Beranda blog Halaman 56

Gebyar, USP Sinar Harapan BUMDes Halwah Pedekik Gelar Jalan Sehat Berhadiah, Warga Antusias

Gebyar, USP Sinar Harapan BUMDes Halwah Pedekik Gelar Jalan Sehat Berhadiah, Warga Antusias

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dalam rangka memeriahkan (Gebyar) bagi hasil, Unit Simpan Pinjam (USP) Sinar Harapan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Halwah Desa Pedekik menggelar jalan sehat berhadiah, Ahad 21 September 2025, di halaman Kantor Desa Pedekik.

Kegiatan jalan sehat ini diawali dengan pelepasan bendera start oleh Pj. Kepala Desa Pedekik diwakili Sekdes Maskur didampingi, Ketua USP Sinar Harapan Agus Supeno, Direktur BUMDes Halwah Tasdir, Ketua BPD Desa Pedekik Nazaruddin, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pedekik Nuraini dan juga perwakilan dari BSI Cabang Bengkalis Amar.

Jalan sehat berhadiah ini, merupakan kegiatan kedua kalinya yang digelar USP Sinar Harapan BUMDes Halwah Pedekik selama tahun 2025.

Kegiatan ini, tidak hanya diperuntukkan para pemanfaat USP saja, namun juga diberikan kesempatan bagi masyarakat umum, terkhusus masyarakat Desa Pedekik turut mendapatkan berbagai door prize menarik melalui kegiatan tersebut.

Unit Simpan Pinjam (USP) Sinar Harapan adalah bentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bergerak di sektor keuangan, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengelolaan dana dan pemberian bantuan modal pinjaman konsumtif maupun produktif.

BUMDes, termasuk USP, merupakan entitas yang dikelola oleh Pemerintah Desa sebagai wujud pemberdayaan ekonomi masyarakat dan sarana untuk mengelola pembangunan desa serta menambah pendapatan asli desa.

Dalam sambutannya Direktur BUMDes Halwah Desa Pedekik Tasdir mengatakan bahwa kegiatan gebyar bagi hasil USP BUMDes Desa Pedekik setiap tahun dilakukan, alhamdulilah untuk tahun ini konsep pelaksanaannya ada peningkatan yakni mengadakan jalan sehat bersama. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Pedekik baik itu selaku pemanfaat USP maupun masyarakat umum.

“Alhamdulillah dalam tahun 2025 ini, kita BUMDes Halwah Desa Pedekik, merupakan kegiatan kedua kalinya gebyar bagi hasil USP kita gelar. Semoga ini merupakan semangat kita bersama dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan sarana untuk mengelola pembangunan desa serta menambah pendapatan asli desa,”ujarnya.

Tasdir menambahkan bahwa keberhasilan program USP ini sangat ditentukan oleh tingkat pengembalian dan perkembangan dana dari para pemanfaat. Artinya dana yang dialokasikan ini adalah dana bergulir yang memang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Desa Pedekik dalam meningkatkan perekonomian keluarga, dan tentunya harus dikembalikan lagi sesuai dengan kesepakatan.

“Kepada seluruh para pemanfaat, manfaatkan dana yang telah disalurkan secara baik, benar, dan terarah untuk kepentingan usaha-usaha produktif, jangan digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang justru bersifat konsumtif, dan yang terpenting, kembalikan dana bergulir ini sesuai dengan waktu dan kesepakatannya,” harap Tasdir.

Sementara itu Ketua USP Sinar Harapan Desa Pedekik Agus Supeno menjelaskan kegiatan gebyar ini ada tiga kategori undian doorprize, pertama khusus untuk pemanfaat katagori lancar satu semua akan mendapatkan hadiah sesuai dengan nominal pinjamannya.

Kedua kategori umum, yakni bagi nasabah yang lancar maupun kurang lancar seluruhnya juga mendapat undian berhadiah.

