Beranda blog Halaman 531

Waspada! Pekanbaru Alami Cuaca Ekstrim

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pekanbaru masih dihadapkan dengan cuaca yang ekstrem pada bulan November dan Desember. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan cukup tinggi di akhir tahun 2022 ini.

“Pada siang hari, cuaca cukup panas. Sedangkan di malam hari, cuaca hujan. Maka, potensi-potensi bencana bisa saja terjadi,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru Zarman Candra usai apel gelar pasukan siaga bencana di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (21/11).

BPBD selalu memantau informasi kebencanaan melalui BMKG. Disampaikan BMKG bahwa intensitas hujan cukup tinggi pada bulan November dan Desember.

“Maka, kami perlu melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan,” ucap Zarman.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) WaliKota sudah melakukan upaya-upaya mitigasi bencana alam. Pada 6 Juni 2022 lalu, Pj wali kota sudah mencanangkan Pekanbaru Bersih.

“Pj WaliKota juga sudah melakukan upaya-upaya penanganan banjir seperti normalisasi sungai dan drainase dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Sehingga sebelum memasuki musim hujan seperti bulan ini, Pemko telah melakukan langkah-langkah antisipasi di 15 kecamatan,” jelas Zarman.

Meski begitu, BPBD tetap mewaspadai sungai Sail. Karena banjir sempat terjadi beberapa kali di permukiman warga di bantaran sungai Sail akibat pasang sungai Siak. (Dmf)

Gubri Riau Serahkan Bantuan Sembako di Gerakan Subuh Berjamaah

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) merupakan program unggulan dakwah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sejak tahun 2019.

Kali ini dalam kegiatan GSSB Provinsi Riau yang ke-86 itu, dilaksanakan di Masjid Raya Nurul Wathan di Jalan Siak II, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

GSBB ke-86 dihadiri langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI H Edy Natar Nasution. Turut hadir pada kegiatan itu Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Riau.

Secara simbolis Gubri Syamsuar bersama Wagubri Edy Natar menyalurkan 450 paket sembako dari Baznas Riau. Penyerahan sembako dilakukan secara simbolis kepada masyarakat yang ada di sekitar kawasan masjid

Dikatakan Gubri Syamsuar, bahwa kegiatan salat subuh berjamaah ini selain menjadi gerakan dakwah untuk mengajak umat meramaikan masjid. Ini juga dapat dipergunakan untuk mensyiarkan gerakan mencintai Alquran dan berwaqaf.

“Pada subuh yang mulia ini kita bersyukur masih bisa berkumpul di sini. Karena dalam kegiatan ini, dapat kita pergunakan untuk mensyiarkan Alquran dan mensyiarkan waqaf di bumi melayu yang kita cintai,” ucap Gubri Syamsuar, Minggu (20/11/2022).

Gubri jelaskan, bahwa Syiar Islam begitu penting dan ini harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Serta, Syiar Islam ini tetap terus hidup di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, pentingnya menghidupkan ajaran Islam ini, salah satu tujuannya untuk menjauhkan maksiat dari Bumi Lancang Kuning.

Karena menurutnya, saat ini maksiat seperti fenomena kehidupan komunitas pasangan sejenis atau kelompok LGBT semakin banyak terjadi, baik secara terbuka ataupun sembunyi-sembunyi.

“Karena itulah tentunya kita harus terus menjaga kegiatan keagaaman seperti ini agar daerah kita terhindar dari maksiat dan terhindar dari azab Allah,” jelasnya.

Dengan begitu, orang nomor satu di Provinsi Riau berharap agar setiap pihak yang terkait harus bisa berkomitmen dalam membuat kegiatan keagamaan agar nilai keislaman di Bumi Melayu tetap selalu terjaga.

“Dan kami tentunya sangat mengharapkan bagaimana kita bisa senantiasa dapat berkhidmat untuk negeri ini. Terutama dalam mensyiarkan ajaran islam di Riau ini.” harapnya.

Sementara itu, Ketua umum pengurus Masjid Raya Nurul Wathan, Masrul Kasmy mengatakan bahwa masjid ini telah memiliki program pengajian aktif yang dilaksanakan setiap pekan.

