Beranda blog Halaman 75

Kunjungi Sekolah, Gubri Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG

Kunjungi Sekolah, Gubri Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Gubernur Riau, Abdul Wahid, melakukan kunjungan kerja ke SMAN 5 dan SMAN 15 Pekanbaru, Rabu (17/9/2025). Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan program penyediaan makanan bergizi gratis (MBG).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Riau, Abdul Wahid menegaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang di lingkungan sekolah. Menurutnya, makanan bergizi tidak hanya berpengaruh pada tumbuh kembang anak, tetapi juga berdampak langsung pada konsentrasi dan prestasi belajar siswa.

“Anak-anak kita harus mendapat asupan gizi yang cukup agar sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk melahirkan generasi unggul Riau,” ujar Wahid.

Selain mendukung kesehatan siswa, program makanan bergizi gratis ini juga dinilai mampu membantu meringankan beban orang tua. Wahid menyebut, pendidikan gratis perlu berjalan beriringan dengan dukungan gizi yang memadai agar anak-anak dapat fokus belajar.

“Pendidikan gratis harus berjalan seiring dengan dukungan gizi yang memadai. Dengan begitu, anak-anak dapat belajar dengan tenang tanpa khawatir soal kebutuhan makan sehari-hari,” tambahnya.

Gubri juga menekankan pentingnya pemerataan program ini di seluruh sekolah di Riau. Ia berharap, siswa dari berbagai daerah, baik di kota maupun pelosok, bisa merasakan manfaat yang sama dari program MBG.

Pemprov Riau, akan berupaya memastikan Program MBG berjalan optimal. Upaya itu meliputi pengawasan distribusi, kualitas makanan, hingga kesinambungan program agar tetap memberi manfaat jangka panjang.

“Selain itu, saya juga mengimbau agar setiap sekolah memanfaatkan lahan kosong atau taman sekolah untuk gerakan pangan. Misalnya menanam cabai, sayuran, dan tanaman produktif lainnya. Hal ini akan mendukung kemandirian pangan sekolah sekaligus mendidik siswa mencintai lingkungan,” tutup Gubri. ***(inf)

Bupati Inhil Kunker ke Pemkab Tanah Datar Sumbar

Bupati Inhil Kunker ke Pemkab Tanah Datar Sumbar

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (17/09/2025).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari hubungan baik yang telah terjalin sebelumnya antara kedua kabupaten. Sebelumnya, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE., MM, telah lebih dahulu berkunjung ke Kabupaten Indragiri Hilir. Kali ini, giliran Bupati Inhil bersama rombongan yang hadir di Tanah Datar untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas potensi kerja sama lintas daerah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala daerah berdiskusi mengenai berbagai bidang strategis yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, hingga penguatan sumber daya manusia. Potensi yang dimiliki masing-masing daerah diyakini dapat saling melengkapi, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyambut hangat kedatangan rombongan dari Inhil. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama ini dan berharap sinergi antar daerah tidak hanya berhenti pada tataran pertemuan, tetapi dapat diwujudkan dalam program konkret yang berdampak luas.

Sementara itu, Bupati Inhil, H. Herman, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun jaringan kerja sama yang produktif antar daerah. Menurutnya, tantangan pembangunan di era saat ini membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan saling belajar dari pengalaman daerah lain.

“Kabupaten Indragiri Hilir memiliki potensi besar, terutama di sektor perkebunan kelapa. Sementara Kabupaten Tanah Datar dikenal dengan sektor pertanian dan pariwisatanya yang unggul. Jika potensi ini digarap bersama, tentu akan membawa dampak positif bagi kedua daerah,” ungkap Bupati Herman.

Dengan terlaksananya kunjungan ini, diharapkan hubungan antara Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Tanah Datar semakin erat, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam upaya mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah.***(sup/hm)

Petugas Gabungan Bandara SSK II Temukan Paket Sabu Dalam Sepatu

Petugas Gabungan Bandara SSK II Temukan Paket Sabu Dalam Sepatu

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Personel Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara.

