Beranda blog Halaman 734

Memperingati Maulid Nabi, Bupati menghadiri Tablig Akbar di Mesjid Nurul Iman Banglas Barat

Banglas Barat(SegmenNews.com)- Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pengurus Mesjid Nurul Iman Desa Banglas Barat mengadakan Tablig Akbar, Kamis (4/11)

Tablig Akbar diawali dengan pembacaan Alquran dan pembacaan sholawat nabi bersama sama.

sambutan Dari ketua Pelaksana Saqinul Wadi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kepulauan meranti H. Muhammad adil. SH dan rombongan yang telah hadir dalam acara Tablig akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

beliau juga menyampaikan, atas nama jemaah Mesjid Nurul Iman Perumbi Desa Banglas Barat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kepulauan meranti H. Muhammad Adil. SH yang telah membantu pembangunan Mesjid Nurul Iman dengan CSR Bank RiauKepri.

Beliau juga berharap kepada jemaah dan seluruh kaum muslim untuk dapat Membantu agar cepat selesainya pembangunan Mesjid Nurul Iman.

Dalam Sambutannya Bupati Muhammad Adil. SH mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan Tablig Akbar dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pada kesampatan ini beliau juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengadakan Mou dengan Rumah sakit Muhammad Sani Kabupaten Karimun dan Rumah Sakit Awal Bros Group Di pekanbaru, tujuanya adalah menjamin kesehatan bagi warga meranti, warga meranti berobat cukup mengunakan KTP tanpa harus membayar (Gratis)

Beliau juga mengatakan kepada jemaah bahwa pemerintah daerah telah memberikan beasiswa kepada anak- anak meranti yang akan sekolah ke penguruan tinggi.

akhir dari sambutannya beliau berharap kepada seluruh jemaah dan masyarakat meranti dapat mendoakan kabupaten kepulauan meranti dan para pejabatnya agar bekerja dengan iklas membangun meranti.

Tablig Akbar dilanjutkan dengan ceramah oleh ustad Mustafa selaku ketua Mui Kabupaten Kepulauan.

Hadir Bersama Bupati Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti,Plt Asisten I, Plt Kadisduk capil, Plt Kabag Kesra, Perwakilan Satpol PP, Kepala Desa Banglas Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.** (Dm/Prokopim)

Pansus DPRD Riau Rapat Pendataan dan Clusterisasi data

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau menggelar rapat pembahasan Raperda konflik lahan masyarakat dengan perusahaan, di Ruang Rapat
Komisi V DPRD Provinsi Riau, Kamis (4/11/2021).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Pansus Marwan Yohanes, turut didampingi Wakil Ketua Pansus Robin P. Hutagalung serta anggota Pansus lainnya, seperti Abu Khoiri, Abdul
Qosim, Amyurlis Alias Ucok dan Sulaiman MZ.

Pansus ini terbentuk karena dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan.

Selain itu rapat ini direncanakan dimulai dengan pengumpulan data dan kasus yang masuk ke DPRD Provinsi Riau lalu dilanjutkan dengan pendataan dan clusterisasi data.

Diakhir rapat Ketua Pansus menyampaikan bahwa bulan Desember akan diadakan Rapat Dengar Pendapat(RDP) dengan OPD dan instansi terkait.

Sebelumnya, saat pariprna DPRD Riau bersama Gubernur Riau telah ditetapkan bahwa Ketua Pansus Marwan Yohanis, Wakil Ketua Pansus Robin P. Hutagalung, beserta anggota Pansus, yaitu Amyurlis alias Ucok, Yanti Komalasari.

Selanjutnya, Iwandi, Tumpal Hutabarat, Manahara Napitupulu, Ust. Suhaidi, Ardiansyah, Abdul Kasim, Sulaima, Mardianto Manan, Abu Khoiri, Sardiyono dan Ali Rahmat Harahap.***(adv)

Bupati Sukiman Serahkan Bantuan Dana Hibah Sebesar Rp 4,837 Miliar

Rohul(SegmenNews.com)- Untuk meningkatkan sarana dan Prasarana tempat ibadah tahun 2021, Bupati Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman menyerahkan Bantuan Dana Hibah Sebesar Rp 4,837 Miliar melalui Organisasi Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Rohul, yang bertempat di rumah dinas Bupati Rohul, Kamis (4/11/2021).

Penyerahan bantuan hibah ini dilakukan secara simbolis.

