Beranda blog Halaman 50

TNI Apresiasi PLN: Listrik Andal Sukses Kawal HUT TNI ke-80

TNI Apresiasi PLN: Listrik Andal Sukses Kawal HUT TNI ke-80

Jakarta(SegmenNews.com)- Keandalan pasokan listrik PT PLN (Persero) disebut menjadi faktor penting dalam kesuksesan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (5/10). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang memberikan apresiasi tinggi atas peran PLN dalam memastikan kelancaran rangkaian acara tersebut.

“Terima kasih kepada PLN atas kesiapan dan dukungan penuh yang diberikan. Keandalan pasokan listrik dari PLN menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah.

Diketahui, upacara HUT ke-80 TNI dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri ribuan personel TNI serta tamu undangan. Keandalan listrik yang terjaga memastikan seluruh rangkaian berlangsung khidmat dan tertib.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa dukungan PLN pada acara kenegaraan merupakan bentuk komitmen menghadirkan listrik andal di setiap momen penting bangsa.

“PLN menyiapkan skema pasokan listrik berlapis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan. Dengan sistem kelistrikan yang kokoh, peralatan yang siap digunakan, serta petugas siaga di lapangan, kami berupaya setiap rangkaian acara dapat berlangsung khidmat dan tanpa kedip,” ungkap Darmawan.

Untuk memastikan keandalan sistem, PLN mengoperasikan 6 (enam) subsistem kelistrikan dengan total kapasitas 7.400 megawatt (MW). Pada saat beban puncak sebesar 5.793 MW, sistem masih memiliki surplus daya hingga 46,92 persen. Keandalan tersebut semakin diperkuat dengan dukungan 4 (empat) gardu induk utama di kawasan Monas, yaitu Gambir Lama, Kebon Sirih, Mangga Besar, dan Budikemulian.

Senada, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menambahkan bahwa selain sistem utama, PLN juga menyiapkan lapisan pengaman tambahan berupa 5 Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 3.520 kilovolt ampere (kVA) dan 4 unit Uninterruptable Power Supply (UPS) dengan daya 1.100 kVA. Sebanyak 115 petugas siaga diterjunkan untuk mengamankan suplai listrik di titik-titik strategis acara.

“Keberhasilan menghadirkan listrik andal di acara sebesar ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi dan profesionalisme seluruh insan PLN. Kami berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan nasional dengan suplai listrik yang berkualitas, andal, dan aman,” jelas Andy Adcha.

Sebelum pelaksanaan, PLN juga melakukan uji sistem dan load balancing di seluruh gardu serta titik suplai utama. Pengamanan listrik diterapkan secara berlapis mulai dari jaringan utama hingga panggung kehormatan, dengan koordinasi erat antar tim teknik di lapangan.

“Keberhasilan menjaga kelistrikan tanpa kedip di HUT TNI ini mencerminkan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik bagi negara,” tutup Andy Adcha.***(rl)

KPPU Sidang Perdana Persekongkolan Tender Pipa Gas Cisem Tahap 2 Rp2,98 triliun

KPPU Sidang Perdana Persekongkolan Tender Pipa Gas Cisem Tahap 2 Rp2,98 triliun

Jakarta(SegmenNews.com)- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggelar sidang perdana perkara dugaan persekongkolan dalam tender pembangunan pipa transmisi gas bumi Cirebon–Semarang Tahap II (ruas Batang–Cirebon–Kandang Haur Timur) atau CISEM 2 dengan nilai proyek mencapai Rp2,98 triliun.

Persidangan yang digelar di Gedung KPPU
Jakarta hari ini (2/10) dengan agenda pembacaan Laporan Dugaan Pelanggaran (LDP) oleh Investigator KPPU. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Komisi M. Noor Rofieq dengan anggota Rhido Jusmadi dan Gopprera Panggabean.

Perkara dengan Nomor 06/KPPU-L/2025 tersebut, berawal dari laporan masyarakat,
dengan menyeret lima pihak sebagai Terlapor, yakni PT Timas Suplindo, PT Pratiwi Putri Sulung, PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Nindya Karya, serta Kelompok Kerja Pemilihan KESDM 7.