Dan terakhir undian berhadiah bagi masyarakat umum Desa Pedekik yang mengikuti kegiatan jalan sehat, juga turut mendapatkan berbagai door prize menarik.

“Alhamdulillah tahun ini kegiatan gebyar bagi hasil USP, bisa kita lakukan dengan mengadakan jalan santai bersama, biasanya kegiatan gebyar hanya dilakukan secara seremonial saja. Namun hari ini ada kemajuan, semua ini berkat dari masukan dari seluruh pihak, sehingga kegiatan gebyar bagi hasil dapat dirasakan semua masyarakat Desa Pedekik. Kita ingin keberadaan USP dapat dirasakan seluruh masyarakat tidak hanya bagi pemanfaat saja,” tutur Agus.

Pada kesempatan itu Agus juga mengucapkan terima kasih kepada pihak BSI Cabang Bengkalis yang selalu berkolaborasi dan mendukung kegiatan Unit Simpan Pinjam (USP) Sinar Harapan BUMDes Halwah Desa Pedekik.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik dan ditingkatkan lagi,”pungkasnya.

Selanjutnya Pj. Kepala Desa Pedekik diwakili Sekdes Maskur mengatakan, atas Pemerintah Desa Pedekik mengucapkan terima kasih kepada USP Sinar Harapan BUMDes Halwah Desa Pedekik yang terus konsisten melaksanakan kegiatan gebyar bagi hasil USP.

Lebih lanjut Maskur menyebutkan kegiatan gebyar ini akan lebih terlihat meriah dan mewah, apabila para pemanfaat USP terus aktif membayar. Jadi, jika ingin hadiahnya lebih megah lagi, pemanfaat harus lancar dan aktif membayarnya.

“Alhamdulillah tahun ini konsep pelaksanaan bagi hasil USP Sinar Harapan BUMDes Halwah Desa Pedekik dilakukan dengan jalan sehat bersama. Kami sangat mengapresiasi sekali kemajuan ini, semoga kedepannya kegiatan gebyar dapat dilaksanakan lebih meriah dan ditingkatkan lagi,.”tutupnya.

Kegiatan jalan sehat ini, berlangsung lancar dan meriah serta disambut animo seluruh warga Desa Pedekik.***(imam/hm)

Musibah Kebakaran di Bukit Batu, Hanguskan 7 Unit Rumah

Bengkalis(SegmenNews.com)- Kebakaran hebat di areal sungai Bukit Batu laut, kecamatan Bandar Laksemana, kabupaten Bengkalis hanguskan 7 rumah.

Diduga penyebab kebakaran tersebut akibat konsleting listrik yang diperkirakan kejadian sekitar pukul 03.00 dinihari, Ahad 21 September 2025.

“Diperkirakan sebanyak 6 atau 7 rumah yang terletak di kuala sungai Bukit Batu Laut, kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis hangus terbakar,”ungka Ocha warga sekitaran lokasi sebagaimana dikutip dari Media Riau24.com.

Untuk sementara belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak belum ada kabar. Penyebab kebakaran diduga konsleting listrik. Disana itu, rumahnyo kan dempet dempet dan terbuat dari kayu, jadi api cepat sekali menyebar apinya,”pungkasnya.

Hingga berita ini dinaikkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian dan aparatur desa setempat.***(imam/hm)

DPRD Pekanbaru Ingatkan Pembenahan Drainase

DPRD Pekanbaru Ingatkan Pembenahan Drainase

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mulai menggesa perbaikan sejumlah ruas jalan rusak dengan sistem tambal sulam dan pelapisan aspal ulang (overlay). Ada sebanyak 29 ruas jalan masuk dalam daftar prioritas perbaikan oleh Pemkot Pekanbaru

Hal ini mendapat apresiasi dari DPRD Kota Pekanbaru. Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois mengingatkan perbaikan jalan seharusnya dibarengi dengan penataan drainase. Sebab, permasalahan utama kerusakan jalan di Pekanbaru kerap disebabkan oleh genangan air.

