Beranda blog Halaman 77

Berkah Pacu Jalur Mendunia, Bupati: Ini Buah Kerja Rakyat, Tiktoker, Jurnalis, hingga Konten Kreator

Kuansing(SegmenNews.com)- Tradisi budaya Pacu Jalur, lomba dayung perahu tradisional yang menjadi ikon Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kini mendunia. Setelah ramai di media sosial seperti TikTok, YouTube, hingga Instagram, Pacu Jalur kini juga resmi tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) nasional oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasinya terhadap tradisi tersebut yang dinilai sarat makna, atraktif, sekaligus menghibur.

“Kementerian Kebudayaan sudah mencatatkan Pacu Jalur sebagai warisan budaya takbenda nasional, jadi namanya WBTB Indonesia, dan itu sudah lama,” kata Fadli, Selasa (8/7/2025), dikutip dari Antara.

Ia juga menyoroti kekhasan Pacu Jalur yang tidak sekadar lomba dayung, tapi juga menghadirkan atraksi budaya melalui ekspresi dan gerakan ritmis para pendayung.

“Menurut saya itu organik, ekspresif, menyesuaikan irama pacu sekaligus melakukan gerakan atraktif. Di ujung perahu, menjaga keseimbangan itu tidak mudah,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kuansing Suhardiman Amby menyebut kesuksesan Pacu Jalur menembus perhatian publik nasional dan dunia sebagai berkah dan buah kerja keras bersama.

“Ini keberkahan. Buah dari kerja keras rakyat Kuansing. Semua punya peran—konten kreator, tiktoker, selebgram, youtuber, media massa lokal dan nasional. Semuanya berkontribusi aktif memviralkan Pacu Jalur,” ujar Suhardiman.

Tak hanya membawa pengakuan budaya, viralnya Pacu Jalur juga berdampak nyata pada perekonomian lokal.

“Warung pecal kita laku, kedai nasi ramai, warung kelontong ikut hidup. Para pemilik penginapan mendapat berkah. Ini bukti wisata budaya memberi kehidupan,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi peran semua pihak, dari masyarakat biasa hingga aparatur pemerintah.

“Dari grup WA warga, para pelajar, mahasiswa, perangkat desa, hingga aparatur pemerintah. Tak disebut nama, tak disebut gelar—semua adalah pejuang budaya. Semoga Allah SWT membalas dengan kelapangan hati dan rezeki yang berkah,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Suhardiman mengajak seluruh warga Kuansing untuk menjaga warisan budaya dan memberikan kesan terbaik kepada setiap pengunjung.

“Mari kita jaga budaya kita. Layani tamu-tamu dengan baik, agar mereka tahu bahwa orang Kuansing ramah dan peduli,” tegasnya. (Inf)

HMI Rokan Hulu Jalin Sinergi dengan MDTA Al-Hikmah, Alfajar: Dorong Pengabdian Kader di Dunia Pendidikan

HMI Rokan Hulu Jalin Sinergi dengan MDTA Al-Hikmah, Alfajar: Dorong Pengabdian Kader di Dunia Pendidikan

Rohul(Segmennews.com)– Dalam upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu melakukan kunjungan silaturahmi dan sinergi ke Majelis Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al-Hikmah, Pasir Pengaraian.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen HMI untuk turut andil dalam pengembangan pendidikan Islam di Rokan Hulu, khususnya melalui pengabdian kader-kadernya yang siap mengajar dan berbagi ilmu di lingkungan MDTA Al-Hikmah.

Kedatangan rombongan pengurus HMI Cabang Rokan Hulu disambut hangat oleh pihak MDTA Al-Hikmah. Dalam suasana penuh kekeluargaan, kedua pihak berdiskusi seputar isu sosial, pendidikan, serta peluang kolaborasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan agama.

Ketua Umum HMI Cabang Rokan Hulu, Al Fajar, menyampaikan bahwa sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kontribusi HMI dalam pengembangan masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini tidak hanya mempererat hubungan antar-lembaga, tetapi juga menjadi wadah pengabdian kader-kader HMI dalam dunia pendidikan. Kader kami siap terjun langsung untuk mengajar di MDTA Al-Hikmah, demi peningkatan kualitas pendidikan di sana,” ujar Fajar kepada Segmennews.com, Rabu (9/7/2025).

MDTA Al-Hikmah sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran strategis dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berilmu. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan proses pembelajaran semakin berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat.

