Beranda blog Halaman 77

HUT ke-68 Riau: Mahkota Asli Sultan Siak Tampil Pertama Kali di Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Setelah lebih dari delapan dekade berada di Museum Nasional, Mahkota Kesultanan Siak Sri Indrapura akhirnya dapat disaksikan langsung oleh masyarakat Riau dalam pameran pembangunan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau.

Pameran ini akan berlangsung pada 7–10 Agustus 2025 di Jalan Sultan Syarif Kasim, tepatnya di depan Masjid Raya Annur, Pekanbaru. Mahkota akan dipamerkan bersama dua artefak lainnya, yakni pin dan pedang peninggalan Sultan Siak.

Ketua Panitia Pameran Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau yang juga Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rahmat, menyampaikan bahwa kehadiran mahkota asli Kesultanan Siak menjadi daya tarik utama pameran tahun ini. “Pameran tahun ini sangat luar biasa karena untuk pertama kalinya mahkota, pin, dan pedang Sultan Siak kembali ke Riau setelah sekian lama,” ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Menurut Roni, sepanjang pengetahuannya, ini merupakan kali pertama masyarakat Riau dapat melihat langsung ketiga benda pusaka tersebut. Ia menyebutkan, pameran akan dibuka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 20.00 WIB.

Pihak Museum Nasional Indonesia telah memberikan izin peminjaman benda-benda pusaka ini dengan prosedur keamanan yang ketat. “Saat ini saya masih berada di Museum Nasional. Mahkota, pin, dan pedang sedang dalam proses pengepakan oleh petugas. Insya Allah besok akan tiba di Pekanbaru dan langsung disambut dalam prosesi adat di Balai Adat LAMR,” ujar Roni.

Mahkota Siak dibawa ke Jakarta pada tahun 1945, saat Sultan Syarif Kasim II menyerahkan simbol-simbol kebesaran kerajaan kepada pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan. Selain mahkota, sang sultan juga menyumbangkan dana sebesar satu juta gulden untuk perjuangan negara yang baru merdeka.

Mahkota Kesultanan Siak merupakan salah satu artefak kerajaan Melayu yang paling megah di Indonesia. Dibuat pada abad ke-19, mahkota ini terbuat dari emas, berlian, rubi, zamrud, dan mutiara. Mahkota tersebut memiliki berat 1.803,3 gram, diameter 33 sentimeter, dan tinggi 27 sentimeter.

Kehadiran mahkota ini dalam pameran pembangunan dipandang sebagai momen penting dalam memperkuat kembali jati diri dan kebanggaan masyarakat Melayu Riau terhadap warisan sejarah dan budayanya.***(mr)

BPK Riau Temukan Penggunaan Kas Secara Tunai pada Tujuh SKPD di Rohul Belum Sesuai Ketentuan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia perwakilan Provinsi Riau menemukan penggunaan kas secara tunai pada 7 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu belum sesuai ketentuan.

Temuan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan BPK Riau terhadap rekening koran dan buku kas umum pembantu
Kas tunai, yang menunjukkan masih terdapat pembayaran yang dilaksanakan secara tunai yang tidak sesuai dengan Peraturan Bupati. Berikut rincian data SKPD yang diterima SegmenNews.com dari BPK Riau.

1- Dinas Perpustakaan dan Arsip Rp99.250.000,00

2- Dinas UKM dan Tenaga Kerja Rp62.213.000,00

3- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rp512.450.364,00

4- Dinas Komunikasi dan Informatika Rp965.022.077,00

5- Dinas Kependudukan dan KB Rp13.755.480,00

6- Dinas Peternakan dan Perkebunan Rp240.885.013,00

7- Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Rp25.190.000,00

Jumlah keseluruhan mencapai Rp1.918.765.934,00.

Untuk penggunaan kas non tunai tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati Rokan Hulu Nomor 61 Tahun 2017 tentang Sistem Pembayaran Non Tunai beserta perubahannya.

Atas temuan tersebut BPK merekomendasikan Bupati Rokan Hulu agar menginstruksikan Bendahara Pengeluaran SKPD terkait menaati ketentuan terkait implementasi transaksi non tunai.***(ran)

Gubri Abdul Wahid Terima Penghargaan BWI Awards 2025 Kategori Indeks Wakaf Nasional Tertinggi

Gubri Abdul Wahid Terima Penghargaan BWI Awards 2025 Kategori Indeks Wakaf Nasional Tertinggi

Jakarta(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dianugerahi penghargaan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Awards 2025 kategori provinsi dengan indeks wakaf nasional tertinggi.

