Beranda blog Halaman 49

BRK Syariah Ramah Tamah Bersama Nasabah PNS Pra Pensiun dan Purnabakti di Rohil

Rohil(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah dengan menggelar kegiatan ramah tamah bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pra Pensiun dan Purnabakti di Kota Bagansiapiapi.

Acara yang ditaja oleh Divisi Konsumer BRK Syariah bersama BRK Syariah Bagansiapiapi berlangsung di halaman Kantor BPKAD Kabupaten Rokan Hilir, pada Senin (03/11/2025).

Kegiatan diawali dengan senam jantung sehat bersama yang dipandu instruktur, sebagai bentuk ajakan untuk menjaga kesehatan jasmani sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta.

Pemimpin Divisi Konsumer BRK Syariah, Irsyadi Sukri, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata apresiasi bank kepada nasabah loyalnya.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada nasabah loyal yang telah mempercayakan pengelolaan keuangannya kepada BRK Syariah. Kami berharap dukungan dan kepercayaan yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan, mengingat bank ini juga milik Kabupaten Rohil,” kata Irsyadi.

Irsyadi menambahkan banyak produk BRK Syariah yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah ASN Pra Pensiun dan Purnabakti, serta berhati-hati terhadap penipuan yang marak terjadi secara digital baik itu mengatasnamakan BRK Syariah ataupun layanan Ketaspenan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para ASN dapat memanfaatkan Pembiayaan Aneka Guna Pensiun, Pembiayaan Rahn Emas, serta Tabungan Haji dan Umrah kami, yang telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dan perencanaan masa purnabakti. Kami juga mengimbau seluruh nasabah agar selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap modus penipuan melalui SMS atau WhatsApp yang mengatasnamakan BRK Syariah ataupun layanan ketaspenan.”

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Rohil mengucapkan terima kasih kepada BRK Syariah yang sudah menginisiasi kegiatan ini. Kami mendukung penuh setiap program BRK Syariah, dan kami yakin Bank Syariah milik daerah ini senantiasa memberikan kemudahan dan manfaat bagi seluruh nasabah di Rohil,” ujar Jhony Charles.

Berikutnya, acara dilanjutkan dengan sosialisasi produk unggulan untuk ASN Pra Pensiun dan Purnabakti, seperti Pembiayaan Aneka Guna (PAG) Pensiun dan Pra Pensiun, Pembiayaan Rahn Emas, dan Tabungan Haji dan Umrah. Selain informasi produk, Bank juga menyediakan layanan Ketaspenan dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (tekanan darah, gula darah, dan asam urat) yang disambut positif oleh para peserta.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, yang tidak hanya memberikan manfaat informasi dan kesehatan, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan serta perhatian dari BRK Syariah yang selama ini telah menjadi mitra terpercaya mereka.***(rl)

Panas Terik, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Dehidrasi

Kondisi cuaca panas terik di Pekanbaru, Jum’at 31 Oktober 2025 (foto:hasran/segmennews)

Pekanbau(SegmnNews.com)- Cuaca panas terik kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Jumat (31/10/2025). Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, suhu udara hari ini diperkirakan dapat mencapai 36 derajat Celsius.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna mengatakan, kondisi cuaca panas yang terjadi sejak pagi disertai suhu yang tinggi diimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi dehidrasi dan kebakaran lahan.

Kondidi sejak pagi hari cuaca di Riau umumnya cerah panas hingga cerah berawan.

Kondisi ini berlanjut hingga siang dan sore hari, sementara pada malam hingga dini hari, udara cenderung kabur dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah.

“Hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru,” ujar Yasir.

Meskipun hujan berpotensi turun di sejumlah daerah, peringatan dini cuaca ekstrem nihil. BMKG mencatat, kelembapan udara berada pada kisaran 40 hingga 95 persen, dengan kecepatan angin berkisar 10 hingga 40 km/jam yang bertiup dari arah selatan ke barat laut.

Selain itu, prakiraan tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau juga masih tergolong aman, yakni 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.***(rn)

Sempat Terdengar Dentuman, Ini Hasil Pemeriksaan Jembatan Siak II

Sempat Terdengar Dentuman, Ini Hasil Pemeriksaan Jembatan Siak II

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Menindaklanjuti adanya laporan warga terkait terdengarnya suara dentuman pada Jembatan Siak II, di Jalan Lintas Sumatera di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Tim dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau langsung turun untuk melakukan pengecekan.

Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut pihaknya langsung menurunkan tim kelokasi. Tim tersebut langsung melakukan pengecekan secara visual terhadap kondisi jembatan tersebut.

“Tim sudah turun langsung melihat kondisi jembatan secara visual. Hasil pengecekan tidak ditemukan kerusakan pada struktur jembatan,” katanya, Kamis.

Namun demikian, untuk memastikan kondisi jembatan secara pasti. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih detail terhadap bangunan atas maupun bangunan bawah jembatan.

“Hasil pemeriksaan akan segera ditindak lanjuti atau dilakukan perbaikan sekiranya ada bagian-bagian jembatan yang perlu penanganan,” sebutnya.

Untuk diketahui, masyarakat sempat dibuat heboh dengan beredarnya sebuah video viral di media sosial memperlihatkan detik-detik kepanikan para pengendara akibat terdengarnya suara dentuman keras dari arah struktur jembatan Siak II pada Senin (27/10) malam. Dalam rekaman berdurasi sekitar 30 detik itu, tampak deretan kendaraan roda empat hingga truk besar berhenti di atas jembatan.

Beberapa saat kemudian, terdengar tiga kali ledakan keras yang diduga berasal dari bagian bawah jembatan. Dentuman tersebut sontak membuat para pengemudi panik dan membunyikan klakson secara bersamaan, memperingatkan kendaraan di belakang untuk segera bergerak.

Situasi tegang itu berlangsung singkat, namun cukup untuk menimbulkan gelombang kepanikan di tengah padatnya arus lalu lintas malam itu. Sejumlah pengendara terlihat mempercepat laju kendaraan, sementara lainnya memilih melambat karena takut terjadi sesuatu pada jembatan.***(mr)

Kasus ISPA dan ILI Meningkat di Bengkalis

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, SKM, MPH

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Influenza Like Illness (ILI) yang dilaporkan mengalami peningkatan signifikan dalam tiga pekan terakhir.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Bengkalis, Ermanto, SKM, MKM, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, SKM, MPH, Kamis (30/10/25).

Menurut Irawadi, berdasarkan laporan dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, kasus ISPA mencapai 288 kasus, sementara ILI dilaporkan sebanyak 85 kasus. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya, sehingga diperlukan langkah cepat untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

“Memang ada peningkatan dan bukan hanya di Bengkalis saja. Karena ini virus dan cepat bermutasi namun tingkat kematian sangat rendah. Kita mengimbau masyarakat untuk meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Caranya dengan mencuci tangan secara teratur, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak dengan penderita, menggunakan masker terutama di tempat berventilasi buruk, serta menutup mulut ketika batuk atau bersin,” ujar Irawadi.

Ia juga menambahkan, masyarakat diimbau untuk mengatur pola makan sehat, menghindari kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang belum bersih, serta melakukan vaksinasi influenza bila diperlukan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan Lansia.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Bengkalis telah melayangkan surat edaran kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit di wilayah Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi lonjakan kasus.

“Kami juga telah menyurati Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama agar meneruskan imbauan ini ke sekolah-sekolah dan madrasah di bawah naungan mereka. Tujuannya agar pencegahan dilakukan sejak dini di lingkungan pendidikan,” jelasnya.

Dinkes Bengkalis berharap masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan agar penularan penyakit ISPA dan ILI dapat ditekan.***(imam/hm)

Senyum Warga Karangasem Demak Menyambut Terang Baru di HLN ke-80

Senyum Warga Karangasem Demak Menyambut Terang Baru di HLN ke-80

Demak(SegmenNews.com)- Siang itu, suasana di Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terasa penuh haru. Senyum mengembang di wajah warga saat satu per satu rumah mulai tersambung listrik. Bagi mereka, cahaya yang hadir bukan sekadar penerangan, melainkan simbol harapan dan perubahan yang dibawa PT PLN (Persero) melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan.”

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, sekaligus wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebanyak sepuluh rumah tangga penerima manfaat, yang mayoritas berprofesi sebagai petani, sebelumnya masih menumpang sambungan listrik dari tetangga. Kini, mereka dapat menikmati listrik secara mandiri dan legal berkat dukungan program tersebut.

Salah satu penerima manfaat, Kuzaemah, mengungkapkan rasa syukurnya saat rumahnya memiliki sambungan listrik sendiri, kini ia dan keluarga dapat beraktivitas lebih nyaman dan produktif.

