Beranda blog Halaman 50

Tepis Tudingan, Pemdes Pulau Muda Tegaskan Penggunaan Dana Desa Sesuai Aturan

Tepis Tudingan, Pemdes Pulau Muda Tegaskan Penggunaan Dana Desa Sesuai Aturan

Pelalawan (SegmenNews.com) – Pemerintah Desa (Pemdes) Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau menyampaikan klarifikasi resmi terkait tudingan adanya penyalahgunaan Dana Desa tahun anggaran 2023-2024. Kepala Desa (Kades) Pulau Muda, Andika, menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan Dana Desa telah dijalankan sesuai dengan peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami sangat menyayangkan tudingan yang beredar karena tidak berdasarkan data akurat dan tanpa klarifikasi langsung. Seluruh pelaksanaan Dana Desa dilakukan sesuai regulasi, mulai dari perencanaan, penyaluran, hingga pelaporan,” kata Kades Andika, Selasa 28 Oktober 2025, kepada media ini.

Terkait tuduhan adanya kegiatan fiktif, seperti ketahanan pangan dan pengerasan jalan usaha tani. Kades Andika, menegaskan bahwa seluruh kegiatan telah dirancang melalui Musyawarah Desa (Musdes), dilaksanakan secara bertahap, dan disertai dokumentasi lengkap, termasuk laporan pertanggungjawaban.

“Tidak ada kegiatan yang dilaporkan tanpa pelaksanaan. Bahkan kegiatan non-fisik seperti ketahanan pangan juga sudah dijalankan sesuai ketentuan dan regulasi, meski sempat Silva sebelumnya, namun sudah terealisasi dan paling utama tepat sasaran sesaui regulasi,” ungkapnya.

Selain itu, guna memperkuat pernyataan tersebut, Pemdes Pulau Muda merujuk pada sejumlah dasar hukum utama, serta petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang ada, seperti yang tertera pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang mengatur hak desa dalam mengelola dana secara mandiri dan partisipatif.

Selanjutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, yang menjadi acuan teknis penyaluran dan pelaporan. Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, yang mewajibkan akuntabilitas dan pencatatan melalui sistem keuangan desa (Siskeudes).

Dan Permendes PDTT Nomor 8 Tahun 2022, yang menetapkan prioritas nasional penggunaan Dana Desa, termasuk kegiatan pertanian, pendidikan, dan kesehatan.

“Seluruh kegiatan telah dicantumkan dalam APBDes dan disetujui bersama BPD serta dipantau oleh pendamping desa, tenaga ahli kabupaten, dan instansi terkait. Kami terbuka, bahkan saat diaudit oleh Inspektorat lalu, semuanya sudah sesuai regulasi yang ada,” ucap Kades Andika, menerangkan.

Sementara itu, dengan hal ini Pemdes Pulau Muda, juga akan menyoroti potensi pelanggaran hukum oleh pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan klarifikasi. Apalagi jika serana medianya tak terverifikasi Dewan Pers.

Andika, mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar, bersifat fitnah, dan menyerang pribadi atau lembaga, dapat dijerat sanksi sesuai UU ITE dan KUHP tentang pencemaran nama baik.

“Kritik itu boleh, tapi harus disampaikan secara bertanggung jawab, bukan dengan menyebarkan isu tanpa data dan bukti,” pungkasnya, menegaskan.

Di akhir keterangannya, Pemerintah Desa Pulau Muda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif, serta menyampaikan aspirasi secara terbuka dan melalui jalur yang sah.***(riz)

Diskusi Nasional SMSI akan Kupas Tuntas Media Baru dan UU ITE

Diskusi Nasional SMSI akan Kupas Tuntas Media Baru dan UU ITE

Jakarta(SegmenNews.com)- Diskusi Nasional yang digelar Selasa (28/10), akan mengupas tuntas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan kehadiran media baru, seperti Podcast, dan Youtube.

“Di sini para pemain media baru akan mendapat pemahaman lengkap bagaimana menghadapi ancaman hukuman yang tercantum dalam UU ITE yang baru, yakni No.1 Tahun 2024,” kata Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Senin, 27 Oktober 2025.