“Alhamdulillah di sini selain telah dipergunakan untuk salat berjamaah, masjid ini juga telah memiliki kegiatan majelis ilmu yang setiap ahad dilaksanakan. Kemudian, juga ada pengajian yang setelah zuhur kita lakukan,” ucapya.

Sebagai informasi, hadir juga Ketua Baznas Provinsi Riau Masriadi Hasan dalam hal ini dirinya sekaligus memberikan ceramah tentang semangat meramaikan salat berjamaah. ***(Galeri Foto)

Berikut Gakeri Fotonya:

Gubri Riau Serahkan Bantuan Bantuan Sembako di Gerakan Subuh Berjamaah
Sholat subuh berjamaah
Gubri memberikan tausiah
Wagubri menyerahkan sembako
Gubri Riau Serahkan Bantuan Bantuan Sembako di Gerakan Subuh Berjamaah
Gubri Riau Serahkan Bantuan Bantuan Sembako di Gerakan Subuh Berjamaah
Gubri Riau Serahkan Bantuan Bantuan Sembako di Gerakan Subuh Berjamaah

Kemal Optimis Pemprov Riau Predikat BB dari Kemenpan-RB Tercapai

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau optimis capaian nila 70 atau predikat BB dapat terealisasi. Keyakinan itu terus diupayakan melalui peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (Sakip) dan Reformasi Birokrasi (RB) yang saat ini terus dikebut.

Seperti diketahui nilai Sakip Pemprov Riau pada 2021 yang diumumkan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tercatat 68,67 dengan predikat B. Sedangkan RB 67,45 juga dengan predikat B.

“Nilai RB kita itukan 67,45. Berarti tinggal 2,55 lagi bisa mencapai 70 atau BB. Begitu juga Sakip, nilai kita 68,67. Tahun ini kita terus berupaya meningkatkan nilai Sakip dan RB kita,” kata Kepala Biro Organisasi Setdaprov Riau, Kemal, Senin (21/11/22).

Melalui aplikaksi Sistem Aplikasi Pengumpulan Data Kinerja (Siapadia) dan Proses Bisnis, diharapkan dapat menjadi pengontrol dan pedemoman dalam melaksanakan program kerja secara terintegrasi sesuai peran dan tanggung jawab setiap OPD.

Dua aplikasi ini menurut Kemal, disebut sebagai komponen pengungkit menuju predikat BB dengan nilai 70 yang telah ditargetkan.

Aplikasi ini menggambarkan tanggung jawab setiap OPD bersama sinergitas instansi lainnya dalam melaksanakan program kerja yang telah ditentukan dalam melaksanakan turunan dari visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.

“Siapadia [Aplikasi] itu sebelumnya belum ada, tahun ini sudah ada. Peta proses bisnis itu kemarin sudah dibentuk, tapi belum direalisasikan. Tapi tahun ini dokomen penyempurnaan sudah dilakukan,” jelas Kemal.

Di bidang RB Pemprov Riau sudah memasukan delapan area perubahan guna mendongkrak kinerja OPD. Diantaranya  ketatalaksanaan, pelayanan, regulasi. Salah satunya yang paling ditonjolkan dari sisi pelayanan publik berupa inovasi kerja melalui aplikasi.

Biro Organisasi bersama Bappedalitbang  Riau juga telah menyampaikan ke Kemenpan-RB, dengan mempersentasekan ke Asisten Deputi Koordinasi Akuntabilitas (Asdev) Kemwnpan RB.

“Kita harapkan perubahan-perubahan kinerja ini dapat menuju pelayanan yang lebih baik, secara terbuka dan sistematis,” ungkap Kemal. ***(mc)

Diskominfotik Riau Sukses Panen 6,6 Kilogram Cabai

Diskominfotik Riau Sukses Panen 6,6 Kilogram Cabai

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Usai melaksanakan kegiatan Apel pagi, Gubernur Riau (Gubri) memanen cabai di Halaman Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau. Senin (21/11/2022).