Proses tender awalnya diikuti tujuh peserta, namun hanya tersisa dua konsorsium hingga tahap akhir.
Dalam sidang, LDP yang dibacakan Investigator KPPU menyebut adanya indikasi kuat praktik persekongkolan tender yang berpotensi melanggar Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Disebutkan berdasarkan hasil penyelidikan, Investigator menemukan sejumlah pola yang dianggap memperkuat dugaan pelanggaran, antara lain adendum berulang dalam dokumen tender, gangguan dan kegagalan sistem pengadaan, penerimaan dokumen penawaran harga di luar sistem elektronik (SPSE), serta kesamaan signifikan dalam
dokumen teknis antar peserta.

Kombinasi faktor tersebut dinilai memberikan indikasi adanya
koordinasi di antara peserta tender sehingga dapat mengarah pada praktik persekongkolan.

Sidang berikut dijadwalkan pada 22 Oktober 2025 dengan agenda tanggapan atas LDP serta pemeriksaan alat bukti surat dan dokumen pendukung tanggapan dari para Terlapor.

Masyarakat dapat memantau jalannya persidangan melalui laman resmi KPPU di
https://kppu.go.id/jadwal-sidang/.***(rn/rl)

Bupati Anton dan Istri Dikukuhkan Sebagai Ayah Bunda Gendre

Bupati Anton dan Istri Dikukuhkan Sebagai Ayah Bunda Gendre

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Anton,ST,MM dan istrinya Ketua TP PKK dr. Yenni Dwi Putri Anton dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) oleh Kepala BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, SE, ME.

Penobatan ini menjadi simbol sekaligus amanah moral bagi keduanya untuk menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan yang lebih baik.

Kegiatan BKKBN Provinsi Riau bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Rokan Hulu ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) di wilayah perbatasan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan tipologi khusus.

Dikegiatan itu sekaligus pembukaan kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB-KR di Wilayah Khusus, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu ke-26 tahun 2025, Kamis (9/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Anton mengawali dengan rasa syukur kepada Allah SWT, serta mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-26 Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan kita jelas: tidak boleh ada warga Rokan Hulu yang tertinggal dalam mendapatkan hak pelayanan kesehatan reproduksi,” tegas Bupati Anton.

Lebih lanjut, Bupati Anton menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, tenaga kesehatan, PLKB, hingga tokoh masyarakat untuk mewujudkan keluarga tangguh dan mandiri di Rokan Hulu.

“Mari kita bergandengan tangan demi terwujudnya keluarga yang sehat, berpendidikan, dan sejahtera. Program Bangga Kencana adalah wujud nyata membangun generasi masa depan yang berkualitas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anton dan Ketua TP PKK Kabupaten Rohul dr. Yenni Dwi Putri Anton juga dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) oleh Kepala BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, SE, ME. Penobatan ini menjadi simbol sekaligus amanah moral bagi keduanya untuk menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan yang lebih baik.

“Amanah ini bukan sekadar simbol, tetapi tanggung jawab moral untuk membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi remaja yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing,” tutur Bupati Anton.

Usai membuka kegiatan KB-KR, Bupati Anton juga menyempatkan diri meninjau langsung Tapal Batas antara Provinsi Riau dan Sumatera Barat, sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi wilayah perbatasan yang menjadi fokus pelayanan terpadu pemerintah daerah. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala BKKBN Riau Muhammad Irzal, SE, ME, Kadis KB Rohul dr. Bambang Triyono, Kadis PUPR Zulfikri, ST, serta Camat Rokan IV Koto Farid Toha, bersama para tenaga kesehatan, PLKB, kader, dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan.

Dengan semangat Hari Jadi ke-26 Kabupaten Rokan Hulu, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pelayanan kesehatan semata, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan keluarga dan generasi penerus bangsa.