“Jalan yang drainasenya belum bagus mestinya diperbaiki lebih dulu. Kalau harus menunggu drainase selesai baru overlay, itu juga tidak pas karena terkait kontrak pekerjaan dan batas waktu. Jadi yang penting keduanya saling mendukung. Jangan sampai overlay dilakukan, tapi drainasenya justru dibiarkan,” kata Rois.

Ia mengatakan, agar hasil pekerjaan lebih tepat guna, Pemkot Pekanbaru perlu memastikan perencanaan dan pelaksanaan proyek berjalan seiring.

Karena, keberadaan anggaran juga menjadi penentu langkah yang bisa diambil.Tak Hanya Perbaikan Jalan, DPRD Pekanbaru Ingatkan Benahi Drainase

“Kalau memang ada anggaran perbaikan drainase, sebaiknya diarahkan ke lokasi jalan yang masuk overlay. Kalau tidak ada, jangan sampai berlama-lama. Pekerjaan overlay harus segera berjalan dan drainase juga harus direncanakan tindak lanjutnya,” jelasnya.

Politisi PKS ini juga menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan perbaikan infrastruktur ini bersama OPD terkait.

Ia berharap Pemko transparan dalam menyampaikan progres agar aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dengan baik.***(mr)

Aksi Nyata, Bupati Rohil H Bistamam Pimpin Langsung World Clean Up Day 2025

Rohil(SegmenNews.com)-  Bupati Rohil H.Bistamam memimpin langsung gerakan Aksi bersih bersih( Gotong royong Massal) dalam rangka peringatan World Clean Up Day (WCD) 2025 yang dipusatkan di Pasar Bintang Hilir Kota Bagansiapiapi, Dalam kegiatan aksi bersih bersih tersebut Dinas lingkungan hidup Rohil menurunkan sebanyak 500 Petugas kebersihan dan Taman.

Selain petugas kebersihan dan Taman dari Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Rokan Hilir, Kegiatan world Clean Up Day (WCD) ini juga melibatkan seluruh Dinas, pemerintah Kecamatan, kelurahan hingga ke Rukun Tetangga (RT) yang juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan aksi bersih bersih lingkungan serentak ini.

Kepala dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi Ssos saat dikonfirmasi Sabtu, (20/9/2025) mengatakan dalam kegiatan aksi bersih bersih World Cleanup Day dilaksanakan secara serentak di 180 negara, termasuk seluruh kabupaten/kota yang ada di Indonesia. kabupaten Rokan Hilir dalam kegiatan aksi ini memilih Pasar Bintang Hilir Kota Bagansiapiapi sebagai pusat kegiatan, karena mengingat kawasan ini merupakan salah satu titik dengan volume sampah yang sangat tinggi.

” Dalam kegiatan aksi world clen Up Day ini langsung dipimpin oleh Pak Bupati kita, tentu dengan kehadiran pak bupati yang turun langsung untuk memberikan semangat kepada petugas kebersihan dan seluruh yang ikut melaksanakan kegiatan ini. dan ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir terhadap aksi bersih bersih lingkungan serentak, sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan sekitar lingkungan kita,”  Ucap Suwandi.

Suwandi menambahkan, selain kegiatan aksi bersih bersih, Dinas lingkungan hidup Rohil juga menyiapkan 200 batang pohon ketapang dan bunga Alamda untuk ditanam sebagai kawasan penghijauan disepanjang kawasan Jalan Bintang hilir, dan kegiatan gotong royong juga difokuskan pada pembersihan sampah rumah tangga, pemangkasan rumput liar, drainase disepanjang jalan Bintang, hingga penataan lingkungan dengan melibatkan 500 petugas yang bekerja secara kolektif.

