Beranda blog Halaman 76

PLN Terima Predikat Platinum SDGs

PLN Terima Predikat Platinum SDGs

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) Group berhasil meraih 43 penghargaan sekaligus menerima Predikat Platinum Sustainable Development Goals (SDGs) dalam ajang bergengsi Nusantara CSR Awards 2025 yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of Social Responsibility.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak luas bagi masyarakat serta sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Chairman The La Tofi School of Social Responsibility, Taufik La Tofi, dalam seremoni yang berlangsung di Jakarta, pada Rabu, 2 Juli 2025 lalu. Pada kesempatan tersebut, dirinya mengapresiasi komitmen PLN dalam menjadikan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian integral dari strategi bisnis yang berkelanjutan.

“Melalui ajang Nusantara CSR Awards 2025, kita disuguhkan ragam praktik baik yang membumi, berdampak, dan penuh harapan. CSR bukan sekadar program, tetapi janji bersama untuk masa depan yang lebih baik,” ucap La Tofi.

Ia menambahkan, penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang tidak hanya memiliki kepedulian sosial, namun juga mampu menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ajang ini, lanjut La Tofi, memperlihatkan bahwa CSR tidak lagi berakhir pada pemberian bantuan, namun menjadi solusi bersama untuk mewujudkan keadilan sosial, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki komitmen nyata menjalankan program CSR yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan dan membawa dampak yang dapat dirasakan masyarakat,” jelas La Tofi.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat PLN untuk terus memberikan kontribusi nyata di luar bisnis inti penyediaan listrik nasional.

“PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga hadir sebagai agen transformasi sosial yang aktif mendorong kesejahteraan masyarakat. Melalui program TJSL, kami ingin menciptakan manfaat langsung dan jangka panjang, selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan bahwa program TJSL PLN dijalankan dengan pendekatan _Creating Shared Value_ (CSV) di berbagai sektor prioritas yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tapi juga berdampak positif bagi perusahaan. Sejumlah inisiatif unggulan yang telah dijalankan antara lain pemanfaatan limbah _fly ash bottom ash_ (FABA) yang merupakan limbah PLTU untuk dijadikan material konstruksi mendukung pembangunan infrastruktur desa, program _electrifying agriculture_ untuk meningkatkan produktivitas petani, nelayan, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis komunitas, program pengelolaan sampah menjadi energi melalui _co-firing_ di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), serta program berkelanjutan lainnya.

“Pendekatan CSV menjadi landasan bagi PLN dalam menjalankan program-program TJSL, sehingga diharapkan upaya ini dapat terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan di berbagai sektor. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin meningkatkan kualitas program dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa depan,” pungkasnya.

Selain Predikat Platinum SDGs yang diterima oleh PT PLN (Persero) karena meraih lebih dari 12 kategori Penghargaan SDGs, berikut program-program TJSL PLN Group yang berhasil meraih Penghargaan Nusantara CSR Awards 2025:

Penghargaan SDGs khusus karena menjalankan CSR sesuai wilayah risiko operasional dan berdampak signifikan pada keberlanjutan:

1. Program Electrifying Agriculture – PT PLN (Persero)

Program TJSL PLN yang berhasil meraih predikat Platinum pada Nusantara CSR Awards 2025:

1. Analisis Efektivitas Aplikasi Dompet Sampah Sebagai Inovasi Digital dalam Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Pendapatan Alternatif Berbasis Kolaborasi Masyarakat (PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat);
2. Penyediaan Instalasi dan Penyaluran Air Bersih Desa Tanjung Kukuh – Sumatera Selatan (PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan);
3. Pengembangan UMK Berbasis Wastra (Warisan Kain Tradisional Nusantara) Desa Sidoharjo – Lampung (PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan);
4. Pengembangan UMK Putri Land Bouw Desa Air Semping – Bengkulu (PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan);
5. Pemberdayaan Bengkel Konversi untuk Mendukung Transisi ke Energi Bersih dalam Mengatasi Polusi Udara (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat);
6. Kebermanfaatan Rumah BUMN PLN Sekadau Terhadap Pelaku UMKM di Kabupaten Sekadau (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat);
7. Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batu Belimbing (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat);
8. Sekolah Pantai Indonesia (SPI) SMKN 5 sebagai Pionir Inovasi Tepat Guna dalam Pendidikan Pengolahan Sampah Kota Balikpapan (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara);
9. Bantuan Sarana dan Prasarana Pengolahan Madu, Desa Pasawahan, Kabupaten Garut (PLN Electricity Services);
10. Bantuan Sarana dan Prasarana Air Bersih, Desa Bayongbong, Kabupaten Garut (PLN Electricity Services);
11. Upgrading Guru SMK (PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan/Corporate University);
12. Peningkatan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa Berdaya melalui Pengembangan Kawasan Wisata dan Pengembangan UMK di Desa Kulu (PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo);
13. Kampung Literasi dan Pusmolis S16 Wujud Nyata PLN Peduli Membangun Kesadaran Minat Baca Masyarakat di Indramayu (PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat);
14. PLN Peduli Akses Air Bersih: Wujud Nyata TPB di Pelanjau Jaya (PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat);
15. Sentuhan Asa: Pelatihan dan Pembentukan Komunitas Perempuan Difabel (PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat);
16. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Ramah Anak dan Reboisasi Pohon Zona Rehabilitasi Taman Hutan Raya Lapak Jaru (PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat);
17. Ecowisata Sekolah Alam Yombe Yawa Datum (PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat);
18. Merdeka Belajar, Merdeka Digital: Mewujudkan Ekosistem TIK Berkelanjutan di SMK Karomah Berastagi (PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara);
19. Mengubah Kebutuhan Menjadi Kekuatan: Pendidikan bagi ABK (PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara);
20. Pemberdayaan Masyarakat melalui Budi Daya dan Pengolahan Jamur Tiram dalam Menciptakan Kampung Jamur sebagai Kampung Mapan Ekonomi dengan Mengubah Potensi Menjadi Kesejahteraan (PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah);
21. Pemberdayaan Masyarakat Khususnya Kaum Perempuan melalui Budi Daya dan Pengolahan Daun Kelor di Desa Kreatif Kelor Salo Timur (PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah);
22. Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Budi Daya dan Pengolahan Lemon Menjadi Produk Makanan dan Minuman serta Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM (PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah);
23. Bengkel Elvi Sukesi – Electric Vehicle Sukses Reparasi & Konversi (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah);
24. Cerdas Masyarakatnya Sejahtera Kehidupannya (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah);
25. OPOP: Membangun Generasi Wirausaha Muda Mandiri (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah);
26. Cuan Mengalir Di Air Santri (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah);
27. Dompet Senyum, Masyarakatpun Senang (PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah);
28. Penyediaan dan Penyaluran Air Bersih di Desa Aketobatu (PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua);
29. Desa Berdaya: Desa Wisata Mamuya (PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua);
30. Dari Lereng ke Ladang dan Puskesmas: Cerita Air Bersih dari Poco Leok (PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara);
31. Pelatihan Siskamling Mobile Berbasis Listrik (PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara);
32. Penguatan Komunitas dalam Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan pada Kawasan Hutan Gambut Jumpun Pambelon (PLN Unit Induk Penyaluran & Pusat Pengatur Beban Kalimantan);
33. Program Rumah Batik Palbatu, Pengrajin Ramah Disabilitas (PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya);
34. Kampung Lali Gadget, Saatnya Dolanan Tradisional Raih Eksistensi (PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur);
35. Menanam Harapan di Bawah Menara: Pemberdayaan Petani Kopi Batui (PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi);
36. Jejak PLN, Aliran Kehidupan: Revolusi Air Bersih untuk 600 Kepala Keluarga di Simalungun (PLN Unit Induk Penyaluran & Pusat Pengatur Beban Sumatera);
37. Menjaga Bumi, Menggerakkan Komunitas: Desa Berdaya sebagai Wujud Tanggung Jawab PLN (PLN Unit Induk Penyaluran & Pusat Pengatur Beban Sumatera);
38. Kurangi Pengangguran Melalui Peningkatan Kompetensi Pelatihan dan Sertifikasi Gada Pratama untuk Warga Produktif Tarumajaya (PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat);
39. Kurangi Pengangguran Melalui Peningkatan Kompetensi Pelatihan dan Sertifikasi Gada Pratama untuk Warga Produktif Tarumajaya (2) (PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera);
40. Bantuan Infrastruktur Akses Air Desa Parigimulya “Mengalirkan Harapan, Menyambung Kehidupan” (PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah);
41. Pelatihan & Sertifikasi: Membangun SDM Cisokan Tangguh (PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah).***(ian/rl)

Mulai Hari Ini, Ops Lancang Kuning Digelar, Terapkan Tilang Etle

Ilustrasi pantauan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) (net)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Operasi Patuh Lancang Kuning resmi dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli hingga 27 Juli 2025. Dalam apel gelar pasukan di Polda Riau, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan sisi edukatif dan humanis pada masyarakat.

