Beranda blog Halaman 686

[VIDEO] Asrama Ponpes Khalid Bin Walid Terbakar

[VIDEO]

Asrama Putra Pondok Pesantren Khalid Bin Walid di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau terbakar Selasa sore 1 Januari 2022.

Kebakaran tersebut membuat 80 orang santri di Pondok Pesantren kehilangan tempat menuntut Ilmu.

Dari Informasi yang disampaikan saksi Muklas, kepada Pengasuh Pondok Pesantren, Islam dan Ahmad Guru Ponpes Khalid Bin Walid, peristiwa kebakaran tersebut terjadi usai menunaikan sholat Ashar.

Sebagian Besar Riau Milik Pertamina, Gubri: Sudah Sewajarnya Kita Kerjasama

Sebagian Besar Riau Milik Pertamina, Gubri: Sudah Sewajarnya Kita Kerjasama

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, mengatakan sebagian besar daerah di Provinsi Riau dikelola oleh Pertamina dalam kegiatan hulu minyak dan gas.

Khusus untuk penghasil migas saja, Pertamina Hulu Rokan (PHR) ada di 5 kabupaten di antaranya, Bengkalis, Rokan Hilir, Siak, Kampar dan Rokan Hulu. Bahkan, migas yang ada di Indragiri Hilir pun juga dikelola oleh Pertamina.

Atas dasar tersebut, Syamsuar menilai sudah seharusnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pertamina dalam hal ini Universitas Pertamina, berkerja sama, guna peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Riau.

“Sebagian besar Riau milik Pertamina, jadi sudah sewajarnya kita kerjasama, biar anak-anak Riau juga ada di Universitas Pertamina,” kata Syamsuar saat menghadiri dies natalis dan melakukan MoU dengan Universitas Pertamina yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Universitas Pertamina, Rabu (2/2/2022).

Dalam kesempatan itu, Gubri mengaku bangga dengan Universitas Pertamina yang bisa mempersiapkan SDM berkualitas untuk bangsa dan negara.
“Dengan kerjasama ini mudah-mudahan bukan hanya SDM kita bisa bersaing didalam negeri tapi juga bisa bersaing dengan SDM luar,” imbuhnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pertamina, I gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan bahwa Universitas Pertamina merupakan bagian ekosistem besar PT Pertamina (Persero) yang diamanatkan untuk menghasilkan lulusan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, ahli, berkarakter serta memiliki wawasan luas dibidang energi.

Dengan adanya kerjasama antara Pemprov Riau dengan Univeraitas Pertamina diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia baik di Riau maupun SDM di tanah air.

Untuk mewujudkan visi kelas dunia dibidang energi, Nyoman mengatakan perlu merumuskan rencana strategis Universitas Pertamina yang perlu dicapai pada level nasional, regional dan Internasional.

Ia juga menyebutkan, bahwa ditengah krisis yang disebabkan pandemi saat ini, Universitas Pertamina harus mampu bertahan dan harus memberikan kontribusi positif terhadap bangsa dan negara. Tak terkecuali dengan melakukan MoU pada hari ini sebegai bentuk penguatan SDM bangsa kedepan.

“Civitas akademika sangat bersyukur walaupun ditengan pandemi yang belum berakhir kita masih mampu menorehkan prestasi dan kontribusi positif untuk bangsa dan negara,” jelasnya. ***(Mc)

Kapolda Berikan Reward Satker Berprestasi di Lingkungan Polda Riau

Kapolda Berikan Reward Satker Berprestasi di Lingkungan Polda Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kapolda Riau Irjend Pol.Muhammad Iqbal memberikan Reward kepada Satuan Kerja (Satker) berprestasi di Lingkungan Polda Rabu(2/2/2022)

Penghargaan diserahkan langsung kepada Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, dalam kegiatan penyusunan dan penyajian laporan keuangan jajaran Polda Riau, yang digelar disalah satu hotel di Pekanbaru

Bidang Humas tersebut berhasil mengungguli Satuan Kerja (Satker) lain yang ada di jajaran Polda Riau. Bidang Humas meraih nilai tertinggi yakni 98,86 mengungguli Satker lainnya.