“Dengan Melalui aksi bersih-bersih ini, Pemerintah daerah Kabupaten kabupaten Rokan Hilir menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dan sekaligus juga Peringatan World Clean Up Day menjadi momentum yang sangat penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan kabupaten Rokan Hilir yang bersih, nyaman, dan berkelanjuta, Menuju Indonesia Bersih 2029,” ungkap Suwandi.(Chan)

Bupati Rohil Sampaikan Ranperda RPJMD dan Rancangan Perubahan KUA PPAS 2025

Bupati Rohil Sampaikan Ranperda RPJMD dan Rancangan Perubahan KUA PPAS 2025(foto:chandra)

Rokan Hilir(SegmenNews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) gelar paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah (ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Rohil 2025-2029 dan rancangan perpubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan rancangan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2025 di Bagansiapiapi, Kamis (18/9/2025) malam.

Penyampaian ranperda tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Rohil H Bistamam.

Pada penyampaiannya, Bupati H Bistamam mengaku optimis apa yang sudah dituangkan dalam dokumen RPJMD telah mengakomodir program prioritas yang dijabarkan secara teknoratik, dengan tujuan adanya sasaran yang jelas, terukur, dengan strategis mendukung arah kebijakan daerah mewujudkan masyarakat Rohil yang maju sejahtera.

“Tahapan penyusunan RPJMD 2025, telah melalui tahapan konsultasi dokumen rancangan awal (ranwal) ke gubri, dilanjutkan penyempurnaan ranwal dengan memperhatikan masukan dari pemangku kepentingan dalam musrenbang RPJMD, kami harapkan dapat diselesaikan,” katanya.

Pembahasan rancangan dan penetapan RPJMD tambahnya sesuai dengan ketentuan, dengan komunikasi yang intensif dengan DPRD Rohil. Hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan dengan baik.

Dilanjutkan bupati, terkait rancangan perubahan untuk APBD Perubahan dapat dilakukan bila dalam perkembangannya tak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum Anggaran (KUA), terjadi keadaan umum yang mengharuskan pergeseran antar unit kegiatan belanja, ditemui keadaan Silpa lebih pada tahun sebelumnya yang harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan, ada keadaan darurat maupun keadaan luar biasa.

“Pada pelaksanaan APBD, pertengahan 2025 telah terjadi perubahan asumsi pada KUA diantaranya adanya instruksi presiden 1 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam APBN/APBD, Keputusan Gubri KPTS/224/3/2025 tentang Perubahan Alokasi Bantuan Keuangan Pemprov kepada Pemkab/Kota Bersumber dari Anggaran Propinsi Riau. Selanjutnya adanya Silpa 2024.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan perubahan KUA PPAS 2025, dimana pendapatan daerah pada perda kabupaten Rohil tentang APBD ditetapkan Rp2,5 triliun lebih, sementara pendapatan daerah pada rancangan perubahan KUA PPAS 2025 diperkirakan sebesar Rp2,547 miliar lebih, bertambah Rp19 miliar,” katanya.

Secara keseluruhan lanjutnya, belanja daerah pada APBD 2025 ditetapkan Rp2,619miliar, sementara belanja daerah pada rancangan perubahan KUA PPAS 2025 ditetapkan sebesar Rp2,562miliar atau berkurang Rp57miliar.

“Demikianlah gambaran umum perubahan KUA PPAS, semoga dalam waktu tak berapa lama dapat ditandatangani nota kesepakatannya, kami mengajak seluruh jajaran pemkab dan DPRD memberikan yang terbaik untuk masyarakat Rohil,” kata bupati.