Gubri didampingi oleh Kepala Diskominfotik Provinsi Riau, Erisman Yahya dan Sekretaris Diskominfotik Provinsi Riau, Sri Mekka.

Gubri berharap melalui kegiatan ini, terjadi penurunan harga cabai dipasar dan dapat berpengaruh terhadap penurunan angka inflasi di Provinsi Riau.

“Ini merupakan kebijakan Tim Pengendali Inflasi Pusat. Sekaligus bisa membantu produksi cabai kita yang sekarang masih kurang,” kata Gubri Syamsuar.

Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfotik Provinsi Riau, Hasmuri Hasan menuturkan terdapat tiga jenis cabai yang dipanen yaitu cabai merah keriting, cabai rawit, dan cabai rawit setan dengan total berat 6,6 kilogram.

“Cabai Rawit Hijau 2kg, cabai merah keriting 3,1kg, cabai rawit setan 1,5kg,” katanya.

Sebagai informasi hasil panen ini merupakan hasil dari penanaman pada tanggal 5 Oktober 2022 lalu.

Kepala Diskominfotik Provinsi Riau, Erisman Yahya menjelaskan, kegiatan tanam cabai di perkarangan kantor dalam rangka mengajak masyarakat untuk mempersiapkan ketersediaan cabai.

“Waktu itukan inflasi Riau tinggi, salah satunya karena cabai mahal. Jadi Pak Gubernur mengumpulkan para Kepala OPD dan mengintruksikan untuk memanfaatkan perkarangan yang ada untuk menanam cabai,” ujar Ersiman.

Usai mendapat instruksi tersebut, pihaknya langsung melakukan penanaman cabai di Perkarangan Kantor Diskominfotik Riau, dengan total 380 pohon cabai yang ditanam.

“Langsung kita action, satu pegawai iuran Rp. 5000/satu pohon cabai. Alhamdulillah dengan semangat kawan – kawan boleh dikatakan sekarang, jadi OPD pertama yang berhasil. Artinya apa yang diinstruksikn Pak Gubernur kita laksanakan dengan baik dan jadi kebahagian buat kita,” jelas Kepala Diskominfotik Provinsi Riau.***(mc)

Lapas Pasir Coffee Morning dengan Wartawan Rohul

Lapas Pasir Coffee Morning dengan Wartawan Rohul

Rohul(SegmenNews.com)- Lapas Pasir pengaraian kelas IIB Coffee Morning dengan wartawan kabupaten Rokan hulu dengan saling bersinergi dalam upaya mendukung program lapas, yang bertempat diruang layanan pendaftaran kunjungan lapas Pasir Pengaraian, Senin (21/11/2022).

Dalam Coffee Morning tersebut dibuka langsung oleh kepala lapas kelas IIB Bahtiar Sitepu. Sekaligus pisah sambut pejabat lapas pasir pengaraian KPLP yang lama Parlin digantikan oleh pejabat KPLP yang baru Marcos Sihombing dan kasi koordinator pembinaan pendidikan (BINADIK) yang lama Robby digantikan oleh pejabat yang baru Danu, dan Humas.

Kalapas kelas IIB Bahtiar Sitepu S.H M.H menyampaikan bahwa hari ini diadakan Coffee Morning ini agar lapas dengan wartawan saling bekerjasama dalam menginformasikan pemberitaan mengenai program lapas mengenai pembinaan para binaan dibidang kesenian, pertanian maupun pencapaian yang diraih lapas pasir pengaraian.

” Dilapas kelas IIB ada sebanyak 716 warga binaan yang dibina, disini sudah over kapasitas sudah 40 persen untuk penampungan warga binaan. Sehingga Lapas Kelas IIB tidak bisa menampung sebanyak ini, kami butuh banyak tempat” ungkap Bahtiar Sitepu.

“Dengan ini saya berharap kepada para wartawan bisa kita saling mendukung dalam kemajuan program kami dan pemerintah Rokan hulu dengan pemberitaan yang positif,” kata Bahtiar.