Dalam operasi pengamanan bersama Avsec dan unsur keamanan kargo bandara, petugas menemukan paket mencurigakan di terminal kargo pada Rabu (17/9/25). Hasil pemeriksaan mengungkap bungkusan narkotika jenis sabu seberat 96 gram yang disembunyikan di dalam sepatu merek Puma. Paket tersebut terbungkus rapi dalam kardus cokelat dan plastik hitam, dikirim dari Pekanbaru dengan tujuan Jakarta.

Berdasarkan data awal, pengirim paket berinisial “R” dan penerima berinisial “A”. Kejelian petugas dalam memindai paket ekspedisi menjadi kunci terbongkarnya modus penyelundupan yang memanfaatkan jasa pengiriman dan penerbangan komersial.

Komandan Lanud RSN, Marsma TNI Abdul Haris, mengapresiasi kesigapan anggotanya serta sinergi antarinstansi.

“Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan kerja sama antara personel Lanud RSN, Avsec, dan pihak terkait lainnya. Kami akan terus meningkatkan pengawasan agar jalur udara tetap aman dari penyelundupan narkotika,” tegasnya.

Barang bukti sabu langsung diamankan, sementara kasusnya telah dilimpahkan kepada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Keberhasilan ini mempertegas komitmen Lanud Rsn bersama mitra keamanan bandara dalam menjaga keamanan penerbangan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.***(mr)

Tersangka Korupsi Pembangunan Pelabuhan Sagu-sagu Segera Disidangkan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tersangka IR, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pekerjaan pembangunan pelabuhan penyeberangan Sagu- Satu Lukit Tahap V pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPBD) Kelas II Riau Tahun Anggaran 2022- 2023 (MYC) segera menjalani persidangan.

Hal itu pasca telah diserahkan penyidik Pidsus Kejati Riau, barang bukti dan tersangka IR kepada jaksa penuntut umum, Rabu 17 September kemarin.

Menjelang proses persidangan di pengadilan Tipikor Pekanbaru, IR tetap dilakukan penahanan lanjutan oleh Penuntut Umum selama 20 hari kedepan terhitung tanggal 17 September sampai dengan 06 Oktober 2025 di Rutan Pekanbaru.

Tersangka IR merupakan pengawas lapangan PT. Gumilang Sajati (Konsultan pengawas/ Supervisi). Adapun dalam proses penyidikan, penyidik telah memeriksa 25 orang saksi, dan 3 orang Ahli yakni Ahli LKPP, Ahli fisik, dan Auditor BPKP.

Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau telah menganggarkan Pekerjaan Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sagu-sagu Lukit Tahap V untuk Tahun 2022-2023 (MYC) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022-2023 sejumlah Rp27.614.640.000,

Setelah dilakukan lelang Pekerjaan, kemudian Pokja Pemilihan akhirnya menetapkan PT. Berkat Tunggal Abadi – PT. Canayya Berkat Abadi, KSO sebagai pemenang tender. Selanjutnya sdr. RN melakukan perikatan kontrak Pekerjaan Nomor : PL.107/16/XI/SAGU LUKIT.MYC/BPTD-IV/2022 Tanggal 15 Nopember 2022, lama pelaksanaan 365 hari Kalender dari 15 Nopember 2022 s/d 14 Nopember 2023, nilai pekerjaan Rp25.955.630.000,

Namun pelaksanaan pekerjaan dimaksud dilaksanakan oleh sdr. MRN yang bukan merupakan personil PT. Berkat Tunggal Abadi – PT. Canayya Berkat Abadi, KSO dan uang pencairan pekerjaan dimaksud masuk ke dalam Rekening yang dibuka oleh MRN dengan Specimen tanda tangan MRN sendiri.