Usai penyampaian tersebut dilanjutkan dengan penyerahan rancangan dari Bupati H Bistamam kepada Ketua DPRD Rohil Ilhammi STrKeb. (Chan)

KPPU: Pembatasan Impor BBM Non Subsidi Ganggu Pasokan

KPPU: Pembatasan Impor BBM Non Subsidi Ganggu Pasokan

Jakarta(SegmenNews.com)- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyambut baik upaya Pemerintah dalam pengaturan impor, termasuk impor BBM, sebagai langkah strategis yang berkontribusi pada penguatan ketahanan energi dan perbaikan neraca perdagangan
nasional. Kebijakan ini tidak hanya berperan dalam menekan defisit transaksi migas, tetapi juga mendorong pemanfaatan optimal sumber daya dalam negeri.

Sejalan dengan hal tersebut, KPPU turut melakukan analisis serta menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM, BPH Migas, dan para pelaku usaha BBM non-subsidi untuk bersama-sama merumuskan langkah yang mendukung kelancaran distribusi serta ketersediaan BBM nonsubsidi di pasar.

KPPU telah menganalisis kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang membatasi kenaikan impor bensin non-subsidi maksimal 10% dari volume penjualan 2024 sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor T-19/MG.05/WM.M/2025 tanggal 17 Juli 2025. Hasil utama dari analisis KPPU adalah bahwa kebijakan tersebut telah mempengaruhi kelangsungan operasional Badan Usaha (BU) swasta yang bergantung sepenuhnya pada impor, hilangnya pilihan konsumen atas produk BBM non-subsidi dan memperkuat dominasi pasar Pertamina.

Keterbatasan pasokan BBM non-subsidi telah berdampak pada berkurangnya pilihan konsumen di pasar dan memengaruhi kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat maupun
pelaku usaha.

Padahal, tren peningkatan konsumsi BBM non-subsidi menunjukkan perkembangan positif yang sebaiknya terus dijaga. Untuk itu, penting agar kebijakan publik senantiasa memastikan kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan, serta terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat sehingga manfaat dari tren positif tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pembatasan impor tercatat berdampak pada tambahan volume impor bagi BU swasta yang berada di kisaran 7.000–44.000 kiloliter, sementara PT Pertamina Patra Niaga memperoleh tambahan volume sekitar 613.000 kiloliter.

Dalam segmen BBM non-subsidi,
pangsa pasar Pertamina Patra Niaga saat ini mencapai sekitar ±92,5%, sedangkan BU swasta berada pada kisaran 1–3%. Kondisi ini menggambarkan struktur pasar yang masih sangat terkonsentrasi, sehingga upaya untuk menjaga keseimbangan persaingan usaha
menjadi penting agar konsumen tetap memperoleh manfaat dari keberadaan berbagai pelaku usaha.

Dari perspektif persaingan usaha, kebijakan pembatasan impor ini dianalisis
menggunakan Daftar Periksa Kebijakan Persaingan Usaha (DPKPU) sebagaimana diatur dalam Peraturan KPPU No. 4 Tahun 2023 tentang Pemberian Saran dan Pertimbangan terhadap Kebijakan Pemerintah yang Berkaitan dengan Praktik Monopoli dan/atau Persaingan Usaha Tidak Sehat.

DPKPU merupakan instrumen untuk menguji apakah kebijakan yang dirancang atau dikeluarkan telah sesuai prinsip-prinsip persaingan usaha.

Berdasarkan analisis DPKPU, KPPU mengidentifikasi bahwa kebijakan membatasi kenaikan volume impor sebesar 10% bersinggungan dengan DPKPU angka 5 huruf b terkait indikator
membatasi jumlah penjualan/pasokan barang dan/atau jasa.

Adanya pengarahan agar BU
swasta membeli pasokan kepada kompetitor (PT Pertamina Patra Niaga) ketika kehabisan stok atau kebijakan impor BBM non-subsidi melalui satu pintu, juga bersinggungan dengan DPKPU angka 6 huruf c, terkait indikator penunjukan pemasok tertentu.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tantangan dalam menjaga iklim persaingan usaha yang sehat,
antara lain berupa risiko pembatasan pasar (market foreclosure), perbedaan harga dan pasokan atau diskriminasi, serta dominasi pelaku tertentu.