Selain itu, penegakan hukumnya juga akan dilakukan secara elektronik, melalui etle atau tilang elektronik untuk meminimalisir pemungutan liar atau pungli.

“Selama pelaksanaan operasi, harus diperhatikan faktor keamanan dan hindari pungli atau apapun yang berbasis transaksional,” tegas Kapolda Riau saat memimpin apel di Lapangan Mapolda Riau yang juga dihadiri oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, Senin (14/7/2025).

Kapolda Riau berharap, dengan tindakan yang sesuai dan simpatik, masyarakat akan semakin percaya kepada Polda Riau. Untuk itu ia sangat menegaskan penegakan hukum yang seadil-adilnya.

“Penegakan hukum harus dilaksanakan secara adil, merata, dan berkeadilan,” ucapnya.

Dikatakan Herry, jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024 mencapai angka lebih dari 4.000 pelanggaran. Untuk itu, pada tahun ini dengan tindakan tepat dan tegas, pelanggaran lalu lintas bisa turun dari tahun sebelumnya.

Adapun prioritas utama dalam Operasi Patuh Lancang Kuning ini ada 8 hal. Teguran dan hukuman yang sesuai akan dilakukan untuk pengendara yang bermain ponsel saat berkendara, pengendara motor yang tidak memakai helm, pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus, juga pengendara yang melebihi batas kecepatan di jalanan.

Selain itu target Operasi Lancang Kuning juga mencakup pengendara bermotor yang di bawah umur atau tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pengendara yang tidak memakai sabuk pengaman dan berada di bawah pengaruh alkohol juga akan ditindak.

“Yang terakhir ODOL. Kendaraan yang Over Dimension Over Loading. Banyak yang tidak sesuai spek merusak jalan di Provinsi Riau. Bagi mereka yang menggunakan plat nomor di luar plat Provinsi Riau, kita tetap bisa melakukan penegakan hukum,” tegasnya.***(mr)

Milad GELIBU, Bupati Inhil Ingatkan Peningkatan Peduli Anak Yatim

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir sekaligus Ketua Dewan pembina Gerakan Lima Ribu (GELIBU) Komunitas Indahnya satu hati, H. Herman beserta Ibu Hj. Katerina Susanti Herman, menghadiri Milad ke- 4 GELIBU tahun 2025, aula Hotel Top 5 Tembilahan, Minggu (13/07/2025).

Bersempena dengan Milad GELIBU ‘Indahnya Satu Hati IV’ tersebut juga di laksanakan pemberian santunan terhadap 30 orang anak yatim serta pemberian santunan anak Yatim, penyerahan bantuan Alquran dan juga penandatanganan MOU GELIBU dengan tim penasehat hukum.

Bupati H. Herman dalam sambutannya, “Hari ini, kita merayakan milad gelibu indahnya satu hati yang ke-4, sekaligus juga menandai konsistensi gelibu indahnya satuhati dalam menjalankan program unggulannya, yaitu pemberian santunan kepada anak yatim yang telah memasuki tahun ke-7. ini adalah bukti nyata kepedulian dan rasa berbagi yang patut kita teladani.”

“Dengan program santunan anak yatim yang telah berjalan selama 7 tahun berturut-turut merupakan bukti nyata komitmen gelibu indahnya satu hati dalam berbagi dan meringankan beban masyarakat.”

Melalui kesempatan ini bupati H. Herman juga mendokan semoga gelibu indahnyasatuhati selalu menjadi organisasi yang solid, berkarya, dan selalu hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi bagi permasalahan sosial yang ada. semoga allah swt senantiasa meridhoi setiap langkah dan amal baik gelibu indahnya satuhati.”kata bupati Herman.***(sup/hm)

Bupati Pastikan RSUD Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Kuansing(SegmenNews.com)- Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, kembali lakukan kunjungan kerja langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan Selasa kemarin untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan maksimal.