Bahwa selama pelaksanaan Pekerjaan terjadi 3 (tiga) kali Addendum :

1.Addendum I Tanggal 12 Desember 2022 terkait perubahan pembayaran prestasi pekerjaan atas termin dengan tahapan pembayaran

2.Addendum II Tanggal 20 Februari 2023 terkait tambah kurang pekerjaan / CCO sehingga nilai kontrak bertambah dari Rp. 25.955.630.000 menjadi Rp. 26.787.171.000

3.Addendum III Tanggal 08 Nopember 2023 terkait pemberian waktu kesempatan / perpanjangan waktu 90 (Sembilan puluh) hari dari tanggal 15 November s/d 12 februari 2024

Selama rentang waktu pelaksanaan pekerjaan, Tersangka IR lah yang bertugas “Menghitung dan membuat laporan kemajuan pekerjaan (laporan bulanan) yang tidak sesuai dengan real di lapangan, baik laporan kemajuan pekerjaan (laporan bulanan) kontraktor maupun laporan kemajuan pekerjaan (laporan bulanan) konsultan pengawas” bersama-sama dengan MRN, atas arahan dan persetujuan RN dan HB.

Sampai dengan masa berakhirnya kontrak Addendum III tersebut, pekerjaan tidak selesai dikerjakan 100 % dan akhirnya dilaksanakan pemutusan kontrak pada posisi progress akhir pekerjaan sebanyak 80,824%, dan telah dibayarkan 80% oleh RN ke MRN. Sedangkan setelah dilakukan pemeriksaan teknis terhadap kegiatan Pekerjaan oleh Ahli Bidang Jasa Konstruksi, ternyata bobot dan pembayaran pekerjaan tersebut hanya 31,68 %

Akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh RN bersama-sama dengan MRN, dengan HB, dan tersangka IR selaku Pengawas lapangan, telah mengakibatkan kerugian negara sebagaimana Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh BPKP Perwakilan Provinsi Riau :

Jumlah Kerugian Keuangan Negara atas Pelaksanaan Fisik Pekerjaan Rp 9.328.766.994,12

Hak yang seharusnya diterima Negara dari Denda yang tidak dibayarkan penyedia + Jaminan pelaksanaan yang tidak dicairkan Rp2.781.303.008,26

Jumlah Kerugian Keuangan Negara atas Pengawasan Pekerjaan Rp. 488.625.658,65

Total kerugian Negara sejumlah Rp12.598.695.661,03

Terhadap Tersangka IR telah ditetapkan sebagai tersangka, melanggar Pasal :

Primair :

Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU atas No. 31 tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP

Subsidair :

Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.***(rl)

Respon Cepat, Gubri Abdul Wahid Tinjau Langsung Kondisi Jalan Rusak Akibat Truk ODOL

Respon Cepat, Gubri Abdul Wahid Tinjau Langsung Kondisi Jalan Rusak Akibat Truk ODOL

Siak(SegmenNews.com)- Kerusakan jalan di ruas Simpang Minas-Tualang sepanjang 3,8 kilometer menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Riau. Gubernur Riau Abdul Wahid yang geram terjun langsung kelapangan guna melihat penyebab kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat, Selasa (16/9/2025).

Peninjauan tersebut merespon permintaan masyarakat setempat yang sempat memblokir ruas jalan tersebut sebagai aksi protes karena kondisi kerusakan jalan yang semakin parah akibat truk ODOL.

Pada peninjauan tersebut, Gubri Abdul Wahid juga didampingi Bupati Siak Afni Zulkifli dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau. Setibanya di lokasi, Gubri langsung berdialog dengan masyarakat setempat.

Gubernur Riau, Abdul Wahid geram truk beroperasi di Siak berplat luar Riau

“Saya melakukan peninjauan langsung kerusakan jalan lintas Minas-Perawang setelah masyarakat sempat melakukan aksi protes. Jalannya rusak juga karena banyak kendaraan melebihi kapasitas atau kendaraan ODOL yang melintas,” kata Gubri.

Pemeriksaan truk ODOL

Karena kondisi kerusakan jalanya yang sudah parah, Gubri juga sudah langsung memerintahkan Dinas PUPR-PKPP Riau untuk melakukan perbaikan dengan cara melakukan penimbunan. Pihaknya berencana untuk ruas jalan tersebut akan dibangun dengan sistem rigid.