Bupati, H Sukiman menyampaikan sangat mengapresiasi antusias terhadap bantuan hibah uang untuk peningkatan sarana dan prasarana tempat ibadah tahun anggaran 2021.

“Pada tahun ini kita bisa menyerahkan bantuan kepada 91 penerima yang terdiri dari 69 untuk Masjid, 8 untuk Musholla, 8 surau suluksuluk, 2 pondok Dan 4 organisasi dengan total bantuan sebesar Rp 4, 837 Miliar,” Jelas Sukiman.

Dikatakan Sukiman, bantuan ini sudah tahap kedua dengan jumlah penerimaan yang bervariasi.

“Kami berharap bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dalam upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana tempat ibadah bagi Masyarakat, seperti Masjid, Mushalla, Surau Suluk, Ponpes,” ungkapnya.

Sehingga dengan bantuan yang diserahkan tambah Bupati, dapat memberikan kenyamanan dan semangat beribadah bagi para jemaah di Negeri Seribu Suluk dari tahun ke tahun dan semakin meningkat.

Kemudian diwaktu yang sama, H. Hardiman mengatakan bahwa ia sebagai perwakilan masjid Nurul Islam kelurahan ujung batu kecamatan ujung batu merima secara simbolis bantuan dana hibah yang berjumlah Rp. 70.000.000.

” Uang dana hibah ini akan kami pergunakan dengan sebaik mungkin mulai dari perbaikan, renovasi serta membangun beberapa yang diperlukan masjid kami,” katanya.(fit)

bank bjb Ekspor 6 Produk Debitur ke Australia, Kanada, dan Eropa

bank bjb Ekspor 6 Produk Debitur ke Australia, Kanada, dan Eropa

Bandung(SegmenNews.com)- bank bjb bekerja sama dengan Indonesia In Your Hand serta PT. Varuna Tirta Prakasya (Persero) atau VTP Logistics melepas ekspor produk debitur atau binaan bank bjb ke pasar Australia, Eropa, dan Kanada.

Acara yang digelar pada Selasa 2 November 2021 di Lantai 7 Menara bank bjb, bertujuan untuk mewujudkan program Go Global yaitu upaya bank bjb mendorong kemajuan usaha debitur UMKM binaannya agar dapat memasarkan produknya ke luar negeri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Aditysari, Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi, Pemimpin Kantor Cabang bank bjb Majalaya Adytia Sovana, CEO Indonesia In Your hand Amiranto Adi Wibowo, dan Direktur Utama VTP Logistics Adi Nugroho.

Jenis produk yang akan diekspor tersebut berasal dari enam debitur. Sedangkan jenis produknya adalah Kopi Jawa Barat (Wanoja Coffee), Batik Kasumedangan (Nafira Batik), Kerajinan Rotan (Rifqy Jaya Rattan), Tikar Mendong Tasikmalaya (Ismi Tikar), Kopiah (Gucimas), dan Sapu Ijuk (PT. Tricahaya Mitratama).

Dalam sambutannya, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Aditysari, menjelaskan  perhatian bank bjb kepada pelaku UMKM tidak hanya pada produk pembiayaan yang beragam dan terjangkau, namun juga melalui program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi UMKM.

Dia menambahkan dalam program PESAT, bank bjb memiliki pilar Go Digital yang menjadi dasar program pemberdayaan melalui digitalisasi, baik untuk pembelajaran maupun untuk komunikasi, yaitu melalui aplikasi DiSentra.

“Saat ini menjadi tanda bahwa saatnya pilar program pemberdayaan debitur juga bertambah dengan pilar Go Global. Pada akhirnya bank bjb dapat mulai mewujudkan langkah turut serta mendorong kemajuan usaha debitur UMKM bank bjb melalui kegiatan pemasaran produknya ke luar negeri”, jelas Nancy.

Indonesia In Your Hand Bersama dengan VTP Logistics meluncurkan layanan Fulfillment Center di luar negeri untuk memenuhi kebutuhan warehouse yaitu tempat penyimpanan barang dan pemasaran dengan marketplace dunia.

Dalam hal ini produk-produk debitur UMKM bank bjb dikirim dan disimpan di warehouse tersebut untuk dipasarkan melalui marketplace dunia untuk menanti pembeli di Australia, Kanada, dan negara-negara di Eropa.

bank bjb dan Indonesia In Your Hand bersama dengan VTP Logistics bersepakat akan bersama-sama mendorong agar produk-produk debitur UMKM bank bjb yang memiliki keunggulan dan potensi dapat naik kelas dengan terpasarkan di luar negeri.