Sementara diperingkat II, adalah Direktorat Polair, dengan nilai 98,63. Kemudian menyusul Direktorat Reserse Kriminal Khusus, dengan nilai 98,14.

Sedangkan untuk Polres jajaran, Polresta Pekanbaru menempati peringkat I, dengan nilai 99,38. Disusul Polres Dumai dengan nilai 98,8 dan Polres Inhil dengan nilai 98,79.

Kapolda Riau Irjen Iqbal menekankan kepada seluruh jajaran, agar dapat mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dimana jajaran Polda Riau sudah 9 kali menerima penghargaan itu.

“Seluruh Satker agar lebih optimal dalam penyerapan anggaran. Dan yang perlu diingat, ini adalah keuangan negara yang harus kita pertanggungjawaban secara terukur,” kata Irjen Iqbal.

Untuk itu, Irjen Iqbal meminta agar jajarannya mempedomani panduan teknis pelaksanaan anggaran dan akuntansi.

Ia juga berpesan, agar meningkatkan kedisiplinan, ketertiban dan ketepatan waktu, serta menerapkan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran pada tahun 2022 ini, khususnya untuk belanja modal.

“Tingkatkan juga pengawasan dan monitoring atas laporan leuangan Satker gar permasalahan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” pesan Kapolda Riau.

“Dalam Kegiatan ini saya perintahkan betul agar pelaksanaan anggaran dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menuturkan, sebagai peringkat I Satker terbaik dalam pelaksanaan anggaran, pihaknya akan terus meningkatkan kinerja, sesuai dengan arahan Kapolda Riau dan juga berpedoman aturan yang berlaku.

“Untuk tahun ini kita akan lebih baik lagi. Kita akan berkomitmen mempertahankan opini WTP, demi mendukung transformasi Polri yang Presisi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun dan para pejabat utama lainnya.

Termasuk dari instansi terkait, seperti Kanwil DJPB Provinsi Riau, KPPN Pekanbaru, beberapa petinggi bank, serta Kaur, Kasi, dan Paur Keuangan, serta Operator Saiba dan Operator Simak di jajaran Polda Riau(Yus)

In Memoriam: Margiono Wartawan Hebat!

Margiono

Catatan H. Dheni Kurnia

SAYA dua priode menjadi ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Riau (2007-2017). Saya dua kali juga dilantik oleh dua orang hebat yang saya sukai dan kagumi gayanya.

Priode pertama, saya dilantik oleh Tarman Azam (Alm). Priode kedua, saya dilantik oleh Margiono, yang meninggal dunia 1 Februari 2022 lalu. Tapi saya tak lama merasakan kepemimpinan Tarman Azam. Hanya setahun. Karena 2008 Margiono menggantikan Tarman sebagian Ketua PWI Pusat. Margiono terpilih menjadi Ketua Umum PWI dua priode, 2008-2018.

Praktis, masa jabatan saya menjadi Ketua PWI Riau, banyak berurusan dengan Margiono. Karena jabatan kami hampir bersamaan. Selama dia menjabat, Margiono sering ke Riau. Dalam catatan saya, Margiono enam kali berkunjung, saat saya undang pada Hari Pers Nasional (HPN) di daerah maupun pelantikan beberapa PWI di kabupaten/kota.

Saya merasakan, sangat enak menjadi ketua PWI di zaman Margiono. Karena saya gak perlu menyiapkan segala kebutuhan pejabat pusat PWI itu. Saya gak perlu menyiapkan tiket pesawat, hotel, maupun hal-hal kecil lainnya. Dia sering tak mau dibayarin tiket. Apalagi minta pesawat kelas satu atau hotel berbintang. Karena lebih suka bayar sendiri, atau sudah ada yang mengurusnya. Maklum, dia juga “pejabat tinggi” di Jawa Pos Grup, media milik JPNN yang cukup menjamur di Riau.