“Rencananya ruas jalan ini akan di rigid, tapi sebelum itu dilakukan perbaikan dulu secara fungsional,” sebutnya.

Selain itu, agar perbaikan jalan dapat maksimal dilaksanakan, pihaknya akan mengundang perusahaan-perusahaan yang beroperasi disekitar lokasi ruas jalan ini. Pertemuan tersebut untuk membahas bahwa tidak diperbolehkan lagi kendaraan yang melebihi kapasitas untuk melintas.

“Sebelum dilakukan rigid, perusahaan yang kendaraannya sering melintas akan kami panggil dulu. Karena banyak kendaraannya yang melebihi kapasitas, selain melebihi kapasitas plat nya juga bukan plat Riau,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut nantinya pihak perusahaan diminta segera memutasi plat kendaraannya. Agar pajak yang dibayarkan bisa masuk ke Riau dan digunakan untuk melakukan perbaikan jalan.

“Saya lihat sendiri mobilnya plat luar daerah semua. Jalan di Riau yang dirusak tapi bayar pajaknya tidak di Riau,” tegasnya.

Gubri Abdul Wahid menjelaskan bahwa kondisi ini menjadi komitmen perbaikan bersama karena jalur tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat dan aktivitas industri. Ia menyoroti maraknya kendaraan berplat luar daerah yang melintas di ruas Simpang Minas-Tualang.

Menurutnya, keberadaan kendaraan tersebut merugikan daerah karena tidak memberikan kontribusi pajak, sementara dampak kerusakan infrastruktur harus ditanggung Riau.

“Ya, kalau jalan rusak tapi dia bayar pajak di sini enggak ada persoalan sebenarnya, artinya kita maklumilah. Tetapi, dengan menggunakan plat luar tandanya mereka tidak membayar pajak ke Riau,” jelasnya.**(galeri)

Pemkab Bengkalis Gencarkan Pemberdayaan Koperasi Merah Putih

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terus melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya pemberdayaan koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bertempat di Aula Kantor Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bengkalis di Jalan Pertanian, 16 September 2025.

Pasca diskusi yang digelar pada 9 September 2025 lalu, pendampingan intensif terhadap KDKMP terus berlanjut. Hari ini kembali digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan KDKMP se-Kecamatan Bengkalis. Rakor tersebut dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bengkalis, H. Ismail.

Dalam sambutannya, H. Ismail menegaskan pentingnya sinergi antara KDKMP dengan pemerintah daerah, provinsi hingga pusat guna mempercepat operasional koperasi. Ia mendorong koperasi-koperasi di desa agar segera memulai usaha yang sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

“Dinas Koperasi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi dan Pusat untuk mendukung pembinaan dan pendampingan KDKMP. Kami minta agar KDKMP tidak ragu untuk segera melihat peluang usaha dan langsung bergerak,” tegas Ismail.

Rakor kali ini juga menghadirkan narasumber dari Himpunan Bank Negara (Himbara) yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI, serta dari Perum Bulog. Para narasumber memberikan pemaparan terkait mekanisme kerja sama dan prosedur pengajuan pinjaman bagi koperasi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan banyak tanggapan dari pengurus dan pengawas KDKMP. Berbagai kendala yang dihadapi koperasi dijawab secara jelas oleh para narasumber, termasuk terkait kemudahan akses pembiayaan dan peluang kerja sama dalam penyediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Menanggapi pertanyaan peserta, Ismail menekankan bahwa salah satu peluang yang bisa segera dijalankan oleh KDKMP adalah kerja sama dengan Bulog dalam pengadaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ia menyarankan agar koperasi dijadikan sebagai pusat penjualan pangan murah di desa.

“Dengan menjadi pusat penjualan pangan murah, KDKMP dapat tumbuh menjadi penopang ekonomi kerakyatan sebagaimana cita-cita kita bersama,” tutup Ismail.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bengkalis menegaskan komitmennya dalam membangun koperasi yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan pengawas KDKMP, Camat Bengkalis yang diwakili oleh Sekcam Fitra Rama, serta para pejabat yang membidangi koperasi.***(imam/hm)

Disambut Pedang Pora, Wabup Bengkalis Bacakan Amanat Menhub

Bengkalis(SegmenNews.com)- Suasana khidmat dan semangat pengabdian mewarnai peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2025 di Kabupaten Bengkalis. Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, memimpin langsung upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (17/9/2025).