Kemudian KPLP lapas kelas IIB Marcos Sihombing mengatakan bahwa ia adalah pejabat baru dilapas ini dengan Coffee Morning ini kita bisa saling mengenal dengan saling bersilaturahmi karena kita nantinya menjadi mitra.

“Apapun pemberitaan mengenai lapas bisa langsung menghubungi saya agar pemberitaan tidak simpar siur langsung saja hubungi saya,” jelas Marcos.(fit)

PLN Tambah 2 SPKLU Fast Charging di Sulawesi Selatan

PLN Tambah 2 SPKLU Fast Charging di Sulawesi Selatan

Makassar(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengoperasikan 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Kedua SPKLU tersebut terletak di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan SPKLU PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare. Pengoperasian SPKLU ini sebagai wujud nyata dari komitmen PLN untuk membangun ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik dengan pengoperasian SPKLU di Sulsel. Menurutnya, Pemprov Sulsel akan terus mendukung program transisi energi yang sudah dicanangkan Pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas penempatan SPKLU ini di kantor Gubernur. Kami mendukung penuh penggunaan listrik guna menekan emisi karbon,” ujar Sudirman.

Sebagai salah satu konsumen pengguna mobil listrik dan layanan _home charging_ dari PLN, Sudirman menyatakan Pemprov Sulsel telah membuat program untuk penggunaan listrik di lingkungan pemerintah Provinsi Sulsel.

“Dengan hadirnya SPKLU di kantor, Aparatur Sipil Negara lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan masyarakat pemilik kendaraan listrik dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengisi daya kendaraan listriknya,” kata Sudirman.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Mochammad Andy Adchaminoerdin mengatakan, SPKLU yang terletak di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan ini berjenis _Fast Charging_ serta memiliki spesifikasi daya 1 x 50 kW. Sedangkan SPKLU yang berada di PLN UP3 Parepare juga _fast charging_ yang memiliki spesifikasi daya 2 x 25 kW.

“Dengan teknologi _Fast Charging_ , pengisian dari 0 persen (kosong) ke _full_ 100 persen hanya dengan waktu 180 menit dan sudah bisa menempuh jarak 300 KM. Tidak hanya itu kami memasang juga Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) daya 2 x 5.500 VA di Kantor Gubernur Sulsel yang bisa dipergunakan untuk pengisian motor atau kendaraan listrik lainnya,” jelasnya.

Penyediaan infrastruktur SPKLU di dua lokasi ini diharapkan bisa menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan bermotor listrik. Selain itu, hadirnya instalasi SPKLU ini juga diharapkan menjadi mata rantai ekosistem energi terbarukan yang tengah dikembangkan di Tanah Air untuk mencapai target _net zero emission_ pada tahun 2060.

“Kami optimis penempatan dan pembangunan SPKLU di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan Kota Parepare bisa menjadi pemantik kebiasaan baru menggunakan kendaraan ramah lingkungan,” kata Andy.

Oleh karena itu, PLN akan terus menambah fasilitas SPKLU lagi. Sebab, sampai dengan tahun 2023, akan ada penambahan 6 SPKLU lagi yakni di Palopo, Bulukumba, Watampone, Kolaka, Kolaka Utara dan Konawe Utara.

Tercatat per November 2022, terdapat 5 SPKLU yang berada di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Adapun  SPKLU tersebar di PLN ULP Mattoanging, PLN UP3 Makassar Selatan, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Kota Makassar, PLN UP3 Parepare di Kota Parepare, dan PLN ULP Wuawua, di Kota Kendari.

“Target dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, akan ada 11 SPKLU yang terintegrasi di jalan trans Sulawesi sampai akhir tahun 2023,” pungkas Andy.***(rl)

Tokoh Masyarakat Puji Kinerja Sarkawi Membangun Box Culvert

Politisi Partai Golkar yang nota bene sahabat Wartawan H Sarkawi bersama Bupati Rohul H Sukiman dan Wakil Bupati Indra Gunawan.

Rohul(SegmenNews.com)- Tokoh masyarakat Rokan Hulu, Endang Sunaryo Nasution mengacungkan jempol melihat hasil Pembangunan box culvert yang dibangun H.Sarkawi SE di jembatan menuju tempat Wisata Hapanasan, Desa Rambah Tengah Hulu (RTH).