Penghargaan BWI Awards 2025 untuk Provinsi Riau diterima langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid dalam kegiatan pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) BWI 2025 yang diselenggarakan di Hotel Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Selasa (5/8/25).

Penganugerahan yang diberikan BWI ini merupakan bentuk penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berdedikasi dalam mendorong kemajuan perwakafan di Indonesia.

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Gubri Abdul Wahid dalam kegiatan BWI Awards 2025.

Menurutnya, kehadiran Gubri pada kesempatan itu sekaligus menjadi inspirasi bagi para kepala daerah lainnya untuk mendorong kemajuan wakaf di daerah.

“Luar biasa pak gub (Gubri Abdul Wahid) kehadiran bapak menginspirasi teman teman sekalian, seorang gubernur yang sangat energik khususnya dalam menyiapkan perwakafan di Indonesia,” ucapnya.

Gubri Abdul Wahid menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan tersebut, menurutnya BWI Awards 2025 menjadi motivasi bagi Riau untuk terus berkontribusi dalam bidang wakaf.

“Terim kasih atas penghargaannya, ini jadi motivasi bagi kamu untuk terus berkontribusi dalam bidang wakaf,” ucapnya.***(inf)

Maksimalkan Pelayanan Keuangan Daerah, BRK Syariah dan Pemkab Kepulauan Anambas Teken Kerjasama

Maksimalkan Pelayanan Keuangan Daerah, BRK Syariah dan Pemkab Kepulauan Anambas Teken Kerjasama

Batam(SegmenNews.com)Bank Riau Kepri (BRK) Syariah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan menjalin kerjasama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas Tentang Layanan Jasa Perbankan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Bupati Kepulauan Anambas Aneng, bersama Plt. Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus didampingi Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah M.A. Suharto serta Branch Manager BRK Syariah Cabang Anambas Tarempa Idham Khalid, bertempat di Ballroom I Hotel Nagoya, Batam, Rabu, (05/08/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Anambas Aneng menyampaikan apresiasi kepada BRK Syariah atas kerja sama yang terjalin.

“MoU ini merupakan implementasi kerja sama dalam rangka memaksimalkan pelayanan terkait Pengelolaan Keuangan Daerah, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019.” Kata Aneng.

Aneng juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam layanan keuangan yang memiliki banyak keunggulan, prosesnya yang cepat, fleksibel, dan transparan sehingga dapat mempermudah dalam bertransaksi keuangan.

“Transaksi digital menawarkan beberapa keunggulan, di antaranya proses yang cepat, fleksibel, dan transparan. Keunggulan ini akan dikembangkan oleh Pemkab Kepulauan Anambas dan BRK Syariah untuk mempermudah masyarakat, pelaku usaha, dan Satuan Kerja dalam melakukan pembayaran pajak seperti PBB, BPHTB, dan PHRI.” Katanya.

Aneng berharap dengan adanya kerja sama ini, segala upaya yang disepakati dapat terealisasi dan memberikan dampak positif bagi Pemerintah Daerah dan kesejahteraan masyarakat Anambas.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menyampaikan bahwa layanan jasa perbankan adalah bentuk dukungan BRK Syariah sebagai bank milik daerah untuk mempermudah masyarakat dalam bertransaksi. Ia juga berharap keberadaan BRK Syariah dapat memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

“MoU ini bertujuan untuk menjalin kerja sama yang saling menunjang pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan para pihak, guna memberikan manfaat optimal dalam pemanfaatan layanan jasa perbankan di lingkungan Pemkab Kepulauan Anambas. Melalui kerja sama ini, BRK Syariah berkomitmen untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih efisien, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.” Kata Helwin.

Selanjutnya Helwin menyampaikan komitmen BRK Syariah untuk terus mendukung program pemerintah daerah, termasuk dalam digitalisasi keuangan, pembiayaan UMKM, dan pengembangan ekonomi syariah di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala BPKPD Kabupaten Kepulauan Anambas Rinaldi, Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah Edi Wardana, Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah T.M. Fadhly Kholis dan Branch Manager BRK Syariah Batam Arifan Dinata serta Pimpinan unit kantor di Wilayah Batam.***(inf)

Kajati Riau Sampaikan Pentingnya Pengamalan nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa

Kajati Riau Akmal Abbas SH., MH

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengamalan Tri Krama Adhyaksa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi poin utama dalam amanat Kajati Riau Akmal Abbas SH., MH., saat memimpin Apel Kerja di halaman kantor Kejati Riau.(04/08/2025).