“Dengan penuh rasa syukur, saya nyatakan kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB-KR di Wilayah Khusus ini resmi dibuka. Semoga langkah kita hari ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” pungkas Bupati Anton menutup sambutannya.***(kmf)

BRK Syariah Silaturahmi Bersama ASN Pra Pensiun dan Purnabakti di Rohul

BRK Syariah Silaturahmi Bersama ASN Pra Pensiun dan Purnabakti di Rohul

Rohul(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah dengan menggelar kegiatan silaturahmi dan edukasi keuangan syariah bagi ASN Pra Pensiun dan Purnabakti di Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan yang digelar Divisi Konsumer BRK Syariah bersama Cabang Pasir Pengaraian ini berlangsung hangat di Hotel Razka, Rabu (8/10/2025).

Acara diawali dengan senam bersama untuk menjaga kebugaran dan mempererat kebersamaan, dilanjutkan dengan sosialisasi produk-produk unggulan BRK Syariah seperti Pembiayaan Aneka Guna (PAG) Pensiun dan Pra-Pensiun, Rahn Emas, Pembiayaan Haji, Haji Muda, serta Tabungan Dhuha Terencana.

Keseruan acara semakin terasa dengan pembagian doorprize menarik serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta, mencakup pengecekan tekanan darah, gula darah, dan asam urat.

Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti mengapresiasi sinergi BRK Syariah bersama PT Taspen yang dinilai memperkuat perlindungan dan kesejahteraan ASN di daerah.

BRK Syariah bukan sekadar bank, tapi bagian dari ekosistem kesejahteraan ASN dan masyarakat Rokan Hulu. Ini bank milik daerah, hadir dan dikelola secara syariah untuk rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus, didampingi Pemimpin Divisi Konsumer Irsyadi Syukri dan Branch Manager Pasir Pengaraian Dadang Wahyudi, menyampaikan terima kasih kepada Pemda Rohul atas dukungan dan kepercayaannya.

“Sejak hadir di Rokan Hulu pada tahun 2000, BRK Syariah dikenal sebagai ‘bank-nya ASN’. Karena itu, kami berkewajiban terus memberikan layanan terbaik bagi seluruh nasabah,” tutur Helwin.

Melalui kegiatan ini, BRK Syariah tidak hanya mempererat hubungan dengan nasabah, tetapi juga menegaskan perannya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung kesejahteraan ASN dan masyarakat daerah.***(rl)

2.900 Mahasiswa di Pekanbaru Deklarasikan Anti Narkoba Bersama BNN

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi interaktif bahaya narkoba di Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Rabu (08/10/2025). Kegiatan tersebut diikuti 2.900 mahasiswa baru dalam rangkaian masa pengenalan kampus (PKKMB) dengan tema “Membentuk Karakter dan Deklarasi Anti Narkoba.”

‎Hadir sebagai narasumber utama, Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol Dr. Wawan, SH, MH, yang menekankan pentingnya peran dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi, dalam membangun benteng kuat melawan penyalahgunaan narkoba.

‎“Perguruan tinggi adalah garda terdepan dalam mencetak generasi unggul. Mahasiswa harus berani menolak, melawan, dan menjadi teladan dalam gerakan anti narkoba,” tegas Kombes Wawan dalam paparannya.

‎Dalam sesi penyuluhan, Kombes Wawan memaparkan secara detail berbagai jenis narkoba yang marak beredar, modus peredaran di kalangan remaja dan mahasiswa, serta dampak jangka panjang penyalahgunaannya mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan psikologis, hingga konsekuensi hukum yang berat.

‎Acara yang dikemas secara interaktif ini juga diwarnai dialog dan tanya jawab dua arah antara narasumber dan mahasiswa. Suasana semakin hidup ketika para peserta antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan mengenai upaya menciptakan kampus bebas narkoba.

‎Antusiasme ribuan mahasiswa tersebut menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap bahaya narkoba. Mereka tidak hanya hadir untuk mendengar, tetapi juga siap berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan kampus dan masyarakat.