Mengusung tema nasional “Bakti Transportasi untuk Negeri”, peringatan kali ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran vital transportasi sebagai urat nadi pembangunan dan jalan kehidupan bangsa.

​Kedatangan Wakil Bupati H. Bagus Santoso di lapangan upacara disambut dengan prosesi jajar kehormatan pedang pora oleh para taruna perhubungan.

Tradisi ini memberikan nuansa gagah dan menjadi simbol penghormatan tertinggi kepada pemimpin upacara, sekaligus menandai dimulainya rangkaian acara dengan penuh khidmat.

​Bertindak sebagai inspektur upacara, Wabup Bagus Santoso membacakan amanat tertulis Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi.

Dalam amanat tersebut, Menhub menekankan makna mendalam di balik tema Harhubnas tahun ini.

​”Tema ini mengandung pesan mendalam bahwa setiap terminal, pelabuhan, bandara dan stasiun yang kita bangun dan kelola, setiap bus, kapal laut, pesawat dan kereta yang melayani rakyat, adalah wujud nyata bakti kita kepada Ibu Pertiwi,” ucap Wabup Bagus Santoso membacakan pidato menteri.

​Amanat tersebut menggarisbawahi bahwa transportasi bukanlah sekadar soal infrastruktur fisik, melainkan jalan kehidupan yang menghubungkan harapan rakyat dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote.

Konektivitas yang baik disebut sebagai kunci untuk memperkuat ketahanan pangan, menopang ketahanan energi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

​”Transportasi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, membuka akses pendidikan, lapangan kerja, dan pada akhirnya turut mengentaskan kemiskinan, sebagaimana visi dan misi Presiden Bapak Prabowo dan tentunya menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.

​Lebih jauh, Menhub melalui amanatnya menegaskan bahwa seluruh upaya pembangunan di sektor perhubungan saat ini merupakan pondasi penting untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, di mana transportasi menjadi tulang punggung aksesibilitas dan mobilitas yang meningkatkan daya saing bangsa.

​Di hadapan ratusan peserta upacara yang terdiri dari jajaran Aparatur Sipil Negara, Wabup juga menyampaikan pesan Menhub terkait tantangan global, keterbatasan fiskal, dan tuntutan publik akan transparansi serta perbaikan layanan.

​Menjawab aspirasi masyarakat, termasuk desakan bertajuk ’17+8′ yang menyasar perbaikan ekonomi dan upah berkeadilan, pemerintah pusat disebut telah meluncurkan Paket Ekonomi 2025 dengan skema 8+4+5.

Salah satu program akselerasi utamanya adalah program padat karya tunai atau cash for work melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum.

​”Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa bakti insan transportasi adalah bakti untuk negeri, bakti untuk rakyat, dan bakti untuk masa depan Indonesia yang lebih maju,” tutup Wabup mengakhiri pembacaan amanat.

​Di akhir upacara, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Wakil Bupati H. Bagus Santoso menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah individu dan instansi yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kinerja dan pelayanan perhubungan di Kabupaten Bengkalis. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi dan pendorong semangat untuk terus berbakti.***(imam/hm)

Persoalan RoRo jadi Pembahasan Serius

Bupati Kasmarni rapat pembahasan roro(foto:diskominfo bengkalis)

Bengkalis(SegmenNews.com)– Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Kabupaten Bengkalis,  didominasi pembahasan mengenai persoalan transportasi penyeberangan Roll On Roll Off (RoRo) Bengkalis–Sungai Pakning, Senin, 15 September 2025.

Berbagai masukan, saran dan harapan disampaikan sejumlah tokoh dalam kesempatan itu. Diantaranya Ketua DPH LAMR Bengkalis Datuk Syaukani Al Karim, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bengkalis, Asep Setiawan, serta Wakil Ketua I Bidang Pendidikan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dr Jarir M.Ag.

