kecamatan dan kelurahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan penataan dan pengawasan pedagang pasar tumpah berjalan tertib, aman, serta tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

Dalam arahannya, Sekda Zulhelmi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen menjaga ketertiban umum dan keindahan kota tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan keberlangsungan ekonomi para pedagang.

“Kita ingin menegakkan aturan dengan cara yang humanis. Pedagang perlu ditertibkan agar tidak menimbulkan kemacetan dan gangguan ketertiban, namun tetap harus diberi solusi dan tempat yang layak untuk berjualan,” ujar Zulhelmi.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas di lapangan agar melaksanakan tugas dengan tegas, profesional, dan mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat.***(dmf)

Bupati Kasmarni Terima Penghargaan Bunda PAUD Peduli Pendidikan

Bupati Kasmarni Terima Penghargaan Bunda PAUD Peduli Pendidikan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis, Kasmarni, menerima penghargaan atas dukungan dan komitmennya dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), khususnya dalam peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan jenjang PAUD.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Kasubbag Tata Usaha Direktorat KSPSTK, Rita Dewi Suspalupi, didampingi Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Riau, Reisky Bestary, pada kegiatan Puncak Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Riau Tahun 2025, yang digelar di Pekanbaru, Selasa (11/11/2025), sempena peringatan Hari Guru Nasional.

Selain menerima penghargaan, Kasmarni juga didaulat membuka kegiatan Puncak Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Riau Tahun 2025, yang dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi, inovasi, serta kontribusi luar biasa mereka dalam memajukan pendidikan di Provinsi Riau.

“Apresiasi yang Bapak dan Ibu terima hari ini semoga menjadi semangat dan dorongan untuk terus berkontribusi dalam membangun pendidikan yang berkualitas serta membentuk karakter anak-anak Indonesia,” ujar Kasmarni.

Sebagai Bunda PAUD, Kasmarni menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dan krusial dalam membentuk generasi penerus bangsa yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, sehat, dan mandiri. Ia menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama pembangunan karakter bangsa.

“PAUD bukan sekadar tempat anak belajar, tetapi juga menjadi kunci pembangunan karakter dan potensi anak agar mereka tumbuh menjadi generasi unggul dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.

Kasmarni turut mengapresiasi implementasi kebijakan PAUD Holistik Integratif (HI) yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak. Kebijakan ini, menurutnya, sejalan dengan program wajib belajar 13 tahun yang kini mencakup 1 tahun pra-sekolah.

“Pendidikan bermutu hanya bisa terwujud bila guru berkualitas, akses pendidikan setara, dan partisipasi publik berjalan beriringan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen, Kasmarni menegaskan akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan PAUD melalui berbagai program dan terobosan, mulai dari advokasi, sosialisasi, peningkatan mutu guru, hingga perluasan akses layanan pendidikan usia dini.

“Kami berkomitmen akan terus berkontribusi dalam memajukan ekosistem pendidikan di daerah. Kepada para guru, didiklah anak-anak Indonesia dengan ilmu dan kasih sayang,” pesan Kasmarni menutup sambutannya.***(imam/hm)

Cek Prakiraan Cuaca dan Titik Panas di Riau

Cuaca panas di Pekanbaru(foto:doc segmennews.com)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Riau pada Rabu (12/11/2025) didominasi kondisi cerah hingga berawan. Namun, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sejumlah kabupaten dan kota.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Deby C, mengatakan bahwa pada pagi hari cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan.

“Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Pelalawan,” jelasnya.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang kemungkinan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kota Dumai, dan Kabupaten Kampar.

“Potensi hujan juga masih berlanjut hingga malam hari di wilayah yang sama,” ujar Deby.

Sementara pada dini hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga berawan. BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, dan Kampar pada siang, sore, dan malam hari.

Suhu udara di wilayah Riau berada pada kisaran 23 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan antara 10 hingga 40 kilometer per jam.

Sementara itu, prakiraan gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau berada dalam kategori rendah, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

BMKG juga mencatat adanya 60 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera berdasarkan pembaruan data hingga pukul 23.00 WIB. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 titik terpantau berada di Provinsi Riau. Sebarannya antara lain di Kabupaten Rokan Hilir (8 titik), Rokan Hulu (1 titik), Pelalawan (3 titik), Bengkalis (5 titik), Siak (25 titik), Indragiri Hulu (2 titik), Kampar (9 titik), Kota Dumai (1 titik), dan Kota Pekanbaru (1 titik).