Lebih lanjut Nancy mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakan perekonomian daerah. Sebagai motor penggerak, UMKM berkontribusi terhadap penciptaan lebih dari 90% lapangan pekerjaan di tingkat nasional.

“bank bjb fokus menggarap sektor UMKM yang berorientasi ekspor untuk mendorong pelaku usaha memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar global, sekaligus upaya pemulihan ekonomi nasional, terutama di masa pandemi COVID-19. bank bjb mendorong pelaku UMKM khususnya di Jawa Barat agar dapat naik kelas sehingga produk-produk mereka dapat lebih dikenal luas dan mendunia,” ujar Nancy.***(rls)

Komisi II DPRD Riau Rapat Ekspose Hasil Verifikasi DLHK Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Riau Robin Hutagalung menghadiri rapat ekspose hasil verifikasi tim DLHK Provinsi Riau penyelesaian konflik tenurial PT.Nusa Wana Raya dan PT.Nusantara Sentosa Raya dengan masyarakat Desa Rantau Kasih.

Bertempat di Aula dinas lingkungan hidup dan kehutanan provinsi Riau rapat dihadiri oleh kepala dinas lingkungan hidup dan kehutanan provinsi Riau Ma’mun Murod, direktur dan pimpinan PT Nusa Wana Raya dan PT.Nusantara sentosa raya, Perwakilan LAM Riau, serta tokoh masyarakat desa rantau kasih

Konflik dikawasan hutan tanaman industri(HTI) PT Nusa Wana Raya yang berada di desa rantau kasih kecamatan kampar kiri hilir kabupaten kampar ini belum menemukan titik terang.

Dalam pemaparan nya tim DLHK Provinsi Riau masih terus melakukan inventarisasi, klarifikasi dan identifikasi kegiatan perkebunan dikawasan hutan

Selain itu, tim DLHK Provinsi Riau juga masih melakukan pengambilan data-data siapa yang melakukan kegiatan perkebunan di desa tersebut dan sudah berapa lama mereka mengelola perkebunan tersebut.

Direktur PT Nusa Wana Raya Muller tampubolon menanggapi persoalan yang belum usai ini ia mengatakan “Kita lihat hasil telaah tim dari pusat nanti seperti apa, karena semuanya masih berproses, keputusan nanti tetap dari kementerian LHK,”katanya.

Diakhir rapat camat kampar kiri menyampaikan bahwa perkampungan Rantau Kasih adalah hasil relokasi warga dari sekitar bantaran Sungai Kampar Kiri sejak tahun 2000 silam. Pemerintah Kabupaten Kampar memindahkan sekitar 180 kepala keluarga menjauhi bantaran sungai yang rawan banjir. Warga pun memulai kehidupan baru di kawasan relokasi tersebut yang berada dalam kawasan hutan produksi dan diberikan izin HTI kepada PT NWR

Belakangan, tensi antara warga dan PT NWR justru memanas bahkan diperjalannya puluhan emak-emak di sana terpaksa menginap di kebun mereka dengan tenda seadanya, karena khawatir kalau kebun mereka akan dirusak oleh perusahaan.***(chir/n)

Agung Nugroho Jadi Narsum di RPJMD Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho menghadiri Musrenbang perubahan RPJMD Provinsi Riau tahun 2019-2024 sebagai narasumber di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (03/11/2021).

Turut hadir dari pemerintah provinsi Gubernur Riau Syamsuar dan juga Forkopimda Provinsi Riau yang mengikuti acara ini secara virtual.

Dalam Sambutan gubernur Riau Syamsuar mengatakan Bahwa musrenbang tahun 2019-2024 merupakan salah satu tahapan pembangunan untuk menciptakan Perubahan RPJMD yang berkualitas.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho juga menambahkan Perubahan RPJMD Provinsi Riau tahun 2019-2024 merupakan yang terakhir dari RPJMD Provinsi Riau tahun 2005-2025 untuk itu harus mampu menggali kembali segala aspek dan potensi daerah guna mendorong kemajuan Provinsi Riau lebih baik lagi.***ran)

Kilas Sejarah Kerajaan Hingga Menjadi Kabupaten Rokan Hulu

Rohul(SegmenNews.com)- Rokan Hulu (Rohul) merupakan wilayah  yang terletak di bagian hulu nya Rokan, menurut riwayat, kata Rokan berasal dari bahasa Arab “rokana” artinya damai atau rukun.