HMI Cabang Rokan Hulu menyatakan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan maupun instansi pemerintah, dalam rangka memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah melalui jalur pendidikan dan sosial.***

Akselerasi Transisi Energi PLN Peroleh Apresiasi pada Ajang IBEA 2025

Jakarta(SegmenNews.com)- Komitmen PT PLN (Persero) dalam mempercepat transisi energi nasional kembali mendapat sorotan positif. Dalam ajang _Indonesia Best Electricity Award_ (IBEA) 2025, PLN memperoleh apresiasi berupa penghargaan sebagai _Leading National Company Committed for Implementing Energy Transition in Indonesia_ atas komitmen dan keseriusannya dalam mendorong akselerasi transisi energi di Indonesia.

Apresiasi ini diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri IBEA 2025, Tumiran, didampingi Ketua Dewan Pakar Majalah Listrik Indonesia, Herman Darnel Ibrahim, kepada Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, yang hadir mewakili perusahaan di malam puncak IBEA yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, (4/7)

Menurut Tumiran, PLN layak menerima penghargaan ini karena peran strategisnya dalam mendorong berbagai inisiatif transisi energi, mulai dari pengembangan pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), digitalisasi sistem kelistrikan, pembangunan ekosistem kendaraan listrik, hingga penyediaan layanan energi hijau seperti _Renewable Energy Certificate_ (REC) dan _Green Booster_

“PLN tidak hanya aktif di sisi hulu, tetapi juga membangun kolaborasi nasional dan internasional untuk mempercepat tercapainya target _Net Zero Emissions_ Indonesia pada 2060,” tegas Tumiran.

Ia juga menyatakan bahwa IBEA 2025 bukan hanya ajang penghargaan, tetapi ruang untuk mendorong inovasi di sektor energi.

“IBEA 2025 menjadi ajang pencarian inovasi-inovasi industri dalam negeri. Harapannya, industri lokal bisa mendapat dukungan dari pemerintah untuk menjadi prioritas dalam meningkatkan energi bersih di Indonesia. Selain itu, anak-anak Indonesia juga harus disiapkan sebagai SDM unggul agar mampu menjadi tenaga kerja terampil di sektor energi bersih,” tutur Tumiran.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, yang hadir mewakili Menteri ESDM, menyampaikan optimismenya terhadap kemampuan Indonesia dalam mencapai ketahanan energi dengan memanfaatkan potensi EBT yang melimpah.

“Kita punya potensi hidro, panas bumi, bioenergi, angin, bahkan laut dan nuklir yang kini juga mulai masuk dalam RUPTL terbaru. Jadi, dari sisi _reliability_ dan keekonomian, EBT tidak perlu lagi diragukan,” kata Dadan.

Mewakili Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto mengatakan, apresiasi ini menjadi pelecut para insan PLN dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada energi nasional.

“Apresiasi ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mendorong transisi energi. Upaya kita tidak hanya untuk menurunkan emisi karbon dan mencapai _Net Zero Emissions_ 2060 atau lebih cepat, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Adi.

Ia menegaskan bahwa PLN siap menjalankan RUPTL 2025–2034 yang menargetkan porsi EBT sebesar 61% (42,6 GW), termasuk penambahan kapasitas melalui teknologi _Battery Energy Storage System_ (BESS) dan PLTA Pumped Storage sebesar 10,3 GW.

“Sebagai motor transisi energi nasional, kami akan menjalankan RUPTL hijau secara masif dan terintegrasi. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk bergerak lebih cepat. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi bersama PLN dalam mewujudkan masa depan energi Indonesia yang bersih dan berkelanjutan,” pungkas Adi.***(rl)

Penerimaan Pajak Bruto Riau Tumbuh 5,65% di Mei 2025

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau berhasil menghimpun penerimaan pajak sebesar Rp5,66 triliun hingga akhir Mei 2025. Jumlah ini setara dengan 31,88% dari target tahunan sebesar Rp17,75 triliun.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Riau, Bambang Setiawan, menjelaskan bahwa target penerimaan tahun ini memang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya penyesuaian sesuai dengan Pasal 464 Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024.

“Sejak Januari 2025, administrasi perpajakan untuk masa pajak dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) wajib pajak cabang dilakukan secara terpusat dengan NPWP sesuai domisili,” ujar Bambang dalam keterangan resminya, Selasa (8/7/2025).

Meski demikian, penerimaan bruto pajak pada Mei 2025 tercatat tumbuh 5,65% dibanding periode yang sama tahun lalu. Secara rinci, kelompok pajak PPN secara neto mengalami kontraksi sebesar 10,6%. Penurunan juga terjadi pada kelompok pajak PPh yang turun 2,63%, utamanya disebabkan oleh penyesuaian pada penerimaan PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 25/29 Badan.