“Jumlah titik panas di Riau masih tergolong cukup tinggi, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang masih memiliki kondisi cuaca panas dan berangin,” pungkas Deby.***(mr)

Electrifying Agriculture PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bunga Krisan di Tomohon

Electrifying Agriculture PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bunga Krisan di Tomohon

Tomohon(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus memperluas penerapan program Electrifying Agriculture (EA) sebagai komitmen dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. Melalui pemanfaatan energi listrik, petani bunga krisan atau _chrysanthemum_ di Desa Kakaskasen II, Kota Tomohon, Sulawesi Utara telah merasakan manfaatnya, proses budidaya menjadi lebih efisien dan produktif, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani pun ikut tumbuh.

Ketua Kelompok Tani Krekleli, James Mogi mengungkapkan bahwa penggunaan listrik membawa perubahan besar bagi usaha taninya. Ia merasakan proses budidaya kini lebih mudah dan hasil panen meningkat signifikan.

“Dulu, bunga yang kami tanam hanya bisa dipanen sekitar 60 persen. Setelah ada binaan dan dukungan dari PLN, kami bisa memproduksi lebih baik, sampai 90 persen. Karena pengaruh lampu terhadap bunga ini sangat menentukan produksi,” ujar James.

James menjelaskan, penggunaan listrik tidak hanya untuk penerangan di area _green house_, tetapi juga untuk sistem penyiraman berbasis pompa air listrik dan pengoperasian peralatan pertanian lain yang mendukung proses budidaya.

“Sekarang kami pakai listrik daya 5.500 VA (voltampere), cukup untuk penerangan dan pompa air. Biaya listriknya sekitar Rp600 ribu per bulan, tapi hasil panen bisa mencapai Rp15 juta. Dulu sebelum ada bantuan PLN, penghasilan kami hanya sekitar Rp5 juta,” tambahnya.

Kelompok Tani Krekleli yang beranggotakan 10 petani ini juga telah merasakan manfaat ekonomi yang lebih luas. Selain memenuhi permintaan lokal dari Kota Tomohon yang dikenal sebagai Kota Bunga, kelompok ini bahkan sempat menembus pasar ekspor ke Singapura.

“Waktu itu kami sempat ekspor sedikit ke Singapura. Bunga dari Tomohon diterima karena kualitasnya sangat baik,” kata James.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa program EA merupakan bagian dari strategi PLN dalam mendorong transisi energi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai penggerak produktivitas ekonomi rakyat. Melalui EA, kami membantu petani mengadopsi teknologi modern berbasis listrik yang efisien, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian,” ujar Darmawan.

Sementara itu, General Manager Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun menjelaskan bahwa selain memperkenalkan EA, PLN juga hadir di tengah masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk meningkatkan produktivitas dan mewujudkan kemandirian energi di sektor pertanian.

“Keberhasilan petani bunga Krisan di Tomohon menjadi wujud nyata bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus memperluas program ini ke berbagai daerah agar manfaatnya dirasakan semakin luas,” ujar Usman.

Lebih lanjut, Usman menyampaikan bahwa PLN tidak sebatas memberikan bantuan fasilitas, tetapi juga aktif mendampingi petani melalui edukasi dan solusi teknis untuk pemanfaatan energi yang optimal dan efisien.

“PLN hadir membantu petani di Tomohon melalui penyediaan fasilitas _green house_ dan peralatan berbasis listrik yang mendukung proses produksi bunga Krisan. Dengan penerangan yang cukup, pertumbuhan bunga menjadi lebih optimal,” jelas Usman.

Program EA tidak hanya menyasar petani bunga, tetapi juga peternak dan kelompok usaha lain yang membutuhkan teknologi listrik untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi.

“Kami ingin menciptakan ekosistem berkelanjutan antara PLN, petani, dan masyarakat sekitar. Dengan listrik, produktivitas naik, ekonomi daerah tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” tutup Usman.***(inf)

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Plt Gubri Sampaikan 3 Teladan Utama

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Plt Gubri Sampaikan 3 Teladan Utama

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan para pendahulu bangsa.