Terkadang malah saya gak tahu Margiono sudah sampai ke Riau. Karena tiba-tiba sudah menelepon; “Dheni, kamu dimana?”. Saya bilang saya di kantor. “Kita ketemuan ya. Dimana makan yg enak,” katanya. Dalam kekagetan saya, ternyata dia sudah sampai di Riau, sehari sebelum acara yang saya gelar dimulai. Mengenai makan, Margiono memang pemakan yang hebat. Dia bisa menghabiskan setengah kilo patin ikan pedas, sekali duduk.

Terkadang pula, saya tidak tahu dia sudah pulang ke Jakarta, tanpa memberitahu saya. Beberapa kali, usai acara dia minta izin. Katanya mau ke rumah saudaranya. Margiono memang punya banyak saudara sekampungnya, Tulungagung Jatim, di Pekanbaru. Kemudian, ketika saya hubungi, teleponnya tak aktif. Malamnya dia kontak bahwa sudah sampai Jakarta. Dia pulang sendiri, tanpa kami urus.

Jika dia ke Riau, beberapa kali pula, saya mendapat “hadiah tak terduga” dari beberapa bupati di Riau. Satu ketika, ada peringatan HPN Provinsi yang dipusatkan di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Margiono ikut hadir. Usai acara, Bupati Inhil menitipkan oleh-oleh dan kertas tertutup ukuran besar buat Margiono. Tapi ketika saya beritahu padanya, dia bilang; “Simpan aja buat kamu.”

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Siak dan Kabupaten Rokan Hilir. Semua yang dititipkan pejabat daerah untuk Margiono, semuanya pula diserahkan kepada saya. Tapi sesampai di Pekanbaru dia mengatakan; “Lain kali kalau saya ke Riau, bilang sama bupati atau siapapun, jangan nitip-nitip buat saya.” Hahaha. Terlambat mas, jawab saya.

Sebenarnya, saya sudah lama mengenal Margiono. Tahun 1991 hingga 1993, saya bertugas di Harian Surya Surabaya, jaringan media milik Harian KOMPAS Grup di daerah. Ketika itu, Margiono sudah jadi wartawan hebat di Jawa Pos, Surabaya.

Saat itu, saya mengenalnya sebagai pribadi yang hangat, bersahabat dan guyonan. Bicaranya serius, tapi sering membuat saya terpingkal. Beberapa kali juga, saya ditraktir makan olehnya. Selalu, jika bersama Margiono, saya gak pernah membayar. Saya selalu kalah dulu, jika soal bayar membayar dibanding Margiono. Padahal waktu itu, “persaingan” antara Jawa Pos dan Harian Surya, cenderung “berdarah-darah”. Saya menyebut kata berdarah, karena ada yang tewas di jalanan saat mobil koran yang membawa Jawa Pos menyalip mobil Surya, sehingga terjadi insiden yang menewaskan beberapa orang.

Tahun 1999, saya berhenti dari Persda (Pers Daerah) KOMPAS. Saya kemudian diterima bekerja di Harian Sumatera Ekspres, Palembang Sumsel, yang tergabung di JPNN (Jawa Poss News Network). Saya menelepon Margiono. Saya katakan, bahwa saya kini menjadi anak buahnya. Tapi dia menjawab; “Dari dulu kan saya sudah jadi bos kamu. Karena saya sering mbayarin kamu makan.” Kemudian dia tertawa. Candanya kadang keterlaluan. Karena hanya membayari saya ngopi dan makan, dia dah mengaku sebagai atasan saya.

Beberapa tahun setelah itu (2005) saya pulang kampung ke Riau. Saya minta berhenti dari JPNN. Pada pemilihan ketua PWI Riau tahun 2007, saya maju dan saya menang. Saya dilantik oleh Tarman Azam, yang seluruh biaya perjalanannya mulai dari tiket, hotel sampai oleh-oleh ditanggung oleh PWI Riau.

Ketika 2008, Margiono maju sebagai ketua PWI Pusat yang Kongresnya dilaksanakan di Banda Aceh. Sebagai Ketua PWI Riau, saya tentu memiliki suara untuk memilih. Margiono mendatangi saya ke kamar. Ketika itu, saya bersama Zufra Irwan (juga pengurus PWI Riau). Margiono kemudian duduk di lantai kamar hotel. Kami jadi sungkan. Tapi dia santai aja. Malah dengan gayanya, dia mengatakan, apakah saya masih mengenal bosnya?