‎Sebagai penutup, seluruh mahasiswa Unilak dengan semangat tinggi membacakan Deklarasi Anti Narkoba, disaksikan langsung oleh Rektor Universitas Lancang Kuning Prof. Dr. Junaidi, SS, M.Hum, Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol Dr. Wawan, Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya, SH, MH, Kasi Ops Kasrem 031/WB Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, serta para wakil rektor, dekan, dan wakil dekan di lingkungan Unilak.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Unilak menjadi pelopor Gerakan Kampus Bersinar (Bersih Narkoba), menyebarkan semangat hidup sehat, produktif, dan bebas dari jerat narkotika di tengah masyarakat.***(mr)

Bengkalis: Menyingkap Pesona Negeri Junjungan di Gerbang Selat Malaka

Bengkalis- Di tepian Selat Malaka yang legendaris, sebuah selat yang menjadi urat nadi perdagangan dunia selama berabad-abad, terhampar sebuah negeri yang kaya akan sejarah, sumber daya, dan kehangatan budaya. Inilah Kabupaten Bengkalis, sebuah wilayah strategis di Provinsi Riau yang tidak hanya menjadi beranda depan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia, tetapi juga sebuah etalase memesona dari perpaduan kemajuan zaman dan kearifan lokal.

Dikenal dengan julukan “Negeri Junjungan”, Bengkalis adalah sebuah destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar pemandangan indah; ia adalah sebuah pengalaman yang menyentuh jiwa, mengundang siapa saja untuk menyelami kekayaan alam dan keharmonisan masyarakatnya.

​Perjalanan mengenal Bengkalis adalah perjalanan menelusuri lapisan-lapisan cerita yang unik. Dari pesisir pantainya yang berpasir putih hingga jantung industrinya yang berdenyut kencang, setiap sudut wilayah ini menyimpan pesona tersendiri. Bagi para pelancong, baik domestik maupun mancanegara, Bengkalis bukanlah sekadar titik di peta, melainkan sebuah undangan terbuka untuk menyaksikan bagaimana alam, industri, dan manusia dapat hidup berdampingan secara harmonis di gerbang salah satu jalur maritim tersibuk di dunia.

​Denyut Nadi Emas Hitam: Warisan dan Kemakmuran dari Perut Bumi

​Kisah modern Kabupaten Bengkalis tidak dapat dipisahkan dari penemuan “emas hitam” yang mengubah wajah ekonomi Indonesia. Di wilayah ini, khususnya di Kecamatan Mandau dengan kota ikoniknya, Duri, tersimpan salah satu ladang minyak bumi terbesar di Indonesia. Sejak puluhan tahun lalu, Duri telah menjadi pusat eksploitasi minyak yang vital, menyumbangkan sebagian besar produksi minyak mentah nasional dan menjadi salah satu pilar utama ketahanan energi Indonesia.

​Berjalan-jalan di Duri adalah sebuah pengalaman unik. Pemandangan pipa-pipa yang menjalar dan angguk-angguk sumur minyak yang bekerja tanpa lelah menjadi saksi bisu betapa berharganya perut bumi Bengkalis. Kehadiran industri migas berskala internasional tidak hanya mendatangkan kemakmuran ekonomi, tetapi juga membentuk sebuah komunitas kosmopolitan di tengah-tengah jantung Melayu.

Para pekerja dari berbagai penjuru nusantara dan ekspatriat dari berbagai belahan dunia datang dan menetap, membawa serta budaya mereka dan menciptakan sebuah lanskap sosial yang dinamis. Namun, di tengah modernisasi ini, Bengkalis tidak kehilangan jati dirinya. Kemajuan industri berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai luhur, menciptakan sebuah keseimbangan yang mengagumkan antara kemajuan teknologi dan kearifan tradisi.

​Mozaik Harmoni: Kehangatan Sosial, Budaya, dan Spiritualitas

​Kekayaan sejati Bengkalis Riau tidak hanya tersimpan di bawah tanahnya, tetapi juga terpancar dari keramahan dan kehangatan masyarakatnya. Akar budaya Melayu yang kental menjadi fondasi utama kehidupan sosial di sini. Falsafah hidup yang menjunjung tinggi adab, sopan santun, dan saling menghormati tercermin dalam interaksi sehari-hari. Siapa pun yang datang ke Bengkalis akan disambut dengan senyum tulus dan sapaan hangat, sebuah cerminan dari tradisi “memuliakan tamu” yang telah diwariskan turun-temurun.