“_Alhamdulillah_, sekarang rumah saya terang. Terima kasih PLN, semoga berkah untuk semuanya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Camat Sayung, Sukarman menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN yang terus membantu masyarakat memperoleh akses listrik mandiri. Hadirnya energi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah membantu masyarakat kami mendapatkan sambungan listrik gratis. Kini mereka bisa menikmati listrik dengan aman dan legal. Ini bukan hanya bantuan, tetapi bukti nyata perhatian kepada masyarakat kecil,” ungkapnya saat penyalaan sambungan listrik gratis di Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Kamis (23/10).

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa kehadiran listrik merupakan fondasi penting bagi pemerataan pembangunan, penggerak roda perekonomian, serta peningkatan kualitas pendidikan.

“Seperti pepatah Jawa mengatakan _saka pepadhang bakal tuwuh pangarep-arep_, dari cahaya akan tumbuh harapan. Melalui program ini, PLN berkomitmen memastikan setiap rumah tangga di seluruh tanah air bisa menikmati manfaat listrik. Ketika listrik hadir, kehidupan akan menjadi lebih mudah, anak-anak bisa belajar dengan terang, dan usaha kecil bisa berkembang,” jelas Arsyadany.

Lebih lanjut, Arsyadany menjelaskan bahwa program ini menjadi jembatan antara ketersediaan listrik dan kemampuan masyarakat. Meskipun jaringan listrik telah tersedia hingga depan rumah, sebagian warga belum mampu melakukan penyambungan mandiri.

Melalui “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, PLN berupaya menutup kesenjangan tersebut dengan menghadirkan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera. Program ini menyasar lebih dari 8.000 rumah tangga di seluruh Indonesia.

“Semoga dengan nyalanya listrik di rumah-rumah mereka, kehidupan menjadi lebih mudah dan masa depan keluarga makin terang,” ujar Arsyadany.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi menambahkan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan energi untuk semua, tanpa terkecuali.

“Melalui program bertajuk ‘Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan’, kami ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang hidup tanpa akses listrik. Setiap rumah yang tersambung berarti membuka peluang baru bagi kehidupan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.***(rl)

Silaturahmi Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyambut kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Sutikno. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (29/10/2025).

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Dikatakan, Kajati Riau Sutikno bahwa kunjungan ini merupakan bentuk jalinan komunikasi sekaligus perkenalan dirinya sebagai pimpinan baru di Kejaksaan Tinggi Riau. Ia menambahkan, pentingnya kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

“Ini saya sebagai pimpinan baru Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, sudah seharusnya permisi dulu dengan pemilik wilayah yaitu Pak Gubernur. Setelah ini kami juga akan ke Forkopimda, tokoh-tokoh yang ada di sini, dan mungkin juga ke tempat perguruan tinggi,” ujar Kajati Riau Sutikno.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Dijelaskan, Kejaksaan Tinggi Riau siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, kerjasama lintas instansi ini dapat memaksimalkan tupoksi kejasaan serta memberikan kontribusi positif, baik bagi daerah maupun nasional.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

“Banyak yang saya sampaikan kepada Pak Gubernur, kita bisa berkolaborasi mendukung kegiatan-kegiatan pelaksanaan pemerintahan yang dilaksanakan di Provinsi Riau. Kami tadi sudah minta dukungan juga untuk melakukan kegiatan tupoksi kami, supaya Kejaksaan Tinggi Riau ini bisa memberikan kontribusi yang positif, baik terhadap wilayah Provinsi Riau maupun nasional pada umumnya,” jelasnya.

Pertemuan Gubri dan Kajati Riau, Siap Berkolaborasi Dalam Program Pembangunan

Sementara itu, Gubernur Abdul Wahid menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan niat baik Kajati Riau dalam memperkuat sinergi. Ia menuturkan bahwa kehadiran Kajati sebagai bagian dari Forkopimda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah dan memastikan iklim pembangunan berjalan lancar.

“Ya, Pak Kajati ini kan beliau baru masuk di sini, beliau silaturahmi dengan kami, banyak hal yang disampaikan tadi dalam rangka bersinergi membangun Riau. Karena beliau ini adalah salah satu anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, beliau bertanggung jawab juga bagaimana daerah ini kondusif,” tutur Gubri Abdul Wahid.

Diungkapkan, suasana daerah yang aman kondusif menjadi kunci bagi tumbuhnya investasi dan keberlanjutan pembangunan. Oleh karena itu, kerja sama antara Pemprov Riau bersama Kejati Riau diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung kemajuan ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat.