Namun demikian, pertumbuhan signifikan tercatat pada kelompok pajak lainnya, yaitu sebesar 33,61%. Pertumbuhan ini terutama berasal dari penerimaan bunga penagihan dan deposit pajak.

Sementara itu, terkait kepatuhan penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, hingga akhir Mei 2025 telah terkumpul 344.615 SPT atau 76,18% dari target 443.506 SPT.

Rinciannya, SPT Tahunan Orang Pribadi Karyawan mencapai 275.061, SPT Orang Pribadi Non-Karyawan sebanyak 49.042, dan SPT Badan tercatat 20.512.

“Kami mengapresiasi para wajib pajak yang telah patuh melaporkan SPT Tahunan. Ini menunjukkan kesadaran pajak masyarakat Riau semakin baik,” ucap Bambang.

Untuk menghadapi dinamika ekonomi 2025, DJP Riau berkomitmen terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga, asosiasi, dan berbagai pihak lainnya untuk memenuhi target penerimaan negara dari sektor perpajakan,” pungkas Bambang.***(mr)

Kejati Riau Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Penyeberangan Sagu sagu Lukit

Kejati Riau Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Penyeberangan Sagu sagu Lukit

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sagu-sagu Lukit Tahap V senilai Rp26 miliar. Terhadap para tersangka langsung dilakukan penahanan.

“Ketiga tersangka tersebut masing-masing berinisial MRN, HN, dan RN. Dari ketiganya, dua orang merupakan pihak swasta, yakni MRN dan HN, sementara RN merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau Kementerian Perhubungan,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Zikrullah bersama-sama Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Fauzi Marasabessy, Plt Asisten Intelijen, Tomy Busnarma dan Kasi Kasi Pengendalian Operasi pada Bidang Pidsus, Herlina Samosir dalam konferensi yang digelar, selasa (8/7) malam

Disampaikan Zikrullah, penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan tim penyidik pada Bidang Pidsus Kejati Riau. Terhadap ketiganya juga dilakukan penahanan.

“Alasan penahanan, untuk mempermudah proses penyidikan yang tengah berjalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 KUHAP,” sebut Zikrullah.

“Para tersangka dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk untuk 20 hari ke depan,” sambungnya menegaskan.

Dari informasi yang dihimpun, perkara yang diusut adalah dugaan korupsi pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sagu-sagu Lukit Tahap V Tahun Anggaran (TA) 2022-2023. Kegiatan tersebut berada di BPTD Kelas II Riau.

Adapun pelaksana kegiatan adalah PT Berkat Tunggal Abadi – PT Canayya Berkat Abadi, KSO. Sementara nilai pekerjaan adalah Rp25.955.630.000 dengan masa pekerjaan adalah 365 hari, terhitung dari 15 November 2022 hingga 14 November 2023.

Atas pekerjaan itu diketahui telah dilakukan 3 kali addendum, termasuk penambahan nilai kontrak menjadi Rp26.787.171.000, dan pemberian perpanjangan waktu pengerjaan selama 90 hari dari tanggal 15 November 2023 hingga 12 Februari 2024.

Meski begitu, perusahaan pelaksana tak kunjung mampu menyelesaikan pekerjaan, sehingga proyek tersebut mangkrak dan belum bisa difungsikan.

Disinyalir, banyak pengadaan barang yang tidak namun tetap dibayarkan. Juga, material on site dibayarkan 100 persen, sementara barang tersebut belum ada di lapangan.

“Kerugian keuangan negara sebesar Rp12,5 miliar berdasarkan perhitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan BPKP,” imbuh Zikrullah.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Penyidik tentunya segera merampungkan berkas perkara terhadap para tersangka,” pungkas Zikrullah.***(rn)

Penuh Haru, Pisah Sambut Camat Kepenuhan Hulu Dirangkai Upah-Upah Adat 

Penuh Haru, Pisah Sambut Camat Kepenuhan Hulu Dirangkai Upah-Upah Adat

Rohul(Segmennews.com) – Momentum sakral dan penuh kebersamaan terasa kuat dalam acara pisah sambut Camat Kepenuhan Hulu yang digelar Selasa (8/7/2025) di Aula Kantor Camat Kepenuhan Hulu.