​Masyarakat Bengkalis adalah sebuah mozaik yang harmonis.

Suku Melayu sebagai penduduk asli hidup berdampingan secara damai dengan berbagai suku lainnya seperti Jawa, Minang, Batak, hingga Tionghoa. Keberagaman ini tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi kekuatan yang memperkaya khazanah budaya daerah. Di pasar-pasar tradisional, di kedai-kedai kopi, hingga di ruang-ruang publik, interaksi lintas etnis dan budaya menjadi pemandangan yang lumrah.

​Keharmonisan ini juga tercermin dalam kehidupan beragama. Masjid-masjid megah berdiri tidak jauh dari gereja atau kelenteng, menjadi simbol nyata dari toleransi dan kerukunan umat beragama yang terjaga dengan baik. Semangat gotong royong dan kebersamaan masih sangat kental terasa, terutama saat perayaan hari-hari besar keagamaan atau acara adat. Inilah jiwa Kabupaten Bengkalis yang sesungguhnya: sebuah komunitas yang majemuk namun tetap satu, diikat oleh rasa kekeluargaan dan semangat kebersamaan yang kuat.

Menyingkap Potensi Tak Terbatas: Dari Ekowisata hingga Surga Kuliner

​Di luar reputasinya sebagai lumbung energi nasional, Kabupaten Bengkalis menyimpan segudang potensi yang siap memukau setiap pengunjung. Potensi ini terhampar luas, mulai dari keindahan alamnya yang perawan hingga kekayaan kulinernya yang menggugah selera.

1. Surga Ekowisata di Pulau Rupat

Bagi para pencari ketenangan dan keindahan pantai, Pulau Rupat adalah jawabannya. Terletak di bagian utara Bengkalis, pulau ini, khususnya di kawasan Rupat Utara, telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Pantai Pasir Putih di Rupat Utara membentang sepanjang belasan kilometer dengan pasirnya yang halus dan putih bersih, berhadapan langsung dengan perairan Selat Malaka. Suasananya yang tenang dan alami menjadikannya tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kehidupan kota. Selain pantai, pulau ini juga memiliki ekosistem mangrove yang kaya, menawarkan pengalaman wisata alam yang edukatif dan menyegarkan.

​2. Kekayaan Hutan Mangrove dan Biota Laut

Sebagai wilayah pesisir, Bengkalis adalah rumah bagi kawasan hutan mangrove yang luas dan penting. Hutan bakau ini tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut. Menyusuri sungai-sungai kecil di antara rimbunnya hutan bakau dengan perahu adalah sebuah petualangan yang menenangkan, di mana Anda bisa menyaksikan kehidupan liar seperti kera, burung, dan berbagai jenis ikan.

3. Perjalanan Rasa: Surga Kuliner Khas Pesisir

Perjalanan ke Bengkalis tidak akan lengkap tanpa mencicipi kekayaan kulinernya. Sebagai daerah pesisir, hidangan laut segar adalah primadona. Cicipilah aneka olahan ikan, udang, dan kepiting dengan bumbu rempah khas Melayu yang kaya rasa. Jangan lewatkan Lempuk Durian, sebuah dodol durian dengan rasa legit dan aroma yang kuat, yang menjadi oleh-oleh wajib dari Bengkalis. Ada pula Bolu Kemojo yang lembut dengan aroma pandan yang khas, serta berbagai makanan ringan seperti kerupuk ikan dan terasi Bengkalis yang terkenal akan kualitasnya.