UU ITE terbaru adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024, merupakan perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Di dalamnya terdapat rambu-rambun yang mengatur media berbasis elektronik.

“Kita, teman-teman jangan sampai terperosok dalam pasal UU ITE. Mari kita pahami bersama-sama secara benar,” kata Firdaus yang kemudian menjelaskan diskusi akan diikuti pengurus SMSI pusat dan provinsi.

Diskusi yang akan dimoderatori oleh Mohammad Nasir (Dewan Pakar SMSI dan mantan wartawan senior Harian Kompas), berlangsung hybrid, selain mengambil tempat di kantor SMSI Pusat Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat.

Diskusi ini menampilkan narasumber Prof. Dr. Reda Manthovani,S.H., LL.M, Dahlan Dahi, Prof. Dr. Henri Subiakto, SH, M.Si, dan Rudi S. Kamri.

Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M adalah Dewan Pembina SMSI. Saat ini ia mengemban amanah sebagai Jaksa Agung Muda Bidang lntelijen (Jamintel) Kejaksaan RI.

Sebelumnya Reda adalah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta . Ia memulai karirnya dari belajar hukum di Fakultas Hukum Universitas Pancasila (1988-1992).

Reda Manthovani kemudian melanjutkan jenjang lebih tinggi, strata dua di Perancis, yakni di Faculté de Droit de l’UniversitédAix, Marseille III France, (2001-2002). Gelarnyq menjadi SH, LLM kemudian memperdalam ilmu hukumnya di Fakultas Hukum UI (S3).

Narasumber berikutnya, Prof. Dr. Drs. Henry Subiakto, S.H., M.Si, Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya, Pakar Ilmu Komunikasi Politik, pernah menjadi Wartawan, Ketua Dewas Antara, Staf Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa.

Narasumber lainnya, Dahlan Dahi, Anggota Dewan Pers. Ia adalah Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network. Pernah menjadi Pemred Tribun Timur. Ia kini sebagai Ketua Komisi Digital Dewan Pers.

Narasumber berikutnya Rudi S. Kamri adalah konten kreator terkenal, CEO dan pendiri kanal YouTube Kanal Anak Bangsa TV pada Oktober 2020. Dalam kanal YouTube-nya, dia sering mengangkat berbagai isu hangat di Tanah Air terutama yang bersinggungan dengan politik dan pejabat pemerintah.***(rl)

Jalan Diperbaiki, Masyarakat Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Bistamam

Jalan Diperbaiki, Masyarakat Ucapkan Terimakasih kepada Bupati Bistamam

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan dan Jembatan di Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Progres Jalan Kuning Jalil yang terletak di Kepenghuluan Panipahan, Dusun 01 Sai Sampai Niat, RW 013 RT 001, Kecamatan Pasir Limau Kapas yang sebelumnya terbengkalai kini telah selesai pembangunannya.

Kepala Dinas PUTR, Khairul Fahmi baru- baru ini menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan.

“Kami berusaha bekerja semaksimal mungkin memperbaiki jalan yang rusak, termasuk Jalan Kuning Jalil di Kepenghuluan Panipahan,” kata Khairul Fahmi.

Perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Terhadap perbaikan atau pembangunan jalan Kuning Jalil tersebut, Masyarakat Kepenghuluan Panipahan sangat menyambut baik kinerja Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.

Salah satu masyarakat setempat, Mardani Joni kepada media menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles Rokan Hilir serta Kepala Dinas PUTR Khairul Fahmi karena telah berhasil menuntaskan pekerjaan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Bapak Bupati terhadap kondisi jalan di daerah kami.

InsaAllah, dengan adanya pembangunan pada jalan kuning Jalil ini, ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Khairul Fahmi.(Chan)

Gubri Abdul Wahid Toreh Prestasi, Riau Masuk Daerah Terinovatif Versi BRIN 2025

Jakarta(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menerima apresiasi BRIDA/BAPERIDA Optimal 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), karena berhasil mengintegrasikan riset dan inovasi dalam pembangunan berbasis bukti ilmiah di Provinsi Riau.