Mengawali amanatnya, Kajati menyampaikan bahwa pada tanggal 4 hingga 6 Agustus 2025 akan dilaksanakan Rakernis) di Kejaksaan Agung, yang akan diikuti langsung oleh para Asisten.

Rakernis ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan teknis serta memperkuat kinerja kelembagaan kejaksaan.

Lebih lanjut, Kajati menegaskan pentingnya pengamalan nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa sebagai pedoman etika dan moral bagi seluruh aparatur kejaksaan.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam sikap dan tindakan, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Penguatan nilai-nilai ini dianggap penting untuk menjaga integritas dan profesionalitas institusi.***(rn)

Wako Pekanbaru Tinjau PKG di SMP Muhammadiyah

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, turun langsung meninjau pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di SMP Muhammadiyah 1, Jalan KH Ahmad Dahlan, Sukajadi, Senin (4/8/2025).

Agung menyaksikan langsung pengecekan kesehatan 373 siswa di sana, yang dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas setempat.

“Pemeriksaan ini akan selesai satu hari, pengecekan kesehatan, kebugaran, memberikan vitamin, cek gula darah, HB, tensi, mata, telinga dan lain-lain,” kata Agung Nugroho.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah, baik formal maupun informal, sebagai bagian dari upaya deteksi dini masalah kesehatan, pencegahan stunting, serta peningkatan kualitas tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Jenis pemeriksaan akan disesuaikan dengan kelompok usia masing-masing anak agar pemeriksaan lebih tepat sasaran. Agung menyebut, PKG ini menyasar tiga kelompok.

Untuk kelompok pertama, dari usia 0-6 tahun dan kelompok PKG khusus untuk anak sekolah dari usia 7-17 tahun, serta kelompok PKG umum atau orang yang khusus berulang tahun.

“Ini semua sekolah dilakukan di Pekanbaru, dari SD, SMP, SMA juga. Antusias masyarakat tinggi untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Agung ingin memastikan apakah program ini berjalan baik. Selain di SMP Muhammadiyah 1, Agung juga melakukan peninjauan PKG di SD Negeri 145, dan SMA Negeri 2 Pekanbaru.***(dmf)

Gubri Wahid Tekankan Pentingnya Kemitraan Dengan Usaha Besar, Percepat Pertumbuhan UMKM

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menekankan pentingnya kemitraan UMKM dengan usaha besar sebagai langkah strategis mempercepat pertumbuhan UMKM di Riau. Saat ini, tercatat 957 UMKM di Riau telah terlibat kemitraan dengan 70 perusahaan besar dengan nilai kerja sama mencapai Rp38 miliar dan menciptakan lebih dari 2.600 lapangan kerja baru.

“Riau saat ini berada di peringkat ke-2 se-Sumatera dalam realisasi investasi triwulan II 2025 dengan nilai Rp12,67 triliun. Tapi yang saya inginkan bukan sekadar angka investasi, melainkan dampak nyata bagi UMKM dan rakyat Riau,” jelas Abdul Wahid, saat menghadiri Gebyar Kemudahan Perizinan Berusaha Tahun 2025 di Mall SKA Pekanbaru, Senin (4/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyebutkan Provinsi Riau menghasilkan tenaga kerja lokal rata-rata baru 40 persen. Oleh sebab itu, sebagai pemimpin Bumi Lancang Kuning ini, ia berkomitmen mengembangkan tenaga lokal menjadi 60 persen.

“Minimal 60 persen dunia usaha yang berkembang di Riau ini dan menyerap tenaga kerjanya adalah tenaga kerja lokal 50 persen. Oleh karena itu, apa yang menjadi kendala dalam dunia usaha nanti kita bantu mulai dari pelatihan, pendidikan akan kita sesuaikan dengan dunia usaha,” sebutnya.

Ia menegaskan, Pemprov Riau ingin melihat UMKM Riau berstandar halal, SNI, memiliki legalitas lengkap, dan mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

“Karena kita tidak mau UMKM kita hanya bermain pasar-pasar lokal tapi juga dapat bersaing di pasar global,” kata Wahid.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi UMKM Riau menjadi lebih kompetitif, berdaya saing, dan membanggakan.