Margiono kemudian terpilih menjadi Ketua PWI Pusat lima tahun ke depan. Bahkan 2013 dia terpilih kembali menjadi Ketua PWI hingga 2018. Dan, selama itu pulalah saya merasa sangat lega menjadi Ketua PWI Riau. Dia menghapuskan iuran kartu anggota. Dia tidak menganjurkan melayani pengurus PWI Pusat yang berkunjung ke daerah. Dia menekan saya untuk membangun kantor PWI Riau yang representatif. Dia meminta saya jangan takut ditekan siapa saja sebagai Ketua PWI. “Kamu hanya boleh takut pada saya,” katanya sambil tertawa lebar.

Begitulah. Ketika jabatan saya berakhir sebagai Ketua PWI Riau, setahun setelah itu Margiono pun lengser. Dan saya tak pernah berjumpa lagi hingga akhirnya saya mendapat kabar dia meninggal dunia karena Covid 19.

Saya terhenyak, ketika membaca kabar duka itu. Lama saya termenung. Kenapa bisa covid mengalahkan Margiono yang hebat. Apakah tak ada penyakit lain yang lebih mulia, yang mengantarkannya ke liang lahat. Mungkin hanya Allah SAW yang tahu. Karena itu memang hak prerogatif Yang Maha Kuasa. Saya hanya sedih teringat kebaikan, profesionalitas dan gaya kepemimpinannya. Meski kelak saya dan teman-teman lainnya akan menyusul Margiono, tapi hari ini, kami benar-benar kehilangan.

Karena Margiono, memanglah wartawan hebat. Tak kalah oleh waktu, pengetahuan, jabatan dan profesionalisme. Di mata saya, sejak mengenalnya 1991, dia seorang yang mampu menerobos dunia jurnalistik hingga puncaknya. Dia seorang wartawan yang gigih, tak pernah menyerah, santun, berkarakter, mengayomi, penghibur, mau berkorban, meski kadang kata-katanya agak nyeleneh.

Sebagai wartawan gigih, tangguh dan tak pernah menyerah, saya tahu Margiono bersama teman-temannya ikut melebarkan sayap Jawa Pos di seluruh pelosok tanah air. Bahkan kemudian, ketika berdiri membangun Harian Rakyat Merdeka, tiang bendera yang dipancangkannya berkibar hingga kini.

Sebagai pemimpin, dia terampil dan tidak pernah menyalahkan siapapun. Dia memimpin organisasi wartawan terbesar dan tertua, nyaris tak ada gugatan. Dia salah satu tonggak dalam mengangkat harkat dan martabat organisasi serta wartawan. Pernah pula Margiono jadi Wakil Ketua Dewan Pers di masa Prof Bagir Manan. Di zamannya, tak pernah ada organisasi lain yang berani mengotak-atik dan mengecilkan peran Dewan Pers.

Memang dia pernah gagal. Tapi itu bukan bidangnya. Bukan profesinya sejak awal. Tahun 2018, dia pernah maju sebagai bupati di daerah kelahirannya. Namun dia dikalahkan oleh seorang yang diduga koruptor. Belakangan dia tersadar, dan balik ke pangkal jalan.

Dan. Sebagai penghibur, saya sudah membuktikan, dia mampu membuat banyak orang tertawa, minimal tersenyum. Ini mungkin bakat alam atau karena dia penyuka grup lawak Srimulat di era muda. Atau pula karena dia seorang dalang yang memiliki selera humor tinggi.

Bahkan, saat menjadi Ketua PWI Pusat, orang selalu menunggu-nunggu pidatonya setiap tahun di HPN. Pidato yang ringan, menyentil, kadang menusuk, tapi bisa membuat orang terbahak, termasuk Presiden RI. Guyonannya, menurut saya, adalah salah satu daya tarik HPN, untuk wartawan tetap hadir.