“Karena kalau kondusif daerah ini tentu peluang-peluang investasi, pembangunan, segala macamnya pasti berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Gubernur Abdul Wahid memberikan pantun sebagai bentuk sambutan hangat kepada Kajati Sutikno. “Kalau Tuan pergi ke kota baru, jangan lupa membeli getah. Kalau ini Pak Kajati baru datang di Pekanbaru, semoga beliau tambah betah.” pungkas Gubri Abdul Wahid dengan ramah.***(Galeri)

Menghapus Kerjasama Publikasi Media, Efisiensi Sesat

Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, Bidang Advokasi Sosialisasi dan Edukasi, H Zufra Irwan SE, MM Cmed, SpAp

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, Bidang Advokasi Sosialisasi dan Edukasi, H Zufra Irwan SE, MM Cmed, SpAp mengecam dengan keras sikap Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten/kota se Riau yang dikhabarkan menghapus mata anggaran kerjasama publikasi media, baik media cetak maupun online, dengan alasan efisiensi.

Dalam keterangan kepada wartawan di Pekanbaru 28/10, Zufra Irwan menegaskan, hal ini disampaikan menyikapi adanya laporan sejak beberapa waktu belakangan sejumlah perusahaan media online maupun cetak, termasuk sejumlah wartawan yang bertugas di  kabupaten kota mulai berkeluh kesah. Keluhan tersebut selain, disampaikan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau juga disampaikan ke KI Riau.

Zufra Irwan yang juga Ketua Dewan Kehormatan PWI Riau itu, mengaku benar-benar tersentak dan ingin menatang pemerintah kabupaten/kota untuk benar-benar membuka seluas-luasnya seluruh mata anggaran APBD kabupaten/kota di Riau itu.”Kalau alasan efisiensi, lalu kerjasama media dihapus, artinya sesat pemahaman dalam menyusun APBD,” kata Zufra.

Menurut Zufra,  kalau memang terjadi penghapusan mata anggaran kerjasama media yang sudah bertahun-tahun ada, sama dengan kepala daerahnya mengajak masyarakat kembali masuk kepada era kegelapan masa lalu, serba tetutup dan serba rahasia.” Hari ini, APBD wajib dibuka seluas-luasnya kepada publik. Salah satu saluran resminya ya media, baik cetak maupun oline, TV maupun radio,” tutur Zufra.

Kenapa dinilai sesat pemahaman dan ingin kembali kepada ke gelapan dan tidak ingin diawasi oleh publik, kata Zufra, menghapus kerjasama media bisa saja salah satu trik agar berbagai mata anggaran yang ada di APBD tidak terpublikasi dan masyarakat tidak mendapatkan informasi dan tidak ada publik yang mengawasi.

“Lah, gimana tidak sesat pemahaman namanya dan ingin kembali ke era ketertutupan, anggaran publikasi seminim mungkin. Lalu, anggaran makan minum pejabat di bagian umum misalnya atau anggaran pimpinan makin bengkak, kebutuhan rumah tangga pejabat, nauzubillah, anggaran yang lain dihazab, manusiawikah pimpinan yang begitu,” papar Zufra.

Zufra Irwan juga mendapat keluhan dari sejumlah perusahaan media dan wartawan di Riau bahwa ada kecendrungan Dinas Kominfo kabupaten/kota termasuk Kominfo Provinsi Riau lebih mengutamakan media sosial dari pada media oline atau cetak yang selama ini kerjasama publikasi, sehingga anggaran kerjasamanya semakin “sama-samar”.

“Kalau ini memang terjadi udah semakin sesat dan ngawur implementasi efisiensi yang diharapkan.Efisiensi itu nafasnya bukan menghapus. Apakah dengan cara publikasi menggunakan media sosial interen sasaran bisa tercapai, saya yakin tidak.Karena masyarakat udah duluan tidak akan percaya, pasti yang baik-baik aja yang diekspos dan gak akan dibaca masyarakat,” ujar Zufra.

Kalau ini terjadi di Kominfo Provinsi Riau, malah bisa lebih parah. Karena, lanjut Zufra, bisa dianggap mengangkangi Pergub yang dibuat sendiri.”Publikasi melalui medsos interen apa lagi pakai biaya yang besar, payung hukumnyakan harus jelas. Sementara Pemprov Riau punya Pergub yang tegas dalam melakukan kerjasama publikasi di media.