Orang nomor satu di Riau ini, mengajak seluruh pelaku UMKM yang hadir untuk memanfaatkan sebaik-baiknya layanan yang disediakan selama roadshow ini.

“Saya mengajak pelaku UMKM serta dunia usaha untuk memanfaatkan dengan sebaik baiknya seluruh pelayanan dan fasilitas yang diberikan saat ini, mulai dari perizinan, sertifikasi hingga pendampingan usaha,” ajaknya.***(mr)

Pemkab Rohul Terima SK Lokasi Penanganan Kumuh 2025

Pemkab Rohul Terima SK Lokasi Penanganan Kumuh 2025

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) menerima Surat Keputusan (SK) Penetapan Lokasi Penanganan Kawasan Kumuh Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sumatra III, Senin (4/8/2025).

Penyerahan SK ini langsung diberikan oleh Kepala Balai P3KP (Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman) Sumatra III, Yenni Sofyan Mora, didampingi Tim dan disaksikan kepala OPD serta undangan yang hadir.

SK ini menjadi dasar pelaksanaan program peningkatan kualitas sanitasi rumah dan permukiman kumuh, khususnya di kawasan Danau Dipo Boncah Balong.

Bupati Rokan Hulu, Anton, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat. Ia mengungkapkan bahwa Rokan Hulu berhasil memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Kementerian melalui kerja keras tim Dinas Perkim.

“Alhamdulillah, berkat sinergi dan kerja keras, Kabupaten Rokan Hulu memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp7,7 miliar untuk penanganan kawasan kumuh Danau Dipo Boncah Balong,” ungkap Bupati Anton.

Program ini, lanjut Bupati, bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan layak huni. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan.

Beberapa persoalan utama di kawasan Danau Dipo Boncah Balong antara lain kondisi jalan lingkungan yang rusak, terbatasnya akses air bersih, drainase yang belum optimal, serta kurangnya ruang terbuka dan fasilitas pengelolaan sampah.

Penanganan yang direncanakan meliputi:

-Perbaikan jalan lingkungan dan sistem drainase

-Pembangunan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle)

-Pembangunan jalur pedestrian

“Kami harap Danau Dipo Boncah Balong bisa menjadi simbol perubahan positif, kawasan yang nyaman untuk ditinggali dan membanggakan bagi generasi mendatang,” kata Bupati Anton.

Ia juga menyampaikan harapan kepada Balai P3KP agar program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dapat dilanjutkan tahun depan, sejalan dengan target nasional 2 juta rumah yang dicanangkan dalam RDP Menteri PKP.

Kabupaten Rokan Hulu, menurutnya, telah menyiapkan data RTLH yang telah terpadu dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sementara itu, Kepala Balai P3KP Sumatra III, Yenni Sofian Mora, mengapresiasi sambutan hangat dari Pemkab Rohul. Ia menyampaikan bahwa dari usulan kawasan kumuh yang masuk ke Kementerian, hanya 10 lokasi yang ditetapkan sebagai prioritas nasional, dan Danau Dipo Boncah Balong menjadi salah satunya.

“Ini pencapaian luar biasa. Rokan Hulu terpilih sebagai penerima SK Penanganan Kawasan Kumuh 2025. Ini berkat kerja keras Pemda,” ujar Yenni.

Ia menekankan pentingnya kontribusi seluruh pihak, mulai dari masyarakat, camat, lurah, hingga kepala daerah, dalam mendukung kelancaran pelaksanaan fisik. Menurutnya, plakat program akan diserahkan ke pusat pada awal Agustus ini, dan jika tidak ada masa sanggah, kontrak proyek ditargetkan berjalan pertengahan September.

“Kami berharap implementasi di lapangan berjalan lancar, dengan peran aktif semua pihak, terutama dalam penetapan P3 dan pelaksanaan teknis,” sampainya.***(kmf)

Puluhan Ibu-ibu di Bengkalis Ikuti Pelatihan Manajemen Bisnis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pelatihan Manajemen Bisnis dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Bengkalis sukses dilaksanakan. Puluhan peserta yang merupakan perwakilan beberapa desa dan dinas terkait di Kabupaten Bengkalis memperoleh materi bisnis dan dibekali berbagai keterampilan.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 31 Juli – 4 Agustus 2025, didukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan dilaksanakan pada kegiatan IMPLI-IFAD yang dibebankan pada hibah langsung GEF-IFAD, Procet District Unit (PDU) Integrated Management Of Peatland Lanscape In Indonesia (IMPLI) Kabupaten Bengkalis.