Disampaikannya, sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk membantu masyarakat didalam meningkatkan ekonomi yakni membangun box culvert di pangkal jembatan untuk menuju tempat Wisata Hapanasan Desa Rambah Tengah Hulu (Pawan) pada anggaran 2022.

Namun dari pekerjaan yang dibangun rekanan yakni H.Sarkawi SE, saat ini memang kesiapannya sesuai dengan Bestek dan juga harus menjadi contoh bagi kontraktor yang ada di Rohul.

“Kita perlu acungkan jempol kepada H.Sarkawi yang telah membangun box cover yang selama ini dikeluhkan warga dan saat ini sudah bisa dilalui. Kami juga ucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Rohul H Sukiman, Wakil Bupati HIndra Gunawan, Kadis PUPR Rohul Anton selama ini masyarakat sudah mengidam-idamkan jembatan tersebut,” sebut Endang Sunaryo yang Nota bene Praktisi Adat Mandailing Napitu Huta ini, Sabtu (20/11/2022) di media center Kabupaten Rohul.

Menanggapi hal tersebut H.Sarkawi SE mengatakan setiap pekerjaan yang diberikan kepadanya harus diselesaikan sesuai dengan aturan dan bukan hanya asal siap saja dan bisa di manfaatkan Masyarakat dalam waktu yang lama bukan asal siap saja.

“Untuk apa mendapatkan keuntungan yang banyak tapi tidak bisa bertahan lama,untuk itu saya mengerjakan setiap kegiatan sesuai aturan agar bisa dinikmati oleh warga yang memakainya,” ujar Sarkawi.***(yus)

Dinilai Cukup Persyaratan, Warga Bangkit Bersama Minta Pemekaran RT

Dinilai Cukup Persyaratan, Warga Bangkit Bersama Minta Pemekaran RT

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Warga Bangkit Bersama RT.02 RW 09 Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru meminta kepada Lurah Tampan agar BBM memekarkan RT 02 RW 09, mengingat persyaratannya sudah mencukupi untuk satu RT.

Beberapa tokoh masyarakat setempat M.Ali didampingi beberapa rekannya membenarkan permintaan tersebut karena bertujuan untuk memperpendek rentang kendali dalam pengurusan administrasi penduduk.

Dari pantauan salah Seorang anggota PWI Riau Yusrizal Yahya, sesuai dengan persyaratan untuk Pemekaran satu RT, adalah jumlah penduduk di Komplek Perumahan paling sedikit 30 KK atau paling banyak 50 K, namun jumlah penduduk di Komplek Bangkit bersama itu sudah berjumlah 38 KK, berarti sudah memenuhi persyaratan.

Kemudian juga Warga tersebut sudah mengadakan rapat dengan menghadirkan seluruh Kepala Keluarga yang ada di Bangkit bersama itu.

Untuk tahap awal beberapa Tokoh Masyarakat Bangkit bersama saat ini sedang mempersiapkan segala persyaratan yang akan dibutuhkan untuk Pemekaran tersebut atas persetujuan RT 02 dan RW 09 juga permohonan serta Notulen rapat serta KTP dan KK yang di perlukan

“Saat ini Kami sedang mempersiapkan segala administrasi yang akan diperlukan untuk pemekaran RT, tersebut sesuai dengan anjuran Lurah yang kami datangi beberapa hari lalu,” ujar Ali bersama rekannya.

Pantauan di lapangan untuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat(Kamtibmas)sejak dua minggu lalu sudah dilakukan ronda malam bergiliran sebanyak 3 orang warga telah ditunjuk sesuai dengan jadwal untuk melakukan ronda satu malam.

Yusrizal meminta kepada Ketua RW 09 supaya bisa memfasilitasi permintaan Masyarakat Bangkit bersama untuk mengurus persyaratan yang dibutuhkan untuk disampaikan kepada Kelurahan dan Kecamatan sehingga salam waktu dekat ini permintaan tersebut bisa di akomodir lurah-(yus)

Komisi IV Melakukan Rapat bersama Dinkes Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Program Jamkesda di luar BPJS merupakan program unggulan Bupati Bengkalis yaitu memberikan jaminan kesehatan secara menyeluruh untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis tanpa memandang status sosial.