Ia menegaskan, perjuangan hari ini bukan lagi di medan perang, melainkan melalui pengabdian, kerja keras, dan dedikasi untuk kemajuan Indonesia.

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Plt Gubri Sampaikan 3 Teladan Utama

“Di Hari Pahlawan ini, kita peringati dan tentu bangkitkan semangat untuk pembangunan Indonesia, supaya kita bekerja lebih giat lagi,” tegas Plt Gubri pada peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di halaman Kantor Gubernur, Senin (10/11/2025).

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Plt Gubri Sampaikan 3 Teladan Utama

Dalam amanatnya, Plt Gubri menyampaikan tiga teladan utama yang harus diterapkan di kehidupan. Pertama, kesabaran dalam berjuang menempuh ilmu dan membangun kebersamaan.

“Kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Ketiga, pandangan jauh ke depan berjuang untuk generasi penerus, menjadikan perjuangan sebagai ibadah,” terangnya.

Plt Gubri sampaikan, walau perjuangan bukan lagi di medan perang, namun semangat generasi penerus harus tetap sama. Tetap membela yang lemah dan menegakkan keadilan.

“Kita memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari kemajuan. Semangat inilah yang dihidupkan,” tegasnya.

Ia ingatkan kembali seluruh masyarakat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan. Karena mereka telah memberi segalanya untuk kemerdekaan Indonesia.

“Sekarang giliran kita untuk menjaga api perjuangan tetap tak pernah padam,” katanya.***(galeri)

Bupati Bengkalis Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Bupati Bengkalis Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyatakan komitmennya dalam mendukung percepatan serta optimalisasi Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan (KMPDK) sebagai penggerak ekonomi baru masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis melalui Sekretaris Daerah (Sekda), dr. Ersan Saputra, saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pemetaan Lahan dan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman No. 460 Pekanbaru, Senin 10 November 2025.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Provinsi Riau, Ir. H. M. Taufiq Oesman Hamid, dan turut dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Kementerian Koperasi dan UKM, Koko Haryono, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta sejumlah kepala dinas dan pejabat dari kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Sekda Ersan dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemkab Bengkalis memberikan dukungan penuh terhadap program nasional ini.

“Kami yakin Koperasi Merah Putih merupakan wujud nyata penguatan ekonomi kerakyatan dari desa. Pemerintah Kabupaten Bengkalis siap berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mempercepat pemetaan lahan serta pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Ersan.

Ia juga menambahkan, Pemkab Bengkalis tengah melakukan inventarisasi lahan-lahan potensial untuk mendukung terbentuknya koperasi merah putih yang produktif.

“Kami ingin koperasi desa tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi benar-benar menjadi motor ekonomi masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis koperasi merah putih desa dan kelurahan di Bengkalis dapat tumbuh menjadi role model ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Perindagkop dan UKM Provinsi Riau, Taufiq Oesman Hamid, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Penguatan Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pemerintah menargetkan koperasi merah putih menjadi ujung tombak distribusi ekonomi di tingkat desa, guna memperkuat kedaulatan ekonomi masyarakat dari bawah. Namun, diakui Taufiq, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan akses, kurangnya kolaborasi antar lembaga, serta belum optimalnya pemetaan dan pemanfaatan lahan untuk pengembangan koperasi.

“Melalui forum ini, kami berharap dapat menyatukan langkah dan mempercepat pembangunan koperasi merah putih yang berdaya saing di seluruh Riau,” ujarnya.

Hingga saat ini, terdapat 1.861 koperasi desa/kelurahan merah putih di Provinsi Riau, dan sekitar 98% telah terdaftar secara digital melalui aplikasi Mikro Side. Namun, baru 5% koperasi yang memiliki pemetaan aset lahan secara lengkap, kendala utamanya adalah biaya pembebasan lahan dan keterbatasan regulasi di daerah.

Selain itu, 209 aset koperasi saat ini tengah dikembangkan untuk memperkuat struktur permodalan serta memperluas akses usaha masyarakat. Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, dan membuka peluang pemasaran produk daerah hingga ke tingkat nasional.

Turut mendampingi Sekda Bengkalis dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono, serta Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten .***(imam/hm)