Di sisi lain, kebijakan ini akan berdampak pada terbatasnya pemanfaatan infrastruktur yang dimiliki BU swasta juga dapat menimbulkan inefisiensi, yang berimplikasi munculnya sinyal negatif bagi investasi baru di sektor hilir migas.

Oleh karena itu, penting agar kebijakan yang diambil tetap memperhatikan
keseimbangan antara tujuan stabilitas energi, efisiensi pasar, serta keberlanjutan iklim investasi.

Memperhatikan dinamika yang ada, KPPU memandang penting agar kebijakan terkait impor BBM non-subsidi terus dievaluasi secara berkala sehingga dapat mendukung terciptanya iklim usaha yang seimbang bagi seluruh pelaku usaha.

Dengan demikian, target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan Presiden RI dapat tercapai melalui peningkatan
investasi dan peningkatan peran serta BU swasta selain melalui penguatan peran BUMN.

Sejalan dengan itu, KPPU mendorong agar setiap kebijakan yang dirumuskan tetap selaras dengan berbagai indikator dalam DPKPU, agar tujuan menjaga stabilitas energi dan neraca perdagangan migas dapat dicapai tanpa mengurangi prinsip persaingan usaha yang sehat
maupun pilihan produk bagi konsumen.**ran/rl

Kunjungi Sekolah, Gubri Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG

Kunjungi Sekolah, Gubri Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Gubernur Riau, Abdul Wahid, melakukan kunjungan kerja ke SMAN 5 dan SMAN 15 Pekanbaru, Rabu (17/9/2025). Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan program penyediaan makanan bergizi gratis (MBG).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Riau, Abdul Wahid menegaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang di lingkungan sekolah. Menurutnya, makanan bergizi tidak hanya berpengaruh pada tumbuh kembang anak, tetapi juga berdampak langsung pada konsentrasi dan prestasi belajar siswa.

“Anak-anak kita harus mendapat asupan gizi yang cukup agar sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk melahirkan generasi unggul Riau,” ujar Wahid.

Selain mendukung kesehatan siswa, program makanan bergizi gratis ini juga dinilai mampu membantu meringankan beban orang tua. Wahid menyebut, pendidikan gratis perlu berjalan beriringan dengan dukungan gizi yang memadai agar anak-anak dapat fokus belajar.

“Pendidikan gratis harus berjalan seiring dengan dukungan gizi yang memadai. Dengan begitu, anak-anak dapat belajar dengan tenang tanpa khawatir soal kebutuhan makan sehari-hari,” tambahnya.

Gubri juga menekankan pentingnya pemerataan program ini di seluruh sekolah di Riau. Ia berharap, siswa dari berbagai daerah, baik di kota maupun pelosok, bisa merasakan manfaat yang sama dari program MBG.

Pemprov Riau, akan berupaya memastikan Program MBG berjalan optimal. Upaya itu meliputi pengawasan distribusi, kualitas makanan, hingga kesinambungan program agar tetap memberi manfaat jangka panjang.

“Selain itu, saya juga mengimbau agar setiap sekolah memanfaatkan lahan kosong atau taman sekolah untuk gerakan pangan. Misalnya menanam cabai, sayuran, dan tanaman produktif lainnya. Hal ini akan mendukung kemandirian pangan sekolah sekaligus mendidik siswa mencintai lingkungan,” tutup Gubri. ***(inf)

Bupati Inhil Kunker ke Pemkab Tanah Datar Sumbar

Bupati Inhil Kunker ke Pemkab Tanah Datar Sumbar

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (17/09/2025).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari hubungan baik yang telah terjalin sebelumnya antara kedua kabupaten. Sebelumnya, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE., MM, telah lebih dahulu berkunjung ke Kabupaten Indragiri Hilir. Kali ini, giliran Bupati Inhil bersama rombongan yang hadir di Tanah Datar untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas potensi kerja sama lintas daerah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala daerah berdiskusi mengenai berbagai bidang strategis yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, hingga penguatan sumber daya manusia. Potensi yang dimiliki masing-masing daerah diyakini dapat saling melengkapi, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyambut hangat kedatangan rombongan dari Inhil. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama ini dan berharap sinergi antar daerah tidak hanya berhenti pada tataran pertemuan, tetapi dapat diwujudkan dalam program konkret yang berdampak luas.