Demikian keterangan Wakil Ketua I Syahrial saat menghadiri rapat Koordinasi Komisi IV bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Pekanbaru, pada Jum’at (18/11/2022).

Syahrial menambahkan, “Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) jaminan kesehatan ini akan dicover 100% oleh pemerintah, kami juga telah melakukan penguatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis untuk Universal Health Coverage ( UHC) yang sudah mencapai 95% dan sudah bisa dikatakan tercapai,” jelasnya.

Ketua Komisi IV Septian Nugraha menyampaikan, “Dengan besaran biaya Jamkesda yang dianggarkan oleh Provinsi Riau untuk setiap orangnya  bisa membiayai pengobatan sampai ke Jakarta, tidak menutup kemungkinan Bengkalis juga bisa menerapkan hal yang sama.”

Dalam kesempatan yang sama Irmi Syakip Arsalan menerangkan, Tahun 2022 sudah mendapat penjelasan dari Dinas Kesehatan mengenai Sharing Budget berkaitan dengan jaminan kesehatan yaitu 55% dari APBD Provinsi dan 45% dari APBD Kabupaten Bengkalis sehingga total kesepakatan jaminan kepesertaan di tahun 2022 sekitar 70.512 jiwa kepersertaan BPJS Sharing Budgeting antara Kabupaten dan Provinsi. Untuk tahun 2023 dipastikan kembali Sharing Budgeting antara provinsi bahwa sebesar 55% dan kurang lebih 70.000 jiwa lagi yang akan ditanggung.

“Karena ini berkaitan dengan UHC, Kalau Sharing dari Provinsi menurun tentunya UHC tidak tercapai lagi, dan mohon dipastikan lagi untuk tahun 2023 berapa Sharing Budgeting kita, apabila kesepakatan bisa naik dari 70.000 jiwa menjadi 100.000 jiwa maka paling tidak kabupaten terbantu sebesar 6 sampi 7 Milyar untuk setiap penganggaran,” tegas Irmi Syakip Arsalan.

Syafroni Untung turut menyampaikan, “terkait PBI dan Jamkesda, apabila masyarakat tidak bisa membayar tunggakan sampai 5 tahun sedangkan mereka orang tidak mampu, dan ketika berobat lagi harus membayar penunggakan terlebih dulu, masyarakat tersebut akan kesulitan untuk berobat, kami mohon kepada dinas terkait agar mensosialisasikan ke masyarakat sehingga masyarakat tau sistem tentang Jamkesda dan BPJS ini,” tuturnya.

“Terhadap kecelakaan lalu lintas sebaiknya biaya pasien yang mengalami kecelakaan ditanggung oleh BPJS dan Jamkesda karena biaya untuk kecelakaan sangat besar  bahkan ada yang sampai harus di rujuk ke Pekanbaru,” harap Hj. Zahraini.

Rapat kelanjutan program Jamkesda (diluar peserta BPJS) yang bertempat di ruang rapat Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Pekanbaru yang dipimpin oleh Sub Koordinator Substansi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Nunung Kemala Sari Zaini menerangkan, saat ini hanya Provinsi Riau yang masih menerapkan pembayaran untuk Peserta Penerima Bantuan Iuran (PPBI) Pemda menggunakan pola Sharing Budget. Pemrov menganggarkan Iuran PPBI melihat kemampuan dari Kab/kota tersebut.

“Sekarang WHO sudah menetapkan bahwa UHC tahun 2023 harus mencapai 95% dan alhamdulillah Kabupaten Bengkalis sudah mencapai 95% sebelum tahun 2023. Kami siap menganggarkan sesuai apa yang dianggarkan oleh Kab/Kota untuk mengajukan kuota sesuai dengan kemampuan APBD,” jelas  Nunung.