Pembukaan pelatihan dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Basuki Rakhmad diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) Sri Hartati.

Hadir juga Koordinator PDU IMPLI Kabupaten Bengkalis Saadah serta 6 narasumber pelatihan, Dr. Sri Rahmani, M.E.Sy, Kiki Candri, S.E.Sy., M.Ak, Leni Roswanti, SE, Akmal Indra, S.Pd., MT, Raina Karin, Hj. Soffia Seffen, SH.

Kabid PPKLH Sri Hartati mengungkapkan, kegiatan ini bukan hanya sebatas pelatihan manajemen bisnis dan pemberdayaan perempuan namun juga merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan kapasitas SDM khususnya dalam bidang kewirausahaan dan pengelolaan usaha secara profesional di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

“Manajemen bisnis bukan hanya soal bagaimana menjalankan usaha tetapi juga bagaimana mengatur strategi sumber daya keuangan pemasaran hingga menghadapi risiko perubahan pasar,” terangnya.

Sri berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi seluruh peserta dalam pengembangan usaha masing-masing.

“Pelatihan ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung pengolahan sampah organik yang ramah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” terangnya.

Berikut ini beberapa materi yang dibahas selama pelatihan, Strategi manajemen bisnis untuk pertumbuhan berkelanjutan. Pelatihan keuangan dan akutansi. Pelatihan kerajinan tangan.

Kunjungan ke lahan Kelompok Tani Hijau Kuala Alam mempelajari teknik budidaya kacang panjang, Pembuatan kerajinan dari lidi sawit serta Praktek pembuatan kompos rumah tangga dan budidaya maggot di Gedung TPS3R MENBAR Desa Mentayan,Kecamatan Bantan.***(imam/hm)

Hujan Deras Tapi Hotspot Tetap Ada di Riau

Ilustrasi

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan mengguyur sebagian besar wilayah Provinsi Riau sepanjang hari ini, Senin (4/8/2025), dengan intensitas ringan hingga sedang.

Meski hujan sudah mulai merata di banyak tempat, potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai. Sementara itu, jumlah titik panas di Riau melonjak drastis menjadi 383 titik, sebagian besar berada di Kabupaten Rokan Hilir.

Forecaster on duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Anggun R, menjelaskan bahwa cuaca pagi hari diawali dengan udara kabur dan berawan, namun hujan sudah mulai turun di beberapa daerah.

“Pagi hari ini hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti,” ujar Anggun, Senin pagi.

Pada siang hingga sore hari, potensi hujan semakin meluas hampir di seluruh wilayah Riau. Menurutnya, “Hujan ringan hingga sedang bersifat tidak merata namun berpeluang turun di sebagian besar wilayah Riau saat siang dan sore.”

Kondisi hujan masih akan berlanjut hingga malam hari. Hujan diperkirakan mengguyur wilayah Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan juga Kota Pekanbaru. Sedangkan pada dini hari, hujan berlanjut di beberapa bagian Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan yang bisa disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Bengkalis, dan Indragiri Hulu, mulai pagi hingga malam hari,” jelas Anggun.

Secara umum, suhu udara di Riau hari ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan tinggi antara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Meski curah hujan meningkat, jumlah titik panas (hotspot) yang terpantau justru melonjak tajam. BMKG mencatat 441 titik panas di Sumatera, dan 383 di antaranya berada di Riau.

“Sebaran hotspot terbesar terdapat di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 281 titik. Selain itu, Bengkalis terpantau 78 titik, Dumai 12 titik, serta masing-masing beberapa titik di Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Indragiri Hilir,” ungkap Anggun.

Lonjakan titik panas ini mengindikasikan masih maraknya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah pesisir. Kondisi ini menjadi ironis di tengah meningkatnya intensitas hujan, yang belum mampu sepenuhnya membasahi wilayah rawan terbakar.

Sementara itu, BMKG juga melaporkan bahwa tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau masih dalam kategori rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini tergolong aman untuk aktivitas pelayaran, namun nelayan tetap diimbau mewaspadai cuaca lokal yang cepat berubah.

Anggun mengingatkan agar masyarakat tetap memantau informasi cuaca terkini dari BMKG.

“Kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, karena potensi karhutla masih sangat tinggi meskipun hujan mulai turun,” pungkasnya.***(mr)