Gubri Abdul Wahid Toreh Prestasi, Riau Masuk Daerah Terinovatif Versi BRIN 2025

Adapun penghargaan yang diterima oleh Gubri tersebut merupakan penghargaan untuk pemerintah daerah kategori indikator kajian yang dimanfaatkan dan indikator optimalisasi potensi dan atau penyelesaian masalah daerah.

Gubri Abdul Wahid Toreh Prestasi, Riau Masuk Daerah Terinovatif Versi BRIN 2025

Untuk inovasi yang berhasil mengantarkan Pemprov Riau hingga mendapatkan apresiasi nasional karena mendorong reaktivasi sumur minyak idle nasional inovasi stimulasi injeksi mix biosolvent ethanol lancang kuning laksmana.

Gubri Abdul Wahid Toreh Prestasi, Riau Masuk Daerah Terinovatif Versi BRIN 2025

Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi, menyampaikan bahwa apresiasi kepada semua daerah yang telah berhasil mendapatkan apresiasi BRIDA/BAPPERIDA 2025.

Gubri Abdul Wahid Toreh Prestasi, Riau Masuk Daerah Terinovatif Versi BRIN 2025

Menurutnya, ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga sebagai wujud pengakuan atas peran penting BRIDA dan BAPPERIDA sebagai ujung tombak inovasi daerah.

Gubri Abdul Wahid Toreh Prestasi, Riau Masuk Daerah Terinovatif Versi BRIN 2025

Dia menerangkan, riset dan inovasi dalam pembangunan daerah itu sangat penting, sehingga pembangunan di daerah harus didasarkan pada bukti ilmiah, data, dan hasil kajian yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Apresiasi ini menjadi refleksi bahwa banyak daerah telah bergerak maju. Mereka tidak sekedar membangun berdasarkan intuisi, tetapi berdasarkan data dan riset. BRIN menginginkan BRIDA menjadi pusat pengetahuan di daerah yang mendorong kebijakan inovatif dan berkelanjutan,” kata dia, dikutip dari YouTube BRIN, Senin (27/10/25).

Kemudian, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko juga menyampaikan hal yang sama. Dia menginginkan peran BRIDA dan BAPPERIDA, untuk mendukung rekomendasi kebijakan berbasis bukti, evidence based policy.

Sehingga kata dia, setiap daerah memiliki spesifikasi sendiri-sendiri, sehingga tidak perlu bagi suatu daerah meniru atau menjadi daerah lain untuk inovasi dan risetnya.

“Itulah peran BRIDA dan BAPPERIDA, mendukung rekomendasi kebijakan berbasis bukti, evidence based policy. Dan potensi itu kami lihat yang sangat spesifik, karena setiap daerah pasti punya spesifikasi sendiri-sendiri,” katanya.

Diketahui, Sebanyak 39 pemerintah daerah menerima apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025. Penilaian dilakukan berdasarkan dua indikator utama, yakni Pemanfaatan Kajian Kebijakan Berbasis Bukti dan Optimalisasi Potensi serta Penyelesaian Permasalahan Daerah.

Daerah penerima penghargaan untuk Indikator Kajian Kebijakan Berbasis Bukti meliputi empat provinsi, lima kabupaten, dan tiga kota, yakni Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Papua Barat, Kabupaten Badung, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tuban, Kota Makassar, Kota Semarang, dan Kota Surakarta.

Lalu, untuk Indikator Optimalisasi Potensi dan/atau Penyelesaian Permasalahan Daerah, penghargaan diberikan kepada delapan provinsi, lima belas kabupaten, dan empat kota, yaitu Provinsi Bali, Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Riau, Provinsi Sumatera Selatan.

Sedangkan untuk kabupaten/kota yaitu Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Banggai, Kabupaten Bangli, Kabupaten Banjar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Malang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sikka, Kabupaten Tabanan, Kota Denpasar, Kota Madiun, Kota Pangkal Pinang, dan Kota Surabaya.***(galeri)

Pesta Rakyat HUT Rohul ke-26 Usai, Bupati Apresiasi Seluruh Panitia dan Petugas Lapangan

Pesta Rakyat HUT Rohul ke-26 Usai, Bupati Apresiasi Seluruh Panitia dan Petugas Lapangan

Rohul(SegmenNews.com)- Pesta rakyat dalam rangka malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Rokan Hulu resmi berakhir dengan penuh kesan dan sukses besar. Euforia kebahagiaan masyarakat yang membanjiri Lapangan Kantor Bupati, meninggalkan cerita indah tentang kebersamaan, kerja keras, dan semangat gotong royong seluruh elemen daerah.

Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM bersama Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM, Minggu (26/10/2025). menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan penting dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan HUT Rohul tahun ini.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada seluruh panitia pelaksana, pihak keamanan dari Polres Rokan Hulu, Satpol PP, Dinas Perhubungan, petugas Damkar, dan tenaga medis dari Dinas Kesehatan yang telah bekerja keras dan siaga dalam kondisi apa pun demi kelancaran acara,” ujar Bupati Anton.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pesta rakyat yang dihadiri ratusan ribu warga ini tidak hanya terlihat dari kemeriahan malam puncak, tetapi juga dari koordinasi yang solid, pengamanan yang tertib, dan pelayanan yang prima di lapangan. Setiap pihak menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

Namun, di balik sorotan panggung megah dan gegap gempita penampilan para artis, terselip kisah inspiratif yang jarang terlihat oleh publik — yakni peran para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Setelah seluruh rangkaian acara usai, mereka bekerja hingga larut malam mensterilkan area lokasi agar kembali bersih dan nyaman dipandang.

“Kami memberikan apresiasi khusus kepada petugas kebersihan DLH. Tanpa mereka, lokasi tidak akan sebersih dan senyaman sekarang. Mereka adalah pahlawan di balik layar suksesnya pesta rakyat Rohul,” tambah Bupati Anton dengan nada penuh haru.

Malam puncak HUT Rohul ke-26 yang menghadirkan artis Rayola dan grup band nasional Kotak menjadi penutup manis dari rangkaian panjang perayaan hari jadi “Negeri Seribu Suluk”. Tak hanya menyuguhkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan semangat persaudaraan dan gotong royong antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

Wajah-wajah lelah para panitia dan petugas berubah menjadi senyum lega ketika melihat masyarakat pulang dengan kebahagiaan dan rasa bangga atas daerahnya sendiri.
Sebuah bukti nyata bahwa keberhasilan sebuah perayaan tidak hanya diukur dari kemeriahannya, tetapi dari kebersamaan, ketertiban, dan dedikasi semua pihak yang terlibat di dalamnya. (Kominfo/JK)

Pengemis Wanita Kabur Saat Diamankan Satpol-PP dan Dinsos Pekanbaru

Pengemis Wanita Kabur Saat Diamankan Satpo-PP dan Dinsos Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo-PP) bersama Dinas Sosial Kota Pekanbaru melakukan razia pengemis atau gepeng yang selama ini meresahkan pengendara di perempatan jalan raya tepatnya di trafik light, Minggu 26 Oktober 2025.

Dalam razia di beberapa titik Jalan Sudirman, Satpol-PP berhasil mengamankan 149 orang terdiri dari remaja, anak-anak dan para orangtua.

Saat pengamanan satu orang wanita paruh baya yang menolak untuk dibawa memilih kabur dari petugas.

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, para pengemis yang terjaring razia akan didata diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, sementara pengemis dari luar kota akan di pulangkan ke kampung halaman maing-masing.

Zulfahmi mengingatkan kepada pengendara agar tidak memberikan sumbangan kepada pengemis di perempatan jalan raya, karena akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang dan aturan yang berlaku.

Masyarakat bisa menyalurkan infak dan sodakohnya ke rumah ibadah, panti asuhan dan lembaga sosial lainnya.***(ran)

Pemkab Bengkalis Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Penanganan Bencana Banjir

Pemkab Bengkalis Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Penanganan Bencana Banjir

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Apel Kesiapsiagaan dalam Rangka Penanganan Bencana Banjir, Senin, 27 Oktober 2025.

Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi akibat meningkatnya intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya.

Apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bengkalis ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan diikuti oleh unsur Forkopimda, BPBD, TNI/Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, dan pihak terkait.

Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya mitigasi dan penanganan cepat bencana.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tugas BPBD atau pemerintah semata, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan apel ini, kita memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam kondisi siap siaga menghadapi segala kemungkinan,” ujar Kapolres.

Selain pengecekan personel, dalam apel juga dilakukan pemeriksaan peralatan dan kendaraan operasional yang akan digunakan dalam penanganan bencana, mulai dari perahu karet, mobil dan perlengkapan lainnya.

Sementara itu Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Andris Wasono menyampaikan Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen penuh dalam menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki risiko tinggi.

“Apel yang dilaksanakan merupakan wujud kesiapan nyata dalam menghadapi potensi bencana. Kesiapsiagaan, koordinasi, dan kerja sama lintas sektor menjadi hal utama dalam penanganan cepat di lapangan,” ujar Andris Wasono.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan memastikan saluran air tetap bersih agar banjir dapat dicegah sejak dini.

“Kami berharap seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat, dapat saling bersinergi agar ketika banjir datang, kita sudah benar-benar siap,” tambahnya.

Melalui apel yang digelar kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana dapat meningkat, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dan mengurangi risiko banjir di wilayah masing-masing.***(imam/hm)

Atlet-Atlet NPCI Riau Berjaya di Event Internasional

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Atlet-atlet NPC I Riau mewakili Indonesia menorehkan prestasi membanggakan. Beberapa kejuaraan dari beberapa cabang olahraga (Cabor) mampu meraih medali, berjaya di multi event internasional baru-baru ini.

Perolehan medali atlet paralimpian asal Riau mewakili Indonesia di antaranya dari cabang olahraga (cabor) Tenis Meja, Leli Marlina.

Kejutan manis dan sangat luar biasa di ajang ITTF Para Table Tennis Championship, Beijing Mixed Double XD10 dimana pasangan Indonesia Barce Eynstend Layaba dan Leli Marlina hanya berada di posisi non unggulan, seeded 13, secara mengejutkan mengalahkan pasangan terkuat di Asia.

Pada puncaknya babak Final pasangan kuat dari Korea, Park Jae Hyeon dan Jung Young A dikalahkan dengan skor 3-1, Indonesia Raya berkumandang.

Kemudian pada kejuaraan Internasional Peru Para Swiming World Series Lima, atlet NPCI Riau Syuci Indriani mewakili Indonesia, berhasil meraih medali Perak, 200 meter gaya bebas kelas S14. Syuci juga meraih medali Perunggu di nomor 100 m gaya dada.

Atlet NPCI Riau lainnya mewakili Indonesia juga di cabor renang, Zaki Zulkarnain meraih medali Perak di nomor 50 m gaya dada.

Sedangkan atlet NPCI Riau juga mewakili Indonesis, Gery Parker, meraih medali Perunggu di nomor 50 m gaya dada.

Selanjutnya, di event bergengsi dalam kejuaraan Atletik Dunia Virtus 2025 yang digelar kota Brisbane, Australia 8-15 Oktober 2025. Atlet NPCI Riau mewakili Lindonesia, Tiwa, meraih medali perunggu kelas T20 Nomor lari 800 meter.

Dari hasil tersebut, Ketua NPCI Riau Jaya Kusuma memberikan apresiasi atas prestasi tersebut.

“Saya bangga atas apa yang diraih para atlet NPCI Riau dan menambah urutan prestasi di kalender kancah dunia pada tahun 2025 ini,” kata Jaya Kusuma, Sabtu (25/10/2025).

Dikatakan Jaya, lumbung prestasi kancah internasional memang sudah banyak diraih atlet-atlet NPCI asal Riau dalam mewakili Indonesia.

Harapan besar, dengan prestasi yang cukup gemilang ini, akan terus berlanjut pada event internasional lainnya dan tentunya dan akan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah daerah (Pemda).