Rokan juga di sebut dengan “Rantau Rokan”  atau tempat orang merantau dari Sumatera Barat. Kata Rokan ini juga di pakai sebagai nama sungai yang membelah  Pulau Sumatera di bagian tengah, menuju utara sumatera (Selat Malaka), sungai ini merupakan sarana transportasi utama untuk menjangkau pusat-pusat perdagangan sampai ke negeri tetangga.

Nama Rokan telah ada sejak abad ke 13, sebagimana tercatat dalam buku “Negara Kartagama” Karangan Prapanca, tahun 1364 M syair ke 13, bahwa “Seluruh Pulau Sumatera (melayu) telah menjadi daerah yang berada di bawah kekuasaan Majapahit, meliputi Rakan (Rokan)”.

Rokan pada waktu itu merupakan telah ada kerajaan Rokan Tua, dengan pusat kerajaan berada di Koto Intan.  Rokan juga disebut dalam Kronik Cina, maupun roteiros (buku-buku panduan laut) Portugis (Marguin 1364 M), Selanjutnya kata Rokan terdapat dalam buku Sulalatus Salatin, sebagaimana Muchtar Lutfi Wan Saleh dalam Sejarah Riau, bahwa abad 14-15 Raja Rokan (Rokan IV Koto) berasal dari keturunan Sultan Sidi ( Raja ke V Rokan IV Koto), saudara dari Sultan Sujak dari Sumatera Barat.

Dalam perjalan selanjut nya, Sejak Malaka dikalahkan Portugis, Kerajaan Rokan Tua mengalami kemunduran, karena terus mendapatkan ancaman dari Aru dan Aceh bagian utara.

Menurut sejarah, kehancuran Rokan Tua,  akibat dari serangan Aceh. Namun, ketika Rokan Tua tumbang, muncul kerajaan baru menggantikannya, yaitu Kerajaan Pekaitan dan Batu Hampar di bagian tengah wilayah Rokan,  selanjutnya setelah Kerajaan Pekaitan dan Batu Hampar lenyap, maka  muncul lah tiga kerajaan di bagian hilir Sungai Rokan (Sekarang Kabupaten Rokan Hilir), yaitu: Kerajaan Kubu dengan ibu negeri Teluk Merbabu; Kerajaan Bangko dengan ibu negeri Bantaian; dan Kerajaan Tanah Putih dengan ibu negeri Tanah Putih. Sementara di bagian hulu (Sekarang Kabupaten Rokan Hulu).

Muncul pula lima kerajaan yang diperintahkan secara turun-temurun oleh bangsawan raja, yaitu : Kerajaan Tambusai, ibunegerinya Dalu-dalu, Kerajaan Rambah, ibunegerinya Pasir Pengaraian, Kerajaan Kepenuhan, ibunegerinya Koto Tengah, Kerajaan Kunto Darussalam, ibunegerinya Kota Lama, Kerajaan Rokan, ibunegerinya Rokan IV Koto.

Menurut Junaidi Syam abad 17-18 seorang pejuang Rokan,  Sultan Zainal Abidin Syah pernah berusaha menyatukan antara Rokan Hulu dan Rokan Hilir, namun mendapat perlawanan dari Kerajaan Siak atas adu domba penjajah Belanda.

Ahirnya Sultan Zainal abidin Syah di tangkap dan diasingkan ke Madiun Jawa timur (disana terkenal dengan nama Mbah Kobul). Sehingga Rokan bagian hulu dan Rokan bagian hilir tidak dapat di satukan.

Pada masa penjajahan Belanda, Daerah Rokan Hulu terbagi atas dua wilayah,  yaitu wilayah Rokan Kanan yang terdiri dari Kerajaan Tambusai, Kerajaan Rambah dan Kerajaan Kepenuhan dan  wilayah Rokan Kiri yang terdiri dari Kerajaan Rokan IV Koto, Kerajaan Kunto Darussalam serta tanah bulobih (perdagangan) Ujung Batu dan dua kampung dari Kerajaan Siak (Kewalian/Negeri Tandun dan Kewalian/Negeri Kabun).