Sejumlah tokoh ini menitipkan pesan dan harapan yang bermuara untuk penyelenggaraan pelayanan jasa transportasi sebagai urat nadi masyarakat ini dapat berlangsung sebaik mungkin.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan bahwa saat ini pelayanan RoRo sudah menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Dengan beroperasinya tiga armada, arus penyeberangan dinilai semakin lancar dan kondusif dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah, pelayanan RoRo kita kini sudah jauh lebih baik. Tiga armada sudah aktif beroperasi, sehingga penyeberangan bisa berjalan lebih lancar dan terkendali. Kondisi ini adalah buah dari upaya yang kita lakukan bersama,” ungkap Kasmarni.

Kasmarni juga menekankan bahwa permasalahan RoRo tidak sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Daerah, melainkan juga menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Untuk itu, sinergi lintas pihak menjadi kunci agar pelayanan RoRo terus membaik.

“Masalah RoRo ini bukan hanya kewenangan Daerah, tapi juga kewenangan Pusat. Karena itu kita butuh sinergi dan koordinasi berkelanjutan agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kasmarni menegaskan komitmen Pemkab Bengkalis untuk selalu terbuka menerima kritik, saran, dan masukan dari masyarakat maupun stakeholder.

Menurutnya, kritik yang membangun adalah energi positif untuk perbaikan.

“Pemerintah Daerah tidak pernah menutup diri terhadap kritik. Justru dengan kritik dan masukan, kami bisa terus berbenah, memperbaiki kekurangan, dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis,” tegas Kasmarni.

Dengan nada menyejukkan, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif dalam setiap Pelayanan Publik.

“Mari kita saling memahami, saling bersabar, dan bergotong royong menjaga kenyamanan bersama. Dengan kebersamaan, semua persoalan akan lebih mudah kita hadapi, termasuk dalam pelayanan RoRo yang menjadi kebutuhan masyarakat kita,” ajaknya.

Bupati Bengkalis Kasmarni juga menekankan kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk segera melakukan evaluasi internal terhadap oknum petugas yang kerap memfasilitasi praktik penerobosan antrian.

“Kita sudah sangat sungguh-sungguh berupaya memberikan pelayanan prima terhadap jasa transportasi RoRo ini, tetapi masih ada oknum petugas yang justru menjadi pengacau. Jadi kepada Kadis Perhubungan, jangan biarkan oknum itu merusak sistem. Jangan malah takut, karena yang menggaji mereka adalah daerah,” tegas Kasmarni.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memperbaiki pelayanan RoRo, namun diperlukan peran serta semua pihak untuk membudayakan tertib antrian.

“Kita akan tetap berupaya maksimal menindaklanjuti setiap masukan dan saran dari berbagai pihak. Namun, kita juga berharap kesadaran bersama agar budaya antri dapat dijaga dalam menggunakan jasa transportasi Roro,” ujarnya.

Bupati juga meminta agar oknum-oknum yang menjadi ‘joki’ penerobos antrian agar menghentikan kebiasaan tersebut. Menurutnya, hal itu sangat meresahkan masyarakat dan akan berakibat menimbulkan amarah pengguna jasa transportasi lainnya.

“Pemerintah Daerah tentu sangat ingin ekonomi Bengkalis tumbuh dengan baik. Maka kita sangat meminta kesadaran dari semua pihak untuk tidak menggunakan kewenangan atau kekuasaan dalam melakukan praktik menerobos antrian RoRo. Karena semua masyarakat kita yang menggunakan jasa transportasi ini memiliki tujuan dan kepentingan masing-masing juga. Mohon jangan ada lagi yang menjadi oknum backing mem-backing untuk menerobos antrian,” pinta Bupati Bengkalis.

Bupati Kasmarni juga sangat bertekad untuk mengupayakan pelayanan RoRo ini dapat berjalan dengan stabil dan sesuai harapan masyarakat.