Tambah Nunung, untuk tahun 2023 bagi Kab/Kota yang sudah UHC akan diberikan Reward yaitu dengan penambahan kuota stagnan tetap atau kuota tambahan dan dalam hal ini sepertinya Kabupaten Bengkalis dianggap mampu mengcover jaminan kesehatan dengan 100% pembayaran dan untuk Jamkesda Provinsi Riau masih mau menganggarkan.

Rima selaku Kasubbid Jamkes Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mengatakan akan melakukan komitmen untuk merealisasikan anggaran jika sudah direalisasikan Provinsi Riau. Berdasarkan capaian 1 November Tahun 2022 PBBU PBB Kabupaten Bengkalis sudah mencapai 191.000 jiwa artinya sudah mencapai 100% dan 70.512 jiwa sudah ditanggung oleh Provinsi untuk Sharing Budget, maka untuk 100.000 jiwa akan bisa dipertanggungjawabkan jika Provinsi setuju.***(imm/hms)

Luar Biasa, Martimbang Simbolon Serap Aspirasi Masyarakat Demi Kemajuan Perekonomian

Anggota DPRD Inhu, Martimbang Simbolon Serap Aspirasi Masyarakat Demi Kemajuan Perekonomian

Inhu(SegmenNews.com)- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Inhu, Martimbang Simbolon dari Daerah Pemilihan ( Dapil ) II melakukan reses III tahun 2022 menyerap aspirasi masyarakat.

Kedatangan anggota DPRD Kabupaten Inhu ini untuk menjaring aspirasi disambut antusias oleh  perangkat Desa, tokoh masyarakat tokoh pemuda dan emak-emak di tiga Desa.

Martimbang Simbolon usai reses Sabtu (19/11/2022) mengatakan, pelaksanaan reses dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 16 hingga 18 November 2022 di tiga Desa yakni di Desa Sungai Akar, Desa Siambul dan di Desa Belimbing.

Masyarakat antusias menyampaikan aspirasi insfrastruktur

“Apa yang menjadi kebutuhan  masyarakat akan di perjuangkan kepada Pemerintah Inhu untuk diprioritaskan .” Intinya kami selalu siap memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat dapil II Inhu,” katanya.

Anggota DPRD Inhu Martimbang Simbolon dari partai politik Perindo juga sebagai Ketua Partai Perindo Kabupaten Inhu menambahkan, bahwa hasil reses tersebut banyak menerima aspirasi dari masyarakat Desa Sungai Akar  yang meliputi pengaduan tentang SHM melalui program PTSL sejak tahun 2019 sampai hari ini belum selesai, hal ini pihaknya akan menindak lanjuti pengaduan masyarakat untuk melakukan pemanggilan pihak BPN nantinya.

Luar Biasa Martimbang Simbolon Serap Aspirasi Masyarakat Demi Kemajuan Perekonomian

Selain pengaduan dari keluhan masyarakat tentang program PTSL tersebut, juga masyarakat mengusulkan pembangunan boxcover di Dusun  Kayu Kawan dan pembangunan peningkatan  usaha tani.

Selanjutnya, usulan masyarakat Desa Siambul untuk pembangunan jembatan yang menghubungi tiga Desa yakni Desa Usul, Desa Siambul dan Desa Rantau Langsat yang merupakan urat nadi masyarakat saat ini sudah terisolir dikarenakan akses jalan rusak parah.

Anggotq DPRD Inhu, Martimbang Simbolon memberikan cenderamata kepada masyarakat

Kemudian akses jalan ke Desa Seberida sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Batang Gansal dalam kondisi rusak berat dan berlumpur  sehingga mobil mengalami kesulitas melewati jalan itu, terpaksa harus melalui jalan alternatif dari jalan perkebunan untuk menuju Desa Siambul.

“Keluhan masyarakat Desa Belimbing  hampir sama dengan di keluhkan masyarakat Siambul yaitu permasalah infrasruktur jalan poros yang dilalui masyarakat menuju Desa Penyaguhan dan akses menuju Desa rusak parah dan berdebu hingga meresahkan masyarakat,” ucap Martimbang.***(adv)