4. Warisan Sejarah dan Budaya yang Hidup

Bengkalis kaya akan peninggalan sejarah dan tradisi budaya yang masih terus dilestarikan. Anda dapat mengunjungi berbagai situs bersejarah, rumah-rumah adat Melayu dengan arsitektur yang khas, serta menyaksikan pertunjukan seni tradisional seperti Tari Zapin Api yang magis dan energik. Setiap tahunnya, berbagai festival budaya juga digelar, menampilkan kekayaan seni dan tradisi masyarakat setempat.

Sebuah Undangan untuk Pulang

​Kabupaten Bengkalis lebih dari sekadar sebuah wilayah administrasi; ia adalah sebuah narasi tentang perpaduan yang indah. Perpaduan antara kekayaan alam dan kemajuan industri, antara tradisi luhur dan dinamika modern, serta antara keberagaman budaya dan keharmonisan sosial.

​Mengunjungi Bengkalis berarti Anda tidak hanya berwisata, tetapi juga belajar dan merasakan langsung denyut kehidupan sebuah negeri yang ramah dan penuh pesona. Dari gemerlap industri minyak di Duri hingga ketenangan pantai di Rupat, dari legitnya lempuk durian hingga tulusnya senyum masyarakat, Bengkalis Riau menawarkan sebuah pengalaman yang utuh dan otentik. Ini adalah undangan hangat dari Negeri Junjungan, sebuah panggilan untuk datang, menjelajah, dan pulang dengan membawa kenangan tak terlupakan.***(imam/hm)

Komitmen Pengendaian Inflasi, Pemprov Riau Gelar Pasar Murah

Komitmen Pengendaian Inflasi, Pemprov Riau Gelar Pasar Murah

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Operasi pasar murah kembali digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Kegiatan ini merupakan komitmen Gubernur Riau, Abdul Wahid bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah, untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, akibat kenaikan harga cabai merah.

Komitmen Pengendaian Inflasi, Pemprov Riau Gelar Pasar Murah

Pemprov Riau menyediakan cabai merah sebanyak 1,1 ton, dengan harga jual Rp65 ribu per-kilogram. Tersedia di empat lokasi di Pekanbaru dan satu lokasi di Kabupaten Kampar, pada Kamis (9/10/2025.

Komitmen Pengendaian Inflasi, Pemprov Riau Gelar Pasar Murah

Untuk empat lokasi di Pekanbaru Pemprov Riau menyediakan 800 kg cabai merah. Kemudian, satu lokasi di Kampar tersedia 300 kg cabai merah.

Adapun lokasi yang dipilih di Pekanbaru, yakni halaman Diniyah Putri, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi. Lalu, di lapangan bola Jalan Belimbing Kecamatan Marpoyan Damai, halaman Masjid Istiqomah Kecamatan Rumbai.

Kemudian, ada pula di halaman Kantor Industri Pangan Olahan dan Kemasan, Kecamatan Tenayan Raya, dan di Kabupaten Kampar Pasar Inpres Bangkinang.

Gubernur Riau Abdul Wahid mengatakan, operasi pasar menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi pasokan. Oleh karena itu pihaknya telah menggencarkan pelaksanaan ke lima titik di dua daerah.

Komitmen Pengendaian Inflasi, Pemprov Riau Gelar Pasar Murah

“Operasi pasar ini adalah salah satu langkah untuk menstabilitaskan harga pasar kita,” ujar Gubernur Abdul Wahid di lokasi operasi pasar murah, Jalan KH Ahmad Dahlan, Pekanbaru, pada Kamis (9/10/2025).***(Galeri)

Semangat Membangun Negeri, Bupati dan Wakil Bupati Rohul Kunjungi Eks Pemimpin Rohul

Semangat Membangun Negeri, Bupati dan Wakil Bupati Rohul Kunjungi Eks Pemimpin Rohul

Rohul(SegmenNews.com)- Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Anton ST, MM bersama Wakilnya, H. Syafaruddin Poti, SH, MM terus berupaya membangun silaturahmi dengan para tokoh dan mantan pemimpin negeri seribu suluk untuk membangun daerah yang lebih baik lagi.