Sampai pada tahun 1905, kerajaan – kerajaan tersebut diakui oleh Belanda dan menyebut kerajaan – kerajaan tersebut sebagai landscape (suatu daerah tertentu), dimana setiap peraturan yang dibuat kerajaan mendapat pengesahan dari pihak Belanda, selanjutnya bekas kerajaan ini pada zaman Belanda disebut dengan nama “Luhak” bukan lukah, luhak berarti eks kerajaan. (Manuskrip milik perpustakaan Nasional Indonesia dengan nomor cod ML. 100).

Sementara pada masa penjajahan Jepang, luhak ini di pimpin oleh seorang “kuncho” yang diangkat langsung oleh Jepang. Landscape, Luhak atau kuncho ini di abadikan menjadi nama kecamatan setelah Rokan Hulu berdiri sendiri sebagai sebuah kabupaten defenitif.

Bahkan keberadaan lima luhak di wilayah Rokan Hulu sudah tetap menjadi ketentuan adat, sekalipun ada perkembangan dan perluasan atau pemekaran wilaya adatnya tetap di dalam wilayah luhak yang lama.
Setelah Indonesia Merdeka, berdasarkan SK Gubernur Militer Sumatera Tengah, Tanggal 9 November 1949, wilayah Rokan Hulu disebut Kewedanaan Pasir Pengaraian yang masuk wilayah Kampar.

Keinginan untuk menjadi sebuah Kabupaten defenitif, telah di mulai oleh masyarakat Rokan Hulu pada tahun 1962, yang di tandai dengan melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) di Pasir Pengaraian, Pertemuan dihadiri oleh petinggi masing masing luhak, dengan rekomendasi agar Eks kewedanaan Pasir Pengaraian ditingkatkan statusnya menjadi daerah tingkat II.

Namun tidak membuah hasil, 6 tahun kemudian Mubes kembali dilaksanakan  tahun 1968 tapi kabupaten belum juga terwujud. Hampir tiga puluh tahun tepatnya tahun 1997, terbit SK Menteri Dalam Negeri Nomor 821.26.525, tanggal 26 Mei 1997 Pemerintah menetapkan wilayah Rokan Hulu sebagai wilayah kerja Pembantu Bupati Kampar Wilayah I.

Dua tahun kemudian tahun 1999 seiring dengan maraknya gelombang reformasi dan gelombang otonomi daerah, maka para tokoh Rokan Hulu ( Pembantu Bupati Kampar wilayah I) menghendaki pula menjadi kabupaten baru dan terpisah dari kabupaten induk Kabupaten Kampar.

Momen selanjutnya pada tanggal 16 Mei 1999 Panitia pembentukan Kabupaten Rokan Hulu, menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Kampar yang berjumlah 210 orang dari berbagai elemen dan komponen masyarakat.

Aspirasi tersebut disampaikan pula ke Bupati Kampar, DPRD Provinsi Riau sampai kepada Gubernur Riau. Titik terang mulai datang, Gubernur Riau Saleh Djasid mengeluarkan Surat Nomor : 135/TP/1303, tanggal 3 Juni 1999 kepada Bupati Kampar Beng Sabli untuk Pemekaran Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Pelalawan.

Atas dasar surat Gubernur tersebut, maka DPRD Kabupaten Kampar tanggal 8 Juni 1999 mengusulkan ke Menteri Dalam Negeri Syarwan Hamid, tentang persetujuan Kabupaten Kampar untuk di mekarkan (menjadi Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Pelalawan).

Ahirnya lahirlah UU Nomor 53 tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten pelalawan, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kota Batam, tanggal 4 Oktober 1999.

Sehingga Rokan Hulu resmi secara defacto dan deyure menjadi sebuah daerah otonom dengan Ibu Kota Pasir Pengaraian, yang diresmikan bersamaan dengan 7 kabupaten lainnya, tanggal 12 Oktober 1999, oleh Menteri Dalam Negeri Faisal Tanjung.

Setelah Rokan Hulu, terbentuk menjadi sebuah Kabupaten berdiri sendiri,  dalam perjalanan selanjutnya pada UU Nomor 53 tahun 1999, Bahwa Kabupaten Rokan Hulu yang terdiri dari 7 kecamatan, terdapat kata kecuali tiga desa (Desa Tandun, Desa Aliantan dan Desa Kabun) maka dengan perjuangan dan berbagai upaya masyarakat dan pemerintah Kabupaten Rokan Hulu di bawah pimpinan Bupati H. Ramlan Zas, SH, maka Pemerintah Pusat merevisi kata kecuali pada UU No 53 tahun 1999 tersebut dengan UU Nomor 11 tahun 2003 tentang perubahan UU No 53 tahun 1999, yang diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi No.010/PUU-1/2004, tanggal 26 Agustus 2004, yang menghilangkan kata kecuali dan menjadikan Desa Tandun, Desa Aliantan dan Desa Kabun (waktu itu disingkat TALIBUN) sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Dasar terbentuk nya Kabupaten Rokan Hulu, perubahan terahir dengan Undang-undnag Nomor 34 tahun 2008, tanggal 21 Juli 2008.