Kini saya hanya bisa berdoa agar Almarhum husnul khotimah. Diampunkan Alllah dosa-dosanya, dan dibalas segala kebaikannya. Bertetes air mata kesedihan saya, mungkin bisa diteguknya di Surga Allah.

Saya ingin menuliskan juga satu pantun yang disampaikan Margiono pada acara di rumah Gubernur Riau, Anas Makmun. Ketika itu dia mengucapkan terimakasih atas pembangunan Kantor PWI Riau oleh Pemerintah Provinsi Riau (2009-2012) dengan dana hampir 14 miliar rupiah. Kata Margiono; Ikan hiu terjerat ranjau/Thank you Pak Gubernur Riau. ***

H. Dheni Kurnia, Ketua PWI Riau (2007-2017), Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Riau 2017-2022, Ketua JMSI Riau 2020-2025.

Bupati Rohil Terima Aspirasi Mahasiswa Soal Pencabutan Tiang Bubu

Rohil(SegmenNews.com) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (2/2/2022) telah mendapatkan izin untuk melakukan aksi demo di Kantor Dinas Perikanan terkait pencabutan tiang bubu di wilayah perairan Rohil.

Namun bupati Rohil Afrizal Sintong langsung menerima seluruh mahasiswa PMII yang akan melakukan aksi unjuk rasa itu untuk melakukan diskusi bersama mencari solusi di mess Pemda Rohil.

Tampak hadir dalam diskusi itu, wakil bupati H Sulaiman, Kepala Dinas Perikanan M Amin, Kapolsek Bangko Dedi Susanto, Kasatpol PP Syafnurizal dan Kepala BPKSDM Ali Asfar.

Riki Dermawan Ketua PMII dalam diskusi itu mengungkapkan, masalah tiang bubu yang telah banyak memakan korban jiwa ini sudah berlangsung lama.

Namun sampai saat ini masih banyak tiang bubu yang masih berdiri dan dikhawatirkan akan kembali memakan korban. “Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah agar hal ini bisa diselesaikan supaya tidak ada korban lagi,” pinta Riki.

Hal senada juga diungkapkan Fadli sekretaris PMII. Dikatakan Fadli pihak PSDKP Riau sebelumnya telah membuat pernyataan di media bahwa telah mencabut tiang bubu yang ada. Kenyataannya dilapangan, alat tangkap statis tiang bubu itu belum ada yang dicabut.

“Kami sudah komunikasikan hal ini dengan dinas perikanan Provinsi Riau, tapi sampai saat ini masih bertele-tele. Begitu dengan Kepala Dinas Perikanan Rohil, jawabannya bahwa perikanan kabupaten tidak punya wewenang untuk itu,” ungkap Fadli.

Dengan adanya diskusi itu, PMII Rohil sangat berharap Pemda Rohil dapat mencarikan solusi terbaik supaya tidak ada korban jiwa berikutnya yang disebabkan oleh tiang bubu.

Pada kesempatan itu, Bupati Afrizal Sintong memberikan apresiasi kepada mahasiswa PMII yang mau menyampaikan aspirasinya dengan cara diskusi untuk mencari solusi bersama.

Dikatakan Afrizal, memyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa memang tidak dilarang oleh pemerintah. Namun, Pemkab Rohil saat ini selalu membuka ruang bagi siapapun masyarakat Rohil yang ingin menyampaikan aspirasinya melalui diskusi dan melakukan pertemuan.

“Kami sangat menerima masukan dari masyarakat Rohil. Apa yang salah dan yang kurang tentunya bisa kami perbaiki dengan cara seperti ini. Kami akan menerima masukan untuk jadi perbaikan kedepannya,” ungkap Afrizal.

Terkait tiang bubu, Afrizal menjelaskan bahwa untuk wilayah perairan laut saat ini memang sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Riau. Meski begitu, Pemda Rohil tidak bisa lepas tangan karena banyak nelayan Rohil yang menggantungkan hidupnya untuk mencari ikan di laut dan menangkap ikan menggunakan tiang bubu.