Pada kesempatan Kunjungan Bupati Suhardiman Amby selain mengecek pelayanan dan kebersihan lingkungan di Rumah sakit Umum Daerah Taluk Kuantan juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan pasien dan keluarga pasien, serta mendengarkan keluhan serta saran terkait pelayanan rumah sakit Umum Daerah Taluk Kuantan.

Dari perbincangan Bupati bersama pasien dan keluarga pasien sebagian besar menyatakan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Taluk Kuantan Ini semakin hari semakin banyak kemajuannya dimulai dari pelayanan sampai kebersihan sudah sangat baik terang salah satu pasien yang dikunjungi.

Suhardiman Amby juga sangat merasa puas dari keterangan masyarakat dan mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan terhadap RSUD Teluk Kuantan. Sekaligus menegaskan bahwa Pemkab Kuansing terus berkomitmen untuk melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit daerah ini janji Bupati

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Kuantan Singingi yang sudah mempercayai RSUD Teluk Kuantan Dengan itu kami mengimbau dan menginformasikan kepada masyarakat bahwa pelayanan di RSUD akan terus ditingkatkan dan akan terus berbenah,” tambahnya.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut sejumlah pejabat daerah, Direktur RSUD dan tenaga medis RSUD.***(inf)

Resmi Pimpin HMI Komisariat Faperta UPP, Radinal Wahyuda: Komitmen Gerakan Intelektual 

Radinal Wahyuda, Ketua HMI Komisariat Faperta UPP

Rohul(SegmenNews.com) – Radinal Wahyuda resmi dilantik sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian (Faperta UPP) pada Jumat (11/7/2025).

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula UPP ini dihadiri oleh kader, alumni, serta sejumlah perwakilan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan pelantikan bukan hanya sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momen konsolidasi dan refleksi arah perjuangan HMI dalam membangun peradaban berbasis nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan di lingkungan kampus.

Dalam pidato perdananya, Radinal menegaskan bahwa kepemimpinan di HMI bukanlah sekadar posisi struktural, tetapi amanah sejarah yang harus dijalankan dengan integritas dan keberanian berpikir.

“Hari ini, kita tidak sedang membicarakan siapa yang paling layak memimpin, tetapi siapa yang paling siap memikul beban sejarah. HMI bukan sekadar organisasi, melainkan kawah candradimuka lahirnya kader umat dan bangsa,” tegas Radinal Wahyuda di hadapan para undangan.

Ketua Umum MD KAHMI Rokan Hulu dan Ketua Umum HMI Cabang Rokan Hulu yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kepengurusan baru. Mereka berharap agar HMI Komisariat Faperta UPP dapat menjadi pusat gerakan intelektual yang responsif terhadap persoalan umat, bangsa, dan daerah.

Acara pelantikan juga dirangkaikan dengan suasana semangat juang yang tinggi, sebagai penanda dimulainya kepemimpinan baru yang siap menggerakkan kader HMI ke arah yang lebih progresif dan solutif.

Radinal dan jajaran pengurus yang baru berkomitmen menjadikan HMI Komisariat Faperta UPP sebagai ruang kaderisasi yang tak hanya membentuk pribadi intelektual, tapi juga moralitas dan keberanian sikap.

“Selamat datang di medan juang yang sesungguhnya. Karena HMI tak hanya soal siapa yang aktif, tapi siapa yang mampu hidup dalam spirit perjuangan,” pungkas Radinal.***

Bupati Kuansing: Sinergi Legislatif dan Eksekutif Kunci Utama Pembamgunan

Teluk Kuantan(SegmenNews.com)- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menghadiri rapat paripurna penyampaian pendapat akhir DPRD terhadap ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2024, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuantan Singingi, Jum’at (11/07).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi secara resmi menyetujui dan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama dan dukungan seluruh pimpinan dan anggota DPRD selama proses pembahasan hingga disahkannya Ranperda tersebut.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang solid selama pembahasan Ranperda ini. Sinergi yang positif antara legislatif dan eksekutif merupakan kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Suhardiman Amby dalam pidatonya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Agenda paripurna diakhiri dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD, serta penyerahan dokumen pertanggungjawaban oleh Ketua DPRD kepada Bupati Kuantan Singingi. Prosesi ini disaksikan oleh Wakil Ketua DPRD, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda), Forkopimda, jajaran Instansi Vertikal, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat eselon 3 serta insan pers yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan telah disahkannya Ranperda ini, diharapkan dapat menjadi pijakan dalam pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik dan berintegritas, serta memperkuat langkah-langkah pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat Kuantan Singingi.***(inf)