Seperti yang dilakukan pasangan pemenang pemilu kepala daerah Rokan Hulu tahun 2024 lalu ini, Anton dan Syafarudin Poti melakukan kunjungan anjangsana kapada para pemimpin Kabupaten Rokan Hulu terdahulu.

Semangat Membangun Negeri, Bupati dan Wakil Bupati Rohul Kunjungi Eks Pemimpin Rohul

Kunjungan Buoati Anton dimulai dari kediaman H.Nurhasyim,SH, Plt Bupati Rokan Hulu pertama yang dikenal sebagai peletak dasar pembangunan daerah pada tahun 1999, berlanjut ke rumah Dr. H. Achmad, M.Si, H. Suparman, S.Sos, M.Si, H. Sukiman, dan ditutup di kediaman Drs. H. Masrul Kasmi, M.Si.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM juga melaksanakan kegiatan serupa dengan mendatangi para mantan Wakil Bupati. Kunjungan dimulai dari kediaman Ir. H. Hafith Syukri, MM, lalu berlanjut ke kediaman H. Indra Gunawan.

Semangat Membangun Negeri, Bupati dan Wakil Bupati Rohul Kunjungi Eks Pemimpin Rohul

Kunjungan tersebut juga dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sejarah baru tercipta di Negeri Seribu Suluk. Untuk pertama kalinya sejak berdirinya Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 1999, Bupati dan Wakil Bupati aktif melakukan anjangsana atau silaturahmi langsung ke kediaman para mantan Bupati dan Wakil Bupati yang pernah memimpin daerah ini.

Langkah bersejarah ini dilakukan oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, dan Wakil Bupati, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pendahulu yang telah memberikan jasa besar dalam membangun pondasi kemajuan Rohul hingga seperti sekarang.

Dengan semangat “Bersama Membangun Negeri”, Bupati Anton mengajak para pemimpin terdahulu untuk ikut merayakan HUT ke-26 Kabupaten Rokan Hulu. Tak sekadar undangan, kunjungan ini menjadi momentum penuh makna, menyatukan generasi pemimpin lintas waktu untuk berbagi pandangan, pengalaman, dan harapan demi kemajuan Rokan Hulu ke depan.

“Para pemimpin terdahulu telah menanamkan nilai dan perjuangan yang luar biasa bagi daerah ini. Kami datang untuk bersilaturahmi, sekaligus mengajak mereka bersama-sama merayakan hari jadi Rohul ke-26 dan berbagi gagasan membangun daerah yang kita cintai,” ujar Bupati Anton dengan penuh rasa hormat.

Suasana silaturahmi berlangsung akrab, penuh cerita nostalgia dan harapan. Setiap kunjungan menjadi ruang dialog antar generasi pemimpin, tentang perjalanan panjang Rohul, tantangan masa kini, dan cita-cita besar menjadikan Rokan Hulu sebagai daerah yang maju, religius, dan berbudaya.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni menjelang hari jadi, melainkan simbol kebersamaan dan kesinambungan kepemimpinan. Rohul dibangun bukan oleh satu periode pemerintahan, tetapi oleh perjuangan kolektif banyak pemimpin yang menaruh cinta dan dedikasi bagi daerah ini.

“Silaturahmi ini adalah wujud rasa terima kasih kami kepada para pendahulu. Kami ingin agar pembangunan Rohul terus berlanjut dengan semangat kebersamaan, tanpa sekat masa jabatan,” tambah Wabup Syafaruddin Poti.

Menjelang perayaan HUT Rohul ke-26, momentum ini menjadi simbol persatuan dan refleksi sejarah. Dari generasi ke generasi, estafet kepemimpinan terus berjalan, membawa semangat Bersama Membangun Negeri menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Dari silaturahmi ini, lahir pesan sederhana namun mendalam , bahwa pembangunan bukan hanya tentang beton dan angka, tetapi tentang hati dan kebersamaan.***(adv)

Bupati Inhil Pasang Papan Peringatan di Lokasi Bekas Karhutla

Bupati Inhil Pasang Papan Peringatan di Lokasi Bekas Karhutla

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan bersama Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0314 Inhil serta Kejari Inhil menghadiri pemasangan plang / papan peringatan di lokasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Desa Bayas Jaya Kec. Kempas, Senin (06/10/2025).