“Kita akan gerak cepat, melakukan koordinasi dengan Perikanan Provinsi Riau, bila perlu kita Pemda Rohil yang mencabut tiang bubu itu. InshaAlah ini jadi PR kami, kami minta waktu kepada mahasiswa dan akan kita selesaikan secepatnya,” ujarnya.

Disatu sisi, banyak juga nelayan yang menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan melalui tiang bubu. Oleh sebab itu, dalam waktu secepatnya, Pemkab Rohil, Dinas Perikanan Provinsi Riau, HNSI Rohil, serta pengusaha tiang bubu dan mahasiswa PMII akan kembali melakukan pertemuan bersamaan untuk menyelesaikan masalah ini.***(Chan)

Bupati Rohil Kukuhkan 590 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas Fungsional

Rohil(SegmenNews com)- Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong secara langsung mengukuhkan 590 Pejabat yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas serta fungsional di lingkungan Pemkab Rohil, Rabu (2/2/2022).

Pengukuhan yang dipusatkan di depan Kantor BPKAD, Jalan Merdeka Bagansiapiapi tersebut dihadiri Wabup Rohil H Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf M Erfani, Kapolsek Bangko AKP Dedi Susanto serta unsur lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Rohil Afrizal Sintong menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja di kukuhkan.

“Sebagai pimpinan, saya mengajak seluruh pejabat mari kita sama-sama bekerja dengan sebaik-baiknya untuk memajukan daerah ini,” katanya.

Bupati mengingatkan kepada seluruh pejabat agar tidak merasa angkuh dan sombong dalam melayani seluruh masyarakat Kabupaten Rohil.

“Banyak tugas yang telah menanti untuk diselesaikan, kami mengajak kita semua agar dapat bekerja dengan baik serta jaga kekompakan,” sebutnya.

Selain itu tambahnya, para pejabat harus bisa disiplin dalam bekerja dan bertanggung jawab dengan jabatan yang telah amanahkan.

“Selaku kepala daerah kami butuh dukungan dari semua pihak, sebab kepala daerah tidak akan dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pejabat yang baru saja di kukuhkan,” pungkasnya.***(Chan)

Pekanbaru PPKM Level 1, BPBD Bagikan Masker di Enam Mal

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kota Pekanbaru saat ini berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Meski status PPKM lebih baik dari sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru membagikan masker di enam mal.

“Imlek tahun ini, kita harus tetap waspada. Covid-19 belum berakhir,” kata Kepala BPBD Pekanbaru Zaman Candra, Selasa (1/2).

Guna memperingatkan masyarakat, BPBD membagikan masker di enam mal. Enam mal itu antara lain, Living World, SKA, Transmart, Ciputra, Mal Pekanbaru, dan Sukaramai Trade Center (STC).

“Sebagaimana arahan Wali kota dan juga koordinator penegakkan hukum (Gakkum) yaitu kapolresta, kami meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan saat perayaan Imlek,” ujar Zarman.

Prokes ketat harus tetap diterapkan di pusat keramaian. Apalagi, kasus varian Omicron sempat muncul.

“Meski begitu, Pemko Pekanbaru berhasil menekan kasus Covid-19 sejak dua pekan terakhir. Sehingga, Pekanbaru masuk ke PPKM level 1,” ungkap Zarman.***(dmpku)

Bupati HM Adil Buka MTQ XXII di Rangsang

Bupati HM Adil Buka MTQ XXII di Rangsang

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXII Kecamatan Rangsang di Desa Tanjungsamak, Selasa (1/2/2022) malam.

Lewat perlombaan itu, Bupati mengajak para peserta kompetisi untuk menjadikan ajang tersebut wadah meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter islami.

Menurutnya dengan menjadikan alquran sebagai pegangan, maka secara tidak langsung akan menyerap suri dan tauladan yang ada pada diri Nabi Muhammad.

Dengan pemahaman agama yang baik pula, tambahnya, seorang muslim maupun muslimah akan mampu membentengi diri dari segala perbuatan negatif. Selain itu juga akan timbul rasa saling mengasihi sesama manusia dan menguatnya rasa persatuan diantara masyarakat.