Mudah-mudahan tidak demikian, jangan sampai kerjasama media dipersulit, lalu dengan mudah menyalurkan anggaran dengan cara disiasati,” tutur Zufra. Saya ingin menegaskan kerjasama publikasi media itu penting. Kalau ada bupati atau walikota yang sengaja menghapus, ayo mari bersatu digugat aja. Ayo debat publik buka anggaran mereka,” tegas Zufra.***(rl)

Lahan Gambut Terindikasi Sengaja Dibakar

Lahan gambut terbakar

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Musim panas ekstrem yang menyelimuti Riau kini membawa ancaman. Bukan sekadar panas menyengat, melainkan kobaran api dan asap pekat dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kembali meneror.

Salah satu titik api paling mengkhawatirkan muncul di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, memaksa tim gabungan berjibaku tanpa henti di tengah cuaca yang tak bersahabat.

Upaya pemadaman di lahan gambut ini telah memasuki hari kedua. Tim Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, bersama prajurit TNI, personel Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA), berada di garis depan.

Mereka menghadapi musuh yang tak terlihat, yakni bara api yang bersembunyi di kedalaman gambut. Medan yang sulit dan minimnya sumber air menjadi tantangan ganda, namun semangat untuk memadamkan api tak pernah padam demi melindungi lingkungan dan warga sekitar.

Indikasi awal menunjukkan bahwa bencana ini bukan sekadar kecelakaan alam. Komandan Regu I Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, Darmawan, mengungkapkan adanya kecurigaan kuat.

“Investigasi dari pihak desa, ini pembukaan lahan baru. Diduga ada unsur kesengajaan dan kita harap ini diproses (hukum),” katanya Rabu 29 Oktober 2025 dilansir mediacenterriau.

Lahan yang terbakar seluas sekitar 1 hektare itu terlihat baru dibersihkan, dengan sisa-sisa kayu tebangan, memperkuat dugaan adanya praktik ilegal di balik munculnya api.

Perjuangan tim di lokasi sungguh dramatis. Setelah api permukaan berhasil dipadamkan, mereka harus berhadapan dengan bara yang bersembunyi di bawah lapisan gambut, api yang dapat menyala kembali kapan saja.

Di tengah upaya pendinginan, tiupan angin kencang membuat api tiba-tiba melompat melewati tembok beton pembatas, membakar semak belukar di sisi lainnya.

“Tadi sempat ada api loncat membakar semak belukar. Jadi kami terpaksa memanjat tembok untuk memadamkan api,” ujar Darmawan, didampingi petugas TNI-Polri.

Respon cepat ini sangat krusial. Laju api yang liar berhasil dihentikan, mencegahnya mengarah ke permukiman warga yang hanya berjarak sekitar 50 meter. Peristiwa ini menunjukkan betapa berbahayanya api gambut yang bisa menyebar tak terduga.

Bahkan, pada malam sebelumnya, ketegangan sempat memuncak saat api mulai mendekati rumah-rumah warga. Petugas harus bekerja ekstra keras di bawah gelap malam untuk memutus jalur api agar tidak menelan permukiman.

“Api yang mengarah ke permukiman sudah berhasil kami cegah,” kata Darmawan.

Kini, fokus utama beralih ke jantung api, memadamkan bara di dalam gambut. Ini adalah pekerjaan yang memakan waktu dan membutuhkan banyak air, sementara ketersediaan air di lokasi sangat minim dan kedalaman gambut cukup ekstrem.

Karhutla di Kampar ini sekali lagi mengingatkan Riau pada bahaya laten yang selalu mengintai. Bukan hanya kerusakan lingkungan dan kerugian materi, tetapi juga ancaman kesehatan akibat kabut asap yang dapat melumpuhkan aktivitas publik.**(mr)

Ketua TP-PKK Ajak Masyarakat Tanam Sayur dengan Memanfaatkan Lahan Kosong

Ketua TP-PKK Ajak Masyarakat Tanam Sayur Dilahan Kosong

Bengkalis(SegmenNews.com)- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bengkalis, Hj. Siti Aisyah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah menjadi kebun produktif dengan menanam berbagai jenis sayuran sehat.

Ajakan ini disampaikan saat kegiatan panen sayur bersama di halaman belakang rumah Dinas Wakil Bupati Bengkalis, Selasa, 28 Oktober 2025.

Menurut Hj. Siti Aisyah, kegiatan menanam sayur di lahan kosong tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi rumah tangga.

“Daripada lahan kosong dibiarkan begitu saja, lebih baik kita tanami dengan sayur-mayur seperti cabai, kangkung, sawi, terong dan tomat. Selain hasilnya bisa dikonsumsi sendiri, juga bisa dijual untuk menambah penghasilan,” katanya.