“Melalui pertemuan koordinasi seperti tentu sangat banyak yang dapat kita peroleh untuk Kabupaten Bengkalis yang lebih baik, menuju kabupaten yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera, serta Unggul di Indonesia,” pungkasnya.***(imam/hm)

Warga Binaan Raih Keterampilan Lewat Program FABA PLN

Warga Binaan Raih Keterampilan Lewat Program FABA PLN(foto:pln)

Cilacap(SegmenNews.com)- Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, sebuah harapan baru tumbuh bagi warga binaan yang sebagian hidupnya telah dihabiskan di balik jeruji besi. Melalui Program Nusakambangan Berdaya, kini para narapidana terampil mengolah limbah pembakaran batu bara/_fly ash bottom ash_ (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Adipala menjadi barang bernilai ekonomi, seperti batako, _paving block_, _roaster_, dan buis beton.

Hasanudin, salah satu warga binaan Lapas Terbuka, Nusakambangan menceritakan awal mula dirinya bisa ikut dalam program inisiasi PLN dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) ini. Dirinya mengaku sangat antusias saat mengetahui tentang program tersebut.

“Awalnya, kami _ditawari_ oleh Lapas, siapa saja yang mau ikut pelatihan. Saya tertarik, akhirnya mendaftar. Kemudian kami mengikuti pelatihan selama kurang lebih satu bulan, mulai dari nol sampai bisa menjalankan mesin _press_ batako ini,” ujar Hasanudin sumringah.

Rizal, warga binaan Lapas Nirbaya, Nusakambangan menuturkan hal yang sama. Ia yang kini didapuk menjadi salah satu operator mesin _press_ bersyukur bisa mengikuti program pengolahan FABA ini dan ingin menyerap ilmu sebanyak-banyaknya.

“Saya bersyukur bisa mengikuti program ini. Mudah-mudahan ilmu yang saya dapatkan bisa bermanfaat, menjadi bekal saya untuk mandiri saat kembali ke masyarakat,” ucapnya.

Warga binaan Lapas Nirbaya lainnya, Danang Fitriansyah, mengaku awalnya tak memiliki keterampilan apapun. Namun dalam waktu kurang dari sebulan, kini ia sudah mampu memproduksi batako secara mandiri.

“Sebelumnya saya tidak mengerti sama sekali. Setelah ada pembinaan dan pembelajaran, ilmu dan keterampilan saya bertambah. Terima kasih kepada Bapak Menteri IMIPAS dan PLN atas kesempatan ini,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas II A Karanganyar Nusakambangan, Riko Purnama Candra, mengatakan bahwa program yang dihadirkan oleh PLN ini bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri warga binaan.

“Kita sudah melakukan pelatihan yang kita berikan kepada warga binaan sebanyak 30 orang untuk saat ini dan itu dilatih oleh pihak PLN. Alhamdulillah para warga binaan kami cepat sekali menangkap, antusias, dan bersemangat karena ini hal yang baru dan bisa menimbulkan rasa percaya diri nanti pada saat kembali ke masyarakat,” ucap Riko.

Ke depan, Riko juga berharap bahwa program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang luas bagi warga binaan.

“Harapan kami kegiatan ini bisa berjalan secara berkesinambungan, sehingga mereka bisa produktif dan bisa menghasilkan, memiliki keterampilan, dan kemampuan-kemampuan untuk bisa hidup secara mandiri sebagai nanti bekal pada saat kembali pulang ke keluarga,” tambahnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pemanfaatan FABA menjadi produk bernilai tambah merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan aspek _Enviromental, Social, and Governance_ (ESG). Ia menuturkan, produk FABA yang dihasilkan tidak hanya memperkuat industri konstruksi, tetapi juga membuka jalan kemandirian ekonomi bagi para warga binaan.

“Ini baru langkah awal. Bersama Kementerian IMIPAS, kami ingin memastikan program ini terus berlanjut, membawa manfaat ekonomi, sosial, dan tentu saja harapan bagi masa depan warga binaan,” pungkasnya.