Semoga dengan lika liku dan sejarah panjang terbentuk nya kabupaten yang di juluki Negeri Seribu Suluk ini, kedepan dapat pemerintah dan masyarakat nya dapat mewujudkannya sebagai sebuah kabupaten yang bergensi dan membanggakan, sebagaimana peneliti Jerman Max Mozkowski (Yusmar, 2019) menyebutnya sebagai ” Jantungnya Pulau Sumatera). Selamat hari jadi Rokan Hulu ke 21, (12 Oktober 2020).***

Tim Gabungan Razia Kendaraan Over Dimension Over Load di Rokan Hulu

Rohul(SegmenNews.com)- Dishub Kabupaten Rokan Hulu bersama tim gabungan melakukan Operasi Penegakan Hukum (Gakkum) Pengawasan Bersama bagi kendaraan ODOL(Over Dimension Over Load) yang melebihi kapasitas, dipusatkan dijalan Lingkar Boter, Rohul, Rabu (3/11/2021).

Tim gabungan terdiri dari Dishub Riau, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Riau-Kepri, Satlantas Polda Riau, Puspom TNI dan Korwas PPNS Diskrimsus Polda Riau.

Plt Kadishub Rohul Minarli Ismail SP mengatakan Operasi Gakkum atau Pengawasan bersama ini merupakan inisiasi dari Kadishub Provinsi Riau. Operasi ini akan dilaksanakan selama 3 hari di 3 Kecamatan di Rohul, seperti Rambah, Rambah Hilir dan Tandun.

“Operasi ini diinisiasi dari Kadishub Provinsi Riau, kami mengucapkan terima kasih juga karena Rokan Hulu ditunjuk sebagai tempat pengawasan bersama. Hari ini dilaksanakan pengawasan terhadap kendaraan angkutan orang dan barang,” kata Minarli.

Terkait sasaran dalam Operasi Kendaraan ODOL, Dijelaskan Minarli, Tim Gabungan lebih fokus dalam pemeriksaan surat menyurat, kelayakan dan kapasitas kendaraan bermotor dan hal-hal lain yang termasuk pelaksanaan Instruksi Menteri Perhubungan tentang ODOL.

“Jadi melalui Operasi Tim gabungan ini bisa kita minimalisir, karena kendaraan ODOL ini sangat merugikan bagi daerah kita, karena Rohul mempunyai panjang jalan Provinsi 565 KM dan Jalan Kabupaten 2.400 KM, tentu setiap hari dilewati oleh mobil-mobil yang bermuatan berat untuk mengangkut CPO dan Produksi lainnya di Rohul,” terang Minarli.

“Operasi pengawasan bersama ini sesuai dengan instruksi Kadishub Riau dilaksanakan selama 3 hari, hari ini di Kecamatan Rambah, besok (Kamis_red) di Kecamatan Rambah Hilir dan Jum’at di Kecamatan Tandun atau Ujung Batu,” ujarnya.

Ketika ditanya sanksi bagi pelanggar, Minarli menjelaskan bagi kendaraan ODOL yang melaggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2019 Lalulintas dan Angkutan jalan dan PP Nomor 37 tentang Keselamatan Jalan serta PP Nomor 55 tahun 2012 tentang Kendaraan Bermotor.

“Jadi bagi pelanggar dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, mulai dari sanksi ringan, sanksi tilang bahkan jika nanti ditemukan kesalahan yang sangat fatal masuk proses penyidikan. Tapi saat sekarang ini kita lakukan secara persuasif, bagi pelanggar kita terapkan pasal-pasal Tipiring,” jelasnya.

Minarli berharap melalui Operasi Gakkum Pegawasan bersama ini meningkatkan kesadaran bagi Sopir maupun pemilik kendaraan untuk menyadari pentingnya keselamatan dan kelayakan kendaraan, karena kerusakan jalan ini berkaitan erat dengan kendaraan bertonase tinggi, jika ditemukan kendaraan diluar batas ketentuan SRUT (Surat Registrasi Uji Tipe).