Selain sebagai bentuk peringatan, pemasangan papan ini juga bertujuan untuk menyampaikan edukasi dan informasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Memanfaatkan momentum ini, Bupati Indragiri Hilir dalam keterangannya yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab. Inhil kembali menghimbau dan mengajak masyarakat agar membuka lahan dengan menggunakan cara – cara yang ramah lingkungan, dengan teknik pertanian yang aman dan bertanggung jawab.

Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati juga kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta sesegera melaporkan jika menemukan titik api di wilayahnya.***(suo/hm)

Cabai Merah dan Emas Perhiasan Jadi Pendorong Utama Inflasi Riau

Cabai merah

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,08 persen pada September 2025, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 111,17. Kenaikan harga terutama disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, menyebutkan inflasi terjadi karena dorongan harga pada delapan kelompok pengeluaran utama.

“Inflasi year on year di Riau mencapai 5,08 persen karena adanya kenaikan harga di beberapa kelompok pengeluaran seperti perawatan pribadi dan jasa lainnya yang naik 11,02 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau yang meningkat 10,79 persen,” kata Asep Riyadi, Selasa (7/10/2025).

Ia menambahkan, inflasi tertinggi terjadi di Tembilahan sebesar 6,43 persen dengan IHK 111,07, sedangkan inflasi terendah tercatat di Pekanbaru sebesar 4,63 persen dengan IHK 110,40.

“Tekanan harga di Tembilahan cukup tinggi karena pengaruh distribusi barang dan biaya logistik, terutama pada komoditas pangan seperti cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras,” jelas Asep.

Secara bulanan (month to month/m-to-m), Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 1,11 persen, sedangkan secara tahunan berjalan (year to date/y-to-d) tercatat 3,92 persen.

Berdasarkan hasil pemantauan harga di empat kabupaten/kota, inflasi y-on-y disebabkan oleh kenaikan harga pada delapan kelompok pengeluaran.

Selain perawatan pribadi dan makanan, kelompok yang turut mengalami kenaikan adalah pendidikan (4,59 persen), penyediaan makanan dan minuman/restoran (2,97 persen), kesehatan (2,33 persen), pakaian dan alas kaki (1,96 persen), perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga (0,90 persen), serta transportasi (0,76 persen).

Tiga kelompok pengeluaran lainnya justru mengalami penurunan harga atau deflasi, yaitu perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,70 persen, rekreasi, olahraga dan budaya 0,41 persen, serta informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,19 persen.

Beberapa komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi y-on-y antara lain cabai merah, emas perhiasan, bawang merah, daging ayam ras, ayam hidup, beras, minyak goreng, dan sigaret kretek mesin.

Sedangkan komoditas yang menekan inflasi (memberi andil deflasi) antara lain kentang, bawang putih, ikan nila, bensin, telepon seluler, dan angkutan udara.

Untuk inflasi bulanan (m-to-m), komoditas penyumbang terbesar antara lain cabai merah, emas perhiasan, ayam hidup, dan jeruk. Sementara itu, bawang merah, buncis, ketimun, dan kentang memberikan andil terhadap penurunan harga bulanan.

Asep menuturkan, tekanan inflasi pada September 2025 masih cukup kuat, terutama karena permintaan masyarakat yang meningkat di tengah pasokan komoditas pangan yang belum sepenuhnya stabil.

“Faktor cuaca dan distribusi masih memengaruhi pasokan sejumlah bahan pokok di pasar. Untuk menekan inflasi ke depan, koordinasi antardaerah dan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi sangat penting, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.

Asep juga menekankan bahwa inflasi di Riau masih harus diwaspadai, meski berada dalam tren moderat. “Kita tetap perlu berhati-hati terhadap komoditas bergejolak seperti cabai, bawang, dan daging ayam yang sensitif terhadap perubahan pasokan,” tambahnya.***(mr)