Sementara itu, Bupati Inhil, H. Herman, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun jaringan kerja sama yang produktif antar daerah. Menurutnya, tantangan pembangunan di era saat ini membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan saling belajar dari pengalaman daerah lain.

“Kabupaten Indragiri Hilir memiliki potensi besar, terutama di sektor perkebunan kelapa. Sementara Kabupaten Tanah Datar dikenal dengan sektor pertanian dan pariwisatanya yang unggul. Jika potensi ini digarap bersama, tentu akan membawa dampak positif bagi kedua daerah,” ungkap Bupati Herman.

Dengan terlaksananya kunjungan ini, diharapkan hubungan antara Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Tanah Datar semakin erat, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam upaya mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah.***(sup/hm)

Petugas Gabungan Bandara SSK II Temukan Paket Sabu Dalam Sepatu

Petugas Gabungan Bandara SSK II Temukan Paket Sabu Dalam Sepatu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Personel Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara.

Dalam operasi pengamanan bersama Avsec dan unsur keamanan kargo bandara, petugas menemukan paket mencurigakan di terminal kargo pada Rabu (17/9/25). Hasil pemeriksaan mengungkap bungkusan narkotika jenis sabu seberat 96 gram yang disembunyikan di dalam sepatu merek Puma. Paket tersebut terbungkus rapi dalam kardus cokelat dan plastik hitam, dikirim dari Pekanbaru dengan tujuan Jakarta.

Berdasarkan data awal, pengirim paket berinisial “R” dan penerima berinisial “A”. Kejelian petugas dalam memindai paket ekspedisi menjadi kunci terbongkarnya modus penyelundupan yang memanfaatkan jasa pengiriman dan penerbangan komersial.

Komandan Lanud RSN, Marsma TNI Abdul Haris, mengapresiasi kesigapan anggotanya serta sinergi antarinstansi.

“Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan kerja sama antara personel Lanud RSN, Avsec, dan pihak terkait lainnya. Kami akan terus meningkatkan pengawasan agar jalur udara tetap aman dari penyelundupan narkotika,” tegasnya.

Barang bukti sabu langsung diamankan, sementara kasusnya telah dilimpahkan kepada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Keberhasilan ini mempertegas komitmen Lanud Rsn bersama mitra keamanan bandara dalam menjaga keamanan penerbangan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.***(mr)

Tersangka Korupsi Pembangunan Pelabuhan Sagu-sagu Segera Disidangkan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tersangka IR, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pekerjaan pembangunan pelabuhan penyeberangan Sagu- Satu Lukit Tahap V pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPBD) Kelas II Riau Tahun Anggaran 2022- 2023 (MYC) segera menjalani persidangan.

Hal itu pasca telah diserahkan penyidik Pidsus Kejati Riau, barang bukti dan tersangka IR kepada jaksa penuntut umum, Rabu 17 September kemarin.

Menjelang proses persidangan di pengadilan Tipikor Pekanbaru, IR tetap dilakukan penahanan lanjutan oleh Penuntut Umum selama 20 hari kedepan terhitung tanggal 17 September sampai dengan 06 Oktober 2025 di Rutan Pekanbaru.

Tersangka IR merupakan pengawas lapangan PT. Gumilang Sajati (Konsultan pengawas/ Supervisi). Adapun dalam proses penyidikan, penyidik telah memeriksa 25 orang saksi, dan 3 orang Ahli yakni Ahli LKPP, Ahli fisik, dan Auditor BPKP.

Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau telah menganggarkan Pekerjaan Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sagu-sagu Lukit Tahap V untuk Tahun 2022-2023 (MYC) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022-2023 sejumlah Rp27.614.640.000,

Setelah dilakukan lelang Pekerjaan, kemudian Pokja Pemilihan akhirnya menetapkan PT. Berkat Tunggal Abadi – PT. Canayya Berkat Abadi, KSO sebagai pemenang tender. Selanjutnya sdr. RN melakukan perikatan kontrak Pekerjaan Nomor : PL.107/16/XI/SAGU LUKIT.MYC/BPTD-IV/2022 Tanggal 15 Nopember 2022, lama pelaksanaan 365 hari Kalender dari 15 Nopember 2022 s/d 14 Nopember 2023, nilai pekerjaan Rp25.955.630.000,

Namun pelaksanaan pekerjaan dimaksud dilaksanakan oleh sdr. MRN yang bukan merupakan personil PT. Berkat Tunggal Abadi – PT. Canayya Berkat Abadi, KSO dan uang pencairan pekerjaan dimaksud masuk ke dalam Rekening yang dibuka oleh MRN dengan Specimen tanda tangan MRN sendiri.

Bahwa selama pelaksanaan Pekerjaan terjadi 3 (tiga) kali Addendum :

1.Addendum I Tanggal 12 Desember 2022 terkait perubahan pembayaran prestasi pekerjaan atas termin dengan tahapan pembayaran

2.Addendum II Tanggal 20 Februari 2023 terkait tambah kurang pekerjaan / CCO sehingga nilai kontrak bertambah dari Rp. 25.955.630.000 menjadi Rp. 26.787.171.000

3.Addendum III Tanggal 08 Nopember 2023 terkait pemberian waktu kesempatan / perpanjangan waktu 90 (Sembilan puluh) hari dari tanggal 15 November s/d 12 februari 2024

Selama rentang waktu pelaksanaan pekerjaan, Tersangka IR lah yang bertugas “Menghitung dan membuat laporan kemajuan pekerjaan (laporan bulanan) yang tidak sesuai dengan real di lapangan, baik laporan kemajuan pekerjaan (laporan bulanan) kontraktor maupun laporan kemajuan pekerjaan (laporan bulanan) konsultan pengawas” bersama-sama dengan MRN, atas arahan dan persetujuan RN dan HB.

Sampai dengan masa berakhirnya kontrak Addendum III tersebut, pekerjaan tidak selesai dikerjakan 100 % dan akhirnya dilaksanakan pemutusan kontrak pada posisi progress akhir pekerjaan sebanyak 80,824%, dan telah dibayarkan 80% oleh RN ke MRN. Sedangkan setelah dilakukan pemeriksaan teknis terhadap kegiatan Pekerjaan oleh Ahli Bidang Jasa Konstruksi, ternyata bobot dan pembayaran pekerjaan tersebut hanya 31,68 %

Akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh RN bersama-sama dengan MRN, dengan HB, dan tersangka IR selaku Pengawas lapangan, telah mengakibatkan kerugian negara sebagaimana Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh BPKP Perwakilan Provinsi Riau :

Jumlah Kerugian Keuangan Negara atas Pelaksanaan Fisik Pekerjaan Rp 9.328.766.994,12

Hak yang seharusnya diterima Negara dari Denda yang tidak dibayarkan penyedia + Jaminan pelaksanaan yang tidak dicairkan Rp2.781.303.008,26

Jumlah Kerugian Keuangan Negara atas Pengawasan Pekerjaan Rp. 488.625.658,65

Total kerugian Negara sejumlah Rp12.598.695.661,03

Terhadap Tersangka IR telah ditetapkan sebagai tersangka, melanggar Pasal :

Primair :

Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU atas No. 31 tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP

Subsidair :

Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.***(rl)