“Jika aturan itu dilanggar sangat mempengaruhi jalan, apabila diluar dari itu akan mempengaruhi dan menimbulkan kerusakan jalan, tidak sebanding apa yang didapatkan daerah dengan apa yang dilakukan diakibatkan oleh kendaraan bertonase tinggi,” tandasnya.***(fit/)

Bupati Wardan Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Pancasila

Tembilahan(SegmenNews.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H / 2021 M yang dihadiri oleh Bupati Inhil Drs. H. M. Wardan, MP, Rabu (03/11/2021).

Turut hadir pada kesempatan, Sekda Inhil Drs. H. Afrizal, MP, Ketua TP PKK Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, S.Sos, M.E, serta Staf Ahli Bupati, Asisten, beberapa Pimpinan OPD dan ASN dilingkungan Pemkab Inhil serta tamu undangan lainnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP) ini diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ustadz Helmi Rasid, dengan menghadirkan Penceramah Ustadz Yurnaliz, SA.g dengan tausiahnya yang menceritakan kehidupan Baginda Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu Bupati HM Wardan dalam sambutannya juga menyampaikan agar kita sebagai Umat Islam menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam menjalani kehidupan.

Pada kesempatan Bupati HM Wardan juga mengatakan, tentunya Maulid Nabi tahun ini tidak seperti tahun tahun sebelumnya dimana tahun ini perlu kita akui pelaksanaannya sedikit berbeda dengan tahun-tahun yang sebelumnya, karena harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, guna mencegah penularan covid-19. Untuk itu, Bupati HM Wardan juga menghimbau kepada Masyarakat Inhil untuk melaksanakan Vaksin.

Terakhir kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut ditutup dengan pembacaan Do’a yang dipimpin oleh Ustadz Yurnalis, SA.g.***(Ibnu)

Hadiri Maulid Nabi di Jalan Siak, Wabup Rohil Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Rohil(SegmenNews.com)- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H/2021 M yang diselenggarakan di Musholla Al-fath, Jalan Siak, Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir (Rohil) secara langsung dihadiri Wakil Bupati Rohil H Sulaiman SS. MH, Rabu (3/11/2021) malam.

Maulid Nabi Muhammad yang bertemakan “Dengan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, kita perkokoh akidah, perkuat ukhuwah dan tingkatkan ibadah dalam mewujudkan identitas muslim yang berkwalitas” tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Junaidi Dasrul S. AP.

Rudi selaku ketua RT sekaligus panitia kegiatan dalam sambutan nya menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Wakil Bupati di acara Maulid Nabi Muhammad tersebut.

“Kehadiran Wakil Bupati ini merupakan kebanggaan bagi kami, pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dengan kehadiran pak Wabup, ” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati dalam sambutan nya mengatakan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung setiap pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dimana sebut Wabup, sudah dua tahun terakhir pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad tidak semeriah biasanya dikarenakan wabah virus Corona.

“Semoga maulid nabi muhammad ini memberikan semangat bagi kita semua dan menjadikan Rasulullah sebagai suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari, ” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menjalankan berbagai program pembangunan dan mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda kecamatan bangko.

Sehingga, Wabup meminta masukan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Sebab kata Wabup, pemerintah daerah tidak akan dapat bekerja dengan maksimal tanpa adanya dukungan dari masyarakat.

“Mari sama-sama bantu kami dalam membangun Rohil kedepan, pemerintah tidak ada apa-apa nya tanpa dukungan dari masyarakat, ” paparnya.

Selain itu, Wabup juga mengajak masyarakat yang belum di vaksin agar segera mengikuti vaksinasi yang tengah digencarkan pemerintah saat ini.

Dalam peringatan maulid nabi muhammad di mushola Al-fath ini ada sesuatu yang berbeda. Dimana, al ustadz memberikan pertanyaan berkaitan dengan Rosulullah di sela-sela ceramahnya kepada anak-anak yang hadir dalam acara maulid tersebut. Setiap anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan, akan diberikan amplop oleh al ustadz.

Peringatan maulid nabi Muhammad itu juga tampak dihadiri Kadishub Jasrianto, sekretaris Dinas Perkim Budiman, Kabid PUTR Samsuri, Plt Lurah Bagan Timur Arisandi SE serta para undangan lainnya.***(Chan)