“Saya atas nama Ketua NPCI Riau, mengucapkan selamat dan tentunya ke depan akan lebih baik untuk mengharumkan nama Indonesia serta Provinsi Riau. Dengan prestasi ini, juga akan menjadi motivasi untuk cabor lainnya,” demikian Jaya Kusuma.(rl)

Pimpin AWI Bengkalis, Fendi Basri Tancap Gas Susun Kepengurusan dan Jadwal Pelantikan

Pimpin AWI Bengkalis, Fendi Basri Tancap Gas Susun Kepengurusan dan Jadwal Pelantikan

Bengkalis(SegmenNews.com)- Fendi Basri dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Bengkalis setelah menerima mandat dari pihak DPP Sukarno,SE pada bulan Oktober 2025.

Fendi merupakan wartawan kupastuntas.com langsung bergerak cepat melakukan musyawarah pemebentukan kepengurusan di Komplek Kantor Kadin.

Dalam musyawarah sepakati Hendra wartawan harianvokal.com sebagai sekretaris, Suhaimi.S Ag (detikcentral.com) Bendahara, Indra bidang humas, dari media Amirariau.com bidang sosial budaya Erman daru jnalpost.com bidang kepemudaan, Edi Irawan Hebat Riau.com, Surya Dinata Hariandetil.com bidang Pemberdayaan Ekonomi.

Fendi Basri mengatakan, AWI merupakan organisasi yang berdiri sejak
20 tahun lalu, saat ini sudah terbentuk di 38 Provinsi dan 300 kabupaten kota di Indonesia.

Fendi Basri menegaskan, pihaknya tengah mempersiapkan oelantikan bergabung dengan AWI Kabupaten di Riau pada awal Januari 2026 mendatang di Hotel Pangeran Jalan Sudirman Pekanbaru.***(rl)

Jaksa Agung Lantik Kajati Riau Sutikno

Jaksa Agung Lantik Kajati Riau Sutikno ( foto: penkum kejati riau)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi melantik Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Kamis (23/10). Pelantikan berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, bersama 36 pejabat lainnya.

“Benar, Bapak Jaksa Agung telah melantik Kepala Kejaksaan Tinggi Riau yang baru, Bapak Sutikno,” ujar Asisten Intelijen Kejati Riau, Sapta Putra, saat dikonfirmasi.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 854 Tahun 2025 tanggal 13 Oktober 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia, yang ditandatangani langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Sutikno mengisi jabatan yang ditinggalkan Akmal Abbas yang telah memasuki masa purna tugas. Sebelum menjabat sebagai Kajati Riau, Sutikno merupakan Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

“Dalam waktu dekat, beliau (Sutikno, red) akan tiba di Pekanbaru guna melaksanakan tugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau yang baru,” tambah Sapta.

Pelantikan Sutikno menjadi Kajati Riau merupakan bagian dari rotasi besar di tubuh Korps Adhyaksa, di mana Jaksa Agung melantik 17 Kepala Kejaksaan Tinggi serta 20 pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung Burhanuddin menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat tanggung jawab moral, profesional, dan institusional bagi seluruh pejabat yang menerima amanah baru.

“Pergantian pejabat merupakan hal wajar dalam rangka penyesuaian dan peningkatan kinerja institusi, serta bagian dari dinamika dalam upaya membantu mewujudkan visi dan misi Kejaksaan,” ujar Burhanuddin.

Kepada para Kajati, Jaksa Agung menekankan pentingnya peran strategis dalam penegakan hukum di daerah. Kajati, katanya, tidak hanya dituntut menegakkan hukum, tetapi juga menegakkan keadilan dengan nurani dan keberanian.

Ia juga menegaskan agar setiap Kajati, termasuk Kajati Riau yang baru, segera mengoptimalkan penanganan tindak pidana korupsi di wilayah masing-masing. Satuan kerja Kejati dan Kejari yang minim kinerja penanganan perkara korupsi akan dievaluasi langsung oleh pimpinan.

“Tunjukkan kinerja penanganan perkara korupsi, baik dari jumlah maupun kualitas penyidikan. Kejaksaan harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Selain itu, Burhanuddin mengingatkan seluruh pejabat baru agar menjaga integritas diri dan keluarga, bekerja secara profesional, serta membangun komunikasi yang terbuka demi memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi institusi.

Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Ketua Komisi Kejaksaan Pujiyono Suwadi, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Jaksa Agung Asep N. Mulyana, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kepala Badan Pemulihan Aset, serta pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.***(rn)