Adil juga mengajak seluruh masyarakat Rangsang dan Kepulauan Meranti umumnya untuk memohon berkah kepada Allah agar daerah yang dipimpinnya selalu dalam lindungan. Termasuk seluruh masyarakat diminta untuk melakukan vaksin 1 dan 2 untuk membentengi diri dari serangan virus corona.

Sebanyak 189 peserta dari 14 desa yang ikut meramaikan MTQ XXII Kecamatan Rangsang tahun 2022 ini. Adapun cabang yang dilombakan mulai dari; murotal, tilawah, hifzil, fahmil syarhil, khot dan Ktiq.***(kominfo)

DPO Korupsi RSUD Bangkinang Ditangkap Tim Kejagung dan Kejari Surakarta

DPO Korupsi RSUD Bangkinang Ditangkap Tim Kejagung dan Kejari Surakarta

Pekanbaru(SegmenNews com)- Tim Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Negeri Surakarta, menangkap Emrizal ST, salah satu DPO dalam perkara korupsi pembangunan ruang rawat inap RSUD Bangkinang tahun anggaran 2019.

Emrizal ditangkap mess PT. Sega di Nusukan, Banjarsari Kota Surakarta, Senin, 31 Januari 2022 sekitar pukul 14.00 WIB.

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau, Rahardjo Budi Kiswanto SH MH mengatakan, Emrizal ST diamankan Tim Kejagung RI dan Tim Intelijen Kejari Surakarta yang dipimpin oleh Kasi Intelijen Kejari Surakarta Surya Firmandiansyah, SH.

“Yang bersangkutan merupakan saksi DPO dalam perkara tindak pidana korupsi pelaksanaan kegiatan pembangunan ruang rawat inap tahap tiga di RSUD Bangkinang tahun 2019 yang ditangani Kejaksaan Tinggi Riau. Yang bersangkutan ditangkap di tempat mess PT. Sega di Nusukan, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta tanpa perlawanan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Emrizal dibawa ke Kantor Kejari Surakarta, sambil menunggu koordinasi dengan Kejati Riau.

Tim Kejati Riau pada hari Senin, 31 Januari 2022, telah berangkat dari Pekanbaru pukul 17.35 WIB menuju Surakarta untuk menjemput DPO, selanjutnya diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Riau, Tri Joko SH MH mengungkapkan, Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau saat ini tengah memburu tiga orang dalam perkara korupsi pembangunan ruang instalasi Rawat Inap Kelas III di RSUD Bangkinang.

Meski tidak menerbitkan daftar pencarian orang, namun penyidik sudah menerbitkan surat perintah membawa ketiga orang tersebut.

Dikatakannya, selain Surya Darmawan, yang disebut orang dekat Bupati Kampar Catur Sugeng, masih ada dua orang lagi, yakni, Ki Agus Toni yang merupakan Kontraktor Pelaksana dan Emrizal selaku Projek Manajer.

Diketahui, kegiatan pembangunan ruang Irna kelas III di RSUD Bangkinang dilakukan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan. Pagu anggaran Rp46.662.000.000.

Perusahaan ini diduga pinjam bendera. Management Konstruksi (pengawas) dilaksanakan oleh PT Fajar Nusa Konsultan selaku pemenang lelang.

Dari perhitungan kerugian keuangan negara oleh auditor diperoleh nilai kerugian sebesar Rp8.045.031.044,14. Audit dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau.***(ran)

Bank bjb Genjot Beragam Inovasi Digital Jelang Right Issue  

Bandung(SegmenNews.com)- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) siap melakukan aksi korporasi di kuartal pertama 2022 berupa rights issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I).

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, aksi korporasi tersebut dimaksudkan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan di tahun ini.

Disampaikan Yuddy, rights issue merupakan langkah tepat untuk memperkuat permodalan perusahaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan penetrasi kredit perusahaan di tahun ini. Skema right issue dilakukan dengan harga yang akan ditentukan kemudian, dengan mempertimbangkan penilaian harga wajar Perusahaan,.