Bupati Kuansing Hadiri Pembahasan Hak Hidup Masyarakat Disekitar TNTN Bersama BAM DPR RI

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komitmen memperjuangkan hak-hak masyarakat desa yang tinggal di sekitar kawasan konservasi kembali mengemuka dalam kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI ke Provinsi Riau.

Salah satu agenda utama adalah mendengarkan langsung keluhan dan harapan warga yang selama ini hidup berdampingan dengan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), kawasan yang memiliki nilai ekologi tinggi namun menyimpan dinamika sosial berkepanjangan.

Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM bersama Ketua DPRD Kuansing hadir secara langsung dalam forum penting ini yang digelar pada Kamis (10/7/25), bertempat di Kantor Gubernur Riau.

Kehadiran kepala daerah dari kabupaten yang berbatasan langsung dengan kawasan TNTN menjadi isyarat kuat bahwa persoalan ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga soal keberlangsungan hidup masyarakat yang selama puluhan tahun telah menjadikan kawasan tersebut sebagai bagian dari ruang mereka.

Taman Nasional Tesso Nilo sendiri diresmikan pada tahun 2004 dan terletak di wilayah Kabupaten Pelalawan dan sebagian Kabupaten Indragiri Hulu.

Kawasan ini ditetapkan sebagai salah satu hutan dataran rendah terkaya di dunia, rumah bagi satwa langka seperti gajah Sumatra dan harimau Sumatra. Namun, sejak awal pendiriannya, TNTN menghadapi dilema, seperti bagaimana menjaga kelestarian ekosistem, sekaligus menjawab realitas bahwa ribuan warga telah tinggal dan menggantungkan hidup di dalam atau di sekitar kawasan tersebut, jauh sebelum status taman nasional disahkan.

Permasalahan mulai mencuat ketika kebijakan pelestarian yang ketat diterapkan tanpa skema transisi sosial yang matang.

Ribuan hektare lahan yang telah digarap masyarakat untuk pertanian dan perkebunan diklaim sebagai bagian dari kawasan konservasi. Hal ini menimbulkan ketegangan antara kepentingan pelestarian lingkungan dengan hak-hak dasar warga, termasuk akses terhadap tanah, sumber penghidupan, serta jaminan keamanan dari konflik satwa liar.

Dalam forum ini, DPR RI mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dari perwakilan daerah, termasuk dari Bupati Kuantan Singingi (KUANSING).

Harapannya, akan ada pendekatan yang lebih adil dan solutif dalam menyikapi kompleksitas Tesso Nilo. Tidak hanya melalui penegakan hukum dan konservasi semata, tetapi juga melalui kebijakan yang mengedepankan dialog sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pemetaan ulang kawasan secara partisipatif.

Sebagaimana disampaikan oleh berbagai pemangku kepentingan dalam rapat tersebut, pengelolaan TNTN di masa depan harus mampu menjawab tantangan ekologi dan sosial secara seimbang.

Upaya pelestarian tidak boleh meminggirkan warga yang telah lama menjadi bagian dari lanskap tersebut. Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, DPR, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan keadilan ekologis sekaligus keadilan sosial di bumi Lancang Kuning.***(inf)

Kunjungi Menpar RI, Bupati Kuansing Perkuat Dukungan Pusat Terhadap Budaya dan Pariwisata Daerah

Jakarta(SegmenNews.com)- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM, melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Rabu (9/6/2025).

Kunjungan ini merupakan rangkaian dari lawatannya ke kementerian terkait dalam upaya memperkuat dukungan pusat terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah.

Kedatangan Bupati Kuansing beserta rombongan disambut langsung oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, di Gedung Sapta Pesona Jakarta.

Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi, Menpar menyampaikan ketertarikannya terhadap kekayaan budaya Kabupaten Kuansing, khususnya tradisi Pacu Jalur yang telah masuk dalam daftar Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2025.