Kegiatan ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga dirangkaikan dengan prosesi adat Upah-Upah serta perayaan kelulusan 10 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Camat Kepenuhan Hulu yang baru, Juneidy, S.IP, M.Si, Camat sebelumnya H. Agus Salim, S.Sos, MM, Plt. Camat sebelumnya Arie Apriadi, S.Pi, M.M, Kadis Koperasi UKM Transnaker H. Zulhendri, Kabag Tapem Adi Irawan, S.STP, M.IP, unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Kepenuhan Hulu, tokoh adat, serta Ketua LKA Luhak Kepenuhan Datuk Bendaharo Sati Drs. H. Effendi, R dan Ketua LKA Kepenuhan Hulu.

Prosesi diawali dengan tradisi adat Upah-Upah yang dilakukan oleh para Datuk Adat kepada Camat Juneidy, Sekcam yang baru Bdn. Desmiarta, S.TR.Keb, dan 10 PPPK yang bertugas di lingkungan Kantor Camat. Tradisi ini menjadi simbol restu dan harapan akan keberkahan dalam menjalankan tugas.

Setelahnya, dilaksanakan serah terima jabatan secara resmi dari Plt. Camat Arie Apriadi kepada Camat definitif Juneidy, yang sebelumnya telah dilantik oleh Bupati Rohul Anton, S.T, M.M pada 11 Juni 2025 lalu.

Dalam sambutannya, Arie Apriadi mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama masa jabatannya dan berharap Camat baru dapat melanjutkan dan meningkatkan program-program yang sudah berjalan.

“Saya juga menyampaikan harapan agar Camat yang baru dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan, sekaligus membawa inovasi baru demi kemajuan Kepenuhan Hulu,” ujar Arie.

Sementara itu, Camat Juneidy menegaskan komitmennya untuk bekerja secara kolaboratif dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Saya siap bersinergi dan melanjutkan semangat pelayanan terbaik untuk masyarakat Kepenuhan Hulu. Mari kita bekerja bersama, saling dukung, dan terus menjaga nilai-nilai adat serta budaya lokal,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada 10 PPPK yang telah lulus pada tahun anggaran 2024.

“Ini adalah langkah awal untuk terus berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat. Mari tetap rendah hati, berintegritas, dan semangat dalam bertugas,” tutupnya.

Kegiatan ditutup dengan suasana ramah tamah dan makan bersama sebagai simbol keakraban dan solidaritas antar aparatur pemerintahan serta masyarakat setempat.***

Bocah Penari Pacu Jalur Mendunia Jadi Duta Pariwisata Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bocah penari pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi viral dan mendapat sambutan hangat dari para warganet di seluruh dunia.

Bocah cilik bernama Rayyan Arkan Dikha itu kini dijuluki Aura Farming. Selasa 8 Juli 2025 ia berhadapan langsung dengan orang nomor satu di Provinsi Riau, Gubernur Abdul Wahid.

Berkat videonya yang viral saat menari lincah di atas perahu panjang tradisional, Dika diundang langsung ke Kantor Gubernur Riau dan sosoknya terkenal hingga mancanegara. Ia bukan sekadar hadir, tetapi juga mendapat penghargaan sebagai Duta Pariwisata Riau.

Tak banyak yang tahu, ia memulai langkah ini sejak dua tahun lalu. Dika menjelaskan, dari usia 9 tahun, dirinya telah melakukan aksi sebagai Anak Coki.

“Saya menjadi Anak Coki Pacu Jalur ini sudah dua tahun. Sejak dari usia 9 tahun,” jelasnya.

Anak Coki adalah sebutan bagi penari yang berdiri di ujung perahu, menggoyangkan tubuh dan menjadi pusat perhatian penonton saat Pacu Jalur berlangsung. Diungkapkan, tugas ini bukan sembarang tugas, ia harus menjaga keseimbangan di atas perahu panjang yang bergoyang kencang saat didayung puluhan anak jalur.

“Hal yang susah untuk menari di atas perahu itu tentunya mengimbangkan badan. Saya belajar sendiri secara otodidak,” ungkap Dika.

Di balik sorot kamera, Dika tetaplah anak yang sederhana dengan mimpi besar. Saat ditanya soal masa depan, jawabannya pun mengundang senyum banyak orang.

“Kedepannya saya akan tetap melanjutkan ini. Cita-cita tentu ingin menjadi tentara, dan kalau bisa juga menjadi Gubernur juga.” pungkasnya, sembari tertawa kecil.