Nusakambangan Berdaya merupakan program pemberdayaan komunitas di Lapas Nusakambangan dengan memberikan pelatihan pemanfaatan FABA menjadi barang bernilai guna tinggi. Selain sejalan dengan konsep ESG, pemanfaatan FABA mampu menjadi sumber daya yang potensial dalam pembangunan infrastruktur dan mendukung konsep sirkular ekonomi kerakyatan.***(rl)

Bupati Kasmarni Kukuhkan 5 Pejabat BRIDA

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Lima pejabat BRIDA, resmi dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH.

5 pejabat yang mengambil sumpah jabatan sekaligus mengukuhkan diantaranya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Pengawas, serta Pejabat Fungsional di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bengkalis, Selasa 16 September 2025, di aula BRIDA.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis, Sekda Ersan Saputra menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada para pejabat yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan hanya seremonial, melainkan momentum penting bagi terbentuknya BRIDA sebagai perangkat daerah yang baru dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. BRIDA Kabupaten Bengkalis Type B memiliki tugas strategis melaksanakan urusan pemerintahan bidang riset dan inovasi daerah.

“Dengan adanya BRIDA ini, kita berharap lahir inovasi dan riset-riset yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah, sehingga program unggulan dan strategis pemerintah dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Kami mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga citra positif pemerintah daerah,” ujarnya Ersan.

Mantan Kadis Kesehatan ini juga menegaskan pentingnya pejabat yang baru menyesuaikan diri dan memahami berbagai regulasi dasar pelaksanaan tugas, mulai dari peraturan daerah, Permendagri hingga undang-undang. Dengan pemahaman regulasi yang kuat, kata Ersan Saputra, akan lebih mudah bagi para pejabat untuk merumuskan langkah-langkah terukur dalam menjalankan program kerja.

“Perkuat komitmen, ciptakan terobosan-terobosan yang mendorong kinerja BRIDA agar lebih optimal, profesional dan disiplin. Kinerja Bapak/Ibu harus memiliki korelasi dengan percepatan pembangunan daerah, terutama dalam mendukung visi, misi serta program unggulan dan strategis Kabupaten Bengkalis,” tambah Ersan.

Selain itu, Sekda juga mengingatkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK – berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. “Ini penting untuk mendorong birokrasi yang progresif, responsif dan partisipatif sehingga dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta unggul di Indonesia,” jelas mantan Plt Direktur RSUD Bengkalis ini.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga memberi penekanan khusus kepada Kepala BRIDA agar segera menyusun program kerja dan menciptakan inovasi-inovasi baru. Ia meminta seluruh jajaran BRIDA untuk menerapkan fungsi manajemen yang mengutamakan efektivitas dan efisiensi kerja.

“Lakukan langkah-langkah yang nyata agar BRIDA menunjukkan kemajuan. Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama merupakan jabatan strategis dalam mendukung birokrasi yang progresif, responsif dan partisipatif melalui tugas pelayanan publik, pemerintahan, serta pembangunan yang diemban,” tegasnya.

Tak hanya kepada pejabat struktural, Sekda juga memberi pesan kepada pejabat administrator dan pengawas agar benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja, disiplin serta kualitas pelaksanaan seluruh program dan kegiatan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan.

“Sedangkan bagi pejabat fungsional, kami berharap saudara-saudari mampu menjadi ASN yang memiliki kompetensi, berkinerja tinggi, berintegritas dan selalu berinovasi,” lanjutnya.

Sekda menilai kehadiran BRIDA dapat menjadi motor penggerak pembangunan berbasis riset dan inovasi, terutama dalam mendukung penyusunan rencana induk dan peta jalan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program pembangunan di Kabupaten Bengkalis akan lebih terarah, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan dikukuhkannya pejabat di lingkungan BRIDA Kabupaten Bengkalis ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap tercipta akselerasi pembangunan berbasis riset yang mampu membawa perubahan signifikan demi terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang maju, bermarwah dan sejahtera serta unggul di Indonesia.***(imam/hm)