“Saya sangat ingin menyaksikan langsung kemeriahan dan kearifan lokal dari Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi. InsyaAllah, saya akan hadir bersama Wakil Menteri, Ibu Ni Luh Puspa, pada Agustus mendatang,” ungkap Menpar Widiyanti Putri Wardhana di hadapan Bupati Suhardiman Amby.

Bupati Kuansing menyambut baik pernyataan Menpar dan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Kuansing. “Kehadiran Ibu Menteri dan Ibu Wamen tentu akan menjadi semangat tambahan bagi masyarakat Kuansing dalam menyambut Festival Pacu Jalur tahun ini. Kami merasa sangat terhormat,” ujar Suhardiman Amby.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, Drs. Azhar, serta penari Pacu Jalur (Togak Luan), Rayyan Arkhan Dhika, yang turut memperagakan gerakan tari aura farming. Menariknya, Menpar dan Wamenpar pun ikut mencoba memperagakan gerakan khas budaya Kuansing tersebut, dipandu langsung oleh Dhika, disambut tepuk tangan hangat dari seluruh peserta audiensi.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah Kuantan Singingi dan Kementerian Pariwisata dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal ke tingkat nasional maupun internasional.***(inf)

BMKG Riau Imbau Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Kantor BMKG Pekanbaru (foto:hasran/segmennews)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Kamis, 10 Juli 2025, didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan pada pagi hingga siang hari.

Meski begitu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang pada sore, malam hingga dini hari.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, menyampaikan bahwa pada pagi hari, cuaca di Riau umumnya cerah hingga cerah berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah perairan Selat Melaka.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca cerah berawan masih mendominasi, tetapi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu.

Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang juga berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lainnya, di antaranya Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, serta Pelalawan.

Sedangkan pada dini hari, cuaca diprakirakan berawan hingga udara kabur. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi kembali mengguyur beberapa wilayah, seperti Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir pada sore atau malam hari,” ujar Anggun R.

Suhu udara di Riau pada hari ini berkisar antara 23,0 hingga 34,0 derajat Celsius, dengan kelembapan udara yang tinggi mencapai 60 hingga 98 persen. Angin umumnya bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

“Untuk kondisi perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah, sehingga aktivitas pelayaran masih relatif aman,” jelasnya.

Sementara itu, hasil pemantauan titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera pada pukul 23.00 WIB tercatat sebanyak 106 titik. Sebaran titik panas tersebut meliputi Aceh sebanyak 1 titik, Sumatera Utara 10 titik, Kepulauan Riau 3 titik, Sumatera Barat 13 titik, Sumatera Selatan 22 titik, Jambi 27 titik, Bengkulu 11 titik, Lampung 11 titik, serta Riau 8 titik.

Di Riau, delapan titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Rokan Hilir 1 titik, Rokan Hulu 2 titik, Siak 2 titik, Kota Dumai 2 titik, dan Kuantan Singingi 1 titik. Keberadaan titik panas ini menjadi perhatian serius, mengingat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat meningkat saat musim kemarau.

“BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar dan terus memperhatikan informasi cuaca resmi dari BMKG sebagai upaya pencegahan bencana kebakaran maupun dampak cuaca ekstrem,” imbaunya.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis dan potensi hujan yang cukup merata, masyarakat diharapkan dapat merencanakan aktivitas dengan lebih bijak dan selalu mengutamakan keselamatan. ***(mr)

Pemkab Inhil Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung

Pemkab Inhil Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung

Tembilahan Hulu(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Kabupaten Inhil dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang dilaksanakan secara nasional pada Rabu (09/07/2025).

Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE., MT, yang diwakili oleh Umar Hamdi, menghadiri langsung kegiatan penanaman jagung di lahan pertanian Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan penanaman serentak jagung yang dilaksanakan secara daring dan serempak di seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah unsur penting daerah, di antaranya perwakilan dari Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, Kepala Dinas Perkebunan, Bulog, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Tembilahan Hulu.

Kegiatan penanaman jagung ini tidak hanya menjadi simbol dari semangat gotong royong petani dan pemerintah, tetapi juga langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Penanaman ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian lokal serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya para petani jagung di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat, diharapkan program penanaman jagung ini dapat terus berkembang dan menjadi penggerak utama sektor pertanian yang berkelanjutan di Inhil.***(sup/hm)