Ketua TP-PKK Siti Aisyah menambahkan program pemanfaatan lahan pekarangan ini merupakan bagian dari gerakan Hatinya PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) yang terus digalakkan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bengkalis.

“Melalui gerakan ini, kami ingin mengajak masyarakat hidup sehat, produktif, dan mandiri dengan menanam bahan pangan sendiri. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Siti Aisyah bersama Ketua DWP Ira Vandriyani dan pengurus PKK Kabupaten  Bengkalis turut melakukan panen berbagai jenis sayuran hasil budidaya seperti sawi, terong, dan cabai.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan di seluruh kecamatan. Dengan kebun kecil di rumah, kita bisa hidup lebih sehat dan membantu menekan pengeluaran keluarga,” tutupnya.***(imam/hm)

Kisah Warga Aek Horsik Tapanuli Tengah, Kini Miliki Sambungan Listrik Sendiri

Kisah Warga Aek Horsik Tapanuli Tengah, Kini Miliki Sambungan Listrik Sendiri(foto:hms pln)

Tapanuli Tengah(SegmenNews.com)- Malam itu, suasana di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara terasa berbeda. Dari kejauhan, kilau lampu mulai tampak di antara rumah-rumah sederhana yang sebelumnya selalu diselimuti gelap. Dari wajah pemiliknya, terpancar senyum lega, untuk pertama kalinya mereka bisa menyalakan terang di rumah sendiri.

Melalui program penyambungan listrik gratis “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, PT PLN (Persero) kembali menyalakan asa bagi masyarakat prasejahtera. Sebanyak 31 keluarga tidak mampu di Tapanuli Tengah akhirnya bisa menikmati listrik. Momen bersejarah ini menjadi hadiah indah dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80.

Marluga Marbun, salah satu penerima manfaat, warga Desa Aek Horsik, Tapanuli Tengah, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Selama bertahun-tahun, ia yang sehari-hari merupakan petani bayam dan kangkung, bersama istri dan ketiga anaknya hanya mengandalkan lampu minyak untuk menerangi setiap malam. Kini, cahaya bohlam menggantikan temaram api sumbu di ruang-ruang rumahnya.

“Selama ini rumah kami gelap, kalau malam hanya pakai lampu minyak. Untuk beraktivitas di rumah saja kami kesulitan,” tutur Marluga sambil berkaca-kaca menyaksikan cahaya yang baru menerangi tempat tinggalnya.

Dirinya mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya, karena kini kehidupan keluarganya jauh lebih mudah setelah listrik tersambung di rumahnya. Berkat listrik, saat ini suasana rumah terasa semakin hangat, anak-anaknya bisa belajar di malam hari, dan keluarganya dapat beraktivitas lebih lama.

“Sekarang anak-anak bisa belajar malam hari, dan kami bisa beraktivitas lebih lama. Sangat membantu sekali. Terima kasih, PLN,” ujarnya.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu turut mengapresiasi langkah PLN yang hadir hingga ke pelosok desa, memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati listrik. Dirinya percaya, listrik merupakan fondasi dan kebutuhan utama setiap keluarga.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami berterima kasih kepada PLN. Kehadiran listrik bukan hanya menerangi rumah, tapi juga menerangi masa depan,” ungkapnya.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra menyampaikan, inisiatif ini merupakan hasil kepedulian insan PLN di seluruh Indonesia yang secara sukarela menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu sesama. Melalui semangat gotong royong ini, diharapkan masyarakat prasejahtera yang belum tersambung listrik dapat segera menikmati listrik.

“Ini merupakan program PLN dari donasi para pegawai. Kita melihat saudara-saudara kita yang belum ada listriknya, kami akan coba bantu. Semoga dengan listrik menyala ini, anak-anak bisa belajar di malam hari, orang tua bisa lebih produktif, dan ekonomi keluarga semakin meningkat,” ujar Edwin.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Ahmad Syauki menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan program ini.

“Kami di PLN percaya bahwa energi tidak hanya mengalir melalui kabel dan jaringan, tapi juga melalui kepedulian dan gotong royong. Terima kasih kepada seluruh unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang telah mendukung program ini. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi terwujudnya Sumatera Utara yang terang, berdaya, dan berkeadilan,” ujar Syauki.

Total sebanyak lebih dari 8 ribu keluarga prasejahtera ditargetkan menerima penyambungan listrik gratis dalam program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” di seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen PLN untuk menghadirkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Tak hanya sekadar menyalakan lampu, namun menghidupkan mimpi yang mungkin sebelumnya sempat terkubur dalam gelap.***(rl)