Rencananya, saham baru yang akan dilepas dalam rights issue bank bjb adalah sebanyak-banyaknya 925 juta lembar saham seri B atau setara dengan sebanyak-banyaknya 9,40 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.  Rencana rights issue ini telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 6 April 2021.

“Seluruh dana right issue setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi kredit perseroan,” ujar Yuddy, dalam Siaran Pers.

Sejatinya, sebelum melaksanakan right issue, bank bjb telah melakukan berbagai langkah inovasi, antara lain new digital payments. Yaitu fitur new DIGI dan DigiCash by bank bjb.

Lalu  softlaunching kolaborasi bank bjb dengan financial technology (fintech) e-commerce dengan nama E-Pays.  Peluncuran new digital payments ini untuk mengoptimalkan layanan digital bank bjb kepada masyarakat serta pemerintah daerah.

Bank bjb juga bekerja sama dengan lembaga fintech berkomitmen membangun ekosistem digital yang lebih masif.

Menurut Yuddy, inovasi dan kolaborasi merupakan kunci dalam memenangkan persaingan ke depan. Oleh karenanya dukungan layanan digital yang selama ini telah dilakukan perlu dioptimalkan.

Selain itu terdapat kemudahan pembayaran melalui layanan digital bank bjb. Yakni berupa mobile banking, QRIS, uang elektronik, virtual account, internet banking corporate, Agen Laku Pandai, serta produk-produk lainnya.

“Semuanya ini diharapkan mendukung program inklusi keuangan serta pembentukan ekosistem digital,” tegas Yuddy.

New digital payments ini memberikan kemudahan dalam bertransaksi. bank bjb melalui uang elektronik bjb DigiCash.

Dan dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi digital. Ke depan, bank bjb juga akan terus melakukan berbagai inovasi teknologi sesuai dengan kapasitas bank bjb sebagai lembaga jasa keuangan. Dengan bertransformasi dan berinovasi untuk menjadi penggerak dalam berkontribusi menghadirkan kemajuan di seluruh penjuru negeri.

Menurut Yuddy, bank digital merupakan masa depan dari industri keuangan, sehingga bank bjb perlu melakukan inovasi dan bertransformasi agar bisa bersaing di industri perbankan.

Di era digital, ditegaskan Yuddy, kolaborasi diyakini menjadi satu hal yang harus dilakukan dalam mencapai visi dan misi perusahaan. Perbedaan lokasi, jarak, dan waktu bukan menjadi penghambat aktivitas untuk berkolaborasi dan Cross Collaboration adalah momentumnya.

Ia mengatakan, bank bjb di tahun 2021 telah melakukan berbagai inovasi dan pengembangan digitalisasi. Hal tersebut berdampak pada pendapatan fee based income yang naik signifikan.

Tak terkecuali dari kanal-kanal atau layanan digital yang semakin digandrungi. Hal ini, sambung Yuddy, tidak terlepas dari semakin luasnya ekosistem digital bank bjb yang tumbuh sepanjang tahun 2021. Bahkan, pengguna aplikasi mobile bjb DIGI tumbuh eksponensial.

Selain itu, QRIS merchant bank bjb juga terus tumbuh positif. Pun pengembangan terhadap pemberian fasilitas kredit berbasis digital melalui aplikasi Loan on Boarding, seperti aplikasi bjb Laku untuk segmen UMKM dan Kredit Mesra dan Kredit Usaha Rakyat (KUR), bjb Koin untuk pembiayaan segmen konsumer ASN, serta pengembangan aplikasi pada segmen lainnya.

Hal tersebut mendorong percepatan pertumbuhan ekspansi bisnis bank. Inovasi yang dikembangkan sejalan dengan cita-cita bank bjb untuk menjadi Elite Bank pada 2025 sebagaimana tertuang dalam corporate plan yang telah disusun

“InsyaAllah ke depannya seluruh aplikasi ini akan menjadi satu kesatuan dalam suatu Super Apps untuk memenuhi seluruh kebutuhan nasabah dalam satu aplikasi saja,” tegas Yuddy.**(rls)