Sementara itu, Gubernur Abdul Wahid memuji dedikasi Dika, menyebutnya sebagai bukti bahwa budaya Riau tetap hidup di hati generasi muda. Atas jasanya memperkenalkan Pacu Jalur ke panggung lebih luas, Dika dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau dan diberikan beasiswa pendidikan.

“Hari ini hampir semua orang membuka mata bahwa tradisi dan budaya sangat berkembang di Riau terutamanya pacu jalur. Nah, oleh karena itu saya tadi memberikan apresiasi untuk Dika.” tuturnya.***(mr)

Hadiri HUT ke-48 Desa Rambah Hilir Timur, Bupati Anton: Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Desa

Hadiri HUT ke-48 Desa Rambah Hilir Timur, Bupati Anton: Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Desa

Rohul(SegmenNews.com) – Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman Anton, ST MM menghadiri acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Desa Rambah Hilir Timur yang digelar meriah di Los Pasar Surau Munai, Senin (7/7/2025). Acara ini mengangkat tema “Bangkit Bersama Menuju Desa Sejahtera”.

Kehadiran Bupati Anton disambut hangat oleh ratusan masyarakat setempat dengan nuansa adat Melayu, ditandai dengan penampilan pencak silat dan pertunjukan Gondang Berogong. Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Kadis PUPR Rohul H. Zulfikri, S.T., Sekwan DPRD Rohul Drs. H. Sariaman, M.Si, Camat Rambah Hilir Mahadi, S.E., Kapolsek Rambah Hilir Ipda Jonnes, S.H., Ketua Apdesi Rohul Normal Harahap, serta para kepala desa dari wilayah sekitar.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menyebut bahwa kehadirannya di Surau Munai seperti “pulang kampung”, mengingat kedekatannya dengan Desa Rambah Hilir Timur sejak menjabat sebagai Kabid di Dinas PUPR.

“48 tahun adalah usia yang matang dalam perjalanan pembangunan sebuah desa. Usia ini mencerminkan kedewasaan dan kematangan dalam membangun. Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh masyarakat Desa Rambah Hilir Timur,” ucapnya.

Bupati Anton juga mengapresiasi kerja keras Pemerintah Desa, panitia, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap momentum ini dapat membangkitkan kembali semangat cinta desa, persaudaraan, dan kebersamaan.

“Desa adalah ujung tombak pembangunan. Jika desa kuat, maka daerah juga akan kuat. Saya mengajak seluruh pihak menjaga kekompakan dan menghindari perpecahan. Kita harus bersatu membangun Rokan Hulu ke arah yang lebih baik,” pesan Bupati.

Sementara itu, Kepala Desa Rambah Hilir Timur, Hendra, menyampaikan aspirasi warganya terkait peningkatan akses jalan utama sepanjang lebih kurang 12 kilometer yang diharapkan segera diaspal guna memperlancar mobilitas ekonomi masyarakat.

“Akses jalan ini sangat vital. Kami berharap Pemerintah Daerah dapat segera menindaklanjuti agar perekonomian masyarakat bisa lebih lancar. Untuk ambulans, kami sudah menganggarkan dan membeli satu unit dari dana desa tahun 2024,” jelas Hendra.

Sebagai penutup acara, dilakukan pemotongan nasi Balai oleh Bupati Rohul didampingi pejabat yang hadir. Selain itu, panitia juga membagikan hadiah menarik kepada peserta jalan santai yang digelar pada pagi hari sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Desa.***

PLN Akselerasi Proyek Gasifikasi di Nias, Wujud Nyata Swasembada Energi

PLN Akselerasi Proyek Gasifikasi di Nias, Wujud Nyata Swasembada Energi

Nias(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) melalui subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) resmi memulai pembangunan infrastruktur gasifikasi Klaster Nias, ditandai dengan peletakan batu pertama (_groundbreaking_) di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Nias pada Kamis (3/7). Inisiatif ini menjadi langkah nyata PLN dalam mendukung visi swasembada energi Presiden Prabowo Subianto melalui pemanfaatan gas alam yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P. Hutajulu, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada impor Bahan Bakar Minyak (BBM) sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional, selaras dengan peta jalan transisi energi dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN).

“_Groundbreaking_ gasifikasi di PLTMG Nias bukan hanya untuk menghadirkan listrik yang andal dan terjangkau, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan ketahanan energi nasional,” ujar Jisman.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari strategi tersebut PLN juga telah menyiapkan pengembangan enam klaster gasifikasi di berbagai wilayah, meliputi Nias, Sulawesi-Maluku, Nusa Tenggara, Papua Utara, Papua Selatan, dan Kalimantan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa proyek gasifikasi di Nias menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat transisi energi nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan investasi dan terciptanya lapangan kerja baru.

“Melalui sinergi berbagai pihak, kami tidak hanya membangun infrastruktur gasifikasi, tetapi juga membangun masa depan energi yang tangguh dan berkelanjutan serta memberikan _multiplier effect_ bagi masyarakat,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan, dengan cadangan daya mencapai 20 megawatt (MW) atau sekitar 43% dari beban puncak, sistem kelistrikan Nias dinilai cukup untuk menopang pertumbuhan sektor perikanan, pariwisata, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Gasifikasi ini diperkirakan menghemat sekitar Rp72,4 miliar per tahun, dan bisa mencapai Rp153 miliar per tahun saat beroperasi penuh. Efisiensi ini membuka ruang investasi baru dan mendukung pertumbuhan konsumsi listrik Nias yang naik 11%, tertinggi di Sumatra,” ujar Darmawan.

Sementara itu, Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto menjelaskan, proyek ini mencakup pembangunan tangki penyimpanan _Liquefied Natural Gas_ (LNG) berkapasitas 3.000 meter kubik (m³) dengan kapasitas regasifikasi hingga 13 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Infrastruktur ini akan menopang operasional PLTMG berkapasitas awal 35 megawatt (MW) yang akan ditingkatkan menjadi 59 MW.

Rakhmad menjelaskan proyek ini berpotensi mengurangi emisi karbon hingga 30%, setara dengan 29 ribu ton karbon dioksida (CO₂) per tahun pada tahap awal, dan hingga 47 ribu ton CO₂ saat kapasitas penuh tercapai.

“Kami sangat berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar proyek ini berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi lebih dari 150 ribu pelanggan di Nias,” pungkas Rakhmad.***(rl)

UAS Isi Ceramah Kegiatan Istighosah di Inhil

Tembilahan(SegmenNews.com)- Lapangan Gajah Mada Tembilahan menjadi saksi semaraknya pelaksanaan Istighosah Event Wisata Religi Gema Muharram 1447 H, Minggu (6/7/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid beserta Ketua TP-PKK Provinsi Riau, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, Ketua TP-PKK Inhil Katerina Susanti, Unsur Forkopimda Inhil, serta menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Abdul Somad.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil Herman menyampaikan bahwa Kabupaten Inhil konsisten menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyambut bulan Muharram.

“Di Inhil ini banyak kegiatan kita lakukan untuk menyambut tahun baru 1 Muharram. Mulai dari pertandingan berzanji, habsyi, hingga pada hari ini kita melaksanakan istighosah,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada dua kegiatan besar wisata religi di Inhil yang telah menjadi agenda tahunan, yakni Haul Tuan Guru Sapat dan peringatan Muharram.

“Hal ini sejalan dengan tema yang kita angkat, yaitu Dengan Semangat Muharram, Membangun Generasi Muda yang Berakhlak Mulia, Berprestasi, Menjadi Pribadi Tangguh dan Bertakwa. Event wisata religi ini kita rangkai dari doa awal tahun, festival al-Barzanji, hingga puncaknya gema Muharram ini. Semoga tahun ini membawa semangat dan motivasi baru bagi kita semua,” harap Bupati.

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan agar terus membumi di tengah masyarakat.

“Kita ingin kegiatan agama menjadi tradisi yang terus hidup, khususnya di Inhil dan pada umumnya di seluruh Riau. Kalau dulu Pemprov hanya membantu di kisaran Rp50 juta, sekarang kita bantu Rp200 juta untuk event-event seperti Gema Muharram ini. Karena kita ingin syiar agama terus berkumandang di setiap penjuru Riau,” tegasnya.

Menurut Gubernur, hal ini selaras dengan visi Provinsi Riau yakni Riau Bedelau: Berbudaya Melayu, Dinamis, Teknologis, Agamis, dan Maju.

“Kita ingin mewariskan nilai-nilai baik kepada anak cucu kita, supaya pengaruh globalisasi tidak mengikis adat dan tradisi kita. Kami juga sudah canangkan mulai tahun ini kita akan menggelar haul-haul, mulai dari tuan guru, pahlawan, raja-raja di Riau, supaya semakin melekat di sanubari kita semua,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan tausiyah penuh makna oleh Ustadz Abdul Somad yang mengajak umat Islam untuk memperkuat iman dan takwa serta menjadikan momentum Muharram sebagai refleksi untuk meningkatkan kualitas